0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan3 halaman

Monografi Amprotab dan Fungsinya

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang beberapa bahan farmasi yang umum digunakan dalam pembuatan obat, yaitu amprotab (zat penghancur), PVP (pengikat dan pelarut), etanol (pelarut), avicel (pengisi dan pengikat), magnesium stearat (zat pelicin), dan primogel (penghancur). Bahan-bahan tersebut digambarkan melalui pemerian, kelarutan, stabilitas, dan fungsi masing-masing.

Diunggah oleh

wawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan3 halaman

Monografi Amprotab dan Fungsinya

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang beberapa bahan farmasi yang umum digunakan dalam pembuatan obat, yaitu amprotab (zat penghancur), PVP (pengikat dan pelarut), etanol (pelarut), avicel (pengisi dan pengikat), magnesium stearat (zat pelicin), dan primogel (penghancur). Bahan-bahan tersebut digambarkan melalui pemerian, kelarutan, stabilitas, dan fungsi masing-masing.

Diunggah oleh

wawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

Amprotab

 Pemerian: serbuk sangat halus, putih, tak berasa, tak berbau.


 Kelarutan: praktis tak larut dalam air dingin dan dalam etanol (95%)
Ph: 4 – 8.
 Stabilitas : amylum stabil dilindungi dari kelembaban tinggi, amylum ini bersifat iner pada
kondisi penyimpanan normal, larutan amylum secara fisik tak stabil dan mudah di
metabolisme oleh mikroba.
 Khasiat: zat tambahan, penghancur
 Penyimpanan: dalam wadah tertutup rapat

2. PVP

 Pemerian: serbuk berwarna krim putih, tak berbau, rasanya pahit, bersifat higroskopis.
 Kelarutan: larut dalam air, larut dalam etanol 95% dalam klorofrm, keton, metanol,kelarutan
tergantung dari bm rata – rata, prtktis tak larut dalam eter p.
 Ph: 3 -7
 Stabilitas: tahan pada suhu 110 – 1500c, jadi gelap dalam pemanasan suhu tinggi (15000c)
terurai pada udara,simpan dalam wadah tertutup karena sifatnya higroskopis.

3. Etanol
 Pemerian: cairan mudah menguap, jrnih, tidak berwarna,bau khas dan menyebabkan rasa
terbakar pada lidah, mudah menguap walaupun pada suhu rendah dan mendidih pada suhu
78%
 Kelarutan: bercampur dengan air dan praktis tak bercampur dengan semua pelarut organik.
 Kemurnian: etanol mengandung tak kurang dari 92,3% b/b dan tak lebih dari 93,8% setara
dengan tak kurang dari 94,9% b/v dan tak lebih dari 96% v/v C2H5Oh.
 OTT: bahan pengoksidasi, bila di campur dengan alkali warna jadi gelap.

4. Avicel

 Pemerian: serbuk kristalin, putih, tak berbau, tak berasa, tersusun atas partikel berpori
higroskopis.
 Kelarutan: sukar larut dalam larutan NaOh 5% b/v, tak larut dalam asam air asam encer dan
sebagian besar pelarut organik.
 Stabilitas: avicel stabil, meski higroskopis harus di simpan di dalam wadah tertutup baik,
tempat sejuk dan kering.
 Fungsi: pengisi tablet, penghancur tablet,adsorben, pengikat tablet
 Penyimpanan: pada tempat sejuk dan kering.
5. Magnesium sterat

 Pemerian: serbuk halus, putih dan voluminus, bau lemah khas, mudah melekat di kulit
Kelarutan: tak larut dalam air, dala etanol dan eter
 Stabilitas: mg stearat stabil dan harus di simpan dalam wadah digin.
 Khasiat: zat pelicin, zat tambahan sebagai glidan.
 Inkomptabilitas: dengan asam dan garam logam.

6. Primogel

 Pemerian: serbuk yang punya laju alir baik, putih sampai agak putih, tak berbau dan tak
berasa.
 Kelarutan: laru sebagian dalam etanol 95%, praktis tak larut air.
 Stabilitas: tablet dengan primogel punya sifat penyimpanan stabil pada kelembaban suhu
dan higroskopis.
 Ph: 3,5 -7,7
 Khasiat: penghancur

Anda mungkin juga menyukai