RABIES
No. Dokumen : .. /SOP/ BBL//2017
No. Revisi : 0
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2
UPT PUSKESMAS dr. Hery Kurniawan
BUNGBULANG NIP.197002232010011003
1. Pengertian Rabies adalah penyakit infeksi akut sistem saraf pusat yang
disebabkan oleh virus rabies yang termasuk genus Lyssa-
virus, family Rhabdoviridae dan menginfeksi manusia
melalui gigitan hewan yang terinfeksi (anjing, monyet,
kucing, serigala, kelelawar). Rabies hampir selalu berakibat
fatal jika post-exposure phrophylaxix tidak diberikan
sebelum onset gejala berat. Virus rabies bergerak ke otak
melalui saraf perifer. Masa inkubasi dari penyakit dari
penyakit ini tergantung pada seberapa jauh jarak perjalanan
virus untuk mencapai sistem saraf pusat , biasanya
mengambil masa beberapa bulan.
2. Tujuan Dokter dapat melakukan pengelolaan penyakit yang meliputi
1. Anamnese (subjektive)
2. Pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang
sederhana (Objektive)
3. Penegakan diagnosa (Assessment)
4. Penatalaksanaan Komprehensif (Plan)
3. Kebijakan SK Kepala UPT Puskesmas Bungbulang No.....
Tentang Pelaksana Program Rabies
4. Referensi Buku Pedoman Pelaksanaan Penanggulangan Rabies di
Indonesia Direktorat Jenderal PP & PL Tahun 2011
5. Alat dan 1. Cairan disinfektan
Bahan 2. Serum Anti Rabies (SAR)
3. Vaksin Anti Rabies (VAR)
6. Langkah- 1. Melakukan anamnesa (Subjektive)
langkah Keluhan :
a. Stadium prodomal
Gejala awal berupa demam
b. Stadium sensori
c. Stadium eksitasi
d. Stadium paralisis
2. Melakukan Pemeriksaan Fisik dan Pemeriksaan
Penunjang Sederhana ( Objektive)
3. Penegakan Diagnosa ( Assessment)
4. penatalaksanaan Komprehensife(Plan)
7. Unit Terkait 1. Lintas Program
2. P2 Dinkes
3. Lintas Sektor
4. Dokumen Hasil Laporan Kegiatan
Terkait