0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
318 tayangan4 halaman

Analisis Fishbone Manajemen Keperawatan

1. Beberapa masalah manajemen keperawatan di ruang rawat inap diidentifikasi melalui metode fishbone antara lain proses timbang terima, pendokumentasian, dan penataan ruang yang belum maksimal. 2. Masalah prioritas yang perlu diselesaikan adalah sistem timbang terima yang belum berjalan dengan baik diikuti oleh pendokumentasian asuhan keperawatan. 3. Rencana tindakan yang disusun untuk menyelesaikan masalah tersebut melip

Diunggah oleh

TRESI DELMI DAROSE
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
318 tayangan4 halaman

Analisis Fishbone Manajemen Keperawatan

1. Beberapa masalah manajemen keperawatan di ruang rawat inap diidentifikasi melalui metode fishbone antara lain proses timbang terima, pendokumentasian, dan penataan ruang yang belum maksimal. 2. Masalah prioritas yang perlu diselesaikan adalah sistem timbang terima yang belum berjalan dengan baik diikuti oleh pendokumentasian asuhan keperawatan. 3. Rencana tindakan yang disusun untuk menyelesaikan masalah tersebut melip

Diunggah oleh

TRESI DELMI DAROSE
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

FISHBONE

METODE
MAN
Proses timbang terima belum maksimal
Jumlah perawat 12 orang

Proses pendelegasian secara lisan Perawat datang tidak tepat waktu

Karu tidak memimpin jalannya


Pre dan post conference tidak dilakukan proses timbang terima

33.3% perawat pendidikan S1 Pengisian dokumentasi


Keperawatan dan 66.7% perawat keperawatan tidak lengkap
Supervise tidak berjalan
pendidikan DIII Keperawatan
Penataan ruang perawat
Pengisian lembar pendokumentasian tidak lengkap belum maksimal
Anggaran dari bidang
Tidak ada reward untuk perawat keperawatan Proses timbang terima
SOP dan SAK ada belum berjalan dengan
baik
Pemisahan sampah medis dan non
medis belum dilakukan

Penempatan alat-alat keperawatan


MONEY/MACHINE
tidak diatur dengan rapi

Obat-obatan pasien tidak


diletakkan pada loker obat

MATERIAL
B. PRIORITAS MASALAH MANAJEMEN KEPERAWATAN DI RUANG MAWAR
Dari masalah-masalah yang berhasil diidentifikasi, kemudian diprioritaskan menggunakan kriteria penapisan atau penilaian untuk
menentukan masalah utama yang akan diselesaikan dengan pihak ruangan sub bidang keperawatan RSUD Ambarawa
No. Masalah Keefektifan Jumlah Prioritas
Mg Sv Mn Nc Ar
1 Penataan ruang yang belum efektif 3 3 2 4 3 15 3
2 Pendokumentasian asuhan keperawatan yang 4 3 3 3 3 16 2
belum optimal
3 Sistem timbang terima belum dilaksanakan 5 4 5 4 3 21 1
secara optimal
Keterangan :
Mg (Magnitude) : kecenderungan besar dan seringnya masalah tersebut
Sv (Severity) : besar kerugian yang timbul
Mn (Manage Ability) : bisa dipecahkan atau diselesaikan
Nc (Nursing Consent) : perhatian bidang keperawatan
Ar (Affordability) : ketersediaan sumber daya
Skala yang digunakan dalam rentang nilai 1-5
C. PLAN OF ACTION
Penanggung
No Problem Uraian kegiatan Sasaran Waktu Metode Petugas Prosedur
jawab
1. Timbang a. Melengkapi materi KaRu, Setiap Laporan Mahasiswa a. Ikut berperran Ningsih,
Terima yang dilaporkan. KaTim, timbang & profesi aktif mengikuti Deni
b. Mengupayakan & terima diskusi STIKES laporan timbang
ruangan utuk perawat shift Karya terima
melakukan timbang Husada b. Berdiskusi dengan
terima di ruang Karu
perawat sehingga c. Pembuatan protap
privacy pasien lebih timbang terima
terjaga.
2. Dokumentasi a. Mengupayakan KaRu, Setiap Diskusi Mahasiswa a. Ikut berperan aktif Trisna
Keperawatan asuhan keperawatan KaTim, hari SAK, profesi dalam melakukan Arapat
yang lebih lengkap. & tanya STIKES pendokumentasian
perawat jawab Karya dan memberikan
Husada saran tentang
asuhan
keperawatan yang
lengkap
b. Kontroling
dokumentasi dari
kepala ruang
c. Pembuatan
formulir
pendokumentasian
keperawatan.
3. Ruang Perawat a. Mengupayakan KaRu, Setiap Diskusi, Mahasiswa a. Berdiskusi tentang Fitria
penataan ruangan KaTim, dari Tanya profesi penataan ruang Yeni
yang efektif. & jawab STIKES yang baik.
b. Mengupayakan perawat Karya
ruangan yang Husada
presentatif.

Anda mungkin juga menyukai