INSISI ABSES
[Link] : [Link]/VIII/31.000/PKM-
MDY/2017
SOP No. Revisi : 00
Tanggal Terbit : 24 Januari 2017
Halaman :1/2
PUSKESMAS [Link] Zadaruddin
MARADEKAYA NIP. 19631029 199203 2004
1. Pengertian Memberikan tindakan insisi abses untuk mencegah infeksi lanjutan
2. Tujuan Sebagai acuan penatalaksanaan drainase / incisi abses untuk menghindari
infeksi lanjutan
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Maradekaya nomor 040/SK-ADM/II/PKM-
MDY/I/2017 tentang Pemberian Layanan Klinis di Puskesmas Maradekaya
4. Referensi -
5. Langkah- 1) Perawat menjelaskan prosedur pada pasien atau keluarga pasien
Langkah (informed consent)
2) Perawat menyiapkan alat kedekat pasien
3) Perawat memakai handscoen
4) Perawat memposisikan pasien dalam posisi yang memungkinkan
terlihatnya daerah terinfeksi dengan maksimal dengan teknik operasi
5) Perawat melakukan asepsis / antisepsis daerah abses dan sekitarnya
6) Perawat memasang duk steril
7) Perawat melakukan anastesi local setelah menyiapkan dan menutupi
daerah abses, buatlah sebuah sayatan berbentuk silang sebuah usapan
aseptic bakteri harus dilakukan dari pus segera setelah insisi
8) Perawat menjepit tepi sayatan silang dengan pinset bergigi dan gunting
dengan menggunakan gunting mayo, tindakan ini akan mengubah
bentuk incisi dari bintang menjadi sebuah lubang dan akan mencegah
penutupan luka yang lebih awal dalam masa pasca operasi dini
9) Perawat menghancurkan lokulasi di dalam rongga abses dengan jari
telunjuk anda, pastikan tidak ada bagian yang di drainase tertinggal
10) Perawat merendam kasa gulung dengan proflavin / betadine dan
masukan ke dalam luka, mulai dari bagian yang paling dalam dan
berlanjut ke atas
11) Perawat meletakkan pembalut ringan diatas luka dan fiksasi dengan
elastoplas
12) Perawat memberikan HE pada pasien (anjuran untuk menjaga sterilitas
di daerah luka)
13) Perawat merapikan pasien dan membereskan kembali peralatan
14) Perawat mencuci tangan
15) Perawat mendokumentasikan di buku catatan
6. Bagan Alir
Jelaskan
Siapkan alat Pakai handscoen
prosedur
Lakukan asepsis /
Pasang duk steril Posisikan pasien
antisepsis
Lakukan anastesi local Jepit tepi sayatan Hancurkan lokulasi
Letakkan pembalut
HE Rendam kasa gulung dengan
ringan diatas luka
proflavin / betadine
Rapikan pasien dan
bereskan alat Cuci tangan Dokumentasi
7. Unit Terkait IGD/ Ruang Tindakan
INSISI ABSES 2/2
No. Kode : Ditetapkan Oleh
Terbitan : Kepala Puskesmas Sudiang Raya
No. Revisi :
DAFTA Tgl Mulai Berlaku :
R TILIK
Halaman :
Puskesmas Drg. ASNIWATY IDRIS,MARS
Sudiang Raya NIP. 19601020 199003 2 010
Langkah Kegiatan Ya Tidak TB
1. Apakah Perawat menjelaskan prosedur pada pasien atau keluarga pasien
(informed consent)?
2. Apakah Perawat menyiapkan alat kedekat pasien ?
3. Apakah Perawat memakai handscoen?
4. Apakah Perawat memposisikan pasien dalam posisi yang memungkinkan
terlihatnya daerah terinfeksi dengan maksimal dengan teknik operasi?
5. Apakah Perawat melakukan asepsis / antisepsis daerah abses dan sekitarnya?
6. Apakah Perawat memasang duk steril ?
7. Apakah Perawat melakukan anastesi local setelah menyiapkan dan menutupi
daerah abses, buatlah sebuah sayatan berbentuk silang sebuah usapan aseptic
bakteri harus dilakukan dari pus segera setelah insisi?
8. Apakah Perawat menjepit tepi sayatan silang dengan pinset bergigi dan gunting
dengan menggunakan gunting mayo, tindakan ini akan mengubah bentuk incisi
dari bintang menjadi sebuah lubang dan akan mencegah penutupan luka yang
lebih awal dalam masa pasca operasi dini?
9. Apakah Perawat menghancurkan lokulasi di dalam rongga abses dengan jari
telunjuk anda, pastikan tidak ada bagian yang di drainase tertinggal?
10. Apakah Perawat merendam kasa gulung dengan proflavin / betadine dan
masukan ke dalam luka, mulai dari bagian yang paling dalam dan berlanjut ke
atas?
11. Apakah Perawat meletakkan pembalut ringan diatas luka dan fiksasi dengan
elastoplas?
12. Apakah Perawat memberikan HE pada pasien (anjuran untuk menjaga sterilitas di
daerah luka)?
13. Apakah Perawat merapikan pasien dan membereskan kembali peralatan?
14. Apakah Perawat mencuci tangan?
15. Apakah Perawat mendokumentasikan di buku catatan?
Jumlah
CR (%)
.
Pelaksana