0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
92 tayangan14 halaman

Bentuk dan Perubahan Energi dalam Kehidupan

Dokumen tersebut membahas berbagai bentuk energi seperti energi kimia, kalor, listrik, mekanik, cahaya, pegas, bunyi dan nuklir. Juga menjelaskan contoh perubahan energi antara lain dari energi kimia menjadi listrik dalam baterai, dan energi listrik menjadi cahaya pada lampu. Energi dapat berpindah dan berubah bentuk, bukan habis.

Diunggah oleh

Dea Cahya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
92 tayangan14 halaman

Bentuk dan Perubahan Energi dalam Kehidupan

Dokumen tersebut membahas berbagai bentuk energi seperti energi kimia, kalor, listrik, mekanik, cahaya, pegas, bunyi dan nuklir. Juga menjelaskan contoh perubahan energi antara lain dari energi kimia menjadi listrik dalam baterai, dan energi listrik menjadi cahaya pada lampu. Energi dapat berpindah dan berubah bentuk, bukan habis.

Diunggah oleh

Dea Cahya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kata energi dapat diartikan sebagai kemampuan melakukan kerja.

Yang disebut kerja


disini bukanlah suatu kegiatan yang berat. Hal-hal sepele seperti bernapas misalnya,
dalam ilmu fisika tetap disebut kerja, Jadi apapun yang kita lakukan, seringan apapun itu
tetap membutuhkan energi. Ada bermacam-macam bentuk energi, ada energi gerak,
energi kimia, energi listrik dan sebagainya. Energi juga dapat berpindah dan berubah dari
satu bentuk ke bentuk yang lain. Sekarang kita akan membahas bentuk-bentuk energi
terlebih dahulu.

Bebtuk-bentuk Energi
1. Energi KimiaEnergi kimia adalah energi yang dihasilkan dari reaksi kimia. Salah
satu contoh sumber energi kimia adalah makanan yang kita makan. Makanan yang kita
makan mengandung unsur kimia seperti karbohidrat, lemak, dan protein. Di dalam tubuh
kita, unsur kimia yang terkandung dalam makanan mengalami reaksi kimia selama
proses pencernaan. Selama proses pencernaan, unsur-unsur yang bereaksi melepaskan
sejumlah energi kimia. Energi kimia inilah yang berguna bagi tubuh kita. Kita dapat
menjaga suhu tubuh agar tetap hangat, juga dapat melakukan aktivitas sehari-hari.
Contoh energi kimia lainnya adalah pada bahan bakar. Peristiwa menyalanya kembang
api adalah contoh nyatanya. Energi kimia dalam bahan bakar sangat besar, kita bahkan
dapat menggunakannya untuk menggerakkan kenaraan bermotor seperti sepeda motor,
mobil, bahkan pesawat terbang.
2. Energi Kalor (Panas)
Kalor atau panas merupakan bentuk energi yang dapat mengakibatkan perubahan suhu
dan perubahan wujud zat. Energi kalor dapat dihasilkan dari perubahan satu bentuk
energi ke bentuk energi lainnya. Energi kalor dapat dihasilkan dari energi kinetik benda-
benda yang bergesekan. Coba kamu menggosok-gosokkan telapak tanganmu! Lama-
kelamaan telapak tanganmu tersa panas bukan? Selain dari benda yang bergesekan,
Kalor juga sering kali dihasilkan dari reaksi kimia, misalnya pada pembakaran bahan
bakar, juga pada perubahan energi listrik menjadi cahaya.

3. Energi ListrikEnergi listrik banyak sekali digunakan dalam kehidupan kita sehari-
hari. Contohnya untuk penerangan, kita memanfaatkan energi listrik untuk menyalakan
lampu. Lampu dapat menyala hanya jika ada energi listrik yang mengalir padanya. Energi
listrik itu sendiri terjadi karena adanya muatan listrik yang bergerak. Energi listrik juga
digunakan untuk menggerakkan berbagai jenis mesin. darimakah Energi listrik berasal?
Energi listrik dihasilkan dari pembangkit listrik. Pembangkit listrik merubah berbagai
sumber energi lain menjadi energi listrik. Sumber energi yang sering kali digunakan oleh
pembangkit listrik misalnya: seperti air terjun, panas bumi,reaktor nuklir, angin, bahkan
matahari. Dari sumber energi ini dapat dihasilkan energi listrik yang sangat besar. Jika
kita membutuhkan sumber energi listrik yang lebih kecil, kita dapat menggunakan
baterai, generator, atau aki(accumulator).
4. Energi Mekanik
Energi mekanik adalah energi yang dimiliki suatu benda karena sifat geraknya. Energi
mekanik terdiri dari energi potensial dan energi kinetik. Saat suatu benda belum bergerak
kita katakan bahwa benda tersebut memiliki energi potensial, kemudian, saat benda
tersebut bergerak, energi potensianya berubah menjadi energi kinetik. Misalnya saja
buah kelapa. Buah kelapa yang masih berada di pohon, energi mekaniknya disebut
energi potensial. Kemudian kelapatersebut jatuh di tanah, maka saat itu energi
mekaniknya sama dengan energi kinetiknya. Besarnya energi mekanik pada suatu benda
adalah hasil penjumlahan antara besarnya energi kinetik dengan energi potensial.

5. Energi Cahaya
Matahari merupakan sumber energi cahaya terbesar bagi makhluk bumi. Selain matahari,
energi cahaya dapat juga dihasilkan sumber cahaya yang lain, misalnya api dan lampu.
Energi cahaya biasanya disertai energi kalor (panas). Misalnya saja energi cahaya
matahari, juga disertai energi panas, begitupun cahaya lampu.
6. Energi PegasEnergi pegas dihasilkan dari benda yang elastis atau lentur
misalnya karet, per, busur panah, dan trampolin. Jika kamu meregangkan benda elastis,
segera setelah kamu melepaskan gaya yang kamu berikan maka benda tersebut akan
kembali ke bentuk semula. Ketika kamu memberi gaya pada benda tersebut, saat itu
benda memiliki energi potensial. Kemudian ketika gaya kamu lepaskan, energi potensial
tadi berubah menjadi energi kinetik
7. Energi BunyiEnergi bunyi memang dihasilkan oleh benda yang bergetar. Bunyi
merupakan salah satu bentuk energi yang merambatkan energinya melalui udara.
Pernahkah kamu bermain gitar? Mengapa bisa timbul bunyi saat kita memetik
gitar? Bunyi gitar berasal dari senar gitar yang bergetar.

8. Energi Nuklir
Energi yang ditimbulkan dalam reaksi nuklir sangat besar, oleh karena itu energi nuklir
dapat digunakan sebagai pembangkit listrik. Energi nuklir dihasilkan oleh zat radiokatif,
seperti uranium dan plutonium. Reaksi nuklir terjadi di matahari, reaktor nuklir, dan pada
saat bom nuklir meledak.
Perubahan Energi
Seperti sudah Ibu sebutkan tadi, Energi juga dapat berpindah dan berubah dari satu
bentuk ke bentuk yang lain. Berikut ini beberapa contoh perubahan energi dalam
kehidupan sehari-hari:

Perubahan Bentuk Energi dan Contohnya

No. Jenis Perubahan Contoh


Pada batu baterai yan g sedang
Energi kimia menjadi
1 digunakan
energy listrik
Aki yang sedang digunakan
Pada waktu menyetrum aki
Energi listrik menjadi Pelapisan logam oleh logam
2
energi kimia lainnya (penyepuhan)

Pada waktu dynamo sepeda


Energy gerak atau kinetic digunakan
3
menjadi energy listrik Pada waktugenerator digunakan
Blander yang digunakan
Kipas angin listrik
Energy listrik menjad
4 Bor listrik
energy kinetic
Hair drayer

Lampu pijar yang digunakan


Lampu neon
Energy listrik menjadi
5 Televisi
energy cahaya
Computer

Radio
Energy listrik menjadi Televisi
6
energy bunyi Vcd player
Tape recorder
Kompor listrik yang digunakan
Solder listrik
Energy listrik menjadi
7 Heater
energy kalor atau panas
Dispenser

Energy nuklir menjad


8 Pada PLTN
energy listrik
Energy matahari menjadi
9 pada system solar cell
energy listrik
Energy panas bumi menjadi listrik
Energy panas atau kalor (PLTG)
10
menjadi energy listrik Energy uap menjadi listrik (PLTU)

Contoh Perubahan Bentuk Energi


Sebelumnya telah disebutkan bahwa dalam baterai terdapat energi kimia dan lampu senter menyala
karena adanya energi listrik. Lalu bagaimana cara lampu senter memperoleh energi listrik?

Energi listrik yang digunakan untuk menyalakan lampu berasal dari baterai. Baterai mengubah energi
kimia menjadi energi listrik.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengatakan bahwa kita kehabisan energi setelah melakukan
suatu aktivitas atau baterai senter kita telah habis. Benarkah energi dapat habis?

Sebenarnya ketika kita melakukan aktivitas, energi yang tersimpan dalam tubuh kita telah berubah
bentuk menjadi energi kinetik. Energi kimia yang dimiliki oleh baterai tidak habis, tetapi energi tersebut
telah berubah menjadi energi listrik.
Gambar: Contoh Perubahan Bentuk Energi

Suatu bentuk energi dapat berubah menjadi bentuk energi yang lain. Perubahan bentuk energi yang
biasa dimanfaatkan sehari-hari antara lain sebagai berikut.

a. Energi listrik menjadi energi panas


Contoh perubahan energi listrik menjadi energi panas terjadi pada mesin pemanas ruangan, kompor
listrik, setrika listrik, heater, selimut listrik, dan solder.

b. Energi mekanik menjadi energi panas

Contoh perubahan energi mekanik menjadi energi panas adalah dua buah benda yang bergesekan.
Misalnya, ketika kamu menggosok- gosokkan telapak tanganmu maka kamu akan merasa panas.

c. Energi mekanik menjadi energi bunyi

Perubahan energi mekanik menjadi energi bunyi dapat terjadi ketika kita bertepuk tangan atau ketika
kita memukulkan dua buah benda keras.

d. Energi kimia menjadi energi listrik

Perubahan energi pada baterai dan aki merupakan contoh perubahan energi kimia menjadi energi listrik.

e. Energi listrik menjadi energi cahaya dan kalor

Perubahan energi listrik menjadi energi cahaya dan kalor terjadi pada berpijarnya bohlam lampu. Seperti
telah disebutkan sebelumnya bahwa energi cahaya biasanya disertai bentuk energi lainnya, misalnya
kalor. Coba dekatkan tanganmu ke bohlam lampu yang berpijar! Lamakelamaan tanganmu akan merasa
semakin panas.

f. Energi cahaya menjadi energi kimia

Perubahan energi cahaya menjadi energi kimia dapat kita amati pada proses pemotretan hingga
terbentuknya foto.

Apakah energi itu? Dalam ilmu fisika, pengertian energi adalah kemampuan suatu benda
atau seseorang untuk melakukan usaha atau gerak. Makhluk hidup dan makhluk tak hidup
semuanya memiliki energi. Misalnya manusia, traktor, truk, mesin diesel, dan sebagainya.
Matahari, arus air, dan hewan, juga mempunyai energi. Dalam ilmu pengetahuan alam,
semua benda yang bergerak karena adanya gaya dikatakan melakukan kerja. Manusia
bekerja memindahkan barang memerlukan gaya. Hal ini terjadi karena manusia memiliki
energi.

Bentuk energi ada beberapa macam, tetapi bisa dibagi dalam dua bentuk energi utama,
yaitu Energi Kinetik dan Energi Potensial.

Energi Kinetik
Pengertian energi kinetik
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki suatu benda karena geraknya.

Contoh energi kinetik


- Hembusan angin yang menggerakkan kincir angin
- Air mengalir menggerakkan kincir air
- Arus listrik juga merupakan energi potensial, karena listrik adalah elektron yang
bergerak melalui konduktor.

Macam-macam Energi Kinetik


Beberapa energi yang termasuk dalam energi kinetik adalah
- Energi Panas
- Energi Menakik
- Energi Listrik
- Energi Magnet

Energi Potensial
Pengertian energi potensial
Energi potensial adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda karena kedudukannya

Contoh energi potensial


- Air di sebuah danau di pegunungan
- Batu yang ada di atas bukit
- Minyak yang ada dalam sebuah barel
- Roller Coaster saat berada di puncak jalurnya

Macam-macam Energi Potensial


Beberapa energi yang termasuk dalam energi potensial adalah
- Energi Kimia
- Energi Elastis

- Energi Nuklir
- Energi Gravitasi

Selain dua energi utama di atas, terdapat juga bentuk energi lain, yaitu
- Energi Suara
- Energi Cahaya

Perubahan Energi
Pengertian perubahan energi adalah perubahan suatu bentuk energi ke bentuk energi
lainnya.

Berikut ini beberapa contoh Perubahan Energi :


- Perubahan energi panas menjadi energi gerak, contohnya kertas yang dibentuk spiral
bergerak saat dipanaskan di atas lilin.
- Perubahan energi gerak menjadi energi panas. Contoh : tangan kanan dan kiri kita
ketika digosok-gosokkan terasa hangat, ban sepeda/sepeda motor setelah perjalanan
cukup jauh maka menjadi panas.
- Perubahan energi cahaya menjadi energi listrik. Contoh: panel surya
- Perubahan energi kimia menjadi energi gerak. Contoh: kereta uap(menggunakan bahan
bakar dari batu bara), kendaraan bermotor ( menggunakan bahan bakar bensin, solar,
atau avtur), gergaji mesin.
- Perubahan energi gerak menjadi energi listrik. Contoh:dinamo, kincir angin, generator
(PLTA)
- Perubahan energi listrik menjadi energi gerak. Contoh: mixer, AC, pompa air, mobil
mainan, kipas angin listrik.
- Perubahan energi listrik menjadi energi kimia. Contoh: pengisian accumulator/aki,
charger batu baterai.
- Perubahan energi gerak menjadi energi bunyi. Contoh : ketika kita bertepuk tangan
maka akan terdengar bunyi.
- Perubahan energi kimia menjadi energi panas. Contoh: energi makanan akan berubah
menjadi panas setelah dimakan.
- Perubahan energi cahaya menjadi energi kimia. Contoh: pada proses fotosintesis
tumbuhan;
- Perubahan energi kimia menjadi energi listrik. Contoh: menyalakan senter dengan
baterai, handphone.
- Perubahan energi panas menjadi energi listrik. Contoh: Pembangkit Listrik Tenaga
Geothermal ( panas bumi ).
- Perubahan energi listrik menjadi energi panas. Contoh: penggunaan setrika listrik,
solder, kompor listrik, oven, microwave.
- Perubahan energi listrik menjadi energi cahaya. Contoh : bola lampu, tabung lampu,
layar televisi, layar monitor komputer.
- Perubahan energi listrik menjadi energi bunyi. Contoh: radio, bel listrik, sirine, dan
alarm;
- Perubahan energi potensial menjadi energi gerak. Contoh: benda yang jatuh seperti
mangga jatuh, rambutan jatuh, dan lain-lain.

Macam - Macam Energi, Perubahan Energi, Dan


Contoh Bentuk Energi Dalam Kehidupan
Energi Kimia
Energi kimia adalah energi yang dilepaskan selama
reaksi kimia. Contoh sumber energi kimia adalah bahan makanan yang kita makan.
Bahan makanan yang kita makan mengandung unsur kimia. Dalam tubuh kita,
unsur kimia yang terkandung dalam makanan mengalami reaksi kimia. Selama
proses reaksi kimia, unsur-unsur yang bereaksi melepaskan sejumlah energi kimia.
Energi kimia yang dilepaskan berguna bagi tubuh kita untuk membantu kerja
organ-organ tubuh, menjaga suhu tubuh, dan untuk melakukan aktivitas sehari-
hari. Contoh energi kimia lainnya adalah pada peristiwa menyalanya kembang api.
Energi kimia yang terkandung dalam bahan bakar jenis ini sangat besar sehingga
dapat digunakan untuk menggerakkan mobil, pesawat terbang, dan kereta api.

Energi Listrik

Lampu senter yang kita gunakan dapat menyala karena


ada energi listrik yang mengalir pada lampu. Energi listrik terjadi karena adanya
muatan listrik yang bergerak. Muatan listrik yang bergerak akan menimbulkan arus
listrik. Energi listrik banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya
sebagai penerangan. Energi listrik juga dapat digunakan untuk menggerakkan
mesin-mesin. Energi listrik yang biasa kita gunakan dalam rumah tangga berasal
dari pembangkit listrik. Pembangkit listrik tersebut menggunakan berbagai sumber
energi, seperti air terjun, reaktor nuklir, angin, atau matahari. Energi listrik yang
dihasilkan oleh pembangkit listrik sangat besar. Untuk menghasilkan sumber
energi listrik yang lebih kecil, kita dapat menggunakan aki, baterai, dan generator.

Energi Bunyi

Bunyi dihasilkan dari benda yang bergetar. Ketika kita


mendengar bunyi guntur yang sangat keras, terkadang kaca jendela rumah kita
akan ikut bergetar. Hal ini disebabkan bunyi sebagai salah satu bentuk energi
merambatkan energinya melalui udara. Sebenarnya ketika terjadi guntur, energi
yang dimiliki guntur tidak hanya mengenai kaca rumah tetapi mengenai seluruh
bagian rumah. Akan tetapi, energi yang dimiliki Guntur tidak cukup besar untuk
menggetarkan bagian rumah yang lainnya.

Energi Kalor (Panas)

Masih ingatkah kamu apa yang dimaksud dengan kalor?


Kalor merupakan salah satu bentuk energi yang dapat mengakibatkan perubahan
suhu maupun perubahan wujud zat. Energi kalor biasanya merupakan hasil
sampingan dari perubahan bentuk energi lainnya. Energi kalor dapat diperoleh dari
energi kimia, misalnya pembakaran bahan bakar. Energi kalor juga dapat dihasilkan
dari energi kinetik benda-benda yang bergesekan. Sebagai contoh, ketika kamu
menggosok-gosokkan telapak tanganmu maka kamu akan merasakan panas pada
telapak tanganmu.

Energi Cahaya

Matahari merupakan salah satu sumber energi cahaya.


Energi cahaya dapat diperoleh dari benda-benda yang dapat memancarkan
cahaya, misalnya api dan lampu. Energi cahaya biasanya disertai bentuk energi lain
seperti energi kalor (panas). Bahkan dengan menggunakan sel surya, energi yang
dipancarkan oleh matahari dapat diubah menjadi energi listrik.

Energi Pegas

Semua benda yang elastis atau lentur memiliki energi pegas.


Contoh benda elastic antara lain pegas, per, busur panah, trampolin, dan ketapel.
Jika kamu menekan, menggulung, atau meregangkan sebuah benda elastis,
setelah kamu melepaskan gaya yang kamu berikan maka benda tersebut akan
kembali ke bentuk semula. Ketika benda tersebut kamu beri gaya maka benda
memiliki energi potensial. Ketika gaya kamu lepaskan, energi potensial pada benda
berubah menjadi energi kinetik.
Energi Nuklir

Energi nuklir merupakan energi yang dihasilkan selama


reaksi nuklir. Reaksi nuklir terjadi pada inti atom yang pecah atau bergabung
menjadi inti atom yang lain dan partikel-partikel lain dengan melepaskan energi
kalor. Reaksi nuklir terjadi di matahari, reaktor nuklir, dan bom nuklir. Energi yang
ditimbulkan dalam reaksi nuklir sangat besar, oleh karena itu energi nuklir dapat
digunakan sebagai pembangkit listrik.

Energi Mekanik
Mengapa kaki kita terasa sakit saat kejatuhan buah mangga dari atas pohon? Hal
itu disebabkan buah mangga yang berada di atas pohon memiliki energi. Buah
mangga yang jatuh dari pohonnya memiliki energi mekanik. Pada saat buah
mangga masih berada di pohon, energi mekaniknya sama dengan energi
potensialnya. Ketika buah mangga tersebut jatuh sampai di tanah, energi
mekaniknya sama dengan energi kinetiknya. Besarnya energi mekanik merupakan
penjumlahan antara besarnya energi kinetik dengan energi potensial.

ENERGI MEKANIK

Energi mekanik adalah energi yang dimiliki suatu benda karena sifat geraknya. Energi
mekanik terdiri dari energi potensial dan energi kinetik.
Secara matematis dapat dituliuskan :
Em = Ep + Ek
dimana Em = Energi Mekanik

Energi Potensial
Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena posisinya (kedudukan)
terhadap suatu acuan.
Sebagai contoh sebuah batu yang kita angkat pada ketinggian tertentu memiliki energi
potensial, jika batu kita lepas maka batu akan melakukan kerja yaitu bergerak ke bawah
atau jatuh. Jika massa batu lebih besar maka energi yang dimiliki juga lebih besar, batu
yang memiliki energi potensial ini karena gaya gravitasi bumi, energi ini disebut energi
potensial bumi.
Energi potensial bumi tergantung pada massa benda, gravitasi bumi dan ketinggian
benda. Sehingga dapat dirumuskan:
Ep = m.g.h
dimana :
Ep = Energi potensial
m = massa benda
g = gaya gravitasi
h = tinggi benda

Energi Kinetik
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena geraknya. Makin besar
kecepatan benda bergerak makin besar energi kinetiknya dan semakin besar massa
benda yang bergerak makin besar pula energi kinetik yang dimilikinya.
Secara matematis dapat dirumuskan:
Ek = 1/2 ( m.v2 )
dimana :
Ek = Energi kinetik
m = massa benda
v = kecepatan benda

Macam macam perubahan bentuk energi:


a. Energy kimia menjadi energy listrik, contohnya:
1. Pada batu baterai yan gsedang digunakan
2. Aki yang sedang digunakan
b. Energy listrik menjadi energy kimia, contohnya:
1. Pada waktu menyetrum aki
2. Pelapisan logam oleh logam lainnya (penyepuhan)
c. Energy gerak atau kinetic menjadi energy listrik, contohnya:
1. Pada waktu dynamo sepeda digunakan
2. Pada waktugenerator digunakan
d. Energy listrik menjad energy kinetic, contohnya:
1. Blander yang digunakan
2. Kipas angin listrik
3. Bor listrik
4. Hair drayer
e. Energy listrik menjadi energy cahaya, contohnya:
1. Lampu pijar yang digunakan
2. Lampu neon
3. Televisi
4. Computer
f. Energy listrik menjadi energy bunyi, contohnya:
1. Radio
2. Televisi
3. Vcd player
4. Tape recorder
g. Energy listrik menjadi energy kalor atau panas, contohnya:
1. Kompor listrik yang digunakan
2. Solder listrik
3. Heater
4. Dispenser
h. Energy nuklir menjad energy listrik, contohnya: pada PLTN
i. Energy matahari menjadi energy listrik, contohnya pada system solar cell
j. Energy panas atau kalor menjadi energy listrik, contohnya pada:
1. Energy panas bumi menjadi listrik (PLTG)
2. Energy uap menjadi listrik (PLTU)

Contoh bentuk bentuk energi dalam


kehidupan
1. Tenaga air yang memanfaaatkan gerakan air biasanya didapat dari sungai yang dibendung.
Pada bagian bawah terdapat lubang-lubang saluran air. Pada lubang-lubang tersebut
terdapat turbin yang berfungsi mengubah energi kinetik dari gerakan air manjadi energi
listrik. Energi listrik yang berasal dari energi kinetik air disebut hydroelectric.
2. Anak panah (pemanah) yang hendak memanah terdapat energi potensial pada tali busur
yang ditarik, dan energi gerak yang dilakukan pemanah untuk menarik busur dan tali busur.
Dan memberikan energi kinetik untuk energi gerak pada anak panah. Energi kinetik ini
digunakan untuk melakukan kerja kesasaran ketika anak panah dilepaskan.
3. Dalam oven microwave, energi elektromagnetik yang diperoleh dari perusahaan listrik
diubah menjadi energi termal dari makanan yang dimasak.
4. Saat melempar bola keatas terjadi perubahan energi dalam molekul-molekul mejadi energi
kinetik yang dimiliki bola, lalu diubah menjadi energi potensial gravitasi saat naik dan saat
turun terjadi perubahan energi potensial menjadi energi kinetik.
5. Motor lisrik yang mengangkat peti, usaha yang dilakukan untuk gaya tegangan tali yang
melalui katrol listrik mengubah energi listrik dari motor menjadi energi potensial gravitasi
pada peti.
6. Manusia mendorong mobil, ketika gaya otot lengan melakukan usaha mendorong mobil
maka terjedi perubahanbentuk energi dari energi kimia dalam tubuh menjadi energi gerak.
7. Bensin, ketika satu liter bensin dibakar dalam sebuah mesin mobil, bensin melepas 33 jt
joule dari energi dalamnya, dalam mobil energi ini dapat diubah menjadi energi kinetik
(membuat mobil bergerak lebih cepat), atau menjadi energi potensial (membuat mobil
mampu menaiki bukit).
8. Dalam mesin mobil, energi kimia yang disimpan dalam bahan bakar yang sebagian diubah
menjadi energi gerak mobil dan sebagian lagi menjadi energi termal.
9. Ikan, telur, susu, dan apel yang dimakan mamusia mengandung energi kimiaketika berlari
gaya otot melakukan usaha untuk menggerakan diri pada kecepatan tertentu, setelah lari
merasa lelah. Usaha oleh gaya otot ketika berlari mengubah sebagian energi kimia menjadi
energi gerak.
10. Energi gerak (yang dijatuhkan kebawah makin cepat) menjadi energi kalor (bekas batubara
dilantai menjadi makin panas saat diraba), dan menjadi energi bunyi (terdengar suara buk
sesaat setelah batu menumbuk lantai).
11. Energi kimia terkendung dalam aki dan baterai yang menjadikan energi listrik didalam
kabel, selanjutnya menjadi menjadi energi cahaya dan energi kalor dalam bola lampu.
12. Ban mobil yang bergerek terdapat energi kinetik yang menimbulkan panas pada jalan
(energi kalor).
13. Sertika yang dihubungkan dengan listrik, terjadi perubahan energi listri menjadi energi
kalor.
14. Ayunan yang digoyang mengubah energi kinetik menjadi energi potensial saat berhenti
sejenak diatas dan sebaliknya saat turun.
15. Pada dinamo sepeda saat digerakkan maka akan terjadi perubahan energi dari gerak
menjadi energi lisrti dan energi cahaya.
16. Pada pelompat galah, mula-mula pelompat mengerahkan energi kimia dalam tubuhnya
untuk berlari sambil memegang galah. Disitu terjadi transport energi dari energi kimia
menjadi energi kinetik pelompat yang berlari, tetapi didekat palang pelompat yang sedang
berlari menancapkan ujung galahnya kesebuah soket yang terdapat ditanah. Energi kinetik
lari pelompat disimpan sementara didalam galah yang membengkok sebagai energi
potensial elastis galah. Ketika galah melurus, energi potensial elastis galah dikembalikan
lagi kepelompat, sebagian sebagai energi potensial gravitasi (dapat dinaikkan ketinggian
pelompat sampai enem meter ditanah) dan sebagian lagi sebagai energi kinetik untuk
melompatkan pelompat.

Common questions

Didukung oleh AI

Dalam fotosintesis, energi cahaya dari matahari ditangkap oleh klorofil dan diubah menjadi energi kimia dalam bentuk gula. Ini merupakan perubahan penting yang memungkinkan tanaman menyimpan dan memanfaatkan energi matahari [Sumber 4].

Energi kinetik dari angin memutar baling-baling kincir, menggerakkan rotor di dalam sebuah generator, yang kemudian mengubah energi mekanik menjadi energi listrik [Sumber 6].

Energi panas bumi memanfaatkan panas dari dalam bumi untuk memanaskan air hingga menjadi uap. Uap ini kemudian memutar turbin yang menggerakkan generator menghasilkan listrik [Sumber 6].

Reaksi kimia dalam tubuh manusia, terutama dari pencernaan, mengubah energi kimia dalam makanan menjadi energi kinetik untuk gerakan dan panas untuk mempertahankan suhu tubuh [Sumber 1, Sumber 4].

Energi potensial adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda karena posisinya atau kedudukannya, contohnya batu di atas bukit dan air di dalam danau [Sumber 4]. Sedangkan energi kinetik adalah energi yang dimiliki suatu benda karena geraknya, contohnya saat mangga jatuh dari pohon [Sumber 5].

Di PLTN, energi yang disebabkan oleh reaksi nuklir (fisi) uranium atau plutonium digunakan untuk memanaskan air hingga menjadi uap. Uap ini kemudian memutar turbin yang menggerakkan generator untuk menghasilkan energi listrik [Sumber 2, Sumber 5].

Energi kimia dalam baterai diubah menjadi energi listrik saat digunakan. Proses ini terjadi karena reaksi kimia di dalam baterai yang menghasilkan pergerakan muatan listrik, menyediakan daya untuk perangkat elektronik [Sumber 3].

Energi potensial gravitasi tergantung pada massa benda, tinggi benda, dan gravitasi. Semakin besar massa atau ketinggiannya, semakin besar pula energi potensial yang dimiliki karena rumus Ep = m.g.h [Sumber 5].

Pada roller coaster, energi potensial maksimum saat kereta berada di puncak jalur, kemudian berubah menjadi energi kinetik saat bergerak turun, memungkinkan kereta mencapai kecepatan yang tinggi [Sumber 4].

Menggosok tangan menyebabkan gesekan yang mengubah energi mekanik (dari gerakan) menjadi energi kalor, menghangatkan permukaan telapak tangan [Sumber 1, Sumber 3].

Anda mungkin juga menyukai