0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
343 tayangan17 halaman

Skema dan Komponen Power Window

Makalah ini membahas sistem power window pada mobil, mencakup pengertian power window sebagai sistem untuk membuka dan menutup jendela secara elektrik, komponen-komponennya seperti saklar utama, saklar tambahan, motor, dan regulator, serta cara kerjanya yaitu motor memutar roda gigi untuk menaikkan atau menurunkan jendela melalui regulator.

Diunggah oleh

Dede Permana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
343 tayangan17 halaman

Skema dan Komponen Power Window

Makalah ini membahas sistem power window pada mobil, mencakup pengertian power window sebagai sistem untuk membuka dan menutup jendela secara elektrik, komponen-komponennya seperti saklar utama, saklar tambahan, motor, dan regulator, serta cara kerjanya yaitu motor memutar roda gigi untuk menaikkan atau menurunkan jendela melalui regulator.

Diunggah oleh

Dede Permana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH DASAR KELISTRIKAN

(POWER WINDOW)

Makalah Kelompok

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah


Kelistrikan Otomotif

DOSEN PENGAMPU

Drs. Suherman, [Link]


Janter Simanjuntak, ST.,MT.,Ph.D

Disusun oleh :
APIS PERIANDI, [Link]
BENSON MARPAUNG, [Link]
DEDE PERMANA, [Link] (RC 201700355)
EKA ASYARULLAH SAEFUDIN, [Link]
GUNGUN GUNAWAN, [Link]
ROY LAMRUN SIANTURI, [Link]

PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM JABATAN


PROGRAM STUDI TEKNIK OTOMOTIF
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2017
KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji syukur senantiasa kita panjatkan kepada Allah SWT,


semesta alam yang merajai segala ilmu langit dan bumi. Karena hanya dengan
izin-Nya lah kami dapat menyusun makalah Makalah Sistem Power
Window. Sungguh tiada daya dan kekuatan kecuali atas kehendak-Nya.
Shalawat serta salam senantiasa kita panjatkan pula kepada utusan terakhir,
Nabiyullah Muhammad SAW, keluarganya, para sahabat, para tabiin, serta
pengikut beliau hingga hari akhir. Tidak lupa kami sampaikan pula ucapan terima
kasih kepada pihak-pihak yang yang telah membantu sehingga penyusunan
makalah ini dapat terselesaikan dengan baik.
Makalah ini disusun berdasarkan sumber-sumber yang sudah ada sebelumnya
yang kemudian kami kembangkan dengan segenap kemampuan dan pengetahuan
yang kami miliki. Makalah ini berisi pembahasan secara lengkap mengenai
Sistem Power Window.
Kami menyadari adanya keterbatasan dari kemampuan dan pengetahuan yang
kami miliki yang menjadikan makalah ini masih jauh dari sempurna. Kerena itu,
kami senantasa menerima masukan-masukan berupa kritik dan saran demi
kesempurnaan makalah ini.

Medan, September 2017


Penyusun
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ........................................................................................i


DAFTAR ISI .......................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah ..........................................................................1
B. Rumusan Masalah ...................................................................................2
C. Tujuan Penulisan Makalah ......................................................................2
D. Sistematika Penulisan Makalah...............................................................2
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian power window .......................................................................3
B. Komponen-komponen sistem power window .........................................3
C. Jenis-jenis sistem power window ............................................................3
D. Cara kerja sistem power window ............................................................3
BAB III KESIMPULAN
A. Kesimpulan .............................................................................................16
DAFTAR PUSTAKA .........................................................................................17
BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Seiring majunya teknologi di era sekarang ini yang sangat cepat dan pesat
dalam hal ilmu pengetahuan dan informasi menuntut terciptanya Sumber Daya
Manusia (SDM) yang tinggi agar dapat menciptakan serta memajukan ilmu
pengetahuan dan teknologi guna kesejahteraan manusia. Sumber daya manusia
yang rendah menjadi penyebab utama ketertinggalan teknologi. Untuk
meningkatkan SDM maka pemerintah membuka jalur-jalur pendidikan.
Meningkatnya mutu pendidikan yang disesuaikan dengan laju teknologi
diharapkan dapat tercapai keahlian dan keterampilan sebagai komponen yang
vital, seperti halnya pembuatan media alat peraga, diharapkan dapat membantu
dan memperlancar perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dapat
meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja dimasa depan.
Mobil sekarang tidak hanya engine saja yang teknologinya sangat canggih,
tetapi sudah ada penambahan atau dilengkapi dengan elektrikal bodi. Rangkaian
dari elektrikal bodi ini terdiri dari motor listrik sebagai penggeraknya, apabila di
aliri arus maka motor ini akan bekerja sesuai fungsinya. Contoh elektrikal bodi ini
ada pada sistem power window,power door lock, mirror (spion), washer dan
wiper, sun roof dan lain sebagainya. Dengan adanya penambahan rangkaian
elektrikal bodi ini akan lebih mudah membantu kita dalam memberikan rasa
nyaman dalam mengendarai kendaraan. Kita tidak lagi mengoperasikan suatu
sistem secara manual melainkan secara elektrik, misalnya dalam pengoperasian
power window kita hanya menekan saklar atau switch untuk menurunkan atau
menaikkan kaca mobil sesuai dengan keinginan kita, pada system door lock kita
hanya menekan remote untuk mengunci pintu mobil, dan pada mirror (spion) kita
juga hanya menekan saklar atau switch untuk menggerakkan kaca spion keatas,
kebawah, kesamping kanan dan [Link] ini dimaksudkan untuk memberikan
suatu fasilitas penunjang yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dalam
mempraktikkan dan mengamati secara langsung fenomena pada kelistrikan bodi
yaitu power window, power door lock dan mirror (spion) pada suatu mobil.

B. Rumusan Masalah
Permasalahan yang sering terjadi pada sistem power window banyak
macamnya. Perlu dilakukanpembatasan masalah supaya tidak terjadi suatu
kerancauan dalam mencari, menganalisa danmengatasi permasalahan yang terjadi
sebagai berikut :
1. Apa pengertian power window?
2. Komponen-komponen apa saja yang ada pada sistem power window?
3. Apa saja jenis power window?
4. Bagaimana cara kerja sistem power window ?
C. Tujuan Penulisan Makalah
Berdasarkan latar belakang yang diuraikan, maka penulis memiliki tujuan
sebagai berikut:
1. Mengetahui pengertian power window?
2. Mengetahui komponen-komponen apa saja yang ada pada sistem power
window?
3. Mengatahui apa saja jenis power window?
4. Mengetahui bagaimana cara kerja sistem power window ?

D. Sistematika Penulisan Makalah


Sistematis penulisan yang kami gunakan dalam pembuatan makalah ini
adalah sebagai berikut
BAB I Pendahuluan: Bab ini berisi latar belakang, rumusan masalah, tujuan
penulisan makalah, dan sistematika penulisan makalah
BAB II Pembahasan: Bab ini menampilkan pembahasan tentang pengertian
power window , jenis-jenis power window, komponen sistem power window,
cara kerja sistem power window.
BAB III Simpulan: Bab ini berisi simpulan terhadap hasil penelaahan.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Power Window
Sistem power window adalah sistem untuk membuka dan menutup jendela
secara elektrik dengan meng-gunakan saklar. Motor power window berputar
ketika saklar power window ditekan. Perputaran motor power window akan
berubah naik dan turun melalui re-gulator jendela untuk membuka atau menutup
jendela.
B. Jenis Power Window
Power window secara prinsip kerjanya adalah membuat jendela naik dan
turun, dari model operasi-nya dapat dibedakan menjadi 2 tipe. Tipe mekanisme
roda gigi dan tipe mekanisme dengan kabel.
1. Power Window dengan Mekanisme Regulator
Suatu motor listrik memutar mekanisme roda gigi yang dihubungkan
dengan mekanisme pengangkat kaca, bila motor berputar pinion akan
menggerakkan roda regulator dan membuat jendela terangkat naik atau
turun.

Gambar 2.1 Power window dengan mekanisme regulator


2. Power Window dengan Mekanisme Kabel
Motor listrik mentransfer energinya dengan menggunakan kabel yang
pada ujungnya di sambung dengan mekanisme pemegang kaca jendela.
Sehingga bila motor berputar kabel akan tertarik atau mengendor yang
membuat jendela naik atau turun.
Gambar 2.2 Power window dengan mekanisme kabel

C. Komponen Power Window

Sistem power window terdiri dari beberapa komponen yaitu :


1. Saklar Utama Power Window
2. Saklar Power Window Lain
3. Motor Power Window
4. Regulator Power Window

1. Saklar Utama Power Window


Saklar utama power window terletak di pintu pengemudi, semua pintu
dapat diaktifkan oleh saklar utama. Saklar utama power window terdiri dari
saklar power untuk pintu pengemudi, pintu penumpang depan dan belakang
kiri, pintu penumpang belakang kanan dan saklar pengunci power window.

Gambar 2.3 Saklar Utama Power window


2. Saklar Power Window Lain
Saklar power window lain terdapat pada masing-masing pintu yaitu : pintu
depan kiri, pintu belakang kiri, dan pintu belakang kanan (Untuk posisi setir
sebelah kanan). Fungsinya untuk menaikkan dan menurunkan jendela dimana
saklar itu berada.

Gambar 2.4 Saklar Power window lain

3. Motor Power Window


Motor power window merupakan motor listrik dengan arus DC, fungsi-
nya memutar roda gigi pinion.

Gambar 2.5 Motor Power Window


4. Regulator Power Window
Motor power window mempunyai gerakan berputar, untuk menaikkan dan
menurunkan jendela diperlukan mekanisme regulator yang merubah gerakan
dari motor power window. Regulator didukung oleh lengan X tempat dimana
terhubungnya penstabil regulator. Gerakan menutup dan membuka jendela
adalah gerakan dari lengan X.

Gambar 2.6 Regulator Power Window


D. Cara Kerja Power Window
Power window secara prinsip kerja dapat dibedakan menjadi: power window
bekerja secara manual/konventional dan power window bekerja secara otomatis.
1. Power Window Konvensional
Power window konvensional, adalah power window dengan sistem buka
dan tutup jendela dengan motor listrik, motor listrik dikendalikan oleh saklar
dengan cara ditekan atau ditarik sesuai kebutuhan (jendela tutup atau buka).
Dimana bekerjanya power window, saklar power window harus selalu pada
kondisi di tekan atau di tarik. Secara prinsip komponen utama power window
konvensional adalah sama yaitu : motor listrik, mekanisme pengangkat, dan
saklar power window.

Gambar 2.7 Wiring diagram Power Window Konvensional


Motor power window akan berputar sesuai dengan kondisi saklar, ditarik
atau ditekan. Saklar mengatur mengalirnya arus positif (+) dan negative (-) ke
motor, dengan membalik polaritas tegangan pada motor akan membuat motor
putar ke kanan atau ke kiri, yang mana arah putaran motor mempengaruhi per-
gerakan jendela pada kondisi naik (menutup) atau turun (membuka)

a. Skema Power Window Jendela Naik (putaran kiri)

Saat saklar di tekan maka saklar power window memindah posisi untuk
memberi sumber positif (+) dari atas motor (lihat gambar), sehingga arus
mengelir dari saklar menuju motor listrik kembali ke saklar ke
massa/ground, motor akan berputar ke kiri. Dengan perputaran motor ke kiri
membuat jendela naik.

Gambar 2.8 Wiring diagram Motor Putar Kiri

b. Skema Power Window Jendela Turun (putaran kanan)


Saat saklar di tarik maka saklar power window memindah posisi untuk
memberi sumber positif (+) dari bawah motor (lihat gambar), sehingga arus
mengelir dari saklar menuju motor listrik kembali ke saklar ke
massa/ground, motor akan berputar ke kiri. Dengan perputaran motor ke kiri
membuat jendela turun

Gambar 2.9 Wiring diagram Motor Putar Kanan

2. Power Window Otomatis


Power window Otomatis, adalah power window dengan sistem mem-buka
dan menutup jendela secara otomatis (saklar sekali sentuh). Dengan
menyentuh sekali Jendela akan naik atau turun secara terus sampai mencapai
titik maksimum. Disamping memilki fasilitas otomatis dilengkapi pula cara
manual (buka tutup sesuai keinginan).
Gambar 2.7 Wiring diagram power window otomatis

a. Prinsip kerja buka secara Manual


Ketika kunci kontak dalam posisi ON, saklar power window di tekan
setengah, maka arus menuju ke saklar down manual lalu menuju ke rangkaian
control. Rangkaian control akan mengolah dan memerintahkan Tr utama : On,
Tr untuk relai down : On, kontak akan tertarik membuat motor berputar ke kiri
(jendela turun). Bila saklar dilepas, maka motor akan berhenti bergerak
(jendela diam).

Gambar 2.8 Saklar Otomatis Power Window


Gambar 2.9 Prinsip kerja buka secara manual

b. Prinsip kerja Tutup secara Manual

Ketika kunci kontak dalam posisi ON, saklar power window di Tarik
setengah, maka arus menuju ke saklar Up manual lalu menuju ke rangkaian
control. Rangkaian control akan mengolah dan memerintahkan Tr utama :
On, Tr untuk relai up : On, kontak akan tertarik membuat motor berputar ke
kanan (jendela naik). Bila saklar dilepas, maka motor akan berhenti bergerak
(jendela diam).

Gambar 2.10 Prinsip kerja tutup secara manual


Catatan:

Untuk pengamanan beberapa model dilengkapi thermistor (PTC) atau penghenti


rangkaian untuk mencegah mengalirnya arus yang melampui batas ke motor
penggerak.
c. Fungsi buka atau tutup dengan satu kali sentuh.
Fungsi ini mempunyai keistime-waan dengan perintah atau operasi sekali saja
(Sekali sentuh), jendela akan bergerak membuka atau menutup secara otomatis
sampai maksimum. Pengoperasiannya ada-lah dengan menekan atau menarik
saklar power window secara penuh.
1) Prinsip Kerja Buka secara Otomatis
Pada saat kunci kontak di posisi ON dan saklar power window ditekan
sepenuhnya, sinyal otomatis UP dimasukkan ke rangakain kontrol. Rangkaian
kontrol akan menjaga Tr utama dan Tr untuk posisi down tetap pada posisi ON
dalam waktu sekitar 10 detik, relai down power window akan aktif maka motor
power window akan berputar secara otomatis. Motor power window berhenti jika
jendela betul-betul terbuka dan rangakian kontrol mendeteksi penguncian motor
dari sinyal sensor kecepatan dan limit switch dari motor power window atau
matinya rangkaian waktu. Buka otomatis bisa berhenti dengan menarik saklar
power window secara setengah.

Gambar 2.11 Prinsip kerja buka secara otomatis


2) Prinsip Kerja Tutup secara Otomatis

Pada saat kunci kontak di posisi ON dan saklar power window di tarik
secara penuh, sinyal otomatis UP dimasukkan ke rangakain kontrol. Rangkaian
kontrol akan menjaga Tr utama dan Tr untuk posisi Up tetap pada posisi ON
dalam waktu sekitar 10 detik, relai up power window akan aktif maka motor
power window akan berputar secara otomatis. Motor power window berhenti
jika jendela betul-betul tertutup dan rangakian kontrol mendeteksi penguncian
motor dari sinyal sensor kecepatan dan limit switch dari motor power window
atau matinya rangkaian waktu. Tutup otomatis bisa berhenti dengan menekan
saklar power window secara setengah.

Gambar 2.12 Prinsip kerja tutup secara otomatis


BAB 3

PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari uraian diatas penulis dapat menarik kesimpulan antara lain :
1. Pada sistem power window penggerak utamanya adalah motor lisrik. Jenis
motor yangdigunakan adalah motor DC seri magnet permanen
[Link] dua jenis regulator yang digunakan pada sistem power window yaitu
regulator dan regulator jenis kabel.

B. Saran
Akhir dari laporan ini penulis ingin menyampaikan beberapa saran bagi
pembaca serta pengguna kendaraan bermotor, tentang elektrikal bodi khususnya
power window yaitu :
1. Saat memasang motorpower window terminal motor jangan sampaiterbalik,
apabilaterbalik maka pengoperasian power window juga akanterbalik
2. Jangan mengoperasikan motor dengan kondisi window regulator tidak
terpasang,karena apabila dioperasikan tanpa beban menyebabkan komponen
motor dapat terbakar.
3. Hati-hati dalam mengoperasikan power window, tangan atau anggota badan
lainnnya jangan sampai terjepit.
DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 1992. STEP 2 Elektrikal Bodi. Jakarta : PT. Toyota Astra Motor.
Anonim. 2002. Service Enginering R4. Jakarta : PT. Indomobil Suzuki
International
Anonim. 1987. Repair Manual For Chassis and Body Corolla. Jakrta : PT.
ToyotaAstra Motor.
Rijono, Yon. 1997. Dasar Teknik Tenaga Listrik . Yogyakarta : Andi.
Daryanto. 1999. Pengetahuan Teknik Listrik . Jakarta : Bumi Aksara.
Petruzela, Frank D. 1996. Elektronik Industri. Yogyakarta : Andi

Anda mungkin juga menyukai