0% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
33 tayangan5 halaman

Analisa Interaksi Klien Tn. DW

Interaksi antara perawat dan klien DW berlangsung positif pada pertemuan pertama. Perawat memperkenalkan diri dan bertanya nama klien. Klien memberikan nama lengkap dan identitas lainnya serta menjawab pertanyaan lain dari perawat. Perawat menjelaskan tujuan interaksi untuk membantu klien selama dua minggu ke depan. Klien menyatakan kesediaan untuk berinteraksi lebih lanjut dengan perawat.

Diunggah oleh

Burman Rabivin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
33 tayangan5 halaman

Analisa Interaksi Klien Tn. DW

Interaksi antara perawat dan klien DW berlangsung positif pada pertemuan pertama. Perawat memperkenalkan diri dan bertanya nama klien. Klien memberikan nama lengkap dan identitas lainnya serta menjawab pertanyaan lain dari perawat. Perawat menjelaskan tujuan interaksi untuk membantu klien selama dua minggu ke depan. Klien menyatakan kesediaan untuk berinteraksi lebih lanjut dengan perawat.

Diunggah oleh

Burman Rabivin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISA PROSES INTERAKSI

Initial klien : Tn. DW


Interaksi : Fase orientasi (pertemuan I)
Lingkungan : Tempat interaksi di Ruang Cendrawasih (di luar kamar kilen, dekat meja
makan), klien duduk disamping perawat sambil merokok.
Deskripsi klien : Penampilan klien cukup bersih, rambut pendek dan tampak rapih, klien
tampak tenang,
Tujuan Interaksi : Klien dapat membina hubungan saling percaya dan mengunkapkan
perasaannya
Waktu Interaksi : 24 April, Pukul 12.30 WIB
ANALISA PROSES INTERAKSI
Initial klien : Tn. DW
Ruang rawat : Cenrawasih
Analisa berpusat pada Klien
Respon Verbal (1) Respon Non Verbal (2) Analisa berpusat pada perawat (3) Rasionalisasi
(4)
P : Selamat siang, Pak P : Kontak mata, mendekati Berharap klien mau menerima Merasa senang disapa oleh Ucapan salam
klien untuk berjabat tangan perawat untuk berkenalan dan perawat merupakan
sambil tersenyum. memberikan respon positip. penghargaan dan
K : Menatap mata P dan perhatian perawat
membalas jabatan tangan P. pada klien dan
merupakan langkah
awal untuk terciptanya
BHSP antara K P.
K : Siang suster K : Memperhatikan perawat Senang karena klien bisa diajak Mau menjawab sapaan
P : Tersenyum ramah interaksi perawat Jabatan tangan
menandakan bahwa
hubungan saling
percaya mulai terbina
P : Perkenalkan nama saya P : Kontak mata, Berbicara Berharap klien mau berkenalan
Morlina Syafrida, bisa dengan tenang dan ramah. dan menyebutkan namanya. Mendengarkan perawat. Untuk menimbulkan
dipanggil Ollie, Nama Bapak rasa percaya bagi
Siapa? klien, terlebih dahulu
K :Tampak tenang dan Senang karena klien memberikan perawat
K : Nama saya Dedi, suster! menyebutkan namanya. respon positif ke perawat. Menyebutkan nama nya. memperkenalkan diri
sehingga
mempermudah
interaksi
P : Kontak mata, bicara tenang Berharap klien menjawab
P : Nama lengkap Bapak dan bernada meminta pertanyan Klien kelihatan berfikir
siapa?, Bapak sukanya jawaban
dipanggil apa? Bapak sudah K : Klien kelihatan sedang Hubungan saling
berapa hari disini? berfikir percaya mulai terbina

Senang karena klien mau Menjawab perawat dan


K : Nama saya Dedi Wilson, tapi K : Menjawab sesuai pertanyaan menjawab pertanyaan perawat menatap perawat, namun
biasa dipanggil Wiwin, dan perawat, pandangan mata pandangan muda beralih. Menyebutkan nama
saya baru dua hari disini..!. mudah beralih. dan identitas lainnya
P : Kontak mata dan mengamati menandakan
perilaku non-verbal klien ketersediaan menerima
hubungan
Berharap klien bersedia diajak Mendengarkan dan sesekali
P : Mempertahankan kontak interaksi lebih lanjut. menatap perawat.
P: Pak, Boleh tidak kalau suster mata, bicara pelan dengan
ingin ngobrol ngobrol nada meminta jawaban dan Menanyakan kesediaan
dengan Bapak? sambil tesenyum. Senang karena pasien mau diajak Mejawab pertanyaan klien untuk berinteraksi
K : menjawab dengan tenang, ngobrol. perawat. berguna untuk
K: Boleh.. boleh! sambil merokok. Berharap klien mendengarkan memvalidasi perasaan
P: Bapak, Saya dinas di P : Menjelaskan dengan perlahan penjelasan dan tujuan interaksi Mendengarkan penjelasan klien untuk
ruangan ini selama dua dan tetap memepertahankan dari perawat dan menunggu perawat. berinteraksi.
minggu dan selama dua kontak mata untuk jawaban klien.
minggu itu saya yang akan meyakinkan klien. Dengan menjelaskan
merawat Bapak, Nanti kalau tujuan interaksi kepada
Bapak perlu bantuan atau K :Mendengarkan penjelasan klien diharapkan klien
ada yang ingin diceritakan, perawat mau bercerita dan
bapak bisa panggil saya, lebih terbuka pada
Saya siap membantu atau perawat tentang
mendengarkan Bapak! masalahnya.
Senang karena klien medengarkan Menyatakan kesediaannya
K: Ooh..Iya suster! penjelasan dan bersedia diajak untuk berinteraksi dan
K: Mendengarkan penjelasan dan berinteraksi. mengerti penjelasan akan
mulai tersenyum pada tujuan interaksi dan
perawat, kontak mata (+), tersenyum. Kesediaan dan
sambil merokok. senyuman klien
P : Kontak mata dan menandakan BHSP
memperhatikan perilaku non antara P - Kmulai
verbal klien. Menunggu jawaban klien dan terbina.
P: Apakah bapak pernah berharap klien menjawab dengan Mendengarkan pertanyaan
dirawat disini sebelumnya? jujur. perawat dan tampak seang
Bapak masih ingat tidak, P: Kontak mata, bertanya dengan berpikir.
siapa yang membawa bapak lembut dengan nada
kesini? Dan kenapa? meminta jawaban.
Dengan menanyakan
K: Saya sudah empat kali senang karena klien mau Menjawab pertanyaan hal hal yang telah
dirawat disini, dan ini adalah menjawab pertanyaan perawat. perawat dengan perlahan terjadi pada klien,
yang kelima kalinya, K: Menjawab pertanyaan, sambil mengingat digunakan untuk dapat
pertama kali saya dirawat sesekali menatap perawat kembali / berpikir, sesekali mengetahui tentang
pada tahun 2000. Saya dan pandangan mudah menatap perawat dsambil apa yang telah dialami
kesini atas kemauan saya beralih, klien terus merokok. merokok. klien dan mengetahui
sendiri, karena saya sering tentang baik atau
merasa pusing dan suka tidaknya ingatan klien.
hilang kesadaran!

Mengharapkan klien menceritakan


P:Apakah bapak pernah keadaan yang sesungguhnya. Mendengarkan pertanyaan
mendengar suara- suara P: Bertanya dengan perlahan perawat
yang menganggu bapak? sambil mempertahankan
Apakah bapak tahu itu suara kontak mata dengan klien.
siapa? Suara cewek atau Senang karena klien mau Adanya suara suara
cowok? mengemukakan apa yang Menjawab pertanyaan, yang suka menganggu
K: Ada, suara itu suka ngajak K : Menjawab pertanyaan, dialaminya dan yang didengarnya. sambil berusaha mengingat klien
saya ngobrol. Saya tidak sesekali menatap mata tentang suara- sura yang mengidentifikasikan
tahu itu suara siapa, kadang- perawat namun mudah suka didengarnya. dan memberikan
kadang suara cewek, kadang beralih. gambaran umum
kadang suara cowok, tentang masalah yang
karena suaranya banyak dan dialami klien sehingga
biasanya Cuma ngobrol dapat mempermudah
biasa- biasa saja! Menunggu jawaban klien dan perawat dalam
berharap klien menjawab dengan Mendengarkan perawat memfokuskan
jujur. sambil berpikir dan intervensi yang akan
P: Pada saat bapak mendengar P: Kontak mata, bertanya dengan berusaha mengingat diberikan pada klien.
atau ngobrol dengan suara lembut dan perlahan dengan kembali tentang pa yang
tersebut, Apakah Bapak nada meminta jawaban. telah dialaminya.
pernah melihat bentuk orang
yang ngobrol sama bapak? Senang karena klien mau
menjawab pertanyaan perawat, Menjawab pertanyaan
K: Pernah, tapi cuma satu kali! K : Menjawab pertanyaan, namun juga mulai khawatir dan perawat, namun lama
Saya gobrol dengan Putri berusaha mengingat berusaha untuk tetap tenang kelamaan klien tampak
Selako dari Bukit Siguntang, kembali, pandangan mudah karena klien tampak mulai gelisah. mulai gelisah dan
awalnya saya tidak tahu beralih, dan klien tampak menggoyang
kalau dia itu putri selako mulai gelisah dan goyangkankan kaki dan
karena penampilannya menggoyang badannya.
seperti orang biasa, namun goyangkankan kaki dan
pada saat saya bertanya badannya.
tentang Bukit Siguntang, dia
langsung tersinggung dan
marah lalu pergi
meninggalkan saya, dan Berharap klien tetap memberikan
sejak itu saya tidak pernah respon positip, berusaha tenang
bertemu dengan dia lagi! serta mendengarkan dan bersedia
diajak berinteraksi kembali. Mendengarkan perawat,
P: Pak, besok pagi kita ngobrol P: Berbicara dengan tenang dan namun masih tampak
ngobrol lagi ya...sekitar jelas, sambil Senang karena klien bersedia gelisah.
jam 09.00 WiB, dan sekarang mempertahankan kontak diajak berinteraksi kembali besok.
Bapak istirahat dulu ya..! mata.

K; Iya, suster..! Menjawab pertanyaan


K; Tampak gelisah, dan mulai perawat dan bersedia
bingung, dan pandangan diajak berinteraksi kembali.
mudah beralih.

Anda mungkin juga menyukai