0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
258 tayangan2 halaman

SPK dan RKK Perekam Medis RSUD

Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah menetapkan Surat Penugasan Klinis dan Rincian Kewenangan Klinis bagi beberapa perekam medis untuk melaksanakan tugasnya sesuai standar di rumah sakit. Surat penugasan berlaku 3 tahun dan dapat ditambah atau dikurangi berdasarkan rekomendasi tim khusus.

Diunggah oleh

Yanti Lestari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
258 tayangan2 halaman

SPK dan RKK Perekam Medis RSUD

Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah menetapkan Surat Penugasan Klinis dan Rincian Kewenangan Klinis bagi beberapa perekam medis untuk melaksanakan tugasnya sesuai standar di rumah sakit. Surat penugasan berlaku 3 tahun dan dapat ditambah atau dikurangi berdasarkan rekomendasi tim khusus.

Diunggah oleh

Yanti Lestari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH

NOMOR : 800 / / 2016

TENTANG

SURAT PENUGASAN KLINIS (SPK) DAN RINCIAN KEWENANGAN KLINIS (RKK)


PEREKAM MEDIS TERAMPIL

Menimbang : a. bahwa setiap tenaga kesehatan, termasuk tenaga perekam medis yang
bekerja melakukan kegiatan rekam medis harus sesuai dengan
standar profesi dan standar pelayanan yang berlaku di Rumah Sakit
Umum Daerah
b. bahwa untuk mendukung terwujudnya pelayanan rekam medis yang
optimal dan meningkatkan keselamatan pasien, perlu ditetapkan Surat
Penugasan Klinis (SPK) danRincian Kewenangan Klinis (RKK).

Mengingat : 1. Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009


tentang Kesehatan;
2. Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009
tentang Rumah Sakit;
3. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2014
tentangTenaga Kesehatan;
4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 1
Tahun 2001 tentang Pedoman Susunan Organisasi dan Tata Kerja
Rumah Sakit Daerah;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 55 Tahun
2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Perekam Medis;
6. Keputusan Bersama Menteri Kesehatan dan Kepala
BKN Republik Indonesia Nomor 48 tahun 2014 dan Nomor 22
Tahun 2014 tentang Ketentuan Pelaksanaan Jabatan Fungsional
Perekam Medis dan Angka Kreditnya;

7. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor


558/Menkes/SK/VI Tahun 2002 tentangPola Karir Pegawai Negeri
Sipil di Jajaran Kesehatan;
8. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1045
Tahun 2006 tentang Pedoman Organisasi Rumah Sakit Umum;
9. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
129/Menkes/SK/II/2008 Tahun 2008 tentang Standar Pelayanan
Minimal Rumah Sakit;

10. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 8 Tahun 2008


tentang Tata Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Daerah
dan Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jawa Tengah;
11. Peraturan Daerah Kabupaten Semarang Nomor 3 Tahun 2011
tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum
Daerah Ambarawa.

MEMUTUSKAN :
Menetapkan :
Pertama : Perekam Medis yang tersebut di bawah ini :
Kepada yang bersangkutan diberikan Surat Penugasan Klinis dan
Rincian Kewenangan Klinis di RSUD
Kedua : Surat Penugasan Klinis ini memberikan hak kepada yang bersangkutan
untuk melaksanakan kegiatan profesinya di RSUD, sesuai dengan
Rincian Kewenangan Klinis terlampir;
Ketiga : Rincian Kewenangan Klinis dapat ditambah atau dikurangi atas
rekomendasi Tim Ad Hoc Kredensial Rekam Medis;
Keempat : Surat Penugasan Klinis ini berlaku untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun
sejak ditetapkan;
Kelima : Apabila dikemudian hari ditemukan kekeliruan, maka akan diadakan
perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di :
Tanggal : Maret 2016

Tembusan disampaikan kepada Yth. :


1. Kepala Bidang PelayananMedik danPenunjangMedik ;
2. Kepala Bagian Tata Usaha;
3. Yang bersangkutan;
4. Arsip.

Anda mungkin juga menyukai