0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan3 halaman

Strategi Tujuan dan Profitabilitas Perusahaan

Dokumen tersebut membahas tentang strategi perusahaan pada tingkat korporasi dan bisnis. Strategi korporasi menentukan industri mana yang akan difokuskan dan sumber daya apa yang akan dialokasikan, seperti menambah, mempertahankan, atau menjual bisnis tertentu. Ada tiga jenis strategi korporasi yaitu single industry, related diversified industry, dan un-related diversified industry.

Diunggah oleh

mochhamad fando
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan3 halaman

Strategi Tujuan dan Profitabilitas Perusahaan

Dokumen tersebut membahas tentang strategi perusahaan pada tingkat korporasi dan bisnis. Strategi korporasi menentukan industri mana yang akan difokuskan dan sumber daya apa yang akan dialokasikan, seperti menambah, mempertahankan, atau menjual bisnis tertentu. Ada tiga jenis strategi korporasi yaitu single industry, related diversified industry, dan un-related diversified industry.

Diunggah oleh

mochhamad fando
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

UNDERSTANDING STRATEGIES

1. Tujuan

Tujuan adalah hasil akhir yang ingin dicapai oleh organisasi. Tujuan dapat dikelompokkan menjadi
tujuan finansial dan non-finansial / keuangan. Tujuan keuangan adalah untuk mendapatkan laba yang
memuaskan bagi pemilik dan pihak-pihak yang terkait dengan organisasi. Sedangkan tujuan non
keuangan dapat berupa, seperti menyediakan lapangan kerja, membantu pemerintah menghasilkan
devisa, mensejahterakan masyarakat sekitar, memperbaiki lingkungan.

Profitabilitas

Profitabilitas mengacu pada keuntungan jangka panjang yang ingin dicapai olej perusahaan
dengan mengesampingkan keuntungan jangka pendek. Dalam prosesnya perusahaan nantinya akan
mengalami pengeluaran yang cukup besar seperti : pengeluaran untuk biaya iklan, biaya untuk
melakukan riset dan pengembangan produk dan biaya-biaya lain yang dirasa perlu untuk mencapai
keuntungan jangka panjang.

Profitabilitas dapat dihitung dengan menggunakan formula Return on Investment (ROI) yaitu :
ROI = Laba operasi ( penjualan beban) / Penjualan X Penjualan / Investasi

Memaksimalkan nilai pemegan saham

Pada tahun 1980-an dan 1990-an, istilah nilai pemegang saham (shareholder value) sering
muncul dalam literatur bisnis. Hal ini dilakukan oleh sebaian besar perusahaan untuk mendapat laba
. Bagi sebagian perushaan memaksimalkan nilai pemegang saham tidak dapat dijadikan dasar untuk
menetapkan tujuan perusahaan, Melainkan dengan mendapat laba yang memuaskan akan lebih baik
untuk menetapkan tujuan bagi perusahaan. Ada 2 alasan kenapa perusahaan memilih mendapat laba
yang memuaskan untuk dijadikan dasar untuk menetapkan tujuan perusahaan yaitu :

istilah memaksimalkan menyiratkan bahwa selalu ada cara untuk mendapatkan


jumlah maksimum yang dapat dihasilkan oleh sebuah perusahaan.
meskipun upaya mengoptimalkan nilai pemegang saham mungkin menjadi tujuan
utama, namun ini bukan berarti merupakan satu satunya tujuan bagi banyak
organisasi.
Risiko
Dengan tingkat pengembalian risiko yang bervariasi Antara satu perusahaan dengan
perusahaan lain, ini tentu menyebabkab para manajer harus memiliki tanggung jawab untuk menjaga
asset perusahaan agar tidak hilang atau rusak. Hal ini banyak dilakukan oleh sebagian besar
perusahaan dengan meletakkan tanggung jawab menjaga asset perushaan di atas mencapai
profitabilitas.

2. Konsep Strategi

Walaupun definisi berbeda satu sama lain, ada kesepakatan umum bahwa strategi
mendeskripsikan arah umum yang akan dituju suatu organisasi untuk mencapai tujuannya. Setiap
organisasi yang dikelola dengan baik mempunyai satu strategi atau lebih, walaupun mungkin tidak
dinyatakan secara eksplisit.

Strategi dapat dibedakan menjadi 2 yaitu :

Strategi untuk organisasi keseluruhan


Strategi untuk unit bisnis dalam organisasi

Untuk menentukan strategi yang cocok dipakai oleh perusahaan, maka perusahan dapat
menggunakan analisis SWOT yaitu : kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang
(opportunities), dan tantangan (threats).

3. Strategi Tingkat Korporat

Strategi korporat adalah strategi dimana persuahaan harus memilih atau menetapkan akan
berada di industry mana atau bagaimana sumber daya untuk melakukan industri tersebut. Dari
strategi ini perusahaan dapat menetapkan beberapa keputusan seperti : bisnis yang akan ditambah,
bisnis yang akan dipertahankan, bisnis yang akan ditekankan, bisnis yang akan dikurangi perhatiannya,
dan bisnis yang dijual.
Ada 3 jenis strategi di level korporat yaitu :
a. Single industry Firms, yaitu perusahaan akan berpartisipasi dalam bisnis tunggal.
b. Related Diversified Industry, yaitu perusahaan berpartisipasi dalam bisnis yang
beragam tetapi masih saling terkait produk yang dihasilkan.
c. Un-Related Diversified Industry, yaitu perusahaan berpartisipasi dalam bisnis yang
beragam yang tidak saling terkait antar produk yang dihasilkan.

Pemilihan strategi masing-masing di atas dapat mempengaruhi perancangan sistem pengendaliannya.


Misal, dari segi organisasi, single industry akan berbeda dengan related diversified maupun un-related
diversified indusrtry.

Anda mungkin juga menyukai