0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan2 halaman

Diagnosis dan Penatalaksanaan Common Cold

SOP ini memberikan pedoman tentang diagnosis dan penatalaksanaan common cold di puskesmas. Common cold adalah peradangan pada mukosa hidung yang berlangsung akut kurang dari 12 minggu. Penatalaksanaannya meliputi penatalaksanaan nonmedikamentosa seperti istirahat dan makan yang sehat, serta penatalaksanaan medikamentosa seperti analgesik, antipiretik, dan dekongestan hidung. Pasien juga diberi konseling tentang pencegahan penyakit seperti mencuci tang

Diunggah oleh

Mia San Mia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan2 halaman

Diagnosis dan Penatalaksanaan Common Cold

SOP ini memberikan pedoman tentang diagnosis dan penatalaksanaan common cold di puskesmas. Common cold adalah peradangan pada mukosa hidung yang berlangsung akut kurang dari 12 minggu. Penatalaksanaannya meliputi penatalaksanaan nonmedikamentosa seperti istirahat dan makan yang sehat, serta penatalaksanaan medikamentosa seperti analgesik, antipiretik, dan dekongestan hidung. Pasien juga diberi konseling tentang pencegahan penyakit seperti mencuci tang

Diunggah oleh

Mia San Mia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

COMMON COLD

Nomor : A/SPO/243/PKM-MBR/IV/2016
SOP Terbitke
[Link]
:I
:0
[Link] :
Halaman : 1/2
DINAS
KESEHATAN UPTD
KAB. PUSKESMAS
BANGGAI BATUI
DitetapkanKepala UPTD Hasri Ahmad, [Link]
Puskesmas Batui Nip.

1. Pengertian Common cold adalah peradangan pada mukosa hidung yang berlangsung akut (<12 minggu)
2. Tujuan Sebagai pedoman petugas untuk menegakkan diagnosis dan penatalaksanaan common cold
di puskesmas
3. Kebijakan SK kepala puskesmas No tentang Pemberian Pelayanan Klinis
4. Referensi Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/MENKES/514/2015
Tentang Panduan Praktis Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat
Pertama
5. Prosedur 1. Petugas melakukan anamnesis(keluhan utama, riwayat penyakit sekarang, riwayat
penyakit terdahulu, riwayat alergi obat, dan riwayat penyakit keluarga.
2. Petugas melakukan pemeriksaan vital sign
3. Petugas melakukan pemeriksaan fisik yang terkait
4. Petugas menegakkan diagnosa atau differensial diagnosa berdasarkan hasil
anamnesa, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang (jika diperlukan.
5. Petugas melakukan penatalaksanaan
 Penatalaksanaan nonmedikamentosa
1. Petugas menyarankan agar Istirahat yang cukup, mengkonsumsi makanan
dan minuman yang sehat.
2. Memberi penjelasan bahwa common cold merupakan penyakit yang bisa
sembuh sendiri secara spontan setelah kurang lebih 1 - 2 minggu.
 Penatalaksanaan dengan medikamentosa :
o Petugas memberikan pengobatan simptomatik, seperti analgetik,
antipiretik, dan nasal dekongestan. Antipiretik dapat diberikan
parasetamol.
o Dekongestan oral dapat mengurangi sekret hidung yang banyak, membuat
pasien merasa lebih nyaman, seperti pseudoefedrin, fenilpropanolamin,
atau fenilefrin.
o Petugas memberika antibiotik kecuali bila terdapat komplikasi seperti
infeksi sekunder bakteri.
o Antibiotik diberikan jika terdapat infeksi bakteri, seperti amoxicillin,
eritromisin, cefadroxil.

6. Petugas memberikan konseling & sdukasi kepada pasien tentang pencegahan dari
penyakit common cold yaitu :
1. Menjaga tubuh selalu dalam keadaan sehatdengan begitu dapat terbentuknya
sistem imunitas yang optimal yang dapat melindungi tubuh dari serangan zat-
zat asing.
2. Lebih sering mencuci tangan, terutama sebelum menyentuh wajah.
3. Memperkecil kontak dengan orang-orang yang telah terinfeksi.
4. Menutup mulut ketika batuk dan bersin.
5. Mengikuti program imunisasi lengkap, seperti vaksinasi influenza, vaksinasi
MMR untuk mencegah terjadinya rhinitis eksantematous.
7. Petugas mendokumentasikan hasil anamnesis, pemeriksaan fisik, diagosa dan terapi
pada rekam medis.
6. Diagram Alur

7. Unit yang Unit Poli Umum


terkait

Anda mungkin juga menyukai