Analisis Perputaran Modal Kerja KBRI
Analisis Perputaran Modal Kerja KBRI
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberi rahmat dan karunia-
Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah praktikum Manajemen
Keuangan PT KBRI Tbk. Laporan ini disusun sebagai tugas pada mata kuliah
praktikum Manajemen Keuangan. Tidak lupa kami mengucapkan banyak
terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berpartisipasi dengan memberikan
sambungan baik materi maupun pikirannya.
Kami menyadari bahwa laporan ini masih terdapat banyak kekurangan.
Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran pembaca.
Penyusun
i
DAFTAR ISI
ii
BAB I
GAMBARAN UMUM
a. Kantor Pusat
Alamat : Gedung Antam Office Park Tower B Lt.2 Jl. Letjen TB
Simatupang No.1 Tanjung Barat - Jakarta Selatan
Telepon: 021-29634985
b. Kantor Cabang
Alamat : Jl. Jendral Basuki Rachmat Banyuwangi Indonesia
Telepon: +62333413086
• Bergerak di Bidang dan Jenis/ Macam Produk yang Dihasilkan Saat Ini :
1
Tabel 1.1 : Laporan Laba Rugi PT. KBRI Tbk.
Tahun
Rekening
2012 2013 2014 2015 2016
Penjualan 44,640,183,225 11,868,785,724 34,719,548,322 241,207,422,568 161,367,353,686
Harga Pokok
48,298,899,160 11,508,444,825 23,104,144,856 222,036,839,167 194,927,597,553
Penjualan
Laba Kotor 3,658,715,935 360,340,899 11,615,403,466 19,170,583,401 33,560,243,868
Beban Usaha 29,296,076,634 95,512,957,713 621,855,911,958 934,677,601,389 844,568,778,363
Laba Usaha (25,637,360,699) (95,152,616,814) (610,240,508,492) (915,507,017,988) (811,008,534,495)
Laba Sebelum
Manfaat (Beban) 36,052,603,484 25,460,181,727 16,530,836,425 132,325,515,707 83,466,205,183
Pajak
Pajak 493,087,249 1,243,626,122 43,777,665 23,421,115,224 19,294,473,696
Laba Bersih 35,559,516,235 24,216,555,605 16,487,058,760 108,904,400,483 64,171,731,487
2
Piutang usaha
Pihak ketiga [Link] 410.863.402 [Link] [Link] [Link]
Piutang non-usaha
Pihak ketiga 6.816.700 2.528.905 401.298.618 [Link] 795.117.104
Persediaan [Link] [Link] [Link] [Link] [Link]
Pajak dibayar di muka [Link] [Link] [Link] [Link] [Link]
Uang muka dan beban
dibayar di muka [Link] [Link] [Link] [Link] [Link]
Jaminan proyek [Link]
Jumlah Aktiva
Lancar [Link] [Link] [Link] [Link] [Link]
Aktiva Tidak Lancar
Aktiva pajak
tangguhan [Link] [Link] [Link]
Aktiva tetap - bersih [Link] [Link] [Link].159 [Link].356 [Link].720
Uang jaminan 236.115.750 236.115.750 997.054.425 813.173.125 813.173.125
Aktiva tidak lancar
lainnya 183.599.076 604.252.880 96.414.480 88.576.080 80.737.680
Jumlah Aktiva
Tidak Lancar [Link] [Link] [Link].083 [Link].561 [Link].525
Jumlah Aktiva [Link] [Link] [Link].018 [Link].462 [Link].318
Kewajiban Lancar
Piutang bank jangka
pendek [Link]
Utang usaha
Pihak ketiga [Link] [Link] [Link] [Link] [Link]
3
Utang non-usaha
Pihak ketiga [Link] [Link] [Link] [Link] 425.870.084
Beban akrual 997.518.055 709.759.072 [Link] [Link] [Link]
Utang pajak [Link] 292.593.043 [Link] 43.145.212 45.172.593
Pinjaman bank jangka
panjang yang jatuh
tempo dalam satu
tahun [Link] [Link] [Link]
Jumlah Kewajiban
Lancar [Link] [Link] [Link] [Link] [Link]
Kewajiban Tidak
Lancar
Utang jangka panjang
setelah dikurangi
bagian jangka pendek
Pinjaman bank
Kewajiban pajak
tangguhan [Link] [Link]
Kewajiban imbalan
pasca kerja [Link] [Link] [Link] [Link] [Link]
Pinjaman bank jangka
panjang yang jatuh
tempo dalam satu
tahun [Link] [Link] [Link] [Link]
Pinjaman leasing [Link] 450.988.120
Jumlah Kewajiban
Tidak Lancar [Link] [Link] [Link] [Link] [Link]
Jumlah Liabilitas [Link] [Link] [Link] [Link] [Link]
4
Ekuitas
Modal Saham
Modal dasar -
[Link] saham
yang terdiri dari saham
seri Anominal Rp.400
saham seri B nominal
Rp 200, saham seri C
nominal Rp 100 dan
saham seri D nominal
Rp 50 per saham
Modal ditempatkan
disetor penuh -
[Link] saham [Link].000 [Link].000 [Link].000 [Link].000 [Link].000
Tambahan modal
disetor [Link] [Link] [Link] [Link] [Link]
Ekuitas lainnya [Link].294 [Link].294 [Link].084 [Link].084 [Link].084
Penghasilan
komprehensif lainnya 166.545.922 127.359.866 792.486.627
Defisit ([Link].995) ([Link].921) ([Link].628) ([Link].990) ([Link].670)
Jumlah [Link].411 [Link].337 [Link].966 [Link].272 [Link].713
Kepentingan non
pengendali 444.997 435.733 429.350 305.781 224.582
Jumlah Ekuitas [Link] [Link] [Link] [Link] [Link]
Jumlah Liabilitas
dan Ekuitas [Link] [Link] [Link].668 [Link].681 [Link].736
5
BAB II
Dimana YLt, YKt, YEt = nilai penjualan pada tahun ke t dengan menggunakan
metode tren linier, a1,2,3 = konstanta, b1,2,3 c = koefisien tren, dan Xt = tahun
ke ..., -2,-1,0,1,2, ... Dengan syarat ∑Xt = 0, untuk mendapatkan a1,2,3 dan ,
b1,2,3 dan c dicari dengan rumus :
a = ∑ Yt/n b1 = ∑ XtYt/ ∑ Xt 2
a2 = (∑ Yt − c ∑ Xt 2 )/n b2 = ∑ XtYt/ ∑ Xt 2
c = {n ∑ X 2 tYt − (∑ Xt 2 ). (∑ Yt)} ∶ {∑ Xt 4 − (Xt 2 )2 }
Log a3 = (∑ Log Yt): n Log b3 =
{∑ X(Log Yt)} ∶ ∑ Xt 2
6
Tabel 2.1. Perhitungan untuk Mendapat Rumus Tren Linier (Ylt). Kuadratik (Ykt). dan Simple Exponential (Yet) PT Kertas Basuki Rachmat
Indonesia Tbk. (KBRI)
Berdasarkan data-data pada tabel dan persamaan masing-masing tren, maka diperoleh
Tahun X4 LogYt XLogYt LogYEt
persamaan sebagai berikut:
Rp Rp Rp
2012 16
11 (21) 10
Rp Rp Rp
2013 1 𝑌𝐿𝑡 = ⋯ + ⋯ (𝑋𝑡 )
10 (10) 11
Rp Rp Rp 𝑌𝐾𝑡 = ⋯ + ⋯ (𝑋𝑡 ) + ⋯ 𝑋𝑡2
2014 0
11 - 11 Log 𝑌𝐸𝑡 = ⋯ + ⋯ (𝑋𝑡 )
Rp Rp Rp
2015 1
11 11 11
Rp Rp Rp Setelah persamaan dari masing-masing tren diketahui. maka subtitusikan nilai (Xt) dengan
2016 16
11 22 11
Rp Rp Rp data sesuai periodenya diperoleh nilai peramalan penjualan. Khusus untuk Trens Simple Exponential
Jumlah 34
54 2 54 perlu diganti-log-kan (10Log YEt ) terlebih dahulu untuk mendapat nilai peramalan penjualan.
7
Tabel 2.2 Pemilihan Tren yang Cocok untuk Meramalkan Nilai Penjualan Tahun 2017
dengan Metode Analisis Selisih Kuadrat Terkecil
Rp
2012 Rp [Link] -2 Rp [Link] Rp [Link].928
9
Rp
2013 Rp [Link] -1 Rp [Link] Rp [Link].706
10
Rp
2014 Rp [Link] 0 Rp [Link] Rp [Link].483
11
Rp
2015 Rp [Link] 1 Rp [Link] Rp [Link].261
12
Rp
2016 Rp [Link] 2 Rp [Link] Rp [Link].039
13
Rp
Jumlah Rp [Link] 0 Rp [Link] Rp [Link].417
55
8
Rumus – rumus yang dipergunakan
A1 Rp [Link]
A2 Rp ([Link].851)
Log a3 10,77098253
B1 Rp [Link]
B2 Rp [Link]
Log b3 0,24241638
9
BAB III
𝑅𝑝 [Link]
= × 1 𝑘𝑎𝑙𝑖
𝑅𝑝 [Link]
= 24 𝑘𝑎𝑙𝑖
Perputaran kas dalam penjualan tahun 2016 adalah sebanyak 24 kali
b. Perputaran piutang
𝑝𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑡𝑎ℎ𝑢𝑛 2016
𝑝𝑒𝑟𝑝𝑢𝑡𝑎𝑟𝑎𝑛 𝑝𝑖𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔 = × 1 𝑘𝑎𝑙𝑖
𝑟𝑎𝑡𝑎 − 𝑟𝑎𝑡𝑎 𝑝𝑖𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔
𝑅𝑝 [Link]
= × 1 𝑘𝑎𝑙𝑖
𝑅𝑝 [Link]
= 4,27 kali/ 4 kali
10
Perputaran piutang dalam pejualan tahun 2016 adalah sebanyak 4 kali.
c. Perputaran persediaan
𝑝𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑡𝑎ℎ𝑢𝑛 2016
𝑝𝑒𝑟𝑝𝑢𝑡𝑎𝑟𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 = × 1 𝑘𝑎𝑙𝑖
𝑟𝑎𝑡𝑎 − 𝑟𝑎𝑡𝑎 𝑝𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛
𝑅𝑝 [Link]
= × 1 𝑘𝑎𝑙𝑖
𝑅𝑝 [Link]
= 4,34 𝑘𝑎𝑙𝑖/ 4 kali
Perputaran persediaan dalam penjualan tahun 2016 adalah sebanyak 4 kali.
11
Perputaran dalam Perputaran
No. Elemen Modal Kerja
kali dalam hari
1. Kas 24 kali 15 hari
2. Piutang 4.27 kali 83 hari
3. Persediaan 4.34 kali 84 hari
Lama keterikatan dana 32 kali 182 hari
seluruhnya dalam hari
Tabel 3.2 data perputaran elemen modal kerja pada tingkat penjualan sebesar
Rp [Link] pada tahun 2016.
360 ℎ𝑎𝑟𝑖
𝑝𝑒𝑟𝑝𝑢𝑡𝑎𝑟𝑎𝑛 𝑚𝑜𝑑𝑎𝑙 𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑘𝑎𝑙𝑖 = × 1 𝑘𝑎𝑙𝑖
𝑙𝑎𝑚𝑎 𝑘𝑒𝑡𝑒𝑟𝑖𝑘𝑎𝑡𝑎𝑛
360 ℎ𝑎𝑟𝑖
= × 1 𝑘𝑎𝑙𝑖
182
= 2 𝑘𝑎𝑙𝑖
Perputaran modal kerja dalam kali didapat dari perbandingan lama keterikatan
dana seluruhnya dalam hari selama 1 tahun sehingga perputaran modal kerja dalam
1 tahun sebanyak 2 kali.
12
metode peramalan linear dengan perputaran modal kerja dalam kali. Sehingga kita
dapat mengetahui kebutuhan modal kerja tahun 2017 adalah sebesar 𝑅𝑝
[Link].910.050.000..
3.1.5 Kesimpulan
Berdasarkan analisis kebutuhan modal kerja pada PT Kertas Basuki Rahmat
Indonesia Tbk. dapat disimpulkan bahwa proyeksi penjualan pada tahun 2017
sebesar Rp [Link].[Link] rupiah. Konsekuensi penjualan
tersebut membutuhkan modal kerja yang optimal sebesar Rp
[Link].[Link] rupiah.
3.1.7 Rekomendasi
Sebaiknya untuk mengetahui perputaran modal kerja dan kebutuhan modal
kerja tahun berikutnya, analisis modal kerja dapat menggunakan akun aktiva tetap
atau sumber dana jangka panjang untuk memprediksi modal kerja tahun berikutnya.
13
sistem sehingga dapat meningkatkan penjualan yang berdampak pada
peningkatan aset atau modal.
2. Bagi pemasok bahan baku.
Sebaiknya para pemasok mulai mengurangi jumlah unit atau pasokan bahan
baku yang akan didistribusikan ke PT KBR Indonesia Tbk. karena terjadi
penurunan pendapatan, laba dan aset dari tahun ke tahun.
3. Bagi para kreditor
Memberikan modal berupa utang untuk menambahkan ekuitas yang dapat
menunjang produksi dan penjualan PT KBR Indonesia.
14
BAB IV
Aktiva
15
Aktiva Lancar
Kas dan setara kas 525,306,367 1,99% 535,759,963.70
Investasi lainnya
Piutang reverse repo
Piutang usaha
Pihak ketiga 66,478,156,631 1,99% 67,801,071,947.96
Piutang non-usaha
Pihak ketiga 795,117,104 1,99% 810,939,934.37
Persediaan 39,260,581,612 1,99% 40,041,867,186.08
Pajak dibayar di muka 32,647,108,152 1,99% 33,296,785,604.22
Uang muka dan beban
20,565,962,927 1,99% 20,975,225,589.25
dibayar di muka
Jaminan proyek
Jumlah Aktiva Lancar 160,272,232,793 163,461,650,226
Aktiva Tidak Lancar
Aktiva pajak tangguhan
Aktiva tetap - bersih 1,102,560,689,720 1,102,560,689,720
Uang jaminan 813,173,125 813,173,125
Aktiva tidak lancar lainnya 80,737,680 80,737,680
Jumlah Aktiva Tidak
1,103,454,600,525 1,103,454,600,525
Lancar
Jumlah Aktiva 1,263,726,833,318 1,266,916,250,751
Kewajiban Lancar
Piutang bank jangka
pendek
Utang usaha
Pihak ketiga 86,244,662,679 1,99% 87,960,931,466.31
Utang non-usaha
Pihak ketiga 425,870,084 1,99% 434,344,898.67
Beban akrual 5,184,969,669 1,99% 5,288,150,565.41
Utang pajak 45,172,593 1,99% 46,071,527.60
Pinjaman bank jangka
panjang yang jatuh tempo 352,695,000,000 352,695,000,000
dalam satu tahun
Jumlah Kewajiban Lancar 444,595,675,025 446,424,498,458.00
Kewajiban Tidak Lancar
Utang jangka panjang
setelah dikurangi bagian
jangka pendek
Pinjaman bank
Kewajiban pajak
39,273,862,802 1,99% 40,055,412,671.76
tangguhan
Kewajiban imbalan pasca
6,104,577,310 1,99% 6,226,058,398.47
kerja
Pinjaman bank jangka
panjang yang jatuh tempo 354,143,711,106 1,99% 361,191,170,957.01
dalam satu tahun
16
Pinjaman leasing 450,988,120 1,99% 459,962,783.59
Jumlah Kewajiban Tidak
399,973,139,338 407,932,604,810.83
Lancar
Jumlah Liabilitas 844,568,814,363 861,375,733,768.82
Ekuitas
Modal Saham -
Modal dasar -
[Link] saham
yang terdiri dari saham
seri Anominal Rp.400
-
saham seri B nominal Rp
200, saham seri C nominal
Rp 100 dan saham seri D
nominal Rp 50 per saham
Modal ditempatkan
disetor penuh - 1,273,058,603,000 1,99% 1,298,392,469,199.70
[Link] saham
Tambahan modal disetor 221,429,935,332 1,99% 225,836,391,045.11
Ekuitas lainnya 1,648,357,377,084 1,99% 1,681,159,688,887.97
Penghasilan komprehensif
792,486,627 1,99% 808,257,110.88
lainnya
Defisit (2,724,480,571,670) 1,99% (2,778,697,735,046.23)
Jumlah 419,157,830,373 427,499,071,197
Kepentingan non
224,582 1,99% 229,051.18
pengendali
Jumlah Ekuitas 419,157,830,373 427,499,300,249
Jumlah Liabilitas dan
1,263,726,644,736 1,288,875,034,017.43
Ekuitas
Dana Tambahan yang (14,940,152,766.85)
diperlukan (AFN)
Data hasil perhitungan tersebut di atas diperoleh kebutuhan dana yang diperlukan PT
KBRI Tbk, untuk mendukung operasi tahun 2017 sebesar… juta
1. Meramalkan kebutuhan tambahan dana (AFN) dengan cara matematis
S = Rp 161,367,353,686
𝑆1 = Rp 164,578,564,024.35
AS = Rp 3,211,210,338
M = 7,5
d =0
A = Rp 1,263,726,833,318
L = Rp 91,429,632,348
4.2 Kesimpulan
Berdasarkan hasil peramalan keuangan PT Kertas Basuki Rachmat, Tbk. Dapat
disimpulkan bahwa kebutuhan dana (AFN) untuk tahun 2017 diproyeksikan sebesar Rp
26,784,864,141. Hal tersebut menunjukkan adanya kanaikan sebesar Rp 3,211,210,338
dari data tahun 2016 kenaikan kebutuhan dana tersebut sebagai akibat dari kenaikan
tingkat penjualan sebesar Rp 164,578,564,024.35
3. Bagi kreditor:
Berinvestasi dengan memberikan modal berupa utang untuk menambahkan ekuitas
yang dapat menunjang produksi dan penjualan PT KBR Indonesia.
18