DESKRIPSI
LAPORAN PROYEK
PEMBUATAN MAGNET LISTRIK SEDERHANA
Arus listrik melalui energi alternatif yang digunakan seperti beterai dapat digunakan untuk
membuat magnet. Magnet dapat dibuat dengan cara mengalirkan arus listrik searah ke dalam
suatu penghantar. Magnet yang ditimbulkan disebut elektromagnetik.
A. ALAT DAN BAHAN
1. Batu baterai ABC
2. Kabel
3. Penjepit kertas
4. Paku
B. LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN
Adapun langkah-langkah membuat magnet listrik sederhana adalah sebagai berikut:
1. Menyiapkan alat dan bahan
2. Memotong kabel sepanjang 90 cm kemudian kabel bagian tengah dibakar untuk
mengupas kulit kabel sepanjang 30 cm.
3. Melilitkan kabel bagian tengah yang sudah berbentuk tembaga pada paku.
4. Memberi penjepit kertas
pada kedua ujung kabel.
5.
5. Menghubungkan kedua ujung kabel pada batu baterai.
6. Meletakkan beberapa penjepit
kertas di atas meja.
7. Mendekatkan ujung paku pada penjepit kertas tersebut dengan 1 baterai dan 2
baterai
8. Melihat hasil yang terjadi.
C. PEMBAHASAN
Elektromagnet adalah kumparan
kawat dengan inti bahan magnetik. Jika
elektromagnet dialiri arus, maka elektromagnet itu berlaku seperti magnet batang, kutub utara
dan selatan magnet terletak pada ujung-ujungnya. Jika arus diputus, maka elektromagnet
tidak lagi bersifat magnet. Arus listrik yang mengalir pada kawat akan menghasilkan medan
magnet di sekitar kawat itu.
Arah medan magnet bergantung pada arah arus. Jika kawat berarus terletak dalam
medan magnet, maka kawat tersebut mendapatkan gaya Lorentz. Medan magnet dapat
menghasilkan gaya pada arus listrik. Gaya ini disebut gaya Lorentz. Besar dan arah gaya
Lorentz yang bekerja pada sebuah penghantar dalam suatu medan magnet ditentukan oleh
kuat medan magnet (B) yang mempengaruhi, kuat arus (l) yang dibawa oleh penghantar,
panjang penghantar (l), serta sudut arah arus dan medan magnet yang mempengaruhi ( ).
Saat kawat berarus dibuat melingkar-lingkar membentuk kumparan, medan magnet
yang dihasilkan oleh tiap-tiap lingkaran kawat saling memperkuat. Sebagai hasilnya, di
dalam kumparan dan di kedua ujungnya terdapat medan magnet yang kuat. medan magnet
dalam percobaan elektromagnetik dapat menarik penjepit kertas sebanyak 3 sedangkan jika
menggunakan 2 baterai dapat menarik penjepit sebanyak 5. Hal ini membuktikan bahwa
dengan 2 baterai, kekuatan medan magnetnya semakin besar.
Sesuai dengan hukum Faraday : Jika sebuah penghantar memotong garis-garis
gaya dari suatu medan magnetik (fluks) yang konstan, maka pada penghantar tersebut akan
timbul tegangan induksi. Perubahan fluks medan magnetik didalam suatu rangkaian bahan
penghantar, akan menimbulkan tegangan induksi pada rangkaian tersebut. Jika terdapat
perubahan medan magnet dalam sebuah kumparan, maka timbul arus induksi dalam
kumparan itu. Peristiwa ini disebut induksi elektromagnetik.
D. SIMPULAN
1. Dari hasil percobaan yang kami lakukan bahwa magnet dapat dibuat dengan cara
elektromagnet (arus listrik). Hal itu dapat dibuktikan dengan menempelnya paku-
paku kecil pada paku yang dililitkan kawat kabel yang dihubungkan pada batu
baterai.
2. Antara percobaan yang menggunakan 1 baterai dengan percobaan yang
menggunakan 2 baterai terlihat bahwa kekuatan magnetnya lebih besar percobaan
yang menggunakan 2 baterai.
DAFTAR PUSTAKA
Emin, M. 2014. Induksi Elektromagnetik. Di Unduh Pada Tanggal 26 Mei 2016 dari
[Link]
Syahrian. 2013. Induksi Elektromagnetik. Di Unduh Pada Tanggal 26 Mei 2016 dari
[Link]
[Link]
Amballah. 2012. Induksi Elektromagnetik. Di Unduh Pada Tanggal 26 Mei 2016 dari
[Link]