0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan3 halaman

Mixed Use Building di Semarang

Dokumen membahas tentang perancangan mixed-use building di Kota Semarang yang akan menggabungkan fungsi hotel dan co-working space. Keterbatasan lahan di kota yang semakin padat penduduknya ini menuntut pemanfaatan ruang secara optimal, sehingga mixed-use building diharapkan dapat menjawab tantangan tersebut.

Diunggah oleh

Ttsr Shva
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan3 halaman

Mixed Use Building di Semarang

Dokumen membahas tentang perancangan mixed-use building di Kota Semarang yang akan menggabungkan fungsi hotel dan co-working space. Keterbatasan lahan di kota yang semakin padat penduduknya ini menuntut pemanfaatan ruang secara optimal, sehingga mixed-use building diharapkan dapat menjawab tantangan tersebut.

Diunggah oleh

Ttsr Shva
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PA 4

“mixed-use building”
suatu bangunan yang mengakomodasi beberapa fungsi sekaligus, umumnya fasilitas
komersial yang meliputi mall, perkantoran. perbankan, perhotelan, kondominium, apartemen,
rekreasi, auditorium, cineplex, studio radio/TV, ruang observasi dan restoran, parkir,dll.
Semua fungsi tersebut disusun secara vertical dalam wujud suatu bangunan tinggi untuk
memenuhi kebutuhan hidup manusia, menciptakan citra dan identitas spesifik serta integrasi
maksimal semua elemen sistem dalam bangunan.

Menurut buku “Office Development Hand Book, ULI-The Urban Land Institude,(1985),
Mixed use building adalah suatu kawasan bisnis multifungsi bagian dari wilayah kota yang
menampung beberapa kegiatan yang berbeda di dalamnya, masing-masing kegiatan saling
melengkapi dan berkaitan erat serta saling berinteraksi, pengembangnya harus memiliki
peranan yang jelas dan akurat dari masing-masing fungsi kegiatan.

Rencana Fungsi-Fungsi Bangunan


1. Co-working space  Commercial
2. Hotel kelas menengah (bintang 3)  Residential
3. Restaurant  Commercial

Poin Latar Belakang


a. Arus urbanisasi yang tinggi
b. Lahan terbatas di Pusat Kota
c. Keinginan masyarakat yang serba instan
d. Kemacetan
e. Kesibukan
Latar Belakang

Kota Semarang sebagai Ibukota Provinsi Jawa Tengah, sekaligus kota metropolitan
terbesar kelima di Indonesia sesudah Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. Kota yang
memiliki jumlah penduduk hampir 1,7 juta jiwa ([Link]
/statistik/jumlah-penduduk-kota-semarang/2017-12-20) ini tidak luput dari masalah
kependudukan. Pada umumnya dikarenakan adanya proses urbanisasi, yaitu masuknya
penduduk dari luar kota kedalam lingkungan kota serta jumlah kelahiran yang begitu pesat.
Semarang menjadi tujuan kaum urban yang tergolong cukup tinggi berdasarkan data Dinas
Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil
(Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah, dari 1 Januari sampai 5 Juli 2017 tercatat sudah
mencapai 142.634 orang.

Korelasi yang terjadi adalah ketika semakin besar pertambahan penduduk maka
kebutuhan akan hunian serta kebutuhan pendukung juga semakin bertambah seperti
keberadaan pusat perbelanjaan serta perkantoran. Keterbatasan lahan yang ada akan menjadi
masalah pada tingkat manajemen perkotaan, maka dari itu salah satu solusi untuk
mengoptimalkan keterbatasan lahan adalah dengan menerapkan konsep pembangunan mixed
use building. Menurut buku “Office Development Hand Book, ULI-The Urban Land
Institude,(1985), Mixed use building adalah suatu kawasan bisnis multifungsi bagian dari
wilayah kota yang menampung beberapa kegiatan yang berbeda di dalamnya, masing-masing
kegiatan saling melengkapi dan berkaitan erat serta saling berinteraksi, pengembangnya harus
memiliki peranan yang jelas dan akurat dari masing-masing fungsi kegiatan.

Semarang merupakan pusat kegiatan ekonomi, perdagangan dan industri di Provinsi


Jawa Tengah yang mempunyai fasilitas-fasilitas untuk menunjang kebutuhan masyarakat,
baik itu kebutuhan edukasi, hunian, komersial, rekreasi hingga kebutuhan lapangan kerja.
Berkembangnya tujuan wisata yang ada di Semarang membuat masyarakat tertarik
mengunjungi kota tersebut yang juga semakin meningkatnya fasilitas pendukung seperti
akomodasi untuk menginap, salah satunya adalah hotel yang menyediakan fasilitas untuk
pertemuan bisnis sekaligus untuk tempat rekreasi.

Perkembangan di bidang edukasi, didapati beberapa perguruan tinggi di Semarang yang


menghasilkan lulusan muda yang cenderung masih produktif akan inovasi-inovasi kreatif
dalam lingkup dunia kerja. Kebanyakan lulusan muda memilih bekerja untuk menekuni
passion mereka, freelancer atau entrepreneurship cukup banyak dilirik, karena
penghasilannya yang cukup tinggi dan menjanjikan. Sehingga selain munculnya bisnis-bisnis
start-up, freelance job juga mulai diminati. Hal tersebut menjadikan kebutuhan atas ruang
kerja pun meningkat. Untuk itu dirancanglah co-working space berkonsep shared space yang
bertujuan untuk menyediakan ruang kolaborasi, komunitas, pembelajaran dan jaringan bisnis
yang sedang bermunculan.

Namun, luas lahan perkotaan di Kota Semarang yang tidak sebanding dengan tingkat
pertambahan penduduk juga menjadi permasalahan. Hal ini membuat perencanaan
pembangunan memikirkan hal tersebut. Salah satu cara dapat dengan menggunakan konsep
mixed use building. Pada konsep tersebut kedua fungsi berlawanan dari hotel (residential) dan
co working space (commercial) dapat dipadukan pada satu kawasan saja. Hal ini dapat
memasimalkan ketersediaan lahan yang terbatas di Kota Semarang dan selain itu kedua fungsi
tersebut memungkinkan terjadi pertemuan bisnis dari berbagai kota yang untuk itu tersedialah
hotel sebagai tempat beristirahat untuk para pebisnis tersebut.

Oleh sebab itu, dalam kaitannya dengan hal diatas maka penulis mengangkat judul untuk
Perancangan Arsitektur 4, yaitu, “Mixed Use Building : Hotel & Co working Space in The
City of Semarang”.

Anda mungkin juga menyukai