100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
445 tayangan3 halaman

Prosedur Rujukan Balik Pasien Rawat Inap

Prosedur ini menjelaskan tentang rujukan balik pasien dari rumah sakit ke fasilitas kesehatan perujuk setelah penanganan darurat selesai atau setelah menerima perawatan. Rujukan balik dilakukan untuk penyakit kronis dan kondisi tertentu agar perawatan dapat dilanjutkan di fasilitas asal. Prosedur ini mengatur tentang pembuatan surat rujuk balik untuk pasien Instalasi Gawat Darurat, Rawat J

Diunggah oleh

Santi Rahmawati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
445 tayangan3 halaman

Prosedur Rujukan Balik Pasien Rawat Inap

Prosedur ini menjelaskan tentang rujukan balik pasien dari rumah sakit ke fasilitas kesehatan perujuk setelah penanganan darurat selesai atau setelah menerima perawatan. Rujukan balik dilakukan untuk penyakit kronis dan kondisi tertentu agar perawatan dapat dilanjutkan di fasilitas asal. Prosedur ini mengatur tentang pembuatan surat rujuk balik untuk pasien Instalasi Gawat Darurat, Rawat J

Diunggah oleh

Santi Rahmawati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RUJUKAN BALIK

KE FASILITAS KESEHATAN PERUJUK

No. Dokumen No. Revisi : Halaman :


012 00 1/3

Prosedur Tetap Tanggal Terbit ; Ditetapkan


Direktur
12-03-2014

Drg. Indra Lukmana


NIP. 19600527 1988034 1 006

Pengertian Proses pengembalian perawatan pasien rujukan dari RSUD [Link] ke


fasilitas kesehatan perujuk setelah kegawat aruratan teratasi atau setelah pasien
menerima perawatan / pengobatan / tindakan yang menyebabkannya dirujuk.
Rujukan balik dilakukan untuk pasien dengan penyakit kronis dan
penyakit/kondisi lain yang memungkinkan untuk dilakukan perawatan
kembali di fasilitas kesehatan perujuk.

Rujukan balik untuk penyakit kronis,yaitu :


1. Diabetes Mellitus
2. Hipertensi
3. Jantung
4. Asma
5. Penyakit Paru Obstruktif Kronik ( PPOK )
6. Epilepsi
7. Skizofrenia
8. Sirrosis Hepatis
9. Stroke
10. Sindrom Lupus Erytematosus (SLE).

Tujuan Tujuan umum : Meningkatkan mutu pelayanan rujukan


Tujuan khusus :
- Menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara berkesinambungan
- Mengupayakan efisiensi biaya pelayanan kesehatan.
- Memudahkan jangkauan pelayanan kesehatan
RUJUKAN BALIK
KE FASILITAS KESEHATAN PERUJUK

No. Dokumen No. Revisi : Halaman :


012 00 2/3

Prosedur Tetap Tanggal Terbit ; Ditetapkan


Direktur
12-03-2014

Drg. Indra Lukmana


NIP. 19600527 1988034 1 006

Kebijakan 1. Undang-Undang No 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.


2. Undang-Undang No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
3. Undang-undang No 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit.
4. Peraturan Menteri Kesehatan No 001 tahun 2012 tentang Sistem
Rujukan Pelayanan Kesehatan Perorangan.
5. Surat Edaran No 32 tahun 2014 tentang Pelaksanaan Pelayanan
Kesehatan Bagi Peserta BPJS Kesehatan pada Fasilitas Kesehatan
Tingkat Pertama dan Fasilitas Kesehatan Tiungkat lanjutan Dalam
Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan.

Prosedur I. Pasien yang dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat.


Pasien yang dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat ,bila telah ditangani
kegawat dan tidak lagi memerlukan perawatan/pengobatan/tindakan
di rumah sakit,harus dibuatkan surat rujukan balik oleh dokter ke
fasilitas kesehatan perujuk.
II. Pasien Rawat Jalan
Pasien rawat jalan yang telah mendapat pemeriksaan,pengobatan dan
tindakan kesehatan yang dibutuhkan harus dibuatkan surat rujuk
balik oleh dokter ke fasilitas kesehatan perujuk untuk perawatan
selanjutnya sesuai dengan dengan kompetensi fasilitas kesehatan
perujuk.
III. Pasien Rawat Inap
Pasien Rawat Inap yang telah mendapat pemeriksaan,pengobatan
dan tindakan kesehatan yang dibutuhkan dan menurut pertimbangan
dokter dapat dilakukan perawatan lanjutan difasilitas kesehatan
perujuk, harus dibuatkan surat rujuk balik oleh dokter ke fasilitas
kesehatan perujuk untuk perawatan selanjutnya sesuai dengan
dengan kompetensi fasilitas kesehatan perujuk.
RUJUKAN BALIK
KE FASILITAS KESEHATAN PERUJUK

No. Dokumen No. Revisi : Halaman :


012 00 2/3

Prosedur Tetap Tanggal Terbit ; Ditetapkan


Direktur
12-03-2014

Drg. Indra Lukmana


NIP. 19600527 1988034 1 006

Unit terkait 1. Bagian Pelayanan Medis


2. Bagian Keperawatan
3. Bagian Rekam Medis
4. Instalasi Rawat Jalan
5. Instalasi Rawat Inap.
6. Instalasi Gawat Darurat
7. SMF Bedah
8. SMF Non Bedah

Anda mungkin juga menyukai