0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan11 halaman

Analisis Struktur Gedung Transmart Kubu Raya

Dokumen ini membahas perhitungan struktur beton bertulang untuk gedung Transmart di Kabupaten Kubu Raya yang berfungsi sebagai pusat perbelanjaan dan hiburan. Struktur bangunan terdiri atas empat lantai dan satu basement. Perhitungan struktur akan menganalisis beban dan gaya yang bekerja, merencanakan dimensi dan penulangan komponen, serta menganalisis pengaruh gempa.

Diunggah oleh

Fajar Andhika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan11 halaman

Analisis Struktur Gedung Transmart Kubu Raya

Dokumen ini membahas perhitungan struktur beton bertulang untuk gedung Transmart di Kabupaten Kubu Raya yang berfungsi sebagai pusat perbelanjaan dan hiburan. Struktur bangunan terdiri atas empat lantai dan satu basement. Perhitungan struktur akan menganalisis beban dan gaya yang bekerja, merencanakan dimensi dan penulangan komponen, serta menganalisis pengaruh gempa.

Diunggah oleh

Fajar Andhika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERHITUNGAN STRUKTUR BETON BERTULANG GEDUNG

TRANSMART KABUPATEN KUBU RAYA

PROPOSAL SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana

Oleh :

FAJAR ANDHIKA
D1011131034

FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK SIPIL

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

PONTIANAK

2017
KEMENTRIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
FAKULTAS TEKNIK
[Link] Nawawi Pontianak 78124 Telp. (0561)740186

PERHITUNGAN STRUKTUR BETON BERTULANG GEDUNG

TRANSMART KABUPATEN KUBU RAYA

Program Studi Teknik Sipil


Jurusan Teknik Sipil

Oleh :

Fajar Andhika
D1011131034

Pernyataan ini dibuat dan disetujui oleh dosen yang bersedia membimbing dalam
penyusunan Skripsi dengan judul di atas sebagai syarat pengajuan permohonan proposal
Skripsi.
Tertanda,
Mahasiswa

Fajar Andhika
D1011131034

Mengetahui dan menyetujui,

Pembimbing Utama Pembimbing Pendamping

M. Yusuf, S.T., M.T. Gatot Setya Budi, S.T., M.T.


NIP. 197005201998021001 NIP. 197211242000121002
BAB I
PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang

Kabupaten Kubu Raya merupakan kabupaten yang masih terbilang


muda sejak pemekarannya dengan Kabupaten Pontianak pada tahun 2007.
Berbatasan langsung dengan Ibukota Provinsi Kalimantan Barat, Kota
Pontianak yang merupakan pusat kegiatan masyarakat menjadikan Kabupaten
Kubu Raya ikut berkembang pesat baik dibidang ekonomi, pembangunan,
pariwisata dan bidang bidang lainnya. Keadaan infrastruktur infrastruktur
di Kota Pontianak yang semakin lama tidak mampu menampung kegiatan
masyarakat juga berdampak pada pembangunan yang akan dialihkan ke
Kabupaten Kubu Raya.

Memiliki lahan terbuka hijau yang masih luas, memungkinkan


pembangunan di Kabupaten ini semakin meningkat. Akibat maraknya
pembangunan di suatu daerah, maka berdampak pula pada peningkatan
ekonomi di daerah tersebut. Kabupaten Kubu Raya memiliki infrastuktur yang
cukup menunjang perkembangan daerah seperti bandar udara, pelabuhan atau
dermaga, pusat hiburan, hotel, pusat perbelanjaan dan lain lain. Perlunya
peningkatan pembangunan dapat menjadikan daerah ini jauh lebih
berkembang. Salah satu pembangunan yang dibutuhkan adalah penyediaan
pusat perbelanjaan dan hiburan mengingat kebutuhan masyarakat yang
semakin meningkat. PT PP (Pembangunan Perumahan) selaku pelaksana
proyek menjalankan pembangunan Transmart dengan fungsi bangunan
sebagai pusat perbelanjaan dan hiburan.

Dalam perencanaan suatu konstruksi, perencana harus merencanakan


sesuai dengan fungsi dari suatu bangunan dan meninjau beban beban yang
bekerja pada struktur tersebut. Perencanaan suatu konstruksi juga harus
ekonomis agar dapat menekan biaya yang akan dikeluarkan. Selain ekonomis,

1
suatu struktur yang direncanakan harus mampu memikul beban yang bekerja
sehingga bangunan aman untuk digunakan. Pada bangunan juga perlu ditinjau
pengaruh terhadap gempa mengingat daerah Kalimantan Barat telah masuk
pada zonasi gempa dengan potensi gempa skala kecil menurut pedoman SNI
1726 2012 mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk
Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung. Maka dari itu, setiap bangunan
di Kalimantan Barat diharuskan memperhitungkan parameter gaya gempa
untuk mengantisipasi terjadinya gempa agar tidak menimbulkan dampak
kerugian yang besar.

Dewasa ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan komputer sangat


signfikan. Hal ini sangat membantu dalam memudahkan pekerjaan manusia,
salah satunya dalam bidang sipil. Penggunaan program dapat dengan mudah
menghasilkan output yang diinginkan tanpa harus melakukan perhitungan
matematis yang cukup panjang dan rumit serta diperlukan ketelitian yang
tinggi. Penulis pada kesempatan ini menggunakan program aplikasi untuk
menganalisis struktur bangunan yang ditinjau untuk mempermudah dalam
perhitungan.

I.2. Rumusan Masalah

Dalam penyusunan tugas akhir ini penulis mencoba menghitung


kembali struktur Gedung Transmart Kabupaten Kubu Raya dengan fungsi
bangunan sebagai pusat perbelanjaan dan hiburan. Gedung ini merupakan
gedung empat lantai dan satu basement dengan struktur beton bertulang. Dari
segi teknis, merencanakan bangunan bertingkat di Kota Pontianak sangat
memerlukan perhatian khusus agar bangunan secara teknis kuat, namun tetap
memperhatikan unsur estetika. Walaupun Kota Pontianak termasuk dalam
zona gempa ringan namun kemungkinan terjadi gempa tetap ada, sehingga
bangunan tetap harus dirancang tahan gempa dengan menggunakan pedoman
SNI 1726 2012.

2
I.3. Maksud dan Tujuan

Adapun maksud dari penulisan tugas akhir ini adalah sebagai


penerapan ilmu ilmu yang didapat selama perkuliahan yang dibantu dengan
penggunaan program komputer dalam proses perhitungan struktur bangunan.

Sedangkan tujuan dari penulisan tugas akhir ini secara spesifik adalah
sebagai berikut:

Menganalisa besar gaya dalam yang terjadi akibat beban beban luar yang
bekerja pada struktur bangunan.
Merencanakan besar dimensi komponen struktur yang sesuai persyaratan
dan mampu menahan beban beban luar yang bekerja pada struktur
bangunan.
Merencanakan detail penulangan komponen komponen struktur dari
hasil analisa gaya dalam.
Menganalisa pengaruh beban gempa terhadap struktur bangunan.

I.4. Pembatasan Masalah

Mengingat permasalahan yang menyangkut perhitungan struktur suatu


gedung adalah sangat kompleks, serta keterbatasan pengetahuan dari penulis,
maka pada tugas akhir ini perhitungan struktur dibatasi pada perhitungan
pondasi dan komponen struktur seperti pelat, balok, dan kolom.

Adapun data fisik dari Gedung Transmart Kabupaten Kubu Raya


adalah sebagai berikut:

Struktur : Beton Bertulang


Jumlah lantai : 4 lantai dan 1 basement
Panjang bangunan : 112 meter
Lebar bangunan : 64 meter
Tinggi basement :3 meter
Tinggi lantai dasar, 1, dan 2 : 5 meter

3
Tinggi lantai 3 : 12 meter
Tinggi total bangunan : 30 meter

Dan data spesifikasi material yang digunakan adalah:

A. Pekerjaan Pondasi
Mutu beton (fc) : 33 MPa
Besi beton ulir (fy) : 400 MPa
Besi beton polos (fy) : 240 MPa

B. Pekerjaan Struktur Atas


Mutu beton (fc) : 24,9 MPa
Besi beton ulir (fy) : 400 MPa
Besi beton polos (fy) : 240 MPa
Profil, plat baja (fy) : 240 MPa
Angkur (fy) : 400 MPa

I.5. Peraturan yang Digunakan

Struktur utama bangunan direncanakan struktur beton bertulang dan


berada pada wilayah zonasi gempa maka dibatasi masalah pada aturan tertentu
antara lain:

1. Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung, SNI 03-
2847-2013
2. Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan
Gedung dan Non Gedung SNI 03-1726-2012
3. Pedoman Perencanaan Pembebanan untuk Rumah dan Gedung (PPPURG)
1987
4. Beban Minimum Untuk Perencanaan Bangunan Gedung dan Struktur Lain
2013, SNI-1727-2013

4
I.6. Sistem Pembebanan

Sistem pembebanan dalam perhitungan meliputi sistem pembebanan


vertikal dan sistem pembebanan horizontal:

1. Beban vertikal
Beban mati, berupa berat sendiri struktur ditambah komponen-
komponen lain yang berhubungan dan bersifat tetap.
Beban hidup, disebabkan penggunaan bangunan sesuai dengan
fungsinya dan bersifat sementara.

2. Beban horizontal, berupa beban gempa. Sedangkan akibat beban angin


tidak perlu diperhitungkan karena pengaruh beban gempa lebih besar
sehingga yang diperhitungkan sebagai beban horizontal adalah beban
gempa.

I.7. Metode Perhitungan

Secara garis besar, metode yang digunakan dalam penulisan tugas


akhir ini terbagi menjadi dua yaitu:

1. Studi Pustaka (Library Research)


Merupakan metode yang digunakan untuk mendapatkan pengetahuan
pengetahuan mengenai topik yang diangkat. Penulis memperoleh bahan
penulisan dari referensi berbagai literatur serta ilmu yang diperoleh di
bangku perkuliahan.

2. Penggunaan Program Analisis Struktur


Langkah-langkah umum yang terdapat dalam perencanaan struktur dengan
program analisis struktur yaitu:

5
a. Preliminary Design (Penaksiran)
Menentukan taksiran dimensi kolom, balok, maupun pelat lantai
dengan stuktur beton bertulang sesuai dengan persamaan yang telah
ada.
b. Analisa Pembebanan
Menganalisa besarnya gaya gaya yang bekerja pada struktur akibat
beban luar yang bekerja. Analisa pembebanan terdiri atas beban mati,
beban hidup, dan beban gempa baik secara vertikal maupun horizontal.
c. Pemodelan Struktur
Membuat pemodelan komponen struktur menggunakan program
aplikasi tertentu.
d. Input Data Struktur
Diperlukan data data struktur yang akan digunakan untuk
memudahkan dalam penginputan data dan terhindar dari kesalahan
dalam analisa terhadap strukturnya.
e. Analisa Struktur dan Output Gaya gaya Dalam
Setelah struktur dimodelkan dan penginputan data telah dilakukan,
selanjutnya dilakukan analisa. Hasil analisa dapat dilihat pada output
dan akan terlihat gaya gaya dalam yang terjadi serta deformasi. Pada
tahap output ini dapat terlihat kekuatan suatu struktur terhadap dimensi
yang digunakan.
f. Desain Beton Bertulang
Dari hasil output yang ada, maka struktur dengan dimensi yang
digunakan dapat dicek kekuatannya dan didesain penulangannya.
g. Re desain Beton Bertulang
Jika dimesi dan tulangan yang direncanakan sebelumnya tidak
memenuhi persyaratan yang ada, maka dilakukan analisa ulang agar
menghasilkan struktur yang kuat, kaku, dan ekonomis.

6
I.8. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan tugas akhir ini terdiri dari 9 bab yang dapat
diuraikan sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN
Bab ini berisi tentang latar belakang, rumusan masalah, maksud dan tujuan
penulisan, pembatasan masalah, peraturan yang digunakan, sistem
pembebanan, metode perhitungan dan sistematika penulisan tugas akhir.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Bab ini berisi tentang penjelasan terhadap teori teori pendukung analisa
dan desain struktur.
BAB III PERHITUNGAN AWAL
Bab ini berisi tentang perhitungan pendahuluan untuk memperkirakan
dimensi dari penampang elemen elemen struktur seperti pelat, balok dan
kolom yang diusahakan untuk memperoleh dimensi yang memenuhi syarat
kekuatan , kekakuan dan efisien berdasarkan peraturan yang berlaku.
BAB IV PERHITUNGAN UTILITAS BANGUNAN
Bab ini berisi tentang perhitungan struktur pendukung bangunan seperti
tangga, sedangkan untuk lift hanya dihitung reaksinya saja untuk dianalisa
bersama dengan struktur utama.
BAB V PERHITUNGAN STRUKTUR UTAMA BANGUNAN
Bab ini berisi tentang analisa pembebanan yang bekerja pada struktur
sesuai dengan peraturan yang berlaku, kemudian dilakukan perhitungan
terhadap struktur utama bangunan sehingga diperoleh hasil gaya gaya
dalam.
BAB VI ANALISIS GEMPA
Bab ini berisi tentang perhitungan gaya horizontal yang terjadi akibat
gempa yang selanjutnya akan dikombinasikan dengan beban hidup dan
beban mati yang bekerja pada struktur.

7
BAB VII PERHITUNGAN TULANGAN
Bab ini berisi tentang analisa terhadap gaya gaya dalam yang telah
diperoleh, kemudian dilakukan perencanaan penulangan pelat, balok, dan
kolom.
BAB VIII PERHITUNGAN FONDASI
Bab ini berisi tentang perhitungan struktur bagian bawah yaitu fondasi.
BAB IX PENUTUP
Bab ini berisi tentang kesimpulan perhitungan dan saran untuk
pelaksanaan.
DAFTAR PUSTAKA
Berisi tentang buku buku atau referensi yang digunakan dalam penulisan
tugas akhir ini.
LAMPIRAN
Berisi data data penunjang dalam penulisan tugas akhir dan gambar
kerja.

8
DAFTAR PUSTAKA

Skripsi_Tantra, [Link] Struktur Beton Bertulang Rumah

Toko Lima Tingkat di Pontianak.

Skripsi_Zulfikarridho.[Link] Struktur Toko Kantor (Tokan) Lima

Lantai di Pontianak.

Anda mungkin juga menyukai