0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan13 halaman

Program Latihan Otago untuk Lansia

Program latihan Otago bertujuan untuk meningkatkan keseimbangan dan kekuatan otot lansia guna mencegah jatuh melalui serangkaian latihan penguatan, keseimbangan, dan berjalan yang dilakukan di rumah secara teratur selama 52 minggu."

Diunggah oleh

Devi Nia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan13 halaman

Program Latihan Otago untuk Lansia

Program latihan Otago bertujuan untuk meningkatkan keseimbangan dan kekuatan otot lansia guna mencegah jatuh melalui serangkaian latihan penguatan, keseimbangan, dan berjalan yang dilakukan di rumah secara teratur selama 52 minggu."

Diunggah oleh

Devi Nia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Luh Made Nia Sari Devi

1402305004

Otago Strength and Balance


Home Exercise Programme

I. Pengertian
Program Otago Exercise (Otago) adalah program untuk melatih keseimbangan dan
kekuatan pada lansia dalam upaya pencegahan risiko jatuh yang disesuaikan ke masing-
masing individu yang biasanya dilakukan di rumah (home-based) oleh seorang fisioterapis
selama 52 minggu. Otago mulai dikembangkan di Selandia Baru, diuji dan terbukti paling
efektif untuk mengurangi cedera jatuh dan cedera yang berhubungan dengan jatuh di antara
orang-orang yang berisiko tinggi yaitu lansia berusia di atas 80 tahun dan mereka yang
memiliki riwayat jatuh sebelumnya dalam satu tahun terakhir. Otago juga meningkatkan
persentase lansia dapat hidup mandiri di komunitas mereka.

II. Main Features

Strengthening Balance Retraining Walking


Assessment 30 Second Chair Four-Stage Balance
Timed Up & Go
Stand Test Test
Activity Penguatan lima otot Dua belas latihan Advice tentang cara
kaki dengan empat keseimbangan berjalan (lihat
level kesulitan dengan empat level Walking Tips)
kesulitan
Tidak semua
exercise dapat
diberikan ke pasien
Intensitas Moderate Challenge Moderate Challenge Kecepatan biasa
8-10 repetitions Tiap exercise pada dengan bantuan
sebelum lelah tingkat yang pasien berjalan biasa
aman dapat
melakukan tanpa
pengawasan
Progressions Meningkat dari 1 Dilakukan dari Berjalan di dalam
menjadi 2 set exercise yang bisa rumah
Tingkatkan jumlah dilakukan sampai Berjalan ke luar
berat pergelangan yang tidak bisa rumah saat kekuatan
kaki setelah 2 set 10 dilakukan dan keseimbangan
membaik
Lama sesi exercise Total exercise kira-kira 30 menit dan dapat 30 menit dapat di
dibagi pecah dalam 3 x 10
menit berjalan
dalam sehari
Frekuensi 3 kali seminggu Minimal 3 kali Minimal 2 kali
dengan hari istirahat seminggu seminggu
di antaranya
Durasi 52 minggu

III. Patient Safety


a. Pastikan kursi yang digunakan kokoh dan stabil.
b. Pasien memakai pakaian yang nyaman dan alas kaki yang mendukung.
c. Siapkan ruang dan pastikan band dan segelas air (untuk kemudian) siap sebelum
memulai latihan.
d. Saat latihan, jika Anda mengalami nyeri dada, pusing atau sesak nafas, hentikan segera
dan kontak Fisioterapis Anda (atau hubungi ambulans jika Anda merasa sangat tidak
sehat dan gejala Anda tidak hilang saat Anda berhenti latihan).
e. Jika Anda mengalami rasa sakit pada persendian atau otot Anda, berhentilah, periksa
posisi Anda dan coba lagi. Jika rasa sakit terus berlanjut, carilah saran Fisioterapis Anda.
f. Namun, untuk merasakan otot-otot Anda bekerja, Anda akan merasakan sedikit rasa sakit
keesokan harinya setelah berolahraga. Hal ini adalah normal yang menunjukkan bahwa
latihan itu bekerja.
g. Bernapaslah normal sepanjang latihan dan nikmati sendiri.
h. Bertujuan untuk melakukan latihan ini tiga kali per minggu.

IV. Prosedur
Otago Home Exercise Programme adalah program latihan yang terdiri dari komponen
penguatan otot (strengthening), peningkatan keseimbangan (balance) dan latihan berjalan.
Komponen – komponen tersebut digabungkan menjadi satu rangkaian latihan yang diawali
dengan pemanasan dan diakhiri dengan pendinginan.
1. Pemanasan
Pemanasan dilakukan untuk mempersiapkan tubuh agar tidak mengalami cedera selama
latihan. Gerakan dalam pemanasan ini juga bertujuan untuk memelihara fleksibilitas dari
lansia. Pemanasan terdiri dari 5 bentuk gerakan yaitu :
No Jenis Latihan Deskripsi
1 Head Movements Berdiri tegak dengan kaki dibuka selebar bahu dan
pandangan lurus ke depan, kemudian gerakan kepala ke
kanan dan ke kiri secara perlahan, ulangi gerakan
sebanyak 5 kali
2 Neck Movements Berdiri tegak dengan kaki dibuka selebar bahu dan
pandangan lurus ke depan, letakan salah satu tangan di
dagu dan tekan dagu ke arah belakang, ulangi sebanyak
5 kali
3 Back Extension Berdiri tegak dengan kaki dibuka selebar bahu, letakan
kedua tangan dibelakang pinggang kemudian
lengkungkan punggung ke depan, ulangi sebanyak 5 kali
4 Trunk Movements Berdiri tegak dengan kaki terbuka selebar bahu dan
letakann kedua tangan di pinggang, gerakkan kepala dan
bahu ke kanan dan ke kiri namun pinggang tidak ikut
bergerak, ulangi sebanyak 5 kali
5 Ankle Movements Duduk bersandar di kursi, kemudian angkat salah satu
kaki lurus ke depan, kemudian tekuk dan luruskan
pergelangan kaki, ulangi 10 kali untuk masing-masing
pergelangan kaki

2. Strengthening Exercise
Latihan penguatan bertujuan untuk memelihara kesehatan tulang dan otot agar dapat
berjalan dan melakukan aktivitas sehari – hari secara mandiri. Latihan penguatan pada
Otago Home Exercise Programme menggunakan beban pada pergelangan kaki dan latihan
penguatan dilakukan 3 kali seminggu dengan diselingi istirahat di antara hari latihan. Ada
lima jenis latihan penguatan dalam Otago Home Exercise Programme, dimana tiga jenis
latihan menggunakan penambahan beban. Beban yang digunakan mulai dari 0,5 kg sampai
2 kg dengan repetisi 8 – 10 kali tiap 1 gerakan, dimana fokus utama dari latihan penguatan
adalah pada otot – otot ekstremitas bawah. Fleksor knee, ekstensor knee, dan abduktor hip
adalah bagian penting dalam gerakan fungsional dan berjalan. Selain itu otot dorsofleksi
ankle dan plantar fleksi ankle adalah bagian penting dalam perbaikan keseimbangan.
Penambahan pemberat pada ankle bertujuan untuk memperikan tahanan pada otot fleksor
knee, ekstensor knee, dan abduktor hip. Untuk penguatan otot dorsofleksi dan plantar
fleksi ankle menggunakan berat badan tanpa bantuan pemberat. Latihan penguatan terdiri
dari :
No Jenis Latihan Deskripsi
1 Front Knee Strengthening Posisi duduk bersandar dikursi dan
Exercise pergelangan kaki dipasangi pemberat,
kemudian angkat dan luruskan lutut ke depan,
ulangi sebanyak 10 kali pada kaki kanan dan
kiri.

2 Back Knee Strengthening Posisi berdiri dengan tangan berpegangan


Exercise pada sandaran kursi dan pergelangan kaki
dipasangi pemberat, kemudian tekuk lutut ke
belakang lalu luruskan kembali, ulangi
gerakan tersebut 10 kali pada kaki kanan dan
kiri.

3 Side Hip Strengthening Berdiri tegak di samping kursi atau meja


dangan pergelangan kaki dipasangi pemberat,
salah satu tangan berpegangan di meja dan
kaki diangkat ke samping (diabduksi), ulangi
sebanyak 10 kali pada kaki kanan dan kiri.

4 Calf Raise – Hold Support Posisi berdiri tegak dengan kaki dibuka
selebar bahu dan tangan berpegangan dikursi
atau meja, kemudian lakukan gerakan
berjinjit dan ulangi sebanyak 10 kali.

5 Calf Raise – No Support Posisi berdiri tegak dengan kaki dibuka


selebar bahu, kemudian lakukan gerakan
berjinjit dan ulangi sebanyak 10 kali.

6 Toe Raise – Hold Support Posisi berdiri tegak dengan kaki dibuka
selebar bahu dan tangan berpegangan dikursi
atau meja, kemudian angkat jari kaki
sehingga saat berdiri hanya bertumpu dengan
tumit. Ulangi gerakan tersebut sebanyak 10
kali.

7 Toe Raise – No Support Posisi berdiri tegak dengan kaki dibuka


selebar bahu, kemudian angkat jari kaki
sehingga saat berdiri hanya bertumpu dengan
tumit. Ulangi gerakan tersebut sebanyak 10
kali.

3. Balance Retraining dan Walking


Latihan keseimbangan dalam Otago Home Exercise Programme merupakan latihan
mengajarkan kembali pada tubuh bagaimana menjaga keseimbangan. Latihan ini bertujuan
untuk mengoptimalkan dan meningkatkan keseimbangan, sehingga mempermudah dalam
melakukan gerakan – gerakan fungsional dan agar tidak mudah jatuh saat bergerak.
Latihan keseimbangan dalam Otago Home Exercise Programme terdiri dari 12 bentuk
latihan yang dibedakan menjadi 4 tingkatan dengan mengurangi bantuan dari tangan saat
melakukan gerakan dimasing – masing tingkatan. Pada tingkat awal semua latihan
keseimbangan menggunakan bantuan tangan. Bantuan gerakan dengan tangan tidak
dilakukan lagi jika sudah masuk tingkatan ketiga dimana pasien sudah mampu untuk
melakukan gerakan tanpa bantuan. Penggunaan bantuan tangan pada tingkat awal dapat
mengurangi antisipasi postural dari kaki dan otot punggung baik dalam bentuk memegang,
memberikan dukungan mekanis atau sentuhan ringan dan dapat memberikan masukan
(input) persepsi yang dangkal. Latihan jalan bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan
berjalan dan untuk mempertahankan kebugaran fisik dari lansia. Latihan berjalan juga bisa
dilakukan mandiri secara rutin minimal 30 menit setiap minggu. Sebagai awalan dapat
memulai dengan berjalan selama 5-10 menit dan terus ditingkatkan hingga mencapai 30
menit. Saat latihan jalan secara mandiri lakukan gerakan jalan cepat dan lambat secara
bergantian untuk meningkatkan suhu tubuh dan meningkatkan pernapasan. Latihan
keseimbangan dan berjalan terdiri dari :
No Jenis Latihan Deskripsi
1 Knee Bends – Hold Support Berdiri tegak menghadap kursi atau meja
dengan kaki di buka selebar bahu dan kedua
tangan berpegangan di kursi, lakukan
gerakan berjongkok dengan cara menekuk
lutut, saat tumit mulai terasa terangkat
luruskan kaki kembali, ulangi sebanyak 10
kali

2 Knee Bends – No Support Berdiri tegak menghadap kursi atau meja


dengan kaki di buka selebar bahu, lakukan
gerakan berjongkok
dengan cara menekuk lutut, saat tumit
mulai terasa terangkat luruskan kaki
kembali, ulangi sebanyak 10 kali

3 Backwards Walking – Hold Berdiri tegak dengan berpegangan pada


Support meja, kemudian berjalan mundur sebanyak
10 langkah kemudian berputar arah dengan
posisi tengan tetap berpegangan pada meja,
lalu berjalan mundur 10 langkah kembali ke
tempat start.

4 Backwards Walking – No Support Berdiri tegak, kemudian berjalan mundur


sebanyak 10 langkah kemudian berputar
arah , lalu berjalan mundur 10 langkah
kembali ke tempat start.
5 Walking and Turning Around Berjalan dengan lintasan membentuk angka
8, ulangi sebanyak 2 kali

6 Sideways Walking Berdiri tegak dengan kedua tangan berada


di pinggang, kumudian berjalan miring 10
langkah ke kanan dan 10 langkah ke kiri

7 Heel Toe Standing – Hold Support Berdiri tegak di samping meja dengan salah
satu tangan berpegangan di meja dan
pandangan lurus ke depan, kemudian
posisikan salah satu kaki di depan kaki yang
lainnya dalam satu garis lurus (ujung jadi
kaki bertemu dengan tumit kaki di
depannya) tahan posisi tersebut selama 10
detik kemudian tukar posisi kaki, dan tahan
10 detik.

8 Heel Toe Standing – No Support Berdiri tegak dengan pandangan lurus ke


depan, kemudian posisikan salah satu kaki
di depan kaki yang lainnya dalam satu garis
lurus (ujung jadi kaki bertemu dengan tumit
kaki di depannya) tahan posisi tersebut
selama 10 detik kemudian tukar posisi kaki,
dan tahan 10 detik.

9 Heel Toe Walking – Hold Support Berdiri berdiri tegak di samping meja
dengan salah satu tangan berpegangan di
meja dan pandangan lurus ke depan,
kemudian melangkah ke depan dengan
posisi kaki lurus (jari kaki menyentuh tumit
kaki di depannya) lakukan bergantian kaki
kanan dan kiri, lakukan sebanyak 10
langkah kumidian berbalik dan kembali ke
arah start
10 Heel Toe Walking – No Support Berdiri berdiri tegak dan pandangan lurus
ke depan, kemudian melangkah ke depan
dengan posisi kaki lurus

11 One Leg Stand – Hold Support Berdiri tegak di samping meja dengan salah
satu tangan berpegangan di meja dan
pandangan lurus ke depan, kemudian tekuk
lutut kanan ke belakang (berdiri dengan 1
kaki) tahan posisi tersebut selama 10 detik
kemudian ganti dengan kaki yang satunya.
12 One Leg Stand - No Support Berdiri tegak pandangan lurus ke depan,
kemudian tekuk lutut kanan ke belakang
(berdiri dengan 1 kaki) tahan posisi tersebut
selama 10 detik kemudian ganti dengan
kaki yang satunya.( setelah terbiasa tambah
waktunya menjadi 30 detik)

13 Heel Walking – Hold Support Berdiri tegak di samping meja dengan salah
satu tangan memegang meja dan pandangan
lurus ke depan, kemudian berjalan ke depan
dengan bertumpu pada tumit sebanyak 10
langkah, kemudian berbalik arah dengan
kaki menapak ke lantai dan lakukan langkah
dengan tumit sebanyak 10 langkah kembali
ke posisi start

14 Heel Walking – No Support Berdiri tegak dan pandangan lurus ke


depan, kemudian berjalan ke depan dengan
bertumpu pada tumit sebanyak 10 langkah,
kemudian berbalik arah dengan kaki
menapak ke lantai dan lakukan langkah
dengan tumit sebanyak 10 langkah kembali
ke posisi start

15 Toe Walking – Hold Support Berdiri tegak di samping meja dengan salah
satu tangan berpegangan di meja dan
pangangan lurus ke depan, kemudian
berjalan ke depan dengan posisi berjinjit
sebanyak 10 langkah, lalu berbalik arah
dengan posisi kaki menapak ke lantai,
kemudian ulangi berjalan dengan tumit
sebanyak 10 langkah kembali ke posisi
start.

16 Toe Walking – No Support Berdiri tegak dan pangangan lurus ke


depan, kemudian berjalan ke depan dengan
posisi berjinjit sebanyak 10 langkah, lalu
berbalik arah dengan posisi kaki menapak
ke lantai, kemudian ulangi berjalan dengan
tumit sebanyak 10 langkah kembali ke
posisi start.

17 Heel Toe Walking Backwards Berdiri tegak dengan pandangan lurus ke


depan,kemudian berjalan ke belakang
dengan posisi ujung jari kaki menyentuh
tumit kaki di belakangnya sebanyak 10
langkah, laluu berbalik arah dan berjalan 10
langkah ke belakang kembali ke posisi start

18 Sit to Stand – Two Hand Duduk di kursi, posisikan kaki agak di


belakang lutut, kemudian condongkan lutut
ke depan dan berdiri dengan bantuan kedua
tangan.

19 Sit to Stand – One Hand Duduk di kursi, posisikan kaki agak di


belakang lutut, kemudian condongkan lutut
ke depan dan berdiri dengan bantuan salah
satu tangan.

20 Sit to Stand – No Hand Duduk di kursi, posisikan kaki agak di


belakang lutut, kemudian condongkan lutut
ke depan dan berdiri tanpa bantuan tangan.

21 Stair Walking Berjalan naik turun tangga dengan tangan


berpegangan pada reil tangga.

4. Pendinginan
Pendinginan dilakukan setelah latihan untuk membantuk mengembalikan denyut jantung
dan pernafasan kembali normal, dan membantu mngurangi penumpukan asam laktat di
otot setelah latihan. Pendinginan yang dilakukan antara lain :
No Jenis Latihan Deskripsi
1 Calf Stretch Posisi duduk di kursi dan posisi duduk agak
ke depan (tidak menempel di sandaran
kursi) tekuk salah satu lutut dan lutut yang
lain dalam posisi lurus, kemudian tekan
tumit ke bawah sampai terasa ada

2 Back of Thigh Stretch Posisi duduk di kursi dengan posisi agak


maju ke depan (tidak bersandar dengan
sandaran kursi) tekuk salah satu lutut dan
luruskan lutut yang satunya, kemudian taruh
kedua tangan di atas lutut yang di tekuk dan
condongkan badan ke depan sampai terasa
ada regangan di punggung, tahan posisi
tersebut selama 10 – 15 detik, ulangi pada
kaki yang satunya

Anda mungkin juga menyukai