PROGRAM HAND HYGIENE / KEBERSIHAN TANGAN
RUMAH SAKIT UMUM MITRA SEJATI
TAHUN 2016
A. PENDAHULUAN
1
Cuci tangan merupakan cara membersihkan tangan sesuai prosedur yang benar untuk
membunuh kuman penyebab penyakit. Dengan mencuci tangan menggunakan sabun
baik sebelum maupun sesudah melakukan kegiatan, akan menjaga kesehatan tubuh
dan mencegah penyebaran penyakit melalui kuman yang menempel di tangan.
B. LATAR BELAKANG
Berdasarkan penelitian terbaru dalam Journal of Environmental Research and Public
Health menemukan, saat seseorang mencuci tangannya dengan sabun dan air
menghilangkan 92% organisme (penyebab penyakit infeksi) di tangan. Untuk keadaan
darurat, hand sanitizer apa masih layak dipakai? Bila tangan tidak nyata-nyata terlihat
kotor, boleh-boleh saja. Tapi jika tangan sangat kotor, tetap harus menggunakan air
mengalir dan sabun walau tidak harus sabun yang berembel-embel anti bakteri atau
anti septik. Lalu kapan kita harus cuci tangan?
Pada dasarnya ini tergantung aktivitas kita. Misalnya dokter yang sehari-hari
mengunjungi dan memeriksa pasien di rumah sakit, maka sebagian kewajiban
mencuci tangan diantaranya saat sebelum dan setelah memeriksa pasien.
C. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS
1. Tujuan Umum
Untuk menghindari penularan bakteri kepada pasien
2. Tujuan Khusus
a. Untuk melindungi pasien dari tertular infeksi dari pasien lain
b. Untuk menghindari pasien dari terkena infeksi dari luar ruangan.
c. Untuk menjaga kebersihan dan keamanan saat melakukan tindakan kepada
pasien.
D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
1. Tersedianya tempat cuci tangan dengan menggunakan air mengalir dan tersedia
Hand Soap.
2. Melakukan edukasi kepada orang tua bayi untuk mencuci tangan sebelum dan
sesudah memegang bayi untuk menghindari penularan infeksi kepada bayi maupun
orang tua bayi tersebut serta mengajarkan teknik cuci tangan yang benar dengan
teknik Hand washing.
3. Mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan tindakan atau kontak dengan
pasien untuk petugas dan orang tua pasien.
2
4. Mencuci tangan dengan menggunakan teknik Hand washing yang benar.
5. Menggunakan air mengalir dan Hand Soap.
6. Mengggunakan hand satitizer (softamen) sebagai pengganti mencuci tangan jika
tangan tidak terlalu kotor dan beresiko terinfeksi, namun lebih baik melakukan cuci
tangan.
7. Melakukan dokumentasi tentang program cuci tangan.
E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
1. Adanyan hand sanitizer atau tempat mencuci tangan dengan menggunakan air
mengalir dan tersedia Hand Soap.
2. Melakukan edukasi kepada orang tua bayi untuk mencuci tangan sebelum dan
sesudah memegang bayi untuk menghindari penularan infeksi kepada bayi maupun
orang tua bayi tersebut serta mengajarkan teknik cuci tangan yang benar dengan
teknik Hand washing.
3. Mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan tindakan atau kontak dengan
pasien untuk petugas dan orang tua pasien.
4. Mencuci tangan dengan menggunakan teknik Hand washing yang benar.
F. SASARAN
Sasaran dalam program ini adalah terciptanya budaya mencuci tangan bagi keluarga
pasien yang akan berkunjung dan bagi petugas kesehatan yang bertugas. Hal ini dapat
dilihat dengan adanya inisiatif dari keluarga pasien untuk mencuci tangan tanpa
diberikan arahan yang berulang kali. Hal ini dapat diukur dengan melakukan
dokumentasi berupa foto tentang program cuci tangan ini dan hasil audit dengan
indikator angka 80 %.
G. SKEDUL PELAKSANAAN KEGIATAN
No Kegiatan Bulan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 1
.
2
1. Pendidikan dan Pelatihan
Hand Hygiene/
3
Kebersihan Tangan
2. Monitoring dan Audit
Hand Hygiene /
Kebersihan Tangan
3. Lomba Dance Cuci
Tangan
H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN
Evaluasi pelaksanaan program dilakukan setiap bulannya dengan membuat laporan
tentang program apakah berjalan dengan baik dan terdapat hambatan dalam
pelaksanaan program.
I. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN
1. Pencatatan : -
2. Pelaporan : membuat laporan program setiap bulannya tentang program cuci
tangan apakah berjalan dengan baik dan apa saja hambatan yang terjadi dalam
penerapan program tersebut. Laporan diserahkan kepada kepala ruangan, kepala
keperawatan dan kepala bagian keperawatan.
3. Evaluasi : melakukan evaluasi pelaksanaan program .