0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
329 tayangan2 halaman

Rencana Asuhan untuk Ansietas dan Jatuh

Rencana asuhan keperawatan ini membahas dua diagnosa utama yaitu resiko jatuh dan ansietas. Untuk mencegah resiko jatuh, perawat akan mengidentifikasi faktor risiko, memberikan edukasi kepada keluarga, dan memantau keamanan pasien. Sedangkan untuk mengurangi ansietas, perawat akan memberikan informasi tentang penyakit, melibatkan keluarga dalam perawatan, dan memberikan dukungan emosional. Tujuannya adalah men

Diunggah oleh

RahmatiaMozaike
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
329 tayangan2 halaman

Rencana Asuhan untuk Ansietas dan Jatuh

Rencana asuhan keperawatan ini membahas dua diagnosa utama yaitu resiko jatuh dan ansietas. Untuk mencegah resiko jatuh, perawat akan mengidentifikasi faktor risiko, memberikan edukasi kepada keluarga, dan memantau keamanan pasien. Sedangkan untuk mengurangi ansietas, perawat akan memberikan informasi tentang penyakit, melibatkan keluarga dalam perawatan, dan memberikan dukungan emosional. Tujuannya adalah men

Diunggah oleh

RahmatiaMozaike
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

N Perencanaan
Diagnosa
O Tujuan Intervensi Rasional
1. Resiko jatuh Setelah dilakukan 1. Identifikasi faktor 1. Mengetahui
berhubungan kebutuhan yang
tindakan yang memengaruhi
dengan usia diperlukan untuk
pasien kurang keperawatan 2x24 kebutuhan keamanan
menghindarkan
dari 12 tahun
jam klien 2. Identifikasi resiko jatuh
terhindar dari karakteristik 2. Menjauhkan
peningkatan resiko
resiko jatuh lingkungan yang
jatuh
dengan kriteria dapat meningkatkan 3. Meminimalisir
hasil: potensi jatuh terjadinya cedera
pada klien sehingga
1. Tidak ada 3. Anjurkan keluarga
tidak terjadi resko
kejadian jatuh menjauhkan benda jatuh
2. Orang tua yang membahayakan 4. Menjaga klien tetap
mengawasi anak klien aman dengan
penutupan sisi kasur
setiap saat 4. Pasang bedtrail setiap 5. Membantu
saat mengurangi kejadian
5. Anjurkan keluarga resiko jatuh

untuk selalu
menemani dan
mengawasi klien
2. Ansietas Setelah dilakukan 1. Kaji tingkat 1. Mengetahui sejauh
berhubungan mana tingkat
tindakan kecemasan
dengan kurang kecemasan yang
pengetahuan keperawatan 2. Berikan informasi
dirasakan pasien dan
tentang proses
selama 2 x 24 jam kepada keluarga keluarga
penyakit,
prognosis, ansietas tentang diagnosa, 2. Pemberian informasi
pengobatan dapat membantu
berkurang dengan perawatan dan
klien dalam
kriteria hasil : prognosis penyakit. memahami proses
1. Mampu 3. Mendiskusikan penyakitnya.
3. Proses identifikasi
mengidentifik masalah yang
secara bersama akan
asi dan dirasakan keluarga meningkatkan
hubungan perawat
mengungkapk dalam merawat pasien dan keluarga,
an rasa 4. Berikan kesempatan sehingga perawat
dapat mengarahkan
cemasnya pada keluarga untuk
dan membantu
2. TTV dalam mengungkapkan keluarga dalam
batas normal perasaannya mengatasi masalah
dengan lebih efektif.
3. Postur tubuh, 5. Libatkan keluarga
4. Ungkapan perasaan
ekspresi dalam melakukan dapat memberikan
wajah, bahasa perawatan rasa lega sehingga
dapat mengurangi
tubuh dan
kecemasan
tingkat 5. Pasien akan merasa
aktifitas lebih tenang jika
menunjukkan didampingi oleh
keluarga
berkurangnya
kecemasan

Anda mungkin juga menyukai