0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
117 tayangan13 halaman

Klasifikasi dan Khasiat Melastoma

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang 5 spesies tanaman obat tradisional Indonesia beserta klasifikasi, deskripsi morfologi, dan manfaatnya. Meliputi Melastoma malabathricum (senggani), Elephantopus scaber (tapak liman), Ficus benjamin (beringin), Asystasia intrusa (rumput ganda rusa), dan Orthosiphon aristatus (kumis kucing). Keseluruhan tanaman tersebut memiliki berbagai kandungan kimia dan manfaat untuk mengob

Diunggah oleh

Andi Septiani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
117 tayangan13 halaman

Klasifikasi dan Khasiat Melastoma

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang 5 spesies tanaman obat tradisional Indonesia beserta klasifikasi, deskripsi morfologi, dan manfaatnya. Meliputi Melastoma malabathricum (senggani), Elephantopus scaber (tapak liman), Ficus benjamin (beringin), Asystasia intrusa (rumput ganda rusa), dan Orthosiphon aristatus (kumis kucing). Keseluruhan tanaman tersebut memiliki berbagai kandungan kimia dan manfaat untuk mengob

Diunggah oleh

Andi Septiani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2.1.

1 Melastoma malabathricum

Tempat pengambilan : Bkit karamunting, HPPB Unand


Nomor sampel : 01
Nama daerah : Harendong( Sunda), Jarong lalaki,Senduduk ( Jawa )
Nama Indonesia : senggani

Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Division : Magnoliophyta - Angiospermae
Class : Magnoliopsida - Dicotyledonae
Ordo : Myrtales
Family : Melastomaceae
Genus : Melastoma
Spesies : Melastoma affine D. Don

Deskripsi
a. Habitus : Tumbuhan Perdu, tinggi 4 m
b. Akar : Tunggang, coklat.
c. Batang : Berkayu, bulat, berbufu rapat atau bersisik,
percabangan simpodial, coklat.
d. Daun : [Link] telur, panjang 2-20 m, lebar 1-8 cm,
berhadapan, ujung dan pangkal runcing, tepi rata,
berbulu, hijau.
e. Bunga : Bunga majemuk, kelopak berlekatan, berbulu, bagian
ujung pendek dari pangkal, ujung meruncing, daun
pelindung
bersisik, ungu kemerahan, benang sari delapan sampai
dua belas, panjang 3 cm, merah muda, putik satu,
kepala putik berbintik hijau, bakal buah beruang empat
sampai enam, mahkota lima, bulat telur, ungu.
f. Buah : Buni, bulat telur, merah.
g. Biji : Kecil, merah.

Kandungan Kimia : Daun senggani mengandung saponin, flavonoida dan tanin.


Manfaat : Daun senggani berkhasiat sebagai obat mencret, obat
kepulihan, obat radang usus dan obat sanawan. Akar
dan getah tanaman tersebut untuk mengobati kejang
dan ayan. Untuk obat mencret dipakai 2 gram daun
muda segar senggani, dicuci, ditambah gararn dapur
secukupnya dikunyah dan airnya ditelan.
2.1.2 Elephantopus scaber L

Tempat pengambilan: Bukit karamunting, HPPB Unand


Nomor sampel : 02
Nama daerah : tutup bumi (Sumatera); balagaduk, jukut cancang, tapak liman (Sunda)
Nama Indonesia : tapak liman

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Super Divisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Sub Kelas : Asteridae
Ordo : Asterales
Famili : Asteraceae
Genus : Elephantopus
Spesies : Elephantopus scaber L.

DESKRIPSI :
Tapak liman merupakan tanaman jenis rumput-rumputan yang tumbuh sepanjang tahun,
berdiri tegak, berdaun hijau-tua. Daun rendahan berkumpul membentuk karangan di dekat
akar-akar, dengan tangkai yang pendek; bentuknya panjang sampai bundar telur, berbulu,
bentuknya besar sekitar 4-35 x 2-7cm. Bunganya berwarna merah-ungu, terbagi menjadi lima
bagian dan mulai muncul sekitar bulan April sampai Oktober. Bunganya mekar antara Jam
13-14 siang, dimana bunganya siap untuk dibuahi oIeh serangga, dan sekitar jam 16 bunga
telah tertutup [Link] berwarna ungu dan tumbuh dari jantung daun. Pada
tumbuhan ini terjadi pembuahan dini. Akar pada tanaman ini besar, kuat dan berbulu seperti
pohon sikat.
Nama lain :

Sumatera : Tutup bumi


Jawa : Balagaduk, jukut cangcang-cangcang, tapak liman
Madura : Talpak tana
Inggris : Scabrous elephant's foot, prickly-leaved elephant's foot
Cina : Ku di dan, di dan cao

KANDUNGAN KIMIA:

Daunnya : Elephantopin, deoxyelephantopin, isodeoxyelephantopin, dll. Juga terdapat


stigmasterol turunan steroid yang dapat memacu gairah seksual.
Bunga : Flavonoidaluteolin-7-glucosida dan akar mengandung epiprielinol. Lupeol dan
stigmasterin.

MANFAAT :

Seluruh bagian tanaman ini, yakni daun, akar, dan batang tanaman dapat digunakan sebagai
obat tradisional. Salah satunya sebagai pemacu gairah seksual sehingga tanaman ini dikenal
dengan sebutan Viagra Jawa. Pasalnya, tanaman ini mengandung senyawa stigmaterol yang
membentuk hormon progesteron, hormon pemacu gairah.

Penyakit yang dapat disembuhkan :


Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai
negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
1. Hepatitis. 120 - 180 gram akar segar direbus dengan daging, minum selama 4 - 5 hari.
2. Biri-biri. 30- 60 gram seluruh tanaman tambah 60 - 120 gram tahu dan air secukupnya di
tim, makan.
3. Perut kembung. Batang tapak liman 60 gram, direbus, bagi 2 kali minum.
4. Influenza, demam, peradangan amandel, radang tenggorok, radang mata. Tanaman kering
15 - 30 gram direbus. (Saran 3x2 kapsul per hari)
5. Dysentery, diare, gigitan ular Tanaman kering 15 - 30 gram direbus. (Saran 3x3 kapsul per
hari, banyak minum)
6. Epidemic encephalitis, batuk seratus hari (pertusis). Tanaman kering 15 - 30 gram direbus.
(Saran 3x2 kapsul per hari, banyak minum)
7. Radang ginjal yang akut dan kronis. Tanaman kering 15 - 30 gram direbus. (Saran 3x2
kapsul per hari, banyak minum)
8. Kurang darah, Tanaman kering 15 - 30 gram direbus. ( Saran 3x2 kapsul per hari)
9. Radang rahim, keputihan. Tanaman kering 15- 30 gram direbus. Atau tiga batang
tanaman+akar direbus 3 gelas air tinggal 2 gelas, minum sehari 2 kali satu gelas.(Saran 3x2
kapsul per hari, banyak minum)
10. Mempermudah proses kelahiran, pengobatan sesudah bersalin. Tanaman kering 15-30 g.
direbus.
11. Pelembut kaki, peluruh dahak, peluruh haid, pembersih darah Tanaman kering 15 - 30 g.
direbus.
12. Meningkatkan gairah pria yang terganggu sakit pinggang. Tiga batang tanaman bersama
akarnya dimasukkan ke dalam 3 gelas air. Kemudian direbus sampai tinggal 2 gelas, minum
sehari 2 kali satu gelas.

2.1.5 Focus benjamin

Tempat pengambilan: Bukit karamunting , HPPB Unand


Nomor sampel : 03
Nama daerah : Beringin
Nama Indonesia : beringin

Klasifikasi
Kingdom : Plantae
SuperDivisi : Spermatophyta
Kelas : Magnoliopsida
Sub Kelas : Dilleniidae
Ordo : Urticales
Famili : moraceae
Genus : Ficus

Deskripsi
Pohon, tinggi 20-25 m Batang Tegak, bulat, percabangan simpodial, permukaan
kasar, pada batang tumbuh akar gantung, coklat kehitaman

[Link]
Jenis daunnya adalah daun tunggal, bersilang berhadapan, lonjong, tepi rata, ujung
runcing, pangkal tumpul, panjang 3-6 cm, lebar 2-4 cm, bertangkai pendek,
pertulangan menyirip, hijau

[Link]
Bunga tunggal, di ketiak daun, tangkai silindris, kelopak bentuk corong, hijau,
benang sari dan putik halus, kuning, mahkota bulat, halus, kuning kehijauan

[Link]
Buni, bulat, panjang 0,5-1 cm, masih muda hijau setelah tua merah

[Link]
Bulat, keras, putih

[Link]
Tunggang, coklat

Kandungan Kimia
Daun, akar dan kulit batang beringin mengandung saponin, falvonoida dan polifenol.

Manfaat
Daun beringin berkhasiat sebagai obat sakit sawanan pada anak-anak. Untuk obat
sawanan dipakai 100 gram daun beringin, dicuci dan direbus dengan 5 liter air
selama 25 menit. Air rebusan setelah agak dingin digunakan untuk memandikan
anak yang sedang sakit.

2.1.4 Asystasia intrusa Bl.

Tempat pengambilan : Bukit karamunting, HPPb Unand


Nomor sampel :04
Nama daerah : Rumput ganda rusa
Nama Indonesia : Rumput ganda rua

KLASIFIKASI
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Subdivisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Ordo : Acanthales
Famili : Acanthaceae
Genus : Asystasia
Spesies : Asystasia intrusa Bl.
DESKRIPSI

a. Akar
Akar Rumput Ganda Rusa (Asystasia intrusa Bl.) melekat pada cabang. Akarnya
berakar tunggang. Akarnya memiliki bulu-bulu akar. Akarnya mempunyai cabang-cabang
kecil. Akarnya memiliki serabut-serabut akar.
b. Batang
Batang Rumput Ganda Rusa (Asystasia intrusa Bl.) bercabang. Batang berwarna hijau,
batangnya juga berkambium Batangnya tidak keras dan basah. Permukaan batangnya kasar.
c. Daun
Daun Rumput Ganda Rusa (Asystasia intrusa Bl.) susunan tulang daun menjari. Tidak
memiliki vagina sehingga termasuk daun tidak lengkap. Daunnyha juga merupakan daun
tunggal. Daunnya mempunyai permukaan yang kasar. Tepi daun bergelombang dengan
ujung daun runcing. Pertulangan daun menyirip. Daun berbentuk bulat telur dan tangkai
daun 1-3 cm.
d. Bunga
Bunga Rumput Ganda Rusa (Asystasia intrusa Bl.) berwarna putih dan ungu. Bunga
mempunyai putik. Bunga memiliki kelopak. Bunga berada di ujung batang. Bunga
berkelipatan 4 dan 5.
e. Buah
Buah Rumput Ganda Rusa (Asystasia intrusa Bl.) terletak di ujung batang. Buah
berada dalam bunga. Buah berwarna hijau. Buahnya buah majemuk. Termasuk bakal buah
yang menumpang.
f. Biji
Biji Rumput Ganda Rusa (Asystasia intrusa Bl.) memiliki sepasang kotiledon. Bijinya
mempunyai embrio. Bijinya berkeping dua. Bijinya berwarna kehijauan. Bijinya mengandung
endosperm.

KANDUNGAN KIMIA
Gandarusa mengandung, minyak asiri, kalium oksalat, tannin, dan sejenis alkaloid yang
sedikit mengandung racun.

KHASIAT DAN MANFAAT


Gandarusa memiliki rasa pedas dan sedikit asam. Tanaman gandarusa bermanfaat untuk
stimulant sirkulasi, antirematik, dan melancarkan aliran darah. Dalam pengobatan,
gandarusa digunakan untuk mengobati terkilir, sakit pinggang, dan tulang patah.

2.1.5 ORTHOSIPHON ARISATUS

Tempat pengambilan :Bukit karamunting, HPPB Unand


Nomor sampel : 05
Nama daerah : Sunguik Kucing
Nama Indonesia : kumis kucing
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Division : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Lamiales
Family : Lamiaceae
Genus : Orthosiphon
Spesies : Orthosiphon aristatus

Deskripsi

a. Batang :
berambut pendek, tangkai daun 0,4-3cm;

[Link] :
bulat telur, ellips atau memanjang,
c. Bunga :
tangkai bunga pendek berwarna ungu

[Link] :
keras memanjang

Kandungan kimia

0rthosiphol A, Orthosipho B, Orthosipho N, eupatorin, norstaminone

Manfaat

Daunnya digunakan untuk melancarkan air seni, mengobati radang kandung kemih, serta

menghancurkan batu saluran kemih

Khasiat

Melancarkan air seni, mengobati radang kandung kemih, serta menghancurkan batu saluran

kemih.

Eclipta prostrata L

Tempat pengambilan :Bukit karamunting, HPPB Unand


Nomor sampel : 06
Nama daerah : urang aring
Nama Indonesia : urang aring

KLASIFIKASI
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Subdivisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Ordo : Compositales
Famili : Compositae
Genus : Eclipta
Species : Eclipta prostrata L

DEKSRIPSI
Akar
Akar urang-aring (Eclipta prostrata L.) termasuk sistem perakaran tunggang (radix
primaria) , tidak memanjat dengan akar udara,, akar memiliki penebalan sekunder, serta
memiliki tudung akar (calyptra)

Batang
Batang urang-aring (Eclipta prostrata L.) sering bercabang, sangat berubah-ubah dengan
batang berbaring atau tegak; 0,1-0,8 m tingginya. Batang bulat massif, sering keungu-unguan,
berambut putih.

Daun
Daun urang-aring (Eclipta prostrata L.) memiliki daun berhadapan, duduk, lanset memanjang
hingga bundar telur memanjang, 2 12,5 x 0,5 3,5 cm, dengan pangkal menyempit dan
ujung runcing, tepi daun bergerigi atau hampir rata, kedua permukaannya berambut.

Bunga
Bunga urang-aring (Eclipta prostrata L.) memiliki bunga yang tergabung dalam bongkol
bunga majemuk bertangkai panjang, selanjutnya 2 3 bongkol bersama sama berkumpul di
ujung (terminal) atau di ketiak. Daun pembalut dalam 2 lingkaran, panjang 5 mm,
membentuk mangkuk. Bunga tepi dengan mahkota bentuk pita sempit, bergigi dua. Bunga
cakram bentuk tabung, berwarna putih.

Buah
Buah urang-aring (Eclipta prostrata L.) termasuk keras memanjang hingga membentuk baji
pendek, bersegi putih, berjerawat rapat, pada ujungnya kadang-kadang dengan bangunan
bentuk cawan bergigi dua dan beberapa rambut pendek, panjang 2 mm.

Biji
Biji urang-aring (Eclipta prostrata L.) memiliki biji berbentuk jarum, Buah Bulat telur,
diameter + 1 mm dan panjang dari biji tersebut 2 mm, dan mempunyai biji yang berwarna
hitam.

KANDUNGAN KIMIA
Urang aring mengandung phytosterol, isoflavonoids, dan triterpenoid saponins seperti
nikotin, a therthienyl, a therthienylmethanol, ecliptine, a-formil-a thertienyl, 2-(Buta-1,3,-
diynyl)-5-5(but-3-en-1-ynyl) thiophene, 5-(3-Buten-1-ynyl)-2,2-bithienyl-5-methyl acetate,
wedelolactone, dan tanin. Thiophene derivat berkhasiat menghancurkan cacing dari saluran
cerna.

MANFAAT

Urang-aring menghasilkan zat pewarna hitam. Cairan sarinya digunakan untuk

menghitamkan rambut dan untuk membuat tato[3]. Daun urang-aring diremas-remas dalam

air, yang kemudian digunakan untuk mendinginkan kepala serta untuk menyuburkan dan

menghitamkan rambut. Cairan urang-aring dioleskan pada kepala bayi agar lekas

mendapatkan rambut yang hitam. Seduhan urang-aring dalam minyak kelapa digunakan

sebagai minyak penyubur rambut.[1] Minyak urang-aring semacam ini populer di Jawahingga

sekitar tahun 70-an.

Dalam Ayurveda (ilmu pengobatan India), urang aring diyakini sebagai

semacam rasayanayang memiliki khasiat panjang usia dan awet muda. Penelitian baru-baru

ini menunjukkan bahwa tumbuhan ini memiliki daya pengobatan terhadap

gangguan hati (hepar) danlambung.[4]


Di tempat-tempat lain, urang-aring digunakan sebagai obat luar untuk penyakit kulit,eksem,

"kutu air", bahkan untuk mengatasi serangan hewan berbisa seperti sengatan

kalajengking atau gigitan ular. Daun urang-aring juga dimanfaatkan sebagai lalap, atau

di Bali, dicampurkan ke dalam sayur

Anda mungkin juga menyukai