0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
315 tayangan3 halaman

Prosedur Injeksi Intra Muskular

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang prosedur pendaftaran pasien rawat jalan di puskesmas yang meliputi pendaftaran pasien, pengambilan kartu asuransi, penyerahan berkas ke rekam medis, dan pengarahan pasien ke poliklinik yang dituju. Prosedur ini bertujuan untuk mengadministrasikan pendaftaran dan pelayanan pasien rawat jalan secara teratur.

Diunggah oleh

gerhadi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
315 tayangan3 halaman

Prosedur Injeksi Intra Muskular

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang prosedur pendaftaran pasien rawat jalan di puskesmas yang meliputi pendaftaran pasien, pengambilan kartu asuransi, penyerahan berkas ke rekam medis, dan pengarahan pasien ke poliklinik yang dituju. Prosedur ini bertujuan untuk mengadministrasikan pendaftaran dan pelayanan pasien rawat jalan secara teratur.

Diunggah oleh

gerhadi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

INJEKSI INTRA MUSKULAR

[Link] :
[Link] :A
SOP
Tanggal Terbit : 01/02/ 2018
Halaman : 1/2
201301 2 001

Pengertian Injeksi intra muskular adalah pemberian obat dengan cara memasukan obat ke
dalam jaringan otot menggunakan spuit injeksi dilakukan pada otot pangkal
lengan atau otot paha bagian luar atau otot bokong.
Tujuan Memasukkan sejumlah obat pada jaringan otot untuk dapat diarbsorpsi
Kebijakan Pelaksanaan injeksi intra muskular hanya boleh dilakukan oleh
dokter,perawat,bidan dan harus memperhatikan prosedur aseptic

Referensi [Link] dasar Depkes RI th.2001


[Link] Alimul [Link] Kebutuhan Dasar Manusia Buku
[Link] Medika

Prosedur I. Alat dan bahan


1. Bak instrumen steril
2. Alat tulis
3. Kapas alkohol
4. Spuit Injeksi
5. Obat injeksi(dlm bentuk vial atau ampul)
6. handscoon
II. Langkah -langkah
1. Petugas mencuci tangan dan memakai handcoon
2. Petugas menyiapkan alat dan bahan
3. Petugas memberi salam dan memperkenalkan nama
4. Petugas memberitahu maksud tindakan kepada pasien
5. Petugas melakukan aspirasi obat sesuai dosis dengan spuit injeksi
6. Petugas mengatur posisi pasien
7. Petugas menentukan area suntikan(otot pangkal lengan,otot paha bagian
luar,dan otot bokong)
8. Petugas membersihkan area suntikan dengan kapas alkohol
9. Petugas menusukan jarum ke area suntikan sampai jaringan otot dgn
sudut 90 derajat sampai ke jaringan otot
10. Petugas melakukan aspirasi spuit,bila tidak ada darah petugas dapat
memasukan obat perlahan lahan hingga [Link] jika ada darah
petugas dapat mencabut jarum dan mengganti area suntikan.
11. Setelah obat injeksi dimasukan perlahan lahan hingga habis petugas
dapat mencabut jarum dengan cepat
12. Petugas menekan tempat penusukan dengan kapas alkohol
13. Petugas memberi tahu pada pasien tindakan sudah selesai
dilaksanakan
14. Petugas membuang sampah medis ketempatnya
15. Petugas mencatat tindakan dalam rekam medis
16. Petugas merapikan alat dan bahan
17. Petugas mencuci tangan

Diagram Alir
Cuci Tangan Menyiapkan alat Memberitahu maksud Mengatur Posisi
dan bahan kepada pasien Pasien
Membuang sampah
Merapikan Mencatat dalam
medis
Masukkan alat dan rekam medis Memberitahu pasien
Mencabut
bahan jarum Menekan tempat area
Melakukan
Obat Menusukkan Jarum Membersihkan Memilih Area
penusukan dengan
Aspirasi
Perlahan penusukan penusukan
alkohol
Puskesmas PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN
Prosedur Puput,Kecamatan Parittiga 2. Menanyakan kepemilikan kartu ASKES /
[Link]
[Link] Halaman
/ JAMKESDA pasien.
Kab. Bangka Barat
A 2/2
3. Minta pasien untuk mengambil jaminan
Tanggal Terbitdikeluarkan
yang Kepala Puskesmas
oleh PT Puput
ASKES
Persero.

PROSEDUR TETAP

dr. Mariya Ulfah


NIP. 19810128 201301 2 001
4. Meminta lembar jaminan, photo copy
kartu ASKES / JAMKESMAS /
JAMKESDA, dan surat rujukan dari
Puskesmas sebagai pelengkap tagihan.
5. Meminta pasien melengkapi persyaratan
lainnya yang berhubungan dengan
tagihan asuransi yang dimiliki.
6. Receptionist menyerahkan pendaftaran
pasien ke bagian Rekam Medis untuk
dicarikan berkas Status Pasien Rawat
Jalan sesuai dengan Nomor Rekam
Medik dan selanjutnya Status Pasien
Rawat Jalan diantarkan oleh petugas
Rekam Medis ke POLI yang dituju.
7. Arahkan pasien ke POLI yang dituju
sambil memberikan Kartu Berobat Pasien
8. Unit POLI melayani pasien yang telah
rampung kelengkapan berkas
asuransinya.
9. Bagian Rekam Medik mencatat di buku
kunjungan pasien.
10. Kecuali kasus IGD, pasien yang datang
diluar jadwal pelayanan Puskesmas,
pasien diarahkan untuk datang keesok
harinya, atau pasien bayar UMUM.

III. Pasien IGD


1. Pasien diberikan pertolongan pertama
kegawatdaruratan.
2. Perawat memberitahu receptionist bahwa
ada pasien IGD dengan Rawat Jalan.
3. Perawat mengarahkan keluarga /
penanggungjawab pasien ke Receptionist
untuk melengkapi administrasi.
Unit Terkait 1. Receptionist /Kasir
2. Rekam Medis
3. Poliklinik
4. IGD

Anda mungkin juga menyukai