PROSEDUR RUJUKAN
No.
:[Link]/UKP/429.114.30/2017
Dokumen
No.
: 0
SOP Revisi
Tanggal
: Januari 2017
Terbit
Halaman : 1/2
UPTD
[Link] SETYANINGSIH,[Link],[Link]
PUSKESMAS NIP. 19690615 199103 2 014
TAMPO
Rujukan adalah pelimpahan wewenang dan tanggungjawab atas kasus
penyakit atau masalah kesehatan yang diselenggarakan secara timbal balik,
1. Pengertian baik secara vertikal dalam arti dari satu strata sarana pelayanan kesehatan ke
strata sarana pelayanan kesehatan lainnya, maupun secara horizontal dalam
arti antar strata sarana pelayanan kesehatan yangsama.
2. Tujuan Sebagai acuan petugas untuk melaksanakan prosedur rujukan
3. Kebijak Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Tampo No.188.4/225/429.114.30/2017
an tentang Prosedur Rujukan Di Puskesmas Tampo
4. Referen Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia Nomor 001 Tahun 2012
si Tentang sistem rujukan pelayanan kesehatan perorangan.
5. Prosed RUJUKAN RAWAT JALAN
ur 1. Petugas loket memberikan rekam medis ke petugas Pemeriksaan
Umum, Pemeriksaan Gigi dan mulut, KIA;
2. Bila pelangan sudah MRS, Petugas Pemeriksaan Umum, pemeriksaan
Gigi dan mulut, KIA meminta kepada keluarga pasien surat permintaan
rujukan dari Rumah Sakit tempat pasien dirawat;
3. Bila pasien datang sendiri, petugas ruang pelayanan melakukan
pemeriksaan terlebih dahulu untuk menentukan apakah pasien layak di
rujuk atau tida. Dan bila pasien tinggal kontrol ulang ke Rumah Sakit yang
dituju, Petugas pelayanan meminta surat rujukan yang lama untuk
menentukan diagnose penyakit;
4. Petugas membuat surat rujukan,
5. Petugas mendokumentasikan di buku register rujukan;
6. Petugas memberikan surat rujukan kepada keluarga pasien, untuk di
berikan ke Rumah Sakit tempat pasien dirawat.
7. Dan memberikan kepada pasien langsung apabila pasien datang
sendiri.
RUJUKAN PASIEN EMERGENCY
1. Petugas Pelayanan Gawat Darurat menerima pasien
2. Petugas mencuci tangan dengan sabun, air mengalir dan memakai
APD,
3. Petugas melakukan pemeriksaan fisik (SUHU, NADI, TENSI, RR, BB),
melakukan anamneses, dan memeriksa kesadaran pasien (GCS);
4. Petugas konsultasi keadaan pasien kepada dokter;
5. Dokter menyatakan pasien perlu dirujuk;
6. Dokter memberikan advice;
7. Petugas menjelaskan dan meminta persetujuan kepada keluarga
pasien untuk tindakan rujukan;
8. Petugas (perawat) menjalankan advice dokter;
9. Petugas membuat surat rujukan (petugas yang lain memastikan pasien
dalam kondisi stabil);
10. Petugas menghubungi petugas ambulance untuk tindakan
rujukan;
11. Petugas menghubungi Rumah Sakit tujuan rujukan;
12. Petugas mencatat identitas di buku register rujukan;
13. Petugas memastikan kembali keadaan pelangan stabil dan siap
untuk dilakukan tindakan rujukan;
14. Petugas memindahkan pasien ke dalam ambulance;
15. Petugas mendampingi dan mengantarkan pasien ke tempat
tujuan rujukan dengan ambulan (Petugas sambil mengobservasi keadaan
pasien 5-15 menit sekali);
16. Petugas menjelaskan keadaan pasien dan terapi yang di berikan
dipuskesmas kepada petugas jaga tujuan rujukan;
6. Bagan -
Alir
1. Pemeriksaan umum
2. Pelayanan KIA/KB/Imunisasi
7. Unit
3. Pelayanan Kesehatan Gigi Dan Mulut
terkait
4. Pelayanan IMS/ VCT
5. Puskesmas Pembantu
8. Dokum 1. Rekam Medis
en terkait 2. Surat Pengantar Rujukan
NO Yang diubah Isi Perubahan Tgl mulai diberlakukan
9. Rekam
Historis
Perubahan
PROSEDUR RUJUKAN 2