PROGRAM KB
No. Dokumen : SOP/PokjaII/IV/.......
No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit : 26 Oktober 2015
PEMERINTAH KABUPATEN Halaman : 1/2
BOJONEGORO
DINAS KESEHATAN Dr. Vera Agustina
UPTD PUSKESMAS KANOR NIP. 19790817 201001 2 003
KECAMATAN KANOR
1. Pengertian Sejalan dengan semangat ICPD 1994 di Cairo, pendekatan
pelayanan kontrasepsi di Indonesia memegang teguh prinsip –
prinsip hak asasi manusia. Prinsip – prinsip ini di terjemahkan
dengan memberikan kebebasan yang bertanggung jawab bagi
pasangan untuk menentukan jumlah,penjarangan dan pembatasan
kehamilan serta informasi dan cara untuk memenuhi hak - hak
reproduksinya tersebut. AKI merupakan indikator untuk menilai
derajat kesehatan perempuan tetapi juga derajat kesejahteraan
perempuan. Selain pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan
penurunan kematian ibu di pengaruhi juga oleh keberhasila
pencapaian universal akses kesehatan reproduksi lainnya.
Pelayanan KB di puskesmas dan jaringannya di Puskesmas Kanor
meliputi: Pelayanan peserta KB baru, termasuk asuhan pasca
persalinan dan pasca keguguran, pembinaan peserta KB aktif,
Penanganan efek samping, Penanganan komplikasi.
Untuk tahun 2015 pencapaian akseptor KB baru di puskesmas Kanor :
752 ( 43,04 %) kesenjangan 59,96 % .Dengan jumlah PUS
10.932,CakupanAkseptor KB aktif dari sasaran 8870 tercapai 8582
( 96,75 % ) kesenjangan + 20,29 %, cakupan peserta KB mengalami
komplikasi dari target 300 tercapai 0 ( 100 5 ), cakupan peserta KB yang
mengalami kegagalan 16 tercapai 1 ( 100 % ), cakupan peserta KB yang
mengalami efek samping dari target 1072 tercapai 97 ( 100 % ). Dengan
tidak terpenuhinya target ini perlu suatu perencanaan, maka di susunlah
pembuatan kerangka acuan kerja program KB
2. Tujuan TUJUAN UMUM :
Program keluarga berencana mempunyai tujuan mewujudkan
keluarga berkualitas tahun [Link] yang berkualitas adalah
keluarga yang sejahtera,sehat,maju,mandiri,memiliki jumlah anak
ideal, berwawasan ke depan,bertanggung jawab,harmonis dan
bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa.
TUJUAN KHUSUS :
1. Menunda kehamilan.
2. Mengatur jarak anak / menjarangkan.
3. Membatasi jumlah anak.
3. Kebijakan Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Kanor
Nomor : 440/ /412.43.16/SK/2015
Tentang : Jenis – jenis Pelayanan
4. Referensi Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi, Depkes , 2015
5. Prosedur / Kegiatan program Keluarga berencana (KB), antara lain :
A. Dalam Gedung
Langkah-
1. Pelayanan peserta KB baru,termasuk asuhan pasca
langkah keguguran.
2. Pembinaan peserta KB aktif.
3. Penanganan efeks samping.
4. Penanganan komplikasi.
B. Luar Gedung
1. Pendataan PUS
2. Pendataan sasaran KB
3. Penyuluhan dan konseling kesehatan reproduksi
4. Kunjungan PUS yang belum berKB pasca salin
CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
1. Survei kebutuhan pelanggan
[Link] KB
[Link] dan konseling KB
4. Pencatatan dan pelaporan
5
6. Diagram Alir -
7. Hal-hal yang -
perlu
diperhatikan
8. Unit terkait Ruang KIA, Posyandu, Polindes, Ponkesdes, Pustu, BPS
9. Rekaman
historis No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl. Mulai diberlakukan
perubahan
DAFTAR TILIK PROGRAM KB
N Langkah Kegiatan Ya Tidak
o Tidak Berlaku
Apakah petugas :
1 Survei kebutuhan pelanggan
2 Pelayanan KB
3 Penyuluhan dan konseling KB
4 Pencatatan dan pelaporan
5 Evaluasi.
JUMLAH
CR :