0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan3 halaman

Pengertian dan Contoh Warna Primer

Warna primer merupakan warna dasar yaitu merah, kuning, dan biru yang dapat dicampur untuk membentuk warna sekunder seperti hijau, ungu, dan orange. Warna sekunder dapat dicampur kembali dengan warna primer atau sekunder lain untuk menghasilkan warna tersier seperti magenta yang dihasilkan dari campuran merah dan ungu.

Diunggah oleh

agung
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan3 halaman

Pengertian dan Contoh Warna Primer

Warna primer merupakan warna dasar yaitu merah, kuning, dan biru yang dapat dicampur untuk membentuk warna sekunder seperti hijau, ungu, dan orange. Warna sekunder dapat dicampur kembali dengan warna primer atau sekunder lain untuk menghasilkan warna tersier seperti magenta yang dihasilkan dari campuran merah dan ungu.

Diunggah oleh

agung
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Warna Primer

Warna primer adalah Warna merah, kuning, biru yang merupakan warna pokok atau warna
dasar. mengapa disebut sebagai warna pokok ? karena warna primer merupakan dasar dari
terbentuknya semua warna. kita bisa membentuk banyak jenis warna dari perpaduan warna-warna
primer. perpaduan 2 warna primer bisa menghasilkan warna sekunder.

Seorang pelukis senior, bisa membuat lukisan yang memiliki banyak warna didalamnya hanya
dengan menggabungkan tinta cat warna primer.

Perlu diketahi bahwa, warna primer merupakan warna induk yang berdiri sendiri tanpa hasil
pencampuran warna lain. itulah perbedaanya dengan warna sekunder dan tersier.

Warna Sekunder
Warna Sekunder adalah warna kedua yang merupakan warna hasil perpaduan dari 2 warna primer.
contohnya jika memadukan warna kuning dan warna biru maka akan menghasilkan warna
[Link] sekunder terdiri dari warna Hijau, Ungu dan Orange.

Lebih jelasnya, lihatlah contoh gambar dibawah tentang bagaimana warna sekunder bisa terbentuk.

Dari perpaduan warna primer diatas kita sudah mendapatkan warna sekunder. namun
apakah hanya 3 warna itu saja yang bisa kita hasilkan ? tidak, semua tergantung takaran
pencapuran warnanya. contohnya mencapurkan warna Biru satu sendok dan warna
Merah satu sendok pasti akan menghasilkan warna Ungu. namun jika takarannya diubah
menjadi, satu gelas warna biru dan merah hanya satu sendok, pasti akan menghasilkan
warna ungu dengan kecerahan berbeda. Coba lihat contoh dibawah ini:

Gambar diatas menjelaskan, jika kita mencampurkan warna kuning dan merah namun
dengan memperbanyak warna kuningnya, maka akan menghasilkan warna orange
kekuning-kuningan. begitu pula dengan warna lainnya, seperti ungu kemerah-merahan,
hijau kekuning-kuningan dsb.

Perlu sobat ketahui, kalau warna yang dihasilkan terlihat lebih cerah maka bisa
dikelompokkan sebagai warna pastel.

Warna Tersier
Warna Tersier adalah warna ketiga, artinya hasil perpaduan dari satu warna primer dan
satu warna sekunder. contohnya mencampur warna merah dan warna ungu maka
menghasilkan warna merah keunguan ( Magenta ).

Lebih jelasnya bisa lihat 6 contoh kombinasi warna primer dan sekunder dibawah ini:
Dari semua perpaduan warna diatas kita sudah bisa melihat hasilnya adalah warna
tersier. namun tidak terbatas pada warna itu saja, melainkan warna dengan perbedaan
takaran pada saat pencampurannya akan menghasilkan warna tersier yang berbeda.
contohnya warna biru keunguan namun dengan kecerahan lebih tinggi dsb. pada
akhirnya pasti sobat akan mendapatkan warna salem dan warna peach, ketika sudah
mempraktekkan pencampuran warna.

Anda mungkin juga menyukai