100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
353 tayangan2 halaman

Contoh Pengisian SPPD Perjalanan Dinas

1. Surat perjalanan dinas untuk peserta pelatihan Pendamping PIDI di BBPK Ciloto 2. Maksud perjalanan dinas adalah untuk mengikuti pelatihan Pendamping PIDI 3. Surat ini ditandatangani oleh Kepala BBPK Ciloto

Diunggah oleh

Netty Lizawati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
353 tayangan2 halaman

Contoh Pengisian SPPD Perjalanan Dinas

1. Surat perjalanan dinas untuk peserta pelatihan Pendamping PIDI di BBPK Ciloto 2. Maksud perjalanan dinas adalah untuk mengikuti pelatihan Pendamping PIDI 3. Surat ini ditandatangani oleh Kepala BBPK Ciloto

Diunggah oleh

Netty Lizawati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

pP2pp1p

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA Lembar ke:


BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN Kode No. :
(BBPK) CILOTO Nomor :

SURAT PERJALANAN DINAS (SPD)


1 Pejabat Pembuat Komitmen Hertina Jatnika Putra, SST

2 Nama/NIP Pegawai yang melaksanakan Diisi nama peserta


perjalanan dinas NIP. Diisi NIP Peserta (Bila Ada)

3 a. Pangkat dan Golongan a. Diisi Pangkat dan Golongan Peserta


b. Jabatan/Instansi b. Diisi Jabatan dan Instansi Peserta
c. Tingkat Biaya Perjalanan Dinas c. Tidak perlu Diisi

4 Maksud Perjalanan Dinas Melaksanakan Pelatihan Pendamping PIDI (Program


Internsip Dokter Indonesia)

5 Alat angkutan yang dipergunakan KendaraanUmum

6 a. Tempat berangkat a. Diisi Asal Kota Instansi


b. Tempat tujuan b. Disi tempat tujuan

7 a. Lamanya Perjalanan Dinas a. Menyesuaikan


b. Tanggal berangkat b. Menyesuaikan
c. Tanggal harus kembali/tiba ditempat c. Menyesuaikan
baru

8 Pengikut : Nama Tanggal Lahir Keterangan

1.
2.
3.
4.
5.

9 Pembebanan Anggaran
a. BBPK Ciloto
a. Instansi
b.
b. Akun

10 Keterangan lain-lain

Dikeluarkan : Ciloto
Tanggal :
Pejabat Pembuat Komitmen

Hertina Jatnika Putra, SST


NIP. 198305132006041002
I. Berangkat dari : Diisi Asal Lokasi Instansi
(Tempat Kedudukan)
Pada Tanggal : Diisi tanggal pembuatan SPPD
Ke : Ciloto
Kepala :(Contoh : Kepala BBPK Ciloto)

Di cap dan TTD Kepala Instansi

(Nama Kepala Instansi)


NIP. Kepala Instansi

II. Tiba di : Berangkat dari :


Pada tanggal : Ke :
Kepala : Pada Tanggal :
Kepala :

( ..........................................................................) (.......................................................................... )
NIP. NIP.

III. Tiba di : Berangkat dari :


Pada tanggal : Ke :
Kepala : Pada Tanggal :
Kepala :

(........................................................................) (...........................................................................)
NIP. NIP.

IV. Tiba di : Berangkat dari :


Pada tanggal : Ke :
Kepala : Pada Tanggal :
Kepala :

(......................................................................) (...........................................................................)
NIP. NIP.

V. Tiba di : Berangkat dari :


Pada tanggal : Ke :
Kepala : Pada Tanggal :
Kepala :

(......................................................................) (...........................................................................)
NIP. NIP.

VI. Tiba di : Telah diperiksa dengan keterangan bahwa perjalanan tersebut


(Tempat Kedudukan) atas perintahnya dan semata-mata untuk kepentingan jabatan
Pada Tanggal : dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Pejabat Pembuat Komitmen PejabatPembuat Komitmen

Hertina Jatnika Putra, SST Hertina Jatnika Putra, SST


NIP. 198305132006041002 NIP. 198305132006041002

VII. Catatan lain-lain


VIII. PERHATIAN
PPK yang menerbitkan SPD, pegawai yang melakukan perjalanan dinas, para pejabat yang mengesahkan tanggal berangkat/tiba,
serta bendahara pengeluaran bertanggungjawab berdasarkan peraturan-peraturan Keuangan Negara apabila negara menderita rugi
akibat kesalahan, kelalaian, dan kealpaannya.

Anda mungkin juga menyukai