Sistem Injeksi Bahan Bakar pada Mesin Diesel
Kapal (Fuel Injection System)
By Dunia MaritimPosted on
Salah satu sistem penting dikapal yang mendukung kerja mesin diesel agar bekerja maksimal adalah
sistem bahan bakar (fuel oil system) yang berfungsi mengalirkan bahan bakar dari tanki menuju
mesin.
Sistem ini dibagi menjadi dua sub sistem yaitu sistem suplai bahan bakar dari tanki-tanki menuju
pompa injeksi dan sistem injeksi yang berfungsi menyalurkan bahan bakar dari pompa bahan
bakar/booster pump/pompa injeksi hingga menuju injector yang ada pada setiap silinder mesin.
Sistem Injeksi Bahan Bakar pada Mesin Diesel
Kapal (Fuel Injection System)
Sistem injeksi bahan bakar pada kapal tidak berbeda dengan sistem pada mesin diesel pada
umumnya, karena kapal menggunakan mesin diesel sebagai penggerak utama kapal.
Sistem injeksi berfungsi untuk memastikan jumlah bahan bakar yang masuk kedalam mesin
memiliki jumlah dan waktu pemasukan yang tepat untuk proses pembakaran didalam ruang bakar
mesin. Sistem injeksi biasanya digunakan pada mesin terbagi menjadi dua yaitu sistem jerk pump
dan sistem common rail.
Beberapa fungsi utama sistem injeksi bahan bakar pada mesin diesel:
1. Sistem injeksi pada mesin diesel akan menyuplai bahan bakar kedalam mesin dengan jumlah
tertentu yang dibutuhkan mesin pada setiap silinder mesin.
2. Waktu yang tepat pada saat injeksi bahan bakar kedalam ruang bakar sehingga dapat terjadi
proses pembakaran sempurna. Waktu injeksi yang tidak tepat baik injeksi yang terlalu cepat
atau terlalu lambat akan mengakibatkan terjadinya pembakaran tidak sempurna dan
menghasilkan tenaga atau kerja mesin yang tidak optimal.
3. Mengontrol kecepatan bahan bakar yang masuk keruang bakar pada setiap silinder.
4. Mengkabutkan bahan bakar menjadi partikel-partikel kecil sehingga dapat bercampur
dengan udara dan menghasilkan campuran yang homogen antara keduanya sehingga dapat
menghasilkan pembakaran yang sempurna pada ruang bakar mesin.
Pompa injeksi/Injection pump
Fungsi dari pompa injeksi atau injection pump adalah melakukan suplai bahan bakar kedalam ruang
bakar mesin melalui noozle yang berada pada cylilnder head dengan tekanan yang tinggi. Tekanan
rata-rata pada yang terjadi pada nozzle adalah 300 kg/cm2, tekanan tinggi tersebut menyebabkan
bahan bakar mengalami pengkabutan atau berbentuk partikel-partikel sangat kecil sehingga dapat
bercampur dengan udara.
Tipe sistem injeksi bahan bakar pada mesin utama kapal
1. Sistem jerk pump
Sistem ini memiliki pompa injeksi (injector pump) pada setiap silinder mesin. Artinya, jika mesin
memiliki 5 buah silinder maka pompa injeksi juga berjumlah 5 pompa. Pompa ini biasanya
digerakkan oleh putaran camshaft pada mesin dan bekerja secara kontinu pada setiap siklus putaran
camshaft. Injector pump mensuplai bahan bakar kedalam mesin melalui injector yang terdapat pada
setiap silinder
2. Sistem common rail
Sistem ini hanya memiliki satu buah pompa injection pump dengan banyak plunger didalam pompa
yang mensuplai bahan bakar ke injector yang terdapat pada setiap silinder. Injection pump memiliki
tekanan yang sangat tinggi dan mengatur suplai bahan bakar setiap silinder dengan waktu suplai
yang berbeda, sehingga sistem ini sering disebut juga sistem katup bahan bakar (fuel valve)
Komponen sistem common rail
Pompa feed (electrical feed pump) yang berfungis menyuplai bahan bakar ke pompa utama
sehingga dapat memberikan tekanan yang sangat tinggi ke bagian common rail
Filter yang berfungsi menyaring bahan bakar sebelum masuk kedalam pompa yang selanjutnya
diarahkan menuju noozle. Noozle mempunyai kerapatan yang sangat kecil dan presisis sehingga
apabila bahan bakar yang melewati nozzle mengandung partikel dapat menyebabkan nozzle
tersumbat dan terjadi kerusakan pada mesin
Katup Overflow yang berfungsi kelebihan bahan bakar pada mesin. Apabila terjadi kelebihan
bahan bakar, maka bahan akan dikembalikan kedalam tanki utama
Pompa bertekanan tinggi (high pressure pump) yang merupakan alat terpenting pada sistem
injeksi pada sistem common rail. Pompa ini memiliki tekanan hingga 2000 bar sehingga mampu
mensuplai bahan bakar kedalam common rail yang akan diteruskan menuju nozzle bahan bakar.
High pressure control valve berfungsi melakukan kontrol tekanan pompa
Rail (common rail) adalah alat yang berfungsi menyalurkan bahan bakar dari pompa dan pada saat
injector terbuka, bahan bakar akan disemprotkan kedalam ruang bakar. Konstrol bagian ini
dlakukan oleh ECU/ECM
ECU/ECM (Engine Control Unit) berfungsi untuk mengatur waktu bukaan pada injector dan
mengatur buka tutup injector. Sistem ini terhubung dengan berbagai sensor dan perangkat lain yang
ada didalam mesin seperti kecepatan mesin, tekanan dan lain-lain sehingga semua sistem elektronik
yang ada dapat mendukung suplai bahan bakar kedalam ruang bakar dengan jumlah dan waktu yang
tepat