0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan3 halaman

Matriks Ordo 3x1 dan Jenisnya

Matriks adalah sekumpulan data yang disusun dalam bentuk baris dan kolom. Terdapat beberapa jenis matriks seperti matriks skalar, simetris, segitiga atas, dan nol. Matriks dapat dilakukan operasi seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan invers.

Diunggah oleh

Vincent Oktavian
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan3 halaman

Matriks Ordo 3x1 dan Jenisnya

Matriks adalah sekumpulan data yang disusun dalam bentuk baris dan kolom. Terdapat beberapa jenis matriks seperti matriks skalar, simetris, segitiga atas, dan nol. Matriks dapat dilakukan operasi seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan invers.

Diunggah oleh

Vincent Oktavian
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Matriks Matriks skalar (K) Matriks yang data pada diagonal

utama bernilai sama, sedangkan diluar diagonal utama


Matriks (Matrices) adalah sekumpulan data yang
semua datanya bernilai 0
disusun dalam bentuk kolom dan baris
4 0 0
Bentuk umum matriks Baris 2 0
[ ] [0 4 0]
0 2
0 0 4
11 12 13
Matriks simetris Matriks yang data pada pada bagian
[21 22 23 ]
diagonal utama atas dan bagian bawah diagonal utama simetris.
31 32 1 2 3
2 1
[ ] [2 2 4]
Diagonal sampingan 1 3
3 4 6
Kolom

Dimana adalah data yang terletak pada baris ke - i Matriks segitiga atas (U) Matriks yang datanya hanya
dan pada kolom ke - j berada di bagian atas diagonal utama, selain itu datanya
bernilai 0
Ordo matriks ditulis dalam format :
1 2 3
Jumlah baris x Jumlah kolom [0 2 4]
0 0 4
Jenis-Jenis Matriks Matriks segitiga bawah (L) Matriks yang datanya hanya
berada di bagian bawah diagonal utama, selain itu
Matriks baris : Matriks yang hanya terdiri dari 1 baris
datanya bernilai 0
saja (ordo 1xn, n bil. asli, n>1)
1 0 0
[1 2 5] Matriks baris ordo 1x3 [2 2 0]
Matriks kolom : Matriks yang hanya terdiri dari 1 kolom 3 4 4
saja (ordo nx1, n bil. asli, n>1) Matriks nol (O) : Matriks yang nilai data-datanya 0
2 0 0 0
0 0
[4] Matriks kolom ordo, 3x1 [ ] [0 0 0]
0 0
7 0 0 0
Matriks persegi : Matriks yang jumlah kolom dan Transpose Matriks
jumlah barisnya sama,misalnya 2x2,3x3
Transpose Matriks adalah mengubah orientasi matriks
1 4 2 dengan memutar posisi baris menjadi kolom dan
2 2
[ ] [2 2 3] sebaliknya, Jika matriks awal disebut A maka matriks
1 3
3 6 4 hasil transpose ditulis dalam notasi At
Matriks tegak : Matriks yang jumlah barisnya lebih
2 3
banyak dari jumlah kolomnya 2 1 3
A =[ ] At = [1 1 ]
3 1 2
3 1 3 2
[2 3] Matriks ordo 2x3 Matriks ordo 3x2
5 4 Contoh soal :
Matriks mendatar : Matriks yang jumlah kolomnya Perhatikan matriks berikut!
lebih banyak dari jumlah barisnya
1 6 3
2 2 3 A = [6 3 3]
[ ] 3 3 4
0 1 1
Matriks identitas (I) : Matriks yang data pada diagonal a. Tentukan ordo matriks tersebut!
utamanya bernilai 1, selain itu bernilai 0 b. Sebutkan semua data matriks yang i<j !
c. Sebutkan semua data matriks yang i>j !
1 0 0
1 0 d. Sebutkan semua data matriks yang i=j !
[ ] [0 1 0]
0 1 e. Hitung jumlah semua data matriks yang berada
0 0 1
pada diagonal utama!
Matriks diagonal (D) : Matriks yang datanya hanya f. Hitung jumlah semua data matriks yang berada
terdapat di diagonal utama, selain itu bernilai 0 pada diagonal sampingan!
1 0 0 g. Tentukan jenis matriks tersebut!
2 0 h. Tentukan At !
[0 2 0] [ ]
0 3
0 0 3
Matriks Langkah-langkah :
1. Cek ordo kedua matriks
Kesamaan Pada Matriks Matriks A = 2 x 2 Jumlah kolom matriks pertama =
}
Matriks B = 2 x 3 Jumlah baris matriks kedua
2 buah matriks dikatakan sama apabila ordonya sama, dan nilai
Matriks memiliki hasil yang terdefinisi, dan hasil
data-data di dalamnya sama
matriks A x B berordo 2 x 3
2. Lakukan perkalian matriks sesuai dengan petunjuk
A = [ ] B = [ ] berikut :

A=[ ]B=[ ]

Untuk mengecek kesamaan matriks kita pertama harus menentukan
ordo masing-masing matriks terlebih dahulu, kemudian nilai pada
AxB=[ ]x[ ]
data-datanya.
matriks A & B sama-sama berordo 3x3, dan agar mencapai
kesamaan maka, a=j, b=k, c=l, d=m, e=n, f=o, g=p, h=q, dan i=r + + +
AxB=[ ]
+ + +
Invers Aditif (-) adalah lawan matriks yang diperoleh dengan
melawankan seluruh data dalam matriks.
BxA=[ ]x [ ]


A = [ ] -A = [ ] 1. Cek ordo matriks
Matriks B = 2 x 3 Jumlah kolom matriks pertama
}
Matriks B = 2 x 2 Jumlah baris matriks kedua
Penjumlahan & Pengurangan Pada Matriks Sehingga matriks tidak terdefinisi
Matriks yang dapat dijumlahkan atau dikurangkan adalah matriks Sifat-sifat pada perkalian matriks :
yang memiliki ordo sama.
1. A x B B x A TIDAK berlaku sifat komutatif
2. (A x B) x C = A x ( B x C ) , Berlaku sifat asosiatif
Misalnya matriks A = [ ] B = [ ]
3. A ( B + C ) = AB + AC ; ( A + B ) C = AC + BC , Berlaku sifat

distributif
+ + + 4. A . I = I . A = A , Berlaku sifat identitas
Maka A + B = [ + + + ] 5. A.B = A.C B belum tentu sama dengan C
+ + + 6. A.B = O A belum tentu = O , B belum tentu = O
7. A.O = O.A = O

Dan A - B = [ ] Contoh soal :

1 8 3 3
1. A = [ ] B=[ ]
Pada penjumlahan matriks, berlaku sifat sebagai berikut : 2 2 + 3 + 3 2
Jika A = B, maka tentukan nilai x, y dan z!
- A + B = B + A (Komutatif) 1 2
2 1 3 3 2 4
- (A + B) + C = A + (B + C) (Asosiatif) 2. A = [ ] B = [1 3 ] C = [ ]
3 1 2 2 4 3
- A + O = A = O + A (Identitas) 4 2
Tentukan nilai dari :
- A + (-A) = (-A) + A = O (Invers aditif)
a. 2A b. -3B c. 3A + C d. 2A + 3B
- (A + B)t = At + Bt (Transpose)
e. C - 3A f. 2A + 2Bt C g. 3A 4C h. (2At + 2Ct)t B
Perkalian pada Matriks 3. Tentukan pada bagian manakah perhitungan dapat dilakukan !
a. A2x2 + B2x2 b. A2x3 + B3x2 c. A2x3 x B3x2 d. A2x3 x B2x3
1. Perkalian skalar e. 2A3x3 + B3x3 f. 3A1x2 + 2B2x3 g. A2x5 x B5x3t

A=[ ] , dikalikan dengan konstanta k maka nilai
1 2
2 1 2 1 1
kA = [ ] dengan syarat k real 4. A = [ ] B=[ ] C = [3 2]
2 1 1 0 3
4 2
1 2 2 4 Tentukan nilai dari :
Misalnya M = [ ], maka 2M = [ ]
1 4 2 8
a. A.B b. [Link] c. B.C d. A2 e. B.A f. C.A
Sifat-sifat yang berlaku pada perkalian skalar :
g. A.B.C h. A.I i. I.A j. A3
- (k+ l) A = kA + lA
- k ( A + B ) = kA + kB
- k (lA) = (kl).A
- 1.A = A.1 = A Latihan :
- -1.A= A.-1 = -A
2. Perkalian antar matriks 1. Sebutkan jenis dari masing-masing matriks berikut!
1 2 1 2 3 2 0 0
Perkalian antar matriks hanya dapat dilakukan jika matriks a. [3 2 ] b. [0 4 2] c. [0 4 0]
yang hendak dikalikan memenuhi syarat : jumlah kolom 4 2 0 0 8 0 0 3
matriks yang didepan sama dengan jumlah baris matriks 1 0 0
2 1 1
yang dibelakang d. [ ] e. [1 1] f. [0 1 0]
1 0 3
0 0 1
Amxn x Bnxp = Cmxp 1 1 2
2 2
1 3 2
2. P=[ ] Q = [3 3] R = [ ]
2 3 0 2 3 4
Maka untuk menentukan apakah suatu matriks dapat atau 5 1
tidaknya untuk dikalikan kita dapat memeriksa ordo Tentukan hasil dari :
matriks yang hendak dikalikan, a. 2P b. Q c. B + C d. 2B e. 2B-C f. 3(B + C)

Misalnya : A = [ ]B=[ ]

Tentukan matriks A x B dan B x A !
3. Tentukan hasil dari perkalian matriks berikut!

4. Perhatikan matriks dibawah ini !

3 ++ 3
A=[ 4 2 + 2]
1 1 1

4. Jika A adalah matriks simetri, a = ...


a. -3 b. -1 c. 0 d. 1 e. 3
5. Jika A adalah matriks simetri, b = ...
a. -3 b. -1 c. 0 d. 1 e. 3
6. Jika A adalah matriks simetri, c = ...
a. -3 b. -1 c. 0 d. 1 e. 3

Perhatikan matriks dibawah ini!

2 0 2 + 3 + 2
B=[ 1 3 2 + 2 ]
2 3 2
7. Jika B adalah matriks segitiga bawah, maka a = ...
a. 0 b. 1 c. 2 d. 3 e. 4
5 1 3 1 2
8. A= [ 3 7 4] B = [3 2 2 ]
2 + 2 2 2 4 3
A + B = Matriks diagonal, a = ...
a. -2 b. -1 c. 0 d. 1 e. 2

Anda mungkin juga menyukai