SMK
LKPD
ANALISIS BAHAN
ά
TAMBAHAN
MAKANAN
NAMA KELOMPOK :
KELAS :
SEKOLAH :
Lembar Kegiatan Peserta Didik Kimia Analisis Instrumen
LKPD
ANALISIS BAHAN
TAMBAHAN
MAKANAN
PEN
YUS
UN
FITRIANI
MARIA ULFA
JURUSAN PENDIDIKAN KIMIA
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Lembar Kegiatan Peserta Didik Kimia Analisis Instrumen
2017/2018
i
LKPD
(LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK) KOMPETENSI DASAR
KIMIA
KIMIA
3.2.3 Menerapkan analisis bahan
tambahan makanan
3.2.4 Mengevaluasi data hasil analisis
bahan tambahan makanan
KI.3. Memahami, menerapkan, menganalisis
pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa INDIKATOR
ingintahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, [Link] Menerapkan analisis bahan
dan humaniora dengan wawasan tambahan makanan
kemanusiaan, kebangsaan, [Link] Mengevaluasi data hasil analisis
kenegaraan, dan peradaban terkait bahan tambahan makanan
penyebab fenomena dan kejadian,
serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.
KI.4. Mengolah, menalar, dan menyaji PETUNJUK KERJA
dalam ranah konkret dan ranah 1. Siswa duduk berdasarkan
abstrak terkait dengan pengembangan kelompoknya masing-masing.
dari yang dipelajarinya di sekolah 2. Kerjakan tugas dibawah ini secara
secara mandiri, dan mampu berkelompok (berdiskusi) sesuai
menggunakan metoda sesuai kaidah model membelajaran Descovery
Learning
keilmuan.
3. Baca buku-buku kimia kelas X SMK
dan buku lain yang relevan berkaitan
dengan materi Analisis Konduktometri
untuk memperkuat konsep dan
pemahaman anda.
4. Presentasikan hasil kerja kelompok
kalian.
Lembar Kegiatan Peserta Didik Kimia Analisis Instrumen
ii
Analisis bahan tambahan makanan
Kegiatan
Pertemuan Pertama
TANGGAL PENGERJAAN : _________________
TUJUAN : Memeriksa ada tidaknya zat pewarna Rhodamin B yang
terdapat dalam sampel saos di sekolah, pasar, dan terminal.
DASAR TEORI:
Pewarna sintetik adalah pewarna yang dibuat melalui sintesis secara kimia. Berdasarkan
kelarutannya, dikenal dua macam pewarna sintetis, yaitu dyes dan lakes. Dyes adalah zat
pewarna yang umunya bersifat larut dalam air, sehingga larutannya menjadi berwarna dan
dapat digunakan untuk mewarnai bahan.
Pelarut yang dapat digunakan selain air adalah propilen glikol, gliserin, atau alkohol.
Sedangkan dalam semua jenis pelarut organik, dyes tidak dapat larut. Dyes terdapat dalam
bentuk bubuk, granula, cairan, campuran warna, dan pasta. Lakes adalah zat pewarna yang
dibuat melalui proses pengendapan dan absorpsi dyes pada radikal (A atau Ca) yang dilapisi
dengan alumina. Lapisan alumina ini tidak larut dalam air, sehingga lakes ini tidak larut
dalam air. Pada pH 3,5-9,5 stabil, dan di luar selang tersebut lapisan alumina pecah, sehingga
dyes yang dikandungnya akan terlepas (Cahyadi, 2008).
Zat warna yang termasuk golongan dyes telah melalui prosedur sertifikasi yang
ditetapkan oleh US-FDA. Sedangkan zat pewarna lakes yang hanya terdiri dari satu warna,
tidak merupakan campuran, juga harus mendapat sertifikat. Dalam certified colour terdapat
spesifikasi yang mencantumkan keterangan yang penting mengenai zat pewarna tertentu,
misalnya bentuk garam, kelarutan, dan residu yang terdapat didalamnya. Pada umumnya
pewarna sintetis lebih stabil terhadap pH, cahaya, dan faktor lainnya selama pengolahan dan
penyimpanan . (Cahyadi, 2008 ; Wijaya, 2009).
Lembar Kegiatan Peserta Didik Kimia Analisis Instrumen
1
Analisis bahan tambahan makanan
Hipotesis
Teknologi dalam bidang makanan saai ini menunjukkan pola yang semakin
meningkat. Adanya peningkatan kegiatan industri makanan merupakan salah satu indikator
semakin meningkatnya jumlah produk makanan di masyarakat . Akan tetapi dikalangan
konsumen masih sering terjadi keresahan mengenai produk olahan makanan tersebut terutama
dalam hal penggunaan bahan tambahan makanan, sebab masalah keamanan makanan sudah
menjadi masalah setiap orang yang mengkonsumsi produk olahan makanan. Saat ini
sering ditemukan adanya kasus penambahan bahan tambahan berbahaya ke dalam pengolahan
suatu makanan yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang hanya
berniat mencari keuntungan semata tanpa memperhatikan dan memperdulikan tingkat resiko
bahaya bahan tambahan lain yang mereka tambahkan ke dalam makanan. Bagaimana kita
mengetahui makanan yang kita beli mengandung bahan berbahaya? Bagaimana kita
mengetahuinya? Jelaskan!
ALAT DAN BAHAN
1. Alat
a. Gelas ukur 10 ml dan 25 ml 1 buah
b. Gelas kimia 100 ml 6 buah
c. Chamber 1 buah (5 tabung)
d. Batang pengaduk 1 buah
e. Pipa Kapiler 5 buah
f. Water bath (pemanas air)
2. Bahan
a. Sampel saos (Pasaar, Terminal dan SD)
b. Kertas kromatografi (Kertas Whatman)
c. Asam Asetat 6%
d. Amoniak Encer 13%
e. Larutan Standar Rhodamin B
f. Bulu Domba Bebas Lemak
g. Larutan pengelusi campuran etanol : asam asetat glacial : air = 4 : 2 : 2,4
Lembar Kegiatan Peserta Didik Kimia Analisis Instrumen
2
Analisis bahan tambahan makanan
PROSEDUR KERJA
a. Menyiapkan larutan pengelusi (etanol, asam asetat glacial dan air) lalu dijenuhkan
b. Menggunting kertas Whatman masing-masing potong berukuran 2,5 cm x 20 cm
c. Menggambar garis lurus dengan pensil pada jarak 2 cm dari ujung lebar kertas
d. Menyiapkan gelas kimia dan menimbang sampel masing-masing 5 gram
e. Menambahkan asam asetat 6% masing-masing sampel 30 ml
f. Memasukkan bulu domba yang telah dicelup ether sebelumnya (untuk menghilangkan
lemak) lalu mendididihkan sampai tertinggal 20 ml atau sampai zat warna terserap oleh
bulu domba
g. Bulu domba yang telah berwarna dipisahkan dari larutan dan dipindah ke gelas kimia lain
kemudian menambahkan amoniak encer ke dalam setiap gelas kimia berisi bulu domba
sampai 25 ml
h. Mendidihkan larutan berikut bulu domba tersebut sampai volume larutan berkurang
setengahnya atau setelah zat warna di bulu domba terlarut ke amoniak
i. Menyiapkan kertas Whatman sebanyak 4 buah.
j. Menyiapkan kapiler dan larutan standar Rhodamin B
k. Menotolkan setiap larutan sampel ke kertas Whatman tepat pada garis. Mengulangi
penotolan sampai zat warna terlihat jelas. Jadi terdapat 4 kertas Whatman yaitu yang
ditotol Rhodamin B, Zat warna sampel saos terminal, pasar dan SD
l. Memasukkan kertas-kertas tersebut ke dalam chamber dan menunggu sampai eluen
tertarik mencapai batas yang diinginkan.
m. Mengamati jarak perpindahan noda zat warna dan jarak eluen kemudian hasilnya dihitung
dengan rumus Rf.
Jarak Gerak Noda
Rf =
Jarak Gerak Eluen
n. Membandingkan hasil perhitungan Rf antara Larutan Standar Rhodamin B dengan ketiga
sampel kemudian menginterpretasikan apakah ada dari ketiga sampel yang memiliki nilai
Rf yang sama dengan Rf Rhodamin B (Rf zat sejenis akan memiliki Rf yang sama).
Lembar Kegiatan Peserta Didik Kimia Analisis Instrumen
3
Analisis bahan tambahan makanan
HASIL PENGAMATAN
Hasil hipotesis sementara peserta didik:
Tabel 1. Pengamatan Pengujian Zat Pewarna Rhodamin B Dalam Sampel Saos Di Sekolah,
Pasar, Dan Terminal
N NAMA KANDUNGAN KETERANGAN
O SAMPEL RHODAMIN B
ADA TIDAK ADA
1 Sampel
saos A
(saos dari
sekolah)
2 Sampel
saos B
(saos dari
pasar)
3 Sampel
saos C
(saos dari
terminal)
Lembar Kegiatan Peserta Didik Kimia Analisis Instrumen
4
Analisis bahan tambahan makanan
KESIMPULAN:
5
Analisis bahan tambahan makanan
Kegiatan Pertemuan
3
kedua
Lembar Kegiatan Peserta Didik Kimia Analisis Instrumen
TANGGAL PENGERJAAN : _________________
TUJUAN : Mengevaluasi data hasil analisis zat pewarna Rhodamin B
yang terdapat dalam sampel saos di sekolah, pasar, dan
terminal.
DASAR TEORI:
Pembagian pewarna sintetis berdasarkan kemudahannya larut dalam air
No Pewarna Sintetis Warna Mudah Larut
1 Rhodamin B Merah Tidak
2 Methanil Yellow Kuning Tidak
3 Methanil Yellow Kuning Tidak
4 Sunset Yelow Kuning Ya
5 Tatrazine Kuning Ya
6 Brilliant Blue Biru Ya
7 Carmoisine Merah Ya
8 Erythrosine Merah Ya
9 Fast Red E Merah Ya
10 Amaranth Merah Ya
11 Indigo Carmine Biru Ya
12 Ponceau 4R Merah Ya
Perhitungan Rf dengan hasil adalah sebagai berikut:
Jarak Gerak Noda
Rf =
Jarak Gerak Eluen
6
Analisis bahan tambahan makanan
Hasil pengamatan
Hasil pemeriksaan bahan pewarna dari beberapa sampel saos yang telah
dilakukan pengujian kualitatif di laboratorium dengan zat pewarna standar atau
pembanding Rhodamin B adalah:
A. Sampel Saos Terminal
Lembar Kegiatan Peserta Didik Kimia Analisis Instrumen
1. Bagaimana saat sampel saos dilarutkan dengan asam glacial lalu dipanaskan,
zat warna terikat pada bulu domba?
Penyelesaian :
2. Perhitungan Rf dengan hasil sebagai berikut:
Penyelesaian :
3. Apakah sampel saos tersebut mengandung zat warna Rhodamin B dan
bagaimana hubungan dengan nilai perhitungan Rf ?jelaskan!
Penyelesaian :
B. Sampel Saos Pasar
1. Bagaimana saat sampel saos dilarutkan dengan asam glacial lalu dipanaskan,
zat warna terikat pada bulu domba?
Penyelesaian :
2. Perhitungan Rf dengan hasil sebagai berikut:
Penyelesaian :
4. Apakah sampel saos tersebut mengandung zat warna Rhodamin B dan
bagaimana hubungan dengan nilai perhitungan Rf ?jelaskan!
Penyelesaian :
Lembar Kegiatan Peserta Didik Kimia Analisis Instrumen
C. Sampel Saos SD
1. Bagaimana saat sampel saos dilarutkan dengan asam glacial lalu dipanaskan, zat
warna terikat pada bulu domba?
Penyelesaian :
2. Perhitungan Rf dengan hasil sebagai berikut:
Penyelesaian :
3. Apakah sampel saos tersebut mengandung zat warna Rhodamin B dan
bagaimana hubungan dengan nilai perhitungan Rf ?jelaskan!
Penyelesaian :
Analisis bahan tambahan makanan 8
D. Karena terdapat satu chamber yang kosong, dengan hasil praktikum yang
menunjukkan bahwa zat warna tersebut bukan Rhodamin B, maka kami
menambahkan 1 larutan standar lain sebagai pembanding yaitu Ponceau.
Bagaimana hasil Rf Ponceau dan bagaimana Hasil Rf Ponceau tersebut apabila
dibandingkan dengan Rf ketiga sampel tersebut?
Penyelesaian :
Hasil hipotesis sesuai dengan hasil penelitian peserta didik:
Lembar Kegiatan Peserta Didik Kimia Analisis Instrumen
9
KESIMPULAN:
DAFTAR PUSTAKA
Lembar Kegiatan Peserta Didik Kimia Analisis Instrumen
KUNCI JAWABAN PERTEMUAN KE-1
HASIL PENGAMATAN
Tabel 1. Pengamatan Pengujian Zat Pewarna Rhodamin B Dalam Sampel Saos Di Sekolah,
Pasar, Dan Terminal
N NAMA KANDUNGAN KETERANGAN
O SAMPEL RHODAMIN B
ADA TIDAK ADA
3.4
1 Sampel
a. Rf Rhodamin B =
3.4
=1
saos A
1.8
b. Rf SD = =0.37
(saos dari 4.9
sekolah) Rf Rhodamin B ≠ Rf saos dari sekolah
3.4
2 Sampel
a. Rf Rhodamin B =
3.4
=1
saos B
1.6
b. Rf Pasar = =0.38
(saos dari 4.2
pasar) Rf Rhodamin B ≠ Rf saos dari pasar
3.4
3 Sampel
a. Rf Rhodamin B =
3.4
=1
saos C
1.6
b. Rf Terminal = =0.39
(saos dari 4.1
terminal) Rf Rhodamin B ≠ Rf saos dari
terminal
Lembar Kegiatan Peserta Didik Kimia Analisis Instrumen
KUNCI JAWABAN PERTEMUAN KE-2
Hasil pengamatan
Hasil pemeriksaan bahan pewarna dari beberapa sampel saos yang telah
dilakukan pengujian kualitatif di laboratorium dengan zat pewarna standar atau
pembanding Rhodamin B adalah:
D. Sampel Saos Terminal
5. Saat sampel saos dilarutkan dengan asam glacial lalu dipanaskan, zat warna
terikat pada bulu domba. Adanya zat warna yang terserap bulu domba pada saat
ekstraksi menunjukkan bahwa zat warna tersebut adalah zat warna sintetis.
6. Perhitungan Rf dengan hasil sebagai berikut:
Jarak Gerak Noda
Rf =
Jarak Gerak Eluen
3.4
Rf Rhodamin B = 3.4 =1
1.6
Rf Terminal = =0.39
4.1
Jadi dapat disimpulkan bahwa zat warna tersebut bukan zat warna
Rhodamin B karena perhitungan Rf menunjukkan angka yang jauh berbeda
antara sampel saos terminal dengan standar Rhodamin B.
E. Sampel Saos Pasar
3. Saat sampel saos dilarutkan dengan asam glacial lalu dipanaskan, zat warna
terikat pada bulu domba. Adanya zat warna yang terserap bulu domba pada
saat ekstraksi menunjukkan bahwa zat warna tersebut adalah zat warna sintetis.
4. Perhitungan Rf dengan hasil sebagai berikut:
Jarak Gerak Noda
Rf =
Jarak Gerak Eluen
3.4
Rf Rhodamin B = 3.4 =1
1.6
Rf Pasar = 4.2 =0.38
Lembar Kegiatan Peserta Didik Kimia Analisis Instrumen
Jadi dapat disimpulkan bahwa zat warna tersebut bukan zat warna
Rhodamin B karena perhitungan Rf menunjukkan angka yang jauh berbeda
antara sampel saos pasar dengan standar Rhodamin B.
F. Sampel Saos SD
4. Saat sampel saos dilarutkan dengan asam glacial lalu dipanaskan, zat warna
terikat pada bulu domba. Adanya zat warna yang terserap bulu domba pada
saat ekstraksi menunjukkan bahwa zat warna tersebut adalah zat warna sintetis.
5. Perhitungan Rf dengan hasil sebagai berikut:
Jarak Gerak Noda
Rf =
Jarak Gerak Eluen
3.4
Rf Rhodamin B = 3.4 =1
1.8
Rf SD = =0.37
4.9
Jadi dapat disimpulkan bahwa zat warna tersebut bukan zat warna
Rhodamin B karena perhitungan Rf menunjukkan angka yang jauh berbeda
antara sampel saos SD dengan Standar Rhodamin B.
G. Karena terdapat satu chamber yang kosong, dengan hasil praktikum yang
menunjukkan bahwa zat warna tersebut bukan Rhodamin B, maka kami
menambahkan 1 larutan standar lain sebagai pembanding yaitu Ponceau. Hasil
menunjukkan Rf Ponceau adalah sebagai berikut:
1.2
Rf Ponceau = =0.35
3.4
Hasil Rf Ponceau tersebut apabila dibandingkan dengan Rf ketiga sampel tidak jauh berbeda,
sehingga dapat disimpulkan bahwa zat warna yang digunakan tersebut diduga adalah Ponceau
4R. Namun karena zat warna sintetis ini tidak dilarang maka dapat dilakukan pemeriksaan lebih
lanjut mengenai kadar zat pewarna dengan pemeriksaan kuantitatif.
Lembar Kegiatan Peserta Didik Kimia Analisis Instrumen