0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
153 tayangan3 halaman

Kecamatan Morosi: Sejarah dan Pembangunan

Dokumen ini membahas sejarah, gambaran umum, dan alasan pemilihan Desa Morosi sebagai kecamatan. Desa Morosi dibentuk pada 2003 dari pemekaran Kecamatan Sampara dan kini terdiri atas 10 desa dan 30 dusun. Morosi menjadi populer karena tambang nikel dan pabrik peleburannya, meskipun telah banyak pengaruh budaya Tiongkok akibat investor dan tenaga kerja asing. Infrastruktur seperti listrik dan transportasi membantu pemb

Diunggah oleh

depri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
153 tayangan3 halaman

Kecamatan Morosi: Sejarah dan Pembangunan

Dokumen ini membahas sejarah, gambaran umum, dan alasan pemilihan Desa Morosi sebagai kecamatan. Desa Morosi dibentuk pada 2003 dari pemekaran Kecamatan Sampara dan kini terdiri atas 10 desa dan 30 dusun. Morosi menjadi populer karena tambang nikel dan pabrik peleburannya, meskipun telah banyak pengaruh budaya Tiongkok akibat investor dan tenaga kerja asing. Infrastruktur seperti listrik dan transportasi membantu pemb

Diunggah oleh

depri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NAMA: ANGGYABELLA CALLYA

NIM : F1I1 14 025

GAMBARAN UMUM DESA BERBASIS PERKOTAAN BERDASARKAN


PENDEKATAN PEMBANGUNAN SERTA PROGRAM DARI PEMERINTAH
SETEMPAT
(MOROSI)

1. SEJARAH SINGKAT DESA


2. GAMBARAN UMUM DESA
3. ALASAN PENGAMBILAN DESA YANG SUDAH MEKAR

1. SEJARAH SINGKAT DESA


Desa Morosi terbentuk pada tahun 2003. Desa Morosi adalah pemekaran dari
Kecamatan Sampara. Saat ini kondisi Kecamatan Morosi terdiri dari 10 desa,
membawahi 30 dusun/RW dan 60 RT. Nama morosi yang dulunya merupakan desa,
yang setelah pemekaran menjadi sebuah kecamatan yang pada pada dasarnya di
kecamatan tersebut merupakan penghasil perekonomian terbesar (terdapat tambang).
2. GAMBARAN UMUM DESA
Kecamatan Morosi dengan ibukotanya Besu berbatasan langsung dengan
Kabupaten Konawe Utara. Kecamatan Morosi ini terletak pada 03 53.849 LS dan
122 27.746 [Link] Morosi mempunyai batas wilayah dengan : Sebelah
utara berbatasan dengan Kecamatan Sawa, Konawe Utara. Sebelah timur berbatasan
dengan Kecamatan Bondoala Sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan
Sampara. Sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Morosi Kecamatan Morosi
memiliki luas sebesar 76,49 km2 Akses dari Kota Kendari (ibukota Provinsi Sultra )
ke sebagian desa-desa di wilayah Kecamatan Morosi relatif mudah.
Kecamatan Morosi memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan penghujan.
Musim penghujan terjadi pada bulan November sampai dengan Maret. Sekitar bulan
April arus angin dan curah hujan tidak menentu atau dikenal sebagai musim
pancaroba sedangkan bulan Mei sampai Agustus angin yang bertiup mengandung
sedikit uap air menyebabkan minimnya curah hujan di daerah ini. Pada bulan Agustus
sampai dengan Oktober terjadi musim kemarau.
Wilayah kecamatan merupakan gabungan dari beberapa desa dan atau kelurahan.
Berbeda dengan desa, kecamatan dipimpin oleh seorang camat. Camat berkedudukan
sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kecamatan dan berada
di bawah dan bertanggung jawab kepada bupati melalui sekretaris daerah
kabupaten/kota. Camat diangkat oleh bupati/walikota atas usul sekretaris daerah
kabupaten/kota. Kecamatan Morosi terbentuk pada tahun 2003. Kecamatan Morosi
adalah pemekaran dari Kecamatan Sampara. Saat ini kondisi Kecamatan Morosi
terdiri dari 10 desa, membawahi 30 dusun/RW dan 60 RT.

Smelter yang dibangun oleh PT. Virtu Dragon Nikel Industri itu kata Kerry,
bakal menyerap sedikitnya 18.000 tenaga kerja dan memberikan sumbangan
terhadap pendapatan asli daerah (PAD) sekitar Rp 200-250 milyar.

Kecamatan Morosi, mulai populer sejak Kabupaten Konawe ditetapkan


sebagai kawasan mega industri smelter (pabrik pemurnian bijih besi) yang
diprogramkan pemerintah Pusat. Banyak warga Tingkok keluar masuk di daerah itu.
Warga Morosi harus hidup berdampingan dengan mereka, adaptasi pun diperlukan
oleh mereka.

Perubahan paling signifikan yang terlihat di daerah itu adalah rumah makan.
Sebelumnya, sulit mendapatkan rumah makan di kawasan ini. Belakangan, puluhan
Warung makan yang berjejer di seputaran mega industri Konawe, di Kecamatan
Morosi. Namun, sangat sulit menemukan rumah makan yang menyajikan menu
masakan sinonggi. Menu yang disiapkan lebih banyak masakan China.
Dentuman alunan musik yang terdengar dari soundsystem setiap warung
makan terasa asing terdengar. Bukannya lagu Sambalado yang dinyanyikan Ayu Ting
Ting atau artis-artis Indonesia lainnya. Melainkan lagu-lagu berbahasa Mandarin.
Memang terasa asik terdengar tapi alur lagunya tidak dimengerti warga setempat.
Kebiasaan memutar lagu-lagu Tiongkok merupakan senjata yang dipakai oleh para
pengelola warung makan untuk menarik minat pelanggan. Setiap pukul 16.00 wita,
satu persatu warga Tionghoa yang berada di mega industri Morosi akan berdatangan
ke warung-warung makan itu. Warung makan yang bisa memutar lagu terbaik untuk
pelanggannya, tempat itulah yang akan ramai dikunjungi.

Selain itu, Warga di Morosi sedikit bersyukur karena di daerah itu sudah
dialiri listrik, dengan adanya tenaga listrik, segala aktivitas kegiatan sehari-hari dapat
dilakukan dengan mudah dan cepat. Pembangunan infrastruktur listrik menjadi
harapan masyarakat. Pada tahun 2015 seluruh desa/kelurahan di Kecamatan Morosi
sudah terjangkau jaringan listrik PLN, meskipun belum seluruh rumah tangga dapat
menggunakan listrik PLN. Rumah tangga yang menggunakan listrik PLN sebagai
sumber penerangan sebanyak 550 rumah tangga. Sedangkan sisanya menggunakan
listrik non PLN sebanyak 49 sambungan rumah tangga.

3. ALASAN MEMILIH DESA YANG SUDAH MEKAR


Alasan memilih desa Morosi yang sekarang menjadi kecamatan morosi
adalah selain sebagai tempat tambang nikel terbesar yang menunjang
perekonimian masyarakat di sana, sarana transportasi juga telah dibangun
yakni dermaga yang pengantaran alat-alat berat lebih dekat dan memadai
selain itu perkembangan desa tersebut cukup baik.

Anda mungkin juga menyukai