0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
885 tayangan9 halaman

Strategi Logoterapi untuk Terapis

Dokumen ini memberikan instruksi strategi pelaksanaan kegiatan sesi I, II, dan III logoterapi. Sesi I berfokus pada pengenalan masalah klien, sesi II mengidentifikasi reaksi klien, dan sesi III mengevaluasi tanggapan rasional klien terhadap pikiran otomatis.

Diunggah oleh

minikompo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
885 tayangan9 halaman

Strategi Logoterapi untuk Terapis

Dokumen ini memberikan instruksi strategi pelaksanaan kegiatan sesi I, II, dan III logoterapi. Sesi I berfokus pada pengenalan masalah klien, sesi II mengidentifikasi reaksi klien, dan sesi III mengevaluasi tanggapan rasional klien terhadap pikiran otomatis.

Diunggah oleh

minikompo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Lampiran 2

Instruksi Kerja Nomor


Revisi Ke
Tanggal Berlaku

Strategi Pelaksanaan Kegiatan Sesi I


Tujuan
1. Mengembangkan hubungan yang baik dan nyaman antara terapis, klien dan keluarga
2. Menjelaskan tunjuan dan manfaat logoterapi bagi klien
3. Mengidentifikasi masalah yang muncul dan dialami oleh klien

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

Elemen Kriteria Untuk Kerja


Tahap a. Membuat kontrak dengan klien
Prainteraksi b. Mempersiapkan alat dan tempat yang kondusif
Perencanaan c. Menjelaskan teknik pelaksanaan logoterapi yang terdiri dari 4 sesi
selama 45 menit

Pelaksanaan a. Salam teraupetik


Tahap 1) Perkenalkan nama dan nama panggilan terapis
Orientasi 2) Menanyakan nama dan panggilan klien
b. Evaluasi/validasi
1) Menanyakan perasaan klien pada saat ini
2) Menanyakan masalah yang dihadapi dan apa yang sudah
dilakukan klien untuk mengatasinya
c. Kontrak
1) Menjelaskan tujuan pertemuan yaitu mengembangkan hubungan
baik dan nyaman antara terapis dan klien mengenai masalah yang
dihadapi selama ini
2) Menjelaskan aturan main dalam pelaksanaan logoterapi yaitu
lama kegiatan 45 menit yang diikuti oleh klien.
3) Menjelaskan jumlah pertemuan dan sesi-sesi dalam terapi
4) Menjelaskan peraturan terapi, yaitu klien duduk dengan terapis
Lampiran 2

berhadapan dari awal sampai selesai.


Pelaksanaan a. Meminta klien memperkenalkan diri (nama, umur, alamat tempat
Tahap Kerja tinggal, menyebutkan anggota keluarga, dirumah tinggal dengan
siapa)
b. Beri penjelasan tujuan dan manfaat logoterapi bagi klien.
c. Meminta klien menyebutkan perubahan yang dirasakan selama ini.
d. Diskusikan bersama klien tentang masalah yang dihadapi selama ini
[Link] kesempatan pada klien untuk mengungkapkan pendapatnya
terhadap masalahnya selama ini.
f. Beri pujian atas partisipasi klien dalam mengidentifikasi
masalahnya selama ini.
g. Berikan kesimpulan tentang topik yang telah dibahas.
Pelaksanaan a. Evaluasi
Tahap 1) Terapis menanyakan perasaan klien setelah menjalani terapi sesi
Terminasi pertama ini
2) Terapis memberikan pujian yang sesuai
b. Tindak Lanjut
1) Menganjurkan klien untuk mengidentifikasi masalah atas respon
ketidakberdayaan yang dialami selama ini yang akan
didiskusikan pada sesi berikutnya.
2) Menganjurkan klien untuk mengidentifikasi masalahnya dan
minta klien untuk mencatatnya dalam buku catatan hariannya.
c. Kontrak akan datang
1) Menyepakati topik pertemuan yang akan datang (sesi kedua),
yaitu mengidentifikasi reaksi atau respon terhadap masalah yang
dirasakan, mengidentifikasi cara-cara yang dilakukan untuk
mengatasi masalah serta mengidentifikasi pelajaran atau hikmah
yang diperoleh atas masalah yang dialaminya.
2) Menyepakati waktu dan tempat
Lampiran 2

Instruksi Kerja Nomor


Revisi Ke
Tanggal Berlaku
Lampiran 2

Strategi Pelaksanaan Kegiatan Sesi II


Tujuan
1. Klien mampu mengungkapkan reaksi dan respon ketidakberdayaan meliputi respon
verbal, emosional, partisipasi klien dalam aktifitas sehari – hari,dan tanggung jawab
serta keterlibatan klien dalam perawatannya selama ini.
2. Klien mampu mengungkapkan perasaannya atau penderitaannya atas respon
ketidakberdayaan selama ini.
3. Klien mampu mengungkapkan cara-cara yang dilakukan untuk mengatasi perasaan
atau penderitaanya atas respon ketidakberdayaan selama ini.
4. Klien mampu mengungkapkan hikmah/ pelajaran yang diperoleh atas penderitaannya
selama ini.

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

Elemen Kriteria Untuk Kerja


Tahap a. Mengingatkan kontrak dengan klien
Prainteraksi b. Mempersiapkan alat dan tempat yang kondusif
Perencanaan
Pelaksanaan a. Salam teraupetik : salam dari terapis kepada klien
Tahap b. Evaluasi/validasi
Orientasi 1) Menanyakan perasaan dan kondisi klien pada saat ini
2) Menanyakan kembali masalah lain yang dialami klien.
c. Kontrak
1) Menjelaskan tujuan pertemuan kedua ini adalah
mengidentifikasi reaksi klien mengenai masalah yang dihadapi,
klien mampu mengungkapkan cara-cara yang dilakukan untuk
mengatasi perasaan atau penderitaanny atas respon ketidak
berdayaan dan mengungkapkan hikmah/pelajaran yang
diperoleh atas penderitaannya selama ini
2) Menjelaskan lama kegiatan yaitu 30-45 menit
3) Mengingatkan kembali peraturan terapi yaitu klien duduk
dengan terapis berhadapan dari awal sampai selesai
Pelaksanaan a. Diskusikan bersama klien bagaimana reaksi dan respon yang
Lampiran 2

Tahap Kerja dirasakan selama ini.


b. Beri kesempatan pada klien untuk mengungkapkan pendapatnya
terhadap masalah yang dideritanya selama ini meliputi respon
emosional, perilaku, partisipasi dalam kegiatan sehari-hari dan
tanggung jawab klien dalam keterlibatan keperawatannya sealama
ini.
c. Beri kesempatan pada klien untuk mengungkapkan cara mengatasi
masalah yang dirasakannya selama ini.
d. Beri pujian pada klien atas partisipasinya selama mengikuti proses
logoterapi
e. Berikan kesimpulan tentang topic yang telah dibahas..
Pelaksanaan a. Evaluasi
Tahap 1) Terapis menanyakan perasaan klien setelah menjalani terapi
Terminasi 2) Terapis memberikan pujian yang sesuai
b. Tindak lanjut
1) Motivasi klien untuk mengidentifikasi reaksi dan respon lain
yang ditimbulkan selama ini.
2) Motivasi klien untuk mengidentifikasi cara-cara untuk mengatasi
masalah akibat perasaan atau penderitaan yang dirasakan.
c. Kontrak yang akan datang
1) Menyepakati topik pertemuan yang akan datang (sesi ketiga)
yaitu mendiskusikan teknik medical ministry, yang mana klien
diminta untuk merenungkan penderitaan dengan: mengingat
kembali suatu penderitaan yang pernah dialami pada waktu lalu,
bagaimanakah perasaannya waktu itu, bagaimana cara
mengatasinya, bagaimana perasaan sekarang atas pengalaman
tersebut, pelajaran dan hikmah apa yang diperoleh dibalik
penderitaan ini.
2) Menyepakati waktu dan tempat
Lampiran 2

Instruksi Kerja Nomor


Revisi Ke
Tanggal Berlaku

Strategi Pelaksanaan Kegiatan Sesi III


Tujuan
1. Evaluasi kemampuan klien dalam memberi tanggapan rasional dan pembuatan
catatan harian terhadap pikiran otomatis negative pertama dan kedua yang telah di
diskusikan dalam pertemuan sebelumnya ( sesi 1 dan 2)
2. Klien mampu memilih pikiran otomatis negative ketiga yang akan diselesaikan dalam
pertemuan ketiga ini
Lampiran 2

3. Klien mampu memberikan tanggapan rasional terhadap pikiran otomatis negative


ketiga dan menuliskannya dilembar atau buku catatan harian
4. Klien mampu meningkatkan kemampuan untuk menyelesaikan masalah terkait
dengan pikiran otomatis yang timbul
5. Klien mampu menuliskan kembali pembuatan catatan harian terkait dengan
penyelesaian masalah dalam mengatasi pikiran otomatis lainnya

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

Elemen Kriteria Untuk Kerja


Tahap a. Mengingatkan kontrak dengan klien
Prainteraksi b. Mempersiapkan alat dan tempat yang kondusif
Perencanaan
Pelaksanaan a. Salam teraupetik
Tahap Salam dari terapis kepada klien
Orientasi b. Evaluasi Validasi
1) Menanyakan perasaan dan kondisi klien pada saat ini
2) Menanyakan apakah klien telah melakukan latihan secara
mandiri di rumah
3) Menanyakan apakah pikiran otomatis negative pertama dan
kedua masih muncul, waktu atau situasi munculnya pikiran
otomatis tersebut, pikiran otomatis negative yang baru, dan
tanggapan rasional yang lainnya
4) Menanyakan apakah klien telah mencoba berlatih mandiri dalam
menyelesaikan masalah dan membuat catatan harian di rumah.
Perawat melihat buku catatan harian klien
5) Menanyakan klien telah mengidentifikasi pikiran otomatis ketiga
untuk didiskusikan dalam pertemuan ini
c. Kontrak
1) Menjelaskan tujuan pertemuan kedua ini adalah meningkatkan
kemampuan klien dalam memberi tanggapan rasional terhadap
pikiran otomatis yang ketiga
Lampiran 2

2) Menjelaskan lama kegiatan yaitu 30-45 menit


3) Mengingatkan kembali peraturan terapi yaitu pasien duduk
dengan terapis berhadapan dari awal sampai selesai
Pelaksanaan a. Evaluasi kemampuan dan hambatan klien dalam membuat catatan
Tahap Kerja harian di rumah
b. Diskusikan dengan klien untuk memilih satu pikiran otomatis
negative ketiga yang ingin diselesaikan dalam pertemuan ketiga ini
c. Diskusikan cara melawan pikiran otomatis negative kedua dengan
cara yang sama seperti dalam melawan pikiran otomatis negative
yang pertama dan kedua yaitu dengan memberi tanggapan positif
(aspek-aspek positif yang dimiliki klien) dan minta klien
mencatatnya dalam lembar tanggapan rasional
d. Latih kembali klien untuk menggunakan aspek-aspek positif klien
dalam melawan pikiran otomatis negative keduanya dengan cara
yang sama seperti sesi pertama dan kedua
e. Tanyakan tindakan klien yang direncanakan untuk mengatasi pikiran
otomatis negative keduanya tersebut
f. Motivasi klien berlatih untuk pikiran otomatis yang lain
g. Memberikan pujian terhadap keberhasilan klien
Pelaksanaan a. Evaluasi
Tahap 1) Terapis menanyakan perasaan klien setelah menjalani terapis
Terminasi 2) Terapis memberikan pujian yang sesuai
b. Tindak lanjut
1) Menanyakan klien untuk berlatih di rumah tentang cara
melawan pikiran otomatis negative yang ketiga dengan aspek
positif yang dimiliki klien dan melakukan tindakan klien yang
direncanakan untuk mengatasi pikiran otomatis negative ketiga
tersebut
2) Mengnjurkan klien untuk mengidentifikasi di rumah apakah
pikiran otomatis negative yang telah didiskusikan masih
muncul dalam pemikirannya dan catat waktu/situasi timbulnya
pikiran negative yang ketiga
Lampiran 2

3) Menganjurkan klien untuk mengidentifikasi pikran-pikiran


otomatis negative lainnya yang diidentifikasi dalam sesi kedua
ini dan minta klien untuk mencatatnya dalam buku catatan
hariannya
4) Menganjurkan klien untuk mengidentifikasi aspek-aspek
positif lainnya dalam menanggapi pikiran otomatis negative
ketiga yang belum diidentifikasi dalam pertemuan kedua ini
dan mencatatnya dalam buku catatan hariannya
c. Kontrak yang akan datang
1) Menyepakati topic pertemuan yang akan dating (sesi 4), yaitu
mengevaluasi kemampuan klien dalam melaksanakan
tugasnya, berdiskusi untuk penyelesaian terhadap pikiran
otomatis negative yang ketiga, dan berdiskusi manfaat hasil
dalam mengikuti terapi kognitif
2) Menyepati waktu dan tempat

Anda mungkin juga menyukai