0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
87 tayangan24 halaman

Tutorial Pemodelan Block Model

Block model konstruksi dan grade estimator digunakan untuk memodelkan tubuh endapan di bawah permukaan dan memperkirakan nilai kadar blok berdasarkan titik data bor. Prosesnya meliputi pembuatan legend, penampang, tips data, dan editor estimasi untuk menentukan hubungan antar data dan menghasilkan perkiraan nilai kadar blok.

Diunggah oleh

Surya Saputra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
87 tayangan24 halaman

Tutorial Pemodelan Block Model

Block model konstruksi dan grade estimator digunakan untuk memodelkan tubuh endapan di bawah permukaan dan memperkirakan nilai kadar blok berdasarkan titik data bor. Prosesnya meliputi pembuatan legend, penampang, tips data, dan editor estimasi untuk menentukan hubungan antar data dan menghasilkan perkiraan nilai kadar blok.

Diunggah oleh

Surya Saputra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.


Puji serta syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan
laporan praktikum eksplorasi mengenai Block Model Construktion Tidak lupa
pula penulis ucapkan shalawat dan salam kepada Nabi Besar Muhammad SAW
yang telah membimbing kita dari jalan yang sesat menuju jalan yang lurus yang
di ridhoi Allah SWT.
Terimakasih pula penulis ucapkan pada kedua orng tua, saudara, rekan
rekan dan pihak pihak yang telah membantu dalam hal dukungan moril, maupun
materil ketika penyususan laporan ini.
Penulis sangat mengharapkan agar laporan ini dapat diterima oleh tim
asisten lab Perencanaan dan Simulasi Tambang . Penulis menyadari bahwa
laporan ini sangat jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan
kritik dan saran untuk dapat lebih menyempurnakan laporan ini. Semoga laporan
ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Aamiin
Wassallammualaikum [Link].

Bandung, 07 Oktober 2017

Penulis
Surya Saputra

i
DAFTAR ISI

Halaman
KATA PENGANTAR....... i
DAFTAR ISI ................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN ........................................................................... 1
1.1 Latar Belakang ........................................................... 1
1.2 Maksud dan Tujuan .................................................................. 1
1.2.1 Maksud............................................................................ 1
1.2.2 Tujuan ............................................................................. 1
BAB II TUTORIAL DAN PEMBAHASAN .................................................. 2
2.1 Tutorial ...................................................................................... 2
2.2.1 Block model construktion.................................................. 2
2.2.2 membuat Grade estimator ................................................ 11
2.2 Pembahasan ............................................................................. 17

BAB III KESIMPULAN ................................................................................ 18


DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pertambangan adalah sebagian atau seluruh tahapan kegitan dalam
rangka penelitian, pengelolaan dan pengusahaan mineral atau barubata yang
meliputi penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, kosntruksi,
penambangan, pengolahan dan memurnian, pengangkutan dan penjualan, serta
kegitan pasca tambang. Dari definisi tersebut terlihat bahwa insustri
pertambangan merupakan industi yang kompleks dan membutuhkan suatu
perencanaan dalam pelaksanaannya.
Perencanaan merupakan salah satu kegiatan dasar untuk memulai suatu
rancangan, perencanaan tambang memerlukan data-data hasil pengukuran
maupun pengamatan yang akan menentukan urutan teknis pelaksanaan
kegiatan salah satunya adalah pemodelan strata dan block model, pemodelan ini
dilakukan guna mendapatkan perhitungan kualitas dari sumberdaya mineral
maupun [Link] mempertimbangkan berbagai macam aspek parameter
seperti data komposit maupun implisit. Maka dari itu perlunya pembelajaran
lebih dalam mengenai pemodelan strata dan block model agar setiap
mahasiswa dapat melakukan penafsiran dan pemodelan secara komputerisasi
dengan baik dan benar. Maka untuk itu penting dilakukannya pemodelan bahan
galian baik secara blok model, maupun stratmodel.

1.2 Maksud dan Tujuan


1.2.1 Maksud
Maksud dari laporan yang ini yaitu agar dapat menggambarkan bentuk
tubuh endapan di bawah permukaan berdasarkan block kadar.
1.2.2 Tujuan
Dapat mengetahui pembuatan kontruksi blok model.
Dapat memahami tahapan dalam pembuatan kontruksi blok model. Serta
permasalahan dalam pembuatan block model construction

1
BAB II

TUTORIAL DAN PEMBAHASAN

2.1 Tutorial
2.1.1 Block model construcktion
Tutorial Block Model Construkstion merupakan lanjutan dari tutorial
pemodelan quality. Sehingga data yang telah dibuat haruslah digunakan kembali
dengan cara, buka aplikasi Vulcan 9.1 kemudian pilih folder dan project yang
sudah dibuat sebelumnya,

Gambar 2.1
Open project

2
3

Gambar 2.2
Open Design File

kemudian munculkan titik bor yang sudah dibuat sebelumnya dengan


cara geology load database

Gambar 2.3
Driiling Load data base
4

Gambar 2.4
Titik Bor

Pilih Analyze Legend Edit Legend Editor. guna menambahkan


keterangan pada titik bor yang ada. Buat baru pada Block dengan cara double
klik pada block ganti nama nya pilih alpha kemudian masukan litologi apa
saja yang ingin dimasukan. Kemudian save dan close.

Gambar 2.5
Tahapan Membuat Legend Editor

Pilih Block Viewing Load Dynamic Model. Guna memunculkan


keterangan yang telah dibuat pada legend editor
5

Gambar 2.6
Load Dynamic Model

Masukan model yang telah dibuat sebelumnya da nisi Variable dengan


Lith kemudian klik OK.

Gambar 2.7
Meng-Input Data
6

Proses load dynamic model

Gambar 2.8
Load Dynamic Model

Apabila muncul kotak pada sekitar drill maka proses berhasil

Gambar 2.9
Hasil Load Dynamic Model

Pilih View Create Section digunakan untuk membuat penampang pada


data bor yang ada.
7

Gambar 2.10
Create Section

Pilih 2 Points kemudian klik Ok. 2 point digunakan agar garis penampang
yang dibuat merupakan dari gabuang 2 titik,

Gambar 2.11
Tahapan membuat penampang 2 Points

Tarik satu garis lurus dan usahakan mengenai titik bornya, penarikan
garis penampang dapat dilakukan sesuai dengan keinginan, dapat berbentuk
diagonal dsb.
8

Gambar 2.12
Membuat Penampang

Dibawah ini adalah contoh hasil dari penampang yang dibuat.

Gambar 2.13
Hasil Penampang

Klik kanan kemudian pilih Load Dynamic Model.


9

Gambar 2.14
Load Dynamic Model

Centang Enable Data Tips kemudian klik OK.

Gambar 2.15
Enable Data Tips

Buat nama dari data tips kemudian masukan apa saja yang ingin
ditampilkan pada keterangan penampang kemudian klik OK dan buat kembali
penampang dengan cara View Create Section. Contoh seperti gambar 2.12
10

Gambar 2.16
Pemilihan Data Tips

Tunggu hingga proses berhenti dan selesai

Gambar 2.17
Proses Data Tips

` Berikut ini adalah hasil penampang setelah ditambahkan keterangan dari


data tips yang dibuat.
11

Gambar 2.18
Hasil Penampang Setelah Dimunculkan Enable Tips

2.1.2. Membuat Grade Estimator

Grade estimator digunakan untuk membuat korelasikan dari setiap data


yang dimasukan guna perhitungan nilai block berdasarkan COG dari setiap
endapan bahan galiannya. Pilih Block Grade Estimation Estimation Editor.

Gambar 2.19
Grade Estimator
12

Masukan model yang telah dibuat pada input parameters, berinama file
yang akan dibuat pada estimation file dan masukan ID pada input ID dari data
yang dibuat. Data yang dimasukan haruslah sama dengan yang tertera pada
data excel yang input., apabila tidak sesuai maka proses tidak akan berhasil dan
terakhir pilih Inverse Distance pada Estimator. Inverse Distance ini
merupakan penafsiran yang nantinya kan mengkorelasikan data yang telah
dimasukan. Dalam hal ini ada banyak metoda yang digunakan bergantung pada
hasil yang diinginkan.

Gambar 2.20
Estimator editor

Pilih Estimation Result Variables kemudian pada Grade Variable pilih


bahan galian yang akan dimodelkan.
13

Gambar 2.21
Pemilihan Grade Variable

Pilih Sample Database kemudian pilih data composite yang telah dibuat
dan isi kolom seperti gambar dibawah 2.17

Gambar 2.22
Pemilihan Data Base

Pilih Select Using Solid Triangulation kemudian centang Select Using


Solid Triangulation kemudian klik Browse. Dan masukan data triangulation
14

yang telah di buat sebelumnya. Pilih data triangulasi yang akan digunakan
kemudian klik OK

Gambar 2.23
Pemilihan Triangulasi 2

Berikut ini adalah hasil dari pemilihan triangulasi.

Gambar 2.24
Pemilihan Triangulasi 3

Pilih Block Options kemudian centang Use Specific Zone dan pilih
bahan galian yang akan dimodelkan dan nama dari bahan galiannya.
15

Gambar 2.25
Block Option

Kemudian klik Save and Run, jika running sudah selesai tekan enter.
Dan apabila data sudah terinput dengan benar maka akan muncul pada ID list

Gambar 2.26
Running Data

Ulangi cara diatas untuk litologi yang lainnya, hingga semua lithology
yang ada pada data terinput dengan benar hingg amuncul pada ID list
16

Gambar 2.27
Hasil Running Semua Data

Jika sudah semua litologi kemudian pilih Analyze Legend Edit


Legend Editor.

Gambar 2.28
Legend Editor

Buat baru Legend pada Block dan beri nama bahan galian apa yang
akan dimodelkan, pilih numeric kemudian masukan model yang telah dibuat
kemudian klik Get Range dan buat intervalnya.
17

Gambar 2.29
Pembuatan Legend Editor Block Fe

Pilih Block Viewing Grade Shell digunakan untuk membuat range


antara tiap grade yang dibuat.

Gambar 2.30
Grade Shell

Masukan model yang telah dibuat sebelumnya kemudian sesuaikan


dengan gambar dibawah ini kemudian klik OK.
18

Gambar 2.31
Input Data

Jika running telah selesai tekan enter.

Gambar 2.32
Running Grade Shell

Berikut ini adalah hasil dari permodelan bahan galiannya.


19

Gambar 2.33
Hasil Grade Shell

2.2 Pembahasan
Legend Editor
Pada tahap legend editor ini bertujuan untuk membuat blok data baru
untuk menampilkan lithologi berdasarkan warnanya pada saat hasil outpunya
pada legend editor dapat mengubah berbagai macam keterangan yang dapat
menunjang keperluan data. Data yang dimunculkan akan mempermudah
pembacaan dari hasil pengolahan.
Load Dynamic Model
Load dynamic model bertujuan untuk mengkorelasikan hasil dari legend
editor pada tahapan ini yang akan di korelasikan adalah lithologi dari data yang
telah di input.
Enable data tips
Enable data tips ini yaitu untuk memunculkan nama lithologi dan volume
pada setiap lithologi tersebut dan dapat dilihat pada saat menggunakan create
section atau penarikan garis penampang secara 2 dimensi. Sehingga akan
mempermudah pembacaan, ada banyak data yang dapat ditampilkan pada
tahapan ini tergantung dari kebutuhan.
20

Estimation editor
Pada tahapan ini data lithology dari setiap lapisan akan di korelasikan
sehingga akan membentuk suatu lapisan berdasarkan kadar yang ada pada
input excel yang dimasukan, ketika memasukan input pada parameter data yang
dimasukan haruslah sama dengan data pada input excel. Estimasi yang di
lakukan yaitu dengan metode invers distance, metode yang digunakan dapat
diubah berdasarkan output yang dinginkan.
Grade shell
Grade shells ini untuk memulculkan nilai kadar berdasarkan nilai variable
nya menggunakan 0.5, sehingga output pada hasil grade shell akan
memunculkan data data lapisan dari 0,5 keatas. COG dapat sewaktu waktu
berubah berdasarkan harga pasar, sehingga Update COG bagi perusahaan
tambang akan sangat penting karena akan mementukan mana block yang akan
ditambang.
BAB III

KESIMPULAN

Dari hasil tutorial dan pembahasan di atas, maka dapat di simpulkan


bahwa ;
Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa ;
1. Pembuatan kontruksi model ada beberapa tahapan yaitu seperti ;
legend editor
load dynamic model
enable data tips
estimation editor
grade shell
2. Dari tahapan tahapan tersebut sehingga dapat diketahui nilai akhirnya
yaiu penyaringan kadar atau menentukan kadar yang ditentukan oleh
suatu perusahaan
3. Permasalahan yang terjadi pada proses pembuatan Block model
Construction adalah pada saat input data, karena apabila input data tidak
sesuai dengan data yang ada pada Excel maka pemodelan tidak akan
berhasil, sehingga haruslah memperhatikan input pada setiap parameter.

18
DAFTAR PUSTAKA

1. Adisoma, G.S., S. Waterman (2001), Reserve modeling for mining geology, Short
Course, Indonesian Association of Geologist-GEOSEA 2001, 30th Annual
Conference-10th Regional Congress, Yogyakarta, OKtober , 1-87.

2. Maryanto, [Link]., M.T. 2015. Materi Kuliah Perencanaan Tambang. Program Studi
Teknik Pertambangan, Universitas Islam Bandung.

3. Rangga, 2015 Block Model [Link] (diakses 8 oktober 2017)

4. Santhy, 2014 Data Data Pemodelan geologi [Link] diakses 8 oktober


2017)

Anda mungkin juga menyukai