0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
136 tayangan7 halaman

Penyuluhan Kesehatan: Penyakit Asma

Ringkasan dokumen tersebut adalah: Dokumen tersebut merupakan satuan acara penyuluhan tentang penyakit asma yang akan dilaksanakan di Posbindu Bisma pada tanggal 13 Februari 2017. Penyuluhan akan membahas tentang pengertian, gejala, penyebab, dan pencegahan asma.

Diunggah oleh

Yosyi Erwan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
136 tayangan7 halaman

Penyuluhan Kesehatan: Penyakit Asma

Ringkasan dokumen tersebut adalah: Dokumen tersebut merupakan satuan acara penyuluhan tentang penyakit asma yang akan dilaksanakan di Posbindu Bisma pada tanggal 13 Februari 2017. Penyuluhan akan membahas tentang pengertian, gejala, penyebab, dan pencegahan asma.

Diunggah oleh

Yosyi Erwan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

PENYAKIT ASMA

Pokok Bahasan : Kesehatan Lingkungan


Sub Pokok Bahasan : Penyakit Asma
Sasaran : Keluarga Tn W
Target : Pasien dan Kader Posbindu BISMA
Hari / Tanggal : Senin, 13 Februari 2017
Waktu : Pukul 09.00 wib s/d selesai
Tempat : Posbindu Bisma Talang Jawa Selatan Lahat

A. LATAR BELAKANG
Berdasarkan pengkajian didapatkan data bahwa kesehatan lingkungan merupakan masalah
yang kurang dipahami oleh sebagian besar masyarakat dan kurang mendapatkan perhatian.
Adanya permintaan penyuluhan kesehatan mengenai kesehatan lingkungan merupakan
momentum yang sesuai untuk menyampaikan informasi mengenai penyakit-penyakit akibat
lingkungan yang tidak memenuhi syarat kesehatan.

B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan kesehatan,warga mampu memahami tentang penyakit asma.

2. Tujuan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan kesehatan selama 1 x 30 menit diharapkan warga dapat :
a. Memahami pengertian, tanda dan gejala dan penyebab penyakit asma
b. Memahami pertolongan pertama bagi penderita asma
c. Memahami cara pencegahan kekambuhan penyakit asma

C. METODE
Ceramah dan Tanya jawab
D. PELAKSANAAN
No Tahap Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiaan Sasaran
1. Mempersiapkan
1. Menjawab Salam
materi,media, dan tempat.
2. Menyimak penyuluh
2. Memperkenalkan diri
1 Pembukaan 5 menit
3. Menyimak Penyuluh
3. Menjelaskan tujuan
4. Menyimak Penyuluh
4. Kontrak waktu
Menjelaskan tentang :

1. Pengertian ASMA 1. Menyimak Penyuluh

2. Tanda dan Gejala ASMA 2. Menyimak Penyuluh


2 Isi 10 menit
3. Bahaya ASMA

4. Penatalaksanan ASMA 3. Menyimak Penyuluh

4. Menyimak Penyuluh
1. Evaluasi post test 1. Klien bisa menjawab
soal dari penyuluh
3 Penutup 5 menit
2. Membacakan kesimpulan 2. Menyimak penyuluh

3. Ucapkan salam 3. Menjawab salam

E. MEDIA
- Leaflet
- Flip chart

F. ISI MATERI

1. Pengertian, tanda dan gejala asma


2. Cara pencegahan kekambuhan asma
3. Cara pernafasan yang benar

G. EVALUASI
Hasil penyuluhan, memberi pertanyaan pada warga tentang :
- Pengertian, tanda dan gejala, dan penyebab asma
- Pencegahan kekambuhan asma

H. REFERENSI

Dainur, 1992, Materi-materi Pokok Ilmu Kesehatan Masyarakat, Widya Medika, Jakarta
Notoatmojoyo, S, 2003, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Rineka Cipta, Jakarta
Setyono, Joko; 2001, Keperawatan Medikal Medah, Salemba Medika, Jakarta

Materi penyuluhan

ASMA
A. Pengertian

Asma adalah penyakit sukar bernapas yang ditandai adanya penyempitan saluran napas,

napas mencuit-cuit atau bengek.. Asma bersifat refersibel. Asma terjadi ketika bronchi

mengalami inflamasi dan hiperresponsif. Penyakit ini menyebabkan penyempitan pada saluran

nafas sehihngga menimbulkan kesulitan bernafas.

Asma adalah penyakit obstruksi saluran peranfasana yang bersifat refersibel dan

berbeda dari obstruksi saluran peranafasan lain seperti pada penyakit empisema maupun

bromnkitis kronis yang bersifat ireversibel dan kontinyu.

B. Etiologi

Etiologi asma mungkin merupakan reaksi alergi yang sering terjadi pada pasien dengan

umur kurang dari 30 tahun. Namun, munculnya asma pada pasien dengan menyebabkan asma

antara lain yaitu beberapa bahan iritan seperti debu-debu yang beterbangan, asap, produk

pembersih atau bau. Pemicu tambahan lainnya adalah udara dingin, infeksi saluran peranfasan

atas atau bawah dan stres.

C. Patofisiologi

Patofiiologi asma diawali dengan reaksi inflamasi pada slauran peranfasan yang memicu

terjadinya perubahan patofisiologi yang berupa bronki menjadi hiperresponsif DNA terjadi

bronkospasme. Sehingga mengganggu proses pertukaran udara dan ventilasi. Kebanyakan

pasien berupaya mengatasi penyakit asma dengan baik. Namun begitu, pasien yang mengidap

penyakit asma perlu diangani secara serius karena reaksi asma bisa mengarah pada gagal nafas

dan akhirnya menyebabkan kematian.

D. Tanda dan Gejala

Tanda dan gejala asma meliputi batuk (krok-krok, krek-krek), dispnea, wheezing,

hiperventilasi (salah satu gejala awal), pusing-pusing, kebiruan di mulut dan sekitarnya,
perasaan yang merangsang, skait kepala, nausea, penigkatan nafas pendek, kecemasan,

diaporesis, dan kelelahan, dan gejala meningkat pada malam dan dini hari.

Tingkat keparahan dari serangan asma tergantung pada tingkat obstruksi pada saluran

peranfasan, kadar saturasi oksigen, pembawaan pola pernafasan, perubahan status mental, dna

bagaimana tanggapan penderita terhadap pernafasannya.

Tanda-tanda buruk dari perubahan status mental biasanya meliputi hal-hal berikut :

kurang istirahat yang makin meningkat kemudian diikuti dengan atau gampang

[Link] orang tersebut jatuh akibat kelelahan yang amat sangat, maka kondisi kritis

ini seirng mengarah pada aggal nafas akut.

Beberapa penderita memliki penurunan reaksi asma yang lambat. Tetapi ada beberapa

yang cepat, misalnya dalam hitungan menit. Oleh karena itu, waktu bukanlah parameter yang

etrbaik utnuk mennetukan apakah perlu memamnggil dokter dulu atau mencari pertolongan

darurat secepat mungkin. Sehingga semua indikator yang disebutkan diatas perlu mendapatkan

perhatian yang semestinya.

E. Penyebab kekambuhan asma

Kekambuhan asma terjadi karena terpapar faktor pencetus, yaitu :

- Emosi ( keadaan sedih, banyak pikiran, kaget)

- Cuaca ( hujan, udara dingin, udara terlalu panas)

- Infeksi ( flu, nyeri tenggorokan)

- Udara kotor ( asap dapur, asap rokok, asap obat nyamuk ,debu rumah, kapuk, bulu

kucing, kecoa, dll)

- Makanan (coklat, kacang tanah, es, bumbu masak, tomat, minyak goreng, dll)

Yang terjadi pada penderita Asma :

Ada 3 hal yang terjadi pada saluran napas:

- Otot dinding saluran napas mengerut


- Dinding saluran napas membengkak

- Saluran napas terisi banyak lender

Cara pencegahan Kekambuhan asma

- Hindari faktor pencetus

- Bina suasana hormonis dalam keluarga

- Mengenal gejala awal serangan Asma dan selalu tersedia obat.

F. Pentalaksanaan

- Manajemen terapeutik difokuskan pada aturan pengobatan

- Penyuluhan ekstensif bagi pasien dan keluarganya mengenai penanganan penyakit

asma,

- Perubahan gaya hidup dan terapi pernafasan.

- Sedangkan terapi obat yang terus dijalani meliputi:

- Bronchodilator,

- B-Adrenergic,

- Pereda sakit,

- Methylxanthines, dan

- Kortikosteroid.

SATUAN ACARA PENYULUHAN


ASMA

OLEH :

Salmastuti, [Link]

NIP. 197204122007012003

UPT PUSKESMAS USILA

TALANG JAWA SELATAN

KABUPATEN LAHAT

TAHUN 2017

Anda mungkin juga menyukai