0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
48 tayangan3 halaman

Program Penanganan Penyakit Rabies

(1) Program penyakit rabies bertujuan mencegah penularan dan memberikan informasi tentang rabies. (2) Kegiatannya meliputi penanganan luka gigitan, pemberian vaksinasi, dan penyuluhan masyarakat. (3) Pelaksanaan dan evaluasi program dilakukan secara berkala untuk mengurangi kasus rabies.

Diunggah oleh

Ema
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
48 tayangan3 halaman

Program Penanganan Penyakit Rabies

(1) Program penyakit rabies bertujuan mencegah penularan dan memberikan informasi tentang rabies. (2) Kegiatannya meliputi penanganan luka gigitan, pemberian vaksinasi, dan penyuluhan masyarakat. (3) Pelaksanaan dan evaluasi program dilakukan secara berkala untuk mengurangi kasus rabies.

Diunggah oleh

Ema
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH KABUPATEN MUARO JAMBI

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PENYENGAT OLAK
Jln : Lintas Timur Sumatra Desa Penyengat Olak 36363 Kab. Muaro Jambi

KERANGKA ACUAN
PROGRAM PENYAKIT RABIES

A. Pendahuluan
Rabies merupakan bentuk enchephalitis hebat dengan gejala klinis unik yang selalu
menghasilkan kematian. Beberapa kasus menunjukkan gejala paralisis, khususnya pada saat
postexposure prophylaxis.
Virus yang menjadi penyebabnya adalah virus neurotropik, yang hanya dapat
berkembang biak di dalam jaringan saraf. Virus ini tahan terhadap kekeringan, akan tetapi
mudah dimatikan dengan menggunakan antiseptic, sinar matahari langsung, pemanasan, dan
radiasi dengan menggunakan sinar ultraviolet. Masa Inkubasi pada hewan sekitar 3-6
minggu setelah gigitan hewan rabies, sedangkan pada manusia tergantung dari parah
tidaknya luka gigitan, jauh tidaknya luka dengan susunan saraf pusat, banyaknya saraf pada
luka, jumlah virus yang masuk, serta jumlah luka gigitan

B. Latar belakang
Secara umum, penularan rabies terjadi diakibatkan infeksi karena gigitan binatang.
Namun rabies juga dapat menular melalui beberapa cara antara lain melalui cakaran hewan, ,
virus yang masuk melalui rongga pernapasan, dan transplantasi kornea. Virus rabies
menyerang jaringan saraf, dan menyebar hingga sistem saraf pusat, dan dapat menyebabkan
encephalomyelitis. Tidak ada terapi untuk penderita yang sudah menunjukkan gejala rabies;
penanganan hanya berupa tindakan suportif dalam penanganan gagal jantung dan gagal
nafas. Berbagai penelitian dari tahun 1986 hingga 2000 yang melibatkan lebih dari 800
kasus gigitan anjing pengidap rabies di negara endemis yang segera mendapat perawatan
luka, pemberian VAR dan SAR, mendapatkan angka survival 100%.

C. Tujuan umum dan tujuan khusus


1. Melakukan upaya untuk mencegah terjadinya penularan penyakit rabies
2. Melakukan upaya untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang penyakit
rabies
D. Kegiatan pokok dan rincian kegiatan
1. Penanganan luka gigitan binatang penyebar rabies
2. Pengobatan dan observasi pasien serta hewan oleh keluarga pasen
3. Memberikan anti serum rabies bila pasien memperilhatkan gejala positif terpapar virus
rabies.
4. Penyuluhan tentang rabies kepada masyarakat

E. Cara melaksanakan kegiatan:


a. Penyuluhan tentang rabies
b. Pelayanan kesehatan rabies
c. Pelacakan kasuis susp rabies

F. Sasaran
a. Pasien rabies
b. Masyarakat

G. Jadwal pelaksanaan kegiatan:


2018
J F M A M J J A S O N D
No KEGIATAN
a e r p e u u g e k o e
n b t r i n l s p t p s
1 Pemeriksaan dan pemberian SAR x x x x x x x x x x x x
kepada pasien yang positif virus
rabies
2 Penyuluhan tentang Rabies x x

3 Pemantauan kasus gigitan hewan x x x x x x x x x x x x


penyebar rabies

H. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporan


Hasil dari pendataan jumlah kasus rabies setiap bulan dilaporkan melalui Kepala Puskesmas
dengan menggunakan format khusus ke Dinas Kesehatan kab Muaro Jambi
I. Pencatatan, Pelaporan dan Evaluasi Kegiatan
a. Dilaksanakan sesuai dengan prosedur pelaksanaan.
b. Dokumentasi penunjang dan foto kegiatan
c. Evaluasi 3 bulanan (triwulan ) juga evaluasi tahunan dengan membuat laporan tahunan

Mengetahui Penyengat Olak, februari 2018


Kepala Puskesmas Penyengat Olak Koordinator Pokja Program

Emaviarni Ahmad, SKM. Nelly Herawati. [Link]


Nip. 197907222009022001 Nip. 197609192006042012

Anda mungkin juga menyukai