0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
558 tayangan8 halaman

Contoh RKL dan RPL Perkebunan Sawit

Tabel 2.1 menjelaskan rencana pengelolaan lingkungan hidup (RKL) untuk perkebunan kelapa sawit yang mencakup dampak sosial dan lingkungan, indikator keberhasilan pengelolaan, lokasi dan periode pelaksanaan. Beberapa aktivitas pengelolaan lingkungan hidup yang direncanakan adalah sosialisasi proyek, pemberdayaan masyarakat, dan kompensasi lahan kepada pemilik lahan.

Diunggah oleh

Indra Wahyu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
558 tayangan8 halaman

Contoh RKL dan RPL Perkebunan Sawit

Tabel 2.1 menjelaskan rencana pengelolaan lingkungan hidup (RKL) untuk perkebunan kelapa sawit yang mencakup dampak sosial dan lingkungan, indikator keberhasilan pengelolaan, lokasi dan periode pelaksanaan. Beberapa aktivitas pengelolaan lingkungan hidup yang direncanakan adalah sosialisasi proyek, pemberdayaan masyarakat, dan kompensasi lahan kepada pemilik lahan.

Diunggah oleh

Indra Wahyu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RKL - RPL

PERKEBUNAN KELAPA SAWIT

Tabel [Link] Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) Perkebunan Kelapa Sawit .. .
Dampak Indikator Keberhasilan Institusi Pengelolaan Lingkungan Hidup
Lokasi Pengelolaan Periode Pengelolaan
No. Penting Yang Sumber Dampak Pengelolaan Bentuk Pengelolaan Lingkungan Hidup
Lingkungan Hidup Lingkungan Hidup Pelaksana Pengawas Penerima Laporan
Dikelola Lingkungan Hidup
I. Tahap Pra Konstruksi
1. Perubahan Sikap - Sosialisasi Proyek. Persepsi, pola pikir serta Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Kegiatan pengelolaan Dilaksanakan oleh 1. Badan 1. Badan
dan Persepsi - Tata Batas dan sikap dan perilaku - Melakukan pendataan, pengukuran dan penataan bata sterhadap lahan-lahan dampak dilakukan lingkungan hidup pihak pemrakarsa
Lingkungan Hidup, Lingkungan Hidup,
Masyarakat Pembebasan masyarakat yang positif masyarakat yang akan dibebaskan untuk kegiatan perkebunan kelapa sawit PT pada desa-desa yang terhadap dampak kegiatan, PT ....
Kebersihan dan Kebersihan dan
lahan. dengan menerima adanya Sime Indo Agro. dilingkup dalam batas persepsi dan sikap dengan
Pemadam Pemadam Kebakaran
kegiatan perkebunan - Penerapan program pemberdayaan masyarakat (Community Development), wilayah studi, yaitu masyarakat dilakukan berkoordinasi dan
Kebakaran Kabupaten Sanggau;
kelapa sawit PT Sime Indo tanggung jawab sosial dan lingkungan serta aplikasi kerjasama dalam Desa Hibun, Desa minimal 2 (dua) kali bekerjasama
Kabupaten 2. Dinas Kehutanan
Agro. pelaksanaan kegiatan perkebunan. Dosan, dan Desa pada tahap pra dengan aparatur
Sanggau;
Pendekatan Sosial Ekonomi : Sebara (Kecamatan konstruksi dan sewaktu- desa dan dan Perkebunan
- Melakukan kegiatan sosialisasi secara intensif dan berkelanjutan kepada Parindu), Desa Sei waktu dipandang perlu pengurus adat 2. Dinas Kabupaten Sanggau;
masyarakat setempat yang dilakukan bersama-sama aparat desa, tokoh Mawang (Kecamatan melakukan sosialisasi setempat serta Kehutanan dan 3. Dinas Sosial,
masyarakat dan pemuka adat di sekitar lokasi kegiatan mengenai rencana usaha Kapuas). selama kegiatan aparatur Perkebunan
Tenaga Kerja dan
yang akan dilaksanakan secara transparan guna menumbuhkembangkan persepsi berlangsung sampai kecamatan. Kabupaten
Transmigrasi Kabupaten
dan sikap positif masyarakat setempat terhadap adanya kegiatan perkebunan pada tahap konstruksi, Sanggau;
Sanggau;
kelapa sawit PT Sime Indo Agro. operasi dan pasca 3. Dinas
4. Badan
- Memberikan kompensasi (ganti rugi) kepada masyarakat yang menyerahkan operasi. Sosial, Tenaga
lahannya kepada pihak perusahaan sesuai kesepakatan bersama dengan Pertanahan Nasional
Kerja dan
melakukan pembayaran secara langsung kepada pemilik lahan dan/atau ahli Kabupaten Sanggau;
Transmigrasi
waris. [Link] Lingkungan Hidup
Kabupaten
- Memfasilitasi dan mengakomodasi segenap saran, pengaduan dan harapan Daerah Provinsi
Sanggau;
masyarakat setempat yang terkena dampak seperti pengadaan kotak saran Kalimantan Barat.
dan/atau dengan melakukan musyawarah dan mufakat. 4. Badan [Link] setempat.
Pendekatan Kelembagaan : Pertanahan
- Berkoordinasi dan bekerjasama dengan lembaga desa dan lembaga adat Nasional Kabupaten
setempat serta instansi terkait dalam rangka upaya pengelolaan dampak Sanggau;
terhadap keresahan sosial yang berkembang di tengah-tengah masyarakat terkait 5. Muspika setempat.
dengan adanya kegiatan yang telah dan yang akan dilaksanakan.
- Melakukan pendekatan secara persuasif, partisipatif dan kekeluargaan kepada
para tokoh dan warga masyarakat.
- Membentuk lembaga/divisi pemberdayaan masyarakat (humas) dalam struktur
organisasi perusahaan yang bertanggung jawab terhadap urusan yang
berhubungan dengan kemasyarakatan (sosial).
- Membentuk lembaga/divisi lingkungan dalam struktur organisasi perusahaan
yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan lingkungan hidup di wilayah kerja
PT Sime Indo Agro.
2. Keresahan - Sosialisasi Proyek -Sikap menerima dari Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Periode pengelolaan : Dilaksanakan oleh 1. Badan 1. Badan
Masyarakat - Tata Batas dan - dampak dilakukan Kegiatan pengelolaan pihak pemrakarsa
masyarakat di sekitar Lingkungan Hidup, Lingkungan Hidup,
Pembebasan - Pendekatan Sosial Ekonomi : pada desa-desa yang lingkungan hidup kegiatan, PT .......
lokasi terhadap kegiatan Kebersihan dan Kebersihan dan
Lahan. - dilingkup dalam batas terhadap dampak dengan
terutama terhadap Pemadam Pemadam Kebakaran
Pendekatan Kelembagaan : wilayah studi, yaitu keresahan sosial pada berkoordinasi dan
kegiatan tata batas dan Kebakaran Kabupaten Sanggau;
- Desa Hibun, Desa tahap pra konstruksi bekerjasama
pembebasan lahan yang Kabupaten 2. Dinas Kehutanan
Dosan, dan Desa dilakukan minimal 2 dengan aparatur
akan dilaksanakan oleh Sanggau;
Sebara (Kecamatan (dua) kali dan desa dan dan Perkebunan
pihak perusahaan. 2. Dinas
Parindu), Desa Sei berkelanjutan saat pengurus adat Kabupaten Sanggau;
-Tidak adanya keresahan Mawang (Kecamatan kegiatan berlangsung setempat serta Kehutanan dan 3. Dinas Sosial,
atau konflik yang Kapuas). sampai pada tahap aparatur Perkebunan
Tenaga Kerja dan
berkembang di tengah- konstruksi, operasi dan kecamatan. Kabupaten
Transmigrasi Kabupaten
tengah masyarakat pasca operasi. Sanggau;
Sanggau;
terhadap kegiatan 3. Dinas
perkebunan kelapa sawit 4. Badan
Sosial, Tenaga
PT Sime Indo Agro. Pertanahan Nasional
Kerja dan
Kabupaten Sanggau;
Transmigrasi
5. Badan Lingkungan Hidup
Kabupaten
Daerah Provinsi
Sanggau;
Kalimantan Barat.
4. Badan 6. Muspika setempat.
Pertanahan
Nasional Kabupaten
Sanggau;
5. Muspika setempat.
3. Konflik Sosial - Tata Batas & - Tidak Adanya Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Periode pengelolaan : Dilaksanakan oleh 1. Badan 1. Badan Lingkungan
Penggunaan pertentangan - . dampak dilakukan Kegiatan pengelolaan pihak pemrakarsa
Lingkungan Hidup, Hidup, Kebersihan dan
lahan kepentingan dan tujuan Pendekatan Sosial Ekonomi : pada desa-desa yang lingkungan hidup kegiatan, PT ....
Kebersihan dan Pemadam Kebakaran
yang dapat berkembang - . dilingkup dalam batas terhadap dampak dengan
Pemadam Kabupaten Sanggau;
menjadi konflik terbuka Pendekatan Kelembagaan : wilayah studi, yaitu keresahan sosial pada berkoordinasi dan
Kebakaran 2. Dinas Kehutanan
(kekerasan). Desa Hibun, Desa tahap pra konstruksi bekerjasama
Kabupaten
Dosan, dan Desa dilakukan minimal 2 dengan aparatur dan Perkebunan
Sanggau;
Sebara (Kecamatan (dua) kali dan desa dan Kabupaten Sanggau;
Parindu), Desa Sei berkelanjutan saat pengurus adat 2. Dinas

BAB II. RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP II-2


RKL - RPL
PERKEBUNAN KELAPA SAWIT

Dampak Indikator Keberhasilan Lokasi Pengelolaan Periode Pengelolaan Institusi Pengelolaan Lingkungan Hidup
No. Penting Yang Sumber Dampak Pengelolaan Bentuk Pengelolaan Lingkungan Hidup
Lingkungan Hidup Lingkungan Hidup Pelaksana Pengawas Penerima Laporan
Dikelola Lingkungan Hidup
Mawang (Kecamatan kegiatan berlangsung setempat serta Kehutanan dan 3. Dinas Sosial,
Kapuas). sampai pada tahap aparatur Perkebunan
Tenaga Kerja dan
konstruksi, operasi dan kecamatan. Kabupaten
Transmigrasi Kabupaten
pasca operasi. Sanggau;
Sanggau;
3. Dinas
4. Badan
Sosial, Tenaga
Pertanahan Nasional
Kerja dan
Kabupaten Sanggau;
Transmigrasi
5. Badan Lingkungan Hidup
Kabupaten
Daerah Provinsi
Sanggau;
Kalimantan Barat.
4. Badan 6. Muspika setempat.
Pertanahan
Nasional Kabupaten
Sanggau;
5. Muspika setempat.
II. Tahap Konstruksi
1. Penurunan - Mobilisasi Alat - Peraturan Pemerintah No. Pendekatan Teknologi : - Lokasi pengelolaan Periode Pengelolaan : Dilaksanakan 1. Badan Lingkungan [Link] Lingkungan Hidup,
Kualitas Udara Berat dan 41 Tahun 1999 tentang - lingkungan dilakukan Periode pengelolaan oleh pihak Kebersihan dan Pemadam
Hidup, Kebersihan
dan Peningkatan Kendaraan Pengendalian Pendekatan Sosial Ekonomi : di sekitar lokasi dilakukan secara pemrakarsa Kebakaran Kabupaten
dan Pemadam
Kebisingan Operasional. Pencemaranan Udara. - kegiatan yang intensif/sesegera kegiatan, PT .... Sanggau;
Kebakaran
- Pembangunan - Kepmen LH Nomor : KEP- - Pendekatan Kelembagaan : menjadi sumber mungkin dan [Link] Kehutanan dan
Kabupaten
Sarana dan 48/ MENLH/11/1996, -. dampak seperti pada berkelanjutan selama Perkebunan Kabupaten
Sanggau;
Prasarana Kebun tentang Baku Tingkat jalur lintasan kegiatan pada tahap Sanggau;
Kebisingan. mobilisasi alat berat operasi berlangsung 2. Dinas Kehutanan [Link] Kesehatan
- Kepmen LH Nomor : KEP- dan kendaraan untuk mengetahui dan Perkebunan Kabupaten Sanggau;
45/ MENLH/10/1997, operasional, tingkat kualitas udara Kabupaten [Link] Lingkungan Hidup
tentang Indeks Standart pembangunan sarana ambien di sekitar lokasi Sanggau; Daerah Provinsi
Pencemaran Udara dan prasarana kebun dan pemukiman 3. Dinas Kesehatan Kalimantan Barat;
(ISPU). pendukung kebun. penduduk yang dilingkup Kabupaten [Link] setempat.
dalam batas wilayah Sanggau;
studi. 4. Muspika setempat.

2. Penurunan - Pembukaan dan -Tidak adanya penurunan Pendekatan Teknologi : Pengelolaan Periode Pengelolaan : Dilaksanakan 1. Badan [Link] Lingkungan Hidup,
Kualitas Air penyiapan lahan. - lingkungan hidup Periode pengelolaan oleh pihak Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pemadam
kualitas air sungai-sungai
Permukaan - Pembangunan Pendekatan Sosial Ekonomi : dilakukan pada lokasi dilakukan minimal 6 pemrakarsa Kebersihan dan Kebakaran Kabupaten
di wilayah studi seperti
Sarana dan - kegiatan yang (enam) bulan sekali kegiatan, PT .... Pemadam Sanggau;
Sungai Sekayam beserta
Prasarana Kebun. Pendekatan Kelembagaan : merupakan sumber selama kegiatan pada Kebakaran [Link] Kesehatan
anak-anak sungainya
- dampak serta pada tahap konstruksi Kabupaten Sanggau; Kabupaten Sanggau;
berdasarkan Peraturan
. tapak-tapak proyek berlangsung serta 2. Dinas Kesehatan [Link] Kehutanan dan
Pemerintah Nomor 82
yang merupakan apabila adanya laporan Kabupaten Sanggau; Perkebunan Kabupaten
Tahun 2001 tentang
pusat kegiatan dan di atau keluhan dari warga 3. Dinas Kehutanan Sanggau;
Pengelolaan Kualitas Air
sekitar Daerah Aliran masyarakat terhadap dan Perkebunan [Link] Lingkungan Hidup
dan Pengendalian
Sungai di wilayah penurunan kualitas air Kabupaten Sanggau; Daerah Provinsi
Pencemaran Air.
studi. sungai di wilayah studi. 4. Muspika Kalimantan Barat;
-Tidak adanya keluhan dari setempat. [Link] setempat.
warga masyarakat yang
menggunakan sumber
daya perairan di wilayah
studi terhadap perubahan
kualitas air sungai.
-Tidak adanya gejala-
gejala penyakit yang
disebabkan oleh
penurunan kualitas air
sungai (water borne
diseases) di wilayah studi.
3. Peningkatan - Pembukaan dan Dampak peningkatan erosi Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Periode pengelolaan Dilaksanakan 1. Badan Lingkungan 1. Badan Lingkungan Hidup,
Debit penyiapan lahan. dan sedimentasi tanah - dilakukan di seluruh dilakukan secara oleh pihak Hidup, Kebersihan Kebersihan dan
Aliran sehubungan dengan . lokasi kegiatan yang intensif/sesegera pemrakarsa dan Pemadam Pemadam Kebakaran
Permukaa adanya kegiatan Pendekatan Sosial Ekonomi : dilingkup dalam batas mungkin selama kegiatan kegiatan, PT .... Kebakaran Kabupaten Sanggau;
n (run-off) perkebunan kelapa sawit - wilayah studi pembukaan lahan. Kabupaten 2. Dinas Kehutanan dan
dan Erosi PT Sime Indo Agro di Pendekatan Kelembagaan : terutama pada tapak- Sanggau; Perkebunan Kabupaten
serta lokasi kegiatan dapat - tapak kegiatan fisik 2. Dinas Kehutanan Sanggau;
Sedimenta diminimalisir. dan kegiatan dan Perkebunan 3. Badan Lingkungan Hidup
si Tanah pembukaan lahan Kabupaten Daerah Provinsi
serta di Daerah Aliran Sanggau; Kalimantan Barat;
Sungai (DAS) di 3. Muspika setempat. 4. Muspika setempat.
sekitar wilayah studi.
4. Potensi - Pembukaan dan Tidak terjadi kebakaran Pendekatan Teknologi Lokasi pengelolaan Periode pengelolaan Dilaksanakan 1. Badan Lingkungan 1. Badan Lingkungan Hidup,

BAB II. RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP II-3


RKL - RPL
PERKEBUNAN KELAPA SAWIT

Dampak Indikator Keberhasilan Lokasi Pengelolaan Periode Pengelolaan Institusi Pengelolaan Lingkungan Hidup
No. Penting Yang Sumber Dampak Pengelolaan Bentuk Pengelolaan Lingkungan Hidup
Lingkungan Hidup Lingkungan Hidup Pelaksana Pengawas Penerima Laporan
Dikelola Lingkungan Hidup
Kebakaran Lahan Penyiapan lahan dan meminimalisir potensi - lingkungan dilakukan dilakukan secara intensif/ oleh pihak Hidup, Kebersihan Kebersihan dan
kebakaran di sekitar wilayah sesegera mungkin pemrakarsa dan Pemadam Pemadam Kebakaran
Pendekatan Sosial Ekonomi tapak proyek selama kegiatan kegiatan, PT .... Kebakaran Kabupaten Sanggau;
perkebunan dan konstruksi. Kabupaten 2. Dinas Kehutanan dan
pemukiman Sanggau; Perkebunan Kabupaten
Pendekatan Kelembagaan 2. Dinas Kehutanan Sanggau;
masyarakat
- dan Perkebunan 3. Badan Lingkungan Hidup
Kabupaten Daerah Provinsi
Sanggau; Kalimantan Barat;
3. Muspika setempat. 4. Muspika setempat.
5. Penurunan - Pembukaan dan - Tingkat keanekaragaman Pendekatan Teknologi : -Lokasi pengelolaan Periode pengelolaan Dilaksanakan 1. Badan Lingkungan 1. Badan Lingkungan Hidup,
Keanekaragaman penyiapan lahan. jenis flora yang bernilai - dilakukan di sekitar dilakukan bersamaan oleh pihak Hidup, Kebersihan Kebersihan dan
Jenis Flora ekonomis bagi Pendekatan Sosial Ekonomi : wilayah tapak proyek dengan kegiatan pemrakarsa dan Pemadam Pemadam Kebakaran
masyarakat dan yang - perkebunan yang penataan areal kebun kegiatan, PT .... Kebakaran Kabupaten Sanggau;
berfungsi ekologi dalam Pendekatan Kelembagaan : pada rona lingkungan dan pembukaan lahan Kabupaten 2. Dinas Kehutanan dan
pendukung kehidupan - awalnya mempunyai yang pelaksanaannya Sanggau; Perkebunan Kabupaten
faktor biotis lainnya. . keanekaragaman dilakukan secara 2. Dinas Kehutanan Sanggau;
- Terpeliharanya flora/vegetasi yang berkelanjutan. dan Perkebunan 3. Badan Lingkungan Hidup
keanekaragaman jenis tinggi. Kabupaten Daerah Provinsi
flora baik jenis yang - Kawasan yang Sanggau; Kalimantan Barat;
langka maupun jenis yang berbatasan dengan 3. Muspika setempat. 4. Muspika setempat.
di lindungi disekitar hutan lindung dan
wilayah studi. sempadan sungai
(buffer zone) di
wilayah studi.

6. Penurunan - Pembukaan dan Tingkat keanekaragaman Pendekatan Teknologi - Lokasi pengelolaan Periode pengelolaan Dilaksanakan 1. Badan Lingkungan 1. Badan Lingkungan Hidup,
Keanekaragaman penyiapan lahan. jenis fauna di sekitar - dilakukan di sekitar dilakukan bersamaan oleh pihak Hidup, Kebersihan Kebersihan dan
Jenis Fauna wilayah studi, baik jenis Pendekatan Sosial Ekonomi wilayah tapak proyek dengan kegiatan pemrakarsa dan Pemadam Pemadam Kebakaran
yang langka maupun jenis - perkebunan yang penataan areal kebun kegiatan, PT ... Kebakaran Kabupaten Sanggau;
yang di lindungi. . pada rona lingkungan dan pembukaan lahan Kabupaten 2. Dinas Kehutanan dan
Pendekatan Kelembagaan : awalnya mempunyai yang pelaksanaannya Sanggau; Perkebunan Kabupaten
- keanekaragaman dilakukan secara 2. Dinas Kehutanan Sanggau;
. fauna yang tinggi. berkelanjutan. dan Perkebunan 3. Badan Lingkungan Hidup
- Kawasan lindung Kabupaten Daerah Provinsi
yang diperuntukkan Sanggau; Kalimantan Barat;
bagi habitat fauna 3. Muspika setempat. 4. Muspika setempat.
yang ada di sekitar
wilayah studi.

7. Penurunanan -Pembukaan dan Tingkat kenekaragaman Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Periode pengelolaan Dilaksanakan oleh 1. Badan Lingkungan 1. Badan Lingkungan Hidup,
Keanekara dan kelimpahan jenis biota Pendekatan Sosial Ekonomi : lingkungan dilakukan dilakukan secara pihak pemrakarsa Hidup, Kebersihan Kebersihan dan
penyiapan lahan.
gaman perairan di sekitar wilayah Pendekatan Kelembagaan : pada kegiatan- bekelanjutan selama kegiatan, PT ... dan Pemadam Pemadam Kebakaran
Jenis Biota studi. - kegiatan yang kegiatan pada tahap Kebakaran Kabupaten Sanggau;
Perairan merupakan sumber konstruksi berlangsung Kabupaten 2. Dinas Kehutanan dan
dampak serta pada sampai pada tahap Sanggau; Perkebunan Kabupaten
tapak-tapak di sekitar operasi. 2. Dinas Kehutanan Sanggau;
Daerah Aliran Sungai dan Perkebunan 3. Badan Lingkungan Hidup
(DAS) di wilayah studi. Kabupaten Daerah Provinsi
Sanggau; Kalimantan Barat;
3. Muspika setempat. 4. Muspika setempat.
8. Peningkatan - Rekruitmen - Terbukanya kesempatan Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Periode Pengelolaan : Dilaksanakan 1. Badan 1. Badan Lingkungan Hidup,
Kesempat Tenaga Kerja. kerja dan peluang dampak dilakukan dilakukan pada saat oleh pihak Lingkungan Hidup, Kebersihan dan
an Kerja - Pembangunan berusaha bagi . pada desa-desa yang tahap konstruksi, atau pemrakarsa Kebersihan dan Pemadam Kebakaran
dan Sarana dan masyarakat setempat di Pendekatan Sosial Ekonomi : dilingkup dalam batas secara kontinyu kegiatan, PT ..... Pemadam Kabupaten Sanggau;
Pendapata Prasarana Kebun. sekitar wilayah studi. Pendekatan Kelembagaan : wilayah studi, yaitu disesuaikan dengan Kebakaran 2. Dinas Sosial, Tenaga
n - Budidaya tanaman - Meningkatnya - Melakukan koordinasi dan kerjasama dengan perangkat desa dan lembaga desa Desa Hibun, Desa kondisi dan kebutuhan Kabupaten Kerja dan Transmigrasi
Masyaraka Kelapa Sawit. pendapatan masyarakat serta badan usaha (koperasi) dan instansi teknis terkait dalam melaksanakan Dosan, dan Desa perusahaan terhadap Sanggau; Kabupaten Sanggau;
t setempat di sekitar program pola kemitraan. Sebara (Kecamatan tenaga kerja serta 2. Dinas 3. Dinas Kehutanan dan
wilayah studi yang dapat Parindu), Desa Sei aktivitas kegiatan yang Sosial, Tenaga Kerja Perkebunan Kabupaten
diketahui dari Mawang (Kecamatan berlangsung. dan Transmigrasi Sanggau;
pendapatan perkapita, Kapuas). Kabupaten 4. BAPPEDA Kabupaten
tingkat kesejahteraan Sanggau; Sanggau;
masyarakat dan 3. Dinas 5. Badan Lingkungan Hidup
kebutuhan biaya hidup. Kehutanan dan Daerah Provinsi
- Bertambahnya unit-unit Perkebunan Kalimantan Barat;
usaha rakyat dan Kabupaten 6. Muspika setempat.
meningkatnya sarana dan Sanggau;
prasarana perekonomian 4. BAPPEDA
di sekitar lokasi kegiatan Kabupaten
dengan semakin ramainya Sanggau;
kegiatan perekonomian 5. Muspika

BAB II. RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP II-4


RKL - RPL
PERKEBUNAN KELAPA SAWIT

Dampak Indikator Keberhasilan Lokasi Pengelolaan Periode Pengelolaan Institusi Pengelolaan Lingkungan Hidup
No. Penting Yang Sumber Dampak Pengelolaan Bentuk Pengelolaan Lingkungan Hidup
Lingkungan Hidup Lingkungan Hidup Pelaksana Pengawas Penerima Laporan
Dikelola Lingkungan Hidup
seperti pasar, setempat.
kios/warung kelontong,
warung makan, toko kopi
dan toko sembako serta
kegiatan produktif lainnya
di sekitar wilayah studi.

9. Sikap dan - Rekruitmen Persepsi, pola pikir serta Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Periode pengelolaan Dilaksanakan 1. Badan Lingkungan 1. Badan Lingkungan Hidup,
persepsi Tenaga Kerja. sikap dan perilaku -- dampak dilakukan terhadap dampak oleh pihak Hidup, Kebersihan Kebersihan dan
Masyaraka - Mobilisasi Alat masyarakat yang positif Pendekatan Sosial Ekonomi : pada desa-desa yang persepsi dan sikap pemrakarsa dan Pemadam Pemadam Kebakaran
t Berat dan dengan menerima adanya - Melakukan kegiatan sosialisasi secara intensif dan berkelanjutan kepada dilingkup dalam batas masyarakat dilakukan kegiatan, PT .... Kebakaran Kabupaten Sanggau;
Kendaraan kegiatan perkebunan masyarakat setempat yang dilakukan bersama-sama aparat desa, tokoh wilayah studi, yaitu secara kontinyu dan dengan Kabupaten 2. Dinas Sosial, Tenaga
Operasional kelapa sawit PT Sime Indo masyarakat dan pemuka adat di sekitar lokasi kegiatan mengenai rencana usaha Desa Hibun, Desa berkesinambungan pada berkoordinasi Sanggau; Kerja dan Transmigrasi
- Budidaya Agro. yang akan dilaksanakan secara transparan guna meminimalisir potensi terjadinya Dosan, dan Desa saat kegiatan dan 2. Dinas Sosial, Kabupaten Sanggau;
Tanaman Kelapa keresahan sosial. Sebara (Kecamatan berlangsung pada tahap bekerjasama Tenaga Kerja dan 3. Dinas Perkebunan dan
Sawit - Parindu), Desa Sei konstruksi sampai pada dengan aparatur Transmigrasi KehutananKabupaten
Pendekatan Kelembagaan : Mawang (Kecamatan tahap operasi dan pasca desa dan Kabupaten Sanggau;
- Kapuas). operasi. pengurus adat Sanggau; 4. Badan Lingkungan Hidup
setempat serta 3. Dinas Perkebunan Daerah Provinsi
aparatur dan Kehutanan Kalimantan Barat;
kecamatan. Kabupaten 5. Muspika setempat.
Sanggau;
4. Muspika setempat.

10. Keresahan - Rekruitmen - Persepsi, pola pikir serta Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Periode pengelolaan Dilaksanakan 1. Badan Lingkungan 1. Badan Lingkungan Hidup,
Masyarakat tenaga kerja. sikap dan perilaku - dampak dilakukan terhadap dampak oleh pihak Hidup, Kebersihan Kebersihan dan
masyarakat di sekitar Pendekatan Sosial Ekonomi : pada desa-desa yang keresahan sosial pemrakarsa dan Pemadam Pemadam Kebakaran
lokasi kegiatan terhadap - dilingkup dalam batas dilakukan secara kegiatan, PT .... Kebakaran Kabupaten Sanggau;
adanya kegiatan Pendekatan Kelembagaan : wilayah studi, yaitu kontinyu dan dengan Kabupaten 2. Dinas Sosial, Tenaga
perkebunan kelapa sawit - Desa Hibun, Desa berkesinambungan pada berkoordinasi Sanggau; Kerja dan Transmigrasi
PT Sime Indo Agro . Dosan, dan Desa saat kegiatan dan 2. Dinas Sosial, Kabupaten Sanggau;
- Sikap menerima dan/atau Sebara (Kecamatan berlangsung pada tahap bekerjasama Tenaga Kerja dan 3. Dinas Perkebunan dan
penolakan dari Parindu), Desa Sei konstruksi sampai pada dengan aparatur Transmigrasi Kehutanan Kabupaten
masyarakat di sekitar Mawang (Kecamatan tahap operasi dan pasca desa dan Kabupaten Sanggau;
lokasi terhadap rencana Kapuas). operasi. pengurus adat Sanggau; 4. Badan Lingkungan Hidup
kegiatan yang akan setempat serta 3. Dinas Perkebunan Daerah Provinsi
dilaksanakan. aparatur dan Kehutanan Kalimantan Barat;
- Tidak adanya keluhan kecamatan. Kabupaten 5. Muspika setempat.
atau keresahan sosial Sanggau;
yang berkembang baik 4. Muspika setempat.
antar warga masyarakat
maupun antara
masyarakat dengan
perusahaan.

11. Terjadinya Konflik - Rekruitmen - Tidak Adanya Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Periode pengelolaan Dilaksanakan 1. Badan Lingkungan 1. Badan Lingkungan Hidup,
Sosial Tenaga Kerja pertentangan - dampak dilakukan terhadap dampak konflik oleh pihak Hidup, Kebersihan Kebersihan dan
kepentingan dan tujuan pada desa-desa yang sosial dilakukan secara pemrakarsa dan Pemadam Pemadam Kebakaran
yang dapat berkembang Pendekatan Sosial Ekonomi : dilingkup dalam batas kontinyu dan kegiatan, PT .... Kebakaran Kabupaten Sanggau;
menjadi konflik terbuka wilayah studi, yaitu berkesinambungan pada dengan Kabupaten 2. Dinas Sosial, Tenaga
(kekerasan). Pendekatan Kelembagaan : Desa Hibun, Desa saat kegiatan berkoordinasi Sanggau; Kerja dan Transmigrasi
- Terserapnya masyarakat - . Dosan, dan Desa berlangsung pada tahap dan 2. Dinas Sosial, Kabupaten Sanggau;
sekitar menjadi sebagai Sebara (Kecamatan konstruksi sampai pada bekerjasama Tenaga Kerja dan 3. Dinas Perkebunan dan
tenaga kerja konstruksi Parindu), Desa Sei tahap operasi dan pasca dengan aparatur Transmigrasi Kehutanan Kabupaten
Mawang (Kecamatan operasi. desa dan Kabupaten Sanggau;
Kapuas). pengurus adat Sanggau; 4. Badan Lingkungan Hidup
setempat serta 3. Dinas Perkebunan Daerah Provinsi
aparatur dan Kehutanan Kalimantan Barat;
kecamatan. Kabupaten 5. Muspika setempat.
Sanggau;
4. Muspika setempat.

12. Perubahan Sanitasi - Mobilisasi Alat - Keputusan Menteri Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Periode Pengelolaan: Dilaksanakan 1. Badan Lingkungan 1. Badan Lingkungan Hidup,
Lingkungan dan Berat dan Kesehatan No. - dampak dilakukan - Periode pengelolaan oleh pihak Hidup, Kebersihan Kebersihan dan
Tingkat Kesehatan Kendaraan 261/Menkes/SK/II/1998 Pendekatan Sosial Ekonomi : pada desa-desa yang dilakukan secara pemrakarsa dan Pemadam Pemadam Kebakaran
Masyarakat Operasional Lampiran II tentang - dilingkup dalam batas intensif/sesegera kegiatan, PT .... Kebakaran Kabupaten Sanggau;
- Pembangunan Persyaratan Kesehatan Pendekatan Kelembagaan : wilayah studi, yaitu mungkin dan Kabupaten 2. Dinas Kesehatan
Sarana dan Lingkungan Kerja dan - Desa Hibun, Desa berkelanjutan selama Sanggau; Kabupaten Sanggau;
Prasarana Kebun. Industri. . Dosan, dan Desa kegiatan berlangsung. 2. Dinas Kesehatan 3. Puskesmas setempat;
- Sistem Keselamatan dan Sebara (Kecamatan - Periode pengelolaan Kabupaten 4. Badan Lingkungan Hidup
Kesehatan Kerja (K3) Parindu), Desa Sei dalam bentuk Sanggau; Daerah Provinsi
dalam setiap pelaksanaan Mawang (Kecamatan penyuluhan mengenai 3. Puskesmas Kalimantan Barat;

BAB II. RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP II-5


RKL - RPL
PERKEBUNAN KELAPA SAWIT

Dampak Indikator Keberhasilan Lokasi Pengelolaan Periode Pengelolaan Institusi Pengelolaan Lingkungan Hidup
No. Penting Yang Sumber Dampak Pengelolaan Bentuk Pengelolaan Lingkungan Hidup
Lingkungan Hidup Lingkungan Hidup Pelaksana Pengawas Penerima Laporan
Dikelola Lingkungan Hidup
kegiatan. Kapuas). kesehatan dan sanitasi setempat; 5. Muspika setempat.
- Tingkat prevalensi lingkungan serta 4. Muspika setempat.
penyakit yang disebabkan pemeriksaan kesehatan
oleh water borne terhadap karyawan
diseases dan air borne dan/atau masyarakat
diseases, yang dilihat minimal dilakukan 2
dari frekuensi kunjungan (dua) kali dalam
masyarakat penderita ke setahun dan/atau pada
puskesmas terdekat. saat adanya keluhan
- Meningkatnya sarana dan akan gangguan
prasarana kesehatan serta kesehatan.
pelayanan kesehatan
masyarakat di sekitar
wilayah studi, yang dapat
diketahui dari jumlah
kunjungan pasien pada
pusat pelayanan
kesehatan masyarakat
(Puskesmas/Pustu).
- Tersedianya sarana air
bersih dan sistem sanitasi
lingkungan yang memadai
di sekitar wilayah studi.
- Kenyamanan lingkungan,
yang dapat diketahui dari
tanggapan masyarakat
tentang keadaan
lingkungan di wilayah
studi.
III. Tahap Operasi
1. Penurunan - Pemanenan dan - Peraturan Pemerintah No. Pendekatan Teknologi Lokasi pengelolaan Periode Pengelolaan : Dilaksanakan 1. Badan [Link] Lingkungan Hidup,
Kualitas Udara Pengangkutan 41 Tahun 1999 tentang - . lingkungan dilakukan Periode pengelolaan oleh pihak Kebersihan dan Pemadam
Lingkungan Hidup,
dan Peningkatan Pengendalian Pencemaran Pendekatan Sosial Ekonomi : di sekitar lokasi dilakukan secara pemrakarsa Kebakaran Kabupaten
Kebersihan dan
Kebisingan Udara. - Pendekatan Kelembagaan : kegiatan yang menjadi intensif/sesegera kegiatan, PT .... Sanggau;
Pemadam
- Keputusan Menteri - sumber dampak mungkin dan [Link] Kehutanan dan
Kebakaran
Negara Ling-kungan . seperti pada jalur berkelanjutan selama Perkebunan Kabupaten
Kabupaten
Hidup Nomor : KEP- lintasan Pengangkutan kegiatan pada tahap Sanggau;
Sanggau;
48/MENLH/11/1996 hasil panen. operasi berlangsung [Link] Kesehatan
tentang Baku Tingkat untuk mengetahui 2. Dinas Kabupaten Sanggau;
Kebisingan tingkat kualitas udara Kehutanan dan [Link] Lingkungan Hidup
- Keputusan Menteri ambien di sekitar lokasi Perkebunan Daerah Provinsi
Negara Ling-kungan kebun dan pemukiman Kabupaten Kalimantan Barat;
Hidup Nomor : KEP- penduduk yang dilingkup Sanggau; [Link] setempat.
13/MENLH/3/1995 dalam batas wilayah 3. Dinas
tentang Baku Mutu Emisi studi. Kesehatan
Sumber Tidak Bergerak. Kabupaten
- Keputusan Menteri Sanggau;
Negara Ling-kungan 4. Muspika setempat.
Hidup Nomor :Kep-
45/MENLH/10/1997
Tentang Indeks Standart
Pencemaran Udara
(ISPU).

2. Penurunan - Pemeliharaan -Tidak adanya penurunan Pendekatan Teknologi : - Lokasi pengelolaan Periode Pengelolaan : Dilaksanakan 1. Badan Lingkungan 1. Badan Lingkungan Hidup,
Kualitas tanaman kelapa Pendekatan Sosial Ekonomi : lingkungan hidup Periode pengelolaan oleh pihak Hidup, Kebersihan Kebersihan dan
kualitas air sungai-sungai
Air sawit - dilakukan pada dilakukan secara pemrakarsa dan Pemadam Pemadam Kebakaran
di wilayah studi seperti
Permukaa - Penanganan . kegiatan-kegiatan intensif/sesegera kegiatan, PT ... Kebakaran Kabupaten Sanggau;
Sungai Sekayam beserta
n Limbah. Pendekatan Kelembagaan : yang merupakan mungkin dan Kabupaten 2. Dinas Kesehatan
anak-anak sungainya
- sumber dampak serta berkelanjutan selama Sanggau; Kabupaten Sanggau;
berdasarkan Peraturan
pada tapak-tapak kegiatan berlangsung 2. Dinas Kesehatan 3. Dinas Perkebunan dan
Pemerintah Nomor 82
proyek yang serta apabila adanya Kabupaten Kehutanan Kabupaten
Tahun 2001 tentang
merupakan pusat laporan atau keluhan Sanggau; Sanggau;
Pengelolaan Kualitas Air
kegiatan dan di dari warga masyarakat 3. Dinas Perkebunan 4. Badan Lingkungan Hidup
dan Pengendalian
sekitar Daerah Aliran terhadap penurunan dan Kehutanan Daerah Provinsi
Pencemaran Air.
Sungai di wilayah kualitas air sungai di Kabupaten Kalimantan Barat;
- Tidak adanya keluhan dari
studi. wilayah studi. Sanggau; 5. Muspika setempat.
warga masyarakat yang
- Lokasi pengelolaan 4. Muspika setempat.
menggunakan sumber
lingkungan dilakukan
daya perairan di wilayah
di sekitar badan
studi terhadap perubahan
perairan sungai
kualitas air sungai.

BAB II. RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP II-6


RKL - RPL
PERKEBUNAN KELAPA SAWIT

Dampak Indikator Keberhasilan Lokasi Pengelolaan Periode Pengelolaan Institusi Pengelolaan Lingkungan Hidup
No. Penting Yang Sumber Dampak Pengelolaan Bentuk Pengelolaan Lingkungan Hidup
Lingkungan Hidup Lingkungan Hidup Pelaksana Pengawas Penerima Laporan
Dikelola Lingkungan Hidup
-Tidak adanya gejala-
gejala penyakit yang
disebabkan oleh
penurunan kualitas air
sungai (water borne
diseases) di wilayah studi.
3. Penurunan - Penanganan Tingkat kenekaragaman Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Periode pengelolaan Dilaksanakan oleh 1. Badan Lingkungan 1. Badan Lingkungan Hidup,
Keanekara Limbah. dan kelimpahan jenis biota Pendekatan Sosial Ekonomi : lingkungan dilakukan dilakukan secara pihak pemrakarsa Hidup, Kebersihan Kebersihan dan
gaman perairan di sekitar wilayah - Melakukan pengalokasian pembiayaan untuk mendukung kegiatan tersebut pada kegiatan- bekelanjutan selama kegiatan, PT .... dan Pemadam Pemadam Kebakaran
Jenis Biota studi. Pendekatan Kelembagaan : kegiatan yang kegiatan pada tahap Kebakaran Kabupaten Sanggau;
Perairan - merupakan sumber operasi berlangsung. Kabupaten 2. Dinas Kehutanan dan
dampak serta pada Sanggau; Perkebunan Kabupaten
tapak-tapak di sekitar 2. Dinas Kehutanan Sanggau;
Daerah Aliran Sungai dan Perkebunan 3. Badan Lingkungan Hidup
(DAS) di wilayah studi. Kabupaten Daerah Provinsi
Sanggau; Kalimantan Barat;
3. Muspika setempat. 4. Muspika setempat.
4. Peningkatan - Pemeliharaan -Terbukanya kesempatan Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Periode pengelolaan Dilaksanakan 1. BAPPEDA 1. BAPPEDA Kabupaten
Kesempat Tanaman Kelapa kerja dan peluang - dampak dilakukan dilakukan pada saat oleh pihak Kabupaten Sanggau;
an Kerja Sawit berusaha bagi masyarakat Pendekatan Sosial Ekonomi : pada desa-desa yang tahap pasca konstruksi pemrakarsa Sanggau; 2. Badan Lingkungan Hidup,
dan - Pemanenan dan setempat di sekitar - dilingkup dalam batas (operasi), atau secara kegiatan, PT ...... 2. Badan Kebersihan dan
Perubahan pengangkutan. wilayah studi. Pendekatan Kelembagaan : wilayah studi, yaitu kontinyu disesuaikan Lingkungan Hidup, Pemadam Kebakaran
Pendapata - Replanting -Meningkatnya pendapatan - Desa Hibun, Desa dengan kondisi dan Kebersihan dan Kabupaten Sanggau;
n masyarakat setempat di Dosan, dan Desa aktivitas kegiatan yang Pemadam 3. Dinas Sosial, Tenaga
Masyaraka sekitar wilayah studi yang Sebara (Kecamatan berlangsung. Kebakaran Kerja dan Transmigrasi
t dapat diketahui dari Parindu), Desa Sei Kabupaten Kabupaten Sanggau;
pendapatan perkapita, Mawang (Kecamatan Sanggau; 4. Dinas Kehutanan dan
tingkat kesejahteraan Kapuas). 3. Dinas Perkebunan Kabupaten
masyarakat dan Sosial, Tenaga Kerja Sanggau;
kebutuhan biaya hidup. dan Transmigrasi 5. Badan Lingkungan Hidup
-Bertambahnya unit-unit Kabupaten Daerah Provinsi
usaha rakyat dan Sanggau; Kalimantan Barat;
meningkatnya sarana dan 4. Dinas 6. Muspika setempat.
prasarana perekonomian Kehutanan dan
di sekitar lokasi kegiatan Perkebunan
dengan semakin ramainya Kabupaten
kegiatan perekonomian Sanggau;
seperti pasar, 5. Muspika
kios/warung kelontong, setempat.
warung makan, toko kopi
dan toko sembako serta
kegiatan produktif lainnya
di sekitar wilayah studi.

5. Perubahan Sikap - Replanting Persepsi, pola pikir serta Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Periode pengelolaan : Dilaksanakan 1. Badan Lingkungan 1. Badan Lingkungan Hidup,
dan Persepsi sikap dan perilaku - dampak dilakukan Periode pengelolaan oleh pihak Hidup, Kebersihan Kebersihan dan
Masyarakat masyarakat yang positif Pendekatan Sosial Ekonomi : pada desa-desa yang terhadap dampak pemrakarsa dan Pemadam Pemadam Kebakaran
dengan menerima adanya - dilingkup dalam batas persepsi dan sikap kegiatan, PT ...... Kebakaran Kabupaten Sanggau;
kegiatan perkebunan Pendekatan Kelembagaan : wilayah studi, yaitu masyarakat dilakukan dengan Kabupaten 2. Dinas Sosial, Tenaga
kelapa sawit PT Sime Indo -. Desa Hibun, Desa secara berkelanjutan dan berkoordinasi dan Sanggau; Kerja dan Transmigrasi
Agro. Dosan, dan Desa berkesinambungan pada bekerjasama 2. Dinas Sosial, Kabupaten Sanggau;
Sebara (Kecamatan saat kegiatan dengan aparatur Tenaga Kerja dan 3. Dinas Kehutanan dan
Parindu), Desa Sei berlangsung sampai pada desa dan Transmigrasi Perkebunan Kabupaten
Mawang (Kecamatan tahap pasca operasi yang pengurus adat Kabupaten Sanggau;
Kapuas). disesuaikan dengan setempat serta Sanggau; 4. Badan Lingkungan Hidup
perkembangan persepsi aparatur 3. Dinas Kehutanan Daerah Provinsi
dan sikap masyarakat di kecamatan. dan Perkebunan Kalimantan Barat;
wilayah studi. Kabupaten 5. Muspika setempat.
Sanggau;
4. Muspika setempat.

6. Perubahan Kualitas -Penanganan - Keputusan Menteri Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Periode Pengelolaan: Dilaksanakan 1. Badan Lingkungan 1. Badan Lingkungan Hidup,
Sanitasi Kesehatan No. - dampak dilakukan - Periode pengelolaan oleh pihak Hidup, Kebersihan Kebersihan dan
Limbah.
Lingkungan dan 261/Menkes/SK/II/1998 Pendekatan Sosial Ekonomi : pada desa-desa yang dilakukan secara pemrakarsa dan Pemadam Pemadam Kebakaran
Penurunan Tingkat Lampiran II tentang - dilingkup dalam batas intensif/sesegera kegiatan, PT ..... Kebakaran Kabupaten Sanggau;
Kesehatan Persyaratan Kesehatan Pendekatan Kelembagaan : wilayah studi, yaitu mungkin dan Kabupaten 2. Dinas Perkebunan dan
Masyarakat Lingkungan Kerja dan - Desa Hibun, Desa berkelanjutan selama Sanggau; Kehutanan Kabupaten
Industri. . Dosan, dan Desa kegiatan berlangsung. 2. Dinas Perkebunan Sanggau;
- Meningkatnya prevalensi Sebara (Kecamatan - Periode pengelolaan dan Kehutanan 3. Dinas Kesehatan
penyakit yang disebabkan Parindu), Desa Sei dalam bentuk Kabupaten Kabupaten Sanggau;

BAB II. RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP II-7


RKL - RPL
PERKEBUNAN KELAPA SAWIT

Dampak Indikator Keberhasilan Lokasi Pengelolaan Periode Pengelolaan Institusi Pengelolaan Lingkungan Hidup
No. Penting Yang Sumber Dampak Pengelolaan Bentuk Pengelolaan Lingkungan Hidup
Lingkungan Hidup Lingkungan Hidup Pelaksana Pengawas Penerima Laporan
Dikelola Lingkungan Hidup
oleh water borne Mawang (Kecamatan penyuluhan mengenai Sanggau; 4. Puskesmas setempat;
diseases dan air borne Kapuas). kesehatan dan sanitasi 3. Dinas Kesehatan 5. Badan Lingkungan Hidup
diseases, yang dilihat lingkungan serta Kabupaten Sanggau; Daerah Provinsi
dari frekuensi kunjungan pemeriksaan kesehatan 4. Puskesmas Kalimantan Barat;
masyarakat penderita ke terhadap karyawan setempat; 6. Muspika setempat.
puskesmas terdekat. dan/atau masyarakat 5. Muspika setempat.
- Meningkatnya sarana dan minimal dilakukan 2
prasarana kesehatan (dua) kali dalam setahun
serta pelayanan dan/atau pada saat
kesehatan masyarakat di adanya keluhan akan
sekitar wilayah studi, gangguan kesehatan.
yang dapat diketahui dari
jumlah kunjungan pasien
pada pusat pelayanan
kesehatan masyarakat
(Puskesmas/Pustu).
- Tersedianya sarana air
bersih dan sistem sanitasi
lingkungan yang
memadai.
- Kenyamanan lingkungan,
yang dapat diketahui dari
tanggapan masyarakat
tentang keadaan
lingkungannya.

IV. Tahap Pasca Operasi


1. Penurunan -Pelepasan Tenaga - Perubahan mata Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Periode pengelolaan Dilaksanakan 1. BAPPEDA 1. BAPPEDA Kabupaten
Kesempatan pencaharian dari para - dampak dilakukan dilakukan pada saat oleh pihak Kabupaten Sanggau;
Kerja.
Kerja dan karyawan yang Pendekatan Sosial Ekonomi : pada desa-desa yang tahap pasca operasi atau pemrakarsa Sanggau; 2. Badan Lingkungan Hidup,
Pendapatan sebelumnya bekerja pada - dilingkup dalam batas disesuaikan dengan kegiatan, PT ..... 2. Badan Kebersihan dan
Masyarakat perkebunan kelapa sawit Pendekatan Kelembagaan : wilayah studi, yaitu berlangsungnya kegiatan Lingkungan Hidup, Pemadam Kebakaran
PT Sime Indo Agro. - Desa Hibun, Desa pemutusan hubungan Kebersihan dan Kabupaten Sanggau;
- Adanya sumber Dosan, dan Desa kerja. Pemadam 3. Dinas Sosial, Tenaga
pendapatan Sebara (Kecamatan Kebakaran Kerja dan Transmigrasi
barumasyarakat terutama Parindu), Desa Sei Kabupaten Kabupaten Sanggau;
mantan karyawan Mawang (Kecamatan Sanggau; 4. Dinas Kehutanan dan
sehingga tidak tergantung Kapuas). 3. Dinas Perkebunan Kabupaten
lagi dengan kegiatan Sosial, Tenaga Kerja Sanggau;
perkebunan kelapa sawit dan Transmigrasi 5. Badan Lingkungan Hidup
PT Sime Indo Agro. Kabupaten Daerah Provinsi
Sanggau; Kalimantan Barat;
4. Dinas 6. Muspika setempat.
Kehutanan dan
Perkebunan
Kabupaten
Sanggau;
5. Muspika
setempat.

2. Perubahan Sikap - Pelepasan Tenaga -Persepsi, pola pikir serta Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Periode pengelolaan Dilaksanakan 1. Badan Lingkungan 1. Badan Lingkungan Hidup,
dan persepsi Kerja; - dampak dilakukan terhadap dampak oleh pihak Hidup, Kebersihan Kebersihan dan
sikap dan perilaku
Masyarakat -Penyerahan Lahan Pendekatan Sosial Ekonomi : pada desa-desa yang persepsi dan sikap pemrakarsa dan Pemadam Pemadam Kebakaran
masyarakat yang positif
- dilingkup dalam batas masyarakat dilakukan kegiatan, PT ...... Kebakaran Kabupaten Sanggau;
kepada Pemda dengan menerima adanya
Pendekatan Kelembagaan : wilayah studi, yaitu minimal 1 (satu) kali dengan Kabupaten 2. Dinas Sosial, Tenaga
dan masyarakat adanya pelepasan tenaga
- Desa Hibun, Desa pada tahap pasca berkoordinasi dan Sanggau; Kerja dan Transmigrasi
kerja sehubungan dengan
Dosan, dan Desa operasi atau disesuaikan bekerjasama 2. Dinas Sosial, Kabupaten Sanggau;
akan berakhirnya
Sebara (Kecamatan dengan perkembangan dengan aparatur Tenaga Kerja dan 3. Dinas Kehutanan dan
kegiatan perkebunan
Parindu), Desa Sei persepsi dan sikap desa dan Transmigrasi Perkebunan Kabupaten
kelapa sawit PT Sime
Mawang (Kecamatan masyarakat di wilayah pengurus adat Kabupaten Sanggau;
Indo Agro.
Kapuas). studi. setempat serta Sanggau; 4. Badan Lingkungan Hidup
aparatur 3. Dinas Kehutanan Daerah Provinsi
kecamatan. dan Perkebunan Kalimantan Barat;
Kabupaten 5. Muspika setempat.
Sanggau;
4. Muspika setempat.

3. Keresahan - Pelepasan Tenaga - Tidak adanya keresahan Pendekatan Teknologi : Lokasi pengelolaan Periode pengelolaan Dilaksanakan 1. Badan Lingkungan 1. Badan Lingkungan Hidup,
Masyarakat Kerja. atau polemik yang - dampak dilakukan terhadap dampak oleh pihak Hidup, Kebersihan Kebersihan dan
berkembang di tengah- Pendekatan Sosial Ekonomi : pada desa-desa yang keresahan sosial pemrakarsa dan Pemadam Pemadam Kebakaran
tengah masyarakat - dilingkup dalam batas dilakukan minimal 1 kegiatan, PT ...... Kebakaran Kabupaten Sanggau;
dengan adanya pelepasan . wilayah studi, yaitu (satu) kali pada tahap dengan Kabupaten 2. Dinas Sosial, Tenaga

BAB II. RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP II-8


RKL - RPL
PERKEBUNAN KELAPA SAWIT

Dampak Indikator Keberhasilan Lokasi Pengelolaan Periode Pengelolaan Institusi Pengelolaan Lingkungan Hidup
No. Penting Yang Sumber Dampak Pengelolaan Bentuk Pengelolaan Lingkungan Hidup
Lingkungan Hidup Lingkungan Hidup Pelaksana Pengawas Penerima Laporan
Dikelola Lingkungan Hidup
tenaga kerja. Pendekatan Kelembagaan : Desa Hibun, Desa pasca operasi atau berkoordinasi dan Sanggau; Kerja dan Transmigrasi
- Tidak adanya rasa - Dosan, dan Desa disesuaikan dengan bekerjasama 2. Dinas Sosial, Kabupaten Sanggau;
ketidakpuasan dan Sebara (Kecamatan perkembangan persepsi dengan aparatur Tenaga Kerja dan 3. Dinas Kehutanan dan
ketidakadilan diantara Parindu), Desa Sei dan sikap masyarakat di desa dan Transmigrasi Perkebunan Kabupaten
para pekerja yang di PHK Mawang (Kecamatan wilayah studi. pengurus adat Kabupaten Sanggau;
dan/atau antara pekerja Kapuas). setempat serta Sanggau; 4. Badan Lingkungan Hidup
dengan pihak aparatur 3. Dinas Kehutanan Daerah Provinsi
perusahaan. kecamatan. dan Perkebunan Kalimantan Barat;
- Terjadinya perubahan Kabupaten 5. Muspika setempat.
pola pikir dan perilaku Sanggau;
dalam masyarakat di 4. Muspika setempat.
sekitar lokasi kegiatan.

BAB II. RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP II-9

Anda mungkin juga menyukai