Praktikum Efisiensi Energi Boiler
Praktikum Efisiensi Energi Boiler
BOILER
Laporan ini disusun untuk memenuhi penilaian praktikum mata kuliah Efisiensi Energi
Oleh:
Nama : Fithri Hifzhah Mulkillah
NIM : 141734014
Kelas : 3D – D4 Teknik Konservasi Energi
Dosen Pembimbing : Ir. Conny K. Wachjoe, M. Eng., Ph.D
Keterangan:
ma = kg air
mgb = massa gas buang
mu = massa uap
mb = massa bahan bakar
hu = entalpi uap
ha = entalpi air masuk ketel
Cgb = panas spesifik gas buang (CO2, CO, HC)
Tgb = temperatur gas buang
Ta = temperatur udara sekitar
T. T. Volume Volume
Bukaan T. T. T. Flue = T T. Kec. P. P.
Fuel Flow T. Air Steam Throtling P. Uap Kondensat Steam
Beban Katup Percobaan Udara 0 Fuel pembakaran Steam Blower %CO Steam Throtling
(L) ( C) Supply Chamber (mmHg) (ml/ (ml/
Udara (0C) (0C) (0C) (0C) (km/jam) (bar) 0 0 (bar)
( C) ( C) menit) menit)
1 18,4 29 26 25 249 147 28,2 4 3,1 100 98 50 13, 6 102
25% 50%
2 20,3 30 26 25 256 154 28,2 4 4,8 136 110 5,8 51 12,4 100
1 28,4 29 26 25 258 150 6,3 4 4,2 123 94 156 20,8 140
50% 50% 2 29,1 30 26 25 257 148 8 4 4 122 106 166 14,4 130
3 31,6 30 25 25 254 146 8 4 3,9 121 109 140 13,6 134
1 34,3 30 26 25 251 140 28,2 2,2 3 110 106 4 200 10 120
75% 50%
2 36,6 31 26 25 248 138 28,2 3 2,8 120 104 4 208 10 102
35
Fuel Flow (L)
30
28.385
25 Fuel Flow (L)
baseline
20
15
15 25 35 45 55
waktu ke- (menit)
258
256
T. Flue (oC)
254
253.285 T. Flue
252 baseline
250
248
15 25 35 45 55
waktu ke - (menit )
Temperature Steam terhadap Waktu
155
154
153
152
T steam (oC) 151
150
149 T. Steam
148 baseline
147
146 146.142
145
15 25 35 45 55
waktu ke - (menit)
20
19
18
17 Volume Kondensat
16 (ml/ menit)
15
baseline
14
13 13.182
12
15 25 35 45 55
waktu ke - (menit)
Volume Steam terhadap Waktu
145
c. Efisiensi Pembakaran
Pada perhitungan efisiensi pembakaran kali ini menggunakan metode Direct /
langsung sebagai berikut :
𝑒𝑛𝑒𝑟𝑔𝑖 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑒𝑛𝑡𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑈𝑎𝑝
Efisiensi Boiler = 𝑥 100 %
𝑒𝑛𝑒𝑟𝑔𝑖 𝑚𝑎𝑠𝑢𝑘 𝑠𝑖𝑠𝑡𝑒𝑚
= 0,104587 kg/s
Eu = 0,104587 kg/s x (2743,312-109,01) kJ/kg
= 275,507 kJ/s
c. Pada percobaan 2 (waktu ke 50 menit bukaan katup udara 50% dan pada beban
75%)
𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑎𝑖𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑔𝑢𝑛𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑥 𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑗𝑒𝑛𝑖𝑠 𝑎𝑖𝑟
Ma = 𝑤𝑎𝑘𝑡𝑢
0,22034 𝑚3 𝑥 996,79 𝑘𝑔/𝑚3
= 50𝑥60𝑠
= 0,073210903 kg/s
Eu = 0,073210903 kg/s x (2730,872-109,01) kJ/kg
= 191,944 kJ/s
Energi Masuk Sistem
o Ebb = mbb x NHF (kJ)
a. Pada percobaan 2 (waktu ke 20 menit bukaan katup udara 50% dan pada
beban 25%)
𝑚𝑏𝑏 = 𝐿𝑎𝑗𝑢 𝑎𝑙𝑖𝑟 𝑏𝑎ℎ𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑘𝑎𝑟 𝑥 𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑗𝑒𝑛𝑖𝑠 𝑏𝑎ℎ𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑘𝑎𝑟
20,3 𝐿
= 25 𝑥 60 𝑠 x 0,82 kg/L
=0,011097333 𝑘𝑔/𝑠
𝑘𝑔
Ebb = 0,0125 𝑥 47146,5 kJ/kg
𝑠
= 523,2 kJ/s
b. Pada percobaan 2 (waktu ke 35 menit bukaan katup udara 50% dan pada
beban 50%)
𝑚𝑏𝑏 = 𝐿𝑎𝑗𝑢 𝑎𝑙𝑖𝑟 𝑏𝑎ℎ𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑘𝑎𝑟 𝑥 𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑗𝑒𝑛𝑖𝑠 𝑏𝑎ℎ𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑘𝑎𝑟
29,1 𝐿
= 35 𝑥 60 𝑠 x 0,82 kg/L
=0,011362857 kg/s
𝑘𝑔
Ebb = 0,01136 𝑠
𝑥 47146,5 kJ/kg
= 535,718 kJ/s
c. Pada percobaan 2 (waktu ke 50 menit bukaan katup udara 50% dan pada
beban 75%)
𝑚𝑏𝑏 = 𝐿𝑎𝑗𝑢 𝑎𝑙𝑖𝑟 𝑏𝑎ℎ𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑘𝑎𝑟 𝑥 𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑗𝑒𝑛𝑖𝑠 𝑏𝑎ℎ𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑘𝑎𝑟
36,6 𝐿
= 50 𝑥 60 𝑠 x 0,82 kg/L
= 0,010004 kg/s
𝑘𝑔
Ebb = 0,010004 𝑥 47146,5 kJ/kg
𝑠
= 471,653 kJ/s
𝐸𝑛𝑒𝑟𝑔𝑖 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑒𝑛𝑡𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑈𝑎𝑝 (𝐸𝑢)
Efisiensi Boiler = 𝑥 100%
𝐸𝑛𝑒𝑟𝑔𝑖 𝑚𝑎𝑠𝑢𝑘 𝑠𝑖𝑠𝑡𝑒𝑚 (𝐸𝑏𝑏)
a. Pada percobaan 2 (waktu ke 20 menit bukaan katup udara 50% dan pada beban
25%)
𝐸𝑢
𝐸𝑓𝑖𝑠𝑖𝑒𝑛𝑠𝑖 𝑏𝑜𝑖𝑙𝑒𝑟 = 𝑥 100%
𝐸𝑏𝑏
386,803
= 𝑥100%
523,2
= 73,930 %
b. Pada percobaan 2 (waktu ke 35 menit bukaan katup udara 50% dan pada beban
50%)
𝐸𝑢
𝐸𝑓𝑖𝑠𝑖𝑒𝑛𝑠𝑖 𝑏𝑜𝑖𝑙𝑒𝑟 = 𝑥 100%
𝐸𝑏𝑏
275,507
= 𝑥100%
535,72
= 51,427 %
c. Pada percobaan 2 (waktu ke 50 menit bukaan katup udara 50% dan pada beban
75%)
𝐸𝑢
𝐸𝑓𝑖𝑠𝑖𝑒𝑛𝑠𝑖 𝑏𝑜𝑖𝑙𝑒𝑟 = 𝑥 100%
𝐸𝑏𝑏
191,944
= 𝑥100%
471,653
= 40,696 %
Tabel Hasil Perhitungan
Waktu Bukaan Efisiensi
ke- Percobaan Beban Katup =(Eu/Ebb)x100
(menit) Udara Eu (kJ/s) Ebb (kJ/s) (%)
20 1 481,9104 592,7887 81,29733
25% 50%
25 2 386,8034 523,2004 73,93193
30 1 321,7412 609,9709 52,74817
35 2 50% 50% 275,5075 535,7189 51,42879
40 3 240,8468 509,025 47,39048
45 1 213,4854 491,1268 43,46949
75% 50%
50 2 191,9445 471,6536 40,697
1.7.1. Pembahasan
Efisiensi boiler berkaitan dengan beban, pembakaran, dan kualitas air (feed water dan
boiler water). Pada praktikum boiler kali ini efisiensi tertinggi didapatkan pada saat beban
sebesar 25% dengan bukaan katup 50% yaitu sebesar 81,295% (perhitungan
menggunakan direct method). Adapun syarat terjadinya proses pembakaran pada boiler
yakni bahan bakarnya mengandung hidrokarbon, adanya oksigen, dan sumber panas
(burner). Feed water (air pengisi boiler) harus diolah terlebih dahulu sebelum di
masukkan ke dalam boiler agar kandungan air yang masuk ke dalam boiler murni, tidak
mengandung asam atau basa (yang berarti pH nya harus netral), karena pH air boiler
adalah parameter operasi yang harus diawasi secara terus menerus (agar tidak terjadi
korosi dan untuk mencegah timbulnya kerak pada permukaan boiler). Hal ini dilakukan
agar kualitas uap yang dihasilkan baik, sehingga dapat meningkatkan efisiensi pada
boiler.
1.8. Kesimpulan
Pada praktikum kali ini dapat disimpulkan bahwa :
1. Efisiensi boiler berkaitan dengan beban, pembakaran, dan kualitas air (umpan
air dan air boiler).
2. Perhitungan efisiensi pada boiler memiliki dua metode yaitu direct dan indirect.
3. Efisiensi tertinggi diperoleh pada saat beban sebesar 25% dengan bukaan katup
konstan pada setiaap keadaan beban yakni 50% dengan nilai efisiensinya
sebesar 81,297%.
4. Efisiensi terkecil diperoleh pada saat beban sebesar 75% yaitu 40,697%
5. Untuk menghasilkan kualitas uap yang baik, perlu diperhatikan kualitas airnya
baik pada feed water maupun boiler water.