RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
MATA PELAJARAN : BIOLOGI
KELAS /SEMESTER :X
MATERI : ARCHAEBACTERIA DAN EUBAKTERIA
DIREKTORAT PEMBINAAN SMA
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
2017
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Nama Sekolah : SMAN 3 Magelang
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester :X
Materi Pokok : Archaebacteria dan Eubacteria
Alokasi Waktu : 4 pertemuan (2 kali pertemuan 2 JP, 2
kali pertemuan 1 JP @ JP = 40 menit)
A. Kompetensi Inti
Kompetensi Sikap Spiritual dan Kompetensi Sikap Sosial dicapai melalui
pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) pada pembelajaran Kompetensi
Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan melalui keteladanan, pembiasaan, dan
budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta
kebutuhan dan kondisi peserta didik.
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong,
kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan
faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, menyaji,dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah
secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian
KD pada KI-3 Indikator KD pada KI-3
3.5.1. Mengidentifikasi ciri-ciri bakteri
3.5. Menganalisis struktur dan cara
(Archaebacteria dan Eubacteria).
hidup bakteri serta perannya dalam
3.5.2. Membandingkan ciri-ciri antara
berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Archaebacteria dan Eubacteria.
3.5.3. Mengidentifikasi struktur sel
bakteri.
3.5.4. Memerinci cara
perkembangbiakan bakteri.
3.5.5. Menjelaskan peranan bakteri
dalam berbagai aspek kehidupan
masyarakat.
KD pada KI-4 Indikator KD pada KI-4
4.5.1. Melakukan observasi melalui
4.5. Menyajikan data tentang ciri-ciri
studi literatur tentang ciri dan peran
dan peran bakteri dalam kehidupan
bakteri.
berdasarkan studi literatur dalam
4.5.2. Membuat makalah tentang ciri-
bentuk laporan tertulis.
ciri bakteri dan peranannya dalam
kehidupan berdasarkan studi literatur.
C. Materi Pembelajaran
a. Karakteristik dan perkembangbiakan bakteri
b. Dasar pengelompokkan bakteri
c. Menginokulasi bakteri/pour plate/streak plate
d. Pengecatan gram
e. Peran bakteri dalam kehidupan
D. Pendekatan, Metode, dan Model Pembelajaran
1. Pertemuan pertama:
a. Pendekatan: Scientific
b. Model Pembelajaran: Guided inquiry; cooperative learning
c. Metode: Diskusi, Ceramah dan Tanya Jawab;
2. Pertemuan kedua:
a. Pendekatan: Scientific
b. Model: guided inquiry; cooperative learning
c. Metode: Diskusi, Ceramah dan Tanya Jawab
3. Pertemuan ketiga:
a. Pendekatan: Scientific
b. Model: guided discovery;
c. Metode: Praktikum
4. Pertemuan keempat: (Ulangan Harian)
a. Pendekatan: Scientific
b. Model: -
c. Metode: Latihan Soal
F. Media dan Alat Pembelajaran
1. Media.
a. Pertemuan pertama: Bahan Tayang, lembar diskusi
b. Pertemuan kedua: Bahan Tayang, lembar diskusi
c. Pertemuan ketiga: Bahan Tayang, lembar kerja
d. Pertemuan keempat: Lembar Kerja dan Bahan Tayang
2. Alat: Laptop, spidol
G. Sumber Belajar
a. Buku Biologi SMA Kelas X
b. Buku Biologi sumber lain yang relevan
c. Buku Campbel jilid 2
d. Internet
H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Alokas
Pembelajara Sintak Langkah Pembelajaran i
n Waktu
PERTEMUAN PERTAMA
Kegiatan Orientasi Pendahuluan
Awal 10
o Guru mengucapkan salam
menit
pembuka.
Religius
Peduli dan o Guru menunjuk salah satu siswa
empati untuk memimpin doa.
o Guru memeriksa kehadiran
siswa.
o Guru menanyakan kabar siswa
Apersepsi
o Guru memberikan apersepsi
kepada siswa dengan
memperikan pertanyaan :
Apakah kalian pernah minum
yogurt? Bagaimanakah
rasanya? Apa yang kalian
ketahui tentang proses
pembuatan yogurt?.
o Guru menjelaskan bahwa hari
tersebut akan mempelajari
materi bab monera
Jadi hari ini kita akan
mempelajari bab tentang
bakteri, atau kingdom monera.
Motivasi
o Guru memberi motivasi kepada
siswa mengenai materi yang
akan dipelajari beserta
manfaatnya dalam kehidupan
sehari-hari.
Mengapa kita harus
mempelajari tentang bakteri?
Karena sesungguhnya dengan
mempelajari tentang bakteri kita
diharapkan untuk dapat lebih
menjaga kesehatan dan
kebersihan lingkungan kita.
Serta lebih mengetahui tentang
ciptaan Tuhan yang luar biasa.
o Guru mengkomunikasikan lebih
lanjut mengenai tujuan,
kompetensi dasar, indikator
pencapaian dan model
pembelajaran kepada siswa
Kegiatan Inti Stimulation Mengamati berbagai macam
(Stimulasi/Pemberian bakteri, kemudian mendiskusikan 60
Rangsangan) tentang ciri-ciri bakteri. menit
Problem Statement Peserta didik merumuskan
(Pernyataan/Identifikas masalah, tentang:
i Masalah) 1. Bagaimanakah ciri-ciri bakteri?
2. Mengapa ada kelompok bakteri
Archaebacteria dan Eubacteria?
3. Apa yang membedakan adanya
bakteri eubacteria dan
archaebacteria?
4. Apa saja kelompok bakteri
dalam kingdom Eubakteria?
5. Apa saja kelompok bakteri
dalam kingdom
Archaebacteria?
Data Collection 1. Membentuk kelompok dengan
(Pengumpulan Data) anggota 4 orang anak
2. Peserta didik diberikan waktu
untuk berdiskusi
3. Membaca literature tentang ciri
eubacteria, archaebacteria,
pengelompokan eubacteria dan
archaebacteria
Data Processing
Peserta didik mendiskusikan
(Pengolahan Data)
dalam kelompok mengenai ciri
bakteri, bentuk dan melengkapi
mengelompokkan jenis bakteri ke
dalam kelompok tertentu
(menggunakan teknik diskusi
Round-Table).
1. Mempresentasikan tabel diskusi
Verification soal berkaitan dengan ciri-ciri
(Pembuktian) bakteri dan macam-macam
bentuk bakteri.
2. Diskusi kelas mengelaborasi
hasil verifikasi hasil diskusi
kelompok.
Generalization Menyimpulkan hasil diskuis
(Menarik Kesimpulan) kelompok
Kegiatan Penutup
Akhir o Guru dan siswa mereview hasil
kegiatan pembelajaran serta 15
menghubungkan pengaplikasian menit
dalam lingkungan sekitar.
o Guru memberikan tugas siswa
dengan penuh tanggung jawab
untuk mempelajari mengenai
materi selanjutnya.
o Guru mengakhiri kegiatan
belajar dengan memberikan
Sopan
pesan untuk tetap belajar.
santun
o Guru menutup pembelajaran
dengan doa dan salam penutup
PERTEMUAN KEDUA
Kegiatan Pendahuluan 5 menit
Pendahuluan
o Guru mengucapkan salam
Peduli dan pembuka.
empati o Guru menunjuk salah satu siswa
untuk memimpin doa.
o Guru memeriksa kehadiran Religius
siswa.
o Guru menanyakan kabar siswa
Apersepsi
o Guru memberikan apersepsi
kepada siswa dengan
memperikan pertanyaan :
Seperti kita ketahui bahwa
bakteri tidak melakukan
reproduksinya secara seksual,
lalu pernahkah terfikir oleh
kalian, bagaimana perbayakan
diri atau reproduksi pada
bakteri?
o Guru menjelaskan bahwa hari
tersebut akan mempelajari
tentang reproduksi bakteri
Motivasi
o Guru memberi motivasi kepada
siswa mengenai materi yang
akan dipelajari beserta
manfaatnya dalam kehidupan
sehari-hari.
o Guru mengkomunikasikan lebih
lanjut mengenai tujuan,
kompetensi dasar, indikator
pencapaian dan model
pembelajaran kepada siswa
Kegiatan Inti Observasi o Guru kembali memberikan 30
intruksi pada siswa untuk duduk menit
berkelompok, sesuai dengan
kelompok sebelumnya
o Guru memberikan pendahuluan
mengenai reproduksi bakteri
Rumusan Masalah o Guru memancing siswa
menentukan langkah langkah
dalam proses reproduksi
reproduksi bakteri
Analisis o Siswa diminta untuk mengisi
charta yang telah disediakan
kemudian menjelaskan
reproduksi bakteri sesuai dengan
charta yang telah mereka buat,
dan menuliskannya dalam
bentuk narasi pada buku masing-
masing
Penyimpulan o Guru mengecek pekerjaan siswa
(Generalization) dengan berkeliling
o Guru membimbing siswa untuk
berdiskusi dalam forum untuk
menjelaskan charta yang telah
dibuat\
o Guru membimbing siswa untuk
menarik kesimpulan berdasarkan
diskusi yang telah dilakukan.
o Guru memberikan penguatan
terhadap kesimpulan yang telah
ditentukan bersama
Kegiatan o Guru dan siswa mereview 5 menit
Penutup hasil kegiatan pembelajaran
serta menghubungkan
pengaplikasian dalam
lingkungan sekitar.
o Guru memberikan tugas siswa
dengan penuh tanggung
jawab untuk mempelajari
kembali materi yang telah
disampaikan.
o Guru memberikan tugas
berupa membawa nasi basi,
tomat busuk, kentang busuk,
dan susu basi untuk kegiatan
praktikum minggu
selanjutnya.
o Guru mengakhiri kegiatan
belajar dengan memberikan
pesan untuk tetap belajar.
o Guru menutup pembelajaran
dengan doa dan salam
penutup
PERTEMUAN KETIGA
Kegiatan Pendahuluan 10
Awal menit
o Guru mengucapkan salam
pembuka.
Peduli dan
o Guru menunjuk salah satu siswa
empati
untuk memimpin doa.
Religius
o Guru memeriksa kehadiran
siswa.
o Guru menanyakan kabar siswa
Apersepsi
o Guru memberikan apersepsi
kepada siswa dengan
memperikan pertanyaan :
Apakah kalian pernah melihat
langsung bentuk dari bakteri?
Berapakah ukuran bakteri?
Apakah dengan ukuran seperti
itu, kita dapat melihat bentuk
bakteri dengan mata
telanjang?
o Guru menjelaskan bahwa hari
tersebut akan mempelajari
penyakit
Motivasi
o Guru memberi motivasi kepada
siswa mengenai materi yang
akan dipelajari beserta
manfaatnya dalam kehidupan
sehari-hari.
o Guru mengkomunikasikan lebih
lanjut mengenai tujuan,
kompetensi dasar, indikator
pencapaian dan model
pembelajaran kepada siswa
Kegiatan Inti Observasi o Guru memberikan instruksi 60
kepada siswa untuk menyiapkan
alat dan bahan yang diperlukan; menit
sebelumnya telah dibagikan LKS
per kelompok.
o Guru memberikan arahan untuk
duduk sesuai dengan
kelompoknya.
Rumusan Masalah o Guru memancing siswa untuk
merumuskan masalah:
o Bagaimana bentuk dari
bakteri?
o Apakah dalam makanan
yang busuk terdapat
bakteri?
o Guru mendemonstrasikan cara
membuat preparat serta cara
mengamati preparat bakteri
Mengumpulkan Data o Siswa membuat preparat sesuai
dengan langkah kerja yang ada di
LKS
o Siswa mengamati preparat yang
telah dibuatnya menggunakan
mikroskop
o Guru memberikan arahan pada
siswa untuk mendokumentasikan
dan menggambar preparat yang
telah mereka amati pada LKS
yang telah disediakan
o Siswa mempresentasikan hasil
pengamatannya didepan kelas
Analisis o Guru membimbing siswa untuk
berdiskusi mengenai praktikum
yang telah dilakukan hari
tersebut.
o Guru meminta siswa untuk
mengerjakan LKS dengan
seksama
Kesimpulan o Guru memancing siswa untuk
(Generalization) menarik kesimpulan berdasarkan
praktikum yang dilakukan.
Kegiatan o Guru dan siswa mereview hasil 10
Akhir kegiatan pembelajaran serta menit
menghubungkan
pengaplikasian dalam
lingkungan sekitar.
o Guru memberikan tugas siswa
dengan penuh tanggung jawab
untuk mempelajari bab virus
untuk persiapan ulangan harian.
o Guru mengakhiri kegiatan
belajar dengan memberikan
pesan untuk tetap belajar.
o Guru menutup pembelajaran
dengan doa dan salam penutup
PERTEMUAN KEEMPAT (ULANGAN HARIAN)
Kegiatan o Guru mengucapkan salam 5 menit
Pendahuluan pembuka.
Peduli dan
o Guru menunjuk salah satu Religius
empati
siswa untuk memimpin doa.
o Guru memeriksa kehadiran
siswa.
o Guru menanyakan kabar siswa
o Guru meminta siswa untuk
menutup semua buku serta
menyiapkan secarik kertas
o Siswa diberikan nasihat untuk
mandiri
mengerjakan sendiri dan tidak
mencotek, bahwa usaha tidak
akan menghianati hasil
Kegiatan Inti o Guru membagikan kertas soal 30
kepada siswa, kemudian menit
mengawasi siswa yang tengah
mengerjakan soal.
Kegiatan o Guru memberikan instruksi 5 menit
Akhir kepada ketua kelas untuk
mengumpulkan kertas jawaban,
kertas soal dapat disimpan
untuk bahan pembelajaran
o Guru mengakhiri kegiatan
belajar dengan memberikan
pesan untuk tetap belajar.
o Guru menutup pembelajaran
dengan doa dan salam penutup
I. Penilaian
1. Jenis/Teknik penilaian
No Aspek Teknik Bentuk Instrumen
1. Sikap Observasi kegiatan diskusi - Lembar Observasi
kelompok dan presentasi - Penilaian Diri
- Penilaian antar Peserta Didik
2. Pengetahuan Tes Tertulis - Soal pilihan ganda
3. Keterampilan Kinerja, laporan praktik - Rubrik Penilaian Kinerja
Magelang, Agustus 2017
Kepala SMA Negeri 3 Magelang, Guru Praktikan Mata Pelajaran
Biologi,
Joko Tri Haryanto, [Link], [Link] Indira Anggraeni Santosa
NIP 19641020 198803 1 009 NIM 4401414105
Lampiran 1
Rincian Materi Konseptual
Kingdom Monera (Archaebacteria dan Eubacteria)
Kerajaan Monera mengacu pada mikroorganisme, yang dianggap sebagai makhluk hidup paling
primitif di dunia. Artikel berikut pada kerajaan ciri Monera akan membantu Anda mengetahui
lebih banyak tentang pengklasifikasian kerajaan ini. Berabad-abad lalu, organisme
diklasifikasikan menurut struktur yang kompleks. Klasifikasi makhluk hidup 5 kingdom
meliputi eukariotik Protista, Fungi, Plantae dan Animalia. Organisme bersel tunggal seperti
bakteri ditempatkan di bawah kerajaan Monera. Setelah studi mendalam tentang ciri kingdom
Monera, kerajaan ini dibagi menjadi dua kelompok Archaea dan Bakteri. Klasifikasi makhluk
hidup ini berada di bawah sistem taksonomi tiga domain yang didirikan pada tahun 1991.
Domain ketiga termasuk kelompok eukariot. Nama-nama yang umum digunakan untuk Monera
kadang-kadang meliputi Prokaryota atau Prokaryotae. Klasifikasi ini berada di bawah sistem
tiga domain taksonomi yang didirikan pada tahun 1991.
Ciri ciri Monera
Poin-poin berikut yang berhubungan dengan ciri Monera akan membantu Anda memahami
klasifikasi kerajaan ini dengan lebih baik.
1. Monera sekitar 1 mikrometer dalam ukuran dan sebagai molekul hidup
kompleks .
2. Struktur sel Monera sebagian besar uniseluler dan beberapa organisme yang
membentuk kelompok atau filamen.
3. Organisme ini adalah struktur sederhana sel prokariotik
4. Struktur sel Monera tidak memiliki inti dan banyak organel sel lainnya
5. Monera memiliki dinding sel yang terbuat dari polisakarida dengan link silang
polipeptida dengan bahan kimia yang disebut peptidoglikan.
6. Monera tidak tertutup organel sub-seluler seperti mitokondria dan hanya
memiliki ribosom.
7. Genetik DNA materi yang terkandung dalam sitoplasma disebut nucleoid.
8. Banyak spesies bakteri mengandung cincin DNA yang disebut plasmid.
9. Sitoplasma ini tertutup oleh membran plasma yang terletak di bawah dinding
sel.
10. Membran plasma terdiri dari lemak dan protein.
11. Beberapa Monera memiliki rambut seperti pilli untuk adhesi atau ekor seperti
flagela untuk bergerak.
12. Sumber nutrisi bagi organisme ini biasanya fotosintesis atau kemosintesis.
13. Ciri monera juga mencakup bentuk sel yang terdiri dari bulat (kokus), batang
seperti (basil) atau spiral (spirochetes atau spirilla).
14. Reproduksi vegetatif melalui pembelahan biner atau generatif dengan
konjugasi. Proses sirkulasi dan pencernaan dilakukan melalui difusi.
15. Kindom Monera mencakup semua bakteri yang dapat menginfeksi hewan,
manusia dan tumbuhan. Tapi sebagian besar anggota yang disebut sebagai
bakteri menguntungkan, daripada bakteri patogen.
16. Para Monerans membunuh organisme yang menyebabkan penyakit patogen,
memecah ganggang dan bahkan dapat mendaur ulang polutan kimia seperti
hidrogen sulfida dan amonia.
17. Bakteri yang tumbuh dalam bintil akar membantu memecah nitrogen atmosfer
menjadi nitrogen tetap,
18. Bakteri yang membentuk flora alami dalam usus sangat penting untuk
pencernaan yang tepat.
19. Salah satu dari banyak ciri monera juga mencakup produksi antibiotik
streptomisin yang biasa berguna untuk pengobatan infeksi
20. Monorans dapat diidentifikasi dengan karakteristik dinding sel mereka yang
dapat atau tidak ternoda dengan pewarnaan Gram.
21. Sebagian besar Monorans dapat bertahan hidup lingkungan yang keras dengan
memproduksi mantel spora.
A. Ciri-ciri:
1. Uniseluler prokariotik, yaitu tidak memiliki membrane inti sel
2. Memiliki dinding sel
3. Mempunyai banyak jenis RNA polimerase
4. Biasanya hidup pada lingkungan ekstrem, seperti daerah dengan kadar garam tinggi
5. Reproduksi dengan cara pembelahan biner, pembentukan tunas, fragmentasi
B. Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria:
Karakteristik Archaebacteria Eubacteria
Peptidoglikan di dinding del Tidak ada Ada
Hidrokarbon tidak
Lipid membran Hidrokarbon bercabang
bercabang
RNA Polimerase Beberapa jenis Satu jenis
Respon terhadap antibiotic
Pertumbuhan tidak terhambat
Streptomisin dan kloramfenikol Pertumbuhan
terhambat
Intron (gen yang tidak
Ada Tidak ada
diterjemahkan)
C. Klasifikasi Archaebacteria
Archaebacteria dibedakan menjadi 3 kelompok yaitu:
1. Metanogen :
Anaerobik dan khemosintetik
metabolisme membentuk gas metana (CH4)
Hidup di tempat dengan kadar metana tinggi
contohnya: metanogen pada rumen rayap yaitu Lachnospira multipara, Ruminococcus albus
2. Halofil ekstrem :
hidup pada lingkungan berkadar garam tinggi
contohnya : Holobacterium
3. Termofil ekstrem ( thermoasidofil ):
hidup pada tempat bersuhu tinggi dan bersifat asam
- contohnya : Sulfolobus, yang hidup di mata air sulfur
D. Manfaat Archaebacteria:
1. Enzim dari Archaebacteria ditambahkan ke sabun cuci untuk meningkatkan kemampuan
sabun cuci dan detergen pada suhu dan pH tinggi
2. Digunakan dalam industri makanan untuk mengubah pati jagung menjadi dekstrin (sejenis
karbohidrat)
3. Untuk mengatasi pencemaran laut karena tumpahan minyak.
EUBACTERIA / BAKTERI SEJATI
Bakteri berasal dari kata bacterion atau bacterium yang berarti tongkat atau batang.
Cabang Biologi yang mempelajari bakteri adalah bakteriologi.
E. CIRI-CIRI :
1. Uniseluler prokariotik
2. Memiliki dinding sel yang tersusun atas peptidoglikan (gula dan protein)
3. Ukuran tubuhnya sekitar 1 5 mikron
4. Apabila berada di lingkungan yang kurang menguntungkan akan membentuk endospora
5. Ada yang memiliki flagel dan ada juga yang tidak memiliki flagel
6. Hidup kosmopolitan, artinya dapat hidup di segala tempat, misalnya di darat, udara, air,
bahkan tubuh manusia
7. Berkembang biak dengan cara membelah diri, konjugasi
, transformasi dan transduksi (pemindahan sebagian materi genetik melalui perantara
virus).
8. Dapat mensekresikan lendir ke permukaan dinding sel membentuk Kapsul.
9. Ada yang memiliki klorofil, ada pula yang tidak berklorofil
Fungsi kapsul adalah untuk perlindungan dari kekeringan.
Kapsul tersusun dari glikoprotein (protein dan glikogen)
F. STRUKTUR BAKTERI
Bagian-bagian bakteri adalah :
1. Flagela, Berfungsi untuk bergerak
2. Dinding sel,Fungsi untuk melindungi sel
3. Membran sel,tersusun dari lemak dan protein, bersifat semipermiabel dan berfungsi
mengatur keluar masuknya zat keluar dan ke dalam sel
4. Mesosom, merupakan penonjolan membran sel ke arah dalam atau sitoplasma dan
berfungsi untuk menyediakan energi bagi bakteri
5. Lembar fotosintetik, khusus dijumpai pada bakteri yang berfotosintesis. Berfungsi untuk
fotosintesis
6. Sitoplasma, sebagai tempat berlangsungnya reaksi-reaksi metabolisme, tersusun dari
koloid yang mengandung berbagai malekul organik seperti karbohidrat, lemak, protein,
mineral, ribosom, DNA dan enzim-enzim.
7. DNA, Deoxyribonucleic acid (DNA) merupakan materi genetik bakteri, merupakan zat
pengontrol sintesis protein bakteri dan merupakanzat pembawa sifat.
8. Plasmid, merupakan DNA nonkromosom sirkuler. Plasmid mengandung gen-gen tertentu
misalnya gen kebal antibiotik, gen patogen.
9. Ribosom, merupakan organel yang berfungsi dalam sintesis protein
10. Pili, beberapa bakteri memiliki pili, yaitu benang pendek yang berfungsi untuk alat pelekat
dengan bakteri lain atau dengan bahan makanannya.
11. Endospora
G. REPRODUKSI BAKTERI
1. Reproduksi Aseksual :
bakteri melakukan pembelahan biner, yaitu pembelahan langsung tanpa melalui tahapan sepereti
mitosis.
Pembelahan ini berlangsung cepat, misalnya pada bakteri E. Coli setiap 20 menit membelah
menjadi 2.
2. Reproduksi Seksual :
Bakteri belum dapat dibedakan jenis kelaminnya sehingga tidak dijumpai reproduksi seksual,
tetapi terjadi pemindahan materi genetik dari bakteri satu ke bakteri lain tanpa membentuk
zigot. Peristiwa ini disebut Paraseksual.
Ada 3 cara paraseksual, yaitu:
1. Transformasi, yaitu pemindahan sedikit materi genetik (DNA) dari bakteri satu ke bakteri
yang lain yang berdekatan. Proses transformasi dapat dilihat disini
2. Transduksi, yaitu pemindahan materi genetik dari bakteri satu ke bakteri yang lain melalui
perantara bakteriofage
3. Konjugasi, yaitu pemindahan materi genetik (DNA) dari bakteri satu ke bakteri lain yang
berdekatan secara langsung melalui jembatan sitoplasma. jembatan ini dibentuk oleh pili. Proses
konjugasi dapat dilihat disini
H. BENTUK BAKTERI
Bakteri memiliki bentuk bermacam-macam, tetapi secara umum dibedakan menjadi 3 tipe,
yaitu:
[Link]/silinder (basil)
[Link] (kokus)
[Link] (spirilum)
Batang
Basil tunggal (monobasil)
Contoh: Escherichia coli, Salmonella typhi, Lactobacillus
Diplobasil, bentuk batang bergandeng dua-dua
Contoh: Renibacterium
Streptobasil, bentuk batang bergandengan seperti rantai
Contoh: Azotobacter sp. , Bacillus anthracis
Bulat
Monokokus, bentuk bulat tunggal
Contoh: Neiserria gonorrhoea
Diplokokus, bentuk bulat bergandengan dua-dua
Contoh: Diplococcus pneumoniae
Streptokokus, bentuk bulat tersusun seperti rantai
Contoh: Streptococcus thermophilus
Stafilokokus, bentuk bulat tersusun bergerombol seperti buah anggur
Contoh: Staphylococcus aureus
Sarkina, bentuk bulat terdiri 8 sel yang tersusun seperti kubus
Contoh: Sarcina sp.
Spiral
Spiral, berupa lengkung lebih dari setengah lingkaran
Contoh: Spirillum minor
Koma (Vibrio), berupa lengkung kurang dari setengah lingkaran
Contoh: Vibrio comma
Spiroseta, berupa spiral yang halus dan lentur
Contoh: Treponema pallidum
I. PENGGOLONGAN BAKTERI
1. Berdasarkan Jumlah dan letak flagella
a. Monotrik, bakteri yang memiliki satu flagel pada salah satu ujung selnya
b. Lofotrik, bakteri yang memiliki beberapa flagella di salah satu ujung selnya
c. Amfitrik, bakteri yang memiliki flagella yang terletak di kedua ujung selnya
d. Peritrik, bakteri yang memiliki banyak flagella di seluruh permukaan tubuhnya
2. Berdasarkan cara mendapatkan makannnya, bakteri dibedakan menjadi:
a. Bakteri Autotrof,
yaitu bakteri yang dapat membuat makanannya sendiri dengan cara mengubah senyawa
anorganik menjadi senyawa organik.
Berdasarkan sumber energi yang dipakai untuk membuat makanan sendiri, bakteri Autotrof
dibagi 2, yaitu:
1. Bakteri Fotoautotrof,
yaitu bakteri yang menggunakan cahaya matahari sebagai sumber energi untuk menghasilkan
makanan. energi cahaya matahari ditangkapoleh klorofil yang berada di kloroplas
Contoh: bakteri hijau (bakteri klorofil), bakteri ungu (bakteri purpurin)
2. Bakteri kemoautotrof,
yaitu bakteri yang menggunakan senyawa kimia sebagai sumber energi untuk menghasilkan
makanan. Senyawa kimia dipecah melalui reaksi kimia sehingga dihasilkan energi.
Contoh: bakteri nitrat (Nitrobacter), bakteri Nitrit (Nitrococcus)
b. Bakteri Heterotrof, yaitu bakteri yang tidsk mampu membuat makanannya sendiri.
Dibedakan menjadi:
1. Bakteri parasit, yaitu bakteri yang memperoleh makanan dari makhluk hidup yang
ditumpanginya (inangnya).
Bakteri parasit sering menyebabkan penyakit (bersifat patogen) pada inangnya.
Contoh: Micobacterium tuberculose(penyebab TBC)
2. Bakteri saprofit, yaitu bakteri yang memperoleh makanan dari makhluk hidup yang sudah
mati.
Contoh: Escherichia coli
3. Berdasarkan kebutuhan oksigen
a. bakteri aerob, yaitu bakteri yang membutuhkan oksigen bebas untuk mendapatkan energi
Contoh: Nitrosomonas, Nitrosococcus, Nitrobacter
b. bakteri anaerob, yaitu bakteri yang tidak membutuhkan oksigen bebas untuk mendapatkan
energi
Contoh: Micrococcus denitrificans
J. PERTUMBUHAN BAKTERI
Pertumbuhan bakteri berlangsung sangat cepat. Dalam kondidi normal, bakteri membelah
diri menjadi dua setiap 20 menit. Catatan waktu demikian disebut sebagai waktu generasi.
Hubungan antara jumlah bakteri dengan waktu pertumbuhannya dinyatakan dalam kurva
pertumbuhan. Kurva pertumbuhan dapat dibagi menjadi 4 fase, yaitu:
1. Fase lag (fase permulaan), merupakan fase bakteri beradaptasi di lingkungan baru
2. Fase log / logaritma / eksponensial (fase pembiakan cepat), merupakan fase pertumbuhan
mencapai maksimum. Pada fase ini terjadi peningkatan jumlah bakteri
3. Fase stasioner (fase diperlambat),merupakan fase pertumbuhan mencapai titik nol, tidak
terjadi penambahan jumlah bakteri
4. Fase penurunan (fase kematian), Bakteri berhenti memperbanyak diri dan rata-rata
kematian meningkat.
Pertumbuhan bakteri dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu: Suhu, Ketersediaan makanan, pH,
Konsentrasi ion, oksigen, kelembaban, Zat kimia seperti antibiotik
Lampiran 2
Kelompok:
Lembar Kerja Siswa Nama Anggota:
1.
2.
3.
4.
Mata pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : X/1
Topik : Pengamatan Bentuk-bentuk Bakteri dan klasifikasi bakteri gram.
Tujuan : Siswa dapat mengamati dan mempelajari bentuk bakteri serta
klasifikasi bakteri gram.
Alat dan bahan :
1. Mikroskop 7. Tusuk gigi
2. Object glass 8. Metilen blue
3. Deck glass 9. Buah busuk (Kentang dan
4. Pipet tetes tomat)
5. Pembakar spiritus 10. Nasi Basi
6. Aquades 11. Susu basi
Keselamatan Kerja
Cara Kerja
1. Mengambil kaca objek dan membersihkannya dengan alkohol atau air bersih kemudian
dikeringkan
2. Ambil sedikit dari lendir buah busuk pada kaca objek dengan tusuk gigi
3. Oleskan lendir tipis-tipis pada kaca objek
4. Kering anginkan preparat
5. Fiksasi dengan melewatkan preparat di atas api lilin 2-3 kali
6. Olesan diwarnai dengan methylen blue selama 10 menit
7. Bilas pada air mengalir hingga tetesannya bening, kering anginkan
8. Melakukan pengamatan dengan menggunakan mikroskop, perbesaran yang digunakan
mulai dari perbesaran yang paling kecil
9. Amati di bawah mikroskop, gunakan perbesaran lemah terlebih dahulu (10 x 10), baru
gunakan perbesaran kuat (10 x 40)
10. Gambar hasil pengamatan dengan keterangan.
Hasil Pengamatan.
No. Sumber Gambar Keterangan
Pertanyaan.
a. Bagaimana bentuk bakteri yang kalian temukan?
b. Apa fungsi dari metylen blue?
Kesimpulan
Kelompok:
Lembar Diskusi Siswa Nama Anggota:
1.
Kelas: 2.
3.
4.
Mata pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : X/1
Topik : Kingdom Monera
Tujuan : Siswa dapat Mendiskripsikan struktur, macam-macam dan reproduksi
pada Eubacteria
Diskusikan dengan kelompokmu dan jawablah pertanyaan pertanyaan dibawah ini!
1. Lihatlah gambar struktur bakteri berikut dan lengkapilah bagian-bagianya!
a.
b.
c.
d.
e.
i.
h.
f.
g.
2. Jelaskan fungsi bagian-bagian bakteri diatas!
3. Lengkapi tabel bentuk-bentuk bakteri berikut!
Bentuk Bakteri Macam Gambar Contoh
batang (bacillus) a)
b)
c)
bola (coccus) a)
b)
c)
d)
e)
f)
spiral (spirillum) a)
b)
c)
\ Kelompok:
Lembar Diskusi Siswa Nama Anggota:
6.
7.
8.
9.
1. Deskripsikan gambar-gambar reproduksi paraseksual pada bakteri berikut
ini!
Lampiran 3
Instrumen Penilaian Sikap
Lembar Pengamatan Sikap
No Nama Siswa Aspek yang dinilai
Mengagumi Memiliki rasa Memiliki Mampu bekerja Memiliki sikap
berbagai inging tahu ketekunan dan sama dengan yang antusias
makhluk hidup (curiosity) tanggung jawab orang yang dan aktif.
yang diciptakan dalam belajar memiliki
oleh Tuhan dan bekerja berbegai
dengan segala baik secara macam
manfaatnya individu dan karakter yang
kelompok berbeda
3 2 1 3 2 1 3 2 1 3 2 1 3 2 1
1
2
3
4
5
Dst.
Penskoran lembar penilaian sikap
Guru memberikan nilai pada lembar penilaian sikap sesuai dengan sikap yang ditunjukkan oleh siswa dengan rubrik sebagai berikut.
No Aspek yang dinilai Rubrik penskoran
1 Mengagumi berbagai makhluk hidup yang diciptakan Skor 3: Menunjukkan ekspresi kekaguman terhadap betapa banyaknya keanekaragaman
oleh Tuhan dengan segala manfaatnya. hayati
Skor 2: belum secara eksplisit menunjukkan ekspresi kekaguman atau ungkapan
syukur, tetapi menaruh minat terhadap materi keanekaragaman hayati
Skor 1: belum menunjukan ekspresi kekaguman, atau menaruh minat terhadap materi
keanekaragaman hayati
2 Menunjukkan ras ingin tahu (curiosity). Skor 3: menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, antusias, terlibat aktif dalam kegiatan
kelompok.
Skor 2: menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak terlalu antusias, dan baru terlihat
aktif dalam kelompok ketika disuruh.
Skor 1: tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan, sulit terlibat aktif dalam
kegiatan kelompok walupun telah didorong utnuk terlibat.
3 Memiliki ketekunan dan tanggung jawab dalam belajar Skor 3: tekun dalam menyelesaikan tugas dalam hasil terbaik yang bisa dilakukan,
dan bekerja baik secara individu dan kelompok. berupaya tepat waktu.
Skor 2: berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas, namun belum menunjukkan
upaya terbaiknya
Skor 1: tidak berupaya sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas dan tugasnya
tidak selesai.
4 Mampu bekerja sama dengan orang yang memiliki Skor 3: mampu bekerja sama dengan orang yang mempunyai berbagai karakter berbeda
berbagai macam karakter yang berbeda. dan memiliki toleransi yang tinggi.
Skor 2: hanya mampu bekerja sama dengan orang yang memiliki karakter yang sama
akan memiliki toleransi yang tinggi.
Skor 1: tidak mampu bekerja sama dengan orang lain dan tidak memiliki toleransi
dalam bekerja sama.
Memiliki sikap yang antusias dan aktif. Skor 3: selalu aktif mengajukan pertanyaan, ataupun tanggapan minimal dengan 2.
Skor 2: aktif mengajukan pertanyaan, ataupun tanggapan kurang dari 2 (1 pertanyaan
atau tanggapan)
Skor 1: tidak pernah berpendapat mengajukan pertanyaan ataupun tanggapan.
Penilaian:
Kategori Nilai Akhir (NA)
Skor Kualifikasi
3,85 4,00 A
3,51 3,84 A-
3,18 3,50 B+
2,85 3,17 B
2,51 2,84 B-
2,18 2,50 C+
1,85 2,17 C
1,15 1,84 C-
1,18 1,50 D+
1,00 1,17 D
Lampiran 4
Instrumen Penilaian Keterampilan
Lembar Penilaian Keterampilan Praktikum
Menyiapkan
Pelaksanaan Deskripsi Presentasi hasil
alat dan
Nama praktik pengamatan akhir
No bahan Total Skor Nilai Akhir
Siswa
4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1
Dst.
Rubrik Penilaian Ketrampilan Presentasi
No Aspek Skor kriteria skor
1 Menyiapkan alat 4 Menyiapkan seluruh alat dan bahan yang diperlukan
dan bahan
3 Menyiapkan 75% alat dan bahan yang diperlukan.
2 Menyiapkan 50% alat dan bahan yang diperlukan
1 Menyiapkan <50% alat dan bahan yang diperlukan
2 Pelaksanaan 4 Melakukan praktik urut dan tepat sesuai dengan prosedur.
praktik
3 Melakukan praktik urut sebagian sesuai prosedur.
2 Melakukan praktik tidak urut tetapi sesuai prosedur.
1 Melakukan praktik tidak urut dan tidak sesuai dengan prosedur.
3 Deskripsi 4 Memperoleh deskripsi pengamatan secara lengkap sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.
Pengamatan
3 Memperoleh deskripsi pengamatan sebesar 75% sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.
2 Memperoleh deskripsi pengamatan sebesar 50% sesuai denan prosedur yang ditetapkan.
1 Memperoleh deskripsi pengamatan sebesar <50% sesuai denan prosedur yang ditetapkan.
4 Presentasi hasil 4 Mampu mempresentasikan hasil pengamatan dengan benar secara substantive, bahasa mudah dimengertti, dan
akhir disampaikan dengan percaya diri.
3 Mampu mempresentasikan hasil pengamatan dengan benar secara substantive, bahasa mudah dimengertti, dan
disampaikan dengan kurang percaya diri.
2 Mampu mempresentasikan hasil pengamatan dengan benar secara substantive, bahasa sulit dimengertti, dan
disampaikan dengan kurang percaya diri.
1 Mampu mempresentasikan hasil pengamatan dengan kurang benar secara substantive, Bahasa sulit dimengertti, dan
disampaikan dengan kurang percaya diri.
Jumlah Skor Maksimal 16
Penilaian:
Kategori Nilai Akhir (NA)
Skor Kualifikasi
3,85 4,00 A
3,51 3,84 A-
3,18 3,50 B+
2,85 3,17 B
2,51 2,84 B-
2,18 2,50 C+
1,85 2,17 C
1,15 1,84 C-
1,18 1,50 D+
1,00 1,17 D
INSTRUMEN PENILAIAN DISKUSI
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/semester : X/1
Materi : Monera
Tanggal Penilaian : ..............................
Petunjuk Pengisian:
Beri skor 1-4 pada pada kolom yang sesuai dengan perilaku siswa dalam diskusi pembelajaran
berlangsung.
Kriteria /Aspek
No
Nama siswa 1 2 3 4 5 Skor NA
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
Kriteria:
1. Kemampuan menjawab
2. Kemampuan bertanya
3. Ketertiban
4. Keberanian tampil di depan kelas
5. Menghargai pendapat orang lain
Skor = Aspek 1 + 2 + 3+ 4 + 5
Kualifikasi Nilai Akhir (NA) Penilaian Sikap:
Skor Kualifikasi
1,00-1,99 Sikap Kurang (K)
2,00-2,99 Sikap Cukup (C)
3,00-3,99 Sikap Baik (B)
4,00 Sikap sangat Baik (A)
RUBRIK PENILAIAN DISKUSI
Aspek Kriteria Skor
Kemampuan menjawab selalu tampak 4
Sering tampak 3
Mulai tampak 2
Belum tampak 1
Kemampuan bertanya selalu tampak 4
Sering tampak 3
Mulai tampak 2
Belum tampak 1
Ketertiban selalu tampak 4
Sering tampak 3
Mulai tampak 2
Belum tampak 1
Keberanian tampil di depan kelas selalu tampak 4
Sering tampak 3
Mulai tampak 2
Belum tampak 1
Menghargai pendapat orang lain selalu tampak 4
Sering tampak 3
Mulai tampak 2
Belum tampak 1
Lampiran 5
Instrumen Penilaian Portofolio
Petunjuk Pengisian
Beri skor 1-4 pada kolom yang sesuai dengan prtofolio siswa dalam proses pembelajaran berlangsung.
No Nama Kriteria
Sistematika Kelengkapan Kesimpulan Skor NA
Laporan Pustaka
Dst.
Rubrik Penilaian
Aspek Kriteria Skor
Sesuai dengan format yang ditentukan, runtut dan 4
rapi
Sesuai dengan format yang ditentukan, runtut tapi 3
kurang rapi
Sistematika Laporan
Sesuai dengan format yang ditentukan, kurang 2
runtut dan rapi
Kurang sesuai dengan format yang ditentukan, 1
kurang runtut dan kurang/tidak rapi
Menuliskan minimal 4 sumber referensi 4
Menuliskan minimal 3 sumber referensi 3
Kelengkapan Pustaka
Menuliskan minimal 2 sumber referensi 2
Menuliskan minimal 1 sumber referensi 1
Kesimpulan tajam dan sesuai tujuan 4
Kesimpulan tajam tapi kurang sesuai tujuan 3
Kesimpulan
Kesimpulan kurang tajam dan sesuai tujuan 2
Kesimpulan kurang tajam dan kurang sesuai tujuan 1
Jumlah Skor Maksimal 12
Penilaian:
Kategori Nilai Akhir (NA)
Skor Kualifikasi
3,85 4,00 A
3,51 3,84 A-
3,18 3,50 B+
2,85 3,17 B
2,51 2,84 B-
2,18 2,50 C+
1,85 2,17 C
1,15 1,84 C-
1,18 1,50 D+
1,00 1,17 D
Lampiran 6
ULANGAN HARIAN
KINGDOM MONERA
Mata Pelajaran : Biologi
Tanggal :
Kelas/Semester : X/I
Waktu : 60 menit
Petunjuk mengerjakan soal:
1. Tulislah terlebih dahulu nama, dan nomor absen pada lembar jawaban Anda sebelum
mengerjakan soal di bawah ini.
2. Kerjakan soal-soal yang Anda anggap mudah terlebih dahulu.
3. Apabila sudah selesai, periksalah kembali pekerjaan Anda sebelum diserahkan kepada
guru.
4. Tidak diperkenankan mempergunakan alat bantu dalam bentuk apapun.
5. Kerjakan pada lembar jawaban yang telah disediakan.
2. Reproduksi seksual pada bakteri yaitu
A. PILIHAN GANDA dengan cara . C1
Pilihlah satu jawaban yang tepat dari A. Konjugasi
beberapa opsi di bawah ini! B. Membelah diri
1. Perhatikan gambar berikut. C. Fragmentasi
D. Duplikasi
E. Pembelahan biner
1 3. Perhatikan ciri-ciri bakteri berikut.
2
4 1. Bersifat anaerobic
2. Kemosintetik
3
3. Habitat di rawa-rawa
5
4. Menghasilkan senyawa metabolit
metana
Bakteri yang memiliki ciri-ciri tersebut
Bagian yang berfungsi utnuk bergerak adalah dari kelompok bakteri . C2
ditunjukkan oleh nomor . C2
A. Cyanobacteria
A. 1 B. Halofilik
B. 2 C. Termoasidofilik
C. 3 D. Eubacteria
D. 4 E. Metanogen
E. 5 4. Berdasarkan bentuk tubuhnya, bakteri
dikelompokan menjadi beberapa
kelompok. Bentuk bakteri yang
menyerupai untaian anggur disebut E. Membuat deterjen
juga . C2 8. Perhatikan pernyataan berikut yang
A. Streptococcus merupakan daftar namn bakteri.
B. Spirillium 1. Clostridium tetanii
C. Staphylococus 2. Lactobacillus bulgaricus
D. Streptobacillus 3. Acetobacter xyllinum
E. Diplococcus 4. Nitrosococcus sp.
5. Kelompok archaebacteria dan 5. Salmonella typhusa
eubacteria merupakan jenis bakteri 6. Rhizobium sp.
yang dibedakan berdasarkan . C2 Yang merupakan kelompok bakteri
A. Analisis molekuler menguntungkan adalah . C2
B. Peptidoglikan A. 1, 2, 3, dan 4
C. Cara memperoleh makanan B. 1, 2, 4, dan 6
D. Membrane inti C. 2, 3, 4, dan 5
E. Kebutuhan oksigen D. 2, 3, 4, dan 6
6. Perhatikan gambar berikut. E. 1, 2, 3, 4, 5, dan 6
9. Archaebacteria yang hidup di daerah
bersuhu tinggi disebut . C2
A. Metanogen
B. Halofil ekstrem
C. Termofil ekstrem
D. halofilik
E. termofilik
Pada gambar diatas menunjukkan 10. Tanaman legume sering digunakan
proses reproduksi bakteri yang disebut sebagai tanaman sela, karena pada akar
. C3 tanaman tersebut hidup bakteri yang
A. Transduksi dapat mengikat nitrogen dari udara
B. Konjugasi yang mengakibatkan tanah menjadi
C. Transformasi subur. Contoh spesies bakteri ini adalah
D. Pembelahan biner . C2
E. Aseksual A. Rhizobium
7. Bakteri Lactobacillus bulgaricus, B. Clostridium
adalah jenis bakteri yang dapat C. Azotobacter
dimanfaatkan untuk . C3 D. Nitrococcus
A. Memproduksi biogas E. Nitrobacter
B. Menyuburkan tanah
C. Menetralisir limbah minyak
D. Membuat minuman yoghurt
B. URAIAN
Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas!
1. Bandingkan perbedaan organisme Archaebacteria dengan Eubacteria! C4 (15)
2. Sebutkan dan jelaskan klasifikasi Archaebacteria berdasarkan tempat hidupnya! C2 (10)
3. Jelaskan dengan gambarkan macam-macam bentuk bakteri (Streptococcus, Diplobasil, dan
Vibrio)! C2 (15)
4. Jelaskan macam perkembangbiakan bakteri secara seksual dan aseksual! C2 (20)
5. Bakteri memiliki peranan merugikan dan menguntungkan dalam kehidupan manusia. Jelaskan
minimal 2 contoh peranan bakteri yang menguntungkan? C2 (10)
Rubrik Penilaian
A. PILIHAN GANDA
No Soal Jawaban Skor
1 C 3
2 E 3
3 E 3
4 C 3
5 B 3
6 C 3
7 D 3
8 D 3
9 E 3
10 A 3
Total Skor 30
B. URAIAN
No
Jawaban Skor
Soal
1 Karakteristik Archaebacteria Eubacteria 15
Dinding sel Tidak mengandung Mengandung
peptidoglikan peptidoglikan
Lipid membrane Beberapa hidrokarbon Hidrokarbon tidak
bercabang bercabang
RNA polymerase Beberapa jenis Satu jenis
Intron (bagian gen Ada pada beberapa Tidak ada
yang bukan untuk gen
pengkodean)
Respon terhadap Pertumbuhan tidak Pertumbuhan terhambat
antibiotic terhambat
streptomisin dan
kloramfenikol
2 Berdasarkan tempat hidupnya, kelompok Archaebacteria dibagi 10
menjadi tiga kelompok, yakni bakteri metanogenik, bakteri halofilik,
dan bakteri termofilik.
1. Bakteri metanogenik hidup di tempat-tempat yang
mengandung sangat sedikit oksigen, contohnya di rawa-rawa
dan tumpukan sampah.
2. Bakteri halofilik hidup di tempat yang memiliki salinitas
(kadar garam) tinggi,
Bakteri termofilik hidup di tempat yang bersuhu tinggi. Bakteri ini
mendapatkan energi dengan mengoksidasi sulfur. Contoh dari bakteri
termofilik ini adalah Sulfolobus.
3 Diplobasil Vibrio 15
Streptococcus
berbentuk batang yang
bergandengan dua- berbentuk koma yang
berbentuk bulat dua. dianggap spiral tak
yang berkelompok sempurna.
memanjang seperti Contoh: Contoh: Vibrio coma
rantai. Contoh: Reribacterium
Streptococcus salmoninarum
pyogenes
4 Reproduksi Aseksual: dilakukan dengan pembelahan biner. 20
Pembelahan terjadi secara langsung, dari satu sel membelah menjadi
dua sel anakan. Masing-masing sel anakan akan membentuk dua sel
anakan lagi, demikian seterusnya. Proses pembelahan biner diawali
dengan proses replikasi DNA menjadi dua kopi DNA identik, diikuti
pembelahan sitoplasma dan akhirnya terbentuk dinding pemisah di
antara kedua sel anak bakteri.
Reproduksi Seksual: pembiakan seksual dilakukan dengan cara
transformasi, transduksi, dan konjugasi.
Transformasi: pemindahan sedikit materi genetik (DNA) atau bahkan
hanya satu gen saja dari satu bakteri ke bakteri lainnya dengan proses
fisiologi yang kompleks.
Konjugasi: pemindahan secara langsung materi genetik (DNA) antara
dua sel bakteri melalui jembatan sitoplasma.
Transduksi: pemindahan materi genetik dengan perantara virus
(bakteriofage).
5 Peranan menguntungkan bakteri: 10
1. Lactobacillus bulgaricus untuk membuat yoghurt.
2. Rhizobium leguminosarum bersimbiosis pada akar
tanaman kacang-kacangan dan dapat mengikat nitrogen.
3. Acetobacter xyllinum untuk membuat nata de coco.
4. Dll
Jumlah Skor 70
Sistem Penilaian
Nilai: (Jumlah Skor Pilihan Ganda + Jumlah Skor Isian)
Kategori Nilai
Nilai Kategori Nilai
86 100 Sangat Baik
70 85 Baik
54 69 Cukup
39 53 Kurang
< 39 Sangat Kurang
KISI KISI SOAL
POKOK BAHASAN MONERA
Kisi kisi Tes Pilihan Ganda dan Uraian
Kompetensi Inti: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KD Indikator Materi Jumlah No Aspek
Soal Soal Yang
Diukur
PILIHAN GANDA
3.5. 3.5.1. 1. Karakteristik
Menganalisis Mengidentifikasi
struktur dan ciri-ciri bakteri
2. Struktur bakteri 1 1 C1
cara hidup (Archaebacteria
bakteri serta dan Eubacteria). 3. Reproduksi bakteri 2 2 C2
perannya 3.5.2.
6 C3
dalam Membandingkan
berbagai aspek ciri-ciri Antara 4. Klasifikasi bakteri 4 3 C2
kehidupan Archaebacteria
4 C2
masyarakat. dan Eubacteria.
3.5.3. 5 C2
Mengidentifikasi
9 C2
struktur sel
bakteri. 5. Peran bakteri 3 7 C3
3.5.4. Memerinci dalam kehidupan
8 C2
cara
perkembangbiakan 10 C2
bakteri. .
3.5.5. Menjelaskan
peranan bakteri
dalam berbagai
aspek kehidupan
masyarakat.
URAIAN
3.4. 3.5.1. 1. Karakteristik 1 1 C4
Menganalisis Mengidentifikasi
2. Struktur bakteri
struktur dan ciri-ciri bakteri
cara hidup (Archaebacteria 3. Reproduksi bakteri 2 4 C2
bakteri serta dan Eubacteria).
perannya 3.5.2.
dalam Membandingkan 4. Klasifikasi bakteri 1 2 C2
berbagai aspek ciri-ciri antara
kehidupan Archaebacteria 3 C2
masyarakat. dan Eubacteria. 5. Peran bakteri 1 5 C2
3.5.3. dalam kehidupan
Mengidentifikasi
struktur sel
bakteri.
3.5.4. Memerinci
cara
perkembangbiakan
bakteri.
3.5.5. Menjelaskan
peranan bakteri
dalam berbagai
aspek kehidupan
masyarakat.
JUMLAH SOAL 15