A.
Konstruksi dari bodi kendaraan dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya adalah
1. Konstruksi Luar
Bagian ini merupakan tempat menempelnya berbagai macam panel dan dapat diumpamakan
sebagai kulit dalam tubuh kita. Bagian ini terdiri dari beberapa panel-panel yang disatukan
dengan beberapa jenis sambungan dan dapat terlihat secara langsung dari luar, misalnya
bumper, engine hood, pintu-pintu, sunroof, roof head lining, fender, kaca, boot lid/ deck lid,
lampulampu radiator grill, dan lain sebagainya.
2. Konstruksi Dalam.
Bagian ini terdiri dari komponen-komponen yang ada didalam bodi kendaraan, penguat-
penguat dan panel-panel yang digunakan untuk menguatkan bodi kendaraan.
3. Lantai (Under Body).
Lantai biasanya terdiri dari beberapa komponen kecil yang dilas secara bersama-sama
menjadi satu unit lantai. Semua panelpanel lantai memiliki penguat pada bagian bawah.
Bentuk dari lantai tidaklah rata, disesuaikan dengan tujuan masing-masing, untuk tempat
roda, sebagai ruang kompenen kendaraan, tempat kaki penumpang, tempat dudukan
komponen bodi yang lain, aspek aerodinamis, aspek estetika, aspek ergonomi dan lain
sebagainya. Pada tipe komposit biasanya rata dan terpisah dengan chassis, sedangkan pada
tipe integral menyatu dengan chassis dan biasanya tidak rata.
4. Engine Hood.
Engine hood merupakan bagian bodi kendaraan yang menutupi komponen mesin. Secara
umum ada 2 tipe pemasangan hinged, yaitu Rear hinged (Front Opening Type) dan Front
Hinged (Rear Opening Type). Pengoperasian kunci dilakukan dengan menggunakan kabel
yang dapat dioperasikan dari kursi pengemudi. Pada jenis kendaraan tertentu, saluran washer
terpasang pada hood ini. Jika berdasar perkembangannya ada beberapa tipe engine hood. Pada
awalnya, tipe gabungan, dimana pemasangan engine hood pada konstruksi bodi utama
menggunakan baut secara keseluruhan, pada bagian atas di cowl dan dibagian depan dengan
bodi dekat radiator. Selanjutnya, tipe piano, yaitu pemasangannya engine hood menggunakan
engsel pada bagian tepi dan tengah.
Tipe yang ketiga disebut dengan mono type atau one-piece type, dimana engsel engine hood
dapat terletak didepan atau belakang. Misal engsel engine hood didepan, maka dapat dibuka
dari bagian belakang dan sebaliknya. Namun sekarang kebanyakan mengunakan tipe engsel
dibelakang dan membuka dari depan. Tipe mono type biasanya permukaan engine hood lebar,
untuk memudahkan dalam buka-tutupnya dilengkapi dengan pegas torsi atau penegang.
Penyetelan engine hood dapat dilakukan dengan menggeser posisi engsel. Perlu diperhatikan
pada saat penyetelan adalah sikap hati-hati, jangan sampai merusak cat kendaraan dan
penyetelan celah yang sama terhadap fender samping dan cowl, serta penyetelan pengunci
engine hood.
Kendaraan yang menggunakan hood atau (penutup mesin) biasanya berjenis sedan dan
beberapa kendaraan penumpang (seperti Toyota Kijang, Daihatsu Taruna, Mitsubishi Kuda
dan lainnya). Hood ini dipasang ke bodi utama menggunakan hood hinge. 5) Fender Fender
atau wing adalah komponen kendaraan yang menutupi roda-roda. Tiap kendaraan memiliki 4
buah fender, tiap roda memiliki satu fender. Fender melindungi konstruksi suspensi dan
melindungi dari kotoran dan lumpur.
5. Fender
Fender atau wing adalah komponen kendaraan yang menutupi roda-roda. Tiap kendaraan
memiliki 4 buah fender, tiap roda memiliki satu fender. Fender melindungi konstruksi
suspensi dan melindungi dari kotoran dan lumpur. Fender depan kendaraan biasanya
terpasang pada konstruksi utama dari bodi menggunakan baut sehingga dapat dilepas. Untuk
menambah kekuatan dan menghindari vibrasi yang terjadi, biasanya dudukan baut dibuat mati
dengan bodi utama. Fender ini dapat dilakukan penyetelan kedepan dan kebelakang dengan
mengatur lubang posisi baut. Penyetelan tidak bisa dilakukan terhadap fender yang sudah
dipasang permanen dengan menggunakan las. Pada fender depan biasanya terpasang lampu
utama dan lampu samping atau sein. Terkadang terdapat trim, hiasan atau chrom, terpasang
pada bagian fender sebagai pemanis yang dapat dibongkar pasang dengan mudah karena
hanya menggunakan klip.
Sedangkan konstruksi fender bagian belakang agak berbeda susunannya. Memang ada
beberapa kendaraan yang memiliki fender belakang dapat dilepas, akan tetapi kebanyakan
fender belakang menyatu dengan bodi bagian dalam dengan sistem pengelasan, sehingga
tidak dapat dilepas atau dilakukan penyetelan. Pengelasan dengan bodi bagaian bawah
dilakukan secara penuh, sehingga dapat mencegah kotoran yang masuk keatas diantara
konstruksi luar dan bodi utama.
6. Cowl dan Dash.
Panel Cowl merupakan panel yang terdapat pada bagian depan kendaraan sebagai pemisah
antara ruang mesin dan ruang penumpang serta biasanya terbentuk dari gabungan panel-panel
kecil. Cowl bagian atas dan bagian samping biasanya disambung menggunakan las menjadi
satu kesatuan. Ada beberapa kendaraan yang menerapkan kerangka kaca pada bagian cowl ini.
Kadang engsel pintupun dapat diletakkan pada cowl.
7. Atap (roof panel).
Atap merupakan bagian bodi yang paling besar dibanding bagian lain, dan memiliki
konstruksi yang paling sederhana. Biasanya roof menggunakan bahan lembaran plat besi. Ada
beberapa jenis atap, atap sampai pada atas kaca depan, atap sampai kaca belakang, ada atap
sampai belakang dan tersambung dengan quarter panel.
Kebanyakan atap memiliki penguat dari plat tipis menyilang secara beraturan yang berada
didalam roof. Penguat ini biasanya disatukan dengan las dan merupakan bagian untuk
memegang kawat untuk pemasangan roof head lining.
8. Bodi Belakang (Quarter Panel).
Komponen ini biasanya menyatu dengan sayap belakang, dan memiliki konstruksi luar dan
dalam. Konstruksi luar menekuk dan disatukan dengan konstruksi dalam dengan las dan baut.
Pada bagian ini berhubungan dengan konstruksi pintu bagian belakang dan konstruksi kursi
belakang.
9. Pillar Tengah.
Pilar tengah merupakan penopang bagian tengah dan samping dari atap. Oleh karena itu,
konstruksi ini haruslah kuat. Pada pillar tengah ini juga berfungsi sebagai dudukan engsel
pintu belakang dan dudukan pengunci pintu depan. Beberapa pabrik membuat pillar lebar dan
terlihat dari luar, tetapi juga kadang tidak terlihat dari luar. Konstruksi pillar tengah biasanya
tidak beraturan, menyesuaikan bentuk dari pintu saat terbuka, dan bentuk tidak beraturan
tersebut menyebabkan konstruksi ini kuat dan kokoh.
10. Pintu-pintu.
Berbagai macam tipe pintu yang digunakan dalam kendaraan. Namun pada dasarnya, pintu
dibuat dari dua panel utama, panel luar dan panel dalam, terbuat dari plat baja. Pintu
kendaraan memiliki kekuatan yang berasal dari panel dalam yang memiliki tekukan dan
lekukan (dipress) sehingga ketika tepinya disatukan dengan panel luar dan menjadi satu
kesatuan, maka konstruksi ini akan kuat. Panel dalam terdapat lubang, celah dan sebagainya,
misal untuk pemasangan trim, pemasangan regulator kaca dan pengunci dalam dan handel
dalam. Bagian atas dari pintu terdapat bidang luasan yang ditutup dengan kaca, yang telah
disiapkan dengan alurnya serta karet perapatnya, sehingga saat ditutup maka akan
melindungi dari air hujan, debu dan kotoran.
11. Deck Lid.
Merupakan komponen pintu sebagai jalan keluar masuk barang yang terletak dibelakang
kendaraan. Komponen ini juga terdiri dari 2 panel utama, yaitu panel luar dan dalam
yangdisatukan menjadi satu dengan las. Beberapa pabrik menggunakan handel pada bagian
luar untuk membuka deck lid, namun ada yang tidak dilengkapi dengan pembuka bagian
luar, tetapi dapat dioperasikan oleh pengemudi karena menggunakan kabel.
B. Klasifikasi Kerusakan Bodi Otomotif
Tabrakan kendaraan dapat dibagi menjadi dua menurut besar kerusakannya yaitu
1. Kerusakan Besar (bila body frame member perlu diperbaiki)
Dikategorikan dalam kerusakan berat apabila Frame/Rangka mobil mengalami kerusakan
dan perlu proses perbaikan atau pelurusan. Untuk melakukan perbaikan ini diperlukan alat ”
Frame Aligner “yang dapat mengukur dimensi kendaraan secar presisi sehingga saat mobil
selesai perbaikan tidak terjadi perubahan pada kestabilan pengendaraan dan mengurangi
kenyamanan anda dalam mengemudi, seperti kemudi narik, body miring, celah pintu tidak
rata dll.
2. Kerusakan Kecil ( bila body panel perlu diperbaiki atau diganti)
Dilakukan untuk memperbaiki panel maupun penggantian panel, seperti: pintu, kap mesin,
bumper, fender yang tidak ada kerusakan pada rangka/frame mobil anda. Untuk metode
perbaikan ini dapat dilakukan dengan menggunakan Palu & Dolly maupun dengan teknik
Washer Welder.
Reparasi Panel Perbaikan dengan metode palu dolly
Dengan metode Penarikan (Washer welder )
(1) Prisip pemukulan
“semakin besar kelengkungan permukaan palu akan lebih kecil takikannya dan smakin besar teka
nanya, sehingga lembaran metal akan memanjang dan melengkung dengan takikan takikan kecil.
Sebaliknya semakin kecil kelengkungan dari permukaan pal, yakinkan akan semakin luas dan me
nyebabkan berkurangnya tekanan.”
Pada reparasi panel biasanya digunakan palu denan kelengkungan kecil pada permukaannya
(2) pemilihan peralatan (tool)
Pada umumnya metode pallu dan dolly digunakan saat reparasi panel tetapi pada tempat yang sul
it dijangkaureparasi dilakukan dengan sendok sebagai pengganti dolly.
1, TEKNIK ON-DOLLY DAN OFF-DOLLY
A. Teknik ON - DOLLY
dilakukan dengan cara memukulkan palu pada bagian plat yang terjadi kerusakan, sedangkan pa
da bagian bawahnya dilandasi dengan dolly — Untuk permukaan dengan kerusakaan yang lebar,
maka menggunakan dolly yang hampir rata. Sedangkan untuk kerusakan pada lengkungan bodi y
ang tajam, menggunakan dolly yang semakin cekung. Teknik on-dolly biasanya dilakukan untuk
penyok kecil setelah perbaikan penyok besar oleh teknik Off-dolly
B. Teknik OFF - DOLLY
Kalau pada teknik palu-on-dolly yang dipalu adalah bagian yang terdapat dollynya, maka pada te
knik palu-off-dolly, yang dipalu adalah bagian diantara atau disekeliling dari dolly yang ditempat
kan pada pusat plat yang penyok atau lebih tepatnya palu tidak bertemu langsung dengan dolly n
ya
2. Teknik Penarikan
A. Dengan Vacum cup
Teknik Menarik dengan Vacuum Cup
—Apabila terjadi kerusakan plat bodi kendaraan akibat benturan yang menyebabkan mulurnya
plat bodi, namun tidak melebihi batas elastisitas, dapat diperbaiki dengan menggunakan vacuum
cup.
—Namun apabila pada plat bodi mengalami kerusakan melebihi batas elastisitasnya (misalnya
plat bodi mengalami kerusakan membentuk sudut-sudut dan lainnya) kemungkinan perbaikan
dengan vacuum cup sulit untuk mencapai hasil yang maksimal
B. Dengan teknik washer welder
Washer welder adalah las tipe pengelaan tahanan listrik
Metode penarika
Washer atau cincin dilas pada bagian yang penyok dan diluarpanel sebagai ganti untuk menekan
doolkeluar maka washer ditarik keluar dari sebelah luar
Type Metode penarikan :
1. Dengan hand puller
2. Menarik dengan sliding hammer
3. Menarik dengan lock cain
4. Menarik dengan slidding hammer yang dilengkapi dengan welding tip
Palu dan dolly merupakan peralatan yang paling sering digunakan
untuk perbaikan bodi kendaraan. Peralatan ini bisa dikatakan sebagai
peralatan standar perbaikan bodi kendaraan. Pemilihan palu dan dolly
yang tepat sangat penting dalam perbaikan bodi kendaraan, karena akan
menentukan hasil akhir pekerjaan. Untuk permukaan dengan kerusakaan
yang lebar, maka menggunakan dolly yang hampir rata. Sedangkan untuk
kerusakan pada lengkungan bodi yang tajam, menggunakan dolly yang
semakin cekung.
Gambar 15.14. Teknik on-dolly hammering
Teknik palu-on dolly dilakukan dengan cara memukulkan palu
pada bagian plat yang terjadi kerusakan, sedangkan pada bagian
bawahnya dilandasi dengan dolly. Dengan cara ini, plat bisa kembali rata,
dengan konsekuensi struktur dari logam akan menekan ke sekeliling
kerusakan tadi. Setelah kerusakan yang terjadi sudah berkurang,
kelengkungan akan sulit dihilangkan. Terdapat 2 cara untuk
menyelesaikan pekerjaan ini.
Gambar 15.15. Urutan memukul teknik on-dolly hammer
Cara pertama mengusahakan plat tadi tidak cembung, tetapi
diusahakan cekung kemudian langkah perbaikannya dengan
menggunakan dempul. Atau cara yang kedua, adalah dengan
melanjutkan perbaikan menggunakan teknik yang lain, yaitu teknik hotshrinking, yaitu
memanaskan plat dengan las oxyacetylene (pada api
netral) sampai menghasilkan warna kemerahan, kemudian mendinginkannya dengan tiba-tiba.
Setelah itu, permukaan yang belum
rata dilakukan pendempulan.
Langkah-langkah perbaikan plat bodi dengan teknik palu-on-dolly
adalah:
1. Peganglah bagian belakang dari dolly yang akan digunakan dengan
menggunakan tangan kiri. Sedangkan palu dipegang dengan tangan
kanan.
2. Cobalah latihan memukul langsung permukaan dolly dengan pelanpelan, sehingga Anda akan
merasa nyaman memegang dolly dan
palu.
Gambar 15.16. Melatih pukulan
3. Letakkan dolly pada bagian plat yang rusak (bila tidak terlihat, maka
Anda harus merasa yakin dolly telah tepat pada posisinya, bisa
dengan bantuan melakukan pukulan ringan).
4. Ayunkan palu ke plat yang rusak dengan pelan-pelan terlebih dahulu.
5. Setelah dirasa tepat, maka proses memalu dapat dilakukan berulangulang dengan tenaga
secukupnya, sampai permukaan mendekati hasil
yang rata.
Gambar Meratakan plat
Teknik off-dolly hammering
Gambar 15.18. Teknik off-dolly hammer
Kalau pada teknik palu-on-dolly yang dipalu adalah bagian yang
terdapat dollynya, maka pada teknik palu-off-dolly, yang dipalu adalah
bagian diantara atau disekeliling dari dolly yang ditempatkan pada pusat
plat yang penyok (seperti yang terlihat digambar). Gerakan tangan kiri
yang memegang dolly, akan mendorong plat yang penyok ke atas, ketika
palu ditarik. Teknik ini dipergunakan pada bagian yang mengalami
kerusakan/ penyok yang luas. Setelah bagian yang penyok sedikit, dapat
menggunakan teknik palu-on-dolly atau hot shrinking dilanjutkan dengan
pendempulan.
Langkah- langkah Perbaikan Ringan
Proses pekerjaan Body & Paint Center Nasmoco Body & Paint, diantaranya :
A. Penerimaan
Penerimaan unit perbaikan body repair dan pengecatan akan dilayani oleh Service Advisor yang
ramah dan profesional. Pelanggan akan mendapatkan informasi mengenai kerusakan dan
estimasi biaya dan waktu secara akurat.
B. Perbaikan Kerusakan Bodi
Hal ini dilakukan untuk memperbaiki dan mengembalikan bodi kendaraan Anda yang rusak
akibat tabrakan ( benturan ) sehingga body mobil Anda kembali ke spesifikasi dan standart awal.
Metode Perbaikan Body dan Panel kendaraan dibagi menjadi Dua:
Kerusakan Berat
Dikategorikan dalam kerusakan berat apabila Frame/Rangka mobil
mengalami kerusakan dan perlu proses perbaikan atau pelurusan. Untuk melakukan perbaikan ini
diperlukan alat ” Frame Aligner “yang dapat mengukur dimensi kendaraan secar presisi sehingga
saat mobil selesai perbaikan tidak terjadi perubahan pada kestabilan pengendaraan dan
mengurangi kenyamanan anda dalam mengemudi, seperti kemudi narik, body miring, celah pintu
tidak rata dl.
Kerusakan Ringan
Dilakukan untuk memperbaiki panel maupun penggantian panel,
seperti: pintu, kap mesin, bumper, fender yang tidak ada kerusakan pada rangka/frame mobil
anda. Untuk metode perbaikan ini dapat dilakukan dengan menggunakan Palu & Dolly maupun
dengan teknik Washer Welder
Persiapan Permukaan
Merupakan metode dan persyaratan wajib yang dilakukan untuk
mempersiapkan panel rusak ataupun panel baru (panel ganti) sehingga siap untuk dilakukan
proses selanjutnya yaitu pengecatan (Top Coating).
Tujuan Persiapan Permukaan adalah:
1. Melindungi plat/panel dan mencegahnya dari karat.
2. Memberikan daya lekat (adhesi) antar lapisan cat sehingga cat tidak mudah mengelupas.
3. Mengembalikan panel penyok ke bentuk awal.
4. Merapatkan permukaan yang akan di cat untuk mencagah penyerapan material cat, sehingga
kilapan (Gloss) dari cat akan tahan lama.
Colour Mixing
Merupakan proses untuk mencari dan menyamakan warna dengan
cara mencampur beberapa warna dasar sehingga diperoleh warna yang sesuai dengan warna
mobil anda. Proses colour matching di Nasmoco Body & Paint Center sudah dlkerjakan secara
computerize dan menggunakan 1 Mixing Machine dari Pabrik Cat yang terkemuka sehingga
kwalitas dan keakuratan warna menjadi sangat tinggi.
Masking
Ini adalah metode yang kami pakai untuk melindungi bagian dari
mobil anda yang tidak dikerjakan selama proses perbaikan dan pengecatan. Hal ini bertujuan
untuk mencegah menempelnya debu-debu cat (over spray) pada bagian-bagian seperti kaca,
karet2 dan bagian lain dari mobil kesayangan anda.
Spraying & Drying
Untuk memperoleh hasil pengecatan
yang bersih dan berkualitas tinggi, maka proses pengecatan kami lakukan dalam satu ruang
tertutup yang kami jamin kebersihannya dengan dilengkapi sirkulasi udara yang bersih dan
lancar. Alat ini dinamakan dengan CombiBooth, karena selain untuk ruang pengecatan sekaligus
sebagai ruang untuk pengeringan atau Oven.
Dengan alat ini hasil pengecatan berkualitas tinggi dan lebih cepat karena langsung dikeringkan
dengan pengovenan dengan suhu yang dapat diatur sampai 80 derajat Celsius. Untuk proses
pengeringan cepat kami juga menggunakan Drying Tools berupa Infra Red type short wave
Polishing & Finishing
Polishing dan Finishing adalah bagian akhir dari proses Pengecatan
mobil Anda, polishing dilakukan untuk menambah kilapan kendaraan kesayangan anda sekaligus
menyesuaikan texturenya seperti mobil baru
Final Inspection
Unit perbaikan kami serahkan setelah melewati proses Quality
Control ( QC process ) untuk memastikan kualitas perbaikan dan pengecatan benar-benar
memuaskan. Garansi Pengecatan 6 Bulan.