0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
97 tayangan17 halaman

Spesifikasi dan Perhitungan Kondensor

Dokumen tersebut merangkum spesifikasi dan perhitungan untuk kondensor (CD-01) yang digunakan untuk mengembunkan uap dari menara distilasi 1. Kondensor ini berfungsi untuk mendinginkan uap dengan suhu antara 303-323K dengan menggunakan air pendingin. Perhitungan meliputi beban panas total, kebutuhan air pendingin, beda suhu rerata, koefisien perpindahan kalor, ukuran alat penukar kalor standar yang diperluk

Diunggah oleh

Lalan Sukses
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
97 tayangan17 halaman

Spesifikasi dan Perhitungan Kondensor

Dokumen tersebut merangkum spesifikasi dan perhitungan untuk kondensor (CD-01) yang digunakan untuk mengembunkan uap dari menara distilasi 1. Kondensor ini berfungsi untuk mendinginkan uap dengan suhu antara 303-323K dengan menggunakan air pendingin. Perhitungan meliputi beban panas total, kebutuhan air pendingin, beda suhu rerata, koefisien perpindahan kalor, ukuran alat penukar kalor standar yang diperluk

Diunggah oleh

Lalan Sukses
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kondensor ( CD 01 )

Spesifikasi :
Tugas : Mengembunkan uap yang keluar dari puncak menara distilasi 1
(MD 01) dengan media pendingin dengan suhu 303,15 K sampai
323,15 K
Jenis : Alat penukar kalor selongsong dan tabung
Sketsa :

Data : Uap dari puncak menara distilasi 1


Suhu masuk, T1 = 328,981 K
Suhu Keluar,T2 = 328,944 K
Tekanan, P = 1 bar
Komposisi fluida panas :

Mol Massa Fraksi Fraksi Suhu Kritis


Komponen
(kmol /jam) (kg/jam) mol massa (K)
(CH3) 2 CO 5260.1548 90.5674 0.99911 0.99908 329,44
(CH3)2CHOH 4.8332 0.08042 0.00089 0.00092 355,41
H2O 0.0037 0.00021 0.00000 0.00000 373,15
Total 5264.99180 90.64804 1.00000 1.00000
LangkahPerhitungan :
1. Menghitung beban panas
Beban panas dihitung dengan persamaan :
Qt = vi hvapi
Dengan hubungan :
Qt : beban panas total (kj/jam)
vi : kecepatan massa uap masing-masing komponen (kg/jam)
hvapi : Panas laten pengembunan masing-masing komponen (kj/kg)
Suhu fluida panas rerata :

T1 + T2 (328,981 + 328,944)
Tav = = = 328,963 K
2 2

Nilaihvapdievaluasipada suhu T = 328,963 K

Massa hvap v hvap


Komponen
(kg/jam) ( kJ /kg ) ( kJ/jam )
(CH3) 2 CO 5260.155 510.18205 2683636.568
(CH3)2CHOH 4.833 707.18727 3417.971
H2O 0.004 2369.88044 8.896

Total 5264,992 2687063,435

Sehingga, Qt = 2687063,435 kJ/jam

2. Kebutuhan media pendingin


Sebagai media pendingin digunakan air pendingin :
Suhu air masuk (t1) = 303,15 K ( 30 )
Suhu air keluar (t2) = 313,15 K ( 40 )
(303,15 + 313,15)K
Suhurerata (tav) =
2
= 308,15 K (35)
Sifat fisis pada suhu rerata :
Kapasitas panas, Cpair = 4,1840 kJ/kg.K
Rapat massa, air = 991,06 kg/m3
Viskositas, = 0.7476 . 10-3 kg/m.s
Massa air pendingin yang diperlukan :
Qt
mair =
Cpair (t 2 t1 )
Denganhubungan :
mair = kecepatan massa air ( kg/jam)
Cpair = kapasitas panas air (kJ/ kg K)
Qt =bebanpanas total (kj/jam)
t2 = suhu air pendinginkeluar (K)
t1 = suhu air pendinginmasuk (K)
2687063,435 kJ/jam
mair = kJ
4,1840 (313,15 K 303,15 K)
kg

kg
= 64222,357
jam

3. Menghitung beda suhu rerata


a. Beda suhu rerata logaritmik (LMTD)
T2 T1
LMTD = T2
ln (T1)

Dengan hubungan :
Fluida panas Fluidadingin
Suhu atas (K) 328,98 313,15
Suhu bawah (K) 328,94 303,15
T1 = 328,98 K 313,15 K = 18,603 K
T2 = 328,94 K 303,15 K = 26,719 K
Sehingga dapat dihitung nilai LMTD :
25,794 K 15,831 K
LMTD = 25,794 K
= 20,409 K
ln ( 15,831 K )
b. Faktor effektivitas
Dihitung dengan persamaan :
T1 T2 t 2 t1
R= , P=
t 2 t1 T1 t1
Dengan hubungan :
T1 :suhu fluida panas masuk (K)
T2 :suhu fluida panas keluar (K)
t1 :suhu fluida dingin masuk (K)
t2 :suhu fluida dingin keluar (K)
328,981 K 328,944 K
R= = 0,00377
313,15 K 303,15 K
313,15 K 303,15 K
P= = 0,38712
328,981 K 303,15K
Faktor efektivitas diperoleh dari grafik :

Ft = 1,0

c. Beda suhu rerata


t = Ft x LMTD
t = 1,0 x 20,409 K = 20,409 K

4. Menentukan koefisien perpindahan kalor


Diprediksi berdasarkan Towler, dan Sinnott, Chemical Engineering Design
and Principles, Practice and economics of Plant and Process Design ,McGraw
Hill (2008), halaman 797
Nilai Ud bekisar antara 250 W /m2K sampai 750 W /m2K
Dicoba Ud = 450 W /m2K
= 450 W /m2K x [0,001 Kj/J]
= 0,45 Kj/m2K
5. Alat penukar kalor standart
a. Luas perpindahan kalor yang diperlukan
Qt
A=
Ud x t
Dengan hubungan :
A : Luas perpindahan kalor yang diperlukan[ m2 ]
Qt : Beban panas total [ kJ /s ]
Ud : Koefisien perpindahan kalor gabungan [ kJ /m2 sK ]
t : Beda suhu rerata[ K ]
Kj
2687063,435 x [ 1 jam /3600 s ]
jam
A = kJ
0,45 m2 sK x 20,409K

= 81,272m2
Luas perpindahan kalor> 10 m2 ,maka jenis alat penukar kalor yang sesuai
adalah shell and tube.

b. Ukuran tabung
Dipilih 3/4 " OD , 14 BWG
Dari tabel 10 Kern, D.Q., diperoleh :
Diameter luar tabung,Od : 0,75 inch x [0,0254 m/inch] = 0,0191 m
Diameter dalam tabung,Id : 0,58 inch x[0,0254 m/inch] = 0,0148 m
Luas permukaan /m : a" = x Od
a" = [3,14 x 0,0191 m] x m/m
= 0,0598 m2/m
Panjang tabung :
Panjang tabung standart , 6 ft , 8 ft,10 ft, 12 ft, 16 ft, 24 ft
(Toweler dan Sinnott ,Chemical Engineering Design Principles , McGraw
Hill Nye York, 2008,halaman 805)
Dipilih :Panjang tabung, L = 12 ft x [0,3048 m/ft]
= 3.6576 m
c. Jumlah tabung yang diperlukan (nt)
Dihitung dengan persamaan :
A
nt =
a" x L
Dengan hubungan :
A = Luas perpindahan kalor[ m2 ]
a = Luas permukaan tabung [ m2/m ]
L = Panjang tabung[ m ]
81,272 m2
nt = 0,0598 m2
= 371
x 3.6576 m
m

d. Alat penukar kalor standart


Dipilih dari tabel 10 -10 A, Ludwig, E.E., vol III, halaman 49

Dari table diatas, Dipilih:


Diameter selongsong , Ids = 22 inch x [0,0254 m/inch] = 0,5588 m
Jumlah tabung, nt = 372
Pass tabung, np =2
Susunan = inch pada 15/16 inch triangular pitch
Pitch = 15/16 inch x 0,0254 m/inch = 0,0238 m

Diameter ekivalen, De = 0,55 inch (Fig 28, Kern, D.Q)


De = 0,55 inch x 0,0254 m/ inch
= 0,01397 m

e. Luas perpindahan kalor standar terkoreksi


A = nt x a" x L
m2
A = 372 x 0,0598 x 3,6576 m
m
A = 81,43 m2

f. Koefisien perpindahan kalor standart terkoreksi


Qt
Ud =
A x t

Dengan hubungan :
Qt = Beban panas[ kj/jam ]
A = Luas peprindahan kalor standar[ m2 ]
=Beda suhu rerata [ K ]
kj 1 jam
2687063,435 jam x [3600s]
Ud =
81,43 x 20,409 K
kj
Ud = 0,45
m2 s K

6. Route fluida
Fluida panas dialirkan dalam selongsong dan fluida dingin dialirkan dalam
tabung
7. Koefisien perpindahan kalor dalam tabung , selongsong dan gabungan
Selongsong = Fluidapanas
a. Menghitung jarak antar baffle(B)
Jarak antar baffle berkis arantara Ids/5 sampai Ids/1
Dihitung dengan persamaan :
Ids
B =
1
Ids = Diameter dalam selongsong [m]
0,5588 m
B= = 0,5588 m
1

b. Menghitung clearance(C)
Dihitung dengan persamaan :
C = pitch Od , Od = diameter luar selongsong [m]
C = 0,0238 m 0,01905 m = 0,00476 m

c. Menghitung luas aliran (as)


Ids x B x C"
as =
Pitch
0,4572 m x 0,5588 m x 0,00476 m
as =
0,0238 m
as = 0,0625 m2

d. Menghitung fluks massa (Gs)


kecepatan massa Fluida Panas
Gs =
as
kg 1jam
5264,992 jam x 3600 s
Gs = 2
0,06251 m
kg
Gs = 23,418
m2 s
e. Menghitung beban massa (G)
kecepatan massa
G" = 2
L x nt 3
kg 1jam
5624,992 jam x 3600 s
G" = 2
3,6576 m x (241)3
G" = 0,0077kg/m s

Tabung = Fluidadingin
a. Menghitung luas aliran (at)
nt x at
at =
np
Dimana nilai at dihitung menggunakan rumus :
x Id2
at =
4
3,14 x 0,01483 m2
at = = 0,00017 m2
4
sehingga,
372 x 0,00017 m2
at = = 0,03214 m2
1

b. Menghitung fluks massa (Gt)


kecepatan massa air
Gs =
at
kg jam
64222,357 jam x 1 3600 s
Gt =
0,03214 m2
kg
Gt = 554,99
m2 s

c. Menghitung kecepatan linier (Vlin)


Gt
Vlin =
air
554,99 kg/m2 s
Vlin =
991,056 kg/m3
m
Vlin = 0,56
s

d. Menghitung bilangan reynold (Re)


Id x Gt
Re =

0,01483 m x 554,99 kg/m2 s
Re =
0,74759 . 103 kg/m s
Re = 11012

e. Menghitung koefisien perpindahan kalor dalam tabung (hi)

4.2 (1.35 0.02 tav) vlin 0.8


hi
Id 0.2
(Towler,dan Sinnot,2008,halaman 827 )
Dengan hubungan :
Id : diameter dalam[ mm ]
hi : koefisien transfer panas dalam tabung [ kJ /m2.s.K ]
tav : suhu rerata [ ]
vlin :kecepatan linear [ m /s ]
tav = 308,15 K
4,2 (1,35 + 0,02 308,15)x (0,56)0,8
hi =
(1,48336)0,2
kJ
hi = 7,5964
m2 sK
f. Menghitung nilai hio
Id
hio = hi x ( )
Od
kJ 0,0148m
hio = 7,5964 x ( )
m2 s K 0,0191 m
kJ
hio = 5,915
m2 s K
Sifat fisis dievaluasi pada suhu tf, dan dilaksanakan dengan cara iterasi ho
Dicoba tebakan : ho = 1,3466 kj/m2.s.K

Menghitung suhu dinding luar tabung (tw)


ho
tw = tav + (Tav tav)
hio + ho
Dengan hubungan :
Tav = Suhu rerata fluida panas [ K ] = 328,96 K
tav = Suhu rerata fluida dingin [ K ] = 308,15 K
kJ
1,3466 m2 sK
tw = 308,15 K kJ
x (338,96 K 308,15 K )
1,3466 + 5,915 m2 sK

tw = 312,01 K

Menghitung suhutf
tw + Tav
tf =
2
308,15 K + 328,96 K
=
2
= 318,56 K

Sifat fisis lapisan embunan pada suhu tf


Fmass Kth l
Komponen x kth x x l
(x) ( kJ/msK ) ( kg /m s ) ( kg /m3 )
(CH3) 2 CO 0.99908 0.00016 0.00026 759.29976 0.00016 0.00026 758.6022
(CH3)2CHOH 0.00092 0.00013 0.00118 809.54615 0.00000 0.00000 0.7432
H2O 0.00000 0.00063 0.00061 989.81887 0.00000 0.00000 0.0007

Total 1.00000 0.00016 0.00026 759.3461

Kth = 0,00092 Kj/m.s.K


= 759,346 kg/m3
= 0,00026 kg/m.s
Sehingga, dapat dihitung nilai ho pada suhu tf :

4 G" 1/ 3 f 2
ho 1.5 ( ) ( 3 ) 1/ 3
f kf f g 2

kg kg
4 x 0,0077 m s 1 (0,00026 m s)2 1
ho = 1,5 x ( kg
) 3x( kJ kg 2 m
)3
0,00026 m s (0,00092 ) x (759,35 ) x 9,8 s2
msK m3

kJ
ho = 1,3466
m2sK
Dihitung selisih antara ho tebakan dan ho :
kJ
ho = 1,3466
m2 sK
ho tebak = 1,3466 kJ/m2 s K
kJ
selisih = 0,0000
m2 s K

Koefisien perpindahan kalor gabungan :


hio x ho
Uc =
hio + ho
kJ kJ
5,915 m2 s K x 1,3466 m2 s K
Uc = kJ kJ
5,915 m2 s K + 1,3466 m2 s K
kJ
Uc = 1,09691
m2 sK

8. Faktorpengotoran (Rd)
Dihitung dengan persamaan :
1 1
Rd =
Ud Uc
Dengan hubungan :
Rd :factor pengotoran [ m2.s.K /kJ ]
Uc :Koefisien perpindahan kalor gabungan bersih [ kJ / m2 s K]
Ud :Koefisien perpindahan kalor gabungan design[ kJ / m2 s K]
1 1
Rd = kJ
kJ
0,449 m2 s K 1,09691 m2 sK
m2 s K
Rd = 1,314
kJ
Faktor pengotoran minimum :
ft 2 jam F m2 sK/KJ
Rd minimum = 0,005 x
Btu 0,005671 ft 2 jam F/Btu
m2 s K
Rd minimum = 0,88168
kJ
Rancangan kondensor sudah sesuai karena nilai Rd > Rd minimum.

9. Penurunantekanan
Selongsong : Fluidapanas
a. Menghitung jumlah baffle
L
( + 1) =
B
Dengan hubungan :
L = panjang tabung [ m ]
B = jarak antar baffle [ m ]
3,6576 m
( + 1) = =7
0,5588 m

b. Menghitung bilangan reynold (Re)


De Gs
Re =
f
kg
0,014 m x 24,814 m2 s
Re = kg
0,0026 m s

Re = 1272,76

c. Menghitung factor friksi (f)


0,264
= 0,0035 +
Re0,42
(Kern, D.Q., halaman 53)
0,264
= 0,0035 +
(1272,76)0,42
= 0,0166

d. Menghitung penurunan tekanan ()

f ( N 1) Gs 2 Ids
Ps
2 f De
(Kern, D.Q., halaman273)
Dengan hubungan :
De : Diameter ekivalen [ m ]
f : Faktor friksi
Gs :Fluks massa [ kg /m2.s ]
Ids : Diameter selongsong [ m ]
Ps :Penurunan tekanan [ Pa ]
f :Rapat massa embunan [ kg /m3 ]

kg
0,0166 x 7 x (23,418 m2 )2 0,5588 m

Ps = kg

2 x 759,3461 0,014 m
m3

kg m ms2
Ps = 1,679
m2
Ps = 1,679 Pa
Ps = 0,000016 bar

e. Penurunan tekanan maksimum


Ps MAX = 5 Psi = 34465,3 Pa = 0,34464 bar
Maka rancangan sudah benar karena Ps < Ps MAX

Tabung : Fluidadingin
a. Menghitung faktor friksi
0,125
= 0,0014 +
Re0,32
(Kern, D.Q., halaman53)
0,125
= 0,0014 +
110120,32
= 0,0078

b. Menghitung penurunan tekanan pada tabung (Pt)

4 f Gt 2 L np
Pt
2 air Id
Dengan hubungan :
Gt : Flux massa air [ kg / m2s ]
np :Jumlah pass
air :rapat massa [ kg /m3 ]
Id : Diameter dalam tabung [ m ]
Pt :Penurunan tekanan [ Pa ]
kg
4 x 0,0078 x (554,99 m2 )2 3,6576 m x 2

Pt = kg

2 x 991,056 0,0148 m
m3

kg m ms 2
Pt = 2379
m2
Pt = 2379 Pa

c. Penurunan tekanan karena ada belokan (Pr)


2
Pr =
2
m 2 kg
(0,56 ) x 991,06 m3 x 2
s
Pr =
2
Pr = 310,8
d. Penurunan tekanan total pada tabung (PT)
PT = Pt + Pr
PT = 2379 Pa + 310,8 Pa
PT = 2689,8 Pa
PT = 0,0269 bar
e. Penurunan tekanan maksimum
PT MAX = 5 Psi = 68928,751 Pa = 0,68928 bar
Maka rancangan sudah benar karena PT < PT MAX

10. Ringkasan perhitungan


1. Jenisalat =Alat penuka kalor shell and tube (HE 1-1)
2. Ukuran alat :
a. Ids = 0,5588 m
b. Panjang alat = 3,6576 m
c. Jumlah pipa = 372
d. Jumlah pass =2
e. Susunan pipa = 3/4 in pada 15/16 in triangular pitch
f. Luas perpindahan kalor standar = 81,43 m2
g. Beban panas = 2687063,435 Kj/jam
3. Media Pendingin
a. Jenis pendingin = Air
b. Suhu masuk = 30 oC = 303,15 K
c. Suhu Keluar = 40 oC = 313,15 K
d. Massa air yang diperlukan = 64222,357 kg/jam
4. Koefisien perpindahan panas
kJ
a. ho = 1,3466 m2 s K
kJ
b. hio = 5,915 m2 s K
kJ
c. Uc = 1,0969 m2 s K
kJ
d. Ud = 0,45 m2 s K
m2 s K ft2 jam F
e. Rd terhitung = 1,3148 = 0,007
kJ BTU

m2 s K ft2 jam F
f. Rd minimum = 0,881648 = 0,005
kJ BTU

g. = 0,0000168 bar
h. = 0,0269 bar

Anda mungkin juga menyukai