100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
178 tayangan3 halaman

Tugas dan Tanggung Jawab Staf Filling

Dokumen ini menjelaskan tentang pelaksanaan pekerjaan filling di Rumah Sakit Islam Namira. Tugas pelaksana filling meliputi menerima, menyimpan, menyediakan, mencatat, melacak, dan memelihara dokumen rekam medis pasien. Pelaksana filling juga terlibat dalam proses retensi, penyortiran, dan pemusnahan dokumen sesuai peraturan.

Diunggah oleh

Ulan Mandasari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
178 tayangan3 halaman

Tugas dan Tanggung Jawab Staf Filling

Dokumen ini menjelaskan tentang pelaksanaan pekerjaan filling di Rumah Sakit Islam Namira. Tugas pelaksana filling meliputi menerima, menyimpan, menyediakan, mencatat, melacak, dan memelihara dokumen rekam medis pasien. Pelaksana filling juga terlibat dalam proses retensi, penyortiran, dan pemusnahan dokumen sesuai peraturan.

Diunggah oleh

Ulan Mandasari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PELAKSANA FILLING

No. Dokumen No. Revisi Halaman

136/UT/PEG/RSI-N/VIII/2015 01 1/3

Ditetapkan
URAIAN TUGAS Tanggal Terbit Direktur RSI Namira

20 Agustus 2015

dr. Basirun, MMRS


NIK.201183001
Unit Organisasi Rumah Sakit Islam Namira
Tugas Pokok 1. Menerima dokumen RM yang sudah lengkap
2. Menyimpan dokumen RM
3. Menyediakan dokumen RM untuk keperluan pasien
4. Mencatat penggunaan dokumen RM
5. Melacak dokumen RM yang tidak ditemukan pada tempat
penyimpanan.
6. Melakukan retensi dan penyortiran RM menjadi aktif dan
non aktif.
7. Bersama tim pemusnah melakukan pemusnahan formulir
yang tidak dilestarikan
8. Bersama kepala RM membuat abstrak dokumen RM
yang dilestarikan.
Uraian Tugas 1. Menerima dokumen RM yang sudah lengkap dari bagian
kodefikasi dan indeksing
2. Memasukkan dokumen RM ke dalam folder (bila belum di
folder)
3. Menyimpan dokumen RM dalam rak /almari filing sesuai
sistim yang berlaku.
4. Menerima tracer dari unit pengguna atau peminjam
5. Mencarikan dokumen RM
6. Mengambil dokumen rekam medis dengan cara
menyelipkan tracer terlebih dahulu pada posisi yang
sama.
7. Melayani peminjaman dan mencatatnya dalam buku
peminjaman.
8. Melaksanakan proses pemusnahan dengan tahapan ;
menyortir, memindah, merentensi, membuat daftar
pertelaan dan memusnahkan dokumen rekam medis
berdasarkan aturan Depkes. yang berlaku.
9. Menyimpan dokumen non aktif ke rak penyimpanan di
ruang penyimpanan inaktif.
10. Bila dijumpai dokumen RM yang diperlukan tidak
ditemukan di rak penyimpanan, melacaknya dengan
menggunakan kartu kendali atau ekspedisi.

Tanggung Jawab 1. Kelengkapan dan kerapian isi berkas RM


2. Kebenaran distribusi/ketersediaan berkas rekam medic di
poliklinik

Wewenang 1. Meminta informasi dan petunjuk kepada atasan


2. Meminta masukan dari petugas rekam medis dan unit
kerja lain terkait

Nama Jabatan -
Bawahan
Langsung
Persyaratan Kerja 1. Pendidikan : D 3 Rekam medik/ SLTA
2. Kursus / Pelatihan :
3. Pengalaman Kerja : Masa kerja 1 tahun
4. Kondisi Fisik : Sehat Jasmani dan Rohani
5. Lain-lain :
a. Mempunyai akhlak yang baik, dedikasi dan loyalitas
yang tinggi dan tutur bahasa yang baik
b. Memahami konsep standard pelayanan rekam
medik.
c. Mempunyai kondite / penilaian kinerja katagori baik.
d. Bersedia mengembangkan ilmu rekam medik.

Hubungan Kerja 1. Intern:


a. Kepala Unit Rekam Medik
2. Ekstern :
a. Instansi Terkait

Struktur
Organisasi
Manajer Umum &
Keu
Kepala Rekam Medis

Administrasi & Filling


Registrasi
Koding & Indeksing Analisis

Assembling

Common questions

Didukung oleh AI

Teamwork is crucial in the destruction process, where collaboration among record management personnel and the dedicated destruction team ensures accuracy and adherence to protocol. This collaborative approach allows the division of responsibilities, cross-verification, and adherence to meticulous sorting and verification stages of documents before destruction, ultimately preserving confidentiality and regulatory compliance .

The primary tasks involve receiving completed medical records (RM) from coding and indexing, filing RM in folders and storing them on shelves per management system, tracking RM through tracers, facilitating document loans, recording loans in logbooks, conducting record retention and destruction, and storing inactive documents in designated areas .

The alignment with the Ministry of Health regulations is achieved through precise analytical processes employed in record management, like assembling and filing according to the prevailing healthcare policies, using standardized systems for record tracking, retention, and destruction. Compliance with these regulations ensures best practices in healthcare data management .

The role integrates with external institutions by maintaining external work relationships that may involve sharing summarized abstracts of medical records or collaborating on medical data management. This could be crucial for fulfilling legal, regulatory, or inter-institutional responsibilities and ensuring continuity of care and compliance with health standards .

Efficiency and accuracy can be improved through regular training in new medical records techniques, updating software tools for filing and tracking, fostering a culture of attention to detail, adopting lean management practices for workflow optimization, and enhancing communication across departments to minimize errors and delays .

Having active and inactive records storage systems is crucial for efficiently managing the flow and retrieval of information. Active records are readily available for current use in patient care, while inactive records are retained for legal or historical purposes. The organization maintains these systems by sorting, relocating, and filing documents in respective storage areas, while processing destruction of obsolete records to manage space effectively .

The hospital ensures security and confidentiality by implementing controlled access mechanisms where only authorized personnel are allowed to handle records, using tracers for records tracking, conducting proper filing and storage per defined systems, and maintaining destruction processes for obsolete records. The policy of seeking managerial input for non-standard situations further helps maintain security .

To ensure proper tracking and availability, Rumah Sakit Islam Namira uses tracers to track medical records when moved; they also record document loans in a logbook. For missing records, the hospital employs control cards and staging mechanisms to locate them. Records are stored according to established filing systems to ensure their availability for patient care .

The document destruction process involves stages of sorting, transferring, retaining, documenting details in lists, and finally destroying the records. This process is significant for managing storage space, ensuring outdated or unnecessary information is securely destroyed to protect patient privacy, and complying with regulations for record retention .

The qualifications include education in medical records (D3 or high school level), one year of work experience, physical and mental fitness, and having a good ethical character, dedication, loyalty, and communication skills. Additionally, understanding standard medical records service concepts and demonstrating a good performance record are required .

Anda mungkin juga menyukai