0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
224 tayangan11 halaman

Pengantar Kalkulus Diferensial

Makalah ini membahas tentang turunan (diferensial), mulai dari pengertian, rumus-rumus dasar, contoh soal dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Turunan digunakan untuk menyelesaikan masalah geometri dan mekanika. Beberapa rumus dasar turunan yang dijelaskan meliputi turunan fungsi bilangan bulat, trigonometri, logaritma, eksponensial dan lainnya."

Diunggah oleh

Nurmalita Sari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
224 tayangan11 halaman

Pengantar Kalkulus Diferensial

Makalah ini membahas tentang turunan (diferensial), mulai dari pengertian, rumus-rumus dasar, contoh soal dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Turunan digunakan untuk menyelesaikan masalah geometri dan mekanika. Beberapa rumus dasar turunan yang dijelaskan meliputi turunan fungsi bilangan bulat, trigonometri, logaritma, eksponensial dan lainnya."

Diunggah oleh

Nurmalita Sari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

DIFERENSIAL / TURUNAN

Disusun Oleh :

NAMA : NURMALITA SARI NASUTION

NPM : 1610128425215

PROGRAM STUDI : TEKNIK INDUSTRI

TAHUN AJARAN : 2016

SEKOLAH TINGGI TEKNIK INDUSTRI JALAN TEUKU UMAR LUBUK BAJA

KEPULAUAN RIAU
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta
karunia-Nya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul
“TURUNAN” Makalah ini berisikan tentang Penjelasan singkat tentang turunan, mulai dari
pengertian, rumus, contoh soal serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Saya
mengharapkan makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang materi
turunan. Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan
saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan
makalah ini. Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan
serta dalam penyusunan makalah ini. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita.
Amin.

Batam, 06 Desember 2016

Penulis
DAFTAR PUSTAKA

KATA PENGANTAR .................................................................................................................... 2


DAFTAR ISI................................................................................................................................... 3
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................................... 4
1.1 Latar Belakang ................................................................................................................. 4
1.2 Rumusan Masalah ............................................................................................................ 4
1.3 Tujuan Penulisan .............................................................................................................. 4
BAB II PEMBAHASAN ................................................................................................................ 5
2.1 Pengertian Turunan .......................................................................................................... 5
2.2 Rumus-rumus Turunan Fungsi Matematika ..................................................................... 6
2.3 Penggunaan Turunan dalam Kehidupan Sehari-Hari ....................................................... 8
2.4 Contoh Soal dan Pembahasan .......................................................................................... 8
BAB III PENUTUP ...................................................................................................................... 10
3.1 Kesimpulan..................................................................................................................... 10
3.2 Saran ............................................................................................................................... 10
DAFTA PUSTAKA ...................................................................................................................... 11
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Seiring dengan perkembangan zaman, pengetahuan teerus berkembang sehingga lebih
kompleks sehingga memicu para pelajar terutama mahasiswa untuk lebih meningkatkan ilmu
pengetahuan dan teknologinya. Matematika merupakan Ilmu pasti, yang tidak berubah dari
dahulu hingga sampai saat ini, di kembangkan mulai dari tokoh Islam seperti Al-khawarizmi
hingga Ilmuwan Barat Seperti [Link], S. Descartes dan lain sebagainya.

Materi turunan dalam matematika sudah dipelajari sejak jenjang SLTA hanya saja
mayoritas orang banyak yang kurang memahami beberapa materi matematika termasuk turunan.

Meski jenjang sudah menginjak bangku perkuliahan namun kita tidaklupa sebagai
manusia yang sifatnya pelupa. Jadi makalah ini adalah sebagai pengingat materi masa SLTA,
terutama bagi penulis dan umumnya bagi rekan-rekan.

1.2 Rumusan Masalah


A. Apa itu turunan?
B. Bagaimana rumus turunan?
C. Apa hubungan antara limit dan turunan?
D. Apa kegunaan belajar turunan?
E. Bagamana penerapan turunan dalam kehidupan sehari-hari?

1.3 Tujuan Penulisan


Dari tujuan yang diharapkan penulis dalam makalah ini, dapat ditarik beberapa manfaat baik
untuk pembaca maupun penulis sendiri, yaitu :

 Bagi Pembaca

Jika penulisan makalah ini dirasakan dapat menambah pengetahuan tentang diferensial (turunan),
diharapkan pembaca dapat lebih memahami isi dari makalah ini.

 Bagi Penulis

Penulisan karya tulis ini mejadi suatu pembelajaran, sebagai pengetahuan saya untuk lebih
mengetahui ttentang materi ini.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Turunan
Turunan fungsi (diferensial) adalah fungsi lain dari suatu fungsi sebelumnya, misalnya
fungsi f menjadi f' yang mempunyai nilai tidak beraturan. Konsep turunan sebagai bagian utama
dari kalkulus dipikirkan pada saat yang bersamaan oleh Sir Isaac Newton ahli matematika dan
fisika bangsa ingris dan Gottifred Wilhelm Leibniz (1646 – 1716), ahli matematika bangsa
Jerman. Turunan (diferensial) digunakan sebagai suatu alat untuk menyelesaikan berbagai
masalah dalam geometri dan mekanika. Turunan dapat ditentukan tanpa proses [Link]
keperluan ini dirancang teorema tentang turunan dasar, turunan dari operasi aljabar pada dua
fungsi, aturan rantai untuk turunan fungsi komposisi, dan turunan fungsi invers.

A. Turunan Dasar
Aturan - aturan dalam turunan fungsi adalah:

1. f(x), maka f'(x) = 0

2. Jika f(x) = x, maka f’(x) = 1

3. Aturan pangkat : Jika f(x) = xn, maka f’(x) = n X n – 1

4. Aturan kelipatan konstanta : (kf) (x) = k. f’(x)

5. Aturan rantai : ( f o g ) (x) = f’ (g (x)). g’(x))

B. Turunan Jumlah, Selisih, Hasil Kali, dan Hasil Bagi Dua Fungsi
Misalkan fungsi f dan g terdiferensialkan pada selang I, maka fungsi f + g, f – g, fg, f/g, (
g (x) ≠ 0 pada I ) terdiferensialkan pada I dengan aturan :

1. ( f + g )’ (x) = f’ (x) + g’ (x)

2. ( f – g )’ (x) = f’ (x) - g’ (x)

3. (fg)’ (x) = f’(x) g(x) + g’(x) f(x)

4. ((f)/g )’ (x) = (g(x) f' (x)- f(x) g' (x))/((g(x)2)

C. Turunan Fungsi Trigonometri

1. d/dx ( sin x ) = cos x


2. d/dx ( cos x ) = - sin x

3. d/dx ( tan x ) = sec2 x

4. d/dx ( cot x ) = - csc2 x

5. d/dx ( sec x ) = sec x tan x

6. d/dx ( csc x ) = -csc x cot x

D. Turunan Fungsi Invers

(f-1)(y) = 1/(f' (x)), atau dy/dx 1/(dx/dy

2.2 Rumus-rumus Turunan Fungsi Matematika


Untuk memudahkan belajar, berikut rumus hitung rangkumkan berbagai rumus rumus
turunan.
𝑑𝑦
 Rumus 1 : jika y = cxⁿ dengan c dan n konstanta real, maka = 𝑐𝑛 𝑥ⁿ⁻¹
𝑑𝑥
Contoh
𝑑𝑦
y= 2x⁴ maka 𝑑𝑥 = 4.2𝑥 4−1 = 8𝑥³
kadng ada soal yang memakai pangkat pecahan atau akar
1
y= 2√𝑥 = 2x½ turunannya adalah ½.2 x (½-¹) = x -½ =
√𝑥
 Rumus 2 : Jika y = c dengan c adalah konstanta maka dy/dx = 0
Contoh
Jika y = 6 maka turunannya adalah sama dengan nol (0)
 Rumus 3 : Jika y = f(x) + g(x) maka turunannya sama dengan turunan dari masing-
masing fungsi = f’(x) + g’(x)
Contoh :
y = x² + 2 x² maka y’ = 3 x² + 4x
y = 2x⁵ + 6 maka y’ = 10x⁴ + 0 = 10x⁴
 Rumus 4 : Turunan perkalian Fungsi Jika y f(x).g(x) maka y’ = f’(x).g(x) + g’(x).f(x)
contoh :
y = x² (x² + 2) maka
f(x) = x²
f’(x) = 2x
g(x) = x² + 2
g’(x) = 2x
Kita masukan ke rumus y’ = f’(x).g(x) + g’(x). F(x)
y = 2x (x² + 2) + 2x.x²
y = 4x³ + 4x
𝑓(𝑥) 𝑑𝑦 𝑓 ′ (𝑥).𝑔(𝑥)−𝑔′ (𝑥).𝑓(𝑥)
 Rumus 5 : Turunan Pembagian Fungsi jika y = 𝑔(𝑥) maka 𝑑𝑥 = [𝑔(𝑥)]²
Contoh :

 Rumus 6 : jika sobat punya y = [f(x)]n maka turunannya adalah n [f(x)]n-1 . f'(x)
Contoh

 Rumus 7 : Turunan Logaritma Natural misal y = ln f(x) maka turunannya

Contoh

 Rumus 8 : ef(x) maka dy/dx = ef(x).f'(x)


contoh :
y = e2x+1
f(x) = 2x+1
f'(x) = 2
maka f’ = e2x+1 . 2 = 2e2x+1
 Rumus 9 : Turunan Trigonometri Sin
Jika y = sin f(x) maka turunannya adalah y’ = cos f(x) . f'(x)
contoh :
y = sin(x² + 1) maka
y’ = cos (x² +1) . 2x = 2x. cos (x² +1)
 Rumus 10 : Turunan Trigonometri Cos
Jika sobat punya y = cos f(x) maka turunanya adalah y’ = -sin f(x). f'(x)
contoh :
y = cos (2x+1) maka turunannya
y’ = -sin (2x+1) . 2 = -2 sin (2x+1)
 Rumus turunan kedua
rumus turunan ke dua sama dengan turunan dari turuan pertama (turunkan sebanyak dua
kali).
Contoh :
Rumus turunan Kedua Dari x³ + 4x²
Turunan pertama : 3x² + 8x
Turunan kedua : 6x + 8

2.3 Penggunaan Turunan dalam Kehidupan Sehari-Hari


Topik ini merupakan topik terakhir dari materi turunan. Pada topik ini, kita akan belajar
bagaimana memodelkan dan menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari yang
melibatkan turunan. Salah satu konsep turunan yang sering digunakan adalah turunan pertama
dan nilai maksimum serta minimum fungsi. Konsep turunan pertama fungsi banyak digunakan
dalam masalah kecepatan dengan diketahui fungsi posisinya, sedangkan konsep nilai maksimum
dan minimum fungsi digunakan dalam masalah luas seperti luas tanah dan bangunan, volume
bangun ruang, dan ilmu ekonomi.

Nilai maksimum dan minimum suatu fungsi sering disebut dengan nilai ekstrim. Nilai
ekstrim dari fungsi y=f(x) diperoleh untuk x yang memenuhi persamaan f′(x)=0. Jikax=a adalah
nilai xyang memenuhi persamaan f′(x)=0, maka (a,f(a)) adalah titik ekstrim fungsi y=f(x) dan
f(a)adalah nilai ekstrim fungsi y=f(x).

Jenis nilai ekstrim fungsi dapat ditentukan sebagai berikut.

1. Nilai ekstrim ini akan merupakan nilai maksimum jika:

f ‘ (x) = 0 dan f “ (x) < 0.

2. Nilai ekstrim akan merupakan nilai minimum jika:

f ‘(x) = 0 dan f “ (x) > 0.

2.4 Contoh Soal dan Pembahasan


1. Tentukan turunan pertama dari y = (3x-2)4+(4x-1)3 adalah . . .
Jawab:
- Kita uraikan satu per satu dulu masing-masing persamaan, misalnya :
f (x) = y = (3x-2)4 misal U = (3x-2) du/dx = 3
dy/dx = [Link]-1 . du/dx
= 4. (3x-2)4-1.3
= 12 (3x-2)3
- Terus berlanjut ke persamaan berikutnya :
f (x) = y = (4x-1)3 misal U = (4x-1) du/dx = 4
dy/dx = n.U.n-1 . du/dx
= 3. (4x-1)3-1. 4
= 12 (4x-1)2
- Setelah kita mengetahui hasil dari masing-masing persamaan, kemudian kita kembali
gabungkankedua persamaan tersebut :
f (x) = y = (3x-2)4+(4x-1)3
= 12 (3x-2)3 + 12 (4x-1)2
= 12 (3x-2)3 + (4x-1)2
2. Jika jumlah penduduk suatu daerah dalam t tahun mendatang dapat dinyatakan dalam
fungsi t : f (t) = 10.000.000+11.000t-800 t2 maka dapatkan laju pertumbuhan penduduk
didaerah tersebut pada saat lima tahun mendatang !
Jawab :
- f (t) = 10.000.000 + 11.000 t - 8.00 t2
f’ (t) = 11.000 - 8.00 t
- sehingga laju pertambahan penduduk 5 tahun mendatang adalah
f’ (5) = 11.000- 8.00 . (5)
= 11.000 – 4.000
= 7.000
Jadi laju pertambahan penduduk 5 tahun mendatang adalah 7.000 orang
3. jika y’ adalah turunan pertama dari y= x³+6x²-4x+2, maka tentukanlah y’(2)
pembahasan
𝑑𝑦 𝑑 (𝑥 3 +6𝑥 2 −4𝑥+2)
- y’= 𝑑𝑥 = 𝑑𝑥
y’= 3x²+12x-4
- jadi, nilai y’(2) aalah :
y’(2)= 3(2)²+12(2)-4
y’(2)= 3(4) + 24 – 4
y’(2)= 32

4. diketahui y= 2x + 4. g= x²+2x-6, dan z= y+g. tentukan turunan pertama dari z


pembahasan
𝑑𝑧
- z’= 𝑑𝑥 = y’(x) + g’(x)
z’= 2+ (2x+2)
z’= 2x+4
5. tentukan tuunan pertama dari f(x)= 2x³+4x²-6x
pembahasan
𝑑 𝑓(𝑥) 𝑑 (2𝑥 3 +4𝑥 2 −6𝑥
- f’(x) = =
𝑑𝑥 𝑑𝑥
f’(x) = 6x²+ 8x-6

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Turunan fungsi (diferensial) adalah fungsi lain dari suatu fungsi sebelumnya, misalnya fungsi
f menjadi f' yang mempunyai nilai tidak beraturan. Turunan dapat ditentukan tanpa proses
[Link] keperluan ini dirancang teorema tentang turunan dasar, turunan dari operasi aljabar
pada dua fungsi, aturan rantai untuk turunan fungsi komposisi, dan turunan fungsi invers.

Dalam kehidupan sehari-hari yang melibatkan turunan. Salah satu konsep turunan yang sering
digunakan adalah turunan pertama dan nilai maksimum serta minimum fungsi. Konsep turunan
pertama fungsi banyak digunakan dalam masalah kecepatan dengan diketahui fungsi posisinya,
sedangkan konsep nilai maksimum dan minimum fungsi digunakan dalam masalah luas seperti
luas tanah dan bangunan, volume bangun ruang, dan ilmu ekonomi.

3.2 Saran
Harapan penulis semoga apa yang ada di dalam makalah ini bisa banyak diambil
manfaatnya khususnya bagi penulis dan umumnya bagi pembaca. Alangkah baiknya jikalau kita
sebagai calon guru materi ini..
DAFTA PUSTAKA
Edwin J. Purcell. Dale Varberg.2013. Kalkulus dan Geometri Analitik jilid 1. Erlangga

Yuliantun Aisyah, [Link]. Deni Dwi Utami [Link].2013. Modul [Link]: CV Indonesia Jaya

[Link]

[Link]

[Link]
turunan-dalam-matematika/

[Link]
aplikasinya-1-5/

Common questions

Didukung oleh AI

The main challenges in applying differentiation to real-world problems include complexity due to non-linear equations, computational difficulty, and the need for precise initial conditions or models. Overcoming these challenges involves using numerical methods for approximation of derivatives when analytical solutions are not feasible. Software tools like MATLAB or Python's SciPy library can effectively manage complex calculations. Moreover, simplifying assumptions and dimensional analysis can reduce complexity by focusing on the most influential variables, thus rendering the problem manageable. Professional expertise and interdisciplinary collaboration often provide insights into creating robust models for practical applications .

Fundamental differentiation rules include the power rule, constant rule, constant multiple rule, sum and difference rules, product rule, quotient rule, and the chain rule. The power rule involves taking the derivative of a term x^n as nx^(n-1). The constant rule signifies that the derivative of a constant is zero, while the constant multiple rule scales the derivative by the constant. Sum and difference rules state the derivative of a sum or difference of functions is the sum or difference of their derivatives. The product rule applies to the derivative of two multiplied functions, and the quotient rule for division of two functions. The chain rule is used for composite functions. These rules are essential as they provide systematic methods to calculate derivatives, which are foundational for solving complex mathematical and real-world problems .

The product rule states that the derivative of a product of two functions, u(x) and v(x), is u'(x)v(x) + u(x)v'(x). For example, if y = x^2 * (x^2 + 2), using the product rule gives y' = (2x)(x^2 + 2) + (x^2)(2x) = 4x^3 + 4x. The quotient rule is used for functions in the form u(x)/v(x) and is given by (u'(x)v(x) - u(x)v'(x)) / [v(x)]^2. For instance, with f(x) = (3x^2 + 4x)/(x^2), the derivative using the quotient rule is (6x*x^2 - (3x^2 + 4x)*2x)/(x^4). These rules expand the reach of calculus into more complex functions, used extensively in engineering and physics .

Trigonometric derivatives extend the general differentiation rules by providing derivatives for sine, cosine, and other trigonometric functions, which are fundamental in analyzing periodic phenomena. The derivative of sin(x) is cos(x), and the derivative of cos(x) is -sin(x); these rules are pivotal in calculus as they allow the differentiation of trigonometric expressions and their applications in wave mechanics, electrical circuits, and signal processing. Understanding these derivatives is essential for any work involving cyclical behaviors, such as oscillations or waves .

Newton and Leibniz independently developed the concepts of calculus, including the fundamental idea of differentiation, which is used to find the derivative of a function. Derivatives, as part of calculus, serve as a mathematical tool to solve problems related to geometry and mechanics. They can be determined using foundational theorems such as basic differentiation rules, derivative of algebraic operations on functions, the chain rule for derivative of composite functions, and the inverse function derivative .

Derivatives are applied in numerous real-world scenarios, especially in calculating velocities through given position functions, which is crucial in physics and engineering. They are also used to determine maximum and minimum values in economic models and resource allocation problems, as they help identify optimal points in functions representing costs or profits. Such optimization is invaluable in designing architectural projects or managing large-scale operations. The determination of extreme values is often utilized in various fields, like calculating land area for development, financial modeling, and predictive analytics in businesses .

Extreme values of a function are determined by finding where its first derivative is zero, which indicates potential maxima or minima. If the second derivative at that point is negative, the function has a maximum there; if positive, the function has a minimum. These extreme values are crucial for optimization problems, helping to identify the highest or lowest points of a function's range. Such calculations are significant in various fields, such as optimizing resource allocation, cost efficiency, and improving designs in engineering projects .

The derivative represents the rate of change of a function concerning its variable. It is significant in physics for calculating speed or acceleration, representing the rate of position change over time. In economics, it describes the rate of change of profit or cost over varying input levels. For instance, given a population function f(t) = 10,000,000 + 11,000t - 800t^2, the derivative f'(t) = 11,000 - 1,600t tells us the rate at which the population changes at any time t, reflecting growth trends or declines. In practice, derivatives provide insight into optimizing and controlling processes across multiple scientific and engineering domains .

The derivative of an exponential function, such as e^(f(x)), is unique because it remains proportional to the original function. Specifically, the derivative is e^(f(x)) multiplied by the derivative of the exponent, f'(x). In contrast, polynomial functions follow the power rule: the derivative of x^n is nx^(n-1). This difference is crucial in understanding their behavior, especially in modeling exponential processes like radioactive decay and growth phenomena that often appear in natural and social sciences. Exponential derivatives highlight the persistent growth or decay properties irrespective of the size, unlike polynomials whose rate of change varies significantly over the function domain .

The chain rule in differentiation is used to compute the derivative of a composite function. It states that if you have a composite function h(x) = f(g(x)), then the derivative h'(x) is f'(g(x)) multiplied by g'(x). This rule is crucial when dealing with functions nested within each other, as it allows for the differentiation of these compound functions by breaking them into manageable parts. This method is widely utilized in situations involving physical phenomena represented by nested equations or in mathematical modeling requiring complex equations .

Anda mungkin juga menyukai