JSA ( Job Safety Analysis )
Analisa Keselamatan Kerja
Materi disampaikan oleh :
Mohamad Reza Huzain
HSE Koordinator Railway System
PENGENALAN SAFETY
Hazard sumber bahaya potensial yang
dapat menyebabkan kecelakaan/kerusakan
Risk ukuran kemungkinan kerugian yang
akan timbul dari sumber bahaya
Incident kejadian yang tidak diharapkan,
yang dapat menyebabkan cedera atau
gangguan kesehatan atau bahkan kematian
Accident insiden yang mengakibatkan
cedera, gangguan kesehatan atau bahkan
kematian
PENYEBAB KECELAKAAN
• Tindakan tidak aman ( Unsafe Action )
adalah suatu pelanggaran terhadap prosedur
keselamatan yang memberikan peluang terhadap
terjadinya kecelakaan
• Kondisi tidak aman ( Unsafe Condition )
suatu kondisi fisik atau keadaan yang berbahaya
yang mungkin dapat langsung mengakibatkan
terjadinya kecelakaan
AGENDA
• Tujuan
• Definisi
• Manfaat
• Tanggung Jawab
• Waktu Penggunaan
• Metode JSA
• Langkah – langkah JSA
TUJUAN PELATIHAN
• Mengetahui dan mengerti tentang JSA
• Memperagakan penggunaan form JSA
• Membuat rekomendasi pengendalian
bahaya yang teridentifikasi
• Mengaplikasikan konsep JSA pada semua
tugas diperusahaan
DEFINISI
• Suatu metode mempelajari suatu pekerjaan untuk
mengidentifikasi bahaya dan potensi insiden yang
berhubungan dengan setiap langkah, mengembangkan
solusi yang dapat menghilangkan dan mengkontrol
bahaya serta insiden (Job Safety Analysis – NOSA.1999)
• Metode yang secara sistematis menguraikan sebuah
pekerjaan untuk mengenali bahaya, mengevaluasi
resiko dan menentukan tindakan
pengendalian/pengamanan
• Suatu perencanaan dan mengendalikan resiko K3L dari
suatu tugas atau pekerjaan
MANFAAT
• Meningkatkan kesadaran K3 dan dampak
lingkungan
• Memperbaiki sikap / perilaku karyawan
• Menghilangkan kecelakaan kerja yang tidak
diinginkan
• Menumbuhkan pemahaman manajemen
terhadap tugas yang diemban oleh karyawan
SIAPA YANG BERWENANG?
• JSA disusun oleh leader dari tim kerja dengan
didiskusikan bersama tim
• Disetujui oleh penanggung jawab area kerja
• Approval JSA harus disosialisasikan dalam
Safety Talk / Safety Briefing
KAPAN DIGUNAKAN?
• Tugas baru yang belum pernah dilakukan
sebelumnya dan tugas tidak rutin
• Tugas lama yang berubah metode, peralatan,
lokasi kerja atau pekerjaannya
• Pekerjaan yang begitu kompleks dan
mempengaruhi aktivitas lain pada
waktu/tempat yang sama
• Tingkat kekerapan kecelakaan
METODE JSA
• Observasi / pengamatan langsung
• Interview / diskusi
• Mengingat kembali ( Accident Exp. )
Job Safety Analisis (Langkah)
Memilih pekerjaan / tugas
Menguraikan langkah-langkah
kerja
Mengidentifikasi Bahaya
Menetapkan Pengendalian
Resiko
Sosialisasi
1. Memilih Pekerjaan / Tugas
• Frekuensi kecelakaan
• Tingkat keparahan
kecelakaan
• Potensi kecelakaan / high
risk
• Tugas baru, tugas non rutin
atau perubahan
2. Menguraikan Langkah-langkah Kerja
• Gunakan kata kerja yang
mengarah terhadap
penjelasan pekerjaan
• Jabarkan langkah setiap
tugas dengan jelas bukan
menjelaskan “bagaimana”
setiap langkah dilakukan
• Jabarkan langkah tugas
secara lengkap, tidak terlalu
panjang atau pendek
3. Mengidentifikasi Bahaya
Kemungkinan seseorang
tertabrak?
Kemungkinan tersangkut dan
terjebak?
Kemungkinan slip atau jatuh?
Kemungkinan ketegangan syaraf?
Kemungkinan bahaya lingkungan
(gas beracun, debu, panas atau
radiasi?)
3. Mengidentifikasi Bahaya
• Jenis – jenis bahaya
• Bagaimana terjadinya
cedera
• Lain-lain : polusi,
kerusakan alat, faktor
manusia ( kompetensi,
kelelahan dan sebagainya )
Mengidentifikasi Bahaya
4. Menetapkan Pengendalian Resiko
Eliminasi
Subsitusi
Rekayasa Enginnering
Pengendalian Administratif
Alat Pelindung Diri
PENGENDALIAN RESIKO
☻ Eliminasi
Mengeluarkan faktor bahaya dari lingkungan kerja
Contoh : memasang exhaust fan untuk mengeluarkan udara beracun dari
tempat kerja
☻ Substitusi
Mengganti bahan berbahaya tidak berbahaya
Contoh :
✓ Mengganti bahan kimia solvent base dengan waterbase
✓ Proses menyapu diganti dengan vacum
✓ Bahan solvent diganti dengan bahan deterjen
☻ Rekayasa ENGINNERING
Melakukan perbaikan, perubahan desain
✓ Pemasangan alat pelindung mesin (mechine guarding)
✓ Pemasangan alat sensor otomatis
PENGENDALIAN RESIKO
☻ Pengendalian Administratif
✓ Pemisahan lokasi kerja
✓ Pergantian shift kerja
✓ Pembentukan sistem kerja
✓ Pelatihan karyawan
✓ JSA / WI
☻ Alat Pelindung Diri
✓ Helmet
✓ Safety Shoes
✓ Ear plug/muff
✓ Safety goggles
✓ Sarung tangan, dll
Menguraikan Pekerjaan Kedalam Beberapa
Langkah Kerja
Misalnya : Mengganti Ban Mobil Uraian Langkah Ideal
Terlalu Detail Terlalu Kasar STEP 1 Posisikan mobil
dengan aman
STEP 1 Parkirkan mobil STEP 1 Lepas ban
STEP 2 Keluarkan ban spare
STEP 2 Keluar dari mobil STEP 2 Pasang ban
spare STEP 3 Pasang Dongkrak
STEP 3 Buka Bagasi
STEP 3 Maju jalan STEP 4 Buka cap ban dan
STEP 4 Ambil Screw driver Bolt-nut ban
STEP 5 Ungkit mobil
STEP 5 Lepas baut ban
STEP 6 Lepas ban dan ganti
STEP 6 Etc.. dengan ban spare
STEP 7 Turunkan ungkitan
STEP 8 Kencangkan bolt-nut
ban dan pasang cap ban
STEP 9 Simpan dongkrak
dan ban
FORM JSA
DOKUMENTASI
• Dokumentasikan JSA sebagai proses
memformalisasi JSA sebagai dokumen resmi
• Dokumen JSA harus ditanda tangani oleh
penanggung jawab tugas dan mendapatkan
persetujuan dari penanggung jawab area
SOSIALISASI
• Pastikan bahwa setiap orang yang terlibat
langsung dalam pelaksanaan tugas harus
memahami JSA tersebut
• JSA harus disampaikan kepada semua
karyawan yang terkait dengan pekerjaan
yang tercantum didalam JSA