100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
269 tayangan3 halaman

Metode Pemasangan AC Free Standing

Dokumen tersebut memberikan panduan pelaksanaan pekerjaan pengadaan dan pemasangan AC freestanding 5 unit di Bandar Udara Nunukan. Meliputi penjelasan umum, standar dan perizinan yang berlaku, spesifikasi peralatan dan sistem AC, serta pekerjaan terkait seperti pemipaan, listrik, kontrol, dan sipil seperti dudukan untuk outdoor unit.

Diunggah oleh

Yudi Susanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
269 tayangan3 halaman

Metode Pemasangan AC Free Standing

Dokumen tersebut memberikan panduan pelaksanaan pekerjaan pengadaan dan pemasangan AC freestanding 5 unit di Bandar Udara Nunukan. Meliputi penjelasan umum, standar dan perizinan yang berlaku, spesifikasi peralatan dan sistem AC, serta pekerjaan terkait seperti pemipaan, listrik, kontrol, dan sipil seperti dudukan untuk outdoor unit.

Diunggah oleh

Yudi Susanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN

KEGIATAN : PENGADAAN DAN PEMASANGAN AC FREE STANDING 5 PK


LOKASI : BANDAR UDARA NUNUKAN KAB. MALINAU
TAHUN : 2017

1. Penjelasan Umum

a. Pelaksanaan pekerjaan ini meliputi : mendatangkan, mengangkut dan mengerjakan


semua bahan-bahan yang diperlukan, alat-alat pertolongan, alat-alat sementara,
mengadakan tenaga kerja, pengawasan, membuat segala persiapan-persiapan
dengan segala alat yang diperlukan untuk pekerjaan secara cepat, baik dan lengkap
meskipun alat-alat, atau bahan-bahan dan pekerjaan tersebut tidak dijelaskan dalam
peraturan dan syarat-syarat, gambar-gambar yang dianggap perlu oleh direksi harus
dibuat oleh pemborong dan disetujui oleh Direksi.

b. Sebelum memulai pelaksanaan pekerjaan, pemborong harus mengadakan penelitian


terhadap Rencana Kerja dan Syarat-syarat pekerjaan, gambar-gambar dan Berita
Acara Penjelasan Pekerjaan, bila ada hal-hal yang meragukan atau tidak jelas harus
segera ditanyakan kepada Pengawas/Direksi secara tertulis dan dilarang memulai
dengan sesuatu pekerjaan tersebut bila belum ada penyelesaian dari pihak Direksi.
Bila hal itu tidak diindahkan oleh pemborong, maka segala akibat dari kesalahan
konstruksi maupun pelaksanaan menjadi tanggung jawab pemborong sepenuhnya
untuk mengadakan perbaikan-perbaikan sebagaimana mestinya.

c. Pemborong harus mempelajari dan memahami tempat yang ada, agar dapat
mengetahui hal-hal yang akan dapat mengganggu / mempengaruhi pekerjaan
mekanikal, dan apabila timbul persoalan, pemborong wajib mengajukan saran
penyelesaian paling lama 1 minggu sebelum bagian pekerjaan ini dilaksanakan.

2. Standart, Peraturan dan Perijinan

a. Seluruh pekerjaan harus dilaksanakan dengan mengikuti dan memenuhi


persyaratan-persyaratan teknis yang tertera dalam persyaratan Normalisasi Indonesia
(NI), Standart Industri Indonesia (SII) dan peraturan-peraturan nasional maupun
peraturan-peraturan setempat lainnya yang berlaku.

b. Untuk pekerjaan-pekerjaan yang belum termasuk dalam standart-standart yang


berlaku tersebut diatas, maupun standart-standart nasional lainnya, maka
diberlakukan standart-standart internasional yang berlaku atas pekerjaan-pekerjaan
tersebut atau setidak-tidaknya berlaku standart-standart persyaratan teknis dari
negara-negara asal bahan / pekerjaan yang bersangkutan dan dari produk yang
ditentukan pabrik pembuatnya.

c. Pemborong harus meminta ijin-ijin yang diperlukan untuk menjalankan instalasi


yang dinyatakan dalam ketentuan teknis atas tanggungan sendiri.

d. Pemborong harus memeriksa dengan teliti ruangan-ruangan agar peralatan-


peralatan, saluran-saluran ( ducts ), pipa-pipa dan perlengkapan lain dapat dipasang
pada tempat-tempat dan ruang-ruang yang telah disediakan.

e. Pemborong harus membuat pernyataan bahwa bahan dan peralatan yang


diserahkan / dipasang adalah kualitas terbaik, dan cara pelaksanaan dilakukan
dengan wajar / sempurna.
f. Kontraktor harus membuat gambar kerja (shop drawing), yang menunjukkan tata
letak pemasangan yang lengkap, dimensi-dimensi dari peralatan, detail-detail dan
sebagainya.

3. Peralatan dan Perlengkapan Air-Conditioning

A. Hal-hal Umum dan Lingkup Pekerjaan

1. Umum
Persyaratan teknis dan gambar-gambar yang menyertainya dimaksudkan untuk
menjelaskan dan menegaskan tentang segala pekerjaan, bahan-bahan,
peralatan-peralatan yang diperlukan dalam pemasangan, pengujian dan
penyetelan (adjusting) dari seluruh system, agar lengkap dan siap untuk
bekerja dengan baik.

2. Lingkup pekerjaan
Pekerjaan instalasi system ini meliputi seluruh pengangkutan dan pengadaan
peralatan utama serta peralatan untuk instalasi, instalasi pemipaan dan
peralatannya, peralatan bantu, tenaga kerja pembuatan alat-alat, pemasangan,
pengujian, penyetelan seluruh system yang dipasang agar lengkap dan dapat
bekerja sesuai dengan persyaratan dan dokumen yang ada.
Secara garis besar, pekerjaan ini meliputi:
- Pengadaan baru dan belum terpakai, pemasangan pengaturan unit,
thermostat, instalasi pemipaan air drainage, pipa refrigeran, instalasi
pengontrolan dan instalasi listrik.
- Pengadaan dan pemasangan semua pekerjaan sipil yang diakibatkan oleh
adanya pelaksanaan pekerjaan ini.
- Mengadakan perbaikan kembali dan finishing seperti semula semua gangguan
kerusakan dan kerugian yang diakibatkan oleh adanya pelaksanaan pekerjaan
instalasi ini.
- Menyerahkan gambar instalasi yang terpasang, buku petunjuk cara
menjalankan, pemeliharaan dan memperbaiki sistem tata udara ini kepada
pemberi tugas dan konsultan.

B. Sistem Pemipaan dan Peralatan.

1. Umum
Bab ini melengkapi seluruh pekerjaan pemipaan dan adalah tanggung jawab
pemborong untuk mengikuti gambar dan spesifikasi yang sesuai.
Gambar – gambar menunjukkan secara umum ukuran – ukuran dan lokasi pipa.

2. Material
Pipa pengembunan (drain) digunakan pipa PVC kelas AW produk Pralon,
Maspion, atau Wavin.
Pipa refrigerant harus dibuat dari “thermaflek”.
Semua pipa dan peralatan harus tahan tekanan hingga 10 kg/cw2 selama 24
jam terus menerus tanpa terjadi kebocoran.

3. Pemasangan Pipa
Pipa hendaknya dipasang sejauh minimal 30 cm dari tepi dinding, atap lantai,
dan lainnya; agar memudahkan pemeliharaan dan service.
Pemborong harus memasang pipa-pipa pembuangan (drainage) dari mesin–
mesin AC sampai ketempat pembuangan yang terdekat dalam saluran yang
tersembunyi (tidak mengganggu). Untuk pipa pengembunan harus dilapisi
vapour barrier jacket, seperti Sisalation 450 atau yang sejenis dan direkat
dengan tape hingga tidak terjadi pengembunan pada permukaan pipa.
C. Pekerjaan Listrik dan Kontrol

1. Umum
Seluruh jenis pekerjaan instalasi listrik yang dimaksud adalah sebagai berikut:
1.1. Panel control daya mesin–mesin AC yang meliputi wiring starter, switch,
transformer, fuse dan alat–alat ukur serta peralatan lainya yang digunakan
sebagai sumber daya bagi mesin AC yang tercakup dalam proyek ini.
1.2. Panel control untuk sistem pengaturan otomatis suhu, kelembaban,
aliran air, udara dan lain–lain yang ada beserta seluruh peralatan yang
diperlukan agar sistem pengaturan dapat bekerja dengan baik sesuai
dengan gambar dan spesifikasinya.
1.3. Kabel yang digunakan produksi dalam negeri dan memenuhi SII, seperti
: Supreme, Kabelindo, Kabel Metal, Tranka atau setara.

2. Sistem pengaturan otomatis dan instrumen


2.1. Pemborong harus menyediakan dan memasang sistem pengatur otomatik
untuk temperatur dan kelembaban sehingga peralatan AC siap digunakan.
2.2. Pemborong menyediakan dan memasang semua control panel yang
diperlukan untuk instalasi ini dan melakukan penyambungan–
penyambungan (wiring) yang diperlukan hingga panel.

D. Pekerjaan Sipil

1. Umum
Pemborong harus membangun dudukan (support) ataupun penggantung
(hanger) untuk mesin pendingin (outdoor), FCU, sesuai gambar dan spesifikasi
yang ditentukan.
Semua support dan hanger dapat terbuat dari pipa, profile batang (rod)
ataupun plat strip sesuai dengan gambar kerja yang disetujui pengawas. Semua
dudukan harus mempunyai plat alas yang cukup dan dibuat pada lantai atau
bisa juga menempel di dinding.

2. Gantungan AHU / Fan Coil.


Penggantung AHU / Fan Coil harus diikat mur-baut sesuai aturan pabrik
pembuatnya dan diberi lapisan peredam getaran.
Pemborong harus menempatkan Unit In-Door sedemikian rupa sehingga tidak
menghalangi alur instalasi peralatan utilitas lainnya, serta tidak menyalurkan
getaran dan suara di ruang dibawahnya.

Anda mungkin juga menyukai