Nama : Denis Aprilia
NRP : 3210141011
Kelas : 4 D4 SPE
Tugas SCADA
1. Pengertian SCADA
SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) merupakan sistem
kendali industri berbasis komputer yang dipakai untuk pengontrolan suatu proses, seperti:
proses industri: manufaktur, pabrik, produksi, generator tenaga listrik.
proses infrastruktur: penjernihan air minum dan distribusinya, pengolahan limbah,
pipa gas dan minyak, distribusi tenaga listrik, sistem komunikasi yang kompleks,
sistem peringatan dini dan sirine
proses fasilitas: gedung, bandara, pelabuhan, stasiun ruang angkasa.
Suatu sistem SCADA biasanya terdiri dari:
HMI adalah sub sistem dari SCADA yang berfungsi menampilkan data dari hasil
pengukuran di RTU ataupun menampilkan proses yang sedang terjadi pada
keseluruhan sistem. HMI merupakan sebuah software pada komputer berbasis
grafis yang berfungsi untuk mempermudah pengawasan (Supervisory) kepada sang
operator. HMI mengubah data-data dan angka kedalam animasi, grafik/trend, dan
bentuk yang mudah diterjemahkan oleh sang operator.
MTU atau Master Terminal Unit merupakan sebuah sistem komputer (bisa
komputer bisa PLC atau bahkan microcontroller) yang bertugas memberikan data
kepada HMI dari RTU. Di lain sisi MTU juga bertugas mengambil data dari tiap-
tiap RTU (jika RTU lebih dari 1) untuk diterjemahkan dan di berikan ke HMI.
sistem pengambilan data dari tiap-tiap RTU disebut Polling. terkadang MTU dan
HMI dapat dijadikan 1 bagian, ketika MTU menggunakan komputer yang sama
dengan HMI.
RTU atau Remote Terminal Unit adalah subsistem SCADA yang berfungsi sebagai
terminal-terminal (semacam stasiun data) dari hasil pengukuran, pengendalian,
pemantauan status dan lain-lain. RTU juga berfungsi menerjemahkan,
mengkonversi, menghitung sinyal dari transducer seperti pengukuran arus listrik,
Flow, Static Pressure, Differensial Pressure, temperatur, dan lain-lain. dari hasil
pengukuran tersebut hal yang dilakukan RTU adalah melakukan kendali (jika
merupakan sistem kendali) kemudian mentransmit data ke MTU atau langsung
mentransmit ke MTU jika sistem di RTU bukan untuk pengendalian (Controlling).
RTU juga dapat berfungsi sebagai pengatur set point yang dikirimkan dari
HMI/MTU ke RTU tersebut.
PLC atau Programmable Logic Controller adalah sebuah controller logic yang
dapat di Program sesuai kebutuhan kita. PLC pada sistem SCADA biasanya di
tempatkan pada RTU, jadi PLC merupakan subsistem dari RTU. PLC bertugas
melakukan pengolahan/pengambilan data dari transducer/sensor transmitter yang
juga memungkinkan untuk melakukan pengendalian pada sistem di RTU tersebut
misal digunakan untuk pengaturan bukaan valve.
Sistem Komunikasi, merupakan sebuah cara untuk mengkomunikasikan data dari
RTU ke MTU. Pada RTU yang terletak jauh dari pusat kontrol (MTU) maka sistem
komunikasi biasanya menggunakan Radio. pada industri tertentu ada yang lebih
memilih menggunakan GSM Radio yang biasanya untuk RTU yang sangat jauh
tidak terjangkau dengan radio biasa atau bisa menggunakan radio biasa namun
harus menggunakan beberapa repeater agar radio pada RTU dapat berkomunikasi
dengan Radio pada MTU.
Pada umumnya jarak antara RTU dengan MTU cukup jauh sehingga diperlukan
media komunikasi antara keduanya. Cara yang paling umum dipakai adalah Komunikasi
Radio (Radio Communication) dan Komunikasi Serat Optik (Optical Fiber
Communication).
Prinsip Kerja SCADA
Dilihat dari karakteristik sistem kontrolnya, sistem SCADA terbagi menjadi dua,
yaitu open loop (komunikasi jarak jauh) dan closed loop (komunikasi jarak dekat).
Perbedaan diantara keduanya hanyalah alat komunikasi yang digunakan, dimana pada
sistem kontrol open loop, sistem SCADA menggunakan jaringan WAN (wireless area
network) dengan dilengkapi sistem radio (pengirim dan penerima sinyal) untuk ribuan I/O
dan pengontrolan bisa dilakukan dengan jarak ribuan kilometer.
Untuk closed loop, sistemnya mirip dengan DCS (distributed control system),
dimana sistem ini merupakan sistem atau unit pengumpul dan kontrol data yang biasanya
ditempatkan pada area terbatas dan sistem komunikasi yang digunakan oleh DCS berupa
LAN (local area network).
Sistem SCADA sangat bergantung dari jumlah RTU dalam hal mengumpulkan data
dan mengirimkan data tersebut kembali ke pusat menggunakan sistem komunikasi pada
pusat utama. Ketepatan dan efisiensi waktu dapat memungkinkan proses dan
pengoperasian di industri menjadi optimal. hal lainnya yang dapat diperoleh adalah
efisiensi pekerjaan data yang realible dan yang paling penting adalah pengoperasiannya
dapat dilakukan dengan aman.
RTU menyediakan informasi secara otomatis dengan menggunakan sensor analog
atau digital pada setiap jaringan pengontrolan. Sistem komuniksi menyediakan jalur data
untuk komunikasi antara pegumpul utama dengan jaringan pengontrolan. Sistem
komunikasi ini dapat berupa kabel, fiber optik, radio, saluran telepon, microwave, dan
bahkan sampai satellite. Unit pegumpul data mengumpulkan data dari berbagai macam
RTU dan selanjutnya menghasilkan hubungan secara otomasi dengan operator. Proses
pengolahan data yang terjadi pada sistem SCADA dilihat dari 3 hal, yaitu komunikasi,
penyajian, dan pengontrolan data.
2. Aplikasi SCADA pada Pembangkit (terutama PLTU Jateng 2 Adipala)
Pada PLTU Jateng 2 Adipala, proses kendali yang digunakan adalah menggunakan DCS.
DCS atau Distributed Control System (DCS) merupakan pengembangan sistem
kontrol dengan menggunakan komputer dan alat elektronik lainnya agar bisa mendapatkan
pengontrol suatu loop sistem yang terpada dan dapat dikendalikan dengan mudah dan
cepat. Alat ini digunakan sebagai pengontrol proses dalam skala menengah sampai besar.
Proses yang dikontrol dapat berupa proses yang berjalan secara berkelanjutan (kontinu)
atau proses batching.
DCS terdiri dari digital controller yang bekerja dengan terdistribusi dan dapat
melakukan proses setting mulai dari 1 sampai 256 loop atau lebih dalam satu control box.
Peralatan I/O diletakkan secara menyatu dengan kontroler atau dapat juga diletakkan
secara terpisah kemudian dihubungkan ke jaringan. Sistem DCS dirancang dengan
prosesor redudant untuk peningkatan kehandalan sistem. DCS memiliki berberapa fungsi
utama, yaitu:
sebagai alat untuk melakukan kontrol suatu sistem loop dimana satu loop bisa
mengerjakan berberapa proses kontrol
Berfungsi sebagai pengganti kontroler manual dan otomatis yang terpisah-pisah
menjadi satu bagian agar maintenance dapat dilakukan secara mudah.
Sarana pengumpul & pengolah data agar mendapatkan proses output yang tepat.
Perbedaan SCADA dan DCS
SCADA DCS
1. Berupa kontrol loop terbuka (level 1. Berupa kontrol loop tertutup
supervisor) (continous control)
2. Daerah jangkauan luas 2. Daerah jangkauan terbatas
3. Menggunakan komunikasi jarak jauh 3. Menggunakan teknologi komunikasi
4. Membutukhan sistem komunikasi jarak dekat
dengan kecepatan rendah 4. Membutuhkan sistem komunikasi
dangan kecepatan dan kehandalan
tinggi
Sumber :
[Link]
[Link]
scada#.WgVAkzsxXDd
[Link]
[Link]/8322802/definisi_SCADA