0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
159 tayangan3 halaman

Karakteristik dan Keunggulan Sapi Aceh

Sapi Aceh merupakan sapi lokal Indonesia asli dari Aceh yang memiliki karakteristik fisik dan kualitas tertentu seperti warna kulit, bentuk tubuh, dan kemampuan adaptasi yang baik. Sapi Aceh telah diakui sebagai plasma nutfah asli Aceh berdasarkan pengujian DNA dan memiliki populasi yang cukup besar di provinsi Aceh.

Diunggah oleh

Muhammad Ghaisan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
159 tayangan3 halaman

Karakteristik dan Keunggulan Sapi Aceh

Sapi Aceh merupakan sapi lokal Indonesia asli dari Aceh yang memiliki karakteristik fisik dan kualitas tertentu seperti warna kulit, bentuk tubuh, dan kemampuan adaptasi yang baik. Sapi Aceh telah diakui sebagai plasma nutfah asli Aceh berdasarkan pengujian DNA dan memiliki populasi yang cukup besar di provinsi Aceh.

Diunggah oleh

Muhammad Ghaisan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Sapi Aceh

Sapi aceh merupakan sapi yang masih satu rumpun dengan sapi lokal indonesia yang
telah ditetapkan oleh pemerintah, yang penyebaran nya di Provinsi Aceh yang dibudidayakan
atau di ternakkan turun temurun oleh masyarakat. Selain itu Sapi Aceh juga termasuk salah
satu kekayaan sumber daya genetika ternak sapi Indonesia yang perlu untuk kita
lestarikan. Disebutkan bahwa asal muasal atau asal-usul sapi aceh sebenarnya adalah hasil
dari persilangan antara Banteng dengan Bos Indicus. Pada masa kerajaan Sultan Iskandar
Muda, pada saat itu sapi aceh diperdagangkan secara barter dengan India.

Beberapa Keunggulan / Kelebihan Sapi Aceh

1. Serat dagingnya padat dan halus


2. Sapi aceh cukup tahan terhadap pakan yang kurang baik
3. Tahan terhadap penyakit
4. Sapi Aceh juga tahan terhadap cuaca ekstrim
5. Reproduksinya sangat bagus

Ciri-ciri spesifik sifat kualitatif.

1. Warna tubuh dominan merah kecokelatan pada yang jantan dan warna kemerahan
pada betina.
2. Pada sapi aceh yang jantan leher lebih gelap.
3. Bentuk muka sapi aceh pada umumnya cekung.
4. Sekeliling mata, telinga bagian dalam dan bibir atas sapi aceh berwarna keputih-
putihan.
5. Bentuk tanduk sapi aceh mengarah kesamping dan melengkung ke atas.
6. Paha belakang merah bata.
7. Garis punggung coklat kehitaman.
8. Kaki keputih-putihan.
9. Pantat coklat muda.
10. Rambut pada sapi aceh merah bata sampai coklat.
11. Ekor bagian ujung berwarna hitam.
12. Bentuk telinga sapi aceh kecil nengarah ke samping tidak terkulai.
13. Bentuk punggung sapi aceh pada umumnya cekung.

Ciri-ciri sapi Aceh Jantan


1. Warna dominan merah bata dan Berpunuk
2. Kuping dan daun telinga tidak terkulai kebawah, tidak besar dan agak runcing
3. Tinggi gumba rata-rata 110 centimeter
4. Tanduk mengarah ke atas dan lebih besar

Untuk sifat kuantitatitf ( bobot badan, ukuran permukaan tubuh, persentase karkas) seperti
terlihat pada tabel dibawah ini:

Sapi Aceh mempunyai banyak kelebihan seperti daya adaptasi dan kemampuan kerja yg
cukup baik, sapi aceh juga mempunyai daya tahan terhadap penyakit. Sifat Produksi yang
dimiliki oleh Sapi Aceh yaitu sebagai berikut ini : Kesuburan Induk (86 - 90%), umur
pubertas (300 - 390 hari), angka kelahiran anak (65 - 85%), siklus birahi (18 - 20 hari), lama
bunting 275 - 282 hari.

Sapi Aceh Juga Sudah Di Patenkan Sebagai Plasma Nutfah Asli Aceh

Seperti yang dimuat dalam [Link], sapi Aceh ternyata telah dipatenkan dan diakui sebagai
plasma nutfah asli Aceh. "Kini sapi aceh sudah menjadi sebuah nama tersendiri. Sama seperti sapi
brahmana, sapi bali, maupun sapi Madura," kata Kepala Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan
Provinsi Aceh Ir Murtadha Sulaiman di Banda Aceh, Sabtu. Ia mengatakan, penetapan nama sapi
aceh tersebut setelah melalui proses pengujian DNA oleh tim Fakultas Pertanian Universitas Syiah
Kuala Banda Aceh. Plasma nutfah, kata dia, merupakan substansi dengan sifat keturunan yang
memiliki karakteristik tersendiri dan harus dikembangkan terus menerus agar tidak punah.

Ia menyebutkan, plasma nutfah sapi aceh sudah dipresentasikan di depan dewan penguji bibit di
Jakarta pada 3 Juni 2011. Presentasi itu diuji para pakar yang ahli di bidangnya. Syarat plasma nutfah
lain, kata dia, populasi aceh mencukupi dan tidak akan punah. Populasi sapi aceh sekarang mencapai
82 persen dari total sapi di Provinsi Aceh.

"Selain itu, pemerintah Aceh juga menjamin kelestarian populasi sapi aceh tersebut. Karena itu,
pemerintah Aceh mematenkan nama sapi aceh dan mengajukannya sebagai plasma nutfah secara
nasional. Permohonan itu akhirnya disetujui," sebutnya. Secara fisik, ujarnya, memang ukuran
tubuhnya kecil, tetapi dagingnya padat dan seratnya halus. Daya tahan tubuhnya luar biasa, bisa
bertahan di segala musim, seperti kemarau, di mana rumput sumber makanan mengalami
kekeringan.

"Pada musim kemarau yang rumputnya kurang saja reproduksi sapi aceh tetap bagus, sedangkan
sapi lain, tingkat reproduksinya menurun kalau kekurangan makanan," ujarnya.

Karakteristik Sapi Aceh


Karakteristik sapi aceh berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor:
2907/KPTS/OT.140/6/2011Tentang Penetapan rumpun sapi aceh, terbagi menjadi 2 yakni secara
kualitatif dan kuantitatif:

Sifat kualitatif sapi Aceh memiliki warna tubuh dominan merah kecokelatan (jantan) dan merah bata
(betina), warna sekeliling mata, telinga bagian dalam dan bibir atas: keputih-putihan, leher lebih
gelap pada yang jantan, memiliki garis punggung: cokelat kehitaman, paha belakang: merah bata,
pantat : cokelat muda, kaki : keputih-putihan, ujung ekor : hitam, rambut : merah bata sampai
cokelat, bentuk muka : pada umumnya cekung, bentuk punggung : pada umumnya cekung, bentuk
tanduk : mengarah ke samping dan melengkung ke atas, bentuk telinga : kecil, mengarah ke samping
dan tidak terkulai.

Dafpus

Abdullah,M.A.N (2009). Karateristik genetic Spesifik Sapi Aceh. Deregulasi dan peningkatan Brand Image
Pembibitan.

[Link]

Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 2907/KPTS/OT.140/6/2011

Anda mungkin juga menyukai