LAPORAN LABORATORIUM
PROGRAM STUDI BROADBAND MULTIMEDIA
PERCOBAAN 7
ENCODER
NAMA PRAKTIKAN : DISA MAY NABILA
NAMA REKAN KERJA : 1. DANDY PERMANA PUTRA
2. INNA ANANDA AKBAR
KELAS/KELOMPOK : BROADBAND MUTIMEDIA 2 / KELOMPOK 3
TANGGAL PELAKSANAAN PRAKTIKUM : 17 MARET 2017
TANGGAL PENYERAHAN LAPORAN : 24 MARET 2017
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
DEPOK
DAFTAR ISI
TUJUAN ...................................................................................................................... 3
DASAR TEORI ........................................................................................................... 3
ALAT ALAT YANG DI PERLUKAN ....................................................................... 6
LANGKAH PERCOBAAN......................................................................................... 7
PERTANYAAN .......................................................................................................... 12
DATA HASIL PERCOBAAN .................................................................................... 12
ANALISA DAN PEMBAHASAN .............................................................................. 15
KESIMPULAN ............................................................................................................ 23
DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................. 24
LAMPIRAN ................................................................................................................. 25
PERCOBAAN 7
ENCODER
1. TUJUAN
o Memahami prinsip kerja dari rangkaian Encoder
o Membedakan prinsip kerja rangkaian Encoder dan Priority Encoder
o Merancang beberapa jenis rangkaian Encoder
2. DASAR TEORI
Rangkaian Encoder berfungsi menterjemahkan salah satu inputnya menjadi urutan
bit-bit biner. Encoder terdiri dari beberapa input line, hanya salah satu dari input-input
tersebut diaktifkan pada waktu tertentu, yang selanjutnya akan menghasilkan kode output
N-bit. Gambar 2.1. menunjukkan blok diagram dari sebuah encoder.
ENCODER
D0
D1
D2 C
D3 B
D4 A
INPUT D5 OUTPUT N-Bit
D6
D7
Gambar 2.1. Blok diagram Encoder
Tabel 1.1. Encoder 8 to 3.
INPUT OUTPUT
D0 D1 D2 D3 D4 D5 D6 D7 C B A
1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1
0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0
0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1
0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0
0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1
0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0
0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1
Berdasarkan output dari tabel kebenaran di atas, dibuat rangkaian encoder
yang merupakan aplikasi dari gerbang OR, seperti ditunjukkan pada gambar
2.2.
Gambar 2.1. Rangkaian Encoder 8 to 3
PRIORITY ENCODER
Priority Encoder adalah rangkaian Encoder yang mempunyai fungsi
prioritas. Operasi dari rangkaian Priority Encoder adalah sebagai berikut:
Jika ada dua atau lebih input bernilai 1 pada saat yang sama, maka input
yang mempunyai prioritas tertinggi yang akan diambil. Tabel kebenaran
Priority Encoder diberikan pada tabel 1.2. Kondisi x adalah kondisi dont
care, yang menyatakan nilai input bias 1 atau 0. Input D3 mempunyai
prioritas tertinggi, sehinnga bila input ini bernilai 1 maka output B dan A
keduanya akan bernilai 1 (11 menyatakan biner dari nilai 3). Input D2
mempunyai prioritas kedua, dengan output B dan A bernilai 10 menyatakan
biner 2, dimana input D2=1 dan D3=0. Input D1 adalah prioritas ketiga
dengan output B dan A bernilai 01 menyatakan biner 1, dimana input
D1=1, sedangkan D2=D3=0. Prioritas terendah adalah input D0, yang
akan memberikan output B dan A =00 (menyatakan biner 0).
Tabel 1.2. Priority Encoder 4 to 2
INPUT OUTPUT
D3 D2 D1 D0 B A
0 0 0 0 X X
0 0 0 1 0 0
0 0 1 X 0 1
0 1 X X 1 0
1 X X X 1 1
3. ALAT-ALAT YANG DIPERGUNAKAN
No. Alat-alat dan komponen Jumlah
1 IC 7400 (Quad 2 Input NAND Gate) 1
IC 7408 (Quad 2 Input AND Gate) 1
IC 7432 (Quad 2 Input OR Gate) 3
IC 74147 (10 Line to 4 Line Priority Encoders) 1
IC 74148 (8 Line to 3 Line Priority Encoders) 1
2 Power Supply DC 1
3 Multimeter 1
4 Logic Probe 1
5 Resistor 220 7
6 LED 7
7 Protoboard 1
8 Kabel-kabel penghubung Secukupnya
4. LANGKAH-LANGKAH PERCOBAAN
Langkah-langkah dalam melakukan percobaan adalah sebagai berikut:
4.1. Encoder Desimal ke BCD (Binary Code Decimal)
1. Melihat data sheet untuk masing-masing IC yang dipergunakan,
mencatat kaki-kaki input, output serta kaki Vcc dan Ground.
2. Mengatur tegangan power supply sebesar 5 Volt.
3. Membuat rangkaian seperti gambar 4.1.
Gambar 4.1. Encoder Decimal to BCD
4. Menghubungkan semua input ke GND (logika 0). Mengamati LED
output D, C, B, dan A. Mencatat hasilnya pada tabel 6.1.
5. Menghubungkan input S1 sampai dengan S9 secara bergantian ke Vcc
(logika 1). Mengamati LED output D, C, B, dan A. Mencatat hasilnya
pada tabel 6.1.
4.2. Priority Encoders (IC 74147 dan IC 74148).
6. Membuat rangkaian seperti gambar 4.2. dan 4.3.
7. Memberikan logic 0 dan/atau logic 1 pada masing-masing input sesuai
tabel 6.2 dan tabel 6.3. Mengamati LED pada masing-masing
[Link] hasilnya pada tabel 6.2 dan tabel 6.3.
Gambar 4.2. Priority Encoder 10 line to 4 Line
Gambar 4.3. Priority Encoder 8 Line to 3 Line
Gambar 4.4. Priority Encoder 16 Line to 4 Line Output Aktif Low
Gambar 4.5. Priority Encoder 16 Line to 4 Line Output Aktif High
5. ANALISA DATA
Dari hasil percobaan yang kami lakukan, dapat diketahui bahwa :
- Rangkaian Encoder bisa dirangkai dengan menggunakan IC 7432 seperti
pada gambar 4.1.
- Hasil output dari IC 74147 merupakan invert dari Encoder dengan
menggunakan IC 7432 atau sebaliknya.
- Rangkaian Encoder menggunakan prinsip kerja 2n = Jumlah Input,
dengan n = Jumlah Output.
6. DATA HASIL PERCOBAAN
7. PERTANYAAN DAN TUGAS
1. Rancanglah Rangkaian Priority Encoder dengan 4 input dan 2 output.
Jelaskan cara mendisain rangkaian tersebut (lengkapi Tabel Kebenaran,
K-Map dan persamaan logika yang didapatkan).
Tabel kebenaran
INPUT OUTPUT
D3 D2 D1 D0 B A
0 0 0 0 X X
0 0 0 1 0 0
0 0 1 X 0 1
0 1 X X 1 0
1 X X X 1 1
- K Map
2. Buatlah kesimpulan dari percobaan ini!
8. KESIMPULAN
Dari percobaan di atas, dapat disimpulkan bahwa :
1. Hasil output dari Encoder merupakan gerbang inverter dari output
Priority Encoder.
2. Rangkaian Encoder bisa dirancang dengan beberapa cara seperti
menggunakan IC 7432 yang menghasilkan Rangkaian Encoder Desimal
to BCD.
3. Pada rangkaian Priority Encoder terdapat keadaan X yang berarti dont
care, yang menyatakan nilai input bisa 1 atau 0, sedangkan pada
rangkaian Encoder tidak terdapat keadaan X, ini merupakan perbedaan
prinsip kerja dari rangkaian Encoder dan rangkaian Priority Encoder.
9. DAFTAR PUSTAKA
Nixon,[Link] Laboratorium Digital 1.2008
[Link]
[Link]/~prima/elektronika%20digital/elektronika_digital1/bahan_aj
ar/Bab7a_eNcoder%.pdf