BAB VI
MICROSOFT PROJECT
Microsoft Project adalah aplikasi computer yang berguna untuk membantu mengatur jalannya suatu
proyek. Dalam Microsoft Project Kita dapat mengatur jadwal pelaksanaan pekerjaan , menentukan
pekerja dan bahan, menghitung durasi proyek , melihat biaya yang dihabiskan oleh proyek serta
melakukan kontrol terhadap proyek yang sedang berjalan.
A. MEMULAI PEKERJAAN
1. Buka Microsoft Project, Pilih BLANK PROJECT. Akan tampil lembar kerja kosong.
2. Menentukan informasi proyek
Klik Tab Project , pilih project information
[Link] schedule from , apakah akan diasarkan waktu selesai atau waktu mulai, dalam
kasus ini, digunakan waktu mulai sebagai acuan.
[Link] itu tentukan start date.
[Link] itu tentukan kalender yang akan digunakan, dalam kasus ini digunakan kalender
standar. Opsi ini dapat diubah sesuai kebutuhan apabila telah memiliki kalender lain.
[Link] akan membuat kalender sendiri dapat dilakukan dengan pindah ke tab project, lalu
pilih Change Working Time, untuk memunculkan tampilan dibawah lalu pilih Create new
Calendar, lalu ganti nama Calendar sesuai kebutuhan, lalu pilih Calender eksisting yang akan
dijadikan base, dalam hal ini adalah Calender Standart lalu klik ok.
Setelah proses itu akan muncul tampilan, input nama hari libur lalu isikan tanggal mulai dan
selesai pada kolom yang tersedia seperti pada contoh dibawah.
3. Memasukkan Daftar Pekerjaan
Tuliskan daftar pekerjaan pada kolom task name
4. Membuat Heirarki Pekerjaan
Setelah mengisikan daftar pekerjaan dan kegiatan kita akan mengatur pengelompokan sub
pekerjaan dengan cara memblok sub sub pekerjaan lalu menekan tombol Indent.
5. Mengisi durasi pekerjaan
Dilakukan dengan mengisikan durasi pekerjaan dari soal, kedalam kolom Duration.
6. Isi kolom predecessor untuk menghubungkan antara satu pekerjaan satu dengan pekerjaan
lain. Hubungan antar pekerjaan ditentukan dengan menyesuaikan duration(waktu) dan juga
logika ketergantungan antar pekerjaan.
SS(Start-to-Start)artinya mulainya kegiatan B bersamaan dengan kegiatan A
FF(Finish-to-Finish) artinya selesai kegiatan B bersamaan dengan kegiatan A
FS(Finish-to-Start) artinya mulainya kegiatan B pada saat selesainya kegiatan A
SF(Start-to-Finish) artinya selesainya kegiatan B bersamaan dengan mulainya
kegiatan A
Jika ada Jeda antara 1 kegiatan dengan kegiatan pendahulunya, maka kita harus memberi
Lag pada hubungan antar pekerjaannya yaitu cukup dengan mengetikkan + (jumlah hari
jeda)
Contoh.
Hubungan antara pekerjaan 8,Penuangan Fondasi dan 7, Penggalian Fondasi adalah
7SS+1day , artinya adalah pekerjaan 8 mempunyai hubungan Start to Start dengan jeda 1 hari
(pekerjaan 7 mulai terlebih dahulu) dengan pekerjaan 7.
B. TAHAP PERENCANAAN SUMBER DAYA
Dalam Tahap Perencanaan Sumber Daya kita akan merencanakan sumber daya apa saja
yang akan digunakan dalam project yang kita rancang. Perencanaan meliputi jumlah
sumber daya yang tersedia , harga (material maupun tenaga termasuk biaya lembur) , jenis
pembayaran serta kalender yang menjadi acuan jadwal.
1. Menginput daftar Sumber Daya
Menginput sumber daya dengan cara menekan tombol Gant Chart pada sisi kiri jendela
lalu memilih Resource Sheet . Setelah itu akan muncul resource sheet kosong. Setelah
itu masukkan daftar material sesuai dengan soal, lalu menentukan jenis material, apakah
pekerja atau bahan, menentukan satuan, menentukan inisial material , jumlah material
tersedia , harga material standart, harga material overtime (lembur), harga per pemakaian
(bila borongan), waktu pembayaran ,di awal (start), di tengah (prorated) , ataupun di akhir
pekerjaan(end).
2. Menentukan Material yang Dipakai
Setelah mengisikan daftar sumber daya / material , kembali ke gant chart dengan
menekan icon Gant Chart. Setelah itu Double Click pada satu pekerjaan, dalam contoh
adalah pekerjaan Pembersihan Lahan lalu pilih tab Resource maka akan muncul tampilan
seperti dibawah. Lalu tentukan Resource apa saja yag akan digunakan dengan mengklik
tabel pada Resource Name. Dalam contoh digunakan resource Kuli Bangunan dengan
Units sebesar 100% artinya 1 orang kuli bangunan dan Cost Rp.16.000.00 yang secara
otomatis terisi ketika memilih kuli bangunan pada tabel Resource Name. Ulangi Prosedur
untuk pekerjaan pekerjaan lainnya.
Gambar Setelah semua selesai di isi.
[Link] Output Dari Pekerjaan Yang Telah Dilakukan
1. Melihat Total Biaya yang digunakan.
Pindah ribbon ke tab Project, lalu pilih Project Information
Lalu Tekan tombol Statistic
Dari Gambar dapat dilihat pada cell current mempunyai isi, namun pada baseline, actual dan variance
tidak mempunyai isi. Ini disebabkan karena pada ms project kita belum memberi ceklist bahwa ada
suatu pekerjaan yang telah dijalankan. Ketika suatu proyek dijalankan maka progress dari proyek itu
harus dicatat dalam Microsoft Project , yaitu dalam task information dengan mengisikan Percent
Complete.
[Link] Network Diagram
Klik pada tombol dibawah icon gant chart seperti digambar
Lalu pilih Network Diagram
Setelah itu akan muncul window Network Diagram
[Link]
Dalam mengatur suatu proyek dengan Microsoft Project diperlukan pengetahuan tentang logika
ketergantungan untuk dapat merencanakan jadwal yang paling effisien dan dapat dikerjakan.