0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
422 tayangan11 halaman

Struktur Proposal Kegiatan Ilmiah

Proposal ini memberikan panduan singkat untuk menulis proposal kegiatan ilmiah sederhana dengan menjelaskan pengertian proposal dan sistematika proposal formal maupun semiformal. Proposal semiformal dibagi menjadi proposal kegiatan umum dan proposal kegiatan ilmiah sederhana dengan contoh proposal studi tour.

Diunggah oleh

Ade Apriadi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
422 tayangan11 halaman

Struktur Proposal Kegiatan Ilmiah

Proposal ini memberikan panduan singkat untuk menulis proposal kegiatan ilmiah sederhana dengan menjelaskan pengertian proposal dan sistematika proposal formal maupun semiformal. Proposal semiformal dibagi menjadi proposal kegiatan umum dan proposal kegiatan ilmiah sederhana dengan contoh proposal studi tour.

Diunggah oleh

Ade Apriadi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MENULIS PROPOSAL UNTUK KEGIATAN ILMIAH

SEDERHANA
A. Pengertian Proposal
Proposal adalah suatu usulan kegiatan atau rencana yang diterangkan dalam bentuk
rancangan kerja secara terperinci dan sistematis yang akan dilaksanakan atau dikerjakan.
Proposal dibuat untuk mendapatkan dukungan atau persetujuan pihak lain. Tapi
adakalanya proposal juga dibuat untuk memohon bantuan dana. Berdasarkan bentuknya,
proposal dapat digolongkan menjadi dua, yaitu: proposal formal dan proposal semiformal
atau proposal sederhana.

B. Sistematika Proposal
1. Proposal Formal
Proposal Formal disusun secara lengkap meliputi tiga bagian utama, yaitu seperti
berikut :
a. Bagian Pelengkap Pendahuluan
Bagian ini terdiri atas:
1) Sampul dan halaman judul
2) Prakata
3) Ikhtisar (abstrak)
4) Dafar isi
5) Penegasan permohonan

b. Isi Proposal
Bagian ini terdiri atas:
1) Latar belakang masalah
2) Ruang lingkup masalah
3) Pembatasan masalah
4) Asumsi dasar/kerangka teori
5) Metodologi
6) Fasilitas
7) Personalia (kepanitiaan)
8) Keuntungan dan kerugian
9) Waktu dan biaya

c. Bagian Penutup
Bagian ini terdiri atas:
1) Daftar pustaka
2) Lampiran-lampiran
3) Daftar gambar/tabel

2. Proposal Semiformal
Proposal semiformal terbagi menjadi dua jenis, yaitu: proposal kegitan umum
dan proposal kegiatan ilmiah sederhana.
a. Proposal Kegiatan Umum
Proposal kegiatan umum ialah proposal yang berisi usulan atau rencana
kegiatan yang bersifat umum, misalnya, kegiatan bazar, bakti sosial, pesantren
kilat, atau LDKS. Sistematika proposal kegiatan umum berbentuk sederhana,
yaitu meliputi :
1) Nama kegiatan (judul)
2) Latar belakang atau dasar pemikiran
3) Maksud dan tujuan
4) Sasaran/ruang lingkup
5) Waktu dan tempat kegiatan
6) Penyelenggara/panitia kegiatan
7) Program/jadwal kegiatan
8) Anggaran biaya
9) Penutup

Contoh proposal kegiatan umum:

PROPOSAL KEGIATAN STUDI TOUR/WISATA SMP NEGERI 22 JAKARTA,


TAHUN 2006

I. DASAR PEMIKIRAN
Proses belajar-mengajar yang dicanangkan oleh pemerintah dan tertuang dalam
kurikulum tentunya tidak diartikan secara tekstual belaka, yaitu hanya dalam bentuk
penyampaian dari narasumber dalam hal ini guru sebagai pengajar kepada siswa sebagai
subjek yang diajar, secara kontinyu atau berkala melalui metode lisan maupun tulisan dengan
menggunakan berbagai sumber belajar. Namun, proses belajar juga meliputi proses
pengamatan langsung kepada objek-objek yang berkaitan dengan bahan pangajaran yang
dapat dilihat atau ditemui langsung oleh siswa. Sebab, pada dasarnya belajar adalah
mempelajari hal-hal yang bersumber dari lingkungan sekitar yang diformulasikan menjadi
teori dan bidang-bidang ilmu. Sementara tujuan pembelajaran sendiri adalah selain memberi
pemahaman dan keterampilan juga menanamkan pengalaman-pengalaman yang berarti dan
dapat dadikan dasar pemikiran serta perilaku baik di masa sekarang maupun yang akan
datang bagi siswa didiknya.
Untuk mencapai pengalaman belajar yang mengesankan, tentunya siswa juga diajak
untuk melihat dan berinteraksi langsung dengan objek-objek yang menjadi salah satu bagian
bahan ajar yang mereka pelajari di sekolah, tidak melulu hanya melihat di buku pelajaran.
Dalam hal ini, sesekali siswa diajak berpergian untuk meneliti dan mengamati sesuatu sesuai
dengan pelajaran yang dipelajari sambil berwisata.
Salah satu program sekolah khususnya SMP Negeri 22 yang merupakan kegiatan
rutin OSIS ialah Kegiatan Studi Tour atau Studi Wisata. Kegiatan yang membawa siswa-
siswi khususnya kelas tujuh atau kelas delapan ke sebuah objek wisata yang berkaitan dengan
mata pelajaran tertentu. Untuk tahun pelajaran 2006/ 2007, SMP Negeri 22 hanya
mengadakan studi tour untuk kelas delapan dan bersifat perwakilannya saja.

II. TUJUAN KEGIATAN


1. Memperkenalkan siswa kepada objek wisata tertentu yang berkaitan dengan bidang ilmu
tertentu.
2. Mengajak siswa mengamati dan meneliti objek wisata yang dimaksud, yaitu Sumber Air
Panas Ciater.
3. Melakukan proses belajar-mengajar melalui metode langsung berupa pengamatan langsung
terhadap objek atau sumber belajar.
4. Menciptakan kondisi dan nuansa belajar yang lain dari yang biasanya berlangsung di
sekolah.
5. Mengajarkan siswa untuk berinteraksi langsung pada lingkungan sebagai sumber belajar.
6. Membawa siswa dan guru untuk berekreasi sambil mencari ilmu.
III. PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan Studi Tour/Studi Wisata dilaksanakan pada;
Hari, tanggal : Kamis, 23 November 2006
Tujuan : Ciater, Subang, Bandung
Waktu berangkat : Pukul. 07.00 dari sekolah

IV. PESERTA KEGIATAN


Peserta kegiatan terdiri atas siswa-siswi perwakilan kelas VIII masing-masing
berjumlah lima orang ditambah oleh perwakilan dari Eks-kul OSIS SMP Negeri 22 sebanyak
masing masing satu orang. Selain itu, juga pengurus panitia terdiri atas pejabat sekolah
Pembina OSIS atau Eks-kul yang ditunjuk serta para wali kelas VIII.

V. SUSUNAN KEPANITIAAN
( TERLAMPIR )

VI. ANGGARAN BIAYA


( TERLAMPIR )

VII. JADWAL KEGIATAN


( TERLAMPIR )

VIII. PENUTUP
Demikianlah proposal kegiatan Studi Tour atau Studi Wisata siswasiswi kelas VIII
SMP Negeri 22 Jakarta. Semoga pelaksanaan kegiatan yang dimaksud dapat berjalan dengan
baik dan lancar dan mencapai tujuan yang diharapkan. Untuk itu, kami mengucapkan terima
kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini.

Jakarta, 20 Nopember 2006

PANITIA KEGIATAN STUDI TOUR


SMP NEGERI 22 TAHUN PELAJARAN 2006/2007

KETUA, SEKRETARIS,
Ttd. Ttd.

NELSON SIAHAAN, [Link]. [Link] WAHYU P.


NIP. 131 580 140 NIP. 130 215 804

MENGETAHUI,
KEPALA SMP NEGERI 22,
Ttd.
DRS. D. SUBAGJO, [Link].
NIP. 130 804 882
Lampiran 1:

SUSUNAN PANITIA
KEGIATAN STUDI TOUR SMP NEGERI 22 JAKARTA
TAHUN PELAJARAN 2006 / 2007

1. Pembina : Drs. D. Subagjo, [Link].


2. Ketua : Nelson Siahaan, [Link].
3. Sekretaris : Drs. Tri Wahyu Prastowo
4. Bendahara : Inneke Malau, [Link].
5. Anggota : 1) Rukiyah Harahap, [Link].
2) Drs. Deborah Hutabarat
3) Yayah Sofiah, [Link].
4) Drs. Aruji Muin, MM.
6. Koordinator Kelas : 1) Yuli Yulianti, [Link].
2) Widia Nuvianinghsih, [Link].
3) Susanti P.L. [Link].
4) Mugi Bagasworo, [Link].
5) Solhah Munawarah, AmPd.
6) Mimi Anggraini, S.k.
7) Zaenal

Jakarta, 20 November 2006


Kepala SMP Negeri 22 Jakarta,

Ttd.
Drs. D. Subagjo, [Link].
NIP. 130 804 882

Lampiran 2:

DOKUMEN ANGGARAN SATUAN KERJA


PEMERINTAH PROPINSI DKI JAKARTA
URAIAN ANGGARAN LANGSUNG PER RINCIAN KEGIATAN
TAHUN ANGGARAN 2006
UNIT KERJA : SMP N 22
PROGRAM : Organisasi Siswa Intra Sekolah
KEGIATAN : Studi Tour
RINCIAN KEGIATAN :

Indikator Tolak Ukur Besar Biaya


1. Masukan : Program Tahunan OSIS SMP N 22
2. Keluaran : Terselenggaranya Program OSIS Dari sekolah
3. Hasil : Terlaksananya Kegiatan OSIS SMP N 22 876 x Rp.6.500
4. Manfaat : Meningkatkan kegiatan OSIS SMP N 22
5. Dampak : Meningkatkankualitas PBM Rp 5.694.000
KODE REKENING SPESIFIKASI Volume HARGA Jumlah
URAIAN Satuan SATUAN (Rp)
(Rp)
Honorarium dan Transport
1. Penanggung Jawab 1 org x 2 hari 2 Hok Rp 36.500 Rp 73.000
2. Ketua 1 org x 2 hari 2 Hok Rp 34.000 Rp 68.000
3. Sekretaris 1 org x 2 hari 2 Hok Rp 31.500 Rp 63.000
4. Bendahara 1 org x 2 hari 2 Hok Rp 24.000 Rp 48.000
5. Anggota 4 org x 1 hari 4 Hok Rp 29.000 Rp 116.000
6. Peserta 7 org x 1 hari 7 Hok Rp 21.000 Rp 147.000
Rp 515.000
Biaya Konsumsi / Makan
1. Konsumsi/makan panitia 20 x 1 hari 20 buah Rp 15.000 Rp 300.000
Supir dan knek
2. Snack panitia/supir 20 x 1 hari 20 buah Rp 10.000 Rp 200.000
3. Konsumsi siswa 43 x 1 hari 43 bgks Rp 12.500 Rp 537.500
4. Snack siswa 43 x 1 hari 43 buah Rp 5.000 Rp 215.000
Rp 1.252.500
Biaya Perlengkapan
1. Bus Bus Pariwisata 1 bus Rp 2.500.000
Rp 2.500.000
2. Biaya Tol - 1 pp Rp 150.000 Rp 150.000
3. Tip Supir 2 orang 2 pp Rp 75.000 Rp 75.000
4. Dokumentasi Fuji film 2 roll Rp 100.000 Rp 100.000
5. Tiket Masuk 60 org Rp 10.000 Rp 600.000
6. Bayar Parkir 1 prk Rp 36.500 Ro 36.500
7. P3K - 1 set Rp 75.000 Rp 75.000
8. LKS Biologi 43 set Rp 5.000 Rp 215.000
Rp 3.926.500
Jumlah Rp. 490,000 5.694.000
Terbilang : Lima Juta Enam Ratus Sembilan Puluh Empat Ribu Rupiah

Lampiran 3:

JADWAL KEGIATAN STUDY TOUR SMP NEGERI 22


TAHUN PELAJARAN 2006 / 2007
TANGGAL 10-11 JANUARI 2005 KE CIATER, SUBANG, BANDUNG

NO. WAKTU ACARA/KEGIATAN PEMANDU KETERANGA


N
1 07.00 - 08.00 Persiapan untuk berangkat Panitia Di SMP N 22
2 08.00 - 10.30 Berangkat dan perjalanan ke Panitia
Ciater
3 10.30 11.00 Sampai Ciater , proses masuk Panitia wali
dan kunjungan ke ciater kelas dan guru
pendamping
4 11.00 12.30 Istirahat, makan siang, dan Panitia wali Tempat Lap.
sholat kelas dan guru dan Masjid
pendamping Ciater
5 12.30 14.30 Mengadakan penelitian dan Wali kelas dan Area Ciater
pengamatan guru bid. Studi
6 14.30 15.00 Kumpul dan mengevakuasi data Panitia, wali Area Ciater
kelas dan guru
pendamping
7 15.00 16.00 Sholat Ashar dan acara bebas Masing-masing Area Ciater
Peserta
8 16.00 18.30 Persiapan dan perjalanan pulang Panitia wali
ke Jakarta kelas dan guru
pendamping

Koordinator Acara

b. Proposal Kegiatan Ilmiah Sederhana


Proposal kegiatan ilmiah sederhana atau proposal penelitian ilmiah sederhana
adalah usulan kegiatan yang berisi rancangan kerja atau langkah-langkah untuk
melakukan kegiatan ilmiah secara sederhana. Misalnya, proposal pengamatan,
proposal mengadakan diskusi ilmiah, proposal penelitian sederhana, dan
proposal studi kepustakaan. Sistematika proposal kegiatan ilmiah sederhana juga
berbentuk sederhana meliputi unsur-unsur berikut.
1) Nama kegiatan ilmiah (judul)
Judul merupakan cerminan dari keseluruhan rencana penelitiannya,
karenanya merupakan unsur yang paling penting dan merupakan wajah
pengenal rencana penelitiannya tersebut.

2) Latar belakang/Dasar penelitian


Latar belakang penelitian memuat alasan-alasan mengapa topik seperti
yang tercantum di dalam judul penelitian itu diteliti.

3) Ruang lingkup masalah


Hasil paparan permasalahan dalam latar belakang untuk lebih jelas
diuraikan dalam bentuk ruang lingkup/identifikasi masalah. Identifikasi ini
memperlihatkan berbagai kemungkinan masalah yang muncul dan yang
dapat diteliti.

Berikut ini adalah contoh identifikasi masalah penelitian ilmiah yang


berkaitan dengan pengamatan terhadap profesi pemulung di DKI.
Ruang lingkup masalahnya, misalnya sebagai berikut:
a. Permasalahan sosial apa sajakah yang ada di DKI Jakarta?
b. Permasalahan sosial apa sajakah yang menyangkut dengan
ketenagakerjaan di DKI Jakarta?
c. Bagaimanakah tingkat kepedulian masyarakat DKI Jakarta terhadap
permasalahan sosial yang ada di wilayahnya?
d. Solusi apa sajakah yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan
ketenagakerjaan di DKI Jakarta?
e. Latar belakang apakah yang membuat para pemulung memilih profesi
sebagai pemulung?
f. Apakah keluarga pemulung ikut serta pula menjadi pemulung?
g. Bagaimanakah riwayat ekonomi dan pekerjaan para pemulung
sebelumnya?
h. Berapakah penghasilan rata-rata pemulung setiap hari?
i. Bagaimanakah tingkat kepuasan para pemulung terhadap penghasilan
yang diperoleh serta profesi yang dalaninya?
j. Bagaimanakah pandangan para pemulung terhadap pendidikan
keluarganya?
k. Bagaimanakah gambaran para pemulung terhadap masa depan hidupnya?
l. Bagaimanakah lingkungan tempat tinggal dan lingkungan sosial para
pemulung?
m. Bagaimanakah gambaran iklim kesejawatan di antara para pemulung?

4) Pembatasan masalah
Berdasarkan identifikasi ditetapkan batasan permasalahan. Pembatasan
masalah penelitian berupa penetapan lingkup permasalahan dari berbagai
masalah yang teridentifikasi sesuai dengan tujuan penelitian.

5) Teknik/metode yang digunakan


Dalam hal ini delaskan populasi dan sampel penelitian (jika
penelitian sampling) dan teknik pengambilan sampelnya. Jika bukan
penelitian sampling atau sensus (populasi), delaskan siapa informan yang
menjadi subjek penelitian. Selanjutnya metode (teknik) pengumpulan data
juga delaskan, dan demikian pula metode analisis data yang akan
dipergunakan.

6) Tujuan dan manfaat kegiatan


Di sini, delaskan apa saja tujuan kegiatan atau penelitian. Lalu
delaskan pula jika telah diteliti hasilnya akan bermanfaat untuk apa dan
untuk siapa.

7) Program kegiatan
Pada bagian ini, penyusun proposal akan menyajikan jadwal atau
pembagian waktu pelaksanaan kerja. Jadwal atau program pelaksanaan
kegiatan ini untuk memberikan gambaran kepada penerima proposal
tentang kegiatan sejak dari awal hingga akhir.

8) Lokasi dan waktu kegiatan


Dalam proposal juga delaskan kapan dan di mana program kegiatan
secara keseluruhan dilakukan atau dilaksanakan.

9) Biaya kegiatan
Pada bagian ini dipaparkan perincian anggaran dari pemasukan hingga
biaya-biaya yang akan dikeluarkan dalam melaksanakan kegiatan. Dalam
penyusunan anggaran diusahakan harus efisien dan logis.

10) Penutup
Bagian ini berisi penegasan permohonan persetujuan pihak yang
berwenang menyetujui, seperti kepala sekolah, harapan-harapan, dan
ucapan terima kasih. Proposal diakhiri dengan penulisan tanggal pengajuan
proposal dan tanda tangan penanggung jawab proposal.
Contoh proposal kegiatan ilmiah:

Proposal Kegiatan
Dialog Interaktif Dampak Pemakaian Narkoba pada Remaja
Diselenggarakan oleh Gabungan Pengurus OSIS SMK se-Kotamadya Surabaya
Tahun 2003

A. Latar Belakang Masalah


Narkoba atau narkotika dan obat-obatan terlarang sekarang menjadi
permasalahan nasional dan ramai dibicarakan cara pemecahannya. Narkoba telah
menjadi bencana nasional yang dampaknya lebih hebat dibandingkan dengan bencana
tanah longsor atau banjir. Penyalahgunaan narkoba akan berdampak sangat luas
terhadap kelangsungan hidup bangsa.
Penggunaan narkoba sesungguhnya diperlukan alam dunia kedokteran. Akan
tetapi, saat ini narkoba telah disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung
jawab untuk kepuasaan sesaat. Dampak pemakaian narkoba banyak sekali. Dampak
bagi si pemakai di antaranya adalah denyut jantung bertambah keras, tubuh menjadi
lemah, dan akhirnya jiwa si pemakai tidak tertolong. Ciri-ciri pemakai yang mulai
bergantung pada narkotik adalah suka bicara, cemas dan gelisah, tidak dapat duduk
tenang, denyut nadi cepat, kulit panas dan bibir hitam, tidak dapat tidur, bernapas
dengan cepat serta tangan dan jemari gemetar.
Hasil penelitian Fakultas Kedokteran di salah satu universitas di Jakarta
menyebutkan bahwa sekitar 70% pelaku penyalahgunaan narkoba adalah remaja.
Remaja adalah sekelompok manusia yang tidak mau dianggap anak-anak, tetapi
belum mencapai usia dewasa. Tidak dapat dibayangkan dalam usia yang sangat muda
mereka sudah terkena racun narkotika. Apabila hal ini berlangsung terus-menerus,
bagaimana masa depan mereka dan bagaimana masa depan bangsa ini?
Berdasarkan pemikiran ini, kami dari Gabungan Pengurus OSIS SMK se-
Kotamadya Surabaya bermaksud mengadakan acara dialog interaktif mengenai
penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.

B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut di atas dapat diindentifikasi topik-topik
permasalahan yang berhubungan dengan penyalahgunaan narkoba yaitu seperti
berikut:
1. Apa penyebab terjadinya penyalahgunaan narkoba pada remaja
2. Apa jenis-jenis narkoba yang sering dipakai oleh remaja?
3. Apa ancaman hukum terhadap pengedar dan pemakai narkoba?
4. Bagaimana dampak Pemakaian Narkoba pada Remaja?
5. Apa pengaruh narkoba bagi kesinambungan regenerasi bangsa?
6. Bagaimana memberantas atau memutus jalur pengedaran narkoba?

C. Pembatasan Permasalahan
Dari beberapa indentifikasi topik permasalahan di atas, agar pembahasan lebih
terfokus dan berbobot, topik atau permasalah dibatasi hanya pada Dampak
Pemakaian Narkoba pada Remaja.

D. Teknik Pelaksanaan
Teknik pelaksanaan dialog interaktif ini adalah sebagai berikut.
1. Mengundang para narasumber, yaitu tokoh agama, paramedis, dan mantan
pemakai untuk memberikan pandangannya masing-masing selama lima belas
menit.
2. Selanjutnya dilakukan dialog interaktif antara peserta dan narasumber yang dibagi
atas beberapa termin.

E. Tujuan dan Manfaat Kegiatan


Dialog interaktif ini bertujuan untuk memberikan informasi pada para remaja,
khususnya yang masih berstatus pelajar agar mengetahui dampakdampak dari
memakai dan menyalahgunakan narkoba dilihat dari berbagai sudut pandang, agama,
dan kesehatan. Adapun manfaatnya adalah agar para remaja menghindar dan
menjauhkan diri dari narkoba atau narkotika serta obat-obatan terlarang.

F. Lokasi dan Waktu Pelaksanaan


Kegiatan ini akan dilaksanakan pada;
1. Hari/tanggal : 09 Februari 2003
2. Waktu : 08.00 s.d. selesai.
3. Tempat : Aula SMK Budi Utomo Surabaya

G. Program Kegiatan
Jadwal pelaksanaan dialog interaktif seperti terangkum dalam tabel berikut ini.
No Kegiatan Pelaksanaan
Hari Tanggal/bln/thn Waktu Tempat
1 Mencari narsumber Minggu 26/01/2003 08.00- Surabaya
selesai
2 Penyebaran undangan Senin- 3-4/02/2003 08.00- Para
Selasa selesai pejabat
daerah,
Kanwil
Depdiknas
,
para
kepsek
SMK,
Guru
BP dan
siswa
se-
Surabaya
3 Pelaksanaan dialog interaktif Minggu 09/02/2003 08.00- Aula SMK
selesai Budi
Utomo
Surabaya

H. Anggaran Biaya kegiatan


Anggaran biaya untuk melaksanakan kegiatan ini adalah sebagai berikut.
No. Jenis Anggaran Rincian Jumlah
1 Transportasi Rp 75.000
2 Uang saku/intensif narasumber Rp 100.000
3 Makanan kecil dan minuman
a. Tamu undangan 100 x Rp 3.000 Rp 300.000
b. Panitia 25 x Rp 2.500 Rp 62.500
c. Minuman gelas 8 kardus x Rp 10.000 Rp 80.000
4 Peralatan Rp 100.000
5 Lain-lain:
Antar jemput narasumber:
a. Tokoh agama Rp 50.000
b. Paramedis Rp 72.500
c. Tokoh pemuda Rp 45.000
Perlengkapan:
a. Sewa kursi 750 x Rp 3.00 Rp 225.000
b. Sewa pengeras suara Rp 100.000
c. Dokumentasi Rp 200.000
Jumlah Anggaran Rp 1.410.500, 00

I. Penutup
Demikian proposal ini kami ajukan. Besar harapan kami proposal ini dapat
dikabulkan.

Surabaya, 3 Januari 2003


Mengetahui,

Ira Ismurti Drs. Samosir Hanafi Andi Hakim Nasution


Sekretaris Kepala SMK Budi Utomo Ketua

C. Bahasa Proposal
Proposal merupakan jenis tulisan yang formal dan ilmiah. Hal-hal yang perlu
diperhatikan dalam menulis proposal adalah sebagai berikut.
a. Hendaknya menggunakan bahasa yang jelas dan tepat dengan gaya bahasa yang
formal dan lugas
b. Kejelasan dan ketepatan isi diwujudkan dengan menggunakan kata atau istilah yang
jelas dan tepat
c. Paragraf yang kohesif dan koheren
d. Kalimat efektif dan tidak berbelit-belit serta ambigu
e. Mengungkapkan alasan dan tujuan yang logis
MENULIS PROPOSAL UNTUK KEGIATAN
ILMIAH SEDERHANA

Disusun oleh:

1. Ade Apriadi
2. Hanifia Damayanti
3. Imada Dwi Ayu Garini
4. Meisli Nur Cahyanto
5. Muhammad Fachri

Anda mungkin juga menyukai