Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
BAB I
DASAR TEORI
1.1. Stabilitas
1.1.1. Pengertian Dasar
Sebuah kapal dapat mengoleng disebabkan karena kapal mempunyai kemampuan
untuk menegak kembali sewaktu kapal menyenget yang dikarenakan oleh adanya
pengaruh luar yang bekerja pada kapal. Beberapa contoh pengaruh luar yang dimaksud
adalah: arus, ombak, gelombang, angin dan lain sebagainya. Dari sifat olengnya apakah
sebuah kapal mengoleng terlau lamban, ataukah kapal mengoleng dengan cepat atau
bahkan terlau cepat dengan gerakan yang menyentak-nyentak, atau apakah kapal
mengoleng dengan enak.
Gambar 1.1: Pengaruh angin terhadap stabilitas kapal
Dibawah ini diterangkan karakteristik umum dari stabilitas sebuah kapal.
1. Sebuah kapal yang mengoleng terlalu lamban, maka hal ini menandakan bahwa
kemampuan untuk menegak kembali sewaktu kapal menyenget adalah terlalu kecil.
Kapal yang pada suatu saat mengoleng demikian dikatakan bahwa stabilitas kapal itu
kurang atau kerapkali juga disebut bahwa kapal itu langsar.
2. Sebuah kapal yang mengoleng secara cepat dan dengan menyentak-nyentak, maka hal
itu menandakan bahwa kapal kemampuannya untuk menegak kembali sewaktu kapal
menyenget adalah terlalu besar atau kelewat besar. Kapal yang dalam keadaan demikian
itu dikatakan bahwa stabilitas kapal itu terlalu besar atau seringkali disebut bahwa kapal
itu kaku.
3. Sebuah kapal yang mengoleng dengan enak maka hal itu menandakan bahwa
kemampuannya untuk menegak kembali sewaktu kapal menyenget adalah sedang.
Kapal yang dalam keadaan demikian itu sering kali disebut sebuah kapal yang
mempunyai stabilitas yang baik
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 1
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Sebuah kapal yang stabilitasnya terlalu kecil atau yang disebut langsar itu untuk
keadaan-keadaan tertentu mungkin berakibat fatal, sebab kapal dapat terbalik.
Kemungkinan demikian dapat terjadi, oleh karena sewaktu kapal akan menegak kembali
pada waktu kapal menyenget tidak dapat berlangsung, hal itu dikarenakan misalnya oleh
adanya pengaruh luar yang bekerja pada kapal, sehingga kapal itu akan menyenget lebih
besar lagi. Apabila proses semacam itu terjadi secara terus menerus, maka pada suatu saat
tertentu kapal sudah tidak memiliki kemampuan lagi untuk menegak kembali. Jelaslah
kiranya bahwa apabila hal itu terjadi, maka sudah dapat dipastikan bahwa kapal akan
terbalik. Sebuah kapal yang kaku dapat berakibat :
1. Kapal tidak nyaman sebagai akibat dari berolengnya kapal yang secara cepat dan
menyentak-nyentak itu, sehingga mungkin sekali terjadi semua awak kapalnya
(terlebih-lebih para penumpang) menjadi mabok, sebab dapat dikatakan bahwa tidak
ada satu saatpun kapal itu dalam keadaan tenang
2. Sebagai akibat dari gerakannya yang menyentak-nyentak dandengan cepat itu maka
konstruksi kapal dibangunan-bangunan atasnya akan sangat dirugikan, misalnya
sambungan-sambungan antara suku-suku bagian bangunan atas akan menjadi longgar,
sebab paku-paku kelingnya atau las-lasannya akan menjadi longgar.
Akibat lain yang mungkin juga terjadi adalah longsornya muatan yang dipadat
didalam ruang-ruang dibawah. Longsornya muatan itu dapat membawa akibat yang sangat
fatal (kapal dapat terbalik).
Sebuah kapal yang stabilitasnya kecil atau yang disebut langsar yang disebabkan
karena bobot diatas kapal dikonsetrasikan dibagian atas kapal.
Sebuah kapal dapat bersifat kaku, oleh karena pemadatan muatan dikapal itu
dilakukan secara tidak benar, yakni bobot-bobot dikonsentrasikan di bawah, sehingga
kedudukan titik beratnya terlalu rendah.
Pada pokoknya, stabilitas kapal dapat digolongkan didalam 2 jenis stabilitas yaitu :
1. Stabilitas kapal dalam arah melintang (stabilitas melintang)
2. Stabilitas kapal dalam arah membujur (stabilitas membujur)
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 2
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 1.2: Stabilitas memanjang
Gambar 1.3: Stabilitas melintang
1.1.2. Stabilitas Awal
Stabilitas awal sebuah kapal adalah kemampuan dari kapal itu untuk kembali
kedalam kedudukan tegaknya semula sewaktu kapal menyenget pada sudut-sudut kecil ( =
6 ). Pada umumnya stabilitas awal ini hanya terbatas pada pembahasan pada stabilitas
melintang saja.
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 3
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Stabilitas kapal dipengarhui oleh tiga titik, antara lain :
1. Titik berat kapal (G / Gravity)
Definisi : Titik berat kapal adalah sebuah titik di kapal yang merupakan titik
tangkap dari Resultante semua gaya berat yang bekerja di kapal itu, dan
dipengaruhi oleh konstruksi kapal.
Arah kerja : Arah bekerjanya gaya berat kapal adalah tegak lurus kebawah.
Kedudukan : Titik berat kapal dari suatu kapal yang tegak terletak pada bidang
simetris kapal yaitu bidang yang dibuat melalui linggi depan, linggi
belakang dan lunas kapal.
Sifat : Letak / kedudukan titik berat kapal suatu kapal akan tetap bila tidak
terdapat penambahan, pengurangan, atau penggeseran bobot diatas kapal
dan akan berpindah tempatnya bila terdapat penambahan, pengurangan
atau penggeseran bobot di kapal itu.
2. Titik tekan (B / Bouyancy)
Definisi : Titik tekan = titik apung = centre of buoyency sebuah titik di kapal yang
merupakan titik tangkap Resultante semua gaya tekanan keatas air yang
bekerja pada bagian kapal yang terbenam didalam air.
Arah kerja : Arah bekerjanya gaya tekan adalah tegak lurus keatas.
Kedudukan :Kedudukan titik tekan sebuah kapal senantiasa berpindah pindah searah
dengan menyengetnya kapal, maksudnya bahwa kedudukan titik tekan itu
akan berpindah kearah kanan apabila kapal menyenget ke kanan dan akan
berpindah ke kiri apabila kapal menyenget ke kiri, sebab titik berat bagian
kapal yang terbenam berpindah-pindah sesuai dengan arah sengetnya
kapal.
Jadi dengan berpindah-pindahnya kedudukan titik tekan sebuah kapal sebagai akibat
menyengetnya kapal tersebut akan membawa akibat berubah-ubahnya stabilitas kapal
tersebut.
3. Titik metasentrum (M / Metacentre)
Definisi : Titik Metasentrum sebuah kapal adalah sebuah titik di kapal yang
merupakan titik putus yang busur ayunannya adalah lintasan yang dilalui
oleh titik tekan kapal.
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 4
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Arah kerja : Titik Metasentrum sebuah kapal dengan sudut-sudut senget kecil terletak
pada perpotongan garis sumbu dan, arah garis gaya tekan keatas sewaktu
kapal menyenget.
Kedudukan : Untuk sudut-sudut senget kecil kedudukan Metasentrum dianggap tetap,
sekalipun sebenarnya kekududkan titik itu berubah-ubah sesuai dengan
arah dan besarnya sudut senget. Oleh karena perubahan letak yang sangat
kecil, maka dianggap tetap.
Gambar 1.4: Posisi titik B, G, dan M sebelum dan sesudah rolling
Dengan berpindahnya kedudukan titik tekan B dari kedudukannya semula yang
tegak lurus dibawah titik berat G itu akan menyebabkan terjadinya sepasang koppel, yakni
dua gaya yang sama besarnya tetapi dengan arah yang berlawanan, yang satu merupakan
gaya berat kapal itu sendiri sedang yang lainnya adalah gaya tekanan keatas yang
merupakan resultante gaya tekanan keatas yang bekerja pada bagian kapal yang berada
didalam air yang titik tangkapnya adalah titik tekan. Dengan terbentuknya sepasang koppel
tersebut akan terjadi momen yang besarnya sama dengan berat kapal dikalikan jarak antara
gaya berat kapal dan gaya tekanan keatas.
Gambar 1.5: Momen kopel
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 5
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Besarnya kemampuan untuk menegak kembali kapal itu adalah sebesar = W x GZ.
Atau jika dituangkan dalam bentuk rumus akan berbentuk:
Mp = W x GZ
Dimana:
Mp adalah Momen penegak
Ditinjau dari hubungan-hubungan yang ada antara kedudukan titik berat (G) dan
Metasentrumnya (M), sebuah kapal mungkin memiliki stabilitas sebagai berikut:
1. Stabilitas mantap (stabilitas positif), apabila kedudukan metasentrumnya (M) lebih
tinggi dari pada kedudukan titik beratnya (G), Sebuah kapal yang memiliki stabilitas
mantap sewaktu kapal menyenget, kapal memiliki kemampuan untuk menegak kembali.
2. Stabilitas goyah (stabilitas negatif), apabila kedudukan metasentrumnya (M) lebih
rendah dari pada kedudukan titik beratnya (G). Sebuah kapal yang memiliki stabilitas
goyah (stabilitas negatif) ini sewaktu kapal menyenget. Kapal tidak memiliki
kemampuan untuk menegak kembali, tetapi bahkan sengetnya semakin besar.
3. Stabilitas netral, apabila kedudukan titik beratnya berimpit dengan kedudukan
metasentrumnya. Sebuah kapal yang memiliki stabilitas netral ini sewaktu menyenget,
kapal tidak memiliki kemampuan untuk menegak kembali demikian pula tidak
bertambah menyenget lagi.
Perbedaan terhadap jenis stabilitas sebagaimana tersebut diatas hanya berlaku
didalam hal stabilitas awal saja. Mengapa demikian, sebab sudah jelas bahwa kapal yang
menyenget dengan sudut-sudut yang besar, pada akhirnya kapal akan menjadi goyah dan
terbalik.
1.2. Metode-Metode Perhitungan Stabilitas
1.2.1. Metode Integrator Dari Fellows - Schulz
K adalah jarak titik keel ke garis kerja gaya tekan ke atas atau dapat kita katakan k
adalah jarak horizontal dari titik tekan B ke garis UU untuk suatu sudut oleng tertentu.
Pada prinsipnya harga k ini dapat diperoleh sebagai berikut. Kita tinjau suatu kapal
dengan sudut oleng = . Untuk tiap-tiap perubahan garis air akan mengakibatkan
perubahan dan letak titik tekan B .
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 6
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Sehingga untuk tiap tiap sudut yang berlainan kita dapatkan harga k yang
[Link] k atau NK sin ini dapat dicari bila mengetahui momen dari pada volume
di bawah tiap garis terhadap garis sumbu UU serta volume displasementnya.
K = momen terhadap UU
Momen volume terhadap sumbu UU dan volumenya dapat diperoleh dengan
mempergunakan alat integrator.
Pelaksanaan:
Tiap tiap station menurut pembagian Tchebycheff atau simpson kita gambarkan
utuh pada selembar kertas kalkir. Untuk memudahkan melihatnya, maka antara station di
depan dan di belakang midship di bedakan, misalnya untuk station yang didepan midship
digambar dengan garis penuh, dan untuk yang dibelakang midship dengan garis putus
putus.
Garis air penuh WL memotong sumbu tegak dititik 0. Dengan pusat K buatlah busur
lingkaran diluar gambar station station tersebut dan pada busur lingkaran itu tentukan
sudut 10O,20O,30O,40O,50O,60O.
Pada sumbu OK kita bagi menjadi empat bagian yang sama yaitu KA, AB, BC, CO.
Lalu pada kertas putih yang terpisah kita gambarkan garis sumbu UU, kira-kira sepanjang
mistar dari integrator. Kertas putih ini dapat digeser dibawah gambar station station pada
kertas kalkir, sehingga sumbu UU akan melalui titik K dan membentuk sudut oleng yang
dikehendaki.
Kemudian kita tarik dengan pensil pada kertas kalkir ena buah garis air yang tegak
lurus sumbu UU dan melalui titik K, A, B, C, O dan D.
Garis air yang dilalui D harus mempunyai volume dibawah garis air yang tidak lebih
kecil dari volume kapal dibawah garis air muatan penuh (WL) pada saat kapal tegak.
Bila hal ini terjadi, maka jarak OD akan kita perbesar. Pelaksanaan di atas ini hanya
sesuai untuk perhitungan stabilitas dengan sudut-sudut oleng sampai 60o atau 75o..
Karena untuk sudut oleng yang lebih besar dari 60oatau 75o kita akan mendapatkan
harga-harga k untuk beberapa harga yang terlalu berdekatan, sedangkan untuk sudut
oleng 90o hanya menghasilkan satu harga K karena garis K, A, B, C, O, D yang tegak lurus
sumbu UU akan terletak pada satu garis sehingga hanya terbentuk satu garis air saja.
1.2.2. Metode Planimeter Dari Doyere, Middendorf Dan Liddell.
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 7
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Panjang kapal (Lpp) kita bagi atas beberapa penampang melintang (station). Tiap
tiap station kita gambar secara utuh dalam satu gambar body plan. Ukur kertas kita
sedemikian sehingga pada saat planimeter digunakan, roda planimeter tidak keluar dari
kertas gambar.
Bagian kapal yang ada dibawah garis air kita bagi menjadi beberapa bagian
memanjang yang tegak lurus garis air tersebut menurut garis tegak lurus O,A,B,C dan D.
Dari bagian O-A, O-B, O-C dan O-D kita hitung luas stationnya dengan
menggunakan alat planimeter, sehingga mendapat volume bagian O-A,O-B,O-C,O-D.
Volume bagian O B kita gambarkan sebagian ordinat pada titik B tegak lurus absis
WL.
Hal yang saa kita lakukan untuk setiap pembagian [Link] titik awal di O
mempunyai volume bagian nol meter kubik.
Sedangkan ordinat D (ordinat akhir), merupakan volume bagian kapal yang ada
dibawah garis air W L . Lengkung volume dari O-D dapat dihitung dengan
menggunakan plani meter dan dengan membagi hasil tersebut dengan volume kapal denga
dibawah garis air.
Untuk ini dapat kita ulangi lagi dengaan cara yang sama untuk setiap sudut oleng
dan beberapa garis air, sehingga didapat beberapa hubungan antara K, dan . Hubungan
hubungan tersebut dapat kita gambarkan dalam suatu diagram panto carane.
1.2.3. Metode Krylov
Metode ini mula-mula akan dicari bukan harga K, tetapi I = NB sin . Untuk
mendapatkan I = NB sin untuk sudut-sudut lanjut pada metode ini didasarkan pada
displacement yang tetap. Maka untuk setiap sudut oleng yang digambar harus dikoreksi
garis airnya, sehingga garis air pada setiap sudut oleng mempunyai displacement yang
[Link] menggambarkan garis air tersebut, ada 2 cara salah satunya adalah sebagai
berikut:
Untuk membuat garis air pada sudut oleng d yang sebenarnya pertama-tama kita
lukis garis air bantu pada sudut oleng kemiringan d yaitu garis air W1L1. Garis air W1L1
ini memotong garis air W0L0 menurut sumbu memanjang kapal yang melalui titik berat
F dari garis air W0L0
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 8
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Kemudian baru dilukiskan garis air pada kemiringan d yang sebenarnya yaitu
W1L1 dimana garis air ini sejajar garis air W1 L1 pada jarak t. Jadi displacement kapal
dibawah garis air W1L1 adalah sama dengan displacement kapal di bawah garis air
W0L0.
Volume lapisan antara W1L1 dan W1L1 = txAw
t = tebal lapisan antara W1L1 dan W1 L1
Aw= luas garis air
Dimana volume lapisan antara W1L1 dan W1 L1 adalah sama dengan selisih volume
baja dan baja keluar = V1 V2
V1= Volume baja yang masuk ke dalam air
V2= Volume baja yang keluar dari air
Jadi : t x Aw = V1 V2
V1 V2
t=
Atau secara singkat di dalam perhitungan dengan cara metode ini kita dapat
menggunakan tabel III.7 ; III.8 dan III.9. Dimana tabel III.7 berguna untuk menghitung
titik berat garis air yang baru terhadap sumbu putar yaitu e dan MB.
Tabel III.8 berguna untuk menghitung harga lengan stabilitas bentuk I. Dan dari
harga-harga I dapat digambar lengan stabilitas bentuk. Dimana diagram lengan stailitas
bentuk ini akan digunakan untuk menentukan lengan stabilitas untuk displacement yang
sesuai dan harga ini dimasukan ke dalam tabel 3.9.
Tabel III.9 berguna untuk menghitung lengan stabilitas statis h dan lengan stabilitas
dynamis d.
Dan harga-harga h dan d untuk bermacam-macam sudut oleng dapat oleng dapat kita
gambarkan lengkung lengan stabilitas statis dan lengkung lengan stabilitas dynamis.
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 9
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
1.3. Langkah Perhitungan Stabilitas
1.3.1. Metode Krylov
Dalam pengerjaan metode ini ada beberapa langkah perhitungan, diantaranya:
1. Perhitungan LWT kapal dan titik berat bagian LWT kapal, sehingga akan di dapat sarat
kapal kosong.
2. Perhitungan Ya dan Yb.
3. Perhitungan Volume tangki.
4. Penentuan kondisi dan grafik LC
1.3.2. Metode Software Maxsurf
Metode numeric yang di gunakan adalah dengan menggunakan software Hydromax.
Tahapan- tahapan pengerjaannya adalah:
1. Pembuatan model.
2. Pembuatan input tangki.
3. Penentuan loadcase.
4. Penentuan sudut oleng.
5. Running stabilitas analisis.
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 10
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
BAB II
PERHITUNGAN UMUM
Sebelum perhitungan-perhitungan stabilitas sebuah kapal mulai dikerjakan, kedudukan
titik berat (G) kapal dalam kedaan kosong atau kedudukan titik berat pada saat itu, tergantung
pada keadaan sebelum perhitungan-perhitungan itu dilakukan. Kedudukan titik berat setiap
muatan yang dibongkar atau yang muat dikapal harus diketahui secara tepat (disamping harus
diketahui juga bobot setiap muatan yang dimuat atau yang dibongkar itu, sebab setiap adanya
perubahan bobot di kapal akan mengakibatkan berubahnya kedudukan titik berat kapal
semula (sebelum dilakukan kegiatan bongkar-muat). Didalam praktek, pada umumnya tidak
mungkin dapat mengetahui baik bobot maupun kekdudukan titik berat setiap muatan yang
dimuat maupun yang dibongkar secara tepat benar. Sekalipun demikian, kita harus dapat
memperkirakan kedudukan titik berat setiap muatan (bobot) yang dimuat dan dibongkar itu
sedemikan rupa, sehingga nilai-nilainya yang diperkirakan itu sedekat mungkin mendekati
kebenaran, sebab apabila nilai-nilainya yang diperkirakan itu jauh dari kenyataannya, maka
akan mengakibatkan salah perhitungan yang sangat berarti, sehingga kesalahan yang terjadi
tidak dapat diabaikan.
2.1. Perhitungan LWT
2.1.1. Pengertian Umum
Merupakan berat komponen kapal yang bersifat tetap. Pada umumnya dapat dibagi
menjadi tiga bagian besar, yaitu:
a. Berat baja badan kapal (berat korpus) yaitu berat badan kapal, bangunan atas
(superstructure) dan perumahan geladak (deck house)
b. Berat peralatan yaitu berat dari seluruh peralatan antara lain jangkar, rantai jangkar,
mesin jangkar, tali temali, capstan, mesin kemudi, mesin winch, derrick boom, mast,
ventilasi, alat-alat navigasi, life boat, davit, perlengkapan dan peralatan dalam kamar-
kamar, dll.
c. Berat mesin pnggerak beserta instalasi pembantunya yaitu berat motor induk, motor
Bantu, ketel, pompa-pompa, separator, botol angina, cooler, intermediate shaft,
propeller shaft, bantalan-bantalan poros, reduction gear, dan keseluruhan peralatan
yang ada di kamar mesin.
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 11
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Perhitungan berat kapal kosong (LWT) pada saat kapal akan diluncurkan meliputi:
a. Berat baja kapal dari lunas sampai geladak teratas.
b. Berat superstructure.
c. Berat forecastle deck dan permesinan utamanya.
d. Berat kamar mesin.
e. Berat baling-baling dan poros diluar kamar mesin.
Perhitungan penyerabaran berat dengan metode Lloyds Register 1964, dibagi menjadi dua
bagian, yaitu:
a. Penyebaran berat sampai geladak teratas.
b. Penyebaran berat bagian khusus.
2.1.2. Perhitungan LWT Kapal
Data kapal:
Type : Fishing Vessel
Lpp : 64.26 m
Lwl : 66.83 m
B : 13.13 m
H : 7.21 m
T : 4.91 m
Cb : 0.51
Vs : 16.60 knot
Berat kapal kosong (Light Weight Tonnage) pada saat akan diluncurkan meliputi:
a. Berat baja kapal dari lunas sampai geladak teratas.
b. Berat poop deck.
c. Berat forecastle.
d. Berat mesin.
e. Berat baling baling dan poros diluar kamar mesin.
Perhitungan penyebaran berat dengan Metode Lloyds Register 1964, dibagi menjadi dua
bagian yaitu:
a. Penyebaran berat sampai geladak teratas.
b. Penyebaran berat bagian khusus.
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 12
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
[Link].Berat Baja Kapal Dari Lunas Sampai Geladak Teratas
Penyebaran berat kapal sampai dengan geladak teratas terdiri dari dua bagian
yaitu:
a. Penyebaran berat pada AP sampai dengan FP.
b. Penyebaran berat pada bagian luar pada bagian AP sampai dengan FP.
[Link].Berat Antara AP Sampai Fp
( berdasarkan LR 1964 hal : 70 )
didapatkan rumus :
4
m = 43.4 x H x ( Lpp/10 ) [ ton / m ]
dimana :
H = ( c1 x B ) + ( c2 x D ) + ( c3 x d ) + ( c4 x Wo x Nt ) + c5 ( 2.5 x h )
( sesuai dengan LR 1964 hal : 72 gambar I-b diperoleh )
c1= 1.63 ; c2 = 0.88
c3 = 0.84 ; c4 = 0.63
c5= 7.13 ( sesuai dengan LR 1964 hal : 72 gambar 2 )
Wo= 0.26 ( sesuai dengan LR 1964 hal : 72 gambar 1a )
Nt= 5 ( jumlah sekat )
D= H ( tinggi kapal kapal sampai geladak utama )
d= T ( sarat kapal penuh )
h= tinggi dasar ganda ( sesuai dengan BKI 2003 Volume II )
= 350+(45B) = 940.85
= 940.85 [ mm ]
= 1.00 [ m]
maka :
H = ( 1,63 x 13,13) + ( 0,91 x 7,21 )+ ( 0,91 x 4,91 )
+ (1,00 x 0,26 x 5) + ( 5) ( 2,5 x 1 )
= 42.228
sehingga :
m= 43,4 x H x ( Lpp / 104 )
= 43,4 x 42.228 x (64,26 / 104 )
= 11.777 [ ton / m ]
Dari harga m yang diperoleh dengan membuat table dimana harga m
dikalikan dengan harga a ( harga a sesuai dengan LR 1964hal : 74 75
gambar 3 dan 4 ), hasilnya disimsonkan. Maka diperoleh berat kapal
kosong dan AP- FP dan titik berat terhadap midship kapal.
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 13
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.1. Perhitungan berat antara AP dan FP
Station a q = m.a s q.s n q.s.n
0 0.36 4.24 1.00 4.24 -10.00 -42.40
1 0.58 6.83 4.00 27.32 -9.00 -245.90
2 0.61 7.18 2.00 14.37 -8.00 -114.94
3 0.69 8.13 4.00 32.50 -7.00 -227.53
4 0.78 9.19 2.00 18.37 -6.00 -110.23
5 0.83 9.77 4.00 39.10 -5.00 -195.50
6 0.87 10.25 2.00 20.49 -4.00 -81.97
7 0.93 10.95 4.00 43.81 -3.00 -131.43
8 0.97 11.42 2.00 22.85 -2.00 -45.69
9 1.00 11.78 4.00 47.11 -1.00 -47.11
10 1.00 11.78 2.00 23.55 0.00 0.00
11 0.98 11.54 4.00 46.17 1.00 46.17
12 0.96 11.31 2.00 22.61 2.00 45.22
13 0.30 3.53 4.00 14.13 3.00 42.40
14 0.87 10.25 2.00 20.49 4.00 81.97
15 0.84 9.89 4.00 39.57 5.00 197.85
16 0.75 8.83 2.00 17.67 6.00 105.99
17 0.64 7.54 4.00 30.15 7.00 211.04
18 0.50 5.89 2.00 11.78 8.00 94.21
19 0.38 4.48 4.00 17.90 9.00 161.11
20 0.18 2.12 1.00 2.12 10.00 21.20
S1= 516.30 S2 = -235.54
W dari AP-FP
= 1/3 x h x S1
= 1/3x(64,26/20)x 516.298
= 552.9546413 ton
LCG = ( S2/ S1 ) x Lpp/20
= -235.537 / 516.298 x 64,26/ 20
= -1.465784672 ( di belakang midship )
KG = 0.6 x H
= 0.6 x 7.21
= 4.33
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 14
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
a. Berat kontruksi badan kapal dibelakang AP.
L1 = 0.67 9.48 m
atas
h1= tengah
2.000 m bawah
h2=
A2
A1 A3 5.510 m
h=2.19 m
Keel
G2 AP
G1
- Berat dari AP ke buritan
W = 0.01133 x m x Lpp
= 0.01133 x 11.777 x 64.26
= 8.574 ton
- Titik berat dari AP ke buritan
LCG = - Lpp/ 2 - {[ A1 x G1] + [ A2 x G2] + [A3 x G3]} / { A1 + A2 + A3)
Dimana : A1= P x H
= 9.48 x 2.000
2
= 18.96 m
A2= 1/2 x L1 x h
= 1/2 x 0.67 x 2.00
2
= 0.67 m
G1 = Titik berat A1 terhadap AP
= 1/2 x 9.48
4.74 m
G2 = Titik berat A2 terhadap AP
= ( 1/3 x 0.6700 ) + 9.4800
= 9.703 m
A3= Luas A3
= 2/3 x 9.48 x 5.510
2
= 34.82 m
G3 = Titik berat A3 terhadap AP
= 2/3 x 9.48
= 6.32 m
LCG = -37.941491 m ( dibelakang midship ) 5.81149 37.94149
KG = {[ A1 x ( h+h2 +h1 /2)] + [ A2 x (h+2/3h2 } / { A1 + A2 }
= 8.61 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 15
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
b. Berat kontruksi badan kapal didepan FP.
L= 5.1554 m atas
tengah
bawah
t= 2.84 m
h= 4.91 m
- Berat dari FP ke haluan
W = 0,00175 x m x Lpp
= 0.00175 x 11.777 x 64.26
= 1.324 ton
- Titik berat dari FP ke haluan
LCG = Lpp/ 2 + 1/3 x L
= 33.85 m
KG = 2/3 x t +h
= 6.80
[Link].Berat Poop Deck
atas atas
tengah
bawah tengah
bawah
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 16
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.2. Perhitungan luas poop deck bagian bawah
No B/2 FS B/[Link]
1 1.0941 1 1.0941 Panjang = 16.8158 m
2 5.5109 4 22.0436 DL = 2.101975 m
3 5.9952 2 11.9904 Luas = 2/3 x DL x 143.131
2
4 6.1117 4 24.4468 = 200.572276 m
5 6.2278 2 12.4556
6 6.3408 4 25.3632
7 6.4568 2 12.9136
8 6.5648 4 26.2592
9 6.5648 1 6.5648
S1= 143.1313
Tabel 2.3. Perhitungan luas poop deck bagian tengah
No B/2 FS B/[Link]
1 1.0941 1 1.0941 Panjang = 16.8158 m
2 5.5109 4 22.0436 DL = 2.101975 m
3 5.9952 2 11.9904 Luas = 2/3 x DL x 143.131
2
4 6.1117 4 24.4468 = 200.572276 m
5 6.2278 2 12.4556
6 6.3408 4 25.3632
7 6.4568 2 12.9136
8 6.5648 4 26.2592
9 6.5648 1 6.5648
S1= 143.1313
Tabel 2.4. Perhitungan luas poop deck bagian atas
No B/2 FS B/[Link]
1 1.0941 1 1.0941 Panjang = 16.8158 m
2 5.5109 4 22.0436 DL = 2.101975 m
3 5.9952 2 11.9904 Luas = 2/3 x DL x 143.131
4 6.1117 4 24.4468 = 200.572276 m2
5 6.2278 2 12.4556
6 6.3408 4 25.3632
7 6.4568 2 12.9136
8 6.5648 4 26.2592
9 6.5648 1 6.5648
S1= 143.1313
Tabel 2.5. Perhitungan volume poop deck
Bagian Luas (A) FS [Link]
Atas 200.5723 1 200.5723 Tinggi = 2.2 m
Tengah 200.5723 4 802.2891 DT = 1.1 m
Bawah 200.5723 1 200.5723 Volume = 1/3 x DT x 1203.43
S1 = 1203.4337 = 441.259008 m3
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 17
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
- Berat poop deck :
Wv = 0,1292 x Volume [ ton ]
= 0.1292 x 441.3 [ ton ]
= 57.010664 [ ton ]
- Titik berat poop deck :
Lpoop = 16.82 m
Qd = 4 x Qb
Wv = ( Qd + Qb ) x Lpoop/2
= ( 5 Qb) x 11.91
16.82/2 / 2
dimana:
Qb = 2 Wv / ( 5 Lpoop )
= 1.356 [ ton / m ]
Luas dan titik berat segiempat :
A1 = Lpoop x Qb
= 16.82 x 1.356
2
= 22.804266 [ m ]
G1 = Lpoop / 2
= 16.8158 / 2
= 8.4079 [ m]
Luas dan titik berat segitiga :
A2 = ( Lpoop / 2 ) x 3 x Qb
= 34.206398 [ m2 ]
G2 = Lpoop / 3
= 16.82 / 3
= 5.6052667 [ m ]
Titik berat trapesium :
G = (( A1 x G1 ) + ( A2 x G2 )) / (A1 +A2 )
= 6.72632 [ m]
Jarak titik berat ke midship :
LCG = -((Lpp/2) + 4,5) + ( Lpoop G )
= -27 [ m]
KG = 1/2 x t +H
=1/2 x 2.2 + 7.21
= 8.31 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 18
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
[Link].Berat Forecastle Deck
atas
tengah
bawah
Tabel 2.6. Perhitungan luas forecastle deck bagian bawah
No B/2 FS B/[Link]
1 0.0000 1 0 Panjang = 7.38 m
2 0.5672 4 2.269 DL = 0.9225 m
3 0.9392 2 1.878 Luas = 2/3 x DL x S1
2
4 1.3425 4 5.37 = 26.5012 m
5 1.7690 2 3.538
6 2.2191 4 8.876
7 2.6508 2 5.302
8 3.0828 4 12.33
9 3.5270 1 3.527
S1= 43.09
Tabel 2.7. Perhitungan luas forecastle deck bagian tengah
No B/2 FS B/[Link]
1 0.0000 1 0 Panjang = 8.0510 m
2 0.4213 4 1.685 DL = 1.00638 m
3 0.7795 2 1.559 Luas = 2/3 x DL x S1
4 1.1973 4 4.789 = 27.3035 m2
5 1.6697 2 3.339
6 2.1495 4 8.598
7 2.5925 2 5.185
8 3.0221 4 12.09
9 3.4516 1 3.452
S1= 40.7
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 19
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.8. Perhitungan luas forecastle deck bagian atas
No B/2 FS B/[Link]
1 0.0000 1 0 Panjang = 9.2326 m
2 0.4024 4 1.6096 DL = 1.54 m
3 0.7758 2 1.5516 Luas = 2/3 x DL x S1
2
4 1.2210 4 4.884 = 44.2668 m
5 1.7246 2 3.4492
6 2.2508 4 9.0032
7 2.7790 2 5.558
8 3.3125 4 13.25
9 3.8460 1 3.846
S1= 43.152
Tabel 2.9. Perhitungan volume forecastle deck
Bagian Luas (A) FS [Link]
Atas 26.5012 1 26.501 Tinggi = 2.20 m
Tengah 27.3035 4 109.21 DT = 1.10 m
Bawah 44.2668 1 44.267 Volume = 1/3 x DT x 179.98
3
S1 = 179.98 = 66 m
- Berat forecastle deck :
W = 0.0892 x Volume [ ton ]
= 0.09 x 66 [ ton ]
= 5.89 [ ton ]
- Titik berat poop deck :
LCG = ( Lpp/2 + ls ) ( 2/3 + lf )
Dimana : ls = panjang FP sampai sekat tubrukan
= 4.42 m (TR III Profile Construction )
lf = 7 m
LCG = 31.6 m
KG = 1/2 x t +H
= 1/2 x 2.20 + 7.2
= 8.3 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 20
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
[Link].Berat Mesin Dan Kamar Mesin
Untuk menghitung berat kamar mesin adalah sebagai berikut :
1. Perhitungan tahanan kapal. (TR III General Arrangement )
2. Perhitungan daya dorong motor pengerak utama (TR III General Arrangement )
3. Penentuan spesifikasi dan berat mesin.
[Link].1. Penentuan spesifikasi dan berat mesin
Berdasarkan BHP dari kapal kita dapat memilih spesikasi mesin yang
dikeluarkan Pabrik mesin sebagai berikut :
Daya : 1900 Hp Tinggi : 1.4297 m
Berat : 3.152 ton Lebar : 1.4952 m
Panjang : 2.008 m
[Link].2. Penentuan berat mesin dan kamar mesin
- Berat kamar mesin :
W = Wm + Wae + ( 0.044 Lpp - 1.17 ) x le
Wm = berat mesin
= 3.152 [ ton]
Wae = berat mesin bantu
= 0.56 x ( BHP ) 0.7
0.7
= 0.56 x 1900
= 110.49 [ ton]
le = panjang kamar mesin
= 7.2 [ m ]
W= 126 [ ton]
- Titik berat kamar mesin :
Distribusi berat berbentu segi empat
LCG = ( a + 1/2 le ) - Lpp/2
Dimana a = jarak sekat kamar mesin ke AP
= 11.2 [ m]
LCG = -17.33
KG = H/2
= 1.4297 /2
= 0.71485 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 21
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
[Link].Berat Baling-Baling Dan Poros Diluar Kamar Mesin
- Berat baling-baling dan poros :
W = Ls x ( 0.0164 x Lpp + S )
Ls = panjang poros diluar kamar mesin
= 2.38 [ m ]
S = merupakan fungsi ( Ls / L ) ( LR hal 76 gambar 5a )
L = panjang kapal ( Lpp )
Ls / L = 0.0371
S 5
W '= 14.420 [ ton]
- Titik berat baling-baling dan poros :
Distribusi berat berbentu segi empat
LCG = ( a + 1/2 ls ) - Lpp/2
= -19.7 m
KG = 1.02 m
[Link].Berat Ruangan Dibawah Bridge Deck
t = 2.6 m
a= 5.48 m L= 11.2 m
AP
Lebar Bridge Deck (b) = 9.1982 m
V= Lxtxb
2
= 267.8348 m
W = 0.1185 x V
= 31.73843 ton
LCG = a + l/2 -Lpp/2
= -21.05475 m
KG = H + 2t + t/2
= 13.71 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 22
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
[Link].Berat Ruangan Dibawah Navigation Deck
t= 2.40 m
a= 2.00 m m
11.20
AP
Lebar Navigation Deck (b) = 7.60 m
Distribusi berbentuk segi tiga
V= Lxtxb
2
= 204.2988 m
W = 0.1185 x V
= 24.2094 ton
LCG =a + l/2 -Lpp/2
= -24.53 m
KG = H + 3t + t/2
= 15.61 m
[Link]. Berat Ruangan Dibawah Top Deck
t= 2.4 m
m
a= 0.00m L= 11.20
AP
Lebar Top Deck (b) = 5.98 m
Distribusi berbentuk segi tiga
V= Lxtxb
= 160.62144 m2
W= 0.1185 x V
= 19.03364064 ton
LCG = a + l/2 -Lpp/2
= -26.53 m
KG = H + 4t + t/2
= 18.01 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 23
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
[Link]. Berat Peralatan Diujung Depan
w = 43.75 x Lpp2
1 x 104
= 18.066 ton
Distribusi berbentuk segi empat sepanjang 0.02xLpp
LCG = Lpp/2+0.035 Lpp
= 34.3791 m
KG = H +2+ t/2
= 9.825 m
[Link]. Berat Peralatan Diujung Belakang
w = 10.94 x Lpp2
4
1 x 10
= 4.518 ton
Distribusi berbentuk segi empat sepanjang 0.02xLpp
LCG = -Lpp/2
= -32.130 m
KG = H + t + t/2
= 8.41 m
I.12. BERAT TANKI CERUK HALUAN
L= 7.3796m
H = 6.85m
m
L = 4.0882
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 24
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
[Link]. Berat Tanki Ceruk Haluan
NO a S AxS
1 3.9158 1 3.9158
2 5.9549 4 23.8196
3 7.8641 2 15.7282
4 10.1004 4 40.4016
5 12.53 2 25.06
6 15.0223 4 60.0892
7 17.7057 2 35.4114
8 20.4576 4 81.8304
9 23.2843 1 23.2843
S= 281.805
Distribusi berbentuk segi tiga
V =( 1/3) x L/8 x S
= 86.650 m
W = 0.0538 x V
= 4.66178999 ton
LCG = L/2 +Lpp/2
= 35.8 m
KG = (H x 2/3)+Db
= 5.57 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 25
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
[Link]. Berat Tanki Ceruk Buritan
NO a S AxS
1 11.6407 1 11.6407
2 21.4792 4 85.9168
3 37.1956 2 74.3912
4 68.6821 4 274.728
5 82.3172 2 164.634
6 87.5296 4 350.118
7 89.7659 2 179.532
8 91.9816 4 367.926
9 92.1004 1 92.1004
S1= 1503.43
Distribusi berbentuk segi tiga
V = ( 1/3) x l/8 x S
= 590.115 m
W = 0.0538 x V
= 31.748 ton
LCG = (l/2L-Lpp/2)
= -27.41985
KG = 2,6465 + (H x 2/3)
= 6.87 m
Distribusi berbentuk segi tiga
V = ( 1/3) x l/8 x S
= 1320.051 m
W = 0.0538 x V
= 71.019 ton
LCG = (l/2L-Lpp/2)
= 41.1586
KG = 2,6465 + (H x 2/3)
= 247.93 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 26
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
[Link]. Perhitungan Berat Total
Tabel 2.10. Perhitungan berat kapal
No Bagian Berat LCG Momen KG Momen
1 Badan AP- FP 552.95 -1.47 -810.51 4.33 2392.08
Belakang AP 8.57 -37.94 -325.32 8.606 73.79
Depan FP 1.32 33.85 44.83 6.800 9.01
2 Poop deck 57.01 -26.54 -1513.09 8.3 473.76
3 Forecastle deck 5.89 31.63 186.19 8.3 48.92
4 Mesin dan Kamar Mesin 125.57 -17.33 -2176.19 0.715 89.77
5 Propeler dan Poros 14.420 -19.739 -284.63 1.020 14.71
6 Berat Windlast 4.69 29.27 137.39 11.9 55.88
7 Dibawah Bridge Deck 31.74 -21.0548 -668.24 13.71 435.13
8 Dibawah navigator deck 24.21 -24.53 -593.86 15.6 377.91
9 dibawah top deck 19.03 -26.53 -504.96 18.0 342.80
10 peralatan diujung depan 18.07 34.38 621.09 9.83 177.50
11 peralatan diujung belakang 4.52 -32.13 -145.15 8.41 37.99
12 tanki ceruk haluan 4.66 35.82 166.98 5.6 25.97
13 tanki ceruk buritan 31.75 -27.42 -870.53 6.87 217.96
14 Freezer 40 5.58 223.20 4.26 170.40
15 Mast and boom 37 5.59 206.83 1.785714286 66.07
16 Purse Winch 32 6.98 223.36 6.87 219.69
17 Life Boat, Alat Tangkap dan Storage 70 0 0.00 13.71 959.7
S1 = 1083.41 S2 = -6082.62 S3 = 6189.03
LWT = 1083.41 Ton
LCG = S2/S1 = -5.614 m
KG = S3/S1 = 5.7125 m
Berdasarkan berat yang diperoleh, maka sarat rata-rata kapal kosong dapat ditentukan dengan
membaca kurva hidrostatik, dan diperoleh besar sarat kapal kosong adalah T = 3.10 m
KOREKSI DISPLACEMENT DWT LWT SELISIH
RU 2259.737 1167.54 1092.20 8.78
HYDRO 2259.737 1167.54 1092.20 8.78
Vol. Dis-DWT 2252.22472 1167.54 1084.69 1.27
1/3 Displacement 2252.22472 1167.54 1084.69 1.27
Koreksi RU -0.8
Koreksi Hidro -0.8
Koreksi ukuran utama -0.1
Koreksi Perbandingan -0.1
LPP = 64.26 m
Skala [Link] = 2900 ton
Massa Jenis Air Laut = 1,025 ton/ m3
Panjang garis di LPP = 31.03 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 27
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
2.2. Perhitungan Ya Dan Yb
2.2.1. Pengertian Umum
Meupakan Metode pengukuran sudut oleng kapal yang ditinjau biasanya meliputi
10, 20, 30, 40, 50, 60, 70, 80, dan [Link] dengan menentukan harga 1 = NB sin .
Untuk mendapatkan 1 = NB sin untuk setiap sudut-sudut lanjut pada metode ini
didasarkan pada displacement yang tetap (constant). Maka untuk setiap sudut oleng yang
digambar harus dikoreksi garis airnya, sehingga garis air pada setiap sudut oleng
mempunyai displacement yang sama Perhitungan Ya & Yb.
Gambar 2.1: Lines plan
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 28
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.2: Contoh perhitungan Ya dan Yb
Berikut langkah pengerjaan metode ini:
1. Panjang kapal (Lpp) kita bagi atas beberapa penampang melintang (station) menurut
dalil Simpson atau Tchebycheff. Menurut pembagian di atas, tiap-tiap station kita
gambar secara utuh dalam satu gambar bodyplan.
Gambar 2.3: Gambar body plan digambar secara utuh
2. Untuk pembuatan lengan stabilitas bentuk dengan ordinat sama dengan 1 = NB sin ,
maka paling sedikit dibutuhkan empat keadaan displacement. Displacement ini dapat
dipilih pada sarat dimana kapal dengan muatan penuh, sarat pada saat kapal kosong ,
dan dua sarat lagi yang terletak di antara kedua sarat penuh dan kosong.
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 29
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.4: Penentuan empat keadaan sarat
3. Biasanya sudut oleng yang ditinjau biasanya meliputi 10, 20, 30, 40, 50, 60, 70, 80, dan
90. Untuk memperoleh perhitungan yang lebih teliti sudut oleng dapat diambil tiap
perbedaan [Link] untuk menentukan titik berat garis air yang merupakan sumbu putar
dan harga MB untuk suatu keadaan tertentu digunakan tabel perhitungan untuk:
a. Luas garis air
b. Momen statis
c. Momen inersia
d. Titik berat garis air
e. Momen inersia garis air
4. Setelah penggunaan tabel perhitungan diatasatau sebelumnya (butir 3), maka sekarang akan
kita terangkan cara mengukur Ya dan Yb. Untuk ini akan lebih jelas kalau kita melihat
contoh gambar-gambar dibawah ini untuk beberapa macam keadaan.
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 30
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.5: Gambar contoh-contoh pembacaan Ya ; Yb ; Ya : Yb
Hasil pengukuran Ya Yb kita masukan dalam perhitungan tabel. Nantinya kita akan
mendapatkan harga MB. Untuk kapal yang dalam kedudukan tegak harga e = 0. Dari
hasil perhitungan tabel ini maka kita dapat memperoleh untuk notasi II suatu harga e.
Gambar 2.6: Gambar penggambaran garis air pada displacement yang sebenarnya
Dari titik berat garis air W0L0, yaitu O kita ukurkan OB = e pada WoLo (lihat gambar
diatas). Bila harga e positif maka OB diukurkan ke arah bagian yang masuk (ke
kanan/kearah Ya), sedang bila harga e negative maka OB diukurkan ke bagian yang keluar
(ke kiri/kearah Yb) bila letak Ya dan Yb seperti tertera pada gambar.
Gambar 2.7: Gambar penggambaran garis air bantu
Kita gambarkan garis air bantu W1 L1 yang membentuk sudut 10 dengan W0 L0 pada
titik O. Dari titik O ini kita lakukan pengukuran harga Ya dan Yb untuk setiap station dan
dimasukan didalam tabel perhitungan untuk sudut [Link] garis air W1L1 melalui B
sejajar garis air bantu W1L1. Ukurkan OC sama dengan e dan tarik CO W1L1
sehingga memotong W1L1 di [Link] garis air bantu W2L2 melalui O membentuk 10
dengan garis air [Link] tersebut diatas kita ulangi lagi hingga semua garis air sampai
dengan sudut [Link] MB ini kita lakukan untuk keempat macam keadaan sarat
yang telah dipilih pada butir 2. Untuk satu sarat kita gunakan 10 buah tabel yaitu untuk 0
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 31
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
sampai dengan 90. Jadi untuk empat macam keadaan dibutuhkan 40 lembar tabel
perhitungan.
Gambar 2.8: Gambar garis air bantu dan garis air sebenarnya untuk suatu displacement
yang tertentu dari 0 sampai dengan 90
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 32
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
2.2.2. Perhitungan Ya dan Yb Kapal
Tabel 2.11: Tabel Ya Yb Sudut 0 sarat 3.097 m (Belakang)
LWT = 1083.41 Ton
SUDUT = 0 SARAT = 3.097 m Volume = 1056.988161 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B4 4 0.53 0.53 2.12 2.12 1.12 1.12 0.60 0.60
B5 2 1.59 1.59 3.18 3.18 5.04 5.04 8.01 8.01
B6 4 2.82 2.82 11.28 11.28 31.79 31.79 89.62 89.62
B7 1 4.09 4.09 4.09 4.09 16.69 16.69 68.19 68.19
20.66 20.66 54.65 54.65 166.41 166.41
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 38.280
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 0.000
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 102.786
Tabel 2.12: Tabel Ya Yb Sudut 0 sarat 3.097 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 4.09 4.09 4.09 4.09 16.69 16.69 68.19 68.19
T2 4 5.81 5.81 23.24 23.24 135.02 135.02 784.45 784.45
T3 2 6.20 6.20 12.40 12.40 76.92 76.92 477.07 477.07
T4 4 6.21 6.21 24.82 24.82 154.04 154.04 955.94 955.94
T5 2 5.73 5.73 11.47 11.47 65.76 65.76 377.03 377.03
T6 4 4.26 4.26 17.02 17.02 72.45 72.45 308.34 308.34
T7 1 1.61 1.61 1.61 1.61 2.59 2.59 4.16 4.16
94.65 94.65 523.47 523.47 2975.19 2975.19
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 504.808
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = 0.000
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 5289.233267
Tabel 2.13: Tabel Ya Yb Sudut 0 sarat 3.097 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 1.61 1.61 1.61 1.61 2.59 2.59 4.16 4.16
D2 4 0.85 0.85 3.40 3.40 2.89 2.89 2.46 2.46
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
5.01 5.01 5.48 5.48 6.62 6.62
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 17.057
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 0.000
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 7.515
e= 0.000 m e/2 = 0.0 m
Io = 5399.534 m4
Ikor = 0.000 m4
Io-Ikor = 5399.534 m4
MBj = 5.108 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 33
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.14: Tabel Ya Yb Sudut 0 sarat 3.7013 m (Belakang)
Panjang di Hidrostatik = 40.92 m
LWT= 1775.935349 Ton
SUDUT = 0 SARAT = 3.7013 m Volume = 1732.619852 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 0.30 0.30 0.59 0.59 0.18 0.18 0.05 0.05
B4 4 1.12 1.12 4.47 4.47 5.00 5.00 5.59 5.59
B5 2 2.28 2.28 4.56 4.56 10.42 10.42 23.77 23.77
B6 4 3.59 3.59 14.34 14.34 51.43 51.43 184.42 184.42
B7 1 4.85 4.85 4.85 4.85 23.56 23.56 114.36 114.36
28.83 28.83 90.58 90.58 328.20 328.20
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 53.415
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 0.000
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 202.718
Tabel 2.15: Tabel Ya Yb Sudut 0 sarat 3.7013 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 4.85 4.85 4.85 4.85 23.56 23.56 114.36 114.36
T2 4 6.13 6.13 24.52 24.52 150.31 150.31 921.39 921.39
T3 2 6.42 6.42 12.84 12.84 82.49 82.49 529.74 529.74
T4 4 6.41 6.41 25.63 25.63 164.23 164.23 1052.32 1052.32
T5 2 6.02 6.02 12.03 12.03 72.40 72.40 435.60 435.60
T6 4 4.65 4.65 18.59 18.59 86.40 86.40 401.53 401.53
T7 1 1.84 1.84 1.84 1.84 3.38 3.38 6.21 6.21
100.31 100.31 582.76 582.76 3461.14 3461.14
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 534.9856
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = 0.000
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 6153.12914
Tabel 2.16: Tabel Ya Yb Sudut 0 sarat 3.7013 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 1.84 1.84 1.84 1.84 3.38 3.38 6.21 6.21
D2 4 0.97 0.97 3.87 3.87 3.74 3.74 3.61 3.61
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
5.70 5.70 7.11 7.11 9.82 9.82
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 19.422
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 0.000
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 11.147
e= 0.000 m e/2 = 0.0 m
Io = 6366.99 m4
Ikor = 0.000 m4
Io-Ikor = 6366.99 m4
MBj = 3.675 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 34
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.17: Tabel Ya Yb Sudut 0 sarat 4.3057 m (Belakang)
Panjang di Hidrostatik = 51.64 m
LWT= 2388.452951 Ton
SUDUT = 0 SARAT = 4.3057 m Volume = 2330.198001 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 0.95 0.95 1.90 1.90 1.80 1.80 1.71 1.71
B4 4 1.94 1.94 7.77 7.77 15.09 15.09 29.30 29.30
B5 2 3.14 3.14 6.28 6.28 19.73 19.73 61.95 61.95
B6 4 4.40 4.40 17.61 17.61 77.56 77.56 341.55 341.55
B7 1 5.46 5.46 5.46 5.46 29.79 29.79 162.58 162.58
39.02 39.02 143.96 143.96 597.09 597.09
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 72.303
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 0.000
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 368.801
Tabel 2.18: Tabel Ya Yb Sudut 0 sarat 4.3057 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 5.46 5.46 5.46 5.46 29.79 29.79 162.58 162.58
T2 4 6.36 6.36 25.43 25.43 161.66 161.66 1027.73 1027.73
T3 2 6.54 6.54 13.07 13.07 85.44 85.44 558.40 558.40
T4 4 6.51 6.51 26.04 26.04 169.54 169.54 1103.73 1103.73
T5 2 6.27 6.27 12.53 12.53 78.50 78.50 491.81 491.81
T6 4 4.99 4.99 19.96 19.96 99.60 99.60 496.98 496.98
T7 1 2.08 2.08 2.08 2.08 4.34 4.34 9.04 9.04
104.57 104.57 628.86 628.86 3850.26 3850.26
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 557.722
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = 0.000
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 6844.91
Tabel 2.19: Tabel Ya Yb Sudut 0 sarat 4.3057 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 2.08 2.08 2.08 2.08 4.34 4.34 9.04 9.04
D2 4 1.06 1.06 4.23 4.23 4.47 4.47 4.73 4.73
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
6.31 6.31 8.81 8.81 13.77 13.77
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 21.497
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 0.000
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 15.629
e= 0.000 m e/2 = 0.0 m
Io = 7229.343 m4
Ikor = 0.000 m4
Io-Ikor = 7229.343 m4
MBj = 3.102 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 35
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.20: Tabel Ya Yb Sudut 0 sarat 4.91 m (Belakang)
Panjang di Hidrostatik = 63.14 m
LWT= 2920.350877 Ton
SUDUT = 0 SARAT = 4.91 m Volume = 2849.122807 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 1.88 1.88 3.77 3.77 7.11 7.11 13.39 13.39
B4 4 2.98 2.98 11.94 11.94 35.64 35.64 106.38 106.38
B5 2 4.08 4.08 8.16 8.16 33.32 33.32 136.01 136.01
B6 4 5.14 5.14 20.56 20.56 105.72 105.72 543.54 543.54
B7 1 5.88 5.88 5.88 5.88 34.52 34.52 202.83 202.83
50.31 50.31 216.31 216.31 1002.15 1002.15
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 93.230
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 0.000
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 618.996
Tabel 2.21: Tabel Ya Yb Sudut 0 sarat 4.91 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 5.88 5.88 5.88 5.88 34.52 34.52 202.83 202.83
T2 4 6.50 6.50 26.00 26.00 168.99 168.99 1098.45 1098.45
T3 2 6.56 6.56 13.13 13.13 86.19 86.19 565.82 565.82
T4 4 6.56 6.56 26.25 26.25 172.21 172.21 1129.98 1129.98
T5 2 6.47 6.47 12.94 12.94 83.66 83.66 541.10 541.10
T6 4 5.35 5.35 21.40 21.40 114.44 114.44 612.14 612.14
T7 1 2.37 2.37 2.37 2.37 5.61 5.61 13.28 13.28
107.95 107.95 665.63 665.63 4163.60 4163.60
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 575.7312
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = 0.000
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 7401.9528
Tabel 2.22: Tabel Ya Yb Sudut 0 sarat 4.91 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 2.37 2.37 2.37 2.37 5.61 5.61 13.28 13.28
D2 4 1.12 1.12 4.48 4.48 5.02 5.02 5.62 5.62
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
6.85 6.85 10.63 10.63 18.90 18.90
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 23.319
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 0.000
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 21.452
e= 0.000 m e/2 = 0.0 m
Io = 8042.401 m4
Ikor = 0.000 m4
Io-Ikor = 8042.401 m4
MBj = 2.823 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 36
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.23: Tabel Ya Yb Sudut 10 sarat 3.097 m (Belakang)
SUDUT = 10 SARAT = 3.097 Volume = 1056.988161 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B4 4 0.63 0.48 2.51 1.91 1.58 0.91 0.99 0.44
B5 2 2.00 1.38 4.00 2.75 8.00 3.79 16.00 5.22
B6 4 3.70 2.36 14.79 9.43 54.65 22.24 202.02 52.45
B7 1 5.28 3.35 5.28 3.35 27.87 11.25 147.10 37.72
26.58 17.45 92.10 38.20 366.10 95.83
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 40.792
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 24.969
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 142.660
Tabel 2.24: Tabel Ya Yb Sudut 10 sarat 3.097 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 5.28 3.35 5.28 3.35 27.87 11.25 147.10 37.72
T2 4 6.43 5.11 25.71 20.43 165.30 104.31 1062.65 532.70
T3 2 6.63 5.64 13.26 11.27 87.91 63.52 582.79 358.01
T4 4 6.60 5.67 26.41 22.69 174.44 128.76 1151.92 730.53
T5 2 6.32 5.22 12.64 10.44 79.87 54.47 504.70 284.28
T6 4 4.87 3.85 19.50 15.39 95.04 59.18 463.29 227.63
T7 1 1.74 1.53 1.74 1.53 3.04 2.34 5.29 3.57
104.55 85.10 633.46 423.83 3917.73 2174.43
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 505.7178667
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = 279.500
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 5415.255716
Tabel 2.25: Tabel Ya Yb Sudut 10 sarat 3.097 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 1.74 1.53 1.74 1.53 3.04 2.34 5.29 3.57
D2 4 0.90 0.83 3.58 3.33 3.21 2.77 2.88 2.30
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
5.33 4.85 6.25 5.10 8.17 5.87
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 17.333
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 0.975
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 7.967
e= 0.542 m e/2 = 0.27
Io = 5565.882 m4
Ikor = 165.464 m4
Io-Ikor = 5400.418 m4
MBj = 5.109 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 37
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.26: Tabel Ya Yb Sudut 10 sarat 3.7013 m (Belakang)
SUDUT = 10 SARAT = 3.70133 Volume = 1732.619852 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 0.36 0.26 0.71 0.52 0.25 0.14 0.09 0.04
B4 4 1.45 0.95 5.79 3.81 8.39 3.62 12.16 3.45
B5 2 3.08 1.91 6.17 3.82 19.02 7.30 58.64 13.95
B6 4 4.77 2.97 19.06 11.87 90.84 35.23 432.87 104.57
B7 1 5.85 4.02 5.85 4.02 34.20 16.17 200.04 65.03
37.58 24.04 152.71 62.46 703.80 187.03
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 57.099
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 41.805
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 275.117
Tabel 2.27: Tabel Ya Yb Sudut 10 sarat 3.7013 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 5.85 4.02 5.85 4.02 34.20 16.17 200.04 65.03
T2 4 6.59 5.62 26.35 22.49 173.63 126.41 1143.98 710.59
T3 2 6.67 6.04 13.33 12.08 88.86 72.98 592.28 440.83
T4 4 6.67 6.07 26.66 24.29 177.75 147.50 1184.88 895.70
T5 2 6.55 5.61 13.10 11.22 85.77 62.96 561.71 353.23
T6 4 5.24 4.24 20.97 16.94 109.96 71.75 576.57 303.89
T7 1 2.01 1.74 2.01 1.74 4.06 3.03 8.17 5.28
108.28 92.78 674.24 500.80 4267.63 2774.54
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 536.172267
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = 231.252
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 6259.712
Tabel 2.28: Tabel Ya Yb Sudut 10 sarat 3.7013 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 2.01 1.74 2.01 1.74 4.06 3.03 8.17 5.28
D2 4 1.01 0.95 4.04 3.81 4.09 3.62 4.13 3.44
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
6.06 5.55 8.14 6.65 12.30 8.73
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 19.758
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 1.269
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 11.933
e= 0.447 m e/2 = 0.22
Io = 6546.76 m4
Ikor = 122.76 m4
Io-Ikor = 6424.00 m4
MBj = 3.708 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 38
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.29: Tabel Ya Yb Sudut 10 sarat 4.3057 m (Belakang)
SUDUT = 10 SARAT = 4.3057 Volume = 2330.198001 m3
After Body (L1 = 2.7795m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 1.28 0.79 2.55 1.58 3.25 1.25 4.15 0.98
B4 4 2.82 1.56 11.28 6.24 31.83 9.73 89.77 15.18
B5 2 4.38 2.54 8.76 5.07 38.40 12.85 168.27 32.59
B6 4 5.58 3.61 22.30 14.43 124.37 52.06 693.47 187.84
B7 1 6.20 4.67 6.20 4.67 38.47 21.77 238.57 101.58
51.10 31.99 236.31 97.67 1194.24 338.17
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 76.982
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 64.228
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 473.259
Tabel 2.30: Tabel Ya Yb Sudut 10 sarat 4.3057 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
. S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 6.20 4.67 6.20 4.67 38.47 21.77 238.57 101.58
T2 4 6.67 6.00 26.66 23.98 177.75 143.76 1184.88 861.84
T3 2 6.67 6.35 13.33 12.69 88.87 80.56 592.44 511.25
T4 4 6.67 6.34 26.66 25.38 177.75 161.00 1184.88 1021.39
T5 2 6.66 5.91 13.32 11.82 88.76 69.88 591.27 413.10
T6 4 5.67 4.59 22.67 18.35 128.49 84.14 728.25 385.90
T7 1 2.30 1.98 2.30 1.98 5.28 3.91 12.14 7.73
111.16 98.86 705.36 565.02 4532.44 3302.79
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 560.044
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = 187.130
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 6964.65
Tabel 2.31: Tabel Ya Yb Sudut 10 sarat 4.3057 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 2.30 1.98 2.30 1.98 5.28 3.91 12.14 7.73
D2 4 1.10 1.05 4.39 4.20 4.81 4.40 5.28 4.61
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
6.69 6.17 10.10 8.31 17.42 12.35
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 21.893
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 1.521
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 16.893
e= 0.384 m e/2 = 0.19
Io = 7454.798 m4
Ikor = 97.049 m4
Io-Ikor = 7357.749 m4
MBj = 3.158 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 39
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.32: Tabel Ya Yb Sudut 10 sarat 4.91 m (Belakang)
SUDUT = 10 SARAT = 4.91 m Volume = 2849.122807 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 3.07 1.47 6.13 2.94 18.80 4.32 57.64 6.36
B4 4 4.48 2.31 17.90 9.24 80.11 21.33 358.48 49.24
B5 2 5.38 3.25 10.76 6.50 57.90 21.12 311.49 68.64
B6 4 6.08 4.28 24.31 17.13 147.70 73.40 897.47 314.43
B7 1 6.42 5.26 6.42 5.26 41.24 27.64 264.87 145.33
65.52 41.07 345.74 147.81 1889.95 583.99
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 98.755
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 91.689
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 764.037
Tabel 2.33: Tabel Ya Yb Sudut 10 sarat 4.91 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 6.42 5.26 6.42 5.26 41.24 27.64 264.87 145.33
T2 4 6.67 6.28 26.66 25.12 177.75 157.70 1184.88 990.22
T3 2 6.67 6.54 13.33 13.08 88.87 85.51 592.44 559.12
T4 4 6.67 6.52 26.66 26.10 177.75 170.26 1184.88 1110.82
T5 2 6.67 6.17 13.33 12.34 88.87 76.13 592.44 469.66
T6 4 6.02 4.93 24.08 19.73 144.94 97.36 872.49 480.31
T7 1 2.66 2.21 2.66 2.21 7.09 4.89 18.88 10.80
113.16 103.83 726.52 619.49 4710.90 3766.26
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 578.6352
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = 142.712
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 7535.2516
Tabel 2.34: Tabel Ya Yb Sudut 10 sarat 4.91 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 2.66 2.21 2.66 2.21 7.09 4.89 18.88 10.80
D2 4 1.15 1.12 4.61 4.48 5.30 5.02 6.11 5.62
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
7.27 6.69 12.39 9.91 24.99 16.43
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 23.768
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 2.118
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 23.505
e= 0.337 m e/2 = 0.1687
Io = 8322.794 m4
Ikor = 79.784 m4
Io-Ikor = 8243.010 m4
MBj = 2.893 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 40
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.35: Tabel Ya Yb Sudut 20 sarat 3.097 m (Belakang)
SUDUT = 20 SARAT = 3.097 Volume = 1056.988161 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B4 4 0.04 0.96 0.16 3.82 0.01 3.66 0.00 3.49
B5 2 2.06 1.74 4.13 3.48 8.51 6.05 17.56 10.53
B6 4 4.72 2.54 18.88 10.14 89.11 25.71 420.59 65.17
B7 1 5.80 3.36 5.80 3.36 33.67 11.29 195.35 37.95
28.96 20.80 131.29 46.71 633.50 117.14
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 46.109
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 39.185
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 231.822
Tabel 2.36: Tabel Ya Yb Sudut 20 sarat 3.097 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 5.80 3.36 5.80 3.36 33.67 11.29 195.35 37.95
T2 4 5.80 4.82 23.21 19.28 134.69 92.94 781.58 447.98
T3 2 6.40 5.31 12.80 10.62 81.98 56.38 524.83 299.32
T4 4 6.41 5.37 25.64 21.48 164.33 115.34 1053.25 619.38
T5 2 6.39 5.03 12.78 10.05 81.65 50.52 521.71 253.94
T6 4 5.11 4.01 20.42 16.03 104.28 64.26 532.45 257.56
T7 1 1.34 2.01 1.34 2.01 1.78 4.03 2.38 8.09
101.99 82.83 602.38 394.76 3611.55 1924.22
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 492.8674667
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = 276.815
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 4920.683423
Tabel 2.37: Tabel Ya Yb Sudut 20 sarat 3.097 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 1.34 2.01 1.34 2.01 1.78 4.03 2.38 8.09
D2 4 0.26 1.29 1.04 5.14 0.27 6.61 0.07 8.50
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
2.37 7.15 2.05 10.64 2.45 16.59
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 16.212
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -7.314
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 10.807
e= 0.556 m e/2 = 0.28
Io = 5163.312 m4
Ikor = 171.630 m4
Io-Ikor = 4991.682 m4
MBj = 4.723 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 41
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.38: Tabel Ya Yb Sudut 20 sarat 3.7013 m (Belakang)
SUDUT = 20 SARAT = 3.70133 Volume = 1732.619852 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 -0.18 0.64 -0.36 1.28 0.06 0.82 -0.01 0.53
B4 4 1.52 1.24 6.07 4.96 9.21 6.15 13.96 7.63
B5 2 4.38 2.09 8.75 4.18 38.29 8.73 167.56 18.23
B6 4 5.71 2.99 22.85 11.95 130.54 35.69 745.73 106.62
B7 1 6.21 3.86 6.21 3.86 38.53 14.87 239.15 57.37
43.52 26.22 216.63 66.26 1166.40 190.37
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 64.615
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 69.657
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 419.015
Tabel 2.39: Tabel Ya Yb Sudut 20 sarat 3.7013 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 6.21 3.86 6.21 3.86 38.53 14.87 239.15 57.37
T2 4 6.21 5.41 24.83 21.65 154.12 117.16 956.68 634.06
T3 2 6.51 5.91 13.02 11.81 84.77 69.77 551.92 412.10
T4 4 6.51 5.95 26.04 23.82 169.56 141.81 1103.93 844.41
T5 2 6.50 5.57 13.01 11.14 84.63 62.04 550.49 345.52
T6 4 5.70 4.36 22.80 17.45 129.94 76.10 740.62 331.92
T7 1 1.76 2.15 1.76 2.15 3.09 4.63 5.43 9.96
107.67 91.87 664.64 486.38 4148.22 2635.33
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 532.1016
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = 237.674
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 6029.82765
Tabel 2.40: Tabel Ya Yb Sudut 20 sarat 3.7013 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 1.76 2.15 1.76 2.15 3.09 4.63 5.43 9.96
D2 4 0.51 1.32 2.06 5.30 1.06 7.01 0.55 9.28
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
3.82 7.45 4.15 11.64 5.98 19.24
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 19.178
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -6.375
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 14.311
e= 0.489 m e/2 = 0.24
Io = 6463.15 m4
Ikor = 147.06 m4
Io-Ikor = 6316.09 m4
MBj = 3.645 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 42
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.41: Tabel Ya Yb Sudut 20 sarat 4.3057 m (Belakang)
SUDUT = 20 SARAT = 4.3057 Volume = 2330.198001 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 1.47 1.02 2.94 2.04 4.32 2.08 6.35 2.12
B4 4 4.75 1.68 18.99 6.71 90.20 11.25 428.31 18.86
B5 2 5.68 2.54 11.36 5.07 64.57 12.86 366.91 32.62
B6 4 6.23 3.47 24.94 13.90 155.47 48.27 969.22 167.68
B7 1 6.44 4.39 6.44 4.39 41.54 19.25 267.69 84.46
64.68 32.10 356.09 93.71 2038.47 305.74
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 89.669
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 121.547
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 723.971
Tabel 2.42: Tabel Ya Yb Sudut 20 sarat 4.3057 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 6.44 4.39 6.44 4.39 41.54 19.25 267.69 84.46
T2 4 6.58 5.89 26.31 23.55 173.06 138.66 1138.37 816.35
T3 2 6.58 6.36 13.16 12.71 86.53 80.81 569.18 513.65
T4 4 6.58 6.39 26.31 25.57 173.06 163.41 1138.37 1044.45
T5 2 6.57 5.97 13.15 11.94 86.40 71.24 567.83 425.19
T6 4 6.09 4.68 24.37 18.72 148.46 87.61 904.49 409.99
T7 1 2.22 2.30 2.22 2.30 4.93 5.28 10.96 12.13
111.96 99.17 713.99 566.25 4596.89 3306.21
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 563.01
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = 196.988
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 7024.98
Tabel 2.43: Tabel Ya Yb Sudut 20 sarat 4.3057 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 2.22 2.30 2.22 2.30 4.93 5.28 10.96 12.13
D2 4 0.72 1.39 2.88 5.55 2.08 7.70 1.50 10.68
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
5.11 7.85 7.01 12.98 12.46 22.81
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 22.051
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -5.076
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 20.017
e= 0.465 m e/2 = 0.2323
Io = 7768.970 m4
Ikor = 145.624 m4
Io-Ikor = 7623.347 m4
MBj = 3.272 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 43
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.44: Tabel Ya Yb Sudut 20 sarat 4.91 m (Belakang)
SUDUT = 20 SARAT = 4.91 m Volume = 2849.122807 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 5.48 1.53 10.96 3.05 60.08 4.66 329.26 7.12
B4 4 5.95 2.22 23.79 8.87 141.53 19.67 841.90 43.60
B5 2 6.29 3.06 12.58 6.11 79.08 18.67 497.29 57.06
B6 4 6.53 3.99 26.13 15.95 170.67 63.58 1114.80 253.47
B7 1 6.59 4.92 6.59 4.92 43.40 24.21 285.88 119.13
80.05 38.90 494.76 130.79 3069.13 480.39
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 110.206
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 168.607
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 1096.211
Tabel 2.45: Tabel Ya Yb Sudut 20 sarat 4.91 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 6.59 4.92 6.59 4.92 43.40 24.21 285.88 119.13
T2 4 6.62 6.30 26.50 25.20 175.55 158.82 1163.00 1000.71
T3 2 6.63 6.69 13.26 13.37 87.85 89.44 582.26 598.09
T4 4 6.63 6.72 26.51 26.87 175.71 180.50 1164.52 1212.50
T5 2 6.58 6.28 13.15 12.56 86.51 78.85 569.00 495.06
T6 4 6.29 4.98 25.15 19.91 158.09 99.11 993.82 493.37
T7 1 2.73 2.48 2.73 2.48 7.48 6.17 20.44 15.33
113.89 105.32 734.58 637.09 4778.92 3934.19
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 584.55973
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = 129.984
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 7744.9938
Tabel 2.46: Tabel Ya Yb Sudut 20 sarat 4.91 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 2.73 2.48 2.73 2.48 7.48 6.17 20.44 15.33
D2 4 0.89 1.46 3.58 5.83 3.20 8.51 2.86 12.41
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
6.31 8.32 10.68 14.68 23.31 27.74
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 24.911
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -3.408
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 28.971
e= 0.410 m e/2 = 0.205
Io = 8870.176 m4
Ikor = 121.072 m4
Io-Ikor = 8749.104 m4
MBj = 3.071 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 44
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.47: Tabel Ya Yb Sudut 30 sarat 3.097 m (Belakang)
SUDUT = 30 SARAT = 3.097 Volume = 1056.988161 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B4 4 -0.79 1.52 -3.16 6.09 2.50 9.26 -1.97 14.09
B5 2 4.40 2.20 8.79 4.40 38.66 9.69 169.95 21.33
B6 4 5.81 2.87 23.24 11.47 135.03 32.90 784.57 94.36
B7 1 6.15 3.52 6.15 3.52 37.80 12.41 232.44 43.69
35.02 25.48 213.99 64.26 1184.99 173.48
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 56.058
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 69.363
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 419.540
Tabel 2.48: Tabel Ya Yb Sudut 30 sarat 3.097 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 6.15 3.52 6.15 3.52 37.80 12.41 232.44 43.69
T2 4 6.33 4.58 25.33 18.32 160.39 83.93 1015.60 384.46
T3 2 6.33 4.94 12.66 9.88 80.19 48.81 507.80 241.15
T4 4 6.33 2.60 25.33 10.42 160.39 27.13 1015.60 70.65
T5 2 6.33 4.12 12.66 8.23 80.19 33.88 507.80 139.43
T6 4 5.69 4.73 22.74 18.93 129.33 89.55 735.40 423.72
T7 1 0.89 4.93 0.89 4.93 0.80 24.32 0.71 119.95
105.77 74.23 649.09 320.03 4015.36 1423.06
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 480.0093333
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = 438.750
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 4834.155133
Tabel 2.49: Tabel Ya Yb Sudut 30 sarat 3.097 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 0.89 4.93 0.89 4.93 0.80 24.32 0.71 119.95
D2 4 -0.38 1.92 1.36 7.67 0.56 14.69 -0.21 28.16
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
2.25 12.60 1.36 39.02 0.50 148.12
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 25.283
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -32.058
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 84.342
e= 0.848 m e/2 = 0.42
Io = 5338.037 m4
Ikor = 403.720 m4
Io-Ikor = 4934.317 m4
MBj = 4.668 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 45
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.50: Tabel Ya Yb Sudut 30 sarat 3.7013 m (Belakang)
SUDUT = 30 SARAT = 3.70133 Volume = 1732.619852 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 -1.16 1.18 -2.31 2.37 2.68 2.80 -3.10 3.31
B4 4 5.14 1.72 20.55 6.87 105.60 11.81 542.55 20.30
B5 2 5.88 2.50 11.76 5.01 69.12 12.54 406.30 31.40
B6 4 6.25 3.26 25.02 13.03 156.47 42.47 978.63 138.38
B7 1 6.35 4.00 6.35 4.00 40.30 16.02 255.81 64.12
61.36 31.28 374.16 85.64 2180.19 257.51
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 85.835
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 133.656
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 752.843
Tabel 2.51: Tabel Ya Yb Sudut 30 sarat 3.7013 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 6.35 4.00 6.35 4.00 40.30 16.02 255.81 64.12
T2 4 6.41 5.23 25.63 20.90 164.23 109.21 1052.37 570.62
T3 2 6.41 5.63 12.82 11.26 82.12 63.43 526.18 357.19
T4 4 6.41 5.64 25.63 22.57 164.16 127.40 1051.68 718.96
T5 2 6.37 5.40 12.73 10.80 81.04 58.30 515.83 314.79
T6 4 6.01 4.61 24.03 18.45 144.40 85.13 867.59 392.73
T7 1 1.36 2.75 1.36 2.75 1.85 7.54 2.51 20.72
108.54 90.74 678.09 467.03 4271.96 2439.12
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 531.414933
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = 281.424
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 5965.41002
Tabel 2.52: Tabel Ya Yb Sudut 30 sarat 3.7013 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 1.36 2.75 1.36 2.75 1.85 7.54 2.51 20.72
D2 4 -0.12 1.99 -0.49 7.95 0.06 15.82 -0.01 31.46
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
0.87 10.70 1.91 23.36 2.50 52.18
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 19.702
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -18.264
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 31.032
e= 0.623 m e/2 = 0.31
Io = 6749.29 m4
Ikor = 247.21 m4
Io-Ikor = 6502.07 m4
MBj = 3.753 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 46
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.53: Tabel Ya Yb Sudut 30 sarat 4.3057 m (Belakang)
SUDUT = 30 SARAT = 4.3057 Volume = 2330.198001 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 5.63 1.52 11.26 3.05 63.40 4.64 356.95 7.08
B4 4 5.99 2.10 23.98 8.39 143.73 17.58 861.58 36.86
B5 2 6.26 2.90 12.52 5.79 78.38 16.78 490.63 48.60
B6 4 6.35 3.72 25.40 14.88 161.34 55.37 1024.68 206.00
B7 1 6.15 4.51 6.15 4.51 37.87 20.32 233.01 91.58
79.32 36.62 484.71 114.69 2966.84 390.11
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 107.410
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 171.413
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 1036.738
Tabel 2.54: Tabel Ya Yb Sudut 30 sarat 4.3057 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 6.15 4.51 6.15 4.51 37.87 20.32 233.01 91.58
T2 4 5.74 5.86 22.98 23.42 131.98 137.14 758.14 803.03
T3 2 5.53 6.28 11.05 12.57 61.07 78.97 337.44 496.22
T4 4 5.51 6.34 22.03 25.34 121.28 160.58 667.83 1017.43
T5 2 5.87 6.03 11.75 12.07 69.01 72.82 405.35 439.39
T6 4 6.07 5.06 24.29 20.26 147.48 102.58 895.52 519.51
T7 1 1.93 2.96 1.93 2.96 3.71 8.76 7.14 25.92
100.17 101.12 572.40 581.17 3304.42 3393.07
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 536.7842667
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -11.699
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 5953.329402
Tabel 2.55: Tabel Ya Yb Sudut 30 sarat 4.3057 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 1.93 2.96 1.93 2.96 3.71 8.76 7.14 25.92
D2 4 0.06 2.10 0.25 8.40 0.02 17.65 0.00 37.07
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
2.17 11.36 3.72 26.41 7.14 62.99
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 23.044
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -19.309
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 39.800
e= 0.210 m e/2 = 0.1052
Io = 7029.867 m4
Ikor = 29.545 m4
Io-Ikor = 7000.322 m4
MBj = 3.004 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 47
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.56: Tabel Ya Yb Sudut 30 sarat 4.91 m (Belakang)
SUDUT = 30 SARAT = 4.91 m Volume = 2849.122807 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 4.93 -0.88 19.73 -3.54 97.29 3.13 479.85 -2.76
B3 2 5.88 1.89 11.76 3.79 69.17 7.17 406.74 13.59
B4 4 5.63 2.52 22.54 10.06 126.98 25.30 715.45 63.63
B5 2 5.40 3.31 10.79 6.62 58.24 21.88 314.26 72.38
B6 4 5.17 4.17 20.70 16.69 107.10 69.61 554.17 290.40
B7 1 4.98 4.98 4.98 4.98 24.77 24.83 123.28 123.71
90.49 38.60 483.55 151.92 2593.74 560.96
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 119.603
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 153.624
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 974.28
Tabel 2.57: Tabel Ya Yb Sudut 30 sarat 4.91 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 4.98 4.98 4.98 4.98 24.77 24.83 123.28 123.71
T2 4 4.57 6.40 18.27 25.59 83.45 163.68 381.17 1047.00
T3 2 4.35 6.84 8.70 13.68 37.83 93.62 164.52 640.53
T4 4 4.33 6.89 17.32 27.57 74.99 189.98 324.69 1309.24
T5 2 4.70 6.55 9.39 13.09 44.13 85.68 207.30 560.79
T6 4 5.45 5.40 21.81 21.60 118.94 116.61 648.58 629.65
T7 1 2.56 3.11 2.56 3.11 6.57 9.69 16.82 30.15
83.03 109.62 390.68 684.08 1866.37 4341.08
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 513.7448
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -391.21
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 5517.7322
Tabel 2.58: Tabel Ya Yb Sudut 30 sarat 4.91 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 2.56 3.11 2.56 3.11 6.57 9.69 16.82 30.15
D2 4 0.27 2.17 1.06 8.69 0.28 18.88 0.08 41.02
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
3.63 11.80 6.85 28.57 16.90 71.17
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 26.271
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -18.490
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 49.982
e= -0.388 m e/2 = -0.19
Io = 6541.992 m4
Ikor = 99.411 m4
Io-Ikor = 6442.580 m4
MBj = 2.261 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 48
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.59: Tabel Ya Yb Sudut 40 sarat 3.097 m (Belakang)
SUDUT = 40 SARAT = 3.097 Volume = 1056.988161 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B4 4 3.25 -0.24 13.01 -0.97 42.34 0.24 137.76 -0.06
B5 2 5.91 3.09 11.81 6.18 69.76 19.13 412.03 59.14
B6 4 6.13 3.63 24.54 14.51 150.52 52.62 923.33 190.84
B7 1 6.06 4.10 6.06 4.10 36.78 16.83 223.06 69.07
55.43 23.82 299.40 88.82 1696.18 319.00
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 73.424
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 97.555
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 622.354
Tabel 2.60: Tabel Ya Yb Sudut 40 sarat 3.097 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 6.06 4.10 6.06 4.10 36.78 16.83 223.06 69.07
T2 4 5.75 4.75 22.99 18.99 132.08 90.20 758.97 428.34
T3 2 5.58 4.95 11.15 9.90 62.19 49.00 346.79 242.50
T4 4 5.56 4.97 22.25 19.89 123.71 98.89 688.00 491.68
T5 2 5.85 4.86 11.69 9.72 68.38 47.24 399.83 229.61
T6 4 5.75 4.54 22.98 18.17 132.06 82.52 758.77 374.80
T7 1 -0.07 3.60 -0.07 3.60 0.00 12.97 0.00 46.72
97.05 84.38 555.20 397.65 3175.43 1882.72
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 483.8130667
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = 210.071
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 4496.127208
Tabel 2.61: Tabel Ya Yb Sudut 40 sarat 3.097 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 -0.07 3.60 -0.07 3.60 0.00 12.97 0.00 46.72
D2 4 -1.57 2.98 -6.27 11.94 9.82 35.63 -15.38 106.36
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
-6.34 15.54 9.82 48.61 -15.38 153.07
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 15.669
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -33.016
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 78.145
e= 0.479 m e/2 = 0.24
Io = 5196.626 m4
Ikor = 131.629 m4
Io-Ikor = 5064.997 m4
MBj = 4.792 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 49
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.61: Tabel Ya Yb Sudut 40 sarat 3.7013 m (Belakang)
SUDUT = 40 SARAT = 3.70133 Volume = 1732.619852 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 5.81 -2.21 11.61 -4.41 67.41 9.74 391.36 -21.49
B4 4 5.79 2.48 23.15 9.91 133.98 24.53 775.41 60.76
B5 2 5.60 3.17 11.20 6.34 62.77 20.08 351.65 63.61
B6 4 5.43 3.80 21.72 15.22 117.93 57.88 640.31 220.16
B7 1 5.28 4.39 5.28 4.39 27.84 19.25 146.87 84.48
72.96 31.43 409.92 131.48 2305.59 407.53
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 96.721
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 128.988
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 837.901
Tabel 2.63: Tabel Ya Yb Sudut 40 sarat 3.7013 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 5.28 4.39 5.28 4.39 27.84 19.25 146.87 84.48
T2 4 4.96 5.23 19.83 20.90 98.32 109.22 487.42 570.75
T3 2 4.79 5.49 9.58 10.98 45.84 60.23 219.49 330.50
T4 4 4.77 5.49 19.09 21.97 91.11 120.72 434.86 663.22
T5 2 5.06 5.35 10.12 10.70 51.18 57.22 258.89 306.02
T6 4 5.65 4.90 22.59 19.60 127.53 96.04 720.07 470.60
T7 1 0.77 3.61 0.77 3.61 0.60 13.03 0.46 47.02
87.25 92.15 442.42 475.71 2268.07 2472.58
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 478.388
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -44.391
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 4213.90716
Tabel 2.64: Tabel Ya Yb Sudut 40 sarat 3.7013 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 0.77 3.61 0.77 3.61 0.60 13.03 0.46 47.02
D2 4 -1.06 2.90 -4.22 11.58 4.46 33.53 -4.70 97.09
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
-3.45 15.19 5.06 46.56 -4.24 144.11
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 19.991
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -35.333
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 79.378
e= 0.083 m e/2 = 0.04
Io = 5131.19 m4
Ikor = 4.08 m4
Io-Ikor = 5127.11 m4
MBj = 2.959 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 50
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.65: Tabel Ya Yb Sudut 40 sarat 4.3057 m (Belakang)
SUDUT = 40 SARAT = 4.3057 Volume = 2330.198001 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 5.48 -1.91 21.92 -7.63 120.13 14.54 658.34 -27.72
B3 2 5.31 1.81 10.63 3.61 56.49 6.52 300.22 11.76
B4 4 5.12 2.34 20.49 9.35 104.98 21.86 537.78 51.11
B5 2 4.94 3.12 9.88 6.24 48.76 19.45 240.77 60.65
B6 4 4.77 3.84 19.06 15.35 90.82 58.91 432.79 226.09
B7 1 4.61 4.51 4.61 4.51 21.27 20.36 98.07 91.87
86.59 31.44 442.45 141.64 2267.97 413.75
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 109.349
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 139.351
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 828.21
Tabel 2.66: Tabel Ya Yb Sudut 40 sarat 4.3057 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 4.61 4.51 4.61 4.51 21.27 20.36 98.07 91.87
T2 4 4.29 5.53 17.17 22.12 73.72 122.30 316.50 676.23
T3 2 4.12 5.85 8.25 11.70 34.00 68.47 140.20 400.61
T4 4 4.11 3.39 16.43 13.56 67.50 45.94 277.28 155.71
T5 2 4.39 5.08 8.79 10.16 38.61 51.64 169.65 262.43
T6 4 4.98 5.67 19.93 22.66 99.27 128.38 494.50 727.33
T7 1 2.25 5.84 2.25 5.84 5.05 34.15 11.36 199.54
77.42 90.56 339.42 471.24 1507.55 2513.70
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 447.9458667
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -175.763
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 3574.445991
Tabel 2.67: Tabel Ya Yb Sudut 40 sarat 4.3057 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 2.25 5.84 2.25 5.84 5.05 34.15 11.36 199.54
D2 4 -0.33 2.59 -1.31 10.37 0.43 26.90 -0.14 69.78
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
0.94 16.22 5.48 61.05 11.22 269.31
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 29.214
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -47.307
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 159.208
e= -0.143 m e/2 = -0.07
Io = 4561.860 m4
Ikor = 11.950 m4
Io-Ikor = 4549.910 m4
MBj = 1.953 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 51
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.68: Tabel Ya Yb Sudut 40 sarat 4.91 m (Belakang)
SUDUT = 40 SARAT = 4.91 Volume = 2849.122807 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 4.99 -0.72 19.95 -2.88 99.54 2.07 496.59 -1.49
B3 2 4.77 1.59 9.55 3.19 45.56 5.08 217.49 8.11
B4 4 4.58 2.17 18.33 8.70 83.96 18.91 384.67 41.12
B5 2 4.40 2.95 8.79 5.89 38.65 17.37 169.93 51.17
B6 4 4.22 3.73 16.89 14.94 71.36 55.80 301.40 208.40
B7 1 4.07 4.47 4.07 4.47 16.57 20.01 67.42 89.52
77.58 34.32 355.65 119.24 1637.49 396.83
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 103.675
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 109.515
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 628.265
Tabel 2.69: Tabel Ya Yb Sudut 40 sarat 4.91 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 4.07 4.47 4.07 4.47 16.57 20.01 67.42 89.52
T2 4 3.75 5.65 15.01 22.58 56.30 127.49 211.22 719.76
T3 2 3.58 6.01 7.16 12.03 25.66 72.32 91.90 434.90
T4 4 3.57 3.01 14.27 12.02 50.89 36.12 181.49 108.54
T5 2 3.85 5.04 7.71 10.08 29.69 50.80 114.36 256.02
T6 4 4.44 5.80 17.76 23.22 78.87 134.76 350.21 782.23
T7 1 3.69 6.02 3.69 6.02 13.62 36.30 50.25 218.70
69.66 90.42 271.58 477.81 1066.86 2609.67
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 426.90347
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -274.97
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 3268.027
Tabel 2.70: Tabel Ya Yb Sudut 40 sarat 4.91 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 3.69 6.02 3.69 6.02 13.62 36.30 50.25 218.70
D2 4 0.60 2.08 2.41 8.31 1.46 17.28 0.88 35.93
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
6.11 14.34 15.08 53.58 51.13 254.63
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 34.808
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -32.781
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 173.526
e= -0.351 m e/2 = -0.18
Io = 4069.818 m4
Ikor = 69.505 m4
Io-Ikor = 4000.313 m4
MBj = 1.404 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 52
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.71: Tabel Ya Yb Sudut 50 sarat 3.097 m (Belakang)
SUDUT = 50 SARAT = 3.097 Volume = 1056.988161 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B3 2 5.32 -2.42 10.64 -4.84 56.57 11.71 300.88 -28.34
B4 4 1.67 2.13 6.67 8.53 11.13 18.21 18.56 38.86
B5 2 5.00 3.86 10.00 7.72 50.05 29.76 250.35 114.81
B6 4 4.86 4.20 19.43 16.79 94.38 70.49 458.46 295.89
B7 1 4.73 4.45 4.73 4.45 22.36 19.83 105.73 88.31
51.47 32.65 234.49 150.00 1133.97 509.52
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 77.943
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 39.137
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 507.566
Tabel 2.72: Tabel Ya Yb Sudut 50 sarat 3.097 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1.00 4.73 4.45 4.73 4.45 22.36 19.83 105.73 88.31
T2 4.05 4.46 4.77 18.08 19.33 80.66 92.19 359.87 439.75
T3 4.05 4.32 4.85 17.50 19.67 75.58 95.50 326.43 463.59
T4 4.05 4.31 4.87 17.45 19.75 75.14 96.23 323.54 468.91
T5 4.05 4.55 4.83 18.42 19.56 83.74 94.43 380.68 455.84
T6 4.05 5.04 4.72 20.42 19.12 102.90 90.20 518.51 425.55
T7 0.00 -0.92 4.36 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
96.60 101.88 440.38 488.38 2014.76 2341.95
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 529.2803513
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -63.996
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 3872.631724
Tabel 2.73: Tabel Ya Yb Sudut 50 sarat 3.097 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 -0.92 4.36 -0.92 4.36 0.86 19.02 -0.79 82.98
D2 4 -2.80 3.87 -11.19 15.49 31.32 59.96 -87.66 232.15
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
-12.12 19.85 32.18 78.98 -88.45 315.13
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 13.161
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -39.844
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 128.645
e= -0.104 m e/2 = -0.05
Io = 4508.842 m4
Ikor = 6.748 m4
Io-Ikor = 4502.094 m4
MBj = 4.259 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 53
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.74: Tabel Ya Yb Sudut 50 sarat 3.7013 m (Belakang)
SUDUT = 50 SARAT = 3.70133 Volume = 1732.619852 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 5.14 -2.33 20.54 -9.33 105.48 21.75 541.67 -50.71
B3 2 4.95 -1.36 9.91 -2.73 49.09 3.72 243.22 -5.07
B4 4 2.42 2.98 9.69 11.91 23.48 35.48 56.89 105.65
B5 2 4.64 3.42 9.28 6.83 43.02 23.35 199.55 79.78
B6 4 4.49 3.94 17.97 15.77 80.76 62.20 362.87 245.29
B7 1 4.36 4.36 4.36 4.36 19.05 19.03 83.14 83.02
71.76 26.83 320.89 165.52 1487.35 457.96
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 91.338
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 71.973
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 600.775
Tabel 2.75: Tabel Ya Yb Sudut 50 sarat 3.7013 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 4.36 4.36 4.36 4.36 19.05 19.03 83.14 83.02
T2 4 4.10 4.87 16.39 19.49 67.15 94.98 275.14 462.80
T3 2 3.95 5.02 7.91 10.04 31.28 50.35 123.70 252.63
T4 4 3.94 5.04 15.77 20.17 62.15 101.66 245.01 512.52
T5 2 4.18 4.96 8.36 9.92 34.97 49.25 146.26 244.37
T6 4 4.68 4.74 18.70 18.98 87.42 90.04 408.70 427.20
T7 1 1.20 3.97 1.20 3.97 1.44 15.73 1.72 62.40
72.69 86.92 303.47 421.04 1283.66 2044.95
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 425.641333
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -156.765
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 2958.76932
Tabel 2.76: Tabel Ya Yb Sudut 50 sarat 3.7013 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 1.20 3.97 1.20 3.97 1.44 15.73 1.72 62.40
D2 4 -1.51 3.32 -6.05 13.27 9.14 44.05 -13.81 146.19
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
-4.85 17.24 10.57 59.78 -12.09 208.59
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 21.100
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -41.892
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 111.518
e= -0.24 m e/2 = -0.12
Io = 3671.06 m4
Ikor = 29.83 m4
Io-Ikor = 3641.24 m4
MBj = 2.102 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 54
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.77: Tabel Ya Yb Sudut 50 sarat 4.3057 m (Belakang)
SUDUT = 50 SARAT = 4.3057 Volume = 2330.198001 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 4.75 -1.44 18.99 -5.76 90.18 8.30 428.17 -11.95
B3 2 4.57 0.16 9.13 0.32 41.72 0.05 190.55 0.01
B4 4 4.41 2.30 17.63 9.18 77.67 21.08 342.25 48.40
B5 2 4.25 3.05 8.50 6.11 36.14 18.64 153.64 56.91
B6 4 4.11 3.70 16.42 14.80 67.44 54.80 276.94 202.81
B7 1 3.98 4.26 3.98 4.26 15.82 18.16 62.92 77.39
74.66 28.91 328.97 121.03 1454.47 373.57
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 95.957
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 96.331
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 564.559
Tabel 2.78: Tabel Ya Yb Sudut 50 sarat 4.3057 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 3.98 4.26 3.98 4.26 15.82 18.16 62.92 77.39
T2 4 3.71 4.98 14.84 19.91 55.06 99.15 204.29 493.64
T3 2 3.57 5.19 7.14 10.37 25.46 53.77 90.82 278.81
T4 4 3.55 5.20 14.22 20.80 50.55 108.21 179.68 562.79
T5 2 3.79 5.09 7.59 10.17 28.80 51.75 109.29 263.22
T6 4 4.29 4.73 17.15 18.92 73.54 89.48 315.35 423.19
T7 1 3.78 3.52 3.78 3.52 14.25 12.37 53.80 43.50
68.69 87.96 263.48 432.88 1016.15 2142.52
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 417.7277333
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -225.864
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 2807.701414
Tabel 2.79: Tabel Ya Yb Sudut 50 sarat 4.3057 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 3.78 3.52 3.78 3.52 14.25 12.37 53.80 43.50
D2 4 -0.02 2.73 -1.54 3.05 0.00 29.74 0.00 81.11
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
2.24 6.56 14.25 42.11 53.80 124.60
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 14.982
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -23.715
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 101.248
e= -0.290 m e/2 = -0.14
Io = 3473.509 m4
Ikor = 44.423 m4
Io-Ikor = 3429.086 m4
MBj = 1.472 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 55
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.80: Tabel Ya Yb Sudut 50 sarat 4.91 m (Belakang)
SUDUT = 50 SARAT = 4.91 Volume = 2849.122807 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 4.45 -0.76 17.80 -3.03 79.18 2.30 352.29 -1.74
B3 2 4.27 1.26 8.54 2.52 36.44 3.18 155.52 4.01
B4 4 4.11 1.83 16.43 7.30 67.49 13.33 277.20 24.32
B5 2 3.95 2.61 7.90 5.23 31.24 13.67 123.46 35.74
B6 4 3.81 3.35 15.23 13.41 57.98 44.96 220.76 150.72
B7 1 3.68 4.02 3.68 4.02 13.53 16.13 49.77 64.81
69.58 29.45 285.86 93.56 1179.00 277.85
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 91.744
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 89.080
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 449.925
Tabel 2.81: Tabel Ya Yb Sudut 50 sarat 4.91 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 3.68 4.02 3.68 4.02 13.53 16.13 49.77 64.81
T2 4 3.41 4.95 13.65 19.78 46.55 97.85 158.79 483.94
T3 2 3.27 5.22 6.54 10.44 21.37 54.49 69.85 284.44
T4 4 3.26 5.22 13.02 20.87 42.41 108.85 138.07 567.80
T5 2 3.50 5.07 6.99 10.13 24.44 51.33 85.45 260.02
T6 4 3.99 4.56 15.96 18.24 63.65 83.20 253.91 379.42
T7 1 4.73 2.84 4.73 2.84 22.38 8.06 105.87 22.88
64.56 86.32 234.33 419.90 861.72 2063.32
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 402.35467
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -247.44
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 2600.0302
Tabel 2.82: Tabel Ya Yb Sudut 50 sarat 4.91 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 4.73 2.84 4.73 2.84 22.38 8.06 105.87 22.88
D2 4 1.26 1.92 5.05 7.66 6.37 14.68 8.05 28.13
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
9.78 10.50 28.75 22.74 113.92 51.01
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 34.532
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 5.119
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 93.598
e= -0.290 m e/2 = -0.14
Io = 3143.553 m4
Ikor = 44.420 m4
Io-Ikor = 3099.133 m4
MBj = 1.088 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 56
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.83: Tabel Ya Yb Sudut 60 sarat 3.097 m (Belakang)
SUDUT = 60 SARAT = 3.097 Volume = 1056.988161 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 4.95 -2.60 19.80 -10.40 98.01 27.02 485.15 -70.24
B3 2 4.79 -1.88 9.58 -3.75 45.89 7.04 219.82 -13.22
B4 4 4.65 -1.03 18.59 -4.11 86.41 4.21 401.61 -4.32
B5 2 0.20 3.83 0.40 7.66 0.08 29.33 0.02 112.29
B6 4 4.38 4.40 17.53 17.58 76.82 77.30 336.64 339.81
B7 1 4.27 4.41 4.27 4.41 18.22 19.48 77.76 85.98
70.17 11.40 325.43 164.38 1520.99 450.30
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 75.579
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 74.603
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 608.801
Tabel 2.84: Tabel Ya Yb Sudut 60 sarat 3.097 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 4.27 4.41 4.27 4.41 18.22 19.48 77.76 85.98
T2 4 4.03 4.43 16.13 17.73 65.02 78.55 262.17 348.11
T3 2 3.91 4.44 7.81 8.87 30.51 39.35 119.17 174.56
T4 4 3.89 4.44 15.58 17.75 60.67 78.75 236.26 349.40
T5 2 4.07 4.43 8.13 8.87 33.07 39.33 134.45 174.43
T6 4 4.50 4.43 17.99 17.72 80.93 78.49 364.01 347.68
T7 1 -1.73 4.41 -1.73 4.41 2.98 19.49 -5.15 86.04
68.18 79.76 291.40 353.44 1188.67 1566.20
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 394.5178667
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -82.731
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 2448.775949
Tabel 2.85: Tabel Ya Yb Sudut 60 sarat 3.097 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 -1.73 4.41 -1.73 4.41 2.98 19.49 -5.15 86.04
D2 4 -1.74 4.38 -6.98 17.50 12.18 76.58 -21.24 335.10
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
-8.71 21.92 15.16 96.07 -26.40 421.14
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 22.493
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -68.881
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 224.026
e= -0.16 m e/2 = -0.08
Io = 3281.603 m4
Ikor = 12.039 m4
Io-Ikor = 3269.564 m4
MBj = 3.093 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 57
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.86: Tabel Ya Yb Sudut 60 sarat 3.7013 m (Belakang)
SUDUT = 60 SARAT = 3.70133 Volume = 1732.619852 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 4.74 -1.97 18.96 -7.89 89.84 15.55 425.77 -30.66
B3 2 4.58 -1.14 9.16 -2.29 41.94 2.62 192.04 -3.00
B4 4 1.37 3.10 5.47 12.40 7.49 38.44 10.24 119.19
B5 2 4.30 3.55 8.60 7.10 36.97 25.21 158.96 89.52
B6 4 4.17 3.91 16.69 15.63 69.60 61.07 290.34 238.65
B7 1 4.06 4.15 4.06 4.15 16.46 17.18 66.79 71.23
62.93 29.10 262.30 160.08 1144.15 484.92
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 85.267
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 47.352
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 503.112
Tabel 2.87: Tabel Ya Yb Sudut 60 sarat 3.7013 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 4.06 4.15 4.06 4.15 16.46 17.18 66.79 71.23
T2 4 3.82 4.41 15.28 17.63 58.40 77.68 223.16 342.32
T3 2 3.70 4.47 7.39 8.94 27.31 39.97 100.90 178.67
T4 4 3.68 4.48 14.73 17.94 54.28 80.45 199.93 360.77
T5 2 3.90 4.45 7.79 8.90 30.35 39.62 118.26 176.35
T6 4 4.33 4.37 17.33 17.48 75.07 76.39 325.20 333.81
T7 1 4.22 4.09 3.44 4.09 17.81 16.71 75.18 68.33
70.02 79.12 279.68 348.00 1109.42 1531.48
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 397.720533
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -91.089
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 2347.46889
Tabel 2.88: Tabel Ya Yb Sudut 60 sarat 3.7013 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 4.22 4.09 4.221 4.088 17.813 16.714 75.178 68.333
D2 4 -1.91 3.57 -7.636 14.274 14.577 50.937 -27.828 181.768
D3 1 0.00 0.00 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000
-3.416 18.362 32.390 67.651 47.350 250.101
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 25.448
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -30.017
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 168.810
e= -0.15 e/2 = -0.07
Io = 3019.39 m4
Ikor = 10.70 m4
Io-Ikor = 3008.69 m4
MBj = 1.74 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 58
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.89: Tabel Ya Yb Sudut 60 sarat 4.3057 m (Belakang)
SUDUT = 60 SARAT = 4.3057 Volume = 2330.198001 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 4.44 -1.37 17.75 -5.49 78.78 7.53 349.59 -10.33
B3 2 4.28 -0.01 8.56 -0.03 36.60 0.00 156.56 0.00
B4 4 4.14 2.25 16.54 9.02 68.41 20.33 282.93 45.82
B5 2 4.00 2.98 8.00 5.97 31.97 17.79 127.82 53.07
B6 4 3.87 3.57 15.48 14.28 59.91 50.95 231.84 181.84
B7 1 3.76 4.00 3.76 4.00 14.11 15.97 52.99 63.83
70.08 27.74 289.77 112.57 1201.73 334.23
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 90.631
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 82.090
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 474.356
Tabel 2.90: Tabel Ya Yb Sudut 60 sarat 4.3057 m (Tengah)
Middle Body (L2= 7.6000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 4.74 5.13 4.74 5.13 22.48 26.30 106.60 134.85
T2 4 4.74 5.34 18.97 21.37 89.93 114.16 426.42 609.85
T3 2 4.74 5.38 9.48 10.76 44.97 57.94 213.21 311.84
T4 4 4.74 5.37 18.97 21.48 89.93 115.33 426.42 619.24
T5 2 4.74 5.24 9.48 10.48 44.97 54.95 213.21 288.00
T6 4 4.74 4.83 18.97 19.32 89.93 93.30 426.42 450.60
T7 1 2.61 3.79 2.61 3.79 6.81 14.37 17.77 54.45
83.22 92.33 389.02 476.33 1830.04 2468.84
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 444.720587
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -110.599
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 3630.1617
Tabel 2.91: Tabel Ya Yb Sudut 60 sarat 4.3057 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 4.69 3.59 4.69 3.59 21.96 12.86 102.94 46.11
D2 4 0.17 2.82 0.69 11.30 0.12 31.91 0.02 90.13
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
5.38 14.88 22.08 44.77 102.96 136.25
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 34.498
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -19.313
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 135.754
e= -0.16 m e/2 = -0.08
Io = 2823.088 m4
Ikor = 12.827 m4
Io-Ikor = 2810.261 m4
MBj = 1.206 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 59
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.92: Tabel Ya Yb Sudut 60 sarat 4.91 m (Belakang)
SUDUT = 60 SARAT = 4.91 Volume = 2849.122807 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 4.17 -0.84 16.69 -3.34 69.67 2.79 290.76 -2.33
B3 2 4.01 1.02 8.03 2.04 32.21 2.07 129.29 2.11
B4 4 3.87 1.60 15.48 6.39 59.94 10.21 232.06 16.31
B5 2 3.73 2.44 7.47 4.88 27.88 11.90 104.10 29.03
B6 4 3.61 3.15 14.42 12.62 52.00 39.79 187.50 125.49
B7 1 3.49 3.75 3.49 3.75 12.19 14.04 42.57 52.61
65.59 26.32 253.90 80.80 986.27 223.20
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 85.155
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 80.189
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 373.525
Tabel 2.93: Tabel Ya Yb Sudut 60 sarat 4.91 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 3.49 3.75 3.49 3.75 12.19 14.04 42.57 52.61
T2 4 3.26 4.45 13.02 17.81 42.39 79.28 138.00 352.96
T3 2 3.13 4.64 6.26 9.28 19.58 43.06 61.28 199.83
T4 4 3.12 4.66 12.47 18.63 38.89 86.75 121.25 404.02
T5 2 3.33 4.55 6.66 9.11 22.18 41.46 73.87 188.79
T6 4 3.77 4.22 15.07 16.87 56.75 71.14 213.73 300.01
T7 1 4.22 2.86 4.22 2.86 17.84 8.18 75.37 23.39
61.19 78.30 209.82 343.92 726.06 1521.61
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 371.981
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -178.80
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 1997.93
Tabel 2.94: Tabel Ya Yb Sudut 60 sarat 4.91 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 4.22 2.86 4.224 2.860 17.842 8.178 75.365 23.386
D2 4 2.26 1.89 9.042 7.542 20.438 14.220 46.197 26.813
D3 1 0.00 0.00 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000
13.266 10.402 38.280 22.398 121.563 50.199
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 40.295
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 13.520
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 97.478
e= -0.17 m e/2 = -0.086
Io = 2468.935 m4
Ikor = 14.555 m4
Io-Ikor = 2454.380 m4
MBj = 0.861 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 60
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.95: Tabel Ya Yb Sudut 70 sarat 3.097 m (Belakang)
SUDUT = 70 SARAT = 3.097 Volume = 1056.988161 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 4.70 -2.27 18.81 -9.08 88.44 20.62 415.85 -46.80
B3 2 4.55 -1.65 9.11 -3.31 41.49 5.46 188.98 -9.03
B4 4 4.42 -0.91 17.69 -3.63 78.27 3.29 346.25 -2.99
B5 2 4.30 0.28 8.59 0.56 36.93 0.16 158.67 0.04
B6 4 4.18 1.99 16.72 7.95 69.85 15.79 291.89 31.38
B7 1 4.07 3.09 4.07 3.09 16.60 9.55 67.61 29.54
75.00 -4.42 331.57 54.88 1469.24 2.13
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 65.392
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 128.181
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 454.409
Tabel 2.96: Tabel Ya Yb Sudut 70 sarat 3.097 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 4.07 3.09 4.07 3.09 16.60 9.55 67.61 29.54
T2 4 3.86 3.67 15.42 14.67 59.47 53.80 229.32 197.30
T3 2 3.74 3.76 7.48 7.52 27.97 28.26 104.60 106.21
T4 4 3.73 3.78 14.92 15.11 55.63 57.06 207.46 215.51
T5 2 3.92 3.73 7.85 7.46 30.81 27.85 120.92 103.93
T6 4 4.33 3.60 17.31 14.39 74.89 51.79 324.03 186.34
T7 1 4.93 1.05 4.93 1.05 24.32 1.11 119.93 1.17
71.98 63.30 289.68 229.42 1173.87 840.01
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 360.7418667
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = 80.352
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 1790.109469
Tabel 2.97: Tabel Ya Yb Sudut 70 sarat 3.097 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 4.93 1.05 4.93 1.05 24.32 1.11 119.93 1.17
D2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
4.93 1.05 24.32 1.11 119.93 1.17
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 10.190
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 19.757
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 68.724
e= 0.52 m e/2 = 0.26
Io = 2313.243 m4
Ikor = 119.444 m4
Io-Ikor = 2193.798 m4
MBj = 2.076 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 61
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.98: Tabel Ya Yb Sudut 70 sarat 3.7013 m (Belakang)
SUDUT = 70 SARAT = 3.70133 Volume = 1732.619852 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 4.50 -1.80 18.00 -7.20 80.96 12.97 364.26 -23.36
B3 2 4.32 -1.01 8.63 -2.02 37.25 2.05 160.75 -2.07
B4 4 4.24 -0.09 16.95 -0.37 71.81 0.03 304.25 0.00
B5 2 4.09 1.81 8.19 3.62 33.52 6.55 137.21 11.86
B6 4 3.98 3.98 15.90 15.94 63.22 63.50 251.36 253.02
B7 1 3.87 4.11 3.87 4.11 14.98 16.93 57.99 69.67
71.54 14.07 301.75 102.04 1275.82 309.12
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 79.318
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 92.515
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 489.484
Tabel 2.99: Tabel Ya Yb Sudut 70 sarat 3.7013 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 3.87 4.11 3.87 4.11 14.98 16.93 57.99 69.67
T2 4 3.65 4.15 14.61 16.59 53.37 68.83 194.97 285.54
T3 2 3.54 4.15 7.07 8.31 25.02 34.49 88.47 143.24
T4 4 3.53 4.15 14.10 16.62 49.73 69.02 175.37 286.72
T5 2 3.72 4.15 7.44 8.30 27.70 34.47 103.10 143.13
T6 4 4.12 4.15 16.50 16.58 68.02 68.76 280.51 285.09
T7 1 4.73 4.12 4.73 4.12 22.36 16.96 105.71 69.83
68.33 74.64 261.19 309.47 1006.12 1283.22
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 381.2328
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -64.379
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 2034.96723
Tabel 2.100: Tabel Ya Yb Sudut 70 sarat 3.7013 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 4.73 4.12 4.73 4.12 22.36 16.96 105.71 69.83
D2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
4.73 4.12 22.36 16.96 105.71 69.83
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 15.061
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 4.597
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 99.621
e= 0.07 m e/2 = 0.03
Io = 2624.073 m4
Ikor = 2.253 m4
Io-Ikor = 2621.820 m4
MBj = 1.513 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 62
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.101: Tabel Ya Yb Sudut 70 sarat 4.3057 m (Belakang)
SUDUT = 70 SARAT = 4.3057 Volume = 2330.198001 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 4.23 -1.32 16.92 -5.27 71.57 6.94 302.75 -9.13
B3 2 4.08 -0.10 8.17 -0.20 33.33 0.02 136.08 0.00
B4 4 1.84 1.27 7.35 5.08 13.49 6.45 24.78 8.19
B5 2 3.82 3.29 7.65 6.59 29.26 21.68 111.90 71.39
B6 4 3.71 3.73 14.83 14.90 54.96 55.53 203.71 206.90
B7 1 3.60 3.98 3.60 3.98 12.97 15.83 46.72 62.96
58.51 25.08 215.58 106.44 825.94 340.30
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 77.445
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 50.560
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 360.174
Tabel 2.102: Tabel Ya Yb Sudut 70 sarat 4.3057 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 3.60 3.98 3.60 3.98 12.97 15.83 46.72 62.96
T2 4 3.38 4.22 13.54 16.90 45.80 71.37 154.98 301.44
T3 2 3.27 4.28 6.54 8.56 21.35 36.61 69.78 156.66
T4 4 3.26 4.29 13.03 17.16 42.43 73.65 138.21 316.04
T5 2 3.45 4.26 6.91 8.52 23.84 36.34 82.32 154.88
T6 4 3.85 4.19 15.42 16.77 59.44 70.31 229.12 294.77
T7 1 4.46 3.93 4.46 3.93 19.92 15.41 88.94 60.48
63.49 75.82 225.77 319.51 810.07 1347.22
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 371.4773333
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -124.991
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 1917.593996
Tabel 2.103: Tabel Ya Yb Sudut 70 sarat 4.3057 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 4.46 3.93 4.46 3.93 19.92 15.41 88.94 60.48
D2 4 0.75 3.30 3.00 13.18 2.25 43.43 1.69 143.10
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
7.46 17.11 22.18 58.84 90.63 203.58
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 41.832
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = -31.208
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 166.967
e= -0.22 m e/2 = -0.11
Io = 2444.735 m4
Ikor = 22.740 m4
Io-Ikor = 2421.995 m4
MBj = 1.039 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 63
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.104: Tabel Ya Yb Sudut 70 sarat 4.91 m (Belakang)
SUDUT = 70 SARAT = 4.91 Volume = 2849.122807 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 4.00 -0.87 15.98 -3.47 63.84 3.01 255.06 -2.61
B3 2 3.85 0.92 7.70 1.85 29.61 1.70 113.93 1.57
B4 4 3.72 1.58 14.87 6.30 55.25 9.92 205.35 15.63
B5 2 3.59 2.51 7.18 5.01 25.77 12.57 92.53 31.50
B6 4 3.47 3.21 13.89 12.86 48.21 41.33 167.39 132.85
B7 1 3.37 3.71 3.37 3.71 11.34 13.78 38.16 51.16
62.98 26.26 234.03 82.31 872.42 230.11
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 82.679
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 70.283
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 340.499
Tabel 2.105: Tabel Ya Yb Sudut 70 sarat 4.91 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 3.37 3.71 3.37 3.71 11.34 13.78 38.16 51.16
T2 4 3.15 4.20 12.60 16.82 39.66 70.72 124.90 297.35
T3 2 3.03 4.32 6.07 8.65 18.39 37.41 55.79 161.79
T4 4 3.02 4.35 12.09 17.38 36.54 75.54 110.44 328.30
T5 2 3.22 4.28 6.44 8.56 20.71 36.67 66.65 156.99
T6 4 3.62 4.10 14.48 16.39 52.42 67.13 189.77 275.00
T7 1 4.22 3.16 4.22 3.16 17.85 9.96 75.40 31.43
59.26 74.67 196.91 311.21 661.10 1302.03
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 357.14
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -152.39
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 1745.00
Tabel 2.106: Tabel Ya Yb Sudut 70 sarat 4.91 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 4.22 3.16 4.22 3.16 17.85 9.96 75.40 31.43
D2 4 4.22 3.13 16.88 12.51 71.26 39.13 300.80 122.38
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
21.11 15.67 89.11 49.09 376.20 153.81
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 62.611
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 34.072
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 300.788
e= -0.10 m e/2 = -0.05
Io = 2386.292 m4
Ikor = 4.593 m4
Io-Ikor = 2381.699 m4
MBj = 0.836 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 64
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.107: Tabel Ya Yb Sudut 80 sarat 3.097 m (Belakang)
SUDUT = 80 SARAT = 3.097 Volume = 1056.988161 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 4.01 -1.59 16.02 -6.35 64.20 10.08 257.19 -16.00
B3 2 3.87 -1.02 7.73 -2.04 29.88 2.08 115.52 -2.12
B4 4 3.74 -0.37 14.96 -1.48 55.96 0.55 209.32 -0.20
B5 2 3.62 0.57 7.24 1.13 26.20 0.64 94.84 0.36
B6 4 3.51 1.81 14.03 7.26 49.19 13.17 172.52 23.90
B7 1 3.41 2.83 3.41 2.83 11.63 7.99 39.64 22.59
63.39 1.35 237.07 34.51 889.03 28.53
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 59.983
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 93.835
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 283.371
Tabel 2.108: Tabel Ya Yb Sudut 80 sarat 3.097 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 3.41 2.83 3.41 2.83 11.63 7.99 39.64 22.59
T2 4 3.20 3.70 12.80 14.78 40.93 54.62 130.92 201.84
T3 2 3.09 3.86 6.18 7.72 19.07 29.81 58.89 115.11
T4 4 3.08 3.88 12.31 15.54 37.89 60.35 116.63 234.40
T5 2 3.26 3.80 6.53 7.59 21.31 28.83 69.58 109.48
T6 4 3.65 3.48 14.59 13.91 53.24 48.34 194.22 168.07
T7 1 4.23 0.89 4.23 0.89 17.85 0.78 75.42 0.69
60.04 63.25 201.92 230.74 685.31 852.20
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 328.7770667
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -38.421
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 1366.668853
Tabel 2.109: Tabel Ya Yb Sudut 80 sarat 3.097 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 4.23 0.89 4.23 0.89 17.85 0.78 75.42 0.69
D2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
4.23 0.89 17.85 0.78 75.42 0.69
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 8.701
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 14.529
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 43.196
e= 0.18 m e/2 = 0.09
Io = 1693.236 m4
Ikor = 12.308 m4
Io-Ikor = 1680.928 m4
MBj = 1.590 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 65
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.110: Tabel Ya Yb Sudut 80 sarat 3.7013 m (Belakang)
SUDUT = 80 SARAT = 3.70133 Volume = 1732.619852 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 4.23 -1.57 16.91 -6.26 71.51 9.80 302.36 -15.35
B3 2 4.09 -0.80 8.18 -1.59 33.42 1.27 136.59 -1.01
B4 4 3.96 -0.03 15.85 -0.10 62.80 0.00 248.85 0.00
B5 2 3.84 1.23 7.68 2.45 29.51 3.00 113.38 3.68
B6 4 3.73 2.55 14.92 10.20 55.62 26.01 207.40 66.34
B7 1 3.63 3.29 3.63 3.29 13.17 10.79 47.78 35.46
67.16 7.98 266.03 50.89 1056.35 89.12
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 69.619
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 99.664
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 353.761
Tabel 2.111: Tabel Ya Yb Sudut 80 sarat 3.7013 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 3.63 3.29 3.63 3.29 13.17 10.79 47.78 35.46
T2 4 3.35 3.83 13.38 15.34 44.76 58.81 149.75 225.50
T3 2 3.23 3.92 6.47 7.83 20.92 30.69 67.67 120.22
T4 4 3.30 3.86 13.20 15.42 43.56 59.45 143.76 229.19
T5 2 3.49 3.81 6.97 7.63 24.31 29.07 84.78 110.86
T6 4 3.87 3.69 15.48 14.77 59.92 54.54 231.91 201.42
T7 1 4.45 2.20 4.45 2.20 19.78 4.83 87.95 10.61
63.58 66.47 226.43 248.19 813.61 933.26
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 346.8088
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -29.018
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 1552.77315
Tabel 2.112: Tabel Ya Yb Sudut 80 sarat 3.7013 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 4.45 2.20 4.45 2.20 19.78 4.83 87.95 10.61
D2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
4.45 2.20 19.78 4.83 87.95 10.61
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 11.313
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 12.727
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 55.936
e= 0.19 m e/2 = 0.10
Io = 1962.471 m4
Ikor = 16.251 m4
Io-Ikor = 1946.220 m4
MBj = 1.123 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 66
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.113: Tabel Ya Yb Sudut 80 sarat 4.3057 m (Belakang)
SUDUT = 80 SARAT = 4.3057 Volume = 2330.198001 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 4.24 -1.39 16.96 -5.55 71.89 7.69 304.79 -10.66
B3 2 4.10 -0.23 8.20 -0.45 33.60 0.10 137.72 -0.02
B4 4 3.97 0.75 15.89 3.01 63.16 2.27 250.98 1.71
B5 2 3.85 3.03 7.71 6.05 29.69 18.32 114.38 55.45
B6 4 3.74 3.86 14.96 15.44 55.96 59.60 209.29 230.09
B7 1 3.64 3.96 3.64 3.96 13.25 15.66 48.22 62.00
67.36 22.46 267.55 103.65 1065.39 338.56
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 83.219
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 75.927
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 433.588
Tabel 2.114: Tabel Ya Yb Sudut 80 sarat 4.3057 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 3.64 3.96 3.64 3.96 13.25 15.66 48.22 62.00
T2 4 3.43 4.00 13.73 16.01 47.12 64.07 161.71 256.40
T3 2 3.32 4.01 6.64 8.02 22.06 32.14 73.27 128.87
T4 4 3.31 4.01 13.24 16.04 43.86 64.34 145.22 258.06
T5 2 3.50 4.01 7.00 8.01 24.47 32.12 85.59 128.70
T6 4 3.88 4.00 15.53 15.99 60.26 63.96 233.92 255.73
T7 1 4.46 3.96 4.46 3.96 19.88 15.69 88.62 62.15
64.24 72.00 230.89 287.98 836.54 1151.91
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 363.2866667
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -76.117
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 1767.509768
Tabel 2.115: Tabel Ya Yb Sudut 80 sarat 4.3057 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 4.46 3.96 4.46 3.96 19.88 15.69 88.62 62.15
D2 4 4.90 3.17 19.59 12.68 95.97 40.19 470.11 127.40
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
24.05 16.64 115.85 55.88 558.72 189.54
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 69.280
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 51.051
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 424.656
e= 0.10 m e/2 = 0.05
Io = 2625.754 m4
Ikor = 5.015 m4
Io-Ikor = 2620.739 m4
MBj = 1.125 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 67
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.116: Tabel Ya Yb Sudut 80 sarat 4.91 m (Belakang)
SUDUT = 80 SARAT = 4.91 Volume = 2849.122807 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 3.90 -0.88 15.62 -3.51 60.98 3.08 238.08 -2.70
B3 2 3.76 0.94 7.53 1.88 28.33 1.77 106.63 1.66
B4 4 3.64 1.83 14.55 7.32 52.96 13.40 192.69 24.52
B5 2 3.52 2.91 7.04 5.81 24.75 16.88 87.06 49.04
B6 4 3.41 3.55 13.62 14.18 46.38 50.28 157.92 178.28
B7 1 3.30 3.87 3.30 3.87 10.92 14.96 36.10 57.87
61.66 29.55 224.32 100.37 818.48 308.66
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 84.506
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 57.418
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 348.098
Tabel 2.117: Tabel Ya Yb Sudut 80 sarat 4.91 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 3.30 3.87 3.30 3.87 10.92 14.96 36.10 57.87
T2 4 3.10 4.15 12.39 16.60 38.37 68.86 118.82 285.71
T3 2 2.99 4.21 5.97 8.41 17.83 35.40 53.25 148.94
T4 4 2.98 4.22 11.90 16.88 35.43 71.23 105.44 300.56
T5 2 3.16 4.19 6.33 8.38 20.01 35.11 63.27 147.11
T6 4 3.55 4.11 14.19 16.46 50.31 67.70 178.41 278.52
T7 1 4.12 3.76 4.12 3.76 17.00 14.16 70.10 53.28
58.20 74.36 189.86 307.42 625.39 1271.99
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 353.49
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -156.74
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 1686.56
Tabel 2.118: Tabel Ya Yb Sudut 80 sarat 4.91 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 4.12 3.76 4.12 3.76 17.00 14.16 70.10 53.28
D2 4 4.56 2.79 18.25 11.14 83.29 31.03 380.07 86.44
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
22.38 14.90 100.29 45.19 450.17 139.73
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 63.473
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 46.904
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 334.780
e= -0.10 m e/2 = -0.05
Io = 2369.435 m4
Ikor = 5.479 m4
Io-Ikor = 2363.956 m4
MBj = 0.830 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 68
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.119: Tabel Ya Yb Sudut 90 sarat 3.097 m (Belakang)
SUDUT = 90 SARAT = 3.097 Volume = 1056.988161 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 3.77 -1.32 15.08 -5.26 56.88 6.93 214.47 -9.12
B3 2 3.63 -0.77 7.26 -1.54 26.39 1.18 95.85 -0.91
B4 4 3.51 -0.18 14.04 -0.72 49.26 0.13 172.84 -0.02
B5 2 3.39 0.62 6.78 1.24 22.98 0.76 77.92 0.47
B6 4 3.28 1.66 13.12 6.64 43.01 11.03 141.03 18.32
B7 1 3.18 2.57 3.18 2.57 10.11 6.59 32.17 16.93
59.46 2.93 208.63 26.63 734.27 25.67
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 57.802
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 84.312
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 234.697
Tabel 2.120: Tabel Ya Yb Sudut 90 sarat 3.097 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 3.18 2.57 3.18 2.57 10.11 6.59 32.17 16.93
T2 4 2.98 3.57 11.90 14.29 35.42 51.06 105.40 182.44
T3 2 2.87 3.79 5.73 7.59 16.43 28.80 47.10 109.27
T4 4 2.86 3.81 11.43 15.22 32.65 57.92 93.26 220.41
T5 2 3.04 3.68 6.08 7.37 18.49 27.15 56.22 100.04
T6 4 3.42 3.22 13.67 12.88 46.74 41.44 159.78 133.40
T7 1 3.99 0.50 0.00 0.50 15.89 0.25 63.35 0.12
52.00 60.41 175.74 213.22 557.28 762.61
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 299.7594667
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -49.974
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 1173.236003
Tabel 2.121: Tabel Ya Yb Sudut 90 sarat 3.097 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 3.99 0.50 3.99 0.50 15.89 0.25 63.35 0.12
D2 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
3.99 0.50 15.89 0.25 63.35 0.12
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 7.635
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 13.317
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 36.022
e= 0.033 m e/2 = 0.02
Io = 1443.956 m4
Ikor = 0.398 m4
Io-Ikor = 1443.558 m4
MBj = 1.366 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 69
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.122: Tabel Ya Yb Sudut 90 sarat 3.7013 m (Belakang)
SUDUT = 90 SARAT = 3.70133 Volume = 1732.619852 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 3.91 -1.23 15.62 -4.90 61.01 6.01 238.26 -7.36
B3 2 3.77 -0.47 7.53 -0.95 28.38 0.45 106.89 -0.21
B4 4 3.64 0.20 14.57 0.80 53.10 0.16 193.49 0.03
B5 2 3.52 1.19 7.05 2.37 24.85 2.81 87.57 3.34
B6 4 3.41 2.24 13.65 8.97 46.61 20.11 159.12 45.08
B7 1 3.31 3.03 3.31 3.03 10.99 9.19 36.43 27.88
61.75 9.33 224.94 38.73 821.76 68.76
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 65.853
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 86.262
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 275.023
Tabel 2.123: Tabel Ya Yb Sudut 90 sarat 3.7013 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 3.31 3.03 3.31 3.03 10.99 9.19 36.43 27.88
T2 4 3.11 3.72 12.44 14.88 38.70 55.36 120.36 205.95
T3 2 3.00 3.87 6.00 7.73 18.01 29.88 54.05 115.48
T4 4 2.99 3.89 11.96 15.55 35.79 60.44 107.05 234.93
T5 2 3.18 3.81 6.35 7.62 20.16 29.04 64.01 110.66
T6 4 3.55 3.55 14.21 14.21 50.49 50.50 179.38 179.41
T7 1 4.12 1.32 4.12 1.32 16.98 1.75 69.98 2.32
58.40 64.35 191.12 236.16 631.25 876.63
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 327.342933
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -60.056
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 1340.3446
Tabel 2.124: Tabel Ya Yb Sudut 90 sarat 3.7013 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 4.12 1.32 4.12 1.32 16.98 1.75 69.98 2.32
D2 4 4.55 -3.71 18.22 -14.83 82.96 55.01 377.83 -204.01
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
22.34 -13.51 99.94 56.76 447.81 -201.69
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 15.029
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 36.758
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 139.675
e= 0.154 m e/2 = 0.08
Io = 1755.04 m4
Ikor = 9.711 m4
Io-Ikor = 1745.331 m4
MBj = 1.007 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 70
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.125: Tabel Ya Yb Sudut 90 sarat 4.3057 m (Belakang)
SUDUT = 90 SARAT = 4.3057 Volume = 2330.198001 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 4.08 -1.22 16.31 -4.88 66.52 5.94 271.29 -7.24
B3 2 3.94 -0.12 7.88 -0.23 31.04 0.03 122.29 0.00
B4 4 3.82 0.67 15.27 2.68 58.26 1.80 222.34 1.21
B5 2 3.70 1.93 7.39 3.85 27.34 7.41 101.08 14.27
B6 4 3.59 2.91 14.35 11.66 51.45 33.97 184.52 99.01
B7 1 3.49 3.42 3.49 3.42 12.16 11.67 42.42 39.85
64.69 16.50 246.78 60.82 943.95 147.09
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 75.219
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 86.145
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 336.947
Tabel 2.126: Tabel Ya Yb Sudut 90 sarat 4.3057 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 3.49 3.42 3.49 3.42 12.16 11.67 42.42 39.85
T2 4 3.28 3.80 13.13 15.20 43.11 57.72 141.54 219.28
T3 2 3.17 3.87 6.35 7.75 20.15 30.01 63.94 116.26
T4 4 3.17 3.89 12.68 15.56 40.18 60.51 127.34 235.33
T5 2 3.35 3.85 6.70 7.70 22.41 29.66 75.04 114.23
T6 4 3.73 3.75 14.90 14.99 55.52 56.18 206.83 210.55
T7 1 4.29 3.00 4.29 3.00 18.44 8.97 79.15 26.87
61.54 67.60 211.97 254.72 736.26 962.37
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 344.3714667
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -57.009
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 1509.890169
Tabel 2.127: Tabel Ya Yb Sudut 90 sarat 4.3057 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 4.29 3.00 4.29 3.00 18.44 8.97 79.15 26.87
D2 4 4.73 0.81 18.91 3.23 89.37 2.61 422.46 2.11
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
23.20 6.23 107.81 11.58 501.62 28.98
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 50.106
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 81.914
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 301.127
e= 0.236 m e/2 = 0.12
Io = 2147.964 m4
Ikor = 26.256 m4
Io-Ikor = 2121.708 m4
MBj = 0.911 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 71
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.128: Tabel Ya Yb Sudut 90 sarat 4.91 m (Belakang)
SUDUT = 90 SARAT = 4.91 Volume = 2849.122807 m3
After Body (L1 = 2.7795 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
B1 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
B2 4 3.94 0.92 15.77 3.69 62.16 3.40 245.02 3.14
B3 2 3.80 0.81 7.61 1.61 28.93 1.30 110.05 1.05
B4 4 3.68 2.34 14.72 9.37 54.18 21.95 199.39 51.42
B5 2 3.56 3.79 7.12 7.59 25.36 28.78 90.33 109.16
B6 4 3.45 4.08 13.80 16.32 47.62 66.55 164.30 271.47
B7 1 3.35 4.14 3.35 4.14 11.23 17.13 37.65 70.88
62.37 42.71 229.48 139.11 846.74 507.10
Area = 1/3 (Sya + Syb)L1 = 97.360
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L1 = 41.867
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L1 = 418.112
Tabel 2.129: Tabel Ya Yb Sudut 90 sarat 4.91 m (Tengah)
Middle Body (L2= 8.0000 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
T1 1 3.35 4.14 3.35 4.14 11.23 17.13 37.65 70.88
T2 4 3.13 4.17 12.51 16.70 39.11 69.71 122.29 291.03
T3 2 3.04 4.18 6.08 8.36 18.45 34.96 56.06 146.20
T4 4 3.03 4.18 12.11 16.73 36.68 69.98 111.05 292.68
T5 2 3.21 4.18 6.42 8.36 20.63 34.93 66.26 146.01
T6 4 3.59 4.17 14.36 16.69 51.54 69.60 185.01 290.34
T7 1 4.16 4.14 4.16 4.14 17.29 17.14 71.87 70.99
58.99 75.12 194.93 313.46 650.19 1308.12
Area = 1/3 (Sya + Syb)L2 = 357.60213
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L2 = -158.044
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L2 = 1740.7146
Tabel 2.130: Tabel Ya Yb Sudut 90 sarat 4.91 m (Depan)
Fore Body (L3 = 5.1077 m)
Station S Ya Yb Sya Syb Sya2 SYb2 Sya3 SYb3
D1 1 4.16 4.14 4.16 4.14 17.29 17.14 71.87 70.99
D2 4 4.59 3.93 18.36 15.72 84.31 61.76 387.04 242.70
D3 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
22.52 19.86 101.59 78.91 458.90 313.69
Area = 1/3 (Sya + Syb)L3 = 72.154
[Link] = 1/6 (Sya2-Syb2)L3 = 19.309
[Link] = 1/9 (Sya3+Syb3)L3 = 438.465
e= -0.184 m e/2 = -0.09
Io = 2597.291 m4
Ikor = 17.801 m4
Io-Ikor = 2579.490 m4
MBj = 0.905 m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 72
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.131: Tabel perhitungan LC sarat 3.097 m
Volume = 1056.9882 m3 Sarat = 3.097
j MBj cos j MBj cosj INT ( y ) sin j MBj sinj INT yj zj- zc yj .cosj (zj- zc)sinj Lc ym Zm - Zc
rad 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
0.0000 0 5.108 1.000 5.108 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 5.108
0.1745 10 5.109 0.985 5.032 10.140 0.174 0.887 0.887 0.887 0.077 0.874 0.013 0.887 0.000 5.109
0.3490 20 4.723 0.940 4.438 19.610 0.342 1.615 3.389 1.716 0.296 1.612 0.101 1.714 0.101 4.734
0.5235 30 4.668 0.866 4.043 28.091 0.500 2.334 7.338 2.458 0.640 2.129 0.320 2.449 0.124 4.683
0.6980 40 4.792 0.766 3.671 35.805 0.643 3.080 12.751 3.133 1.113 2.400 0.715 3.115 0.053 4.784
0.8725 50 4.259 0.643 2.738 42.214 0.766 3.262 19.093 3.694 1.666 2.375 1.276 3.651 0.431 4.404
1.0470 60 3.093 0.500 1.547 46.500 0.866 2.679 25.034 4.069 2.184 2.035 1.891 3.926 1.390 3.731
1.2215 70 2.076 0.342 0.710 48.758 0.940 1.950 29.663 4.266 2.588 1.460 2.432 3.892 2.316 3.298
1.3960 80 1.590 0.174 0.277 49.744 0.985 1.566 33.179 4.353 2.895 0.757 2.851 3.608 2.787 3.171
1.5705 90 1.366 0.000 0.000 50.021 1.000 1.366 36.111 4.377 3.151 0.001 3.151 3.152 3.011 3.151
Tabel 2.132: Tabel perhitungan LC sarat 3.7013 m
Volume = 1732.6199 m3 Sarat = 3.7013333
j MBj cos j MBj cosj INT ( y ) sin j MBj sinj INT yj zj- zc yj .cosj (zj- zc)sinj Lc ym Zm - Zc
rad 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
0.0000 0 3.675 1.000 3.675 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 3.675
0.1745 10 3.708 0.985 3.651 7.326 0.174 0.644 0.644 0.641 0.056 0.631 0.010 0.641 -0.003 3.708
0.3490 20 3.645 0.940 3.426 14.403 0.342 1.247 2.534 1.260 0.221 1.184 0.076 1.260 0.014 3.647
0.5235 30 3.753 0.866 3.250 21.079 0.500 1.876 5.657 1.844 0.494 1.597 0.247 1.844 -0.032 3.744
0.6980 40 2.959 0.766 2.267 26.596 0.643 1.902 9.434 2.327 0.823 1.783 0.529 2.312 0.425 3.090
0.8725 50 2.102 0.643 1.351 30.214 0.766 1.610 12.946 2.644 1.130 1.700 0.865 2.565 1.034 2.481
1.0470 60 1.736 0.500 0.869 32.434 0.866 1.504 16.059 2.838 1.401 1.419 1.213 2.633 1.334 2.270
1.2215 70 1.513 0.342 0.518 33.821 0.940 1.422 18.985 2.959 1.656 1.013 1.556 2.569 1.537 2.174
1.3960 80 1.123 0.174 0.195 34.534 0.985 1.106 21.513 3.022 1.877 0.525 1.848 2.374 1.916 2.072
1.5705 90 1.007 0.000 0.000 34.729 1.000 1.007 23.626 3.039 2.061 0.001 2.061 2.062 2.031 2.062
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 73
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.133: Tabel perhitungan LC sarat 4.3057 m
Volume = 2330.198 m3 Sarat = 4.3056667
j MBj cos j MBj cosj INT ( y ) sin j MBj sinj INT yj zj- zc yj .cosj (zj- zc)sinj Lc ym Zm - Zc
rad 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
0.0000 0 3.102 1.000 3.102 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 3.102
0.1745 10 3.158 0.985 3.110 6.212 0.174 0.548 0.548 0.544 0.048 0.535 0.008 0.544 -0.005 3.157
0.3490 20 3.272 0.940 3.074 12.396 0.342 1.119 2.215 1.085 0.193 1.019 0.066 1.085 -0.034 3.268
0.5235 30 3.004 0.866 2.602 18.072 0.500 1.502 4.836 1.581 0.422 1.370 0.211 1.580 0.079 3.024
0.6980 40 1.953 0.766 1.496 22.170 0.643 1.255 7.592 1.940 0.662 1.486 0.426 1.912 0.685 2.158
0.8725 50 1.472 0.643 0.946 24.612 0.766 1.127 9.974 2.154 0.870 1.385 0.667 2.051 1.026 1.816
1.0470 60 1.206 0.500 0.603 26.161 0.866 1.044 12.146 2.289 1.060 1.145 0.918 2.063 1.245 1.663
1.2215 70 1.039 0.342 0.356 27.120 0.940 0.977 14.167 2.373 1.236 0.812 1.161 1.974 1.396 1.592
1.3960 80 1.125 0.174 0.196 27.672 0.985 1.108 16.251 2.421 1.418 0.421 1.396 1.817 1.314 1.613
1.5705 90 0.911 0.000 0.000 27.867 1.000 0.911 18.269 2.438 1.594 0.001 1.594 1.595 1.528 1.594
Tabel 2.134: Tabel perhitungan LC sarat 4.91 m
Volume = 2849.1228 m3 Sarat = 4.91
j MBj cos j MBj cosj INT ( y ) sin j MBj sinj INT yj zj- zc yj .cosj (zj- zc)sinj Lc ym Zm - Zc
rad 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
0.0000 0 2.823 1.000 2.823 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 2.823
0.1745 10 2.893 0.985 2.849 5.672 0.174 0.502 0.502 0.496 0.044 0.489 0.008 0.496 -0.006 2.893
0.3490 20 3.071 0.940 2.886 11.407 0.342 1.050 2.055 0.998 0.179 0.938 0.061 0.999 -0.052 3.065
0.5235 30 2.261 0.866 1.958 16.251 0.500 1.130 4.235 1.422 0.370 1.232 0.185 1.416 0.292 2.328
0.6980 40 1.404 0.766 1.076 19.285 0.643 0.902 6.268 1.687 0.547 1.293 0.351 1.644 0.785 1.623
0.8725 50 1.088 0.643 0.699 21.060 0.766 0.833 8.004 1.843 0.698 1.185 0.535 1.720 1.010 1.398
1.0470 60 0.861 0.500 0.431 22.190 0.866 0.746 9.583 1.942 0.836 0.971 0.724 1.695 1.196 1.267
1.2215 70 0.836 0.342 0.286 22.907 0.940 0.785 11.114 2.004 0.970 0.686 0.911 1.597 1.219 1.256
1.3960 80 0.830 0.174 0.144 23.338 0.985 0.817 12.717 2.042 1.110 0.355 1.093 1.448 1.225 1.254
1.5705 90 0.905 0.000 0.000 23.482 1.000 0.905 14.439 2.055 1.260 0.001 1.260 1.260 1.149 1.260
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 74
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.135: Tabel LC diagram
LC Diagram
Volume Displacement
j
1056.99 1732.62 2330.20 2849.12
0 0.000 0.000 0.000 0.000
10 0.887 0.641 0.544 0.496
20 1.714 1.260 1.085 0.999
30 2.449 1.844 1.580 1.416
40 3.115 2.312 1.912 1.644
50 3.651 2.565 2.051 1.720
60 3.926 2.633 2.063 1.695
70 3.892 2.569 1.974 1.597
80 3.608 2.374 1.817 1.448
90 3.152 2.062 1.595 1.260
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 75
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.136: Tabel interpolasi
KONDISI KAPAL
I II III IV V VI VII VIII IX X XI XII XIII XIV XV XVI
Derajat
VOLUME DISPLACEMENT
1948.10 1564.60 1414.05 2031.11 1685.96 1990.32 1903.28 1667.87 1959.36 2110.30 1969.94 2097.29 1984.09 1763.61 2015.00 1336.77
0 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
10 0.51 0.61 0.58 0.59 0.60 0.57 0.58 0.65 0.51 0.52 0.58 0.56 0.58 0.64 0.57 0.59
20 1.02 1.21 1.15 1.17 1.19 1.14 1.16 1.28 1.02 1.05 1.15 1.12 1.15 1.25 1.15 1.17
30 1.46 1.82 1.71 1.71 1.78 1.69 1.72 1.87 1.46 1.51 1.69 1.65 1.68 1.83 1.70 1.71
40 1.71 2.31 2.12 2.11 2.24 2.09 2.13 2.36 1.72 1.80 2.10 2.03 2.07 2.29 2.10 2.11
50 1.81 2.54 2.30 2.31 2.46 2.27 2.32 2.62 1.81 1.91 2.28 2.20 2.25 2.54 2.29 2.31
60 1.79 2.60 2.34 2.35 2.52 2.30 2.36 2.69 1.80 1.91 2.32 2.23 2.28 2.60 2.33 2.35
70 1.70 2.53 2.26 2.27 2.44 2.22 2.28 2.63 1.70 1.81 2.23 2.14 2.21 2.54 2.24 2.27
80 1.55 2.36 2.10 2.10 2.28 2.06 2.12 2.43 1.55 1.66 2.07 1.98 2.03 2.35 2.08 2.10
90 1.35 2.09 1.85 1.83 2.01 1.81 1.87 2.11 1.36 1.45 1.83 1.74 1.78 2.04 1.83 1.83
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 76
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.9: Gambar Diagram panto carene
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 77
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
2.3. Perhitungan Tangki Dan Ruang Muat
2.3.1. Pengertian umum
Merupakan suatu bagian ruangan (compartement) dimana ruangan tersebut dapat
berupa ruang muat yang berfungsi untuk menyimpan muatan yang di angkut kapal tersebut.
Selain itu terdapat tangki tangki pada kapal, contohnya :
a. Tangki Ballast: berfungsi untuk menyeimbangkan kapal saat mengangkut muatan
penuh maupun tidak penuh. Tangki ballast diisi dengan air laut.
b. Tangki Fresh Water : berfungi menyimpan air bersih untuk konsumsi awak kapal.
c. Tangki FOT, DOT, LOT: berfungsi menyimpan bahan bakar main engine, mesin bantu
dan menyimpan minyak pelumas.
d. Tangki AP dan FP: merupakan tangki yang letaknya di bagian buritan dan haluan kapal.
2.3.2. Perhitungan tangki dan ruang muat
Tangki-tangki dan ruang muat yang dihitung adalah:
a. FOT (Fuel Oil Tank)
b. DOT (Diesel Oil Tank)
c. LOT (Lubrication Oil Tank)
d. FWT (Fresh Water Tank)
e. WBT (Water Ballast Tank)
f. AP Tank
g. FP Tank
h. Hatch Cover
Masa jenis dari fuel oil diambil 0,94 ton/m3, untuk diesel oil diambil 0,84 ton/m3,
untuk lubrication oil diambil 0,92 ton/m3, untuk fresh water tank diambil 1,00 ton/m3,
untuk massa jenis muatan 0,40 ton/m3 untuk hatch cover I-VIII dan 0,33 untuk hatch cover
IX berupa container 40 ft dan 45 ft serta untuk AP dan FP tank diambil1,025ton/m3.
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 78
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Posisi Tangki Dan Ruang Muat
Gambar 2.10: Posisi tanki dan ruang muat di kapal
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 79
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.137: Perhitungan Lubricant Oil Tank 1
LUBRICATION OIL TANK
No Faktor Faktor 0 mWL 0,1667 mWL 0,33 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y 2s y 3s
(n) (s) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 0.000 0.00 0.224 0.22 0.90 0.455 0.46 1.351 1.351 0.000 0.207 0.094
B 1 4 0.000 0.00 0.230 0.92 0.92 0.467 1.87 1.387 5.548 5.548 0.872 0.407
C 2 2 0.000 0.00 0.237 0.47 0.95 0.480 0.96 1.428 2.856 5.712 0.461 0.221
D 3 4 0.000 0.00 0.243 0.97 0.97 0.494 1.98 1.466 5.864 17.592 0.976 0.482
E 4 1 0.000 0.00 0.250 0.25 1.00 0.508 0.51 1.508 1.508 6.032 0.258 0.131
Sys 0.000 2.840 5.767 7.140 17.127 34.884 2.77 1.336
s' 1 4 1
S( ys )s' 0.000 11.360 5.767 17.127
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 11.360 11.534 22.894
Jarak ordinat horisontal (a) = 0.191 m
0 mWL ~ 0,47 mWL
Tinggi sarat (d) = 0.000 m
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.167 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Berat jenis muatan (g) = 0.900 ton/m3 KG Momen OG Momen
Jarak sekat ke midship (e) = -19.512 m 0 mWL ~ 0,47 mWL 0.109 0.223 0.024 -19.901 -2.170
PERHITUNGAN TANGKI MINYAK LUMAS
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 0.121 m3 Total 0.109 0.024 -2.170
W =Vxg = 0.109 ton
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = -19.901 m KG = 0.223 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 0.223 m OG = -19.901 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3s) = 0.057 m4 Ixx = 0.028 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 0.734 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2s) = 0.177 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 0.241 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y 2 ) = 0.014 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 0.028 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 80
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.138: Perhitungan Lubricant Oil Tank 2
LUBRICATION OIL TANK
No Faktor Faktor 0,33 mWL 0,50 mWL 0,6667 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y 2s y 3s
(n) (s) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 0.46 0.46 0.701 0.70 2.80 0.968 0.97 4.227 4.227 0.000 0.937 0.907
B 1 4 0.47 1.87 0.720 2.88 2.88 0.996 3.98 4.343 17.372 17.372 3.968 3.952
C 2 2 0.48 0.96 0.741 1.48 2.96 1.025 2.05 4.469 8.938 17.876 2.101 2.154
D 3 4 0.49 1.98 0.761 3.04 3.04 1.053 4.21 4.591 18.364 55.092 4.435 4.670
E 4 1 0.51 0.51 0.782 0.78 3.13 1.082 1.08 4.718 4.718 18.872 1.171 1.267
Sys 5.767 8.889 12.296 22.348 53.619 109.212 12.612 12.950
s' 1 4 1
S( ys )s' 5.767 35.556 12.296 53.619
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 35.556 24.592 60.148
Jarak ordinat horisontal (a) = 0.191 m 0 mWL ~ 0,93 mWL
Tinggi sarat (d) = 0.330 m
Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.167 m
Berat jenis muatan (g) = 0.900 ton/m3
KG Momen OG Momen
Jarak sekat ke midship (e) = -19.512 m 0 mWL ~ 0,47 mWL 0.109 0.223 0.024 -19.901 -2.170
PERHITUNGAN TANGKI MINYAK LUMAS 0,47 mWL ~ 0,93 mWL 0.341 0.517 0.177 -19.901 -6.795
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 0.379 m3 Total 0.451 0.201 -8.966
W =Vxg = 0.341 ton
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = -19.901 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 0.517 m KG = 0.446 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3s) = 0.550 m4 OG = -19.901 m
A = 2/3 x a x S(ys) = 1.566 m2 Ixx = 0.276 m4
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2s) = 0.803 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 0.513 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y 2 ) = 0.138 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 0.276 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 81
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.139: Perhitungan Lubricant Oil Tank 3
LUBRICATION OIL TANK
No Faktor Faktor 0,6667 mWL 0,8333 mWL 1 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y 2s y 3s
(n) (s) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 0.97 0.97 1.25 1.25 4.99 1.52 1.52 7.475 7.475 0.000 2.307 3.505
B 1 4 1.00 3.98 1.28 5.14 5.14 1.56 6.26 7.696 30.784 30.784 9.784 15.303
C 2 2 1.03 2.05 1.32 2.64 5.28 1.61 3.22 7.918 15.836 31.672 5.178 8.331
D 3 4 1.05 4.21 1.36 5.43 5.43 1.65 6.61 8.134 32.536 97.608 10.930 18.067
E 4 1 1.08 1.08 1.39 1.39 5.58 1.70 1.70 8.354 8.354 33.416 2.876 4.878
Sys 12.296 15.847 19.301 39.577 94.985 193.480 31.076 50.084
s' 1 4 1
S( ys )s' 12.296 63.388 19.301 94.985
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 63.388 38.602 101.990
Jarak ordinat horisontal (a) = 0.191 m 0 mWL ~ 1,40 mWL
Tinggi sarat (d) = 0.667 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.167 m KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 0.900 ton/m3
0,00 mWL ~ 0,93 mWL 0.451 0.446 0.201 -19.901 -8.966
Jarak sekat ke midship (e) = -19.512 m
0,93 mWL ~ 1,40 mWL 0.605 0.846 0.512 -19.901 -12.037
PERHITUNGAN TANGKI MINYAK LUMAS
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 0.672 m3
Total 1.055 0.712 -21.003
W =Vxg = 0.605 ton
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = -19.901 m KG = 0.675 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 0.846 m OG = -19.901 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3s) = 2.126 m4
Ixx = 1.066 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 2.458 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2s) = 1.978 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 0.805 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y 2 ) = 0.533 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 1.066 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 82
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.11: Perhitungan lubricant oil tank
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 83
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.140: Perhitungan After Peak Tank 1
AFTER PEAK TANK
No Faktor Faktor 4,91 mWL 5,37 mWL 5,76 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y 2s y 3s
(n) (s) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.41 0.41 0.408 0.408 0.000 0.167 0.068
B 1 4 0.00 0.00 0.09 0.35 0.35 1.23 4.91 1.575 6.301 6.301 6.020 7.386
C 2 2 0.00 0.00 0.70 1.40 2.79 2.00 3.99 4.786 9.572 19.145 7.960 15.880
D 3 4 0.00 0.00 1.29 5.18 5.18 2.67 10.69 7.852 31.409 94.228 28.59 76.44
E 4 1 0.50 0.50 1.87 1.87 7.47 3.24 3.24 11.208 11.208 44.834 10.494 33.993
Sys 0.503 1.186 8.789 4.744 23.239 25.830 58.899 164.507 53.23 133.764
s' 1 4 1
S( ys )s' 0.503 35.157 23.239 58.899
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 35.157 46.478 81.635
Jarak ordinat horisontal (a) = 0.835 m 4,32 mWL ~ 5,03 mWL
Tinggi sarat (d) = 4.330 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.759 m KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 1.025 ton/m3 4,32 mWL ~ 5,03 mWL 8.507 5.383 45.793 -37.412 -318.265
Jarak sekat ke midship (e) = -35.080 m
PERHITUNGAN AFTER PEAK TANK Total 8.507 45.793 -318.265
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 8.300 m3
W =Vxg = 8.507 ton KG = 5.383 m
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = -37.412 m
OG = -37.412 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 5.383 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3s) = 24.821 m4
Ixx = 15.704 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 12.936 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y s) 2
= 14.816 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 1.145 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y 2 ) = 7.852 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 15.704 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 84
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.141: Perhitungan After Peak Tank 2
AFTER PEAK TANK
No Faktor Faktor 5,76 mWL 6,30 mWL 6,76 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y 2s y 3s
(n) (s) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 0.41 0.41 0.91 0.91 3.66 1.21 1.21 5.278 5.278 0.000 1.468 1.779
B 1 4 1.23 4.91 1.74 6.96 6.96 2.04 8.14 10.227 40.908 40.908 16.580 33.754
C 2 2 2.00 3.99 2.51 5.02 10.04 2.81 5.61 14.847 29.693 59.386 15.756 44.225
D 3 4 2.67 10.69 3.19 12.75 12.75 3.48 13.93 18.911 75.644 226.932 48.54 169.09
E 4 1 3.24 3.24 3.75 3.75 15.00 4.04 4.04 22.281 22.281 89.123 16.35 66.09
Sys 23.239 29.405 32.946 71.544 173.804 416.350 98.69 314.93
s' 1 4 1
S( ys )s' 23.239 117.620 32.946 173.804
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 117.620 65.892 183.512
Jarak ordinat horisontal (a) = 0.835 m 4,33 mWL ~ 5,73 mWL
Tinggi sarat (d) = 5.849 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.759 m KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 1.025 ton/m3 4,32 mWL ~ 5,03 mWL 8.507 5.383 45.793 -37.412 -318.265
Jarak sekat ke midship (e) = -35.080 m 5,03 mWL ~ 5,73 mWL 25.103 6.651 166.959 -37.080 -930.833
PERHITUNGAN AFTER PEAK TANK Total 33.610 212.752 -1249.099
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 24.491 m3
W =Vxg = 25.103 ton KG = 6.330 m
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = -37.080 m
OG = -37.164 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 6.651 m
Ixx = 34.593 m4
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3s) = 58.437 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 18.340 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2s) = 27.468 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 1.498 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y 2 ) = 17.296 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 34.593 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 85
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.142: Perhitungan After Peak Tank 3
AFTER PEAK TANK
No Faktor Faktor 6,76 mWL 7,22 mWL 7,69 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y 2s y 3s
(n) (s) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 1.21 1.21 1.39 1.39 5.56 1.49 1.49 8.270 8.270 0.000 2.231 3.331
B 1 4 2.04 8.14 2.22 8.86 8.86 2.32 9.26 13.212 52.846 52.846 21.45 49.67
C 2 2 2.81 5.61 2.99 5.97 11.94 3.09 6.17 17.835 35.669 71.338 19.04 58.74
D 3 4 3.48 13.93 3.66 14.65 14.65 3.76 15.05 21.896 87.583 262.750 56.63 213.09
E 4 1 4.04 4.04 4.22 4.22 16.89 4.32 4.32 25.257 25.257 101.029 18.70 80.88
Sys 32.946 35.094 36.302 86.469 209.626 487.963 118.05 405.71
s' 1 4 1
S( ys )s' 32.946 140.378 36.302 209.626
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 140.378 72.604 212.982
Jarak ordinat horisontal (a) = 0.835 m
Tinggi sarat (d) = 7.368 m 4,33 mWL ~ 6,43 mWL
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.759 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Berat jenis muatan (g) = 1.025 ton/m3 KG Momen OG Momen
Jarak sekat ke midship (e) = -35.080 m 4,33 mWL ~ 5,73 mWL 33.610 6.330 212.752 -37.164 -1249.099
PERHITUNGAN AFTER PEAK TANK 5,44 mWL ~ 6,43 mWL 30.277 8.139 246.436 -37.024 -1120.967
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 29.539 m3 Total 63.887 459.187 -2370.066
W =Vxg = 30.277 ton
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = -37.024 m KG = 7.187 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 8.139 m OG = -37.098 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3s) = 75.282 m4 Ixx = 43.713 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 20.208 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y s) 2
= 32.858 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 1.626 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
BERAT (ton) KG (m) OG (m) Ixx (m4)
Ix'x' = Ixx - ( A x Y 2 ) = 21.856 m4
8.507 5.383 -37.412 15.704
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 43.713 m4 33.610 6.330 -37.164 34.593
63.887 7.187 -37.098 43.713
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 86
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.12: Perhitungan after peak tank
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 87
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.143: Perhitungan Fore Peak Tank 1
FORE PEAK TANK
No Faktor Faktor 1,50 mWL 2,62 mWL 3,73 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y 2s y 3s
(n) (s) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 0.35 0.35 0.63 0.63 2.51 0.97 0.97 3.830 3.830 0.000 0.945 0.918
B 1 4 0.18 0.73 0.37 1.48 1.48 0.59 2.37 2.257 9.029 9.029 1.400 0.828
C 2 2 0.00 0.00 0.05 0.11 0.21 0.17 0.34 0.382 0.764 1.529 0.059 0.010
D 3 4 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000
E 4 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000
Sys 1.073 2.217 3.683 6.470 13.624 10.558 2.404 1.757
s' 1 4 1
S( ys )s' 1.073 8.868 3.683 13.624
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 8.868 7.366 16.234
Jarak ordinat horisontal (a) = 1.062 m 1,80 mWL ~ 3,56mWL
Tinggi sarat (d) = 1.500 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 1.409 m KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 1.025 ton/m3 1,80 mWL ~ 3,56mWL 4.642 3.179 14.756 33.737 156.605
Jarak sekat ke midship (e) = 32.914 m
PERHITUNGAN FORE PEAK TANK Total 4.642 14.756 156.605
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 4.529 m3
W =Vxg = 4.642 ton KG = 3.179 m
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = 33.737 m OG = 33.737 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 3.179 m Ixx = 0.274 m4
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y s) 3
= 0.415 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 2.607 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y s) 2
= 0.851 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 0.326 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y 2 ) = 0.137 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 0.274 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 88
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.144: Perhitungan Fore Peak Tank 2
No Faktor Faktor 3,73 mWL 4,85 mWL 5,96 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y 2s y 3s
(n) (s) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 0.97 0.97 1.327 1.33 5.31 1.55 1.55 7.830 7.830 0.000 2.402 3.722
B 1 4 0.59 2.37 0.839 3.36 3.36 1.02 4.07 4.966 19.864 19.864 4.148 4.224
C 2 2 0.17 0.34 0.353 0.71 1.41 0.54 1.08 2.127 4.254 8.508 0.587 0.318
D 3 4 0.00 0.00 0.000 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000
E 4 1 0.00 0.00 0.000 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000
Sys 3.683 5.390 6.706 14.923 31.948 28.372 7.136 8.263
s' 1 4 1
S( ys )s' 3.683 21.558 6.706 31.948
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 21.558 13.413 34.971
Jarak ordinat horisontal (a) = 1.062 m 1,80 mWL ~ 5,31 mWL
Tinggi sarat (d) = 4.318 m
Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 1.409 m
KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 1.025 ton/m3
Jarak sekat ke midship (e) = 32.914 m 1,80 mWL ~ 3,56mWL 4.642 3.179 14.756 33.737 156.605
PERHITUNGAN FORE PEAK TANK 3,56 mWL ~ 5,31 mWL 10.885 5.860 63.784 33.857 368.540
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 10.620 m3 Total 15.527 78.539 525.145
W =Vxg = 10.885 ton
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = 33.857 m KG = 5.058 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 5.860 m OG = 33.821 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y s) 3
= 1.950 m4 Ixx = 1.212 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 4.747 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2s) = 2.526 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 0.532 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y 2 ) = 0.606 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 1.212 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 89
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.145: Perhitungan Fore Peak Tank 3
FORE PEAK TANK
No Faktor Faktor 5,96 mWL 7,08 mWL 8,1948 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y 2s y 3s
(n) (s) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 1.55 1.55 1.68 1.68 6.73 1.78 1.78 10.064 10.064 0.000 3.176 5.661
B 1 4 1.02 4.07 1.28 5.13 5.13 1.30 5.20 7.448 29.792 29.792 6.762 8.792
C 2 2 0.54 1.08 0.85 1.70 3.39 0.46 0.93 4.398 8.795 17.590 0.432 0.201
D 3 4 0.00 0.00 0.35 1.39 1.39 0.87 3.47 2.258 9.032 27.097 3.017 2.620
E 4 1 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000
Sys 6.706 9.898 11.386 24.167 57.683 74.480 13.387 17.274
s' 1 4 1
S( ys )s' 6.706 39.591 11.386 57.683
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 39.591 22.772 62.363
Jarak ordinat horisontal (a) = 1.062 m 1,80 mWL ~ 7,07 mWL
Tinggi sarat (d) = 7.135 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 1.409 m KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 1.025 ton/m3 1,80 mWL ~ 5,31 mWL 15.527 5.058 78.539 33.821 525.145
5,31 mWL ~ 7,07 mWL 19.654 8.658 170.169 34.285 673.835
Jarak sekat ke midship (e) = 32.914 m
Total 35.181 248.709 1198.980
PERHITUNGAN FORE PEAK TANK
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 19.175 m3 KG = 7.069 m
W =Vxg = 19.654 ton OG = 34.080 m
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = 34.285 m Ixx = 2.581 m4
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 8.658 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3s) = 4.076 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 8.060 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y s) 2
= 4.738 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 0.588 m BERAT (ton) KG (m) OG (m) Ixx (m4)
4.642 3.179 33.737 0.274
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
15.527 5.058 33.821 1.212
Ix'x' = Ixx - ( A x Y 2 ) = 1.290 m4
35.181 7.069 34.080 2.581
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 2.581 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 90
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.13: Perhitungan fore peak tank
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 91
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.146: Perhitungan Diesel Oil Tank 1
DIESEL OIL TANK
No Faktor Faktor 0 mWL 0,1667 mWL 0,33 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y 2s y 3s
(n) (s) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 0.00 0.00 0.61 0.61 2.45 1.23 1.23 3.677 3.677 0.000 1.501 1.838
B 1 4 0.00 0.00 0.62 2.50 2.50 1.25 4.99 3.743 14.972 14.972 6.220 7.756
C 2 2 0.00 0.00 0.63 1.27 2.54 1.27 2.53 3.803 7.606 15.212 3.211 4.068
D 3 4 0.00 0.00 0.64 2.58 2.58 1.29 5.14 3.862 15.448 46.344 6.615 8.507
E 4 1 0.00 0.00 0.65 0.65 2.62 1.31 1.31 3.921 3.921 15.684 1.703 2.222
Sys 0.000 7.607 15.196 19.006 45.624 92.212 19.249 24.392
s' 1 4 1
S( ys )s' 0.000 30.428 15.196 45.62
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 30.428 30.392 60.82
Jarak ordinat horisontal (a) = 0.450 m 0,00 mWL ~ 0,33 mWL
Tinggi sarat (d) = 0.000 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.167 m KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 0.850 ton/m3 0,00 mWL ~ 0,33 mWL 0.648 0.222 0.144 -8.940 -5.790
Jarak sekat ke midship (e) = -8.030 m
PERHITUNGAN TANGKI MINYAK DIESEL Total 0.648 0.144 -5.790
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 0.762 m3
W =Vxg = 0.648 ton KG = 0.222 m
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = -8.940 m OG = -8.940 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 0.222 m Ixx = 1.221 m4
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y s) 3
= 2.439 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 4.559 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2s) = 2.887 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 0.633 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y 2 ) = 0.610 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 1.221 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 92
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.147: Perhitungan Diesel Oil Tank 2
DIESEL OIL TANK
No Faktor Faktor 0,33 mWL 0,50 mWL 0,67 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y 2s y 3s
(n) (s) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 1.23 1.23 1.83 1.83 7.34 2.42 2.42 10.984 10.984 0.000 5.871 14.225
B 1 4 1.25 4.99 1.87 7.46 7.46 2.46 9.85 11.170 44.680 44.680 24.265 59.766
C 2 2 1.27 2.53 1.90 3.79 7.58 2.50 5.00 11.348 22.696 45.392 12.510 31.288
D 3 4 1.29 5.14 1.92 7.69 7.69 2.54 10.14 11.514 46.056 138.168 25.725 65.239
E 4 1 1.31 1.31 1.95 1.95 7.80 2.57 2.57 11.670 11.670 46.680 6.600 16.955
Sys 15.196 22.725 29.990 56.686 136.086 274.920 74.971 187.472
s' 1 4 1
S( ys )s' 15.196 90.900 29.990 136.09
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 90.900 59.980 150.88
Jarak ordinat horisontal (a) = 0.450 m 0,00 mWL ~ 0,67 mWL
Tinggi sarat (d) = 0.330 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.167 m KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 0.850 ton/m3 0,00 mWL ~ 0,33 mWL 0.648 0.222 0.144 -8.940 -5.790
Jarak sekat ke midship (e) = -8.030 m 0,33 mWL~ 0,67 mWL 1.928 0.515 0.993 -8.939 -17.237
PERHITUNGAN TANGKI MINYAK DIESEL Total 2.576 1.137 -23.027
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 2.269 m3
W =Vxg = 1.928 ton KG = 0.441 m
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = -8.939 m
OG = -8.939 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 0.515 m
Ixx = 9.382 m4
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y s) 3
= 18.747 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 8.997 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y s) 2
= 11.246 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 1.250 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y 2 ) = 4.691 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 9.382 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 93
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.148: Perhitungan Diesel Oil Tank 3
DIESEL OIL TANK
No Faktor Faktor 0,67 mWL 0,83 mWL 1,00 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y 2s y 3s
(n) (s) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 2.42 2.42 2.95 2.95 11.82 3.41 3.41 17.651 17.651 0.000 11.642 39.722
B 1 4 2.46 9.85 3.00 12.00 12.00 2.37 9.46 16.828 67.312 67.312 22.373 52.912
C 2 2 2.50 5.00 3.04 6.08 12.17 2.41 4.82 17.077 34.154 68.308 11.597 27.925
D 3 4 2.54 10.14 3.08 12.32 12.32 2.45 9.79 17.308 69.232 207.696 23.971 58.681
E 4 1 2.57 2.57 3.12 3.12 12.47 2.49 2.49 17.522 17.522 70.088 6.175 15.345
Sys 29.990 36.479 29.965 86.386 205.871 413.404 75.758 194.585
s' 1 4 1
S( ys )s' 29.990 145.916 29.965 205.87
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 145.916 59.930 205.85
0,67 mWL ~ 1,00 mWL
Jarak ordinat horisontal (a) = 0.450 m
Garis air Berat Vertikal Horizontal
Tinggi sarat (d) = 0.667 m KG Momen OG Momen
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.167 m 0,00 mWL ~ 0,67 mWL 2.576 0.441 1.137 -8.939 -23.027
Berat jenis muatan (g) = 0.850 ton/m3 0,67 mWL~ 1,00 mWL 2.917 0.833 2.431 -8.934 -26.060
Jarak sekat ke midship (e) = -8.030 m Total 5.493 3.568 -49.087
PERHITUNGAN TANGKI MINYAK DIESEL
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 3.432 m3 KG = 0.649 m
W =Vxg = 2.917 ton OG = -8.936 m
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = -8.934 m Ixx = 10.187 m4
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 0.833 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y s) 3
= 19.458 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 8.990 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2s) = 11.364 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 1.264 m BERAT (ton) KG (m) OG (m) Ixx (m4)
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki : 0.648 0.222 -8.940 1.221
Ix'x' = Ixx - ( A x Y 2 ) = 5.094 m4 2.576 0.441 -8.939 9.382
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 10.187 m4 5.493 0.649 -8.936 10.187
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 94
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.14: Perhitungan diesel oil tank
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 95
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.149: Perhitungan Fuel Oil Tank 1
FUEL OIL TANK
No Faktor Faktor 0 mWL 0,1667 mWL 0,33 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y 2s y 3s
(n) (s) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 0.00 0.00 0.27 0.27 1.09 0.55 0.55 1.646 1.646 0.000 0.307 0.170
B 1 4 0.00 0.00 0.37 1.48 1.48 0.75 2.98 2.225 8.900 8.900 2.220 1.654
C 2 2 0.00 0.00 0.46 0.92 1.84 0.92 1.84 2.765 5.530 11.060 1.696 1.562
D 3 4 0.00 0.00 0.54 2.14 2.14 1.07 4.28 3.214 12.856 38.568 4.580 4.900
E 4 1 0.00 0.00 0.60 0.60 2.39 1.20 1.20 3.588 3.588 14.352 1.430 1.711
Sys 0.000 5.417 10.852 13.44 32.520 72.880 10.234 9.997
s' 1 4 1
S( ys )s' 0.000 21.668 10.852 32.52
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 21.668 21.70 43.37
Jarak ordinat horisontal (a) = 2.250 m
Tinggi sarat (d) = 0.000 m 0,00 mWL ~ 0,33 mWL
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.167 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Berat jenis muatan (g) = 0.900 ton/m3
KG Momen OG Momen
Jarak sekat ke midship (e) = -14.030 m
PERHITUNGAN TANGKI MINYAK B. BAKAR 0,00 mWL ~ 0,33 mWL 2.439 0.222 0.542 -19.072 -46.527
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 2.711 m3
W =Vxg = 2.439 ton Total 2.439 0.542 -46.527
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = -19.072 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 0.222 m KG = 0.222 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3s) = 5.00 m4
OG = -19.072 m
A = 2/3 x a x S(ys) = 16.278 m2
Ixx = 2.760 m4
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2s) = 7.675 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 0.472 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y 2 ) = 1.38 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 2.76 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 96
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.150: Perhitungan Fuel Oil Tank 2
No Faktor Faktor 0,33 mWL 0,50 mWL 0,667 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y 2s y 3s
(n) (s) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 0.55 0.55 0.85 0.85 3.40 1.17 1.17 5.131 5.131 0.000 1.376 1.614
B 1 4 0.75 2.98 1.13 4.51 4.51 1.52 6.06 6.769 27.076 27.076 9.193 13.937
C 2 2 0.92 1.84 1.38 2.76 5.52 1.83 3.67 8.271 16.542 33.084 6.727 12.338
D 3 4 1.07 4.28 1.60 6.40 6.40 2.12 8.47 9.583 38.332 114.996 17.927 37.951
E 4 1 1.20 1.20 1.79 1.79 7.16 2.37 2.37 10.717 10.717 42.868 5.593 13.228
Sys 10.852 16.302 21.738 40.47 97.798 218.024 40.816 79.067
s' 1 4 1
S( ys )s' 10.852 65.208 21.738 97.80
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 65.208 43.48 108.68
Jarak ordinat horisontal (a) = 2.250 m
Tinggi sarat (d) = 0.330 m 0,00 mWL ~ 0,67 mWL
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.167 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Berat jenis muatan (g) = 0.900 ton/m3 KG Momen OG Momen
Jarak sekat ke midship (e) = -14.030 m 0,00 mWL ~ 0,33 mWL 2.439 0.222 0.542 -19.072 -46.527
PERHITUNGAN TANGKI MINYAK B. BAKAR 0,33 mWL~ 0,67 mWL 7.336 0.515 3.780 -19.046 -139.727
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 8.151 m3 Total 9.776 4.322 -186.254
W =Vxg = 7.336 ton
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = -19.046 m KG = 0.442 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 0.515 m OG = -19.053 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3s) = 39.53 m4 Ixx = 21.589 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 32.607 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y s) 2
= 30.61 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 0.939 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y 2 ) = 10.79 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 21.59 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 97
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.151: Perhitungan Fuel Oil Tank 3
FUEL OIL TANK
No Faktor Faktor 0,667 mWL 0,83 mWL 1,00 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y 2s y 3s
(n) (s) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 1.17 1.17 1.51 1.51 6.03 1.83 1.83 9.031 9.031 0.000 3.349 6.128
B 1 4 1.52 6.06 1.91 7.64 7.64 2.29 9.17 11.448 45.792 45.792 21.013 48.162
C 2 2 1.83 3.67 2.28 4.55 9.10 2.70 5.39 13.630 27.260 54.520 14.537 39.191
D 3 4 2.12 8.47 2.60 10.42 10.42 3.05 12.20 15.583 62.332 186.996 37.210 113.491
E 4 1 2.37 2.37 2.89 2.89 11.56 3.35 3.35 17.266 17.266 69.064 11.189 37.427
Sys 21.738 27.002 31.935 66.96 161.681 356.372 87.298 244.399
s' 1 4 1
S( ys )s' 21.738 108.008 31.935 161.68
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 108.008 63.87 171.88
Jarak ordinat horisontal (a) = 2.250 m 0,00 mWL ~ 1,00 mWL
Tinggi sarat (d) = 0.667 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.167 m KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 0.900 ton/m3 0,00 mWL ~ 0,67 mWL 9.776 0.442 4.322 -19.053 -186.254
0,67 mWL ~ 1,00 mWL 12.129 0.844 10.235 -18.989 -230.313
Jarak sekat ke midship (e) = -14.030 m
Total 21.904 14.558 -416.567
PERHITUNGAN TANGKI MINYAK B. BAKAR
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 13.476 m3 KG = 0.665 m
W =Vxg = 12.129 ton OG = -19.018 m
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = -18.989 m Ixx = 65.421 m4
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 0.844 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y s) 3
= 122.20 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 47.903 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y s) 2
= 65.47 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 1.367 m
BERAT (ton) KG (m) OG (m) Ixx (m4)
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
2.439 0.222 -19.072 2.760
Ix'x' = Ixx - ( A x Y 2 ) = 32.71 m4
9.776 0.442 -19.053 21.589
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 65.42 m4 21.904 0.665 -19.018 65.421
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 98
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.15: Perhitungan fuel oil tank
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 99
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.152: Perhitungan Fish Hold 1 (1)
FISH HOLD I
No Faktor Faktor 1,00 mWL 1.5188 mWL 2.0375 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y2s y3s
(n ) (s ) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 0.76 0.76 0.98 0.98 3.94 1.19 1.19 5.891 5.891 0.000 1.418 1.689
B 1 4 1.66 6.65 2.24 8.95 8.95 2.70 10.81 13.311 53.246 53.246 29.197 78.881
C 2 2 2.44 4.87 3.41 6.82 13.64 4.03 8.06 20.103 40.206 80.411 32.464 130.794
D 3 4 3.14 12.56 4.26 17.03 17.03 4.92 19.68 25.096 100.384 301.152 96.873 476.731
E 4 1 3.57 3.57 4.71 4.71 18.83 5.34 5.34 27.745 27.745 110.979 28.543 152.496
Sys 28.423 38.491 45.083 92.145 227.470 545.788 188.495 840.591
s' 1 4 1
S( ys )s' 28.423 153.964 45.083 227.470
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 153.964 90.166 244.130
Jarak ordinat horisontal (a) = 5.1 m 1.00 mWL ~ 2.038 mWL
Tinggi sarat (d) = 1m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.5188 m KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 0.92592593 ton/m3 1.00 mWL ~ 2.038 mWL 123.839 1.557 192.792669 29.107 3604.62137
Jarak sekat ke midship (e) = 16.8704 m
Total 123.839 192.792669 3604.62137
PERHITUNGAN FISH HOLD I
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 133.75 m3 KG = 1.557 m
W = Vxg = 123.84 ton OG = 29.107 m
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = 29.11 m Ixx = 565.546 m4
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 1.56 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3 s) = 952.67 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 153.28 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2 s) = 320.44 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 2.09 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y2 ) = 282.77 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 565.55 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 100
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.153: Perhitungan Fish Hold 1 (2)
FISH HOLD I
No Faktor Faktor 2.0375 mWL 2.5563 mWL 3.0751 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y2s y3s
(n ) (s ) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 1.19 1.19 1.38 1.38 5.54 1.60 1.60 8.327 8.327 0.000 2.558 4.092
B 1 4 2.70 10.81 3.05 12.21 12.21 3.36 13.45 18.273 73.091 73.091 45.228 152.085
C 2 2 4.03 8.06 4.43 8.85 17.71 4.78 9.57 26.518 53.036 106.072 45.773 218.980
D 3 4 4.92 19.68 5.33 21.30 21.30 5.64 22.56 31.864 127.457 382.370 127.284 718.006
E 4 1 5.34 5.34 5.77 5.77 23.09 6.05 6.05 34.485 34.485 137.940 36.572 221.171
Sys 45.083 49.521 53.229 119.467 296.396 699.473 257.416 1314.333
s' 1 4 1
S( ys )s' 45.083 198.083 53.229 296.396
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 198.083 106.459 304.542
Jarak ordinat horisontal (a) = 5.100 m 1.00 mWL ~ 3.0751 mWL
Tinggi sarat (d) = 2.0375 m
Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.519 m
KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 0.926 ton/m3 1.00 mWL ~ 2.038 mWL 123.839 1.557 192.792669 29.107 3604.62137
Jarak sekat ke midship (e) = 16.870 m
2,87 mWL ~ 4,75 mWL 161.364 2.571 414.7947299 28.906 4664.38464
PERHITUNGAN FISH HOLD I
Total 285.203 607.5873989 8269.00601
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 174.27 m3
W = Vxg = 161.36 ton
KG = 2.130368202 m
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = 28.91 m
OG = 28.99340489 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 2.57 m
Ixx = 862.902 m4
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3 s) = 1489.58 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 180.98 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2 s) = 437.61 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 2.42 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y2 ) = 431.45 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 862.90 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 101
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.154: Perhitungan Fish Hold 1 (3)
FISH HOLD I
No Faktor Faktor 3.0751 mWL 3.5938 mWL 4.1126 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y2s y3s
(n ) (s ) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 1.60 1.60 1.79 1.79 7.16 2.02 2.02 10.784 10.784 0.000 4.085 8.256
B 1 4 3.36 13.45 3.66 14.62 14.62 3.95 15.80 21.932 87.730 87.730 62.404 246.482
C 2 2 4.78 9.57 5.11 10.23 20.46 5.43 10.86 30.670 61.340 122.680 58.963 320.153
D 3 4 5.64 22.56 5.91 23.65 23.65 6.16 24.64 35.454 141.814 425.443 151.792 935.071
E 4 1 6.05 6.05 6.24 6.24 24.97 6.39 6.39 37.407 37.407 149.629 40.854 261.125
Sys 53.229 56.533 59.712 136.247 339.075 785.482 318.098 1771.087
s' 1 4 1
S( ys )s' 53.229 226.134 59.712 339.075
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 226.134 119.424 345.558
Jarak ordinat horisontal (a) = 5.100 m 1.00 mWL ~ 4.1126 mWL
Tinggi sarat (d) = 3.0751 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.519 m KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 0.926 ton/m3 1.00 mWL ~ 3.0751 mWL 285.203 2.130 607.5873989 28.993 8269.00601
Jarak sekat ke midship (e) = 16.870 m 4,75 mWL ~ 6,62 mWL 184.599 3.604 665.2622757 28.685 5295.18592
Total 469.802 1272.849675 13564.1919
PERHITUNGAN FISH HOLD I
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 199.37 m3 KG = 2.709330757 m
W = Vxg = 184.60 ton OG = 28.87213087 m
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = 28.68 m Ixx = 1133.701 m4
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 3.60 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3 s) = 2007.23 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 203.02 m2
BERAT KG OG Ixx
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2 s) = 540.77 m3 123.839 1.557 29.107 565.546
Jarak titik berat Y = Sx /A = 2.66 m 285.203 2.130368202 28.99340489 862.902
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki : 469.802 2.709330757 28.87213087 1133.701
Ix'x' = Ixx - ( A x Y2 ) = 566.85 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 1133.70 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 102
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.16: Perhitungan Fish Hold 1
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 103
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.155: Perhitungan Fish Hold 2 (1)
FISH HOLD II
No Faktor Faktor 1,00 mWL 1.5188 mWL 2.0375 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y2s y3s
(n ) (s ) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 2.75 2.75 3.88 3.88 15.51 4.69 4.69 22.96 22.96 0.00 22.04 103.45
B 1 4 3.44 13.78 4.55 18.18 18.18 5.29 21.18 26.92 107.68 107.68 112.11 593.49
C 2 2 3.74 7.49 4.84 9.67 19.34 5.50 11.01 28.59 57.19 114.37 60.60 333.59
D 3 4 3.74 14.96 4.90 19.61 19.61 5.54 22.16 28.89 115.56 346.68 122.72 679.76
E 4 1 3.56 3.56 4.71 4.71 18.84 5.35 5.35 27.75 27.75 111.00 28.58 152.76
Sys 42.53 56.05 64.38 135.11 331.13 679.74 346.04 1863.04
s' 1 4 1
S( ys )s' 42.53 224.22 64.38 331.13
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.00 224.22 128.76 352.98
Jarak ordinat horisontal (a) = 5.1 m 1.00 mWL ~ 2.038 mWL
Tinggi sarat (d) = 1m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.5188 m KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 0.92592593 ton/m3 1.00 mWL ~ 2.038 mWL 180.276 1.553 279.9733214 6.939 1250.98077
Jarak sekat ke midship (e) = -3.5298 m
PERHITUNGAN FISH HOLD II
Total 180.276 279.9733214 1250.98077
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 194.70 m3
W = Vxg = 180.28 ton
KG = 1.553 m
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = 6.94 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 1.55 m OG = 6.939 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3 s) = 2111.45 m4 Ixx = 1060.993 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 218.90 m2
2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y s) = 588.27 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 2.69 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y2 ) = 530.50 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 1060.99 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 104
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.156: Perhitungan Fish Hold 2 (2)
FISH HOLD II
No Faktor Faktor 2.0375 mWL 2.5563 mWL 3.0751 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y2s y3s
(n ) (s ) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 4.69 4.69 5.27 5.27 21.09 5.72 5.72 31.504 31.504 0.000 32.681 186.826
B 1 4 5.29 21.18 5.74 22.97 22.97 6.07 24.27 34.331 137.325 137.325 147.307 893.931
C 2 2 5.50 11.01 5.91 11.82 23.64 6.21 12.42 35.354 70.708 141.415 77.088 478.596
D 3 4 5.54 22.16 5.94 23.76 23.76 6.21 24.85 35.513 142.050 426.150 154.410 959.368
E 4 1 5.35 5.35 5.78 5.78 23.11 6.05 6.05 34.509 34.509 138.036 36.615 221.555
Sys 64.381 69.601 73.311 171.211 416.096 842.927 448.101 2740.275
s' 1 4 1
S( ys )s' 64.381 278.404 73.311 416.096
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 278.404 146.622 425.025
Jarak ordinat horisontal (a) = 5.100 m 1.00 mWL ~ 3.0751 mWL
Tinggi sarat (d) = 2.0375 m
Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.519 m
KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 0.926 ton/m3
1.00 mWL ~ 2.038 mWL 180.276 1.553 279.973 6.939 1250.981
Jarak sekat ke midship (e) = -3.530 m
2,87 mWL ~ 4,75 mWL 226.531 2.567 581.603 6.802 1540.812
PERHITUNGAN FISH HOLD II
Total 406.806 861.576 2791.793
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 244.65 m3
W = Vxg = 226.53 ton
KG = 2.117901402 m
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = 6.80 m
OG = 6.862705114 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 2.57 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3 s) = 3105.65 m4 Ixx = 1555.086 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 249.26 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2 s) = 761.77 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 3.06 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y2 ) = 777.54 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 1555.09 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 105
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.157: Perhitungan Fish Hold 2 (3)
FISH HOLD II
No Faktor Faktor 3.0751 mWL 3.5938 mWL 4.1126 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y2s y3s
(n ) (s ) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 5.72 5.72 6.03 6.03 24.13 6.27 6.27 36.113 36.113 0.000 39.304 246.409
B 1 4 6.07 24.27 6.28 25.12 25.12 6.43 25.72 37.622 150.486 150.486 165.349 1063.093
C 2 2 6.21 12.42 6.41 12.81 25.63 6.52 13.03 38.354 76.709 153.417 84.924 553.392
D 3 4 6.21 24.85 6.40 25.60 25.60 6.05 24.20 37.867 151.467 454.401 146.413 885.807
E 4 1 6.05 6.05 6.24 6.24 24.97 6.39 6.39 37.418 37.418 149.672 40.860 261.187
Sys 73.311 75.817 75.612 187.373 452.192 907.976 476.850 3009.888
s' 1 4 1
S( ys )s' 73.311 303.270 75.612 452.192
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 303.270 151.224 454.493
Jarak ordinat horisontal (a) = 5.1 m
Tinggi sarat (d) = 3.08 m 1.00 mWL ~ 4.1126 mWL
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.519 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Berat jenis muatan (g) = 0.926 ton/m 3 KG Momen OG Momen
Jarak sekat ke midship (e) = -3.5298 m 1.00 mWL ~ 3.0751 mWL 406.806 2.118 861.576 6.863 2791.793
PERHITUNGAN FISH HOLD II 4,75 mWL ~ 6,62 mWL 246.182 3.597 885.405 6.711 1652.058
Total 652.989 1746.981 4443.851
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 265.88 m3
W = Vxg = 246.18 ton
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = 6.71 m KG = 2.675360928 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 3.60 m OG = 6.805399998 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3 s) = 3411.21 m4 Ixx = 1710.039 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 257.08 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2 s) = 810.65 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 3.15 m BERAT KG OG Ixx
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki : 180.276 1.553 6.939 1060.993
Ix'x' = Ixx - ( A x Y2 ) = 855.02 m4 406.806 2.117901402 6.862705114 1555.086
652.989 2.675360928 6.805399998 1710.039
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 1710.04 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 106
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.17: Perhitungan Fishing Hold II
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 107
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.158: Perhitungan Ballast Tank I (1)
BALLAST TANK I
No Faktor Faktor 0 mWL 0,17 mWL 0,33 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y2s y3s
(n ) (s ) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 0.00 0.00 0.67 0.67 2.68 1.33 1.33 4.010 4.010 0.000 1.769 2.353
B 1 4 0.00 0.00 0.74 2.96 2.96 1.46 5.84 4.420 17.680 17.680 8.526 12.449
C 2 2 0.00 0.00 0.76 1.52 3.04 1.39 2.78 4.430 8.860 17.720 3.864 5.371
D 3 4 0.00 0.00 0.71 2.84 2.84 1.39 5.56 4.230 16.920 50.760 7.728 10.742
E 4 1 0.00 0.00 0.65 0.65 2.60 1.26 1.26 3.860 3.860 15.440 1.588 2.000
Sys 0.000 8.640 16.770 20.950 51.330 101.600 23.476 32.915
s' 1 4 1
S( ys )s' 0.000 34.560 16.770 51.330
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 34.560 33.540 68.100
Jarak ordinat horisontal (a) = 4.2 m 0,00 mWL ~ 0,33 mWL
Tinggi sarat (d) = 0m
Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.167 m
KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 1.025 ton/m3
Jarak sekat ke midship (e) = 2.19 m 0,00 mWL ~ 0,33 mWL 8.201 0.222 1.817 10.503 86.134
PERHITUNGAN TANGKI BALLAST I
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 8.00 m3
Total 8.201 1.817 86.134
W = Vxg = 8.20 ton
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = 10.50 m KG = 0.222 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 0.22 m OG = 10.503 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3 s) = 30.72 m4 Ixx = 15.435 m4
2
A = 2/3 x a x S(ys) = 46.96 m
2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y s) = 32.87 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 0.70 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y2 ) = 7.72 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 15.43 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 108
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.180: Perhitungan Ballast Tank I (2)
BALLAST TANK I
No Faktor Faktor 0,33 mWL 0,50 mWL 0,67 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y2s y3s
(n ) (s ) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 1.33 1.33 1.98 1.98 7.92 2.61 2.61 11.860 11.860 0.000 6.812 17.780
B 1 4 1.46 5.84 2.13 8.52 8.52 2.74 10.96 12.720 50.880 50.880 30.030 82.283
C 2 2 1.39 2.78 2.13 4.26 8.52 2.71 5.42 12.620 25.240 50.480 14.688 39.805
D 3 4 1.39 5.56 2.01 8.04 8.04 2.58 10.32 12.010 48.040 144.120 26.626 68.694
E 4 1 1.26 1.26 1.84 1.84 7.36 2.36 2.36 10.980 10.980 43.920 5.570 13.144
Sys 16.770 24.640 31.670 60.190 147.000 289.400 83.726 221.706
s' 1 4 1
S( ys )s' 16.770 98.560 31.670 147.000
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 98.560 63.340 161.900
Jarak ordinat horisontal (a) = 4.200 m
Tinggi sarat (d) = 0.333 m
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.167 m 0,00 mWL ~ 0,67 mWL
Berat jenis muatan (g) = 1.025 ton/m3 Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak sekat ke midship (e) = 2.190 m KG Momen OG Momen
PERHITUNGAN TANGKI BALLAST I 0,00 mWL ~ 0,33 mWL 8.201 0.222 1.817 10.503 86.134
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 22.91 m3 0,33 mWL ~ 0,67 mWL 23.485 0.517 12.140 10.459 245.622
W = Vxg = 23.49 ton Total 31.686 13.957 331.755
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = 10.46 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 0.52 m KG = 0.440 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3 s) = 206.93 m4 OG = 10.470 m
A = 2/3 x a x S(ys) = 88.68 m2 Ixx = 103.967 m4
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2 s) = 117.22 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 1.32 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y2 ) = 51.98 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 103.97 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 109
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.181: Perhitungan Ballast Tank I (3)
BALLAST TANK I
No Faktor Faktor 0,67 mWL 0,83 mWL 1,00 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y2s y3s
(n ) (s ) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 2.61 2.61 3.16 3.16 12.64 3.62 3.62 18.870 18.870 0.000 13.104 47.438
B 1 4 2.74 10.96 3.28 13.12 13.12 3.76 15.04 19.620 78.480 78.480 56.550 212.630
C 2 2 2.71 5.42 3.24 6.48 12.96 3.73 7.46 19.400 38.800 77.600 27.826 103.790
D 3 4 2.58 10.32 3.10 12.40 12.40 3.59 14.36 18.570 74.280 222.840 51.552 185.073
E 4 1 2.36 2.36 2.84 2.84 11.36 3.30 3.30 17.020 17.020 68.080 10.890 35.937
Sys 31.670 38.000 43.780 93.480 227.450 447.000 159.923 584.868
s' 1 4 1
S( ys )s' 31.670 152.000 43.780 227.450
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 152.000 87.560 239.560
Jarak ordinat horisontal (a) = 4.200 m
0,00 mWL ~ 1,00 mWL
Tinggi sarat (d) = 0.667 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.167 m KG Momen OG Momen
3 0,00 mWL ~ 0,67 mWL 31.686 0.440 13.957 10.470 331.755
Berat jenis muatan (g) = 1.025 ton/m
Jarak sekat ke midship (e) = 2.190 m 0,67mWL ~ 1,00 mWL 36.338 0.843 30.618 10.444 379.520
PERHITUNGAN TANGKI BALLAST I Total 68.024 44.575 711.276
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 35.45 m3
W = Vxg = 36.34 ton KG = 0.655 m
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = 10.44 m OG = 10.456 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 0.84 m Ixx = 273.902 m4
3 4
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y s) = 545.88 m
A = 2/3 x a x S(ys) = 122.58 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2 s) = 223.89 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 1.83 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki : BERAT KG OG Ixx
Ix'x' = Ixx - ( A x Y2 ) = 136.95 m4 8.201 0.222 10.503 15.435
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 273.90 m4 31.686 0.440 10.470 103.967
68.024 0.655 10.456 273.902
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 110
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.18: Perhitungan ballast tank I
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 111
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.182: Perhitungan Ballast Tank II (1)
BALLAST TANK II
No Faktor Faktor 0 mWL 0,17 mWL 0,33 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y2s y3s
(n ) (s ) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 0.00 0.00 0.65 0.65 2.60 1.26 1.26 3.860 3.860 0.000 1.588 2.000
B 1 4 0.00 0.00 0.55 2.20 2.20 1.08 4.32 3.280 13.120 13.120 4.666 5.039
C 2 2 0.00 0.00 0.44 0.88 1.76 0.85 1.70 2.610 5.220 10.440 1.445 1.228
D 3 4 0.00 0.00 0.33 1.32 1.32 0.64 2.56 1.960 7.840 23.520 1.638 1.049
E 4 1 0.00 0.00 0.20 0.20 0.80 0.37 0.37 1.170 1.170 4.680 0.137 0.051
Sys 0.000 5.250 10.210 12.880 31.210 51.760 9.474 9.367
s' 1 4 1
S( ys )s' 0.000 21.000 10.210 31.210
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 21.000 20.420 41.420
Jarak ordinat horisontal (a) = 4.2 m
Tinggi sarat (d) = 0m 0,00 mWL ~ 0,33 mWL
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.167 m
Garis air Berat Vertikal Horizontal
Berat jenis muatan (g) = 1.025 ton/m3 KG Momen OG Momen
Jarak sekat ke midship (e) = 17.79 m
0,00 mWL ~ 0,33 mWL 4.986 0.222 1.105 24.755 123.436
PERHITUNGAN TANGKI BALLAST II
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 4.86 m3 Total 4.986 1.105 123.436
W = Vxg = 4.99 ton
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = 24.76 m
KG = 0.222 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 0.22 m
OG = 24.755 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3 s) = 8.74 m4
Ixx = 5.178 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 28.59 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2 s) = 13.26 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 0.46 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y2 ) = 2.59 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 5.18 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 112
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.183: Perhitungan Ballast Tank II (2)
BALLAST TANK II
No Faktor Faktor 0,33 mWL 0,50 mWL 0,67 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y2s y3s
(n ) (s ) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 1.26 1.26 1.84 1.84 7.36 2.36 2.36 10.980 10.980 0.000 5.570 13.144
B 1 4 1.08 4.32 1.56 6.24 6.24 2.00 8.00 9.320 37.280 37.280 16.000 32.000
C 2 2 0.85 1.70 1.23 2.46 4.92 1.55 3.10 7.320 14.640 29.280 4.805 7.448
D 3 4 0.64 2.56 0.90 3.60 3.60 1.13 4.52 5.370 21.480 64.440 5.108 5.772
E 4 1 0.37 0.37 0.50 0.50 2.00 0.60 0.60 2.970 2.970 11.880 0.360 0.216
Sys 10.210 14.640 18.580 35.960 87.350 142.880 31.842 58.580
s' 1 4 1
S( ys )s' 10.210 58.560 18.580 87.350
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 58.560 37.160 95.720
Jarak ordinat horisontal (a) = 4.200 m 0,00 mWL ~ 0,67 mWL
Tinggi sarat (d) = 0.333 m
Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.167 m
KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 1.025 ton/m3 0,00 mWL ~ 0,33 mWL 4.986 0.222 1.105 24.755 123.436
Jarak sekat ke midship (e) = 17.790 m
0,33 mWL ~ 0,67 mWL 13.955 0.516 7.201 24.660 344.139
PERHITUNGAN TANGKI BALLAST II
Total 18.942 8.306 467.575
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 13.61 m3
W = Vxg = 13.96 ton
KG = 0.439 m
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = 24.66 m
OG = 24.685 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 0.52 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3 s) = 54.67 m4
Ixx = 32.949 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 52.02 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2 s) = 44.58 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 0.86 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y2 ) = 16.47 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 32.95 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 113
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.184: Perhitungan Ballast Tank II (3)
BALLAST TANK II
No Faktor Faktor 0,67 mWL 0,83 mWL 1,00 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y2s y3s
(n ) (s ) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 2.36 2.36 2.84 2.84 11.36 3.30 3.30 17.020 17.020 0.000 10.890 35.937
B 1 4 2.00 8.00 2.40 9.60 9.60 2.80 11.20 14.400 57.600 57.600 31.360 87.808
C 2 2 1.55 3.10 1.86 3.72 7.44 2.15 4.30 11.140 22.280 44.560 9.245 19.877
D 3 4 1.13 4.52 1.33 5.32 5.32 1.52 6.08 7.970 31.880 95.640 9.242 14.047
E 4 1 0.60 0.60 0.69 0.69 2.76 0.76 0.76 4.120 4.120 16.480 0.578 0.439
Sys 18.580 22.170 25.640 54.650 132.900 214.280 61.314 158.108
s' 1 4 1
S( ys )s' 18.580 88.680 25.640 132.900
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0.000 88.680 51.280 139.960
0,00 mWL ~ 1,00 mWL
Jarak ordinat horisontal (a) = 4.200 m
Tinggi sarat (d) = 0.667 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0.167 m KG Momen OG Momen
0,00 mWL ~ 0,67 mWL 18.942 0.439 8.306 24.685 467.575
Berat jenis muatan (g) = 1.025 ton/m3
Jarak sekat ke midship (e) = 17.790 m
0,67mWL ~ 1,00 mWL 21.233 0.843 17.890 24.562 521.510
PERHITUNGAN TANGKI BALLAST II Total 40.174 26.196 989.085
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 20.715 m3
KG = 0.652 m
W = Vxg = 21.233 ton
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = 24.562 m OG = 24.620 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 0.843 m Ixx = 89.862 m4
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3 s) = 147.567 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 71.792 m2
2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y s) = 85.840 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 1.196 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki : BERAT KG OG Ixx
4.986 0.222 24.755 5.178
Ix'x' = Ixx - ( A x Y2 ) = 44.931 m4
18.942 0.439 24.685 32.949
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 89.862 m4
40.174 0.652 24.620 89.862
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 114
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.19: Perhitungan ballast tank II
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 115
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.203: Perhitungan Fresh Water Tank (1)
Freshwater
No Faktor Faktor 8,27 mWL 9,23 Mwl 10,18 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y2s y3s
(n ) (s ) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 0,000 0,00 1,430 1,43 5,72 3,190 3,19 8,910 8,910 0,000 10,176 32,462
B 1 4 1,340 5,36 2,840 11,36 11,36 4,940 19,76 17,640 70,560 70,560 97,614 482,215
C 2 2 2,590 5,18 4,300 8,60 17,20 6,560 13,12 26,350 52,700 105,400 86,067 564,601
D 3 4 3,800 15,20 5,850 23,40 23,40 8,050 32,20 35,250 141,000 423,000 259,210 2086,641
E 4 1 5,090 5,09 7,460 7,46 29,84 9,440 9,44 44,370 44,370 177,480 89,114 841,232
Sys 30,830 52,250 77,710 132,520 317,540 776,440 542,181 4007,151
s' 1 4 1
S( ys )s' 30,830 209,000 77,710 317,540
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0,000 209,000 155,420 364,420
Jarak ordinat horisontal (a) = 3,000 m
Tinggi sarat (d) = 8,270 m 8,27 mWL ~ 10,18 mWL
Jarak ordinat vertikal (b) = 0,960 m
Garis air Berat Vertikal Horizontal
Berat jenis muatan (g) = 1,000 ton/m3
KG Momen OG Momen
Jarak sekat ke midship (e) = -84,770 m
PERHITUNGAN TANGKI BALLAST II 8,27 mWL ~ 10,18 mWL 203,226 9,372 1904,575 -77,434 -15736,669
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 203,23 m3
W = Vxg = 203,23 ton Total 203,226 1904,575 -15736,669
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = -77,43 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 9,37 m
KG = 9,372 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3 s) = 2671,43 m4
OG = -77,434 m
A = 2/3 x a x S(ys) = 155,42 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2 s) = 542,18 m3 Ixx = 1560,078 m4
Jarak titik berat Y = Sx /A = 3,49 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y2 ) = 780,04 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 1560,08 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 116
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.204: Perhitungan Fresh Water Tank (2)
Freshwater
No Faktor Faktor 10,18 mWL 11,14 mWL 12,09 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y2s y3s
(n ) (s ) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 3,19 3,19 5,290 5,29 21,16 7,790 7,79 32,140 32,140 0,000 60,684 472,729
B 1 4 4,94 19,76 7,710 30,84 30,84 9,340 37,36 45,120 180,480 180,480 348,942 3259,122
C 2 2 6,56 13,12 8,600 17,20 34,40 10,490 20,98 51,450 102,900 205,800 220,080 2308,641
D 3 4 8,05 32,20 9,780 39,12 39,12 11,280 45,12 58,450 233,800 701,400 508,954 5740,997
E 4 1 9,44 9,44 10,830 10,83 43,32 11,980 11,98 64,740 64,740 258,960 143,520 1719,374
Sys 77,710 103,280 123,230 251,900 614,060 1346,640 1282,181 13500,863
s' 1 4 1
S( ys )s' 77,710 413,120 123,230 614,060
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0,000 413,120 246,460 659,580
Jarak ordinat horisontal (a) = 3,000 m 8,27 mWL ~ 12,09 mWL
Tinggi sarat (d) = 10,180 m
Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0,960 m
KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 1,000 ton/m3
Jarak sekat ke midship (e) = -84,770 m
8,27 mWL ~ 10,18 mWL 203,226 9,372 1904,575 -77,434 -15736,669
PERHITUNGAN TANGKI BALLAST II 10,18 mWL ~ 12,09 mWL 392,998 11,211 4405,970 -78,191 -30728,926
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 393,00 m3 Total 596,224 6310,545 -46465,595
W = Vxg = 393,00 ton
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = -78,19 m KG = 10,584 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 11,21 m OG = -77,933 m
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3 s) = 9000,58 m4
Ixx = 4660,347 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 246,46 m2
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2 s) = 1282,18 m3
Jarak titik berat Y = Sx /A = 5,20 m
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
Ix'x' = Ixx - ( A x Y2 ) = 2330,17 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 4660,35 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 117
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.205: Perhitungan Fresh Water Tank (3)
Freshwater
No Faktor Faktor 12,09 mWL 13,05 mWL 14 mWL S S S
Ord Moment Simp s' = 1 s' = 4 s' = 1 ys' (ys')s (ys')sn y2s y3s
(n ) (s ) y = ys' ys y ys ys' y = ys' ys
A 0 1 7,79 7,79 10,730 10,73 42,92 14,000 14,00 64,710 64,710 0,000 196,000 2744,000
B 1 4 9,34 37,36 11,640 46,56 46,56 14,000 56,00 69,900 279,600 279,600 784,000 10976,000
C 2 2 10,49 20,98 12,280 24,56 49,12 14,000 28,00 73,610 147,220 294,440 392,000 5488,000
D 3 4 11,28 45,12 12,670 50,68 50,68 14,000 56,00 75,960 303,840 911,520 784,000 10976,000
E 4 1 11,98 11,98 13,010 13,01 52,04 14,000 14,00 78,020 78,020 312,080 196,000 2744,000
Sys 123,230 145,540 168,000 362,200 873,390 1797,640 2352,000 32928,000
s' 1 4 1
S( ys )s' 123,230 582,160 168,000 873,390
n' 0 1 2
S( ys )s'n' 0,000 582,160 336,000 918,160
Jarak ordinat horisontal (a) = 3,000 m 8,27 mWL ~ 14,00 mWL
Tinggi sarat (d) = 12,090 m Garis air Berat Vertikal Horizontal
Jarak ordinat vertikal (b) = 0,960 m
KG Momen OG Momen
Berat jenis muatan (g) = 1,000 ton/m3 8,27 mWL ~ 12,09 mWL 596,224 10,584 6310,545 -77,933 -46465,595
Jarak sekat ke midship (e) = -84,770 m 12,09 mWL ~ 14,00 mWL 558,970 13,099 7322,060 -78,595 -43932,384
PERHITUNGAN FRESHWATER Total 1155,194 13632,605 -90397,979
V = 2/9 x a x b x S(ys')s = 558,970 m3
W = Vxg = 558,970 ton KG = 11,801 m
OG = S(ys')sn / S(ys')s x a+e = -78,595 m OG = -78,254 m
KG = S(ys)s'n' / S(ys)s' x b + d = 13,099 m
Ixx = 10976,000 m4
Ixx = 2 x 1/3 x 1/3 x a x S(y 3 s) = 21952,000 m4
A = 2/3 x a x S(ys) = 336,000 m2
BERAT KG OG Ixx
Sx = 2 x 1/2 x 1/3 x a x S(y 2 s) = 2352,000 m3 203,226 9,372 -77,434 1560,078
Jarak titik berat Y = Sx /A = 7,000 m 596,224 10,584 -77,933 4660,347
Momen Inersia Permukaan Cairan pada Tangki :
1155,194 11,801 -78,254 10976,000
Ix'x' = Ixx - ( A x Y2 ) = 5488,000 m4
Ixx kiri dan kanan = 2 x Ix'x' = 10976,000 m4
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 118
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
FRESH WATER TANK
12000.000
10000.000
8000.000
BERAT
6000.000
KG
4000.000
2000.000 OG
0.000 Ixx
-2000.000
1 2 3
BERAT 203.226 596.224 1155.194
KG 9.372 10.584 11.801
OG -77.434 -77.933 -78.254
Ixx 1560.078 4660.347 10976.000
Gambar 2.20: Perhitungan fresh water tank
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 119
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
2.4. Perhitungan LC Diagram Kapal
2.4.1. Pengertian umum
Jarak antara gaya berat kapal (berat benaman kapal) dan gaya tekanan keatas itu
disebut Lengan Koppel. Moment koppel adalah sepasang gaya yang sama besarnya tetapi
dengan arah yang berlawanan. Apabila pada sebuah benda bekerja sepasang koppel, maka
benda tersebut akan berputar. Besarnya kemampuan benda itu berputar ditentukan oleh
hasil perkalian antara gaya yang membentuk koppel itu dan jarak antara kedua gaya
tersebut. Apabila sebuah kapal menyenget, pada kapal tersebut akan terjadi sepasang
koppel yang menyebabkan kapal itu memiliki kemampuan untuk menegak kembali atau
bahkan bertambah menyenget lagi.
Gambar 2.21: Gambar moment kopel pada kapal
Dibawah ini merupakan contoh LC gambar, dan dijadikan sebagai referensi
pembanding dalam perhitungan LC gambar pada laporan ini.
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 120
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.22: Contoh output perhitungan LC
2.4.2. Perhitungan LC diagram kapal
Pada perhituangan ini, kapal dikondisikan menjadi 16 kondisi, dengan rincian
sebagai berikut:
KONDISI KAPAL : I KONDISI KAPAL : II
KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI
LOAD : 80 % LOAD : 50 %
FUEL OIL : 100 % FUEL OIL : 50 %
LUB. OIL : 100 % LUB. OIL : 50 %
DIESEL OIL : 100 % DIESEL OIL : 50 %
PROVISION : 80 % PROVISION : 50 %
FRESH WATER : 70 % FRESH WATER : 50 %
BALLAST WATER : 0% BALLAST WATER: 50 %
KONDISI KAPAL : III KONDISI KAPAL : IV
KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI
LOAD : 0% LOAD : 50 %
FUEL OIL : 0% FUEL OIL : 80 %
LUB. OIL : 0% LUB. OIL : 80 %
DIESEL OIL : 0% DIESEL OIL : 80 %
PROVISION : 90 % PROVISION : 80 %
FRESH WATER : 80 % FRESH WATER : 70 %
BALLAST WATER : 100 % BALLAST WATER : 20 %
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 121
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
KONDISI KAPAL : V KONDISI KAPAL : VI
KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI
LOAD : 50 % LOAD : 50 %
FUEL OIL : 40 % FUEL OIL : 55 %
LUB. OIL : 70 % LUB. OIL : 60 %
DIESEL OIL : 60 % DIESEL OIL : 55 %
PROVISION : 70 % PROVISION : 55 %
FRESH WATER : 65 % FRESH WATER : 50 %
BALLAST WATER : 50 % BALLAST WATER : 50 %
KONDISI KAPAL : VII KONDISI KAPAL : VIII
KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI
LOAD : 45 % LOAD : 30 %
FUEL OIL : 50 % FUEL OIL : 40 %
LUB. OIL : 55 % LUB. OIL : 45 %
DIESEL OIL : 50 % DIESEL OIL : 45 %
PROVISION : 45 % PROVISION : 40 %
FRESH WATER : 45 % FRESH WATER : 30 %
BALLAST WATER : 55 % BALLAST WATER : 70 %
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 122
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.206: Tabel perhitungan kondisi kapal I
KONDISI KAPAL : I
KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI
LOAD : 80 %
FUEL OIL : 100 %
LUB. OIL : 100 %
DIESEL OIL : 100 %
PROVISION : 80 %
FRESH WATER : 70 %
BALLAST WATER : 0%
Bagian Berat FG Momen KG Momen I g Ig
(ton) (m) (ton.m) (m) (ton.m) (m4 ) (ton/m3 ) (ton.m)
Kapal Kosong 1083.41 -5.61 -6082.62 5.71 6189.03 0.00 0.00 0.00
Fish Hold I 211.26 23.10 4879.63 1.63 343.42 906.96 0.93 839.78
Fish Hold II 176.32 5.44 959.97 1.61 283.04 1368.03 0.93 1266.70
Freezer 355.18 -10.89 -3869.54 2.70 960.30 539.22 0.10 53.92
T. Fuel Oil 21.52 -19.02 -409.35 0.66 14.31 65.42 0.90 58.88
T. Diesel Oil 5.46 -8.94 -48.78 0.65 3.55 10.19 0.85 8.66
T. Lub. Oil 1.04 -19.90 -20.75 0.67 0.70 1.07 0.90 0.96
T. Air Tawar 63.63 -28.85 -1835.97 4.81 306.19 212.31 1.000 212.31
T. Ballast I 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.00
T. Ballast II 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.00
[Link] III 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
T. After Peak 28.02 -29.68 -831.72 5.75 161.14 34.97 1.025 35.84
T. Fore Peak 50.95 27.26 1389.08 5.66 288.14 2.06 1.025 2.12
S1 = 1996.81 S2 = -5870.06 S3 = 8549.82 S4 = 2479.16
Lpp = 64.260 m. B= 13.130 m. FG = S2 / S1
Displacement = 1996.806 ton. DT = -2.455 m. Ta = Tr + DTa
FG = -2.940 m. Dta = 1.274 m. Tf = Tr - DTf
Tr = -2.959 m. Ta = -1.685 m. DTa = (Lpp/2 - FF)(DT/Lpp)
FF = -1.218 m. DTf = 1.181 m. DTf = (Lpp/2+ FF)(DT/Lpp)
FB = 0.020 m. Tf = -4.140 m. T = ((G-B)*Disp)/MTC x 100
MTC = 24.071 ton.m. T= -2.913 m. T = (Ta + Tf) / 2
Displacement = 1996.81 ton.
Momen = S3 8549.82 ton.m.
Ta = -1.685 m. KG = S3 / Displ 4.282 m.
Tf = -4.140 m. a= KG -KB 1.558 m.
Tr = -2.959 m. GG' = SIg/gV = S4/Displ 1.242 m.
TKM = 6.704 m. a' = a + GG' 2.800 m.
KB = 2.723 m. MG = KM - KG 2.422 m.
MG' = MG - GG' 1.181 m.
PERHITUNGAN LENGKUNG STABILITAS
I j 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
II sin j 0 0.174 0.342 0.500 0.643 0.766 0.866 0.940 0.985 1.000
III Lc 0 0.509 1.022 1.460 1.715 1.807 1.792 1.696 1.545 1.349
IV a' sin j 0 0.486 0.958 1.400 1.800 2.145 2.425 2.631 2.757 2.800
V h = III - IV 0 0.023 0.064 0.060 -0.085 -0.338 -0.633 -0.935 -1.212 -1.451
VI Integral V 0 0.023 0.110 0.233 0.208 -0.215 -1.186 -2.753 -4.900 -7.564
VII d=(dj/2)VI 0 0.002 0.010 0.020 0.018 -0.019 -0.103 -0.240 -0.428 -0.660
Derajat 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
Stabilitas Statis 0 0.023 0.064 0.0595503 -0.084957 -0.338 -0.633 -0.93477 -1.2123 -1.4514
Stabilitas Dinamis 0 0.002 0.009556372 0.020 0.0181461 -0.019 -0.103 -0.24027 -0.4276 -0.6601
rad 57.300 57.300
MG' 1.181 0
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 123
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.23: Gambar kondisi lengan kopel kondisi kapal I
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 124
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.207: Tabel perhitungan kondisi kapal II
KONDISI KAPAL : II
KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI
LOAD : 50 %
FUEL OIL : 50 %
LUB. OIL : 50 %
DIESEL OIL : 50 %
PROVISION : 50 %
FRESH WATER : 50 %
BALLAST WATER : 50 %
Bagian Berat FG Momen KG Momen I g Ig
4 3
(ton) (m) (ton.m) (m) (ton.m) (m ) (ton/m ) (ton.m)
Kapal Kosong 1083.41 -5.61 -6082.62 5.71 6189.03 0.00 0.00 0.00
Fish Hold I 105.63 14.44 1524.88 1.35 143.09 566.85 0.93 524.86
Fish Hold II 88.16 3.40 299.99 1.34 117.93 855.02 0.93 791.68
Freezer 177.59 -6.81 -1209.23 4.51 800.25 674.03 0.10 67.40
T. Fuel Oil 10.76 -9.51 -102.34 0.66 7.15 65.42 0.90 58.88
T. Diesel Oil 2.73 -4.47 -12.20 0.65 1.77 10.19 0.85 8.66
T. Lub. Oil 0.52 -9.95 -5.19 0.34 0.18 0.53 0.90 0.48
T. Air Tawar 31.81 -14.43 -458.99 3.44 109.35 106.15 1.000 106.15
T. Ballast I 33.92 0.00 0.00 0.33 11.12 136.95 0.000 0.00
T. Ballast II 19.81 0.00 0.00 0.33 6.46 44.93 0.000 0.00
[Link] III 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.00
T. After Peak 17.52 -18.55 -324.89 3.59 62.95 21.86 1.025 22.40
T. Fore Peak 31.84 17.04 542.61 3.53 112.56 1.29 1.025 1.32
S1 = 1603.71 S2 = -5827.97 S3 = 7561.84 S4 = 1581.85
Lpp = 64.260 m. B= 13.130 m. FG = S2 / S1
Displacement = 1603.715 ton. DT = -2.493 m. Ta = Tr + DTa
FG = -3.634 m. Dta = 1.266 m. Tf = Tr - DTf
Tr = -4.138 m. Ta = -2.872 m. DTa = (Lpp/2 - FF)(DT/Lpp)
FF = -0.506 m. DTf = 1.227 m. DTf = (Lpp/2+ FF)(DT/Lpp)
FB = 0.504 m. Tf = -5.365 m. T = ((G-B)*Disp)/MTC x 100
MTC = 26.620 ton.m. T= -4.119 m. T = (Ta + Tf) / 2
Displacement = 1603.715 ton.
Momen = S3 7561.837 ton.m.
Ta = -2.872 m. KG = S3 / Displ 4.715 m.
Tf = -5.365 m. a= KG -KB 2.504 m.
Tr = -4.1382487 m. GG'= SIg/gV = S4/Displ 0.986 m.
TKM = 6.797 m. a' = a + GG' 3.490 m.
KB = 2.211 m. MG = KM - KG 2.082 m.
MG' = MG - GG' 1.096 m.
PERHITUNGAN LENGKUNG STABILITAS ..
I j 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
II sin j 0 0.174 0.342 0.500 0.643 0.766 0.866 0.940 0.985 1.000
III Lc 0 0.613 1.212 1.823 2.307 2.540 2.605 2.529 2.363 2.088
IV a' sin j 0 0.606 1.194 1.745 2.243 2.674 3.023 3.280 3.437 3.490
V h = III - IV 0 0.007 0.019 0.078 0.063 -0.133 -0.418 -0.751 -1.074 -1.402
VI Integral V 0 0.007 0.033 0.129 0.270 0.200 -0.351 -1.520 -3.345 -5.822
VII d=(dj/2)VI 0 0.001 0.003 0.011 0.024 0.017 -0.031 -0.133 -0.292 -0.508
Derajat 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
Stabilitas Statis 0 0.007 0.019 0.07759 0.063335 -0.133 -0.4179 -0.75082 -1.0745 -1.4023
Stabilitas Dinamis 0 0.001 0.002889 0.01129 0.023588 0.017 -0.0306 -0.13263 -0.2919 -0.5081
rad 57.300 57.300
MG' 1.096 0
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 125
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.24: Gambar kondisi lengan kopel kondisi kapal II
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 126
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.208: Tabel perhitungan kondisi kapal III
KONDISI KAPAL : III
KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI
LOAD : 0%
FUEL OIL : 0%
LUB. OIL : 0%
DIESEL OIL : 0%
PROVISION : 90 %
FRESH WATER : 80 %
BALLAST WATER : 100 %
Bagian Berat FG Momen KG Momen I g Ig
4 3
(ton) (m) (ton.m) (m) (ton.m) (m ) (ton/m ) (ton.m)
Kapal Kosong 1083.41 -5.61 -6082.62 5.71 6189.03 0.00 0.00 0.00
Fish Hold I 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.93 0.00
Fish Hold II 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.93 0.00
Freezer 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.10 0.00
T. Fuel Oil 0.00 -19.02 0.00 0.00 0.00 0.00 0.90 0.00
T. Diesel Oil 0.00 -8.94 0.00 0.00 0.00 0.00 0.85 0.00
T. Lub. Oil 0.00 -19.90 0.00 0.00 0.00 0.00 0.90 0.00
T. Air Tawar 169.68 -28.85 -4895.93 5.50 933.16 169.85 1.000 169.85
T. Ballast I 67.85 10.46 709.44 0.66 44.46 273.90 0.000 0.00
T. Ballast II 39.62 24.62 975.41 0.65 25.83 89.86 0.000 0.00
[Link] III 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.00
T. After Peak 31.53 -37.10 -1169.61 6.47 203.94 39.34 1.025 40.32
T. Fore Peak 57.32 34.08 1953.40 6.36 364.68 2.32 1.025 2.38
S1 = 1449.40 S2 = -8509.91 S3 = 7761.10 S4 = 212.55
Lpp = 64.260 m. B= 13.130 m. FG = S2 / S1
Displacement = 1449.404 ton. DT = -5.277 m. Ta = Tr + DTa
FG = -5.871 m. Dta = 2.658 m. Tf = Tr - DTf
Tr = -6.526 m. Ta = -3.868 m. DTa = (Lpp/2 - FF)(DT/Lpp)
FF = -0.231 m. DTf = 2.620 m. DTf = (Lpp/2+ FF)(DT/Lpp)
FB = 0.655 m. Tf = -9.146 m. T = ((G-B)*Disp)/MTC x 100
MTC = 17.923 ton.m. T= -6.507 m. T = (Ta + Tf) / 2
Displacement = 1449.404 ton.
Momen = S3 7761.105 ton.m.
Ta = -3.868 m. KG = S3 / Displ 5.355 m.
Tf = -9.146 m. a= KG -KB 3.346 m.
Tr = -6.526 m. GG' SIg/gV = S4/Displ 0.147 m.
TKM = 6.892 m. a' = a + GG' 3.492 m.
KB = 2.009 m. MG = KM - KG 1.538 m.
MG' = MG - GG' 1.391 m.
PERHITUNGAN LENGKUNG STABILITAS
I j 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
II sin j 0 0.174 0.342 0.500 0.643 0.766 0.866 0.940 0.985 1.000
III Lc 0 0.580 1.151 1.706 2.117 2.305 2.344 2.262 2.100 1.851
IV a' sin j 0 0.606 1.194 1.746 2.245 2.675 3.024 3.282 3.439 3.492
V h = III - IV 0 -0.027 -0.043 -0.040 -0.128 -0.370 -0.681 -1.020 -1.339 -1.642
VI Integral V 0 -0.027 -0.097 -0.180 -0.348 -0.846 -1.897 -3.598 -5.956 -8.937
VII d=(dj/2)VI 0 -0.002 -0.008 -0.016 -0.030 -0.074 -0.166 -0.314 -0.520 -0.780
Derajat 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
Stabilitas Statis 0 -0.027 -0.043 -0.04001 -0.128 -0.370 -0.6806 -1.01999 -1.3389 -1.6417
Stabilitas Dinamis 0 -0.002 -0.00842 -0.01568 -0.03034 -0.074 -0.1655 -0.31395 -0.5198 -0.7799
rad 57.300 57.300
MG' 1.391 0
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 127
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.25: Gambar kondisi lengan kopel kondisi kapal III
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 128
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.206: Tabel perhitungan kondisi kapal IV
KONDISI KAPAL : IV
KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI
LOAD : 50 %
FUEL OIL : 80 %
LUB. OIL : 80 %
DIESEL OIL : 80 %
PROVISION : 80 %
FRESH WATER : 70 %
BALLAST WATER : 20 %
Bagian Berat FG Momen KG Momen I g Ig
4 3
(ton) (m) (ton.m) (m) (ton.m) (m ) (ton/m ) (ton.m)
Kapal Kosong 1083.41 -5.61 -6082.62 5.71 6189.03 0.00 0.00 0.00
Fish Hold I 211.26 28.87 6099.54 2.71 572.37 113.37 0.93 104.97
Fish Hold II 293.87 6.81 1999.93 2.68 786.22 171.00 0.93 158.34
Freezer 221.99 -13.62 -3023.08 4.51 1000.32 67.40 0.10 6.74
T. Fuel Oil 17.22 -9.51 -163.74 0.33 5.72 32.71 0.90 29.44
T. Diesel Oil 4.37 -4.47 -19.51 0.32 1.42 5.09 0.85 4.33
T. Lub. Oil 0.83 -19.90 -16.60 0.67 0.56 0.11 0.90 0.10
T. Air Tawar 148.47 -28.85 -4283.94 6.87 1020.64 21.23 1.000 21.23
T. Ballast I 13.57 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.00
T. Ballast II 7.92 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.00
[Link] III 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.00
T. After Peak 28.02 -37.10 -1039.65 7.19 201.43 43.71 1.025 44.81
T. Fore Peak 50.95 34.08 1736.35 7.07 360.18 2.58 1.025 2.65
S1 = 2081.89 S2 = -4793.32 S3 = 10137.89 S4 = 372.60
Lpp = 64.260 m. B= 13.130 m. FG = S2 / S1
Displacement = 2081.890 ton. DT = -3.343 m. Ta = Tr + DTa
FG = -2.302 m. Dta = 1.623 m. Tf = Tr - DTf
Tr = -4.203 m. Ta = -2.579 m. DTa = (Lpp/2 - FF)(DT/Lpp)
FF = 0.927 m. DTf = 1.720 m. DTf = (Lpp/2+ FF)(DT/Lpp)
FB = 1.900 m. Tf = -5.922 m. T = ((G-B)*Disp)/MTC x 100
MTC= 26.174 ton.m. T= -4.251 m. T = (Ta + Tf) / 2
Displacement = 2081.89 ton.
=
Momen = S3 10137.89 ton.m.
Ta = -2.579 m. KG = S3 / Displ 4.870 m.
Tf = -5.922 m. a= KG -KB 2.034 m.
Tr = -4.203 m. GG' = SIg/gV = S4/Displ 0.179 m.
TKM = 6.688 m. a' = a + GG' 2.213 m.
KB = 2.835 m. MG = KM - KG 1.819 m.
MG' = MG - GG' 1.640 m.
PERHITUNGAN LENGKUNG STABILITAS .
I j 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
II sin j 0 0.174 0.342 0.500 0.643 0.766 0.866 0.940 0.985 1.000
III Lc 0 0.592 1.173 1.712 2.112 2.308 2.348 2.272 2.096 1.829
IV a' sin j 0 0.384 0.757 1.107 1.423 1.695 1.917 2.080 2.180 2.213
V h = III - IV 0 0.208 0.416 0.606 0.690 0.613 0.431 0.192 -0.084 -0.384
VI Integral V 0 0.208 0.832 1.853 3.149 4.451 5.495 6.119 6.227 5.759
VII d=(dj/2)VI 0 0.018 0.073 0.162 0.275 0.388 0.480 0.534 0.543 0.503
Derajat 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
Stabilitas Statis 0 0.208 0.416 0.60584 0.689537 0.613 0.43132 0.191963 -0.0836 -0.3844
Stabilitas Dinamis 0 0.018 0.072597 0.16175 0.274791 0.388 0.47957 0.533959 0.54341 0.50256
rad 57.300 57.300
MG' 1.640 0
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 129
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.26: Gambar kondisi lengan kopel kondisi kapal IV
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 130
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.210: Tabel perhitungan kondisi kapal V
KONDISI KAPAL : V
KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI
LOAD : 50 %
FUEL OIL : 40 %
LUB. OIL : 70 %
DIESEL OIL : 60 %
PROVISION : 70 %
FRESH WATER : 65 %
BALLAST WATER : 50 %
Bagian Berat FG Momen KG Momen I g Ig
4 3
(ton) (m) (ton.m) (m) (ton.m) (m ) (ton/m ) (ton.m)
Kapal Kosong 1083.41 -5.61 -6082.62 5.71 6189.03 0.00 0.00 0.00
Fish Hold I 105.63 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.93 0.00
Fish Hold II 88.16 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.93 0.00
Freezer 177.59 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.10 0.00
T. Fuel Oil 8.61 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.90 0.00
T. Diesel Oil 3.28 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.85 0.00
T. Lub. Oil 0.73 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.90 0.00
T. Air Tawar 137.86 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 1.000 0.00
T. Ballast I 33.92 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.00
T. Ballast II 19.81 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.00
[Link] III 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.00
T. After Peak 24.52 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 1.025 0.00
T. Fore Peak 44.58 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 1.025 0.00
S1 = 1728.11 S2 = -6082.62 S3 = 6189.03 S4 = 0.00
Lpp = 64.260 m. B= 13.130 m. FG = S2 / S1
Displacement = 1728.109 ton. DT = -3.813 m. Ta = Tr + DTa
FG = -3.520 m. Dta = 1.840 m. Tf = Tr - DTf
Tr = -5.574 m. Ta = -3.734 m. DTa = (Lpp/2 - FF)(DT/Lpp)
FF = 1.129 m. DTf = 1.974 m. DTf = (Lpp/2+ FF)(DT/Lpp)
FB = 2.054 m. Tf = -7.548 m. T = ((G-B)*Disp)/MTC x 100
MTC = 25.261 ton.m. T= -5.641 m. T = (Ta + Tf) / 2
Displacement 1728.109 ton.
Momen = S3 6189.026 ton.m.
Ta = -3.734 m. KG = S3 / Displ 3.581 m.
Tf = -7.548 m. a= KG -KB 1.208 m.
Tr = -5.574 m. GG' = SIg/gV = S4/Displ 0.000 m.
TKM = 6.757 m. a' = a + GG' 1.208 m.
KB = 2.373 m. MG = KM - KG 3.176 m.
MG' = MG - GG' 3.176 m.
PERHITUNGAN LENGKUNG STABILITAS ..
I j 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
II sin j 0 0.174 0.342 0.500 0.643 0.766 0.866 0.940 0.985 1.000
III Lc 0 0.602 1.192 1.784 2.244 2.463 2.519 2.441 2.276 2.010
IV a' sin j 0 0.210 0.413 0.604 0.777 0.926 1.046 1.135 1.190 1.208
V h = III - IV 0 0.392 0.779 1.180 1.468 1.537 1.472 1.306 1.086 0.802
VI Integral V 0 0.392 1.564 3.523 6.171 9.176 12.185 14.963 17.355 19.243
VII d=(dj/2)VI 0 0.034 0.136 0.307 0.539 0.801 1.063 1.306 1.515 1.679
Derajat 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
Stabilitas Statis 0 0.392 0.779 1.1802 1.467595 1.537 1.47244 1.305545 1.08641 0.80151
Stabilitas Dinamis 0 0.034 0.136477 0.30745 0.538516 0.801 1.06337 1.305792 1.51453 1.67928
rad 57.300 57.300
MG' 3.176 0
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 131
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.27: Gambar kondisi lengan kopel kondisi kapal V
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 132
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.211: Tabel perhitungan kondisi kapal VI
KONDISI KAPAL : VI
KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI
LOAD : 50 %
FUEL OIL : 55 %
LUB. OIL : 60 %
DIESEL OIL : 55 %
PROVISION : 55 %
FRESH WATER : 50 %
BALLAST WATER : 50 %
Bagian Berat FG Momen KG Momen I g Ig
(ton) (m) (ton.m) (m) (ton.m) (m4 ) (ton/m3 ) (ton.m)
Kapal Kosong 1083.41 -5.61 -6082.62 5.71 6189.03 0.00 0.00 0.00
Fish Hold I 211.26 11.55 2439.81 1.08 228.95 453.48 0.93 419.89
Fish Hold II 293.87 2.72 799.97 1.07 314.49 684.02 0.93 633.35
Freezer 221.99 -13.62 -3023.08 4.51 1000.32 674.03 0.10 67.40
T. Fuel Oil 11.84 -7.61 -90.06 0.27 3.15 26.17 0.90 23.55
T. Diesel Oil 3.00 -3.57 -10.73 0.26 0.78 4.07 0.85 3.46
T. Lub. Oil 0.63 -7.96 -4.98 0.27 0.17 0.43 0.90 0.38
T. Air Tawar 106.05 -11.54 -1223.98 2.75 291.61 84.92 1.000 84.92
T. Ballast I 33.92 7.32 248.31 0.46 15.56 191.73 0.000 0.00
T. Ballast II 19.81 17.23 341.39 0.46 9.04 62.90 0.000 0.00
[Link] III 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.00
T. After Peak 19.27 -14.84 -285.90 2.87 55.39 17.49 1.025 17.92
T. Fore Peak 35.03 13.63 477.50 2.83 99.05 1.03 1.025 1.06
S1 = 2040.08 S2 = -6414.37 S3 = 8207.53 S4 = 1251.94
Lpp = 64.260 m. B= 13.130 m. FG = S2 / S1
Displacement = 2040.077 ton. DT = -2.667 m. Ta = Tr + DTa
FG = -3.144 m. Dta = 1.390 m. Tf = Tr - DTf
Tr = -3.213 m. Ta = -1.823 m. DTa = (Lpp/2 - FF)(DT/Lpp)
FF = -1.367 m. DTf = 1.277 m. DTf = (Lpp/2+ FF)(DT/Lpp)
FB = 0.069 m. Tf = -4.490 m. T = ((G-B)*Disp)/MTC x 100
MTC = 24.575 ton. T= -3.157 m. T = (Ta + Tf) / 2
Displacement = 2040.077 ton.
Momen = S3 8207.533 ton.m.
Ta = -1.823 m. KG = S3 / Displ 4.023 m.
Tf = -4.490 m. a= KG -KB 1.242 m.
Tr = -3.213 m. GG' = SIg/gV = S4/Displ 0.614 m.
TKM = 6.696 m. a' = a + GG' 1.856 m.
KB = 2.781 m. MG = KM - KG 2.673 m.
MG' = MG - GG' 2.059 m.
PERHITUNGAN LENGKUNG STABILITAS
I j 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
II sin j 0 0.174 0.342 0.500 0.643 0.766 0.866 0.940 0.985 1.000
III Lc 0 0.575 1.142 1.688 2.087 2.268 2.303 2.220 2.059 1.814
IV a' sin j 0 0.322 0.635 0.928 1.193 1.422 1.607 1.744 1.828 1.856
V h = III - IV 0 0.252 0.507 0.760 0.894 0.847 0.696 0.476 0.232 -0.042
VI Integral V 0 0.662 2.521 5.131 7.933 10.627 13.186 15.533 17.297 18.141
VII d=(dj/2)VI 0 0.058 0.220 0.448 0.692 0.927 1.151 1.356 1.509 1.583
Derajat 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
Stabilitas Statis 0 0.252 0.507 0.76004 0.894266 0.847 0.69598 0.476103 0.23174 -0.0423
Stabilitas Dinamis 0 0.058 0.220007 0.44773 0.692265 0.927 1.15066 1.355526 1.50943 1.58313
rad 57.300 57.300
MG' 2.059 0
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 133
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.28: Gambar kondisi lengan kopel kondisi kapal VI
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 134
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.212: Tabel perhitungan kondisi kapal VII
KONDISI KAPAL : VII
KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI
LOAD : 45 %
FUEL OIL : 50 %
LUB. OIL : 55 %
DIESEL OIL : 50 %
PROVISION : 45 %
FRESH WATER : 45 %
BALLAST WATER : 55 %
Bagian Berat FG Momen KG Momen I g Ig
4 3
(ton) (m) (ton.m) (m) (ton.m) (m ) (ton/m ) (ton.m)
Kapal Kosong 1083.41 -5.61 -6082.62 5.71 6189.03 0.00 0.00 0.00
Fish Hold I 190.13 14.44 2744.79 1.35 257.57 566.85 0.93 524.86
Fish Hold II 264.49 3.40 899.97 1.34 353.80 855.02 0.93 791.68
Freezer 199.79 -6.81 -1360.39 2.25 450.14 337.02 0.10 33.70
T. Fuel Oil 10.76 -9.51 -102.34 0.33 3.58 32.71 0.90 29.44
T. Diesel Oil 2.73 -4.47 -12.20 0.32 0.89 5.09 0.85 4.33
T. Lub. Oil 0.57 -9.95 -5.71 0.34 0.19 0.53 0.90 0.48
T. Air Tawar 95.44 -14.43 -1376.98 3.44 328.06 106.15 1.000 106.15
T. Ballast I 37.32 5.23 195.10 0.33 12.23 136.95 0.000 0.00
T. Ballast II 21.79 12.31 268.24 0.33 7.10 44.93 0.000 0.00
[Link] III 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.00
T. After Peak 15.76 -18.55 -292.40 3.59 56.65 21.86 1.025 22.40
T. Fore Peak 28.66 17.04 488.35 3.53 101.30 1.29 1.025 1.32
S1 = 1950.86 S2 = -4636.19 S3 = 7760.54 S4 = 1514.38
Lpp = 64.260 m. B= 13.130 m. FG = S2 / S1
Displacement = 1950.861 ton. DT = -2.102 m. Ta = Tr + DTa
FG = -2.376 m. Dta = 1.088 m. Tf = Tr - DTf
Tr = -2.536 m. Ta = -1.448 m. DTa = (Lpp/2 - FF)(DT/Lpp)
FF = -1.134 m. DTf = 1.014 m. DTf = (Lpp/2+ FF)(DT/Lpp)
FB = 0.160 m. Tf = -3.550 m. T = ((G-B)*Disp)/MTC x 100
MTC = 23.539 ton. T= -2.499 m. T = (Ta + Tf) / 2
Displacement 1950.86072 ton.
Momen = S3 7760.53796 ton.m.
Ta = -1.448 m. KG = S3 / Displ 3.978 m.
Tf = -3.550 m. a= KG -KB 1.314 m.
Tr = -2.536 m. GG' = SIg/gV = S4/Displ 0.776 m.
TKM = 6.712 m. a' = a + GG' 2.090 m.
KB = 2.664 m. MG = KM - KG 2.734 m.
MG' = MG - GG' 1.958 m.
PERHITUNGAN LENGKUNG STABILITAS .
I j 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
II sin j 0 0.174 0.342 0.500 0.643 0.766 0.866 0.940 0.985 1.000
III Lc 0 0.582 1.156 1.716 2.132 2.324 2.365 2.283 2.121 1.870
IV a' sin j 0 0.363 0.715 1.045 1.343 1.601 1.810 1.964 2.058 2.090
V h = III - IV 0 0.220 0.441 0.671 0.789 0.723 0.555 0.319 0.063 -0.220
VI Integral V 0 0.220 0.880 1.992 3.451 4.963 6.240 7.114 7.497 7.340
VII d=(dj/2)VI 0 0.019 0.077 0.174 0.301 0.433 0.545 0.621 0.654 0.640
Derajat 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
Stabilitas Statis 0 0.220 0.441 0.6705 0.788645 0.723 0.55483 0.319206 0.06313 -0.2204
Stabilitas Dinamis 0 0.019 0.076829 0.17386 0.30119 0.433 0.54458 0.62085 0.65422 0.6405
rad 57.300 57.300
MG' 1.958 0
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 135
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.29: Gambar kondisi lengan kopel kondisi kapal VII
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 136
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.213: Tabel perhitungan kondisi kapal VIII
KONDISI KAPAL : VIII
KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI
LOAD : 30 %
FUEL OIL : 40 %
LUB. OIL : 45 %
DIESEL OIL : 45 %
PROVISION : 40 %
FRESH WATER : 30 %
BALLAST WATER : 70 %
Bagian Berat FG Momen KG Momen I g Ig
4 3
(ton) (m) (ton.m) (m) (ton.m) (m ) (ton/m ) (ton.m)
Kapal Kosong 1083.41 -5.61 -6082.62 5.71 6189.03 0.00 0.00 0.00
Fish Hold I 126.76 23.10 2927.78 2.17 274.74 906.96 0.37 335.91
Fish Hold II 176.32 5.44 959.97 2.14 377.39 1368.03 0.37 506.68
Freezer 133.19 -10.89 -1451.08 3.60 480.15 539.22 0.04 21.57
T. Fuel Oil 8.61 -3.80 -32.75 0.13 1.14 13.08 0.90 11.78
T. Diesel Oil 2.46 -1.79 -4.39 0.13 0.32 2.04 0.85 1.73
T. Lub. Oil 0.47 -3.98 -1.87 0.13 0.06 0.21 0.90 0.19
T. Air Tawar 63.63 -8.66 -550.79 2.06 131.23 63.69 1.000 63.69
T. Ballast I 47.49 8.36 397.29 0.52 24.90 219.12 0.000 0.00
T. Ballast II 27.73 19.70 546.23 0.52 14.47 71.89 0.000 0.00
[Link] III 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.00
T. After Peak 14.01 -29.68 -415.86 5.75 80.57 34.97 1.025 35.84
T. Fore Peak 25.47 27.26 694.54 5.66 144.07 2.06 1.025 2.12
S1 = 1709.56 S2 = -3013.56 S3 = 7718.06 S4 = 979.51
Lpp = 64.260 m. B= 13.130 m. FG = S2 / S1
Displacement = 1709.564 ton. DT = -1.781 m. Ta = Tr + DTa
FG = -1.763 m. Dta = 0.910 m. Tf = Tr - DTf
Tr = -2.164 m. Ta = -1.254 m. DTa = (Lpp/2 - FF)(DT/Lpp)
FF = -0.696 m. DTf = 0.871 m. DTf = (Lpp/2+ FF)(DT/Lpp)
FB = 0.401 m. Tf = -3.036 m. T = ((G-B)*Disp)/MTC x 100
MTC = 20.770 ton. T= -2.145 m. T = (Ta + Tf) / 2
Displacement 1709.56435 ton.
Momen = S3 7718.06191 ton.m.
Ta = -1.254 m. KG = S3 / Displ 4.515 m.
Tf = -3.036 m. a= KG -KB 2.165 m.
Tr = -2.164 m. GG' = SIg/gV = S4/Displ 0.573 m.
TKM = 6.762 m. a' = a + GG' 2.738 m.
KB = 2.350 m. MG = KM - KG 2.247 m.
MG' = MG - GG' 1.674 m.
PERHITUNGAN LENGKUNG STABILITAS
I j 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
II sin j 0 0.174 0.342 0.500 0.643 0.766 0.866 0.940 0.985 1.000
III Lc 0 0.652 1.279 1.873 2.355 2.621 2.695 2.634 2.434 2.113
IV a' sin j 0 0.475 0.936 1.369 1.760 2.097 2.371 2.573 2.696 2.738
V h = III - IV 0 0.176 0.342 0.504 0.595 0.523 0.324 0.061 -0.262 -0.625
VI Integral V 0 0.176 0.695 1.541 2.640 3.759 4.606 4.991 4.790 3.903
VII d=(dj/2)VI 0 0.015 0.061 0.134 0.230 0.328 0.402 0.436 0.418 0.341
Derajat 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
Stabilitas Statis 0 0.176 0.342 0.50381 0.595486 0.523 0.3236 0.061065 -0.262 -0.6248
Stabilitas Dinamis 0 0.015 0.060638 0.13449 0.230419 0.328 0.40196 0.435524 0.41799 0.34061
rad 57.300 57.300
MG' 1.674 0
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 137
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.30: Gambar kondisi lengan kopel kondisi kapal VIII
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 138
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.214: Tabel perhitungan kondisi kapal IX
KONDISI KAPAL : IX
KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI
LOAD : 80 %
FUEL OIL : 30 %
LUB. OIL : 30 %
DIESEL OIL : 30 %
PROVISION : 30 %
FRESH WATER : 50 %
BALLAST WATER : 50 %
Bagian Berat FG Momen KG Momen I g Ig
(ton) (m) (ton.m) (m) (ton.m) (m4 ) (ton/m3 ) (ton.m)
Kapal Kosong 1083.41 -5.61 -6082.62 5.71 6189.03 0.00 0.00 0.00
Fish Hold I 211.26 23.10 4879.63 1.63 343.42 1133.70 0.30 335.91
Fish Hold II 293.87 5.44 1599.95 1.61 471.73 1710.04 0.30 506.68
Freezer 221.99 -10.89 -2418.46 2.70 600.19 674.03 0.03 21.57
T. Fuel Oil 6.46 -5.71 -36.84 0.20 1.29 45.79 0.90 41.22
T. Diesel Oil 1.64 -2.68 -4.39 0.19 0.32 7.13 0.85 6.06
T. Lub. Oil 0.31 -5.97 -1.87 0.20 0.06 0.75 0.90 0.67
T. Air Tawar 106.05 -14.43 -1529.98 3.44 364.52 212.31 1.000 212.31
T. Ballast I 33.92 5.23 177.36 0.13 4.45 54.78 0.000 0.00
T. Ballast II 19.81 12.31 243.85 0.13 2.58 17.97 0.000 0.00
[Link] III 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.00
T. After Peak 10.51 -11.13 -116.96 2.16 22.66 30.60 1.025 31.36
T. Fore Peak 19.11 10.22 195.34 2.12 40.52 1.81 1.025 1.85
S1 = 2008.34 S2 = -3095.00 S3 = 8040.77 S4 = 1157.63
Lpp = 64.260 m. B= 13.130 m. FG = S2 / S1
Displacement = 2008.339 ton. DT = -1.363 m. Ta = Tr + DTa
FG = -1.541 m. Dta = 0.708 m. Tf = Tr - DTf
Tr = -1.643 m. Ta = -0.935 m. DTa = (Lpp/2 - FF)(DT/Lpp)
FF = -1.240 m. DTf = 0.655 m. DTf = (Lpp/2+ FF)(DT/Lpp)
FB = 0.102 m. Tf = -2.298 m. T = ((G-B)*Disp)/MTC x 100
MTC = 24.206 ton. T= -1.617 m. T = (Ta + Tf) / 2
Displacement 2008.33931 ton.
Momen = S3 8040.76742 ton.m.
Ta = -0.935 m. KG = S3 / Displ 4.004 m.
Tf = -2.298 m. a= KG -KB 1.265 m.
Tr = -1.643 m. GG' = SIg/gV = S4/Displ 0.576 m.
TKM = 6.701 m. a' = a + GG' 1.841 m.
KB = 2.739 m. MG = KM - KG 2.697 m.
MG' = MG - GG' 2.121 m.
PERHITUNGAN LENGKUNG STABILITAS
I j 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
II sin j 0 0.174 0.342 0.500 0.643 0.766 0.866 0.940 0.985 1.000
III Lc 0 0.510 1.024 1.463 1.721 1.814 1.800 1.705 1.553 1.356
IV a' sin j 0 0.320 0.630 0.921 1.184 1.410 1.595 1.730 1.813 1.841
V h = III - IV 0 0.190 0.394 0.542 0.537 0.404 0.205 -0.026 -0.260 -0.485
VI Integral V 0 0.190 0.774 1.711 2.791 3.731 4.341 4.520 4.235 3.489
VII d=(dj/2)VI 0 0.017 0.068 0.149 0.244 0.326 0.379 0.394 0.370 0.304
Derajat 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
Stabilitas Statis 0 0.190 0.394 0.5425 0.537137 0.404 0.20545 -0.02565 -0.26 -0.4854
Stabilitas Dinamis 0 0.017 0.067573 0.1493 0.24352 0.326 0.37879 0.39448 0.36955 0.3045
rad 57.300 57.300
MG' 2.121 0
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 139
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.31: Gambar kondisi lengan kopel kondisi kapal IX
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 140
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Tabel 2.215: Tabel perhitungan kondisi kapal X
KONDISI KAPAL : X
KONDISI MUATAN DAN TANGKI-TANGKI
LOAD : 70 %
FUEL OIL : 70 %
LUB. OIL : 70 %
DIESEL OIL : 70 %
PROVISION : 70 %
FRESH WATER : 70 %
BALLAST WATER : 70 %
Bagian Berat FG Momen KG Momen I g Ig
4 3
(ton) (m) (ton.m) (m) (ton.m) (m ) (ton/m ) (ton.m)
Kapal Kosong 1083.41 -5.61 -6082.62 5.71 6189.03 0.00 0.00 0.00
Fish Hold I 295.76 28.87 8539.35 2.17 641.06 906.96 0.30 268.73
Fish Hold II 293.87 5.44 1599.95 2.14 628.98 1368.03 0.30 405.34
Freezer 177.59 -10.89 -1934.77 3.60 640.20 539.22 0.03 17.26
T. Fuel Oil 15.07 -11.41 -171.93 0.40 6.01 39.25 0.90 35.33
T. Diesel Oil 3.82 -5.36 -20.49 0.39 1.49 6.11 0.85 5.20
T. Lub. Oil 0.73 -11.94 -8.72 0.40 0.30 0.64 0.90 0.58
T. Air Tawar 148.47 -17.31 -2570.36 4.12 612.39 127.39 1.000 127.39
T. Ballast I 47.49 3.14 148.98 0.20 9.34 82.17 0.000 0.00
T. Ballast II 27.73 7.39 204.84 0.20 5.43 26.96 0.000 0.00
[Link] III 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.000 0.00
T. After Peak 24.52 -22.26 -545.82 4.31 105.75 26.23 1.025 26.88
T. Fore Peak 44.58 20.45 911.59 4.24 189.09 1.55 1.025 1.59
S1 = 2163.06 S2 = 70.00 S3 = 9029.05 S4 = 888.28
Lpp = 64.260 m. B= 13.130 m. FG = S2 / S1
Displacement = 2163.057 ton. DT = 0.075 m. Ta = Tr + DTa
FG = 0.032 m. Dta = -0.039 m. Tf = Tr - DTf
Tr = 0.090 m. Ta = 0.051 m. DTa = (Lpp/2 - FF)(DT/Lpp)
FF = -1.527 m. DTf = -0.036 m. DTf = (Lpp/2+ FF)(DT/Lpp)
FB = -0.058 m. Tf = 0.126 m. T = ((G-B)*Disp)/MTC x 100
MTC = 26.004 ton. T= 0.088 m. T = (Ta + Tf) / 2
Displacement 2163.0566 ton.
Momen = S3 9029.0466 ton.m.
Ta = 0.051 m. KG = S3 / Displ 4.174 m.
Tf = 0.126 m. a= KG -KB 1.233 m.
Tr = 0.090 m. GG' = SIg/gV = S4/Displ 0.411 m.
TKM = 6.676 m. a' = a + GG' 1.644 m.
KB = 2.941 m. MG = KM - KG 2.502 m.
MG' = MG - GG' 2.091 m.
PERHITUNGAN LENGKUNG STABILITAS
I j 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
II sin j 0 0.174 0.342 0.500 0.643 0.766 0.866 0.940 0.985 1.000
III Lc 0 0.524 1.049 1.511 1.799 1.911 1.907 1.814 1.661 1.453
IV a' sin j 0 0.285 0.562 0.822 1.057 1.259 1.423 1.545 1.619 1.644
V h = III - IV 0 0.238 0.487 0.689 0.742 0.651 0.483 0.269 0.042 -0.191
VI Integral V 0 0.238 0.963 2.139 3.570 4.963 6.098 6.851 7.162 7.014
VII d=(dj/2)VI 0 0.021 0.084 0.187 0.312 0.433 0.532 0.598 0.625 0.612
Derajat 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
Stabilitas Statis 0 0.238 0.487 0.68903 0.741966 0.651 0.48341 0.269472 0.04202 -0.1906
Stabilitas Dinamis 0 0.021 0.084039 0.18664 0.311518 0.433 0.53216 0.59786 0.62504 0.61207
rad 57.300 57.300
MG' 2.091 0
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 141
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 2.32: Gambar kondisi lengan kopel kondisi kapal
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 142
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
BAB III
PEMBAHASAN
3.1. Metode Krylov
Dalam perhitungan stabilitas untuk kapal MV. Diroka Jaya menggunakan metode Krylov .
Dalam perhitungan stabilitas nya dapat di analisa bahwa:
3.1.1. Perhitungan LWT
Dalam perhitungan LWT yang di dapat yaitu sebesar 1132,94 ton. Dalam
perhitungan LWT pada stabilitas terdapat koreksi < 3,5 %. Perbedaan nilai LWT antara
Hydrostatik, perencanaan dan stabilitas terjadi karena perbedaan metode yang di gunakan.
Koreksi di bawah 3,5% maka LWT memenuhi.
Selain hasil LWT pada perhitungan LWT juga di dapatkan nilai LCG sebesar 7,405
m dari midship dan KG sebesar ,3865 m dari base line. Nilai tersebut di dapat untuk kapal
pada saat keadaan kapal kosong.
Dari LWT yang di dapatkan sebesar 1132,94 ton, menggunakan kurva Hydrostatik
maka di dapatkan sarat kapal kosong sebesar 3,19 m. Sarat kapal kosong yang di dapat di
gunakan untuk perhitungan Ya dan Yb.
3.1.2. Perhitungan Ya dan Yb
Dari perhitungan Ya dan Yb akan di dapatkan grafik panto carene, dari grafik yang
di dapat untuk sudut oleng selain pada sudut 0 tiap kenaikan displacement pada tiap sarat
maka panjang lengan kopel akan semakin pendek. Itu di sebabkan karena pada saat
penambahan displacement menyebabkan jarak antara G dan B semakin pendek. Untuk
sudut oleng 0 panjang lengan kopel tidak berubah dan panjang lengan kopel = 0.
Untuk kenaikan sudut oleng pada sudut 0-50 jarak lengan kopel relative semakin
besar dan pada sudut 50 - 90, lengan kopel relative memendek. Dan lengan kopel
maksimum di dapat pada saat kapal oleng pada sudut 50 dan pada saat sarat awal (To) /
kapal kosong.
Pada grafik panto carene juga akan di dapat garis-garis LC untuk tiap kenaikan sudut
oleng. Dari grafik tersebut garis garis diperbolehkan memotong atau bersinggungan.
3.1.3. Perhitungan volume tangki
Dalam perhitungan tanki yang di ukur yaitu volume dari tanki: FOT, LOT, DOT,
Fresh Water Tank, AP Tank, FP Tank, Frezeer, Ballast (1-2) dan Fishing Hold (1-2).
Perhitungan tanki kemudian akan di kurangi oleh perhitungan kontruksi profil, sehingga
akan di dapat nilai mutlak volume tanki nya. Perhitungan tanki di bagi kedalam 3
perbedaan tinggi yaitu 1/3, 2/3 dan 1 kali dari tanki tersebut.
Dari perhitungan tanki-tanki akan di dapatkan grafik berat, KG, OG dan Ixx. Untuk
semua tanki yang di hitung, pada setiap kenaikan tinggi tanki akan di dapatkan nilai berat,
KG dan Ixx yang semakin besar juga. Karena tiap kenaikan tingi tanki akan berbanding
lurus dengan nilai- nilai tersebut. Untuk nilai OG tidak berpengaruh pada kenaikan sarat
karena OG hanya berpengaruh dalam jarak titik pusat berat benda terhadap midship.
3.1.4. LC Diagram
Grafik LC Diagram di analisa dalam 10 kondisi tanki. Dari tiap kondisi akan di
dapat grafik stabilitas statis dan stabilitas dinamis, untuk tiap kenaikan sudut oleng sebesar
10 dari 0 hingga 90. Grafik MG untuk kondisi 57,3 dan MG untuk kondisi 0 dan
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 143
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
57,3. Untuk tiap kondisi grafik memiliki karakter masing-masing. Berikut karakter untuk
tiap-tiap kondisi:
a. Kondisi I
Kondisi I memiliki karakteristik stabilitas yang buruk, meskipun untuk nilai stabilitas
statis dan stabilitas dinamis memiliki nilai yang positive sampai sudut 90, akan tetapi
nilai lengan kopelnya bernilai negative yang menunjukkan bahwa kapal tersebut berada
dalam keadaan stabilitas negative dimana titik G berada diatas titik M. Dari kondisi
tersebut dapat di simpulkan bahwa kapal berada dalam kondisi kritis, karena semua
tanki penuh.
b. Kondisi II
Kondisi II memiliki karakteristik stabilitas yang buruk, meskipun untuk nilai stabilitas
statis dan stabilitas dinamis memiliki nilai yang positive sampai sudut 90, akan tetapi
nilai lengan kopelnya bernilai negative yang menunjukkan bahwa kapal tersebut berada
dalam keadaan stabilitas negative dimana titik G berada diatas titik M. Hal tersebut
terjadi karena tanki ballast tidak diisi sehingga kapal tidak memiliki keseimbangan yang
cukup baik.
c. Kondisi III
Kondisi III memiliki karakteristik stabilitas yang baik, karena nilai stabilitas statis dan
stabilitas dinamis memiliki nilai yang positive sampai sudut 90, dan nilai lengan
kopelnya bernilai positive yang menunjukkan bahwa kapal tersebut berada dalam
keadaan stabilitas positive dimana titik G berada dibawah titik M. Hal tersebut terjadi
karena semua tanki tidak diisi secara full sehingga kapal memiliki gaya dan nilai free
surface moment yang sedikit untuk kembali keposisi semula.
d. Kondisi IV
Kondisi IV memiliki karakteristik stabilitas yang baik, karena nilai stabilitas statis dan
stabilitas dinamis memiliki nilai yang positive sampai sudut 90, dan nilai lengan
kopelnya bernilai positive yang menunjukkan bahwa kapal tersebut berada dalam
keadaan stabilitas positive dimana titik G berada dibawah titik M. Hal tersebut terjadi
karena tanki ballast diisi secara full dan tanki yang lainnya tidak diisi secara full,
sehingga kapal memiliki gaya dan nilai free surface moment yang sedikit untuk kembali
keposisi semula.
e. Kondisi V
Kondisi V memiliki karakteristik stabilitas yang baik, karena nilai stabilitas statis dan
stabilitas dinamis memiliki nilai yang positive sampai sudut 90, dan nilai lengan
kopelnya bernilai positive yang menunjukkan bahwa kapal tersebut berada dalam
keadaan stabilitas positive dimana titik G berada dibawah titik M. Hal tersebut terjadi
karena tanki ruang muat dan ballast tidak diisi secara full sehingga kapal memiliki gaya
dan nilai free surface moment yang sedikit untuk kembali keposisi semula.
f. Kondisi VI
Kondisi VI memiliki karakteristik stabilitas yang baik, karena nilai stabilitas statis dan
stabilitas dinamis memiliki nilai yang positive sampai sudut 90, dan nilai lengan
kopelnya bernilai positive yang menunjukkan bahwa kapal tersebut berada dalam
keadaan stabilitas positive dimana titik G berada dibawah titik M. Hal tersebut terjadi
karena semua tanki tidak diisi secara full sehingga kapal memiliki gaya dan nilai free
surface moment yang sedikit untuk kembali keposisi semula.
g. Kondisi VII
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 144
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Kondisi VII memiliki karakteristik stabilitas yang baik, karena nilai stabilitas statis dan
stabilitas dinamis memiliki nilai yang positive sampai sudut 90, dan nilai lengan
kopelnya bernilai positive yang menunjukkan bahwa kapal tersebut berada dalam
keadaan stabilitas positive dimana titik G berada dibawah titik M. Hal tersebut terjadi
karena semua tanki tidak diisi secara full sehingga kapal memiliki gaya dan nilai free
surface moment yang sedikit untuk kembali keposisi semula.
h. Kondisi VIII
Kondisi VIII memiliki karakteristik stabilitas yang baik, karena nilai stabilitas statis dan
stabilitas dinamis memiliki nilai yang positive sampai sudut 90, dan nilai lengan
kopelnya bernilai positive yang menunjukkan bahwa kapal tersebut berada dalam
keadaan stabilitas positive dimana titik G berada dibawah titik M. Hal tersebut terjadi
karena semua tanki tidak diisi secara full sehingga kapal memiliki gaya dan nilai free
surface moment yang sedikit untuk kembali keposisi semula.
i. Kondisi IX
Kondisi IX memiliki karakteristik stabilitas yang buruk, meskipun untuk nilai stabilitas
statis dan stabilitas dinamis memiliki nilai yang positive sampai sudut 90, akan tetapi
nilai lengan kopelnya bernilai negative yang menunjukkan bahwa kapal tersebut berada
dalam keadaan stabilitas negative dimana titik G berada diatas titik M. Hal tersebut
terjadi karena tanki ruang muat diisi secara penuh sehingga kapal memiliki beban yang
terlalu besar yang menyebabkan tidak memiliki gaya yang cukup untuk kembali
keposisi awalnya.
j. Kondisi X
Kondisi X memiliki karakteristik stabilitas yang buruk, meskipun untuk nilai stabilitas
statis dan stabilitas dinamis memiliki nilai yang positive sampai sudut 90, akan tetapi
nilai lengan kopelnya bernilai negative yang menunjukkan bahwa kapal tersebut berada
dalam keadaan stabilitas negative dimana titik G berada diatas titik M. Hal tersebut
terjadi karena semua tanki dalam kondisi hampir penuh sehingga kapal memiliki beban
yang terlalu besar yang menyebabkan tidak memiliki gaya yang cukup untuk kembali
keposisi awalnya.
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 145
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
3.2. Analisa Stabilitas Menggunakan Maxsurf Dan Hydromax
3.2.1. Model kapal pada maxsurf
Gambar 3.1: 3D lambung kapal
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 146
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 3.2: body plan kapal
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 147
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 3.3: halfbreadth plan kapal
Gambar 3.4: sheer plan kapal
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 148
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
3.2.2. Analisa stabilitas menggunakan hydromax
Gambar 3.5: analisa displacement untuk nilai KN Value
Gambar 3.6: analisa derajat kemiringan kapal
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 149
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 3.7: gambar panto carene pada hydomax
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 150
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 3.8: perencanaan ruang muat dan tanki
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 151
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 3.9: hasil perencanaan ruang muat dan tanki
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 152
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 3.10: bentuk 3D ruang muat dan tanki
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 153
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 3.11: gambar analisa tank calibration
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 154
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Gambar 3.12: contoh gambar analisa large angle stability (LC diagram) pada muatan penuh
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 155
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Stability Calculation - STABILITY ANALYSIS
Loadcase - KONDISI 1
Damage Case Intact
Free to Trim
Relative Density (specific gravity) = 1.025; (Density = 1.0252 tonne/m^3)
Fluid analysis method: Simulate fluid movement
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 156
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Stability Calculation - STABILITY ANALYSIS
Loadcase - KONDISI 2
Damage Case - Intact
Free to Trim
Relative Density (specific gravity) = 1.025; (Density = 1.0252 tonne/m^3)
Fluid analysis method: Simulate fluid movement
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 157
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Stability Calculation - STABILITY ANALYSIS
Loadcase - KONDISI 3
Damage Case - Intact
Free to Trim
Relative Density (specific gravity) = 1.025; (Density = 1.0252 tonne/m^3)
Fluid analysis method: Simulate fluid movement
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 158
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Stability Calculation - STABILITY ANALYSIS
Loadcase - KONDISI 4
Damage Case - Intact
Free to Trim
Relative Density (specific gravity) = 1.025; (Density = 1.0252 tonne/m^3)
Fluid analysis method: Simulate fluid movement
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 159
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Stability Calculation - STABILITY ANALYSIS
Loadcase - KONDISI 5
Damage Case - Intact
Free to Trim
Relative Density (specific gravity) = 1.025; (Density = 1.0252 tonne/m^3)
Fluid analysis method: Simulate fluid movement
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 160
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Stability Calculation - STABILITY ANALYSIS
Loadcase - KONDISI 6
Damage Case - Intact
Free to Trim
Relative Density (specific gravity) = 1.025; (Density = 1.0252 tonne/m^3)
Fluid analysis method: Simulate fluid movement
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 161
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Stability Calculation - STABILITY ANALYSIS
Loadcase - KONDISI 7
Damage Case - Intact
Free to Trim
Relative Density (specific gravity) = 1.025; (Density = 1.0252 tonne/m^3)
Fluid analysis method: Simulate fluid movement
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 162
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Stability Calculation - STABILITY ANALYSIS
Loadcase - KONDISI 8
Damage Case - Intact
Free to Trim
Relative Density (specific gravity) = 1.025; (Density = 1.0252 tonne/m^3)
Fluid analysis method: Simulate fluid movement
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 163
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
PERHITUNGAN PERIODE OLENG KAPAL
Dari perhitungan stabilitas diperoleh grafik lengan kopel untuk stabilitas dinamis, stabilitas
statis, MG dan MG untuk setiap sudut oleng berdasarkan kondisi - kondisi yang telah
direncanakan. Panjang MG pada setiap kondisi adalah :
Kondisi Panjang MG
Kondisi 1 2,847 m
Kondisi 2 2,493 m
Kondisi 3 1,538 m
Kondisi 4 1,819 m
Kondisi 5 3,564 m
Kondisi 6 2,673 m
Kondisi 7 2,734 m
Kondisi 8 2,247 m
Dari perhitungan software di dapat hasil analisa stabilitas untuk setiap kondisi. Dari kondisi -
kondisi yang di analisa di dapat grafik stabilitas berdasarkan dari muatan kapal.
Kondisi Max. GZ GM
Kondisi 1 1,046 m pada 43 1,990 m
Kondisi 2 1,080 m pada 44 2,006 m
Kondisi 3 1,108 m pada 43 2,043 m
Kondisi 4 1,172 m pada 44 2,140 m
Kondisi 5 1,022 m pada 43 1,926 m
Kondisi 6 1,028 m pada 43 1,936 m
Kondisi 7 1,102 m pada 44 2,034 m
Kondisi 8 1,134 m pada 45 2,064 m
Sebuah kapal yang mengoleng terlalu lamban, maka hal ini menandakan bahwa kemampuan
untuk menegak kembali sewaktu kapal menyenget adalah terlalu kecil. Berikut adalah Periode
Oleng dan Momen Penegak tiap kondisi :
Periode oleng dapat dihitung dengan rumus :
. . .
T=
.
Dimana : T = Periode oleng (detik)
C = 0,373 + 0,023 (B/d) 0,043 (LPP/100)
= 0,373 + (0,023 (13,13/7,21)) (0,043 (64,26/100))
= 0,387
B = Lebar kapal (meter)
g = Gravitasi (0,98 m/s)
GM = Jarak antara titik G dengan titik M (meter)
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 164
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Momen Penegak = Displacement x GM
Dengan menggunakan rumus maka perhitungannya adalah :
Kondisi 1
2. . C. B
Periode oleng : T =
g . GM
2 . (3,14) . (0,387) . (13,13)
T=
9,8 . (1,990)
T = 7.23 detik
Momen penegak = Displacement x GM
= 2259,74 x 1,990
= 4496,88 ton/m
Kondisi 2
2. . C. B
Periode oleng : T =
g . GM
2 . (3,14) . (0,387) . (13,13)
T=
9,8 . (2,006)
T = 7,20 detik
Momen penegak = Displacement x GM
= 2259,74 x 2,006
= 4533,04 ton/m
Kondisi 3
2. . C. B
Periode oleng : T =
g . GM
2 . (3,14) . (0,387) . (13,13)
T=
9,8 . (2,043)
T = 7,14 detik
Momen penegak = Displacement x GM
= 2259,74 x 2,043
= 4616,65 ton/m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 165
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Kondisi 4
2. . C. B
Periode oleng : T =
g . GM
2 . (3,14) . (0,387) . (13,13)
T=
9,8 . (2,140)
T = 6,97 detik
Momen penegak = Displacement x GM
= 2259,74 x 2,140
= 4835,84 ton/m
Kondisi 5
2. . C. B
Periode oleng : T =
g . GM
2 . (3,14) . (0,387) . (13,13)
T=
9,8 . (1,926)
T = 7.35 detik
Momen penegak = Displacement x GM
= 2259,74 x 1,926
= 4352 ton/m
Kondisi 6
2. . C. B
Periode oleng : T =
g . GM
2 . (3,14) . (0,387) . (13,13)
T=
9,8 . (1,936)
T = 7,33 detik
Momen penegak = Displacement x GM
= 2259,74 x 1,936
= 4374.86 ton/m
Kondisi 7
2. . C. B
Periode oleng : T =
g . GM
2 . (3,14) . (0,387) . (13,13)
T=
9,8 . (2,034)
T = 7,15 detik
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 166
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
Momen penegak = Displacement x GM
= 2259,74 x 2,034
= 4596,31 ton/m
Kondisi 8
2. . C. B
Periode oleng : T =
g . GM
2 . (3,14) . (0,387) . (13,13)
T=
9,8 . (2,064)
T = 7,10 detik
Momen penegak = Displacement x GM
= 2259,74 x 2,064
= 4664,10 ton/m
Dari perhitungan di atas, maka didapatkan :
Kondisi Periode Oleng Momen Penegak
Kondisi 1 7,23 detik 4496,88 ton/m
Kondisi 2 7,20 detik 4533,04 ton/m
Kondisi 3 7,14 detik 4616,65 ton/m
Kondisi 4 6,97 detik 4835,84 ton/m
Kondisi 5 7,35 detik 4352,26 ton/m
Kondisi 6 7,33 detik 4374,86 ton/m
Kondisi 7 7,15 detik 4596,31 ton/m
Kondisi 8 7,10 detik 4664,10 ton/m
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 167
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
BAB IV
KESIMPULAN
Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. LWT yang didapat dari hasil perhitungan yaitu 1132,94 ton dan didapat sarat awal (To)
sebesar 3,19 meter.
2. Dari perhitungan Ya dan Yb dihasilkan grafik panto carene untuk setiap sarat pada sudut
0- 90 dengan kenaikan sebesar 10. Grafik yang dihasilkan telah memenuhi ketentuan
dikarenakan garis boleh berpotongan atau bersinggungan, serta setiap kenaikan
displacement jarak lengan kopel semakin pendek.
3. Dari perhitungan volume tanki diperoleh Berat, KG, OG ,dan lxx. Akan membentuk grafik
dalam setiap tinggi tanki yang dihitung.
4. Dari perhitungan stabilitas diperoleh grafik lengan kopel untuk stabilitas dinamis, stabilitas
statis, MG, dan MG untuk setiap sudut oleng berdasarkan kondisi-kondisi yang telah
direncanakan. Dalam setiap kondisi grafik yang diperoleh menunjukkan stabilitas kapal
dalam keadaan yang cukup baik apabila muatan tidak terisi penuh.
5. Dari perhitungan software di dapat hasil analisa stabilitas untuk setiap kondisi. Dari kondisi-
kondisi yang di analisa di dapat grafik stabilitas yang cukup baik.
6. Perbandingan Metode Krylov dengan Metode Penggunaan Maxsurf hampir mendekati
hanya terdapat sedikit perbedaan.
7. Pada LC diagram untuk kondisi muatan penuh dimana pada metode software Hydromax di
gambarkan mulai labil pada 700, sedangkan untuk metode Krylov kapal mulai labil pada 900.
Untuk kondisi yang lain memiliki stabilitas relative sama.
8. Perbedaan tersebut terjadi karena adanya perbedaan dalam metode yang di pakai, dalam
kondisi kapal penuh (100%) kapal berada pada titik kritis dalam stabilitasnya, sehingga
kapal relative labil.
9. Sebuah kapal yang mengoleng terlalu lamban, maka hal ini menandakan bahwa kemampuan
untuk menegak kembali sewaktu kapal menyenget adalah terlalu kecil. Kapal yang pada
suatu saat mengoleng demikian dikatakan bahwa stabilitas kapal itu kurang atau kerap kali
juga disebut bahwa kapa l itu langsar . Sebuah kapal yang mengoleng secara cepat dan
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 168
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
dengan menyentak - nyentak, maka hal itu menandakan bahwa kapal kemampuannya untuk
menegak kembali sewaktu kapal menyenget adalah terlalu besar. Kapal yang dalam keadaan
demikian itu dikatakan bahwa stabilitas kapal itu terlalu besar atau sering kali disebut bahwa
kapal itu Kaku. Sebuah kapal yang mengoleng dengan enak maka hal itu menandakan
bahwa kemampuannya untuk menegak kembali sewaktu kapal menyenget adalah sedang.
Kapal yang dalam keadaan demikian itu sering kali disebut sebuah kapal yang mempunyai
stabilitas yang baik
10. Kapal tidak nyaman sebagai akibat dari olengnya kapal yang secara cepat dan
menyentaknyentak itu, sehingga mungkin sekali terjadi semua awak kapalnya (terlebih
lebih para penumpang) menjadi mabok, sebab dapat dikatakan bahwa tidak ada satu
saatpun kapal itu dalam keadaan tenang. Sebagai akibat dari gerakannya yang
menyentak-nyentak dan dengan cepat itu maka konstruksi kapal dibangunan bangunan
atasnya akan sangat dirugikan, misalnya sambungan-sambungan antara suku-suku bagian
bangunan atas akan menjadi longgar, sebab pakupaku kelingnya atau las-lasannya akan
menjadi longgar.
11. Maka perhitungan stabilitas untuk kapal MV. Diroka Jaya sudah memenuhi sarat yang
ditentukan.
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 169
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
INDEKS
Lpp : Panjang antara kedua garis tegak buritan dan garis tegak haluan yang diukur pada
garis air muat.
LWL : Jarak mendatar antara ujung garis muat (garis air), yang diukur dari titik potong
dengan linggi buritan sampai titik potongnya dengan linggi haluan dan diukur pada
bagian luar linggi buritan dan linggi haluan.
B : Lebar kapal.
H : Tinggi kapal diukur dari lunas sampai geladag utama.
T : Sarat kapal.
Cb : koefisien block.
Vs : kecepatan service.
AP : Garis tegak buritan ( After perpendicular ).
FP : garis tegak haluan (fore perpendicular).
M : titik putus yang berfungsi untuk mengetahui arah gerak tekan kapal (metasentra).
G : titik berat (gravity).
B : titik bouyancy (titik tekan ke atas).
LCG : longitudinal center of bouyancy, titik tekan keatas yang diukur dari midship kapal.
KG : jarak titik berat dari keel.
KB : jarak titik tekan keatas dari keel.
W : berat muatan.
LWT : light weight tonnage, berat kapal saat keadaan kosong.
e : jarak titik berat ke sumbu perhitungan.
Io : momen inersia.
Ikor : koreksi dari momen inersia.
MBj : jarak metasentra dari bouyancy pada sudut tertentu.
Ta : trim buritan.
Tf : trim haluan.
g/ : berat jenis muatan.
TKM : Transverse of Keel to Metacenter, titik metasentra melintang terhadap lunas kapal
untuk tiap-tiap water line-nya.
MTC : Moment to change Trim one Centimeter, momen yang diperlukan untuk mengadakan
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 170
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
trim sebesar 1 cm. Satuannya dalam Ton meter.
Lc : lengan koppel.
Ixx : momen inersia.
OG : jarak titik berat dari midship.
Tr : perbandingan anatara displacement dengan perkalian Cb, LPP, B.
G : longitudinal centre of gravity, jarak titik berat ke midship.
F : longitudinal centre of floatation, Jarak titik berat luas garis air teratas ke midship.
B : longitudinal centre of bouyancy, Jarak titik tekan keatas ke midship.
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 171
Tugas Merancang Kapal IV 2016
Ship Stability
DAFTAR PUSTAKA
1. BKI 2013 [Link].
2. Filosofi Stabilitas Kapal
3. Lloyds Register 1964.
4. Ship Knowladge a Modern Encyclopedia.
5. Ship Stability For Master and Mates.
6. SMK Teknik Konstruksi Kapal Baja Jilid 1 dan 2.
Gilang Bayu Pangestu
21090114120014 172