0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan8 halaman

Definisi dan Peran Engineering

Dokumen tersebut membahas definisi dari engineering, engineer, dan technician. Engineering didefinisikan sebagai penerapan pengetahuan ilmiah untuk merancang, membangun, dan mengontrol mesin, jalan, jembatan, peralatan listrik, dan lainnya. Engineer bertanggung jawab untuk menganalisis dan mengoptimalkan sistem, sedangkan technician berfokus pada pemeliharaan peralatan."
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan8 halaman

Definisi dan Peran Engineering

Dokumen tersebut membahas definisi dari engineering, engineer, dan technician. Engineering didefinisikan sebagai penerapan pengetahuan ilmiah untuk merancang, membangun, dan mengontrol mesin, jalan, jembatan, peralatan listrik, dan lainnya. Engineer bertanggung jawab untuk menganalisis dan mengoptimalkan sistem, sedangkan technician berfokus pada pemeliharaan peralatan."
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Definisi Engineering

Irfan Hikari
1 Comment
Pertambangan
Monday, March 21, 2011

Engineering adalah sebuah profesi, sama seperti halnya dengan


ilmuan,dokter maupun profesi lainnya. Profesi dimana didalamnya ada pengetahuan
matematika dan ilmu alam yang dapat melalui pendidikan dan pengalaman praktek.

Profesi engineering menuntut standard sikap terhadap yang tinggi serta memliki tanggung
jawab kepad klien dan mitra dan masyrakat sebagai satu kesatuan yang utuh. Proses ini
membutuh kan bidang pengetahuan yang yang spesifik, dan para anggotanya mendapatkan
status profesional setelah melalui jalur-jalur pendidikan dan pelatihan yang jelas.

Insinyur maupun ilmuan memiliki pengetahuan matematik dan ilmu yang sama baiknya,
namun ilmuan untuk memperoleh pengetahuan yang baru, sedangkan insinyur untuk
merancang dan menghasilkan perangkat-perangkat,struktur-struktur dan proses-proses yanga
dapat digunakan. Dengan kata lain, ilmuan berupaya untuk mengetahui, sedangkan insinyur
berupaya untuk melakukan.

Sumber Daya Manusia Pendukung Engineering


- Engineer (insinyur)
- Team Pendukung Insinyur : Designer,Teknisi,Drafter,Tukang

Insinyur : Merancang konsep riset, Perancangan proyek,Inovasi Produk, Pengembangan


sistem, Mensupervisi pekerjaan teknolog,teknisi dan pekerja.

Teknolog : Pengembangan produk rutin,Mensupervisi pekerjaan kontruksi Technical


sales,Merancang dan mengembgangkan Hardware, Mengkordinir tenaga kerja, bahan-bahan
dan peralatan, Mensupervisi pekerjaan teknisi dan tukan.

Teknisi : Pembuatan Gambar teknik, Estimasi proyek, Inspeksi Lapangan, Pengumpulan


data, Survei, Penulisan teknis.

Tukang : Menggunakan peralatan tangan dan mekanik untuk merawat, meperbaiki dan
mengoperasikan mesin-mesin atau produk-produk yang bermamfaat bagi tim Engineering.

AKtivitas Engginering

1. Riset adalah aktivitas yang betujuan mencari pengetahuan baru atau menemukan
pemahaman baru yang lebih baik mengenai fakta-fakta yang telah diketahui.
2. Pengembangan adalah aktivitas yang bertujuan untuk mengubah hasil-hasil dan
penemuan yang diperoleh dari riset kedalam bentuk produk,metode, atau proses yang
berguna.

3. Desain atau perenacanaan adalah proses mengubah konsep-konsep dan inforamsi


menjadi rencana-rencana dan spesifikasi yang terperinci, yang dengannya sebuah produk jadi
atau fasilitas tertentu dapat dibuat atau dibangun.

4. Produksi adalah aktivitas industri yang menghasilkan produk-produk jadi dari bahan-
bahan mentah melalui proses manufaktur.

5. Konstruksi atau pembangunan adalah proses merubah desain dan bahan-bahan menjadi
bangunan-bangunan fasilitas-fasilitas semisal gedung, jalan raya, dan fasilitas-fasilitas
telekomunikasi dan daya listrik.

6. Operasi didalam engineering diartikan sebagai penerapan prinsip-prinsip engineering


ataupelaksanaan kerja lapangan. Dalam manufaktur, operasi melibatkan kegiatan-kegiatan
seperti pembelian bahan-bahan mentah, pemeliharaan pabrik dan pengarahan serta
pengawasan buruh. Para insinyur berperan penting dalam menjalankan aktivitas operasi di
perusahaan-perusahaan fasilitas pabrik (listrik dan sebagainya), perkeretan api,
telekomunikasi, dan dalam menangani sistem-sistem pengendalian lalu lintas dikota-kota
besar AS.

7. Penjualan didalam industri berbasis teknologi sering kali melibatkan jasa para insinyur
terlatih untuk merekomendasikan mesin-mesin peralatan, suku cadang, atau layanan-layanan
terbaik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

8. Manajemen dibanyank perusahaan di berbagai industri dipegang dan dikendalikan oleh


para insinyur. Secara umuum, para insinyur ini bertanggung jawab memecahkan masalah-
masalah kebijakan,keuangan, orrganisasi dan SDM, humas, dan pemesanan serta penjualan.

"Engineering", "Engineer", dan "Technician"


Ketiga istilah di atas biasa diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai berikut:

Engineering: rekayasa/teknik. Namun jika ditelusuri pada istilah aslinya, sepertinya istilah
rekayasa lebih tepat untuk menggambarkan engineering. Istilah teknik sebagai arti dari
engineering digunakan untuk merujuk pada istilah akademis. (misal department of civil
engineering diartikan sebagai departemen teknik sipil).
Engineer: insinyur.
Technician: teknisi.

Namun kadang-kadang pengertian terhadap istilah-istilah tersebut masih kabur. Jika engineering
diartikan sebagai teknik, berarti insinyur (engineer) itu adalah orang yang paham betul tentang
teknik. Lalu apa bedanya dengan teknisi (technician). Kadang-kadang ada juga orang yang salah
kaprah. Mereka mengira kalau apa yang dipelajari di teknik mesin itu sama dengan apa yang
dipelajari di STM (Sekolah Teknik Menengah) jurusan mesin.
Agar penggunaan istilah-istilah di atas tidak rancu, kita perlu merunut pada akar istilahnya, dari
mana istilah-istilah tersebut berasal.

1. Engineering

Engineering dalam Oxford Advanced Learner Dictionary diartikan sebagai "The activity of applying
scientific knowledge to the design, building and control of machines, roads, bridges, electrical
equipment, etc: The bridge is a triumph of modern engineering". Dari pengertian tersebut, ada lima
kata kunci: knowledge, design, building, and control.

John Calhoun (1963) dalam JPT menyebutkan bahwa engineering itu terdiri atas banyak bagian.
Bagian-bagian ini berupa n-dimensi dan tiap dimensi terdiri atas n-buah spektrum.

Beberapa dimensi dari engineering antara lain:

jenis pekerjaan yang ingin diselesaikan (bendungan, jalan, pabrik, dll)


tipe pekerjaanya (konstruksi, proses, manufaktur)
alat-alat yang digunakan (kompressor, pompa, reaktor,dll)
ilmu-ilmu dasar (matematika, termodinamika, fisika, dll)
konstruksi, salah satu dimensi dari engineering

Karena banyaknya dimensi yang tercakup, untuk memahami engineering, menurut John Calhoun,
kita perlu menggunakan konsep sistem.

Dalam Webster's Third New International Dictionary "System: A complex unity formed of many often
diverse parts subject to a common plan or serving a common purpose; an aggregation or assemblage
of objects joined in regular interaction or interdependence; a set of units combined by nature or art
to form an integral, organic or organized whole; an orderly working totality; a coherent unification."
Calhoun menekankan sistem pada definisi yang ketiga, yaitu adanya sekumpulan unit yang
digabungkan baik secara alami ataupun buatan. Secara alami, misalnya Petroleum System,
sedangkan yang buatan misalnya Robotics [Link] bidang engineering memiliki suatu sistem
yang menjadi pusat kajiannya.

Dengan memasukkan konsep sistem pada pengertian engineering, hal ini akan membawa pada
beberapa konsekuensi, antara lain:

kebutuhan akan ilmu pengetahuan (knowledge) yang menyokong pengertian terhadap


sistem yang menjadi perhatiannya/ kebutuhan terhadap basic science/mother science.
Namun, bukan berarti engineering itu berkutat pada sains itu sendiri, akan tetapi harus bisa
memilah, bidang-bidang sains mana yang benar-benar mendukung untuk bisa memahami
suatu sistem.
kebutuhan terhadap pengetahuan tentang sistem itu sendiri.
Hal di atas juga membawa konsep baru tentang pendidikan engineering. Ketika seseorang berbicara
mengenai sistem untuk mengacu pada engineering, maka yang menjadi penekanan bukan lagi
tentang bagaimana melakukan suatu pekerjaan tertentu atau tentang cara kerja suatu alat. Namun,
yang akan menjadi penekanan adalah basic knowledge yang menjadi bagian dari sistem, metode
analisis, dan metode sintesis sistem.
Dari uraian di atas, kita memperoleh pengertian yang lebih jelas mengenai engineering, dan apa
yang membedakannya dengan bidang lain, misalnya sains dan keteknikan terapan (misal yang
didapat siswa-siswa STM). Dalam sains, tidak harus ada suatu pekerjaan spesifik, dan tidak harus ada
alat-alat yang digunakan, sedangkan dalam keteknikan terapan, tidak wajib adanya engineering
science yang harus benar-benar dipahami, dan tidak harus ada pengertian mengenai sistem secara
menyeluruh.

Selain itu, seseorang yang ingin belajar engineering, maka dia wajib memahami
tentang basic engineering science-nya. Tidak boleh hanya berkutat pada aplikasi.

2. Engineer

Menurut Oxford Advanced Learner's Dictionary:


noun, verb

noun

1. a person whose job involves designing and building engines, machines, roads, bridges, etc:
an electrical / a mechanical engineersee also CHEMICAL ENGINEER, CIVIL ENGINEER,
LIGHTING ENGINEER, SOFTWARE ENGINEER, SOUND ENGINEER
2. a person who is trained to repair machines and electrical equipment: They're sending an
engineer to fix the phone.
3. a person whose job is to control and repair engines, especially on a ship or an aircraft: a
flight engineer * the chief engineer on a cruise liner

Sedangkan menurut John Calhoun, berdasarkan pengertiannya terhadap engineering dengan


menggunakan konsep sistem, berpendapat bahwa engineer:"The Individual responsible for a
complete analysis of the system and for a synthesis that will enable the system to continue a
healthful existence or to evolve into a more useful and more efficient system."
Dari pengertian di atas, kita juga dapat menarik kesimpulan bahwa tugas dari engineer antara lain,
membuat sistem (untuk sistem buatan), menganalisis sistem, dan melakukan optimasi terhadap
kinerja sistem.

3. Technician
Menurut Oxford Advanced Learner Dictionary:

noun
1. a person whose job is keeping a particular type of equipment or machinery in good condition:
laboratory / aircraft technicians
2. a person who is very skilled at the technical aspects of an art, a sport, etc: As a pianist, she's
a brilliant technician, but she lacks passion.

Dari definisi di atas, nampak bahwa istilah technician/teknisi sangat berkaitan erat dengan peralatan,
alat, dan teknik. Jika dibandingkan dengan definisi engineer, maka technician ini lebih condong pada
satu dimensi engineer, yaitu berhubungan dengan alat yang dipakai. Oleh karena itu, seorang teknisi
tidak berkewajiban untuk menganalisis sistem, melakukan desain, ataupun optimasi.

Singkat cerita, secara definisi sederhana, engineer merupakan gabungan antara scientist dan
technician, atau bisa pula dikatakan seorang scientist dengan skill technician.

He is a scientist
He is a technician

And he is the combination of two predecessors,

and he is called "Engineer"

Pengertian di atas harus benar-benar diketahui oleh mereka yang sekolah pada jurusan engineering,
dan berharap untuk mendapat gelar Bachelor of Engineering (S.T.). Itu...

Referensi:

Oxford Advanced Learner's Dictionary


John C. Calhoun Jr., 1963, The Definition of Petroleum Engineering: Journal of Petroleum
Technology, SPE.

Common questions

Didukung oleh AI

Peran insinyur (engineer) lebih menekankan pada desain, analisis sistem, dan optimasi kinerja sistem. Insinyur bertanggung jawab untuk analisis lengkap dan sintesis sistem agar sistem dapat bekerja dengan efektif . Sebaliknya, teknisi (technician) lebih fokus pada pemeliharaan dan perbaikan peralatan, dan tidak berkewajiban untuk menganalisis, mendesain, atau melakukan optimasi . Insinyur dapat dianggap sebagai kombinasi antara ilmuwan dengan keterampilan teknisi, yang memiliki tanggung jawab lebih besar terhadap keseluruhan sistem .

Penggunaan istilah 'engineering' yang lebih tepat adalah 'rekayasa', bukan sekadar 'teknik' karena menggambarkan aktivitas penerapan pengetahuan ilmiah dalam desain, konstruksi, dan kontrol mesin serta struktur . Dalam pendidikan teknik, penekanan harus diberikan pada ilmu dasar engineering seperti matematika dan fisika untuk memahami sistem, bukan hanya pada aplikasinya . Ini menghindari kesalahpahaman dengan keteknikan terapan seperti di STM, yang lebih fokus pada aplikasi praktis alat tanpa memerlukan pemahaman mendalam tentang sistem atau ilmu engineering .

Pemahaman tentang konsep sistem penting dalam bidang engineering karena engineering mencakup berbagai dimensi dan spektrum yang harus dipahami secara holistik . Menurut John Calhoun, memahami engineering sebagai sistem membantu dalam mengintegrasikan berbagai unit kerja menjadi satu kesatuan yang berfungsi secara terorganisir dan berinteraksi secara teratur . Ini memastikan bahwa seorang engineer dapat melakukan analisis dan sintesis yang tepat untuk memperbaiki dan mengoptimalkan kinerja sistem .

Pengetahuan dasar seperti matematika dan fisika sangat penting dalam pengembangan sistem di bidang engineering, karena ilmu-ilmu ini menyokong pemahaman terhadap sistem yang menjadi perhatian utama dalam proses rekayasa . Keahlian dalam matematika dan fisika memungkinkan engineer untuk melakukan analisis yang mendalam dan mensintesis solusi teknik yang efektif, yang penting dalam desain dan optimasi sistem . Tanpa pemahaman yang kuat dalam ilmu dasar ini, sulit bagi engineer untuk memastikan bahwa sistem bekerja secara efektif dalam standar yang dibutuhkan.

'Engineering sebagai sistem' merujuk pada konsep bahwa engineering adalah sebuah kesatuan kompleks yang terdiri dari bagian-bagian yang berbeda yang berfungsi bersama dalam interaksi atau ketergantungan untuk mencapai tujuan yang sama . Konsep ini mengubah pendekatan dalam pengajaran engineering dengan menekankan pentingnya bukan hanya pada keterampilan operasional dan teknis, tetapi pada pemahaman mendalam tentang bagaimana seluruh sistem berfungsi . Ini berarti pendidikan harus menekankan pengetahuan dasar, metode analisis, dan sintesis sistem untuk menghasilkan engineer yang mampu berpikir secara sistemik dan integratif .

Aktivitas utama dalam engineering meliputi riset, pengembangan, desain/perencanaan, produksi, konstruksi, operasi, penjualan, dan manajemen . Riset bertujuan mencari pengetahuan baru, yang hasilnya dikembangkan menjadi produk atau metode baru dalam aktivitas pengembangan . Desain mengubah konsep menjadi spesifikasi detil untuk pelaksanaan produksi, sedangkan konstruksi mengubah desain menjadi struktur fisik . Operasi melibatkan penerapan prinsipal engineering di lapangan. Penjualan dan manajemen melibatkan insinyur untuk memastikan produk dan layanan memenuhi kebutuhan klien dan pasar . Semua aktivitas ini berhubungan dalam proses yang sinergis untuk mencapai hasil engineering yang efektif dan efisien.

Proses desain dalam engineering berfungsi sebagai jembatan antara pengembangan konsep dan tahap produksi serta konstruksi. Desain mengubah konsep-konsep dan informasi menjadi rencana dan spesifikasi detil yang memandu produksi dan konstruksi . Setelah desain selesai, tahap produksi mengambil alih dengan mengubah bahan mentah menjadi produk jadi melalui manufaktur, sementara konstruksi mengambil rencana desain untuk membangun struktur fisik seperti bangunan atau fasilitas . Desain memastikan bahwa kedua tahap berikutnya dapat dilaksanakan dengan efisiensi dan kualitas yang diinginkan.

Riset dalam proses rekayasa dianggap penting karena bertujuan untuk mencari pengetahuan baru atau menemukan pemahaman baru yang lebih baik tentang fakta-fakta yang ada . Penemuan dan pemahaman yang diperoleh dari riset ini menjadi dasar bagi aktivitas pengembangan yang mengubah hasil riset menjadi produk atau metode yang berguna . Riset ini mendukung inovasi dan peningkatan dalam desain dan produksi, dan membantu memastikan bahwa solusi engineering yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan dan tantangan baru.

Menurut John Calhoun, tugas seorang engineer meliputi tanggung jawab untuk analisis lengkap sistem dan sintesis yang memungkinkan sistem berfungsi secara efektif atau berkembang menjadi lebih efisien dan berguna . Implikasi bagi pendidikan engineering adalah bahwa kurikulum harus fokus pada pembelajaran mendalam tentang sistem, termasuk analisis dan metode sintesis, dan bukan hanya metode operasional dan penggunaan alat . Ini menuntut pendidikan yang mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman sistemik yang mendalam, bukan sekedar kemampuan teknis atau praktis.

Pengertian engineer sebagai 'scientist with technician skills' menyoroti peran penting mereka dalam teknologi modern dengan menunjukkan bahwa insinyur tidak hanya memahami teori ilmiah tetapi juga memiliki keterampilan praktis untuk mengimplementasikannya . Ini berarti engineer dapat menghubungkan ilmu pengetahuan dengan aplikasi praktis, memungkinkan mereka untuk merancang dan mengembangkan solusi teknologi yang inovatif dan efisien . Mereka memiliki kemampuan untuk mengkonversi teori menjadi praktek, memberikan kontribusi nyata pada kemajuan dan pengembangan teknologi modern, serta mengoptimalkan sistem untuk penggunaan yang lebih efektif.

Anda mungkin juga menyukai