Program PTP Kesehatan Kerja 2016
Program PTP Kesehatan Kerja 2016
OLEH :
DENY KRISMANDIYO
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr, wb
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah Swt yang telah memberikan limpahan rahmat
dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan laporan ini.
Atas selesainya laporan ini, tentunya tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak, sehingga pada
kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada yang terhormat:
Semoga amal kebaikan yang telah diberikan, mendapatkan imbalan pahala dari Allah Swt, Amin.
Penulis menyadari bahwa laporan ini masih banyak kekurangannya, untuk itu semua saran dan
kritik yang membangun sangat penulis harapkan guna perbaikan di masa mendatang
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
B. TUJUAN DAN MANFAAT
A. IDENTIFIKASI MASALAH
B. PRIORITAS MASALAH
[Link] MASALAH
[Link] MASALAH
BAB IV PENUTUP
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Program kesehatan kerja merupakan suatu upaya kesehatan kerja bagi masyarakat
pekerja. Bentuk upaya pelayanan kesehatan kerja adalah pelayanan kesehatan yang
diberikan kepada masyarakat pekerja mencakup upaya peningkatan dan pemeliharaan
kesehatan, pencegahan penyakit, penyembuhan penyakit dan pemulihan Kesehatan.
Berdasarkan Kepmenkes Nomor 128/MENKES/SK/II/2004 tentang kebijakan
dasar puskesmas menyatakan bahwa puskesmas merupakan unit pelaksana teknis Dinas
Kesehatan Kabupaten/Kota yang bertanggung jawab dalam menyelenggarakan
pembangunan kesehatan diwilayah kerjanya termasuk upaya kesehatan kerja.
Upaya kesehatan kerja ditujukan untuk melindungi pekerja agar hidup sehat dan
terbebas dari gangguan kesehatan serta pengaruh buruk yang diakibatkan oleh pekerja
serta meningkatkan kemampuan pekerja untuk menolong dirinya sendiri sehingga terjadi
peningkatan status kesehatan dan akhirnya peningkatan produktivitas kerja . Upaya
kesehatan kerja yang dimaksud meliputi pekerja disektor formal dan informal dan berlaku
bagi setiap orang selain pekerja yang berada dilingkungan tempat.
B. TUJUAN
a. Tujuan Umum
b. Tujuan Khusus
1) Tersedianya standar pelayanan kesehatan kerja dasar.
2) Mendorong terbentuknya jejaring kerja pelayanan kesehatan kerja dasar yang
sadar mutu/berkualitas.
3) Memelihara dan meningkatkan kemitraan lintas program, lintas sektor, tokoh
masyarakat, Organisasi dan dunia usaha dalam pembinaan pelayanan
kesehatan kerja dasar.
BAB II
A. DATA UMUM
Puskesmas Sempol terletak di kecamatan Sempol kurang lebih +56 km dari kabupaten
Bondowoso dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:
- Sebelah Utara : Kabupaten Situbondo
- Sebelah Selatan : Kabupaten Banyuwangi
- Sebelah Barat : Kecamatn Sumber Wringin
- Sebelah Timur : Kabupaten Banyuwangi
Luas wilayah 217,2 km yang terletak di dataran tinggi dan terbagi atas 6 desa.
77 0-1 60
NO DESA LUAS PERE LAKI JUMLA BAY BALIT PUS BUMIL BULI USILA USILA
WILAY MPUA - H KK GAKIN I 0-1 A 1-5 APRAS N LAKI- PERE
AH N LAKI LAKI MPUA
N
PONDOK
NO DESA TK SD/MI SMP/MTS SLTA/SMK/MA
PESANTREN
1. JAMPIT 2 2/- -/- -/-/- -
2. SEMPOL 1 2/- 1/- -/1/- -
3. KALISAT 1 1/- -/- -/-/- -
4. KALIANYAR 3 4/- -/- -/-/- -
5. KALIGEDANG 2 2/- 1/- -/-/- -
6. SUMBEREJO 2 2/- -/- -/-/- -
B. DAT
C. A SARANA DAN TENAGA KESEHATAN
DATA SARANA
AMBULAN : 1 BUAH
SEPEDA MOTOR : 8 BUAH
PUSTU : 2 PUSTU
POSKESDES : 4 POSKESDES
JUMLAH
JUMLAH
SISWA JUMLAH KADER GURU
NO. SEKOLAH SISWA
LAKI- SEKOLAH UKS UKS
PERMPUAN
LAKI
1. TK 3 - -
2. SD/MI
3. SLTP/MTS
4. SLTA/SMK/MA
5. PT
PROGRAM UPAYA KESEHATAN KERJA
A. IDENTIFIKASI MASALAH
MASALAH
No. Kriteria Jumlah Pekerja Formal yang Kurangnya Frekuensi JUMLAH
Jumlah Klinik Perusahaan
mendapat Pelayanan Penyuluhan kepada
yang dibina
Kesehatan pekerja
1 Tingkat Urgensi ( U ) 3 4 4 11
2 Tingkat Keseriusan ( S ) 3 3 4 10
3 Tingkat perkembangan ( G ) 2 3 3 8
TOTAL 8 10 11 29
C. URUTAN MASALAH
1. Frekuensi Penyuluhan kepada pekerja
2. Jumlah Klinik Perusahaan yang dibina
3. Jumlah Pekerja Formal yang mendapat Pelayanan Kesehatan
D. RUMUSAN MASALAH
Rendahnya Frekuensi Penyuluhan kepada pekerja
[Link] BONE
Kompetensi
petugas
MANUSIA tidak sesuai METODE Penyuluhan secara
individu/kelompok
masih kurang
Petugas kurang
aktif dlm
melakukan
Penyuluhan
kepada pekerja
Rendahnya Frekuensi
Penyuluhan kepada
pekerja
Alat
Transportasi
kurang / tidak Dana tidak
ada Masih
ada
banyak wil
yag jauh dr
Letak jangkauan
geografis petugas
masih sulit
dijangkau
NO. Prioritas Masalah Penyebab Masalah Alternatif pemecahan Pemecahan Masalah Uraian kegiatan
Masalah terpilih
1 Rendahnya Frekuensi Petugas kurang aktif Memberikan motivasi Memberikan motivasi Melakukan pertemuan dengan
dalam melakukan pada petugas agar lebih pada petugas agar petugas di 6 desa membahas
Penyuluhan kepada
Penyuluhan kepada aktif dalam melakukan lebih aktif dalam bersama untuk menggiatkan dalam
pekerja pekerja penyuluhan kepada melakukan penyuluhan melakukan penyuluhan kepada
pekerja kepada pekerja individu/kelompok pekerja
SKOR Hasil
No PEMECAHAN MASALAH TERPILIH Ranking
C A R L CxAxRxL
No Upaya kegiatan tujuan sasaran target Dana tenaga alat indikator sbr.
Kesehatan pelaksana keberhasilan Biaya
Generik
1 Perkesmas Kunjungan rumah Pengkajian Keluarga 2 petugas 35.000 x 2 perawat Format -Perawat sudah Swadaya,
keluarga rawan keperawatan pada rawan x 6 desa petugas x 6 pengkajian melakukan BOK
individu,kelompok x 12 bln desa x 12 individu, pengkajian pada
masyarakat bln kelompok individu,
masyarakat kelompok
masyarakat
dengan benar
-Target terpenuhi
No Upaya kegiatan sasaran target vol. Rincian Pelaksanaan lokasi tenaga jadwal/ biaya
Kesehatan kegiatan pelaksana waktu
Generik
1 Perkesmas Kunjungan rumah Keluarga 1 1 x 1 bln Transport petugas : Desa Perawat desa Januari- Swadaya,
keluarga rawan rawan petugas Januari, Februari, Maret, April, Sempol, Desember BOK
x 6 desa November, Desember = SWADAYA Kalisat,
x 12 bln Mei, Juni,Juli, Agustus, September, Kalianyar,
Oktober = BOK Klaigedang,
Jampit,
Sumberejo
KERANGKA ACUAN
MONEV PETUGAS
I. PENDAHULUAN
Perawatan kesehatan masyarakat merupakan salah satu kegiatan pokok Puskesmas yang sudah ada sejak konsep puskesmas di [Link]
kesehatan masyarakat dapat di kembangkan tidak hanya oleh pemerintah tapi juga oleh masyarakat dan swasta khususnya pada sasaran individu,contohnya individu di
rumah ( home healt nursing )
Perawatan kesehatan Masyarakat adalah suatu bidang dalam keperawatan kesehatan yang merupakan perpaduan antara keperawatan dan kesehatan masyarakat
dengan dukungan peran serta masyarakat,serta mengutamakan pelayanan promotif,prenentif secara berkesinambungan tanpa mengabaikan pelayanan kuratif dan
rehabilitative secara menyeluruh dan terpadu di tujukan kepada individu ,keluarga kelompok dan masyarakat sebagai suatu kesatuan yang utuh melalui proses
keperawatan untuk meningkatkan fungsi kehidupan manusia secara optimal sehingga mandiri dalam upaya kesehatanya.
Petugas baik di puskesmas dan di desa diwajibkan mampu melaksanakan kegiatan pengkajian pada individu dan keluarga rawan di wilayah kerjanya.
Oleh karena itu sangatlah penting diadakannya pertemuan/monev petugas setahun sekali untuk mengetahui perkembangan program perkesmas yang telah
dilakukan dalam kurun waktu satu tahunnya.
Dalam hal ini puskesmas sempol mengadakan kegiatan pertemuan/monev petugas wilayah guna memantau dan meningkatkan kemampuan petugas perkesmas di
wilayah kerja Puskesmas Sempol.
II. Tujuan
III. Narasumber
Koordinator perkesmas
IV. Metode
Penyuluhan dan pembinaan
V. Media
Laptop, Lcd dan foto copy materi
VI. Tempat dan Waktu Pelaksanaan
Puskesmas sempol
Bulan mei 2015
VIII. Penyelenggara
Puskesmas sempol
IX. Pembiayaan
-
X. Luaran (Output yang ingin dicapai dari Kegiatan )
Petugas dapat memahami materi dan target perkesmas dan yang telah dicapai bisa di tindak lanjuti.
KERANGKA ACUAN
[Link]
Sesuai upaya Perkesmas diharapkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat lebih bermutu karena diberikan secara holistik, komprehensif pada semua
tingkat pencegahan terpadu, dan berkesinambungan. Sasaran prioritas Perkesmas adalah sasaran yang telah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota sesuai
kesepakatan daerah, dengan tetap memfokuskan pada Keluarga Rawan Kesehatan yaitu keluarga rentan (miskin) dan keluarga dengan kasus / masalah resiko tinggi.
Kondisi keluarga rawan yang ada di wilayah Puskesmas Sempol sebanyak 995 KK rawan, kelompok rawan terdiri dari 28 kelompok. kondisi tersebut
mengharuskan penanggung jawab wilayah yang berwenang dalam bidang kesehatan (dalam hal ini adalah bidan dan perawat di desa) bersama petugas lain yang
terkait melakukan kunjungan rumah dalam rangka mengatasi permasalahan kesehatan yang terjadi.
II. Tujuan
5. Melaksanakan kegiatan keperawatan sesuai dengan rencana keperawatan pada individu, keluarga, kelompok rawan.
[Link]
Penyuluhan, Tanya jawab
[Link]
Format askep individu, kelompok masyarakat
BAB IV
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Kurangnya pengetahuan dan keaktifan petugas dalam melakukan kunjungan rumah pada keluarga rawan membuat capaian target perawatan kesehatan masyarakat di wilayah
Puskesmas Sempol kurang. Sehingga memotivasi petugas untuk lebih giat lagi dalam melakukan kunjungan pada keluarga rawan.
B. SARAN
Demi kelancaran rencana kegiatan diatas diharapkan pada bendahara BOK untuk menyetujui pendanaan semua kegiatan tersebut.
Lampiran I.
Lampiran II
Pembiayaan
No Uraian Sumber Dana
1 Bulan Januari, Februari, Maret, April, November, Swadaya
Desember 2015
2.
3.
4.
[Link] :
[Link] pelaksanaan :
[Link] perjalanan :
[Link] kegiatan :
Sempol, 2015
Koordinator UKM