50% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
197 tayangan17 halaman

Tutorial Penggunaan Software ShotPlus

Tutorial ini menjelaskan langkah-langkah dasar dalam mendesain pola peledakan menggunakan perangkat lunak ShotPlus-i Pro, mulai dari pembuatan file kerja baru, desain lubang ledak, penambahan batasan area bebas, pembuatan pola peledakan tipe Bone Fish, hingga simulasi peledakan.

Diunggah oleh

Riffan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
50% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
197 tayangan17 halaman

Tutorial Penggunaan Software ShotPlus

Tutorial ini menjelaskan langkah-langkah dasar dalam mendesain pola peledakan menggunakan perangkat lunak ShotPlus-i Pro, mulai dari pembuatan file kerja baru, desain lubang ledak, penambahan batasan area bebas, pembuatan pola peledakan tipe Bone Fish, hingga simulasi peledakan.

Diunggah oleh

Riffan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUTORIAL SOFTWARE SHOTPLUS i PRO

1. Buka software shotplus i pro

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 1
Langkah 1
Pada folder software, double klik kanan untuk aplikasi software shotplus i pro.
2. Buat file kerja baru

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 2
Langkah 2
Pilih file New

1
2

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 3
Langkah 3
Beri nama judul Beri nama pembuat Kli OK
3. Buat desain lubang ledak

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 4
Langkah 4
Kolom blasting Klik pattern tool
3

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 5
Langkah 5
Isi kolom hole data Masukan hole id Tinggi lubang & kemiringan

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 6
Langkah 6
Klik Drill data Pilih spesifikasi diameter dan jenis alat bor yang akan
digunakan Klik OK
4

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 7
Langkah 7
Pilih kolom loading Pilih spesifikasi delay Klik OK

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 8
Langkah 8
Pada Kolom design masukan nilai burden masukan nilai spasi
Masukan jumlah kolom dan baris ceklis pola pemboran (jika
akan menggunakan pola staggered) Klik OK
5

4. Tampilkan pola design lubang ledak

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 9
Langkah 9
Drag dan tahan klik kanan Akan muncul pola pemboran sesuai
design

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 10
Langkah 10
Pada kolom viewing Klik zoom tool
6

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 11
Langkah 11
Drag dan tahan pada bagian design lubang ledak Klik kanan
Lalu akan muncul perbesaran dari design lubang
5. Buat batasan bidang bebas (free face)

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 12
Langkah 12
Pilih quick Add bench
7

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 13
Langkah 13
Drag dan tahan Double klik akan muncul garis batasan free face

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 14
Langkah 14
Pilih quick Add text (untuk memberi teks)
8

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 15
Langkah 15
Drag dan tahan Masukan teks

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 16
Langkah 16
Double klik pada teks ubah font, ukuran, dan layer sesuai dengan keinginan
9

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 17
Langkah 17
Klik dan drag pojok kanan atas teks lalu putar agar posisi teks vertikal
6. Buat pola peledakan (untuk pola Bone Fish)

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 18
Langkah 18
Pilih quick Add tie
10

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 19
Langkah 19
Add in use Select product

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 20
Langkah 20
Pilih signal tube Pilih delay (25ms)
11

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 21
Langkah 21
Add in use Select product Pilih signal tube Pilih delay (42ms)

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 22
Langkah 22
Pilih delay awal drag pada bagian tengah pola
12

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 23
Langkah 23
Pilih delay kedua drag pada bagian pola yang lain

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 24
Langkah 24
Selesaikan pola hingga semua membentuk pola bone fish
13

Tambahkan delay point awal

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 25
Langkah 25
Pilih quick add load in

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 26
Langkah 26
Pilih delay line nol (0 ms)
14

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 27
Langkah 27
Drag pada bagian awal inisiasi
Lihat arah lemparan hasil peledakan

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 28
Langkah 28
Pilih calculations first movement, lalu akan terlihat arah lemparan hasil
peledakan
15

Lakukan simulasi peledakan

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 29
Langkah 29
Pilih calculations Visualize

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 30
Langkah 30
Klik play Lalu akan muncul visual simulasi hasil ledakan
16

Lihat perkiraan angle of initiation

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 31
Langkah 31
Pilih calculations angle of initiation
Lihat daerah burden relief

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 32
Langkah 32
Pilih calculations burden relief
17

Lihat prediksi time envelope

Sumber : Data Hasil Praktikum Teknik Peledakan, 2017


Gambar 33
Langkah 33
Pilih calculations time envelope

Anda mungkin juga menyukai